spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

ARTIKEL TERKAIT

Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME, Andalkan Segmen Syariah

Telko.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk terus memperkuat pengembangan pembiayaan untuk segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM/SME).

Strategi ini sejalan dengan komitmen bank untuk mendukung pertumbuhan sektor vital tersebut di Indonesia, dengan mengandalkan segmen syariah sebagai tulang punggung utamanya.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, mengatakan fokus pada pembiayaan syariah dilakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di dalam negeri.

“Dengan dukungan kekuatan jaringan di tingkat regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic, Maybank Indonesia optimistis dapat memberikan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan andal,” ujarnya.

Strategi ini merupakan bagian dari pendekatan Shariah First yang konsisten diimplementasikan oleh bank sejak 2014. Produk-produk syariah dinilai memiliki keunggulan dan selalu mengedepankan prinsip keadilan (fairness).

Untuk melayani kebutuhan nasabah SME, Maybank Indonesia mengandalkan produk pembiayaan leasing Syariah (Ijarah Muntahiyah Bittamlik/IMBT) yang menjadi salah satu produk andalannya.

Data kinerja menunjukkan tren positif. Secara keseluruhan, outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia pada 2025 mencapai Rp22,32 triliun.

Yang menarik, porsi pembiayaan SME Syariah terus menunjukkan peningkatan signifikan, dari 14% pada 2020 menjadi 32% pada 2025. Dibandingkan tahun sebelumnya, pembiayaan SME Syariah pada 2025 tumbuh 11,76%.

Penguatan bisnis SME juga akan dilakukan melalui sinergi antar entitas di dalam Grup Maybank, sejalan dengan strategi One Maybank. Melalui program super combo, nasabah SME akan mendapatkan solusi finansial terintegrasi dari ekosistem Maybank Indonesia, mulai dari pembiayaan KPR, Auto Loan, Payroll, Bancassurance, hingga Kartu Kredit.

“Pada tahun ini, kami juga akan mengoptimalkan jaringan cabang sebagai channel utama dalam pengembangan bisnis SME dan terus meningkatkan fokus layanan pada nasabah eksisting,” tambah Bianto.

Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Maybank Indonesia akan mengoptimalkan Program HERPower. Inisiatif ini merupakan upaya pemberdayaan perempuan yang menawarkan kemudahan akses pembiayaan SME. HERPower sendiri adalah program unggulan Maybank untuk pemberdayaan ekonomi perempuan di seluruh kawasan ASEAN.

Bianto menegaskan, target peningkatan partisipasi dalam pengembangan SME melalui kredit pada tahun 2026 akan dilakukan dengan tetap menjaga kualitas portofolio yang kuat.

Bank juga membangun basis solusi transaksional melalui produk-produk rekening tabungan dan giro yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan melalui penguatan komunitas bisnis berbasis ekonomi syariah dan peningkatan komposisi dana murah untuk mendorong pertumbuhan laba.

Upaya tersebut telah membuahkan hasil. Per Desember 2025, CASA (Current Account Savings Account) untuk segmen SME Maybank Indonesia tercatat tumbuh 23,5% secara Year-on-Year menjadi Rp17,61 triliun. Pertumbuhan dana murah ini menjadi fondasi penting bagi ekspansi pembiayaan yang sehat.

Pengembangan bisnis SME ini akan berjalan seiring dengan program strategis Maybank ROAR30. Program tersebut bertujuan menjadikan Maybank sebagai mitra pilihan dan terpercaya bagi nasabah dalam mendukung pertumbuhan usaha.

Layanan perbankan yang mudah, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan bisnis menjadi kunci utama.

Dalam konteks yang lebih luas, dukungan terhadap sektor UKM semakin krusial seiring dengan percepatan transformasi digital. Banyak pelaku usaha masih membutuhkan pendampingan dan akses pembiayaan yang tepat untuk bisa bertransformasi.

Beberapa Alternatif Pembiayaan UKM berbasis teknologi juga telah bermunculan, menambah pilihan bagi pelaku usaha. Namun, kesiapan digitalisasi masih menjadi tantangan, seperti diungkap dalam laporan bahwa banyak UKM Belum Siap untuk langkah tersebut.

Pemerintah pun mendorong percepatan ini, seperti disampaikan Kementerian Desa bahwa Digitalisasi UKM sudah menjadi keharusan. Di sisi lain, inovasi teknologi finansial global terus berkembang, seperti perluasan Solusi AI Global yang dapat mempengaruhi ekosistem keuangan di masa depan.

Dengan aset senilai Rp193,72 triliun dan jaringan yang luas hingga 275 cabang termasuk 20 cabang Syariah per Desember 2025, Maybank Indonesia memiliki kapasitas yang signifikan untuk terus mendorong pertumbuhan sektor SME.

Fokus pada segmen syariah dan sinergi grup diproyeksikan akan menjadi pengungkit utama dalam meraih target bisnis mereka tahun ini. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU