Telko.id – BINUS University secara resmi meluncurkan program doktor terbaru, Doctor of Accounting Science (DAS).
Peluncuran program yang berfokus pada integrasi teknologi dan kecerdasan buatan ini digelar di kampus BINUS @Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/4). Program ini dirancang untuk menyiapkan pemimpin riset dan transformasi bisnis di era digital.
Rektor BINUS University Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menegaskan komitmen institusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan unggul.
“Program Doctor of Accounting Science ini adalah wujud komitmen BINUS University dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul secara akademik dan mampu memberdayakan masyarakat melalui riset yang berdampak,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menambahkan, program ini bertujuan melahirkan pemimpin pemikiran yang mampu menjawab tantangan global.
Acara peluncuran juga dihadiri oleh Dekan School of Accounting BINUS University, Prof. Ang Swat Lin Lindawati, serta Head of Department DAS Prof. Toto Rusmanto.
Turut hadir Dr. Selvia Vivi Devianti dari Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Prof. Ang Swat Lin Lindawati menyampaikan bahwa program DAS dirancang untuk menjawab kebutuhan riset akuntansi yang semakin kompleks. Fokusnya adalah pada pengembangan peneliti dan profesional yang mampu mengintegrasikan teori, teknologi, dan praktik bisnis.
“Program ini menghasilkan riset yang kuat secara metodologis dan relevan dengan kebutuhan industri global,” jelasnya.

Talkshow bertajuk ‘The Future of Accounting Research and Practice in the Age of AI’ menjadi salah satu rangkaian acara. Diskusi ini mengupas transformasi profesi akuntansi di era kecerdasan buatan.
Para pakar seperti Dr. Selvia Vivi Devianti, Prof. Gatot Soepriyanto, dan Prof. Dr. Sani Muhamad Isa hadir sebagai pembicara untuk menyoroti pentingnya adaptasi teknologi.
Baca Juga:
Prof. Toto Rusmanto, selaku Head of Department, mengungkapkan keunikan utama program ini. “Salah satu keunikan utama program ini terletak pada fokus pada accounting analytics sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis data,” paparnya.
Program ini dirancang agar ilmu akuntansi berperan sebagai alat strategis berbasis data dan teknologi. Mahasiswa didorong untuk menghasilkan riset yang berdampak dan aplikatif.
Kurikulum program Doctor of Accounting Science dirancang komprehensif dengan bobot 42 SKS. Materi dapat diselesaikan dalam enam semester. Kurikulum tersebut mengintegrasikan fondasi teoritis, metodologi riset, serta pemanfaatan teknologi digital. Pendekatan pembelajaran berorientasi pada riset.
Program doktoral ini menghadirkan berbagai bidang riset yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi. Cakupannya meliputi akuntansi, kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan teknologi informasi.
Bidang riset spesifik yang ditawarkan antara lain Financial Accounting and Capital Market, Sustainability Business, Corporate Governance, dan ESG.
Bidang lainnya adalah Taxation, Fraud, Auditing, Accounting Education, serta Management Accounting and Business Transformation berbasis teknologi.
Beragam pilihan ini memungkinkan mahasiswa mendalami spesialisasi yang sesuai dengan tren industri dan kebutuhan pasar. Program ini juga didukung fasilitas modern dengan infrastruktur digital lengkap.
Dukungan jejaring akademik dan industri global menjadi salah satu keunggulan program. Jejaring ini membuka peluang kolaborasi riset dan akses data industri bagi mahasiswa.
Sejak awal masa studi, mahasiswa sudah didorong untuk menghasilkan publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan kapasitas riset.
Lulusan program Doctor of Accounting Science diproyeksikan memiliki prospek karier yang luas. Mereka dapat berkarier sebagai akademisi, peneliti, konsultan bisnis dan pajak, hingga auditor senior. Peluang lain termasuk menjadi business transformation specialist dan Chief Financial Officer (CFO).
Peluncuran program ini menjadi langkah strategis BINUS University dalam memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi di tingkat global.
Program ini juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan sumber daya manusia unggul di era transformasi digital yang terus bergerak cepat. Inisiatif ini sejalan dengan upaya BINUS dalam mendorong literasi pasar modal dan keuangan.
Transformasi pendidikan tinggi, khususnya di bidang akuntansi, semakin penting seiring dengan disrupsi teknologi. Program DAS hadir sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut.
Integrasi AI dan data analytics dalam kurikulum diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks bisnis nyata.
Komitmen terhadap riset aplikatif menjadi ciri khas program ini. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dari dunia industri, akan memperkaya pengalaman belajar.
Pendekatan ini mirip dengan semangat kolaborasi dalam kursus pajak intensif yang digelar institusi lain, yang juga berfokus pada keterampilan praktis.
Dengan durasi enam semester, program ini menawarkan intensitas belajar yang tinggi. Fokus pada penelitian diharapkan dapat menghasilkan kontribusi baru bagi tubuh ilmu pengetahuan akuntansi. Publikasi ilmiah menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran.
Program Doctor of Accounting Science BINUS University kini terbuka untuk pendaftaran. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme seleksi dapat diakses melalui kanal resmi universitas. Peluncuran program ini menandai babak baru dalam pendidikan akuntansi tingkat doktoral di Indonesia. (Icha)


