spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Arkeolog Temukan “Gerai McDonalds” Ada Sejak Zaman Romawi

Telko.id, Jakarta – Para arkeolog menemukan gerai atau restoran cepat saji di bekas wilayah Pompeii. Gerai makanan ala “McDonalds” berusia 2.000 tahun tersebut digunakan oleh orang Romawi pada masanya. Kondisinya masih terpelihara baik.

“Penemuan itu diketahui di bagian Regio V Pompeii,” ujar arkeolog seperti dikutip Telko.id dari The Guardian, Senin (1/4/2019).

Menurut informasi, orang Romawi biasa menyebut gerai makanan cepat saji ala McDonalds dan KFC di era sekarang itu dengan nama Termopolium.

Perkakas makanan cepat saji ditemukan di situs di bekas wilayah Pompeii. Para arkeolog sangat yakin bahwa di gerai tersebut diperkirakan tersedia fasilitas lengkap untuk memasak bagi penduduk miskin dan tak memiliki rumah.

{Baca juga: Google Earth Temukan Situs Kuno Berumur 9.000 Tahun}

Di sana terdapat pula bar makanan ringan dengan menu seperti ikan asin, roti kasar, anggur pedas, dan keju panggang. Para arkeolog juga yakin bahwa di gerai cepat saji itu tersedia berbagai minuman dan ramuan khas zaman Romawi.

Di wilayah yang sekarang tidak dibuka untuk umum tersebut kabarnya akan dilakukan penggalian secara terus-menerus. Bahkan, konon, proses penggalian di situs arkeologi Pompeii berlangsung sejak 59 tahun silam atau 1960.

Wilayah Pompeii, yang kini berada di dekat kota Napoli atau di wilayah Campania, Italia, hancur setelah gunung berapi Vesuvius meletus pada 79 Masehi. Saat kejadian itu berlangsung, banyak penduduk menjadi korban erupsi.

{Baca juga: Ngeri! Letusan Gunung Vesuvius Mendidihkan Darah dan Otak

Penelitian beberapa waktu lalu menunjukkan, letusan gunung berapi Vesuvius menciptakan hawa panas nanekstrem yang mengakibatkan tengkorak para korban meledak, darahnya mendidih, dan otot, daging, serta tulang menjadi abu. [SN/HBS]

Sumber: The Guardian

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU