spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

AdaKami Dukung 8 UMKM Lokal Lewat Program #UsahaBarengAdaKami

Telko.id – Perusahaan fintech lending AdaKami secara resmi mengumumkan keberhasilan penyaluran dukungan kepada delapan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai latar belakang sepanjang tahun 2025.

Melalui inisiatif strategis bertajuk program #UsahaBarengAdaKami, perusahaan menjangkau pelaku usaha mulai dari kelompok rentan hingga bisnis yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan budaya di sejumlah daerah di Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap peran vital sektor usaha mikro yang masih menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Brand Manager AdaKami, Jonathan Kriss, menegaskan bahwa meskipun memiliki peran krusial, pelaku UMKM lokal kerap menghadapi tantangan besar dalam menjaga keberlanjutan bisnis serta mengembangkan skala usaha mereka di tengah persaingan pasar yang ketat.

Jonathan menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing mitra.

“Melalui program #UsahaBarengAdaKami, kami ingin mendampingi UMKM sesuai kebutuhan masing-masing, bukan sekadar memberikan akses permodalan, tetapi juga mendorong keberlanjutan usaha dan dampak sosial di komunitas mereka,” ungkap Jonathan.

Pendekatan Inklusif dan Pelestarian Budaya

Salah satu fokus utama dari program ini adalah penguatan kapasitas operasional agar bisnis dapat berjalan lebih lancar dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Pendekatan ini terlihat jelas pada dukungan yang diberikan kepada sektor kuliner dan kopi yang membawa misi inklusivitas.

Di Jakarta Selatan, AdaKami menggandeng Kopi Tuli dan Akurasa, dua kedai kopi yang secara khusus membuka ruang kerja inklusif bagi penyandang tuna rungu.

Dukungan yang diberikan kepada kedua entitas bisnis tersebut difokuskan pada penguatan operasional harian serta pengembangan layanan.

Hal ini bertujuan agar kedua usaha tersebut dapat menjangkau basis pelanggan yang lebih luas, sekaligus membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki kapabilitas yang setara dalam industri food and beverage. Upaya agar pelaku usaha ini bisa naik kelas menjadi prioritas dalam pendampingan yang dilakukan.

Sementara itu, di wilayah Yogyakarta, program ini menyasar Kopi Moka Menoreh dan Kopi Selarong. Kedua usaha ini memiliki fokus kuat pada promosi komoditas kopi lokal sekaligus pelestarian budaya setempat.

Bantuan yang disalurkan dimanfaatkan untuk memperkuat proses produksi dan tata cara penyajian, seiring dengan upaya mereka meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Dukungan bagi Komunitas Difabel dan Tradisi Lokal

Komitmen terhadap inklusivitas juga diwujudkan melalui kemitraan dengan Difabel Zone, sebuah komunitas perajin batik difabel yang berbasis di Yogyakarta.

Di tengah tingginya minat pasar terhadap produk kerajinan tangan yang unik, Difabel Zone menghadapi kendala dalam hal sarana produksi. Dukungan dari AdaKami dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas produksi serta melengkapi sarana pendukung pameran.

Pendiri Difabel Zone, Lidwina Wurie Akhdiyanti, menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengakui bahwa permintaan pasar dan ajakan kerja sama sebenarnya cukup tinggi, namun seringkali terhambat oleh keterbatasan fasilitas.

“Permintaan pameran dan kerja sama cukup tinggi, tetapi kami memiliki keterbatasan sarana. Dukungan dari #UsahaBarengAdaKami membantu kami menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Lidwina.

Content image for article: AdaKami Dukung 8 UMKM Lokal Lewat Program #UsahaBarengAdaKami Sepanjang 2025

Bergeser ke Sumatra Barat, program ini juga menyentuh aspek pelestarian kuliner tradisional. House of Kawa di Tanah Datar, sebuah usaha yang melestarikan minuman tradisional khas Minangkabau dari daun kopi yang telah berjalan lintas generasi, turut mendapatkan perhatian.

Bantuan difokuskan pada peningkatan efisiensi pengolahan agar proses produksi dapat berjalan lebih konsisten, menjaga cita rasa otentik yang menjadi nilai jual utama.

Fokus pada Lingkungan dan Agrowisata

Selain aspek sosial dan budaya, AdaKami juga memberikan perhatian khusus pada keberlanjutan lingkungan. Di Bali, Urban Compost yang mengelola sampah organik menjadi kompos dalam skala komunitas mendapatkan dukungan untuk meningkatkan efisiensi proses pengolahan.

Selama ini, proses tersebut membutuhkan tenaga dan waktu yang sangat besar, sehingga intervensi teknologi dan alat pendukung sangat diperlukan, mirip dengan semangat Tokopedia Hijau dalam mendorong produk ramah lingkungan.

Pendiri Urban Compost Bali, Buya Azmedia, menekankan pentingnya efisiensi dalam menjaga konsistensi pelestarian lingkungan.

“Pengolahan sampah organik bukan proses instan. Dukungan program ini membantu kami meningkatkan efisiensi dan memastikan upaya pelestarian lingkungan dapat terus berjalan,” jelas Buya.

Content image for article: AdaKami Dukung 8 UMKM Lokal Lewat Program #UsahaBarengAdaKami Sepanjang 2025

Masih di Bali, Pisangne K-Tamane yang bergerak di bidang agrowisata juga menjadi penerima manfaat program. Usaha ini memberdayakan petani perempuan dan mendapatkan dukungan untuk memperkuat kapasitas usaha serta peningkatan kualitas produksi. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi para petani perempuan yang terlibat.

Menutup keterangannya, Jonathan Kriss kembali menegaskan bahwa setiap pelaku usaha memiliki tantangan unik. Namun, benang merah dari seluruh mitra binaan adalah keinginan untuk menghadirkan dampak positif bagi komunitas.

“Ke depan, kami ingin terus mendampingi mereka dengan cara yang relevan agar usaha-usaha ini dapat tumbuh berkelanjutan,” pungkasnya. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU