spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

AI Bikin Manusia Mirip Simpanse

Telko.id, Jakarta – Lama-lama, Artificial Intelligence (AI) atau robot akan membuat manusia mirip seperti simpanse. Itulah peringatan yang disampaikan oleh bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk.

Ia mengklaim bahwa AI akan membuat robot menjadi tidak hanya secerdas manusia, tetapi jauh lebih pintar.

Pada acara di Shanghai bersama pendiri Alibaba, Jack Ma, Musk membandingkan kesenjangan kecerdasan antara manusia dan robot masa depan yang ditenagai AI.

“Bisakah simpanse benar-benar mengerti manusia? Tidak juga. Manusia hanya tampak seperti alien,” katanya, dikutip Telko.id dari New York Post, Senin (02/09/2019).

Ia menambahkan, kebanyakan orang masih meremehkan kemampuan AI. Padahal, sebutnya, AI akan menjadi sesuatu yang jauh lebih pintar daripada manusia.

“Hal pertama yang Anda asumsikan adalah kami tampak sangat bodoh. Tapi, kami pasti dapat membuat hal-hal lebih pintar daripada diri Anda,” ujarnya.

Musk sering memberi peringatan tentang potensi bahaya kecerdasan buatan. Sebelumnya, ia mengatakan bahwa AI membawa risiko yang jauh lebih besar daripada Korea Utara.

Namun demikian, Musk telah mendirikan sebuah startup bernama Neuralink. Lewat perusahaan itu, ia akan menghubungkan otak manusia ke komputer.

Caranya, dengan memakai chip yang diimplan pada tengkorak manusia. Musk menjelaskan bahwa teknologinya akan melibatkan elektroda ke antarmuka neutron dalam level mikro. Bentuknya semacam chip serta kabel-kabel kecil yang diimplan di tengkorak manusia melalui proses operasi. (SN/FHP)

Sumber: New York Post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU