spot_img
Latest Phone

Lebih Bugar Setelah Lebaran dengan Smartwatch Garmin

Telko.id - Pernahkah Anda merasa tubuh terasa berat dan...

PC Global Melonjak 4,9% di Q1 2025, Tapi Tarif China Ancam Pasokan

Telko.id - Angka-angka terbaru dari IDC mengungkap fakta mengejutkan:...

Lenovo Yoga Slim 9i: Laptop Premium Pertama dengan Kamera di Bawah Layar

Telko.id - Bayangkan sebuah laptop yang tidak hanya memukau...

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

ARTIKEL TERKAIT

Kolaborasi Datacomm dan Wavenet: Akselerasi Transformasi Digital UMKM hingga Korporasi

Telko.id – PT. Datacomm Diangraha dan Global Wavenet (Wavenet) mengumumkan kemitraan yang berpotensi mengubah peta transformasi digital Indonesia.

Integrasi platform low-code Wavenet, Compose, ke dalam marketplace DCloud milik Datacomm bukan sekadar kerja sama biasa.

Ini adalah lompatan signifikan dalam menyederhanakan pengembangan aplikasi omnichannel—sebuah kebutuhan kritis di tengah gelombang ekonomi digital yang diprediksi menyumbang 20% PDB nasional pada 2030.

Lantas, apa yang membuat kolaborasi ini layak menjadi perhatian? Mari selami lebih dalam.

Baca juga : Datacomm Hadirkan DCloud VMware, Ini Keunggulannya!

Revolusi Low-Code: Integrasi 3x Lebih Cepat, Beban Kerja 90% Lebih Ringan

Compose, platform andalan Wavenet, hadir sebagai solusi atas dua masalah klasik transformasi digital: waktu implementasi yang molor dan biaya pengembangan yang membengkak.

Dengan pendekatan low-code, platform ini memungkinkan integrasi berbagai saluran komunikasi—WhatsApp, Telegram, Webchat, dan lainnya—hanya dalam hitungan minggu, bukan bulan.

Content image for article: Kolaborasi Datacomm dan Wavenet: Akselerasi Transformasi Digital UMKM hingga Korporasi

“Proses yang biasanya memakan waktu 12 minggu bisa dipangkas menjadi 4 minggu,” jelas Benny Sumitro, Direktur Cloud dan IT Datacomm.

Efisiensi ini dicapai melalui kemampuan orkestrasi canggih Compose yang mengurangi ketergantungan pada penulisan kode manual. Hasilnya? Pengembang bisa fokus pada inovasi, bukan rutinitas teknis.

Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha: Dari UMKM hingga Korporasi

Kolaborasi ini bukan hanya untuk perusahaan besar. Dengan biaya operasional yang ditekan hingga sepersepuluh dari metode konvensional, UMKM pun kini bisa membangun sistem omnichannel yang setara dengan kompetitor korporat.

Fitur multibahasa pada Compose juga menjadi nilai tambah krusial bagi bisnis yang menargetkan pasar global.

Suren Pinto, CEO Wavenet, menegaskan: “Ini tentang demokratisasi teknologi. DCloud menjadi jembatan bagi pelaku usaha Indonesia untuk mengakses solusi kelas dunia tanpa harus membangun tim IT besar.”

Sinergi Kekuatan: DCloud dan Compose sebagai Fondasi Ekosistem Digital

Integrasi ini memperkuat posisi DCloud sebagai marketplace solusi digital terlengkap di Indonesia. Dengan Compose, pengguna kini bisa:

  • Mengembangkan API dan microservices tanpa keahlian coding mendalam
  • Menghubungkan sistem legacy dengan kanal digital modern
  • Meningkatkan customer experience melalui interaksi omnichannel yang terpersonalisasi

Di balik layar, kemitraan ini juga mencerminkan keselarasan dengan agenda pemerintah. Kemenkominfo mencatat, adopsi solusi digital seperti ini bisa mempercepat target 30 juta UMKM naik kelas digital pada 2025—sebuah langkah vital untuk mencapai visi Indonesia Digital 2045.

Sebagai penutup, kolaborasi Datacomm-Wavenet bukan sekadar urusan bisnis. Ini adalah komitmen bersama untuk membangun infrastruktur digital inklusif—di mana ukuran perusahaan bukan lagi penghalang untuk berinovasi.

Di tangan mereka, transformasi digital Indonesia mungkin baru saja menemukan akselerator terbaiknya. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU