spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

ARTIKEL TERKAIT

AI Bikin Manusia Mirip Simpanse

Telko.id, Jakarta – Lama-lama, Artificial Intelligence (AI) atau robot akan membuat manusia mirip seperti simpanse. Itulah peringatan yang disampaikan oleh bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk.

Ia mengklaim bahwa AI akan membuat robot menjadi tidak hanya secerdas manusia, tetapi jauh lebih pintar.

Pada acara di Shanghai bersama pendiri Alibaba, Jack Ma, Musk membandingkan kesenjangan kecerdasan antara manusia dan robot masa depan yang ditenagai AI.

“Bisakah simpanse benar-benar mengerti manusia? Tidak juga. Manusia hanya tampak seperti alien,” katanya, dikutip Telko.id dari New York Post, Senin (02/09/2019).

Ia menambahkan, kebanyakan orang masih meremehkan kemampuan AI. Padahal, sebutnya, AI akan menjadi sesuatu yang jauh lebih pintar daripada manusia.

“Hal pertama yang Anda asumsikan adalah kami tampak sangat bodoh. Tapi, kami pasti dapat membuat hal-hal lebih pintar daripada diri Anda,” ujarnya.

Musk sering memberi peringatan tentang potensi bahaya kecerdasan buatan. Sebelumnya, ia mengatakan bahwa AI membawa risiko yang jauh lebih besar daripada Korea Utara.

Namun demikian, Musk telah mendirikan sebuah startup bernama Neuralink. Lewat perusahaan itu, ia akan menghubungkan otak manusia ke komputer.

Caranya, dengan memakai chip yang diimplan pada tengkorak manusia. Musk menjelaskan bahwa teknologinya akan melibatkan elektroda ke antarmuka neutron dalam level mikro. Bentuknya semacam chip serta kabel-kabel kecil yang diimplan di tengkorak manusia melalui proses operasi. (SN/FHP)

Sumber: New York Post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU