spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Kecanduan Game PUBG, Remaja di India Kena Stroke  

Telko.id, Jakarta  – Gara-gara lupa waktu bermain game, seorang remaja di Hyderabad, India, mengalami musibah. Ya, karena keasyikan bermain PUBG dan lupa kontrol, si bocah tiba-tiba mengalami stroke.

Video game bisa membuat pemain menjadi ketagihan. Kalau tak ingin mengalaminya, penting bagi kita untuk meluangkan waktu istirahat di sela bermain game.

{Baca juga: PUBG Mobile Lite Mulai Rilis di Banyak Negara}

Kalau tak ngantuk, Anda bisa rehat dengan cara berjalan di sekitar rumah, melakukan beberapa tugas, dan sebagainya. Apalagi, jika Anda bukanlah seroang pemain game profesional.

Seperti yang terjadi di India ini. Karena lupa waktu bermain game, seorang remaja di Hyderabad, India, mengalami musibah. Keasyikan bermain PUBG dan lupa kontrol, ia tiba-tiba mengalami stroke.

Dilansir Ubergizmo, para dokter mengatakan remaja tersebut terkena serangan darah tinggi gara-gara terlalu banyak bermain video game. Ia mengalami trombosis, yang merupakan gumpalan darah otak.

Remaja itu tiba-tiba merasa tangan dan kakinya mati rasa. Trombosis biasanya lebih umum terjadi kepada orangtua. Namun, anak muda bisa terkena serangan serupa kalau lupa kontrol.

Gaya hidup remaja yang tidak sehat, malas bergerak dan melakukan hal-hal monoton, dan sering melewatkan makan mengakibatkan penurunan berat badan akut, kekurangan nutrisi, dan dehidrasi.

{Baca juga: Main PUBG di Tempat Umum, 4 Gamers Diciduk Polisi India}

Menurut sang ibu, putranya bermain PUBG dari pukul 21.00 sampai pukul 03.00 atau 04.00. Ia baru berhenti bermain  ketika harus bekerja sebagai buruh paruh waktu pengiriman koran.

Ia juga seorang siswa di tahun kedua program Sarjana. Untungnya, cerita ini memiliki akhir yang bahagia di mana korban dikatakan telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU