spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Amazon Game Studios Pecat Puluhan Karyawan, Kenapa?  

Telko.id, Jakarta Amazon Game Studios diam-diam memecat puluhan karyawan pada hari terakhir E3. Karyawan yang terkena dampak hanya memiliki 60 hari untuk menemukan posisi baru di Amazon.

Jika gagal melakukannya dalam jangka waktu yang ditentukan, mereka harus meninggalkan perusahaan dengan pesangon. Selain itu, studio juga telah membatalkan beberapa game yang belum diumumkan.

Namun, menurut laporan Engadget, mereka yang menunggu New World dan Crucible tidak perlu khawatir. Amazon mengatakan kepada Kotaku bahwa mereka masih dalam pengembangan.

{Baca juga: Karyawan Amazon Kembali Mogok Massal, Ada Apa Lagi?}

Sayang, juru bicara perusahaan tidak mengungkapkan berapa banyak karyawan yang akan dipecat. Mereka mengatakan bahwa PHK adalah bagian dari reorganisasi untuk memprioritaskan pengembangan proyek baru.

Amazon Game Studios pertama kali mengumumkan peluncurannya ke judul PC pada tahun 2014. Pihak perusahaan mengungkapkan tiga judul pertamanya beberapa tahun kemudian.

Selain dari New World dan Crucible, perusahaan juga menggarap game petarungan multipemain berjudul Breakaway. Sayangnya, studio membatalkannya setelah periode pengujian alpha.

{Baca juga: Amazon Siapkan Layanan Streaming Musik Gratis, Saingi Spotify?}

Ada alasan kuat mengapa perushaan membatalkannya. Menurut Amazon Game Studios, tim yang mengerjakannya “tidak mencapai terobosan yang membuat permainan seperti harapan. [BA/HBS]

Sumber: Endgadget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU