Solusi IoT Telkomsel Merambah Ke Industri Akuakultur

0

Telko.id – Internet of Things tidak akan tumbuh berkembang jika belum terbentuk ekosistemnya. Dengan menggandeng eFishery dan Japfa melalui anak perusahaannya Suri Tani Pemuka (STP), Telkomsel membentuk ekosistem di industri akuakultur dengan menghadirkan Kampung Perikanan Digital untuk mewujudkan digital innovation village di Indonesia.

Pengembangan ekosistem IoT ini diwujudkan melalui penerapan teknologi NB-IoT (Narrowband Internet of Things) dengan pemanfaatan mesin automatic fish feeder di kolam-kolam ikan untuk meningkatkan efisiensi pakan serta mempercepat siklus panen ikan.

“IoT menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung roadmap pemerintah Indonesia “Making Indonesia 4.0”. Telkomsel secara konsisten terus meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global. Melalui kolaborasi antara Telkomsel, eFishery dan Japfa membuktikan bahwa teknologi IoT kini sudah memasuki seluruh sendi-sendi kehidupan tidak hanya di industri besar tetapi juga dapat diterapkan ke semua sektor industri termasuk sektor perikanan,” ujar Andi Kristianto, Vice President Corporate Planning Telkomsel.

Harapannya adalah meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya ikan melalui penerapan teknologi NB-IoT.

NB-IoT sendiri merupakan teknologi telekomunikasi terbaru yang dirancang secara khusus agar komunikasi antar mesin yang semakin masif dengan coveragejaringan telekomunikasi yang semakin luas dapat dilakukan secara efisien, serta penggunaan daya pada perangkat pengguna semakin hemat.

Teknologi radio akses NB-IoT, yang merupakan salah satu jenis teknologi jaringan Low Power Wide Area (LPWA), memungkinkan perangkat beroperasi hingga bertahun-tahun tanpa pengisian daya ulang baterai sehingga sangat menghemat biaya. Teknologi ini juga mampu menghasilkan kapasitas koneksi yang masif untuk solusi dan aplikasi berbasis IoT.

Dengan adanya penerapan teknologi NB-IoT dalam mesin automatic fish feeder akan menghasilkan simplifikasi proses pemberian makan ikan di kolam yang luas sekalipun. Teknologi ini dapat mengatur pemberian pakan otomatis, sehingga memudahkan petani untuk memantau dan menjadwalkan pemberian pakan menggunakan aplikasi smartphone.

Selain itu juga akan membantu petani meningkatkan efisiensi pakan serta mempercepat siklus panen ikan. Dalam kolaborasi ini, STP juga turut menghadirkan pakan-pakan ikan berkualitas untuk kolam-kolam ikan di Kampung Perikanan Digital ini.

Program Kampung Perikanan Digital ini juga mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena telah mendukung program Desa Digital Jabar. Dalam program Desa Digital Jabar ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin mengimplementasikan inovasi digital di 10 desa dari 5 kota yang berada di Jawa Barat melalui adopsi layanan IoT yang digelar Telkomsel khususnya dalam budidaya ikan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Desa Digital adalah bagian dari skenario Jawa Barat yang siap dalam mewujudkan revolusi industri 4.0. Menurutnya, lewat program itu masyarakat desa bisa memanfaatkan aplikasi digital untuk meningkatkan pendapatan serta mengembangkan potensinya.

Ridwan Kamil juga menjelaskan dengan hadirnya program Desa Digital masyakat desa bisa menjadi lebih produktif. “Tak hanya urusan wifi-wifi tapi mengubah cara berdagang, mengubah cara berkomunikasi, memetakan potensi, mempromosikan wisata desanya melalui sebuah digital ekosistem,” ujarnya.

Gibran Huzaifah sebagai founder eFishery mengatakan “Perikanan merupakan industri yang besar, dan petani-pembudidaya Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Karenanya kenapa tidak Indonesia benar-benar jadi pionir dalam praktek budidaya yang mengedepankan teknologi”.

Dengan adanya peranan Telkomsel sebagai penyedia layanan digital terbesar, serta STP sebagai penyedia produk perikanan terbesar, dan digabungkan dengan Pemprov yang memiliki visi yang luar biasa untuk membangun wilayah pedesaan, kolaborasi ini akan membantu petani Indonesia agar semakin besar.

“Dan kami bahagia inisiatif dan produk kami dapat memfasilitasi kolaborasi tersebut. Ini sesuai dengan visi kami yaitu bring the future of aquaculture,” ujar Gibran.

Kerjasama ini juga menurut President Director Suri Tani Pemuka JAPFA Group, Ardi Budiono membuktikan keseriusan Suri Tani Pemuka dalam mengembangkan industri budidaya perikanan yang berkelanjutan khususnya di Desa Losarang, Indramayu. Sinergi dengan Efishery dan Telkomsel juga menandakan bahwa dalam memajukan industri budidaya perikanan di Indonesia pun sudah mengikuti perkembangan teknologi.

Keseriusan Telkomsel dalam pengembangan teknologi IoT akan menjadikan layanan yang tepat bagi Enterprise Customers yang menghubungkan perangkat, mesin dan objek yang berisi teknologi internet dengan tujuan membantu mengembangkan perusahaan bisnis serta memajukan kehidupan masyarakat di semua bidang.

Mulai dari Automotive & Transportation (Fleet Management 2W & 4W, Order Management, Workforce Management), agriculture, environment monitoring,utility smart metering (water, gas and electricity), smart cities (parking and waste management), sampai smart building (alarm systems and access control). (Icha)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.