spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 984

Huawei P smart Pro 2019

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei P smart Pro 2019 bertumpu pada Kirin 710F, 6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, December ini dibekali sistem operasi Android 9.0 (Pie), EMUI 9.1 dan layar berukuran 6.59″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei P smart Pro 2019. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Midnight Black, Breathing Crystal) dan memiliki body berdimensi 163.1 x 77.2 x 8.8 mm (6.42 x 3.04 x 0.35 in) dengan berat 206 g (7.27 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei P smart Pro 2019

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 710F yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G51 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.59″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei P smart Pro 2019 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei P smart Pro 2019

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei P smart Pro 2019 :

  • 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.4, 13mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor Motorized pop-up 16 MP, f/2.2 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@60fps.

Huawei nova 6 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei nova 6 5G bertumpu pada Kirin 990, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, December ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 10 dan layar berukuran 6.57″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei nova 6 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Red, Provence) dan memiliki body berdimensi 162.7 x 75.8 x 9 mm (6.41 x 2.98 x 0.35 in) dengan berat 212 g (7.48 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei nova 6 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 990 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.09 GHz Cortex-A76 & 4×1.86 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP16. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.57″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei nova 6 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G (2+ Gbps DL). Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei nova 6 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei nova 6 5G :

  • 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7″, PDAF, Laser AF
    8 MP, f/2.4, 80mm (telephoto), 1/4.0″, PDAF, Laser AF, OIS, 3x optical zoom
    8 MP, f/2.4, 16mm (ultrawide), no AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K@30fps.

Huawei nova 6

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei nova 6 bertumpu pada Kirin 990, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, December ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 10, no Google Play Services dan layar berukuran 6.57″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei nova 6. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Red, Provence) dan memiliki body berdimensi 162.6 x 75.7 x 8.6 mm (6.40 x 2.98 x 0.34 in) dengan berat 197 g (6.95 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei nova 6

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 990 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.09 GHz Cortex-A76 & 4×1.86 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP16. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4100 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.57″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei nova 6 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei nova 6

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei nova 6 :

  • 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7″, PDAF, Laser AF
    8 MP, f/2.4, 80mm (telephoto), 1/4.0″, PDAF, Laser AF, OIS, 3x optical zoom
    8 MP, f/2.4, 16mm (ultrawide), no AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
8 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 4K@30fps.

Huawei nova 6 SE

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei nova 6 SE bertumpu pada Kirin 810, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, December ini dibekali sistem operasi Android 10, EMUI 10, no Google Play Services dan layar berukuran 6.4″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei nova 6 SE. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Emerald Green, Light Pink/Blue) dan memiliki body berdimensi 159.2 x 76.3 x 8.7 mm (6.27 x 3.00 x 0.34 in) dengan berat 183 g (6.46 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei nova 6 SE

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 810 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.27 GHz Cortex-A76 & 6×1.88 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 MP6. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, NM dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.4″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors . Resolusi layarnya 1080×2310 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei nova 6 SE sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat13 400/75 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei nova 6 SE

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei nova 6 SE :

  • 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.4, (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, 27mm (macro), 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide), 1/3.1″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

LinkAja Dukung Digitalisasi Transaksi Elektronik Anggota KORPRI

0

Telko.id –Tepat satu hari sebelum pelaksanaan peluncuran Aplikasi KORPRI Untuk Indonesia – AKUI, yang akan dilaksanakan pada perayaan Hari Ulang Tahun Ke-48 KORPRI 29 November 2019, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) dengan PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja).

Penandatanganan MOU dilaksanakan pada momen KORPRI EXPO di ICE BSD oleh Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh SH. MH., Ketua Umum DPKN dengan Bapak Edward Kilian Suwignyo, selaku Direktur Marketing LinkAja.

Pada hari ulang tahunnya yang ke-48, KORPRI menghadirkan inovasi teknologi berupa Aplikasi Korpri Untuk Indonesia (AKUI).  AKUI adalah wujud nyata komitmen dan upaya KORPRI dalam meningkatkan kesejahteraan di era modern: mulai dari informasi yang akurat, konten edukasi, keuntungan berbelanja dan berusaha, hiburan, sampai dengan religi.  Melalui kerja sama dengan LinkAja, fitur AKUI menghadirkan opsi pembayaran elektronik yang semakin menambah berbagai manfaat dan kemudahan bagi pengguna.

Dengan adanya dukungan dari LinkAja, semakin banyak hal istimewa yang bisa didapatkan oleh para anggota KORPRI dalam memenuhi kebutuhan esensial sehari-hari, melalui layanan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini, seperti pembayaran BBM di SPBU; pembayaran berbagai jenis tagihan seperti listrik, air, BPJS, dll; pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik seperti kereta api antar kota, KRL, LRT, bis Damri, taxi Bluebird, Railink dll; pembelian pulsa dan paket data dari seluruh operator; pembayaran di berbagai e-commerce besar (Tokopedia, Bukalapak dll) dan ratusan ribu merchant di seluruh nusantara seperti Indomaret, Kimia Farma, Bakmi GM, Chatime dll. Para anggota juga akan mendapatkan berbagai benefit tambahan apabila telah terverifikasi pada Aplikasi AKUI.

“Hadirnya LinkAja sebagai uang elektronik nasional pada AKUI merupakan komitmen kami dalam mendukung digitalisasi transaksi elektronik bagi seluruh anggota KORPRI. Ekosistem kami yang holistik juga tentunya semakin memudahkan para anggota dalam memenuhi kebutuhan hariannya tanpa harus menggunakan uang tunai, secara aman, nyaman, dan praktis,” ujar Edward Kilian Suwignyo, Direktur Marketing LinkAja.

Edward juga mengharapkan bahwa kerjasama strategis ini dapat menjadi akselerator bagi peningkatan inklusi keuangan di Indonesia,melalui perubahan kebiasaan bertransaksi sehari-hari

Kerja sama ini akan mendorong penggunaan uang elektronik LinkAja di kalangan KORPRI yang berjumlah 4.3 juta.  Melalui aplikasi LinkAja, para anggota akan mendapatkan berbagai keuntungan layanan keuangan elektronik, baik untuk transaksi pembelian, transfer dana antara anggota ataupun antar bank, dan juga kemudahan dalam penarikan tunai tanpa kartu.

Kerja sama AKUI dan LinkAja tidak hanya saling menguntungkan, tapi juga selaras dengan arah perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia, terutama dalam pemerataan akses finansial dan meningkatkan terwujudnya komunitas nontunai untuk Indonesia Maju.

Aplikasi AKUI dapat didownload malalui Google Play Store dengan melakukan pencarian “EKORPRI AKUI”. (Icha)

 

 

Giliran Batam, Telkomsel Uji Coba 5G untuk Kebutuhan Industri

0

Telko.id Sukses menjadi yang pertama menghadirkan pengalaman teknologi 5G pada gelaran Asian Games pada tahun 2018, Telkomsel kembali dilibatkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menggelar uji coba jaringan IMT-2020 (5G) yang kali ini berfokus pada kebutuhan industri. Uji coba tersebut dilakukan melalui gelaran “Telkomsel 5G for Industry 4.0” di kota Batam, Kepulauan Riau (28/11).

“Uji coba Telkomsel 5G ini merupakan wujud keseriusan transformasi Telkomsel menjadi digital telco company yang terus bergerak maju dalam mengakselerasikan negeri, dengan menghadirkan teknologi terkini yang dapat mendorong perwujudan ekosistem Industry 4.0.

Teknologi seluler generasi ke lima ini diyakini akan menjadi faktor yang penting di era revolusi Industry 4.0, karena pemanfaatannya secara nyata akan meningkatkan produktivitas serta efisiensi operasional segmen industri, sekaligus memperkuat daya saing bangsa,” ungkap Heri Supriadi, Acting CEO Telkomsel saat uji coba.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, DR. IR. Ismail MT mengatakan, “Selamat atas babak baru ini bagi Telkomsel, yang sudah smart memilih waktu dan tempat untuk peluncuran uji coba 5G yang kedua ini di Batam, setelah melakukan ujicoba yang pertama untuk mendukung pemerintah saat penyelenggaraan Asian Games.”

Ismail kemudian menambahkan, “Perubahan teknologi sudah semakin cepat, baru sekitar empat tahun lalu kita dikenalkan dengan teknologi 4G dan kini kita sudah bersiap menyambut 5G. Dengan tsunami teknologi ini, kita harus bersiap diri menjadi tuan rumah dalam implementasi 5G sehingga teknologi ini dapat memberikan manfaat yang maksimal, tidak hanya untuk perusahaan tapi juga untuk masyarakat dan perekonomian nasional”.

Menurut Ismail, kunci agar kita mendapatkan manfaat sebesar-besarnya adalah dengan mengedepankan inovasi sehingga investasi untuk infrastruktur teknologi baru mendatangkan multiplier effect. Kami dari Kominfo siap bekerja sama dengan Telkomsel untuk membantu agar teknologi terbaru ini menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa dan negara.”

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof. Dr Ahmad M Ramli  mengucapkan selamat kepada Telkomsel atas penyelenggaraan uji coba 5G di Batam. Ramli juga menyebutkan bahwa ekonomi digital harus tumbuh, dan salah satu unsur pentingnya adalah konektivitas seperti halnya yang dapat diberikan dari teknologi 5G, dan peran untuk menyediakan konektivitas tersebut ada di tangan Telkomsel.

Mengenai kesiapan teknologi 5G, Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof. Dr Ahmad M Ramli  yang juga turut hadir dalam uji coba itu menyebutkan bahwa hal tersebut harus diukur dari  kesiapan ekosistem dan kebutuhan masyarakat.

“Kita harus menyadari betul bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi mempunyai efek yang sangat besar, maka harus didukung pula oleh pemerintah setempat sehingga sebuah kota bisa menjadi Smart City  yang unggul dan saling terintegrasi untuk perkembangan  ekonomi digital yang akan mendorong peningkatan perekonomian nasional”, ujar Ramli.

Uji coba jaringan 5G untuk segmen industri ini juga merupakan  upaya Telkomsel dalam mengakselerasikan kesiapan ekosistem sehingga dapat mengadopsi teknologi 5G dan mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, otomasi, optimasi, dan efisiensi di dalam operasional industri.

Penyediaan koneksi terhadap teknologi jaringan tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen Telkomsel dalam mengedepankan prinsip customer-centric bagi seluruh segmen pelanggan, baik segmen business-to-business (B2B) maupun business-to-consumer (B2C). Para pelaku industri membutuhkan teknologi jaringan yang mampu membuka lebih banyak peluang dan kemungkinan agar bisa berkolaborasi bersama menyukseskan inisiatif pemerintah Making Indonesia 4.0.

Sedangkan pemilihan Batam menjadi lokasi penyelenggaraan “Telkomsel 5G for Industry 4.0” sendiri tidak terlepas dari sejarah penting Telkomsel di kota terbesar di Kepulauan Riau itu. Layanan Telkomsel pertama kali beroperasi di Pulau Batam, sebelum akhirnya jaringan Telkomsel menjangkau wilayah lainnya di seluruh Indonesia.

Selain itu, kota Batam juga merupakan kawasan transit perdagangan dengan Singapura dan Malaysia, yang menjadikan Batam sebagai kawasan industri perdagangan internasional terpadu dan menjadi bagian yang sangat relevan dalam pemanfaatan teknologi 5G untuk transformasi digital dalam sektor industri.

Telkomsel 5G for Industry 4.0

Dalam menghadirkan uji coba 5G untuk para pelaku industri, Telkomsel berkolaborasi dengan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia(Kemenkominfo RI), sehingga uji coba dilakukan sesuai dengan standar 5G NR (New Radio) yang ditetapkan oleh 3rd Generation Partnership Project (3GPP), organisasi yang menyusun protokol untuk jaringan mobile.

Sepanjang periode uji coba jaringan 5G di Indonesia, Telkomsel berkomitmen untuk senantiasa patuh terhadap ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah dan mengoptimalkan kesempatan tersebut untuk mengakselerasi kesiapan ekosistem 5G secara matang.

Pada penyelenggaraan uji coba 5G di Batam ini, Telkomsel juga berkolaborasi dengan Ericsson, salah satu mitra strategis Telkomsel yang telah berpengalaman sebagai penyedia jaringan 5G di seluruh dunia, untuk menghadirkan beberapa use-case atau implementasi teknologi terkait penyediaan solusi layanan sektor industri yang terintegrasi dengan layanan jaringan 5G.

Sejumlah  use-case tersebut terdiri dari Smart Air Patrol, Smart Surveillance, Immersive CollaborationFuture City Planning5G CallImmersive Entertainment, Seamless Gaming, dan  Industry 4.0 Enabler. Melalui use-case tersebut, Telkomsel memberikan kesempatan bagi para pelaku industri untuk melihat dan mencoba secara langsung sejumlah penerapan 5G yang mampu menunjang operasional perusahaan.

Selain itu, Telkomsel juga berhasil melakukan panggilan telepon seluler menggunakan fitur video call berbasis aplikasi pertama di Indonesia dengan menggunakan jaringan 5G, yang didukung oleh perangkat smartphone 5G dari Oppo.

Heri melanjutkan, “Penyelenggaraan “Telkomsel 5G for Industry 4.0” dapat mendorong Indonesia agar menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2030. Maka dari itu, teknologi ini diharapkan mampu berkontribusi dalam kemajuan perekonomian Indonesia di masa yang akan datang.”

Hadirnya jaringan 5G di Indonesia melalui uji coba  kali ini melanjutkan konsistensi Telkomsel untuk senantiasa menghadirkan teknologi terkini dan terdepan dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang berkesinambungan, melanjutkan pengembangan teknologi jaringan berbasis broadband di Indonesia mulai dari memperkenalkan jaringan 3G (2006) dan 4G LTE (2014) hingga menggelar pengalaman 5G pertama di Indonesia melalui ‘Telkomsel 5G Experience Center’ pada ajang internasional Asian Games 2018 di Jakarta.

Ke depannya, Telkomsel juga akan melanjutkan rangkaian uji coba jaringan 5G di berbagai kota di Indonesia melalui implementasi lintas sektor guna memastikan pemanfaatan teknologi 5G dapat mengakselerasikan ekosistem digital di Indonesia. (Icha)

 

 

5 Temuan Penting Dalam TOP DIGITAL Awards 2019

Telko.id – Pada pertemuan Top Digital Awards 2019 ada sejumlah temuan penting terkait implementasi TI dan transformasi digital yang diperoleh dewan juri dari para peserta ajang ini. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng., atau yang akrab dipanggil Prof. Muli, Ketua Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019.

Apa saja temuannya?

IT Security

IT Security,masih belum menjadi prioritas sebagian peserta. Serangan terhadap keamanan sistem IT harus diwaspadai. Aktivitas operasional jangan sampai terganggu atau bahkan berhenti, hanya karena sistem keamanan IT yang masih lemah.

Data Center

Sebagian Peserta, masih fokus pada pengembangan aplikasi dan hanya menyediakan Server Room. Belum semuanya didukung Data Center. Padahal, di era digital ini, kebutuhan Data Center, mutlak diperlukan. Apalagi jika sudah masuk ke sistem industry 4.0, tentu Big Data dan Data Analytic, akan memerlukan Data Center yang handal.

Sinkronisasi dan Integrasi

Pentingnya singkronisasi dan integrasi aplikasi yang digunakan oleh Pemerintahan Pusat (Kementerian dan Lembaga), dengan aplikasi yang digunakan oleh Dinas-dinas di Pemerintahan Daerah. Kebijakan “Satu Data”, memang sudah tepat, namun implementasinya masih terkendala banyak hal. Perlu ada kebijakan yang “memaksa” berjalannya kebijakan “Satu Data”.

Begitu juga dengan integrasi IT di perusahaan induk dengan anak perusahaan di perusahaan holding, belum semuanya terintegrasi dengan baik, walaupun proses integrasi terus dilakukan.

Sinergi dan Kolaborasi

Masing-masing instansi, cenderung mengembangkan sendiri aplikasi dan solusi digitalnya. Oleh karenanya, sering terjadi permasalahan ketika dilakukan integrasi dari banyak solusi. Sebenarnya, keunggulan solusi digital di salah satu instansi, dapat diduplikasi diinstansi lainnya, sehingga meminimalkan biaya investasi pengembangan solusi digitalnya.

RatingKepuasan Pengguna Solusi

Sebagian peserta, masih belum memberikan fasilitas penilaian atas solusi/aplikasi yang digunakan. Jika masing-masing pengguna solusi/layanan, selalu diberikan opsi pemberian rating nilai atas sebuah layanan, seperti kepuasan Bintang 5 atau 1, maka unit terkait akan terpacu untuk terus meningkatkan layanannya. Jadi, penggunaan Aplikasi/Solusi Digital akan menigkatkan budaya layanan yang lebih baik. (Icha)

 

 

Ini Dia Pemenang Indosat Ooredoo IDCamp Hackdata 2019

0

Telko.id – Pertama di Indonesia, Indosat Ooredoo menyelenggarakan kompetisi hackdata melalui IDCamp Hackdata 2019 2019. IDCamp Hackdata Indosat Ooredoo adalah kompetisi yang menggabungkan Hackathon dan Datathon, yaitu kompetisi pembuatan aplikasi, penggunaan analisa data dengan menggunakan data set dari Pemerintah Daerah serta Application Program Interface (API) dari Indosat Ooredoo.

Hackdata bertujuan untuk mengajak anak-anak muda Indonesia menciptakan solusi inovatif mendukung Indonesia menjadi bangsa digital.

“Indosat Ooredoo menyadari bahwa analisa dan utilisasi big data akan menjadi kunci bagi perusahaan dan industri ke depan. Itu sebabnya, kami membuat IDCamp Hackdata Indosat Ooredoo ini,” ujar Arief Musta’in, Director & Chief Innovation and Regulatory Officer Indosat Ooredoo.

Total ada 287 proposal yang masuk dari seluruh Indonesia, suatu angka yang cukup besar. Kami yakin para generasi muda Indonesia ini berada pada jalur yang tepat untuk mendukung terciptanya Indonesia Digital Nation serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi digital Indonesia.”

Arif menyebutkan bahwa ajang IDCamp Hackdata kali ini diikuti oleh peserta yang jumlahnya jauh lebih baik dari perkiraan mengingat hal ini adalah yang pertama di Indonesia. Total ada 287 proposal yang masuk dari seluruh Indonesia, suatu angka yang cukup besar. Kami yakin para generasi muda Indonesia ini berada pada jalur yang tepat untuk mendukung terciptanya Indonesia Digital Nation serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi digital Indonesia.

“Pada hari ini, dengan bangga kami hadirkan 3 pemenang dari 10 finalis terbaik IDCamp HackData 2019. Dari jumlah peserta yang ikut serta juga jauh lebih baik dari perkiraan mengingat hal ini adalah yang pertama di Indonesia,” ujar arif.

Para pemenang IDCamp Hackdata 2019 diumumkan hari ini di Jakarta. Para pemenang telah melalui proses seleksi dan penjurian dengan berbagai kriteria seperti orisinalitas, dampak, kesiapan implementasi, serta penggunaan data set dan API dari Indosat Ooredoo. Sebanyak 10 finalis yang terpilih dari ratusan peserta, akan mendapatkan program inkubasi dari Indosat Ooredoo untuk mematangkan karya mereka.

Director & Chief Innovation and Regulatory Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in, mengatakan “Indosat Ooredoo menyadari bahwa analisa dan utilisasi big data akan menjadi kunci bagi perusahaan dan industri ke depan.

Dalam kompetisi ini, Indosat Ooredoo memanfaatkan portal open data milik pemerintah daerah, dengan menyediakan total 346 data set (122 data set milik Pemerintah Provinsi DKI.

Pemenang nya adalah Juara 1 Gama Squad, Juara 2 Srikandi dan Juara 3 Lantai 5. Ketiga pemenang tersebut berhasil membawa uang mulai dari Rp 8 juta hingga Rp 20 juta.

 

 

Lintasarta Dukung Transformasi Digital Indonesia Sambut Era Industri 4.0

Telko.id – Transformasi digital di Indonesia tidak akan berhasil jika ekosistem yang ada tidak mendukung. Salah satu yang dibutuhkan adalah infrastruktur ICT. Salah satu penyedianya adalah Lintasarta yang baru saja meraih tiga penghargaan TOP IT & TOP Telco 2019 untuk kategori TOP Data Communication 2019, TOP Data Center 2019 dan TOP Cloud 2019.

“Memasuki era industri 4.0 pelaku industri perlu melakukan transformasi digital di seluruh lini bisnisnya sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur ICT yang telah diakui kehandalannya,” ujar Marketing General Manager Lintasarta, Bayu Adi Pramono, usai menerima penghargaan pada Rabu (27/11) di The Sultan Hotel, Jakarta.

Ia mengatakan, ketiga penghargaan yang diterima Lintasarta merupakan bentuk apresiasi serta bukti keberhasilan dalam mengimplementasikan, serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, lanjutnya, Lintasarta akan terus hadir untuk mendukung kesuksesaan transformasi digital di Indonesia.

Sebagai ICT Total Solution Company, Lintasarta memiliki layanan jaringan terestrial yang luas di lebih dari 100 kota. Layanan Lintasarta tersebut menjangkau kawasan bisnis hingga jaringan dengan media akses fiber optic (FO) dan Broadband Wireless Access(BWA), serta layanan VSAT atau satelit dengan didukung lebih dari 15.000 jaringan remote VSAT. “Sehingga dapat menjadi sarana efisien bagi perusahaan yang memiliki kantor cabang hingga daerah terpencil sekali pun,” imbuhnya.

Layanan Data Communication Lintasarta semakin unggul dengan adanya 14 hub VSAT dengan adanya stasiun bumi yang berlokasi di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat serta di Banyu Urip, Gresik, Jawa Timur. “Tentunya hal ini menjadikan layanan Data Communication Lintasarta memiliki advantage geo locationkarena tidak hanya bergantung dengan satu hub,” kata Bayu.

Tidak hanya layanan komunikasi yang handal, solusi infrastruktur ICT Lintasarta juga memiliki fasilitas Data Center yang telah berstandar internasional Tier III Facility dari Uptime Institute dengan jaringan interkoneksi yang dibangun pada Data Center yang terletak di tiga lokasi, diantaranya Jakarta, Tangerang Selatan dan Purwakarta. Hal ini memastikan bahwa koneksi tidak menjadi kendala.

Selain itu, layanan Lintasarta Data Center juga memberikan keamanan kelas dunia dengan sertifikasi PCI DSS pada level Data Center hingga Cloud, serta kenyamanan dengan fitur Data Recovery Center (DRC) untuk menjamin keberlangsungan bisinis pelanggannya.  Solusi end to endjuga diberikan mulai dari colocation, design & builddengan Managed Data Center Operation didukung oleh tenaga ahli tersertifikasi.

Disamping itu, sebagai bagian dari provider lokal Cloud di Indonesia, Lintasarta turut mendukung transformasi digital industri nasional dengan layanan Cloud Total Solutionmulai dari Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), dan Software as a Service (SaaS).

Layanan Lintasarta Cloud yang tersertifikasi Cisco Advanced Cloud Managed Services Certified Partner juga dipastikan memiliki tingkat keamanan yang tinggi. “Layanan kami juga tersertifikasi PCI DSS level Cloud, ditambah dengan fitur seperti load balancer, next generation firewall, web application firewall,” lanjut Bayu.

Lebih jauh, Bayu memastikan Lintasarta akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik untuk memastikan kepuasan serta kenyaman pelanggan. Komitmen itu ditunjukkan dengan solusi Lintasarta dengan jaminan dukungan penuh selama 24 jam dalam 7 hari dengan keberadaan 50 lebih local supportdi seluruh Indonesia. (Icha)

 

MediaTek Bermitra Dengan Intel Untuk Buat Modem 5G di Laptop

0

Telko.id – MediaTek hari ini mengumumkan kemitraan dengan Intel untuk menghadirkan modem 5G baru dari MediaTek untuk PC. Melalui kemitraan ini, Intel bekerja sama dengan MediaTek dalam solusi 5G ini untuk penggunaan di segmen-segmen laptop konsumen dan komersial. MediaTek mengembangkan modem 5G ini dan bekerja dengan berbagai mitra untuk manufaktur solusi ini.

Dell dan HP akan menjadi pabrikan OEM pertama yang menghadirkan laptop dengan solusi 5G dari Intel dan MediaTek. Perangkat-perangkatnya diharapkan akan hadir di awal 2021.

“Modem 5G untuk PC ini, yang dikembangkan dalam kemitraan dengan Intel, merupakan hal integral dalam membuat 5G bisa digunakan dan tersedia bagi platform rumah dan mobile,” kata Joe Chen, President MediaTek.

5G akan masuk dalam era pengalaman PC berikutnya, dan lewat kerja sama dengan Intel, sebuah pemimpin dalam komputasi, memperjelas keahlian MediaTek dalam merancang teknologi 5G untuk pasar-pasar global.

Lewat kemitraan ini, para konsumen akan bisa melakukan berbagai hal termasuk browsing, streaming dan game dengan lebih cepat di PC mereka, tapi kami juga mengharapkan mereka akan bisa berinovasi dengan 5G dalam cara-cara yang bahkan kita belum bisa bayangkan sekarang.

Modem 5G baru MediaTek untuk PC didasarkan pada modem 5G Helio M70 yang sudah diperkenalkan tahun ini sebagai bagian dari system-on-chip 5G terintegrasi untuk gelombang awal smartphone flagship5G.

“5G akan mendorong munculnya tingkat komputasi dan konektivitas baru yang akan mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia,” kata Gregory Bryant, Executive Vice President dan General Manager, Client Computing Group, Intel.

Kemitraan Intel dengan MediaTek diharapkan akan menghadirkan pemimpin-pemimpin industri dengan kemampuan rekayasa mendalam, integrasi sistem dan keahlian konektivitas untuk menghadirkan pengalaman 5G di PC-PC terbaik dunia generasi berikutnya.

Kemitraan dengan Intel ini meneruskan peran kepemimpinan MediaTek dalam mendorong kehadrian 5G ke pasar bidang-bidang mobile, rumah dan otomotif. MediaTek selalu aktif dalam pengembangan teknologi 5G, berpartisipasi dalam standarisasi set fitur 5G, dan berkolaborasi dengan para pemimpin industri untuk menciptakan sebuah ekosistem industri 5G. (Icha)