spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Canggih! Swedia Mulai Uji Truk Kargo Listrik Otonom

Telko.id, Jakarta – Startup asal Swedia, Einride mulai menguji truk kargo listrik di jalan umum. Sebagai bagian dari uji coba selama setahun, truk listrik bernama T-Pod Einride ini mulai mengirim barang setiap hari pada minggu ini di kota Jönköping.

Truk seberat 26 ton tersebut, yang sempat dipamerkan pada gelaran MWC, dioperasikan sepenuhnya dari jarak jauh melalui jaringan 5G. Kendaraan bongsor itu tidak memiliki kabin pengemudi yang diperuntukkan pengemudi cadangan.

Beberapa kali sehari, truk T-Pod akan menempuh jarak 300 meter atau kurang dari seperempat mil dari gudang ke gedung terminal pengiriman. Dilansir Engadget, Einride mengatakan, uji coba truk listrik tersebut bakal dilakukan sampai akhir 2020 nanti.

Seperti dikutip Telko.id, Jumat (17/05/2019), baru kali pertama ini ada truk otonom alias tanpa sopir cadangan diizinkan “berkeliaran” di jalan umum. Truk T-Pod mampu menempuh kecepatan 53 mil per jam. Namun, hal itu tak diperbolehkan selama uji coba.

Badan Transportasi Swedia hanya memperbolehkan  Truk T-Pod berjalan kecepatan tiga mil per jam selama pengujian. CEO Einride, Robert Falck, berpendapat bahwa izin pengujian itu merupakan sarana untuk masuk ke pasar teknologi kendaraan otonom.

Falck berharap bisa mengajukan lebih banyak izin jalan umum untuk kemungkinan dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun depan. “Pusat kendaraan otonom adalah Auji coba kali ini akan menjadi paramter untuk pengembangan kendaraan otonom,” katanya.

Sebelumnya, Uber mengumumkan bahwa truk otonom raksasa miliknya mulai mengirim barang ke tempat tujuan di Arizona, Amerika Serikat, pada 2018. Namun, tak lama berselang, Uber malah menyatakan bahwa program truk otonom tersebut berakhir. (SN/FHP)

Sumber: Engadget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU