spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Facebook akan Bayar Pengguna yang “Rela Disadap”, Mau?

Telko.id, Jakarta – Facebook akan membayar pengguna smartphone yang rela disadap. Melalui aplikasi bernama Study, raksasa media sosial ini akan memantau bagaimana pengguna menggunakan smartphone setiap harinya.

Asal tahu saja, aplikasi Study merupakan aplikasi pengganti Facebook Research, sebuah aplikasi penelitian pelacakan pengguna yang ditutup karena kontroversi yang ada.

Aplikasi ini hanya tersedia di Android saja. Dan, hanya pengguna yang berusia 18 tahun keatas yang boleh menjadi relawan. Selain itu, pengguna juga wajib memiliki akun PayPal untuk mendapatkan bayaran dari Facebook.

{Baca juga: Asyik! Ada Facebook Avatar untuk Messenger dan News Feed}

Dilaporkan The Verge, seperti dilansir Telko.id pada Rabu (12/06/2019), ada beberapa variabel yang akan dipantau oleh Facebook melalui Study.

Seperti aplikasi apa saja yang di-install, waktu yang dihabiskan untuk menggunakan aplikasi tersebut, negara tempat pengguna berada, hingga data aplikasi tambahan yang dapat mengungkapkan fitur spesifik yang digunakan.

{Baca juga: Pembaruan Facebook Portal Janjikan Fitur-fitur Menarik}

Facebook menegaskan, mereka tidak akan melihat konten pribadi pengguna, seperti pesan, password, dan riwayat browser. Raksasa media sosial ini juga tidak memberikan informasi rinci soal berapa banyak orang akan dibayar saat menggunakan aplikasi ini,

Meski demikian, mereka menjamin bahwa semua pengguna yang berpartisipasi akan diberikan kompensasi. Aplikasi Study sendiri akan diluncurkan di Amerika Serikat dan India, dan tidak semua orang dapat mendaftar untuk menjadi relawan. (NM/FHP)

Sumber: The Verge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU