spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

ARTIKEL TERKAIT

Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam

Telko.id, JakartaHuawei melewati beberapa minggu yang sulit setelah masuk daftar hitam pemerintah Amerika Serikat (AS). Atas kebijakan embargo Huaweibrand asal China ini juga mendapatkan boikot dari sekutu-sekutu Negeri Paman Sam.

Perusahaan AS harus meminta persetujuan administrasi sebelum melakukan bisnis dengan Huawei. Padahal, selama ini, Huawei sangat bergantung kepada perusahaan AS untuk mendapatkan komponen.

Sampai kemudian, Huawei bingung mencari pengganti sistem operasi Android untuk smartphone buatannya. Sebab, Google menerima titah dari Presiden Donald Trump untuk ikut embargo Huawei.

{Baca juga: Bertemu Presiden China, Trump Cabut Aturan Embargo Huawei}

Namun, problem besar Huawei itu telah berakhir.  Di sela KTT G20 di Jepang, Trump mengaku sudah mengizinkan Huawei untuk membeli lagi produk dari perusahaan AS. Semua berkat permintaan dari Google dkk.

“Banyak orang terkejut kami mengizinkan lagi produk kepada Huawei. Saya katakan tidak apa-apa. Kami akan terus menjual produk buatan AS kepada perusahaan tersebut,” tegas Trump kepada para wartawan.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Tapi, penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, kemudian mengklarifikasi komentar Trump. Ia menjelaskan bahwa Huawei akan tetap masuk daftar hitam. Akan tetapi, mereka menghadirkan kebijakan lain untuk mengatasi nasib Huawei.

“Departemen Perdagangan bakal memberi lebih banyak lisensi kepada perusahaan AS. Dengan demikian, mereka bisa menjual produk ke Huawei asalkan tidak mengancam keamanan nasional,” tegas Kudlow. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU