spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Tembus 2 Miliar Transaksi, Ant International Perluas Solusi AI Global

Telko.id – Ant International berhasil mencatatkan pencapaian signifikan dengan mendukung lebih dari 2 miliar transaksi digital lintas negara sepanjang tahun 2025.

Volume transaksi masif ini berasal dari para merchant yang beroperasi di pasar-pasar berkembang, mencakup wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.

Perusahaan kini tengah memperluas jangkauan layanan keuangan dan perdagangan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memenuhi kebutuhan spesifik di masing-masing wilayah tersebut.

Fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada peningkatan aksesibilitas layanan pembayaran, kredit, perbankan digital, serta ekonomi digital lintas negara.

Sektor ini dinilai tumbuh sangat pesat namun masih menghadapi tantangan fragmentasi infrastruktur. Hingga saat ini, Ant International telah melayani jaringan global yang mencakup lebih dari 150 juta merchant.

Dari jumlah tersebut, sekitar 90 persen merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tersebar dari Kuala Lumpur hingga London.

Presiden Ant International, Douglas Feagin, menyoroti pentingnya teknologi dalam mendorong pertumbuhan bisnis di pasar berkembang.

Menurutnya, penerapan AI dan teknologi baru yang tepercaya serta relevan dengan kebutuhan nyata mampu menciptakan peluang pertumbuhan baru.

Hal ini berlaku bagi berbagai skala bisnis, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM. Feagin menegaskan bahwa inovator fintech harus mengubah akses menjadi pendorong pertumbuhan yang sesungguhnya melalui layanan yang lebih terjangkau dan standar keamanan yang kuat.

Inovasi AI dan Efisiensi Operasional

Dalam upaya mewujudkan inovasi yang efektif, perusahaan memprioritaskan pengembangan teknologi FinAI yang tepercaya. Salah satu terobosan utamanya pada tahun 2025 adalah pembukaan akses terhadap model AI milik perusahaan, yakni Falcon Time-Series Transformer (TST).

Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan manajemen risiko valuta asing (FX) bagi mitra korporat. Sebagai contoh, AirAsia berhasil memanfaatkan model ini untuk menurunkan biaya lindung nilai hingga 40 persen, sebuah efisiensi signifikan dalam operasional penerbangan regional.

Selain manajemen risiko, efisiensi juga didorong melalui layanan pembayaran merchant andalan, Antom. Layanan ini menghadirkan agen pembayaran inovatif berbasis AI bernama Antom Copilot.

Fitur ini membantu klien menghemat waktu proses integrasi pembayaran hingga 95 persen. Solusi Antom Payment Orchestration (APO) juga memberikan akses pembayaran end-to-end hanya dengan satu kali integrasi.

Berkat fitur smart routing yang meningkatkan keberhasilan transaksi, mitra Antom di luar Tiongkok mencatat pertumbuhan bisnis hingga 75 persen.

Penerapan teknologi canggih ini tetap bertumpu pada sistem keamanan yang ketat. Model manajemen risiko bernama SHIELD mengintegrasikan tiga jenis data sekaligus, yaitu graf, sekuensial, dan tabel.

Integrasi data ini dirancang untuk melindungi mitra dan operasional bisnis dari ancaman siber. Model SHIELD tercatat mampu mendeteksi transaksi berisiko tinggi dengan tingkat akurasi mencapai 95 persen, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran yang aman sebesar 13,5 persen.

Ekspansi Layanan di Asia Tenggara

Kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu motor penggerak utama keberhasilan fintech yang inklusif. Ant International telah menjalin kerja sama dengan mitra lokal di wilayah ini selama lebih dari satu dekade.

Melalui Alipay+, perusahaan mendukung pengembangan platform mobile terbesar di kawasan, termasuk Pemenang SisBerdaya seperti DANA di Indonesia, GCash di Filipina, TrueMoney di Thailand, dan TNG Digital di Malaysia. Kolaborasi ini telah mengubah cara bertransaksi bagi ratusan juta konsumen dan pelaku usaha.

Interoperabilitas pembayaran menjadi kunci pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Alipay+ telah bermitra dengan lima jaringan pembayaran QR nasional di ASEAN. Dampak ekonominya terlihat nyata di Singapura dan Malaysia.

Pengeluaran wisatawan melalui SGQR di Singapura meningkat 2,7 kali lipat, sementara melalui DuitNow QR di Malaysia meningkat 2 kali lipat.

Wisatawan kini dapat menggunakan aplikasi perbankan atau dompet digital dari negara asal mereka untuk bertransaksi di lebih dari 360.000 UMKM di Malaysia.

Selain itu, tiga aplikasi regional di Asia Tenggara mulai mengembangkan super-app berbasis AI pada tahun 2025. Pengembangan ini didukung oleh platform AI-as-a-Service milik Ant International, GenAI Cockpit.

Tidak hanya itu, AI Travel Companion bernama Alipay+ Voyager juga telah sukses meluncur di enam aplikasi di seluruh Asia, memudahkan pengguna dalam merencanakan perjalanan dan bertransaksi secara lintas negara.

Inklusi Keuangan dan Solusi UKM

Akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan masih menjadi tantangan bagi banyak UKM di pasar berkembang. Menjawab hal ini, Bettr menyediakan solusi teknologi kredit bagi empat dompet digital terkemuka di Asia Tenggara, yang berdampak pada peningkatan basis pengguna sebesar 184 persen.

Di Singapura, ANEXT Bank mencatat lonjakan volume transaksi lintas batas hingga enam kali lipat, dengan mayoritas nasabah atau sekitar 69 persen merupakan pelaku usaha mikro.

Untuk mendukung operasional UKM secara lebih teknis, diperkenalkan EPOS360. Ini adalah aplikasi berbasis AI yang mengintegrasikan sistem Point of Sales (POS), pembayaran, perbankan, dan pembiayaan.

Merchant dapat menggunakan perangkat pintar EPOS360 BlueTap yang mendukung berbagai metode pembayaran dalam satu terminal. Solusi ini mempermudah manajemen bisnis bagi pelaku usaha kecil yang sebelumnya kesulitan mengakses teknologi finansial terpadu.

Di ranah perdagangan global, WorldFirst terus memperluas kapabilitasnya. Layanan rekening digital global ini resmi diluncurkan di Thailand melalui kemitraan dengan 2C2P. WorldFirst menawarkan layanan unified global account bagi UKM Thailand untuk mempermudah transaksi internasional.

Di Malaysia dan Thailand, WorldFirst mencatat pertumbuhan nilai transaksi hampir 40 persen pada tahun 2025, seiring dengan semakin banyaknya UKM lokal yang merambah pasar e-commerce global.

Feagin menutup dengan menegaskan komitmen perusahaan seiring meningkatnya ekonomi digital di pasar berkembang. Ant International akan terus bekerja sama dengan mitra, pemerintah, dan pelaku usaha untuk memperluas akses dan mendorong kesejahteraan bersama.

Tujuannya adalah menciptakan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan terhubung dengan ekosistem global yang lebih luas. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU