spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Cabut USB di Windows 10 Gak Perlu “Safely Remove Hardware”

Telko.id, Jakarta – Biasanya di Windows 10, sebelum cabut USB dari laptop ataupun PC, pengguna harus melalui proses “Safely Remove Hardware“. Proses itu wajib dilalui agar USB tetap aman dan mencegahnya dari kerusakan.

Prosedur itu selalu dilakukan oleh para pengguna selama bertahun-tahun. Bahkan di Windows 10, gagal melalui proses ini ketika mencabut USB dan perangkat eksternal lain dapat menimbulkan masalah pada data.

Masalah akan menjadi semakin parah ketika data sedang dipindahkan ke memori penyimpanan internal pada saat USB dicabut dari port laptop ataupun PC.

{Baca juga: Mantan Mahasiswa Rusak 66 Komputer Kampus Pakai USB}

Namun berdasarkan laporan dari Science Alert, seperti dikutip Telko.id pada Selasa (22/04/2019), Microsoft akan menghilangkan proses “Safely Remove Hardware” pada pembaruan di Windows 10.

Dalam pembaruan yang dirilis Microsoft pada akhir tahun lalu, pengguna bakal bisa mencabut USB dari laptop atau PC kapan saja. Fitur ini bernama Quick Removal ini hadir pada Windows 10 versi 1809.

Quick Removal sendiri adalah standar baru untuk semua format drive. Ini menjaga perangkat siap untuk dilepas kapan saja dan tanpa melalui proses “Safely Remove Hardware”.

{Baca juga: Microsoft Uji Coba Fitur Mirroring di Windows 10}

Sebelumnya, Beberapa pengguna Program Windows Insider sekarang memiliki kemampuan untuk menampilkan layar smartphone Android mereka ke desktop melalui aplikasi Your Phone. Hal itu dapat dilakukan dengan mengggunakan fitur Mirroring yang sedang diuji coba Microsoft.

Untuk dapat menggunakan fitur Mirroring ini, PC harus memiliki dukungan Bluetooth Low Energy (Bluetooth LE/ Bluetooth 4.0) Peripheral agar dapat terhubung ke smartphone. (BA/FHP)

Sumber: Science Alert

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU