spot_img
Latest Phone

Garmin Dorong Gaya Hidup Aktif di Hari Olahraga Nasional 2025

Telko.id - Garmin mendorong masyarakat Indonesia untuk menjalani gaya...

Elon Musk Gugat Apple dan OpenAI Soal Integrasi ChatGPT di iPhone

Telko.id - Elon Musk melalui perusahaan xAI dan xAI...

iPhone Lipat Apple Akan Gunakan Touch ID, Bukan Face ID

Telko.id - Apple dikabarkan akan menggunakan teknologi Touch ID,...

Apple Gagal Wujudkan iPhone Lipat Tanpa Lipatan, Rilis 2026?

Telko.id - Apple dikabarkan gagal mewujudkan iPhone lipat dengan...

Google Pixel Watch 4, Dukung Koneksi Satelit dan Baterai Lebih Besar

Telko.id - Google secara resmi meluncurkan Pixel Watch 4...

ARTIKEL TERKAIT

Kominfo Dorong Operator dan Akademisi Pelajari Bisnis 5G Di Indonesia

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak operator dan akademisi, untuk membuat kelompok kerja untuk mempelajari rencana implementasi jaringan 5G di Indonesia.

Menurut Direktur Penataan Sumber Daya, Ditjen SDPPI, Kemkominfo, Denny Setiawan pihaknya akan membentuk kelompok kerja atau working group untuk jaringan 5G. Adapun kelompok kerja tersebut terdiri dari BRTI, Operator Seluler, Operator Satelit, Vendor, Akademisi dan Asosiasi.

“Ini (Jaringan 5G)  harus diramu, dikaji. Makanya ada working group yang tidak hanya diisi teknis dan regulasi, tapi juga dari segi bisnis. Perlu kajian komprehensif yang melibatkan banyak pihak,” kata Denny di Jakarta, Kamis (25/04/2019)

Selain membuat kelompok kerja, Denny juga berencana untuk meminta masukan dari konsumen, khususnya soal manfaat dari jaringan tersebut, bagi kehidupan sehari-hari.

{Baca juga: Ditanya Soal 5G, Rudiantara: Bisnis Modelnya Belum Ada}

“Kita juga butuh masukan dari konsumen. Tantangannya, 5G serba urgent. Sebenarnya aplikasinya apa sih? kan masih awang-awang. Yang mendatangkan valuasi atau manfaat apa,” ujar Denny.

Menurut Denny langkah pertama sebelum mengimplementasikan jaringan 5G adalah studi akademis. Selain melalui Kelompok Kerja, pihaknya selama ini sudah melakukan kajian terkait jaringan tersebut.

“Kita studi dulu, baik untuk new frekuensi atau regulasi untuk sharing dengan service lain. Saya bilang kan nggak ada yang kosong. Jadi kami sedang melakukan studi,” ujar Denny.

“Mudah-mudahan tahun ini studi selesai. Kalau implementasinya sih belum,” tambahnya.

Sayangnya Denny tak bisa memprediksi kapan jaringan 5G akan hadir di Indonesia. Tetapi pria lulusan ITB ini berharap supaya jaringan 5G bisa segera menyelimuti Indonesia.  “Mudah-mudah 1-2 tahun lagi,” tutur Denny.

{Baca juga: Ericsson Pamer Perangkat 5G di Indonesia}

Sebelumnya perusahaan teknologi, Ericsson memperkenalkan platform atau perangkat  pendukung jaringan 5G terbaru di Indonesia dalam acara bertajuk ‘Barcelona Unboxed’ di Jakarta pada Kamis (25/04/2019).

Menurut President Director Ericsson Indonesia and Timor Leste, Jerry Soper, bahwa tahun 2019 adalah momentum yang tepat untuk melakukan pengembangan jaringan 5G di Tanah Air. [NM/HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU