spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Canggih! Swedia Mulai Uji Truk Kargo Listrik Otonom

Telko.id, Jakarta – Startup asal Swedia, Einride mulai menguji truk kargo listrik di jalan umum. Sebagai bagian dari uji coba selama setahun, truk listrik bernama T-Pod Einride ini mulai mengirim barang setiap hari pada minggu ini di kota Jönköping.

Truk seberat 26 ton tersebut, yang sempat dipamerkan pada gelaran MWC, dioperasikan sepenuhnya dari jarak jauh melalui jaringan 5G. Kendaraan bongsor itu tidak memiliki kabin pengemudi yang diperuntukkan pengemudi cadangan.

Beberapa kali sehari, truk T-Pod akan menempuh jarak 300 meter atau kurang dari seperempat mil dari gudang ke gedung terminal pengiriman. Dilansir Engadget, Einride mengatakan, uji coba truk listrik tersebut bakal dilakukan sampai akhir 2020 nanti.

Seperti dikutip Telko.id, Jumat (17/05/2019), baru kali pertama ini ada truk otonom alias tanpa sopir cadangan diizinkan “berkeliaran” di jalan umum. Truk T-Pod mampu menempuh kecepatan 53 mil per jam. Namun, hal itu tak diperbolehkan selama uji coba.

Badan Transportasi Swedia hanya memperbolehkan  Truk T-Pod berjalan kecepatan tiga mil per jam selama pengujian. CEO Einride, Robert Falck, berpendapat bahwa izin pengujian itu merupakan sarana untuk masuk ke pasar teknologi kendaraan otonom.

Falck berharap bisa mengajukan lebih banyak izin jalan umum untuk kemungkinan dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun depan. “Pusat kendaraan otonom adalah Auji coba kali ini akan menjadi paramter untuk pengembangan kendaraan otonom,” katanya.

Sebelumnya, Uber mengumumkan bahwa truk otonom raksasa miliknya mulai mengirim barang ke tempat tujuan di Arizona, Amerika Serikat, pada 2018. Namun, tak lama berselang, Uber malah menyatakan bahwa program truk otonom tersebut berakhir. (SN/FHP)

Sumber: Engadget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU