spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam

Telko.id, Jakarta – Huawei melewati beberapa minggu yang sulit setelah masuk daftar hitam pemerintah Amerika Serikat (AS). Atas kebijakan embargo Huawei, brand asal China ini juga mendapatkan boikot dari sekutu-sekutu Negeri Paman Sam.

Perusahaan AS harus meminta persetujuan administrasi sebelum melakukan bisnis dengan Huawei. Padahal, selama ini, Huawei sangat bergantung kepada perusahaan AS untuk mendapatkan komponen.

Sampai kemudian, Huawei bingung mencari pengganti sistem operasi Android untuk smartphone buatannya. Sebab, Google menerima titah dari Presiden Donald Trump untuk ikut embargo Huawei.

{Baca juga: Bertemu Presiden China, Trump Cabut Aturan Embargo Huawei}

Namun, problem besar Huawei itu telah berakhir.  Di sela KTT G20 di Jepang, Trump mengaku sudah mengizinkan Huawei untuk membeli lagi produk dari perusahaan AS. Semua berkat permintaan dari Google dkk.

“Banyak orang terkejut kami mengizinkan lagi produk kepada Huawei. Saya katakan tidak apa-apa. Kami akan terus menjual produk buatan AS kepada perusahaan tersebut,” tegas Trump kepada para wartawan.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Tapi, penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, kemudian mengklarifikasi komentar Trump. Ia menjelaskan bahwa Huawei akan tetap masuk daftar hitam. Akan tetapi, mereka menghadirkan kebijakan lain untuk mengatasi nasib Huawei.

“Departemen Perdagangan bakal memberi lebih banyak lisensi kepada perusahaan AS. Dengan demikian, mereka bisa menjual produk ke Huawei asalkan tidak mengancam keamanan nasional,” tegas Kudlow. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU