spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Canggih! Swedia Mulai Uji Truk Kargo Listrik Otonom

Telko.id, Jakarta – Startup asal Swedia, Einride mulai menguji truk kargo listrik di jalan umum. Sebagai bagian dari uji coba selama setahun, truk listrik bernama T-Pod Einride ini mulai mengirim barang setiap hari pada minggu ini di kota Jönköping.

Truk seberat 26 ton tersebut, yang sempat dipamerkan pada gelaran MWC, dioperasikan sepenuhnya dari jarak jauh melalui jaringan 5G. Kendaraan bongsor itu tidak memiliki kabin pengemudi yang diperuntukkan pengemudi cadangan.

Beberapa kali sehari, truk T-Pod akan menempuh jarak 300 meter atau kurang dari seperempat mil dari gudang ke gedung terminal pengiriman. Dilansir Engadget, Einride mengatakan, uji coba truk listrik tersebut bakal dilakukan sampai akhir 2020 nanti.

Seperti dikutip Telko.id, Jumat (17/05/2019), baru kali pertama ini ada truk otonom alias tanpa sopir cadangan diizinkan “berkeliaran” di jalan umum. Truk T-Pod mampu menempuh kecepatan 53 mil per jam. Namun, hal itu tak diperbolehkan selama uji coba.

Badan Transportasi Swedia hanya memperbolehkan  Truk T-Pod berjalan kecepatan tiga mil per jam selama pengujian. CEO Einride, Robert Falck, berpendapat bahwa izin pengujian itu merupakan sarana untuk masuk ke pasar teknologi kendaraan otonom.

Falck berharap bisa mengajukan lebih banyak izin jalan umum untuk kemungkinan dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun depan. “Pusat kendaraan otonom adalah Auji coba kali ini akan menjadi paramter untuk pengembangan kendaraan otonom,” katanya.

Sebelumnya, Uber mengumumkan bahwa truk otonom raksasa miliknya mulai mengirim barang ke tempat tujuan di Arizona, Amerika Serikat, pada 2018. Namun, tak lama berselang, Uber malah menyatakan bahwa program truk otonom tersebut berakhir. (SN/FHP)

Sumber: Engadget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU