spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 97

Telkom Catat Pendapatan Rp109,6 Triliun di Kuartal III 2025

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp109,6 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2025.

Pencapaian ini diraih di tengah kondisi makroekonomi global yang menantang dan dinamika pasar yang fluktuatif.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan, pencapaian ini mencerminkan ketahanan dan kemampuan adaptasi perusahaan.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa transformasi yang dijalankan butuh konsistensi dan penguatan. Kami berfokus pada optimalisasi nilai di segmen-segmen strategis, termasuk konektivitas fiber dan data center, yang menjadi fondasi utama bagi masa depan ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.

EBITDA konsolidasi perseroan mencapai Rp54,4 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,6%. Laba bersih tercatat sebesar Rp15,8 triliun dengan margin laba bersih 14,4%, sementara normalized net income mencapai Rp16,7 triliun dengan margin 15,2%.

Melalui strategi transformasi TLKM 2030, Telkom akan terus memperkuat fondasi bisnis dengan bertransformasi menuju perusahaan strategic holding yang lebih lean dan efisien.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan,” tambah Dian Siswarini yang baru saja ditunjuk sebagai Direktur Utama Telkom.

Content image for article: Telkom Catat Pendapatan Rp109,6 Triliun di Kuartal III 2025

Transformasi Bisnis Infrastruktur Digital

Sejalan dengan fokus penguatan fondasi bisnis infrastruktur digital, perseroan melanjutkan agenda unlocking value melalui pemisahan sebagian Bisnis dan Aset Wholesale Fiber Connectivity kepada entitas anak usaha PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF).

Langkah ini ditandai dengan pencapaian milestone penandatanganan Conditional Spin-off Agreement (CSA).

Setelah aksi korporasi dilakukan pada Fase 1, TIF akan memiliki 56% dari jaringan serat optik Telkom yang merupakan pemilik infrastruktur jaringan terbesar di Indonesia.

Total infrastruktur mencakup sekitar 179.000 km infrastruktur backbone dan kabel bawah laut serta sekitar 500.000 km jaringan akses yang terhubung langsung ke infrastruktur jaringan seluler, bangunan, maupun pelanggan.

Content image for article: Telkom Catat Pendapatan Rp109,6 Triliun di Kuartal III 2025

Fokus pada pelanggan di segmen Wholesale, kepemilikan TIF terhadap infrastruktur jaringan akan bertambah pada fase berikutnya.

Transformasi ini bertujuan menciptakan bisnis infrastruktur digital yang lebih fokus dan efisien, serta memperkuat kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang ekosistem konektivitas nasional.

Kinerja Positif Segmen Consumer

Pada segmen Consumer (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel sebagai anak usaha Telkom membukukan pendapatan positif sebesar Rp81,4 triliun.

Kontribusi utama berasal dari pendapatan Digital Business dengan Average Revenue Per User (ARPU) naik 5,2% dibanding kuartal sebelumnya.

Telkomsel hingga kini melayani sebanyak 157,6 juta pelanggan seluler dan 10,3 juta pelanggan IndiHome yang tumbuh 9,4% year-on-year.

Perusahaan mengoperasikan 288.295 Base Transceiver Station (BTS), yang terdiri dari 235.627 BTS 4G dan 4.009 BTS 5G.

Lalu lintas data (data payload) tumbuh stabil dengan peningkatan 17,2% YoY menjadi 17.412.811 TB. Implementasi Fixed-Mobile Convergence (FMC) terus memberi sinyal positif, dengan Telkomsel fokus dalam mempersiapkan peluang unlock value dengan optimalisasikan nilai dari infrastruktur yang dimiliki.

Di bisnis fixed broadband, peluang pertumbuhan masih sangat besar. Telkomsel akan fokus pada penetrasi ke pasar-pasar potensial, menjangkau lebih banyak pelanggan baru, dan menjaga pendapatan yang berkesinambungan melalui strategi bundling layanan digital.

Kinerja Segmen Lainnya

Pada segmen Wholesale and Internasional Business, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp14,2 triliun atau tumbuh 5,7% YoY.

Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja positif dari bisnis infrastruktur digital dan layanan suara wholesale internasional.

Segmen Enterprise mencatatkan pendapatan sebesar Rp14,9 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Meski menghadapi tantangan melemahnya permintaan solusi korporasi, Telkom tetap optimistis terhadap potensi pertumbuhan segmen ini melalui penguatan kapabilitas Connectivity+, Cybersecurity dan Artificial Intelligence (AI).

Strategi ini termasuk membangun kemitraan strategis dengan mitra teknologi global dan memperkuat posisi sebagai mitra utama dalam akselerasi digitalisasi di segmen pemerintahan dan korporasi.

BigBox-AI Telkom menjadi solusi digitalisasi layanan keuangan yang mendukung transformasi ini.

Pada bisnis menara telekomunikasi, Mitratel mencatatkan pendapatan sebesar Rp6,9 triliun, dengan pertumbuhan pendapatan normal sebesar 0,9% YoY.

Pendapatan sewa menara menjadi kontributor utama, didukung pendapatan layanan serat optik yang meningkat 23,8% YoY.

Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, Mitratel menambah 698 menara baru dengan total kepemilikan menara kini mencapai 40.102 unit.

Tenancy ratio mengalami peningkatan menjadi 1,55x dari sebelumnya 1,51x. Sekitar 59% menara Mitratel berada di luar Pulau Jawa, menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung rencana ekspansi jaringan operator seluler.

Penguatan Data Center dan Cloud

Pada bisnis Data Center dan Cloud, Telkom mencatat pendapatan sebesar Rp1,4 triliun selama periode Kuartal III.

Melalui anak usahanya NeutraDC, Telkom menunjukkan kemajuan signifikan dalam menjawab meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur data center dan layanan cloud di Indonesia.

Utilization rate untuk kapasitas data center NeutraDC saat ini mencapai sekitar 89%. Total utilization rate pada fasilitas data center secara keseluruhan, termasuk dengan neuCentrIX dan yang dikelola oleh Telin mencapai 77%.

Telkom memiliki total kapasitas 44 MW + 2451 racks di 35 data center, yang tersebar sebanyak 30 fasilitas di wilayah Indonesia dan 5 fasilitas di 3 negara lainnya (Singapura, Hong Kong, dan Timor Leste).

Bisnis data center ini didukung dari berbagai segmen pelanggan strategis seperti penyedia layanan cloud internasional, penyedia layanan AI, pemerintah, perbankan, dan perusahaan besar.

Sebagai bagian dari inovasi terhadap perkembangan AI, NeutraDC meluncurkan dua layanan baru yakni Neutra Connect dan Neutra Compute.

Layanan ini menjadi fokus strategis dalam membangun AI Fabric dan memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain utama ekosistem data center berbasis AI.

NeutraDC tengah menyelesaikan pembangunan Hyperscale Data Center (HDC) di Batam dan menyiapkan ekspansi HDC Cikarang Campus 2.

Ekspansi strategis ini dijalankan dengan komitmen terhadap keberlanjutan dan inovasi, termasuk efisiensi energi melalui pemanfaatan sumber daya ramah lingkungan dan water-based cooling technology.

Investasi dan Komitmen ESG

Pada Kuartal III 2025, Telkom merealisasikan belanja modal sebesar Rp15,4 triliun atau setara dengan 14,1% dari total pendapatan.

Investasi ini difokuskan untuk memperluas konektivitas digital melalui penguatan infrastruktur jaringan dan peningkatan kualitas layanan pelanggan.

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi fokus utama bagi perusahaan. Pada Agustus 2025, Telkom berhasil meraih sertifikasi internasional ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 dari British Standards Institution (BSI).

Sertifikasi ISO 14001 menandai keseriusan Telkom dalam fokus pada peningkatan efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan.

Sementara ISO 45001 menegaskan dedikasi Telkom dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Dengan inovasi dan penguatan infrastruktur digital, Telkom terus mempertegas perannya sebagai digital telco dan enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.

Upaya ini tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga memperkuat kedaulatan digital serta memperluas jangkauan bisnis data center di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Penguatan platform digital di KDMP Tangerang menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam mendukung transformasi digital nasional dan menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang bernilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (Icha)

Telkomsel Borong 5 Penghargaan Marketing Excellence Awards 2025

0

Telko.id – Telkomsel mengukuhkan kepemimpinannya di industri telekomunikasi digital Indonesia dengan meraih lima penghargaan sekaligus dalam ajang Marketing Excellence Awards (MEA) 2025.

Perusahaan membawa pulang dua penghargaan emas dan tiga perak, yang diberikan oleh Marketing Interactive.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kemampuan Telkomsel dalam menghadirkan kampanye pemasaran dan customer engagement yang inovatif serta relevan dengan masyarakat digital.

Marketing Excellence Awards sendiri merupakan ajang bergengsi yang mengapresiasi kampanye pemasaran paling strategis dan berdampak di Indonesia.

Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, menyatakan komitmen perusahaan dalam memahami pelanggan.

“Telkomsel percaya bahwa kekuatan pemasaran tidak hanya terletak pada kreativitas, tetapi juga pada kemampuan untuk lebih memahami pelanggan. Pencapaian di Marketing Excellence Awards 2025 ini menjadi bukti nyata dari komitmen kami untuk terus menghadirkan kampanye dan solusi yang relevan, bermakna, serta berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Pencapaian ini melanjutkan tren positif prestasi Telkomsel di kancah internasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan digital yang terus berinovasi beyond telco.

Content image for article: Telkomsel Borong 5 Penghargaan Marketing Excellence Awards 2025

Daftar Lengkap Penghargaan

Telkomsel berhasil meraih penghargaan di lima kategori strategis dengan rincian sebagai berikut:

  • Excellence in Social Media Marketing (Gold Award) – The Most Important Unimportant Call
  • Excellence in Consumer Insights / Market Research (Gold Award) – The Most Important Unimportant Call
  • Excellence in B2B Marketing (Silver Award) – Transforming Telkomsel Enterprise’s Engagement and Personalization Model with Cloud-Based Marketing Automation
  • Excellence in Gaming (Silver Award) – Dunia Games: Unlocking Access, Leveling Up a Nation of Gamers
  • Excellence in Programmatic Marketing (Silver Award) – Ramadan Success Story: Connecting Families, Boosting Revenue

Kemenangan di berbagai kategori ini menunjukkan kemampuan Telkomsel dalam menjalankan strategi pemasaran yang komprehensif, mulai dari B2B hingga gaming. Prestasi ini juga melengkapi serangkaian penghargaan yang telah diraih perusahaan di tahun 2025.

Detail Kampanye Unggulan

Kampanye “The Most Important Unimportant Call” berhasil mengubah perspektif publik terhadap makna koneksi manusia di era digital.

Dengan menyoroti pentingnya panggilan suara sebagai bentuk komunikasi yang tulis, kampanye ini menghasilkan lebih dari 160.000 interaksi positif dan mendorong peningkatan penggunaan layanan panggilan suara hingga 2,26 juta kali selama periode kampanye.

Di sisi B2B, Telkomsel Enterprise berhasil mentransformasi strategi komunikasi pelanggan korporat dengan memanfaatkan cloud-based marketing automation.

Inisiatif ini meningkatkan lead conversion dari 2,9% menjadi 20,3% dalam satu tahun dan menaikkan performa digital engagement lebih dari 40%.

Melalui Dunia Games, Telkomsel diapresiasi atas kontribusinya menghadirkan ekosistem gaming yang inklusif. Turnamen Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB) berhasil menarik 9.500 tim dan 45.000 pemain dengan 40 juta total views.

Inisiatif ini mendorong pertumbuhan transaksi gaming sebesar 15% (YoY) dan menjangkau 33 juta akun unik di media sosial dalam 90 hari.

Kampanye Ramadan Success Story memanfaatkan momen Ramadan untuk memperkuat koneksi emosional dengan keluarga Indonesia melalui pendekatan media yang inovatif.

Bersama MD Media dan Mediasmart, kampanye ini memanfaatkan teknologi Connected TV (CTV) dan OTT platforms untuk menjangkau audiens secara lebih personal.

Hasilnya, kampanye ini mencapai Video Through Rate (VTR) sebesar 91,46%, Click-Through Rate (CTR) 1,02%, peningkatan engagement sebesar 31% dibanding tahun sebelumnya, serta kenaikan aktivitas landing page hingga 112% YoY.

Pencapaian ini sejalan dengan inisiatif lain Telkomsel yang juga meraih pengakuan internasional, menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan solusi digital yang bermakna bagi masyarakat Indonesia.

Marketing Excellence Awards 2025 menjadi dorongan bagi Telkomsel untuk terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pengalaman digital yang bermakna, serta berinovasi mewujudkan transformasi digital Indonesia.

Prestasi ini memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin inovasi digital yang fokus pada kebutuhan pelanggan. (Icha)

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

0

Telko.id – Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan ketersediaan Instinct Crossover AMOLED di pasar Indonesia, hybrid smartwatch terbaru yang menggabungkan estetika klasik jarum jam analog dengan kejelasan layar AMOLED modern.

Peluncuran ini menjawab permintaan pasar akan perangkat wearable yang tangguh sekaligus stylish untuk mendukung gaya hidup aktif.

Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran Instinct Crossover AMOLED ditujukan bagi para ‘Petualang Urban’ dan profesional.

“Dengan layar AMOLED yang mudah dibaca dan daya tahan baterai luar biasa, kami menargetkan konsumen yang menolak memilih antara gaya klasik dan fungsionalitas modern,” ujarnya.

Produk ini, menurutnya, memperkuat posisi Garmin sebagai pilihan utama bagi yang menuntut ketangguhan standar militer namun tetap ingin tampil elegan.

Smartwatch hybrid ini tersedia dalam satu ukuran case 46mm dengan dua pilihan warna utama: Charcoal dan Bronze/Sunburst. Bagi pengguna dengan kebutuhan khusus, Garmin juga menghadirkan varian Tactical – Black yang dilengkapi dengan fitur-fitur taktis.

Perangkat ini sudah dapat diperoleh di Garmin Brand Store terdekat dan Garmin Official Store secara online.

Content image for article: Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Kelebihan utama Instinct Crossover AMOLED terletak pada paduan desain hybrid yang tangguh. Layar AMOLED (Active-Matrix Organic Light Emitting Diode) menawarkan warna yang lebih hidup, kontras tinggi, dan hitam yang pekat, memastikan informasi seperti notifikasi dan data kesehatan terbaca jelas bahkan di bawah sinar matahari terik. Layar ini dilindungi oleh lensa safir anti-gores terbaru.

Sementara itu, jarum jam analognya dilapisi Super-LumiNova sehingga tetap terlihat jelas dalam kondisi cahaya minim.

Fitur Dynamic Watch Face memungkinkan tampilan digital bawaan berpindah mengikuti arah jarum jam, menjaga seluruh metrik tetap terbaca. Kombinasi ini menciptakan pengalaman baca yang optimal kapan saja.

Content image for article: Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Dari segi ketangguhan, Instinct Crossover AMOLED dirancang memenuhi standar militer MIL-STD-810, tahan terhadap panas, benturan, dan dilengkapi dengan bezel logam berlapis ganda.

Daya tahan baterainya mengesankan, mampu bertahan hingga 14 hari dalam mode smartwatch dan hingga 18 hari dalam mode hemat daya. Jarum jam analog memastikan waktu tetap terlihat bahkan saat layar mati.

Untuk mendukung berbagai aktivitas, smartwatch ini dilengkapi lampu senter LED bawaan dengan kecerahan yang dapat diatur.

Teknologi RevoDrive menjaga ketepatan waktu dengan mendeteksi dan mengkalibrasi ulang posisi jarum jam secara otomatis pasca benturan.

Multi-band GPS dengan teknologi SatIQ memastikan pelacakan lokasi yang akurat di lingkungan bersinyal sulit.

Fitur lifestyle logging baru di aplikasi Garmin Connect memungkinkan pengguna memantau bagaimana konsumsi kafein, alkohol, dan kebiasaan harian memengaruhi tidur, stres, dan variabilitas detak jantung (HRV).

Varian Tactical Edition dilengkapi fitur khusus seperti ballistics solver, stealth mode, dan kompatibilitas dengan night vision goggle.

Garmin Instinct Crossover AMOLED 46mm varian Charcoal dan Bronze/Sunburst dibanderol dengan harga Rp 10.819.000.

Sementara varian Tactical – Black dijual seharga Rp 12.679.000. Peluncuran ini semakin mengukuhkan Garmin di segmen perangkat wearable premium yang tidak hanya menawarkan teknologi mutakhir tetapi juga desain yang timeless dan fungsionalitas lengkap untuk mendukung aktivitas harian dan petualangan penggunanya. (Icha)

Motorola Moto G06 Power: Baterai 7000mAh, Layar 120Hz Harga Rp1,4 Juta

Telko.id – Motorola secara resmi meluncurkan Moto G06 Power, smartphone dengan baterai berkapasitas raksasa 7000mAh dan layar 120Hz yang dipasarkan dengan harga Rp 1.499.000.

Kombinasi spesifikasi premium di segmen harga terjangkau ini menjadikannya salah satu ponsel paling menarik di kelasnya.

Perangkat ini menawarkan pengalaman hiburan lengkap dengan speaker stereo Dolby Atmos berteknologi Bass Boost.

Motorola menyasar pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan pengalaman multimedia tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Layar Moto G06 Power berukuran 6,88 inci dengan panel LCD resolusi HD+ (1640 x 720 piksel). Refresh rate 120Hz membuat navigasi antarmuka, scrolling media sosial, dan bermain game terasa lebih responsif dan halus.

Fitur Water Touch memungkinkan layar tetap responsif meski dalam kondisi basah, solusi praktis untuk iklim tropis Indonesia.

Dengan kecerahan hingga 600 nits, tampilan tetap jelas bahkan di bawah sinar matahari langsung. Perlindungan Corning Gorilla Glass 3 dan desain bodi vegan leather memberikan kesan premium yang tidak biasa ditemukan di ponsel harga Rp 1 jutaan.

Sistem audio menjadi salah satu keunggulan utama Moto G06 Power. Dual stereo speaker dengan teknologi Dolby Atmos menghasilkan suara tiga dimensi yang imersif, sementara fitur Bass Boost meningkatkan kualitas audio secara signifikan. Konfigurasi audio semacam ini tergolong langka untuk ponsel di kisaran harga Rp 1 jutaan.

Content image for article: Motorola Moto G06 Power: Baterai 7000mAh dan Layar 120Hz Rp1,4 Juta

Kamera utama 50MP Quad Pixel dengan teknologi Auto Night Vision mampu menangkap gambar detail dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Mode Portrait berbasis AI menghasilkan efek bokeh alami, sementara kamera depan 8MP dilengkapi fitur Face Retouch dan Group Selfie Mode untuk kebutuhan selfie bersama teman.

Ditenagai prosesor MediaTek Helio G81 Extreme octa-core, Moto G06 Power menawarkan performa andal untuk aktivitas sehari-hari.

Tersedia pilihan RAM 4GB dan 8GB LPDDR4X yang dapat diperluas dengan fitur RAM Boost hingga 12GB dan 24GB. Opsi penyimpanan internal mulai dari 64GB, 128GB, hingga 256GB dengan dukungan ekspansi microSD hingga 1TB.

Sistem operasi Android 15 dijalankan dengan antarmuka ringan dan bebas bloatware. Perlindungan keamanan ditangani oleh ThinkShield dan Moto Secure, sementara fitur Family Space dan Moto Unplugged membantu pengelolaan waktu layar dan aktivitas digital anak-anak.

Kapasitas baterai 7000mAh menjadi daya tarik terbesar Moto G06 Power. Motorola mengklaim baterai dapat bertahan hingga 62 jam pemakaian normal, setara dengan dua hari penggunaan intensif.

Dukungan pengisian cepat 18W melalui USB Type-C memastikan pengisian daya tetap efisien meski kapasitas baterai sangat besar.

Konektivitas lengkap meliputi jaringan 4G LTE, Wi-Fi dual band (2.4GHz & 5GHz), Bluetooth, dan GPS dengan dukungan Glonass, Galileo, dan QZSS.

oplus_16

Perangkat ini juga mempertahankan jack audio 3.5mm, slot dual SIM, dan NFC untuk pembayaran digital.

Dalam paket penjualan, Motorola menyertakan case pelindung, kabel USB Type-C, SIM tool, dan panduan penggunaan. Kelengkapan aksesori ini memungkinkan pengguna langsung memakai ponsel tanpa perlu membeli perlengkapan tambahan.

Kehadiran Moto G06 Power memperkuat tren ponsel dengan baterai besar di pasar Indonesia. Sebelumnya, Motorola Moto G36 juga dikabarkan membawa baterai raksasa 7000mAh berdasarkan bocoran di TENAA.

Moto G06 Power tersedia dalam berbagai pilihan warna dan sudah dapat dipesan melalui channel distribusi resmi Motorola di Indonesia. Kehadiran perangkat ini diperkirakan akan meningkatkan persaingan di segmen ponsel menengah-bawah dengan fitur premium. (Icha)

Mahasiswa UNP Antusias Ikuti Program Digistar Telkom

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar Seminar Telkom AI Connect di Universitas Negeri Padang (UNP) pada Senin (27/10) dengan tema “Building Next-Generation AI Talents for Indonesia’s Future”.

Acara ini secara khusus mengajak mahasiswa dan fresh graduate untuk bergabung dalam program Digistar, sebuah inisiatif magang selama enam bulan dengan real work experience dan berbagai role di Telkom.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, dalam kuliah umumnya di UNP, memaparkan bahwa Digistar merupakan wadah pengembangan talenta muda yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Digistar merupakan salah satu program dari Telkom yang mempersiapkan mahasiswa/i dan fresh graduate agar adaptif dan memiliki skill set yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui program ini kami berharap dapat mencetak banyak talenta yang siap untuk bekerja di dunia kerja,” jelas Dian.

Program ini tidak hanya fokus pada pengembangan hard skill, tetapi juga soft skill seperti leadership, komunikasi, dan growth mindset. Peserta juga akan dibekali strategi praktis untuk mempersiapkan curriculum vitae (CV), menghadapi interview, dan menyusun portofolio.

Pendekatan edukatif dan kolaboratif ini dirancang untuk membuka jalan bagi mahasiswa dalam mengembangkan diri, memperluas jaringan, dan siap menghadapi tantangan industri digital.

Sepanjang 2024-2025, Telkom telah melaksanakan 30 program Digistar di berbagai kampus ternama, termasuk Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Telkom University, BINUS University, Universitas Sriwijaya, dan lainnya.

Program ini bahkan menjangkau kawasan timur Indonesia seperti Makassar, Labuan Bajo, dan Papua melalui kolaborasi Indigo X Digistar, dengan total partisipan lebih dari 4.800 orang yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dan pencari kerja muda.

Digistar juga menghadirkan Digistar Club, komunitas talenta digital binaan Telkom yang memberikan akses ke berbagai program eksklusif seperti pelatihan, mentoring, dan peluang magang.

Komunitas ini menjadi bagian dari strategi Employer Branding Telkom untuk mempersiapkan dan menarik talenta terbaik guna mendukung transformasi perusahaan.

Dian Siswarini menambahkan bahwa program ini sejalan dengan semangat menghasilkan talenta muda terbaik Indonesia yang sesuai kebutuhan industri.

“Lebih lanjut, program ini juga kami hadirkan untuk mendorong percepatan talenta siap kerja yang kompeten dan inovatif,” ujarnya. Digistar secara khusus mendukung pengembangan talenta muda digital dalam adopsi dan inovasi teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI).

Program ini merupakan bentuk nyata komitmen Telkom dalam membangun talenta digital unggulan di Indonesia, sejalan dengan misi perusahaan untuk mengembangkan kapabilitas digital bangsa dan mempercepat adopsi teknologi AI di berbagai sektor.

Sebelumnya, Telkom telah meluluskan 230 peserta Digistar Class Intern batch pertama, menunjukkan konsistensi dalam mencetak talenta siap kerja.

Keberhasilan program ini juga tercermin dari antusiasme peserta di berbagai kampus. Seperti yang terjadi pada program Digistar Connect yang melatih ribuan talenta digital, kolaborasi dengan institusi pendidikan terus diperkuat.

Telkom juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah, seperti program magang berbayar untuk fresh graduate bersama Kemnaker, memperluas dampak positif bagi pengembangan SDM digital Indonesia.

Dengan tagline #ElevatingYourFuture, Digistar tidak hanya menjadi program magang biasa, tetapi sebuah ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi.

Melalui pendekatan holistic yang menggabungkan pengalaman kerja nyata, mentoring, dan pengembangan soft skill, program ini diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi penerus yang siap memimpin transformasi digital Indonesia. (Icha)

Telin, SDEC, dan ITCO Kolaborasi Garap Kabel Laut ICE II

0

Telko.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menandatangani nota kesepahaman dengan Sarawak Digital Economy Corporation Berhad (SDEC) dan ITCO Niaga Sdn Bhd (ITCO) untuk merencanakan dan mengembangkan sistem kabel laut Indonesia Cable Express II (ICE II).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilakukan pada pembukaan International Digital Economy Conference Sarawak (IDECS) 2025, Rabu (22/10) di Borneo Convention Centre Kuching (BCCK).

Kerja sama ini diresmikan dengan disaksikan langsung oleh Premier Sarawak Yang Terhormat Datuk Patinggi Tan Sri (Dr) Abang Haji Abdul Rahman Zohari Bin Tun Datuk Abang Haji Openg.

Penandatanganan dilakukan oleh Chief Executive Officer Telin Budi Satria Dharma Purba, Chief Executive Officer SDEC Dato Ir. Ts. Sudarnoto Osman, dan Managing Director ITCO Anita Aqeela Hiong.

Sistem kabel laut ICE II merupakan jaringan serat optik berkapasitas tinggi terintegrasi yang akan menghubungkan Singapura hingga Manado.

Infrastruktur ini juga menyediakan jalur konektivitas lanjutan menuju Asia Utara dan Amerika Serikat.

Rencananya, sistem ini akan memiliki titik cabang utama yang menghubungkan lokasi strategis seperti Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, serta wilayah Kalimantan melalui Balikpapan, Kuching (Sarawak), dan Tawau (Sabah).

Proyek ini dirancang untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat terhadap kapasitas transmisi berkecepatan tinggi antar pusat data regional.

ICE II akan menghubungkan pusat data di Sarawak dengan Singapura, sekaligus menawarkan rute baru Indonesia Timur melalui Manado sebagai alternatif dari jalur padat di Laut Cina Selatan.

Chief Executive Officer Telin Budi Satria Dharma Purba menyatakan, “Kerjasama ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kami menuju lintas daerah yang lebih terhubung dan terdigitalisasi. Dengan menghubungkan berbagai lokasi strategis di Indonesia dan memperluas jangkauan internasional ke Singapura dan Malaysia, sistem ICE II menyatukan kekuatan SDEC, ITCO, dan Telin.”

Dia menambahkan, “Bersama, kami berkomitmen untuk menghadirkan konektivitas yang andal dan tanpa hambatan, mendorong pertumbuhan berbasis data, memperkuat kolaborasi regional, serta mempercepat transformasi digital yang akan membentuk masa depan Asia Tenggara.”

Chief Executive Officer SDEC Dato Ir. Ts. Sudarnoto Osman menegaskan, “Project ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi untuk memperkuat konektivitas internasional Sarawak yang akan mendorong investasi di bidang AI dan Green Data Centre, serta menjadi penggerak adopsi ekonomi digital bagi masyarakat Sarawak.”

Sistem ICE II diharapkan tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan andal bagi konsumen serta bisnis, tetapi juga menjadi katalisator bagi pertumbuhan inovasi, layanan digital, dan kemajuan teknologi di wilayah Sarawak dan sekitarnya.

Infrastruktur ini akan mendukung kebutuhan yang terus berkembang terhadap teknologi seperti artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), platform cloud, inisiatif kota pintar, serta berbagai teknologi digital baru lainnya.

Kolaborasi antara Telin, SDEC dan ITCO Niaga ini memperkuat posisi Asia Tenggara dalam ekonomi digital global. Dengan peningkatan infrastruktur kabel laut yang menghubungkan kota-kota utama di Indonesia dan Malaysia Timur, ICE II akan menjadi tulang punggung pengembangan digital regional.

Proyek ini juga menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur kabel laut, mengikuti langkah sebelumnya seperti yang dilakukan Telkom dalam membangun kabel laut yang menghubungkan Indonesia ke Timur Tengah.

Pengembangan sistem kabel laut ICE II ini sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk menjaga ketahanan infrastruktur digital. Seperti diketahui, peristiwa putusnya kabel laut Biak-Jayapura sebelumnya menunjukkan pentingnya memiliki infrastruktur yang andal dan beragam rute.

Kehadiran ICE II diharapkan dapat memperkuat ketahanan infrastruktur digital Asia Tenggara dengan menyediakan alternatif rute dari jalur konvensional.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan kabel laut menjadi fokus utama para pelaku industri. Google sebelumnya telah mengumumkan kabel laut dengan kapasitas transfer data mencapai 26 Tbps untuk pelanggan Asia, menunjukkan tingginya permintaan akan konektivitas berkapasitas besar. ICE II hadir untuk menjawab kebutuhan serupa di kawasan Asia Tenggara.

Komitmen terhadap pengembangan infrastruktur kabel laut juga tercermin dari kerja sama antara KKP dan Telkom yang mengimbau pengusaha tangkap ikan untuk memperhatikan keberadaan kabel laut. Langkah ini penting untuk memastikan keberlangsungan operasional infrastruktur kritis tersebut.

Dengan menghadirkan rute baru Indonesia Timur melalui Manado, sistem ICE II tidak hanya memperkuat konektivitas domestik tetapi juga posisi Indonesia dalam peta konektivitas digital global. Proyek ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan regional. (Icha)

Nothing Ear (3), Bass Lebih Kuat dan ANC 45 dB

Telko.id – Erajaya Digital, bagian dari Erajaya Group (ERAA), secara resmi mengumumkan kehadiran Nothing Ear (3) di Indonesia mulai 29 Oktober 2025.

Earbuds flagship terbaru ini memperkuat portofolio audio premium di jaringan ritel Erajaya Digital, termasuk erafone, Urban Republic, dan platform Eraspace.com.

Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, menyatakan antusiasmenya dalam menghadirkan inovasi Nothing ke pasar Indonesia.

“Nothing Ear (3) merepresentasikan visi kami untuk terus menghadirkan teknologi yang selaras dengan gaya hidup modern—produk yang tidak hanya inovatif secara fungsi, tetapi juga memiliki nilai desain dan pengalaman pengguna yang kuat,” ujarnya.

Kehadiran produk ini menegaskan komitmen Erajaya Digital sebagai mitra strategis brand global.

Nothing Ear (3) membawa sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Perangkat ini menggunakan driver dinamis 12 mm, lebih besar dari 11 mm pada Nothing Ear 2, menghasilkan bass 4–6 dB lebih kuat dan treble hingga 4 dB lebih tinggi. Dukungan codec LDAC dan LHDC, serta Bluetooth 5.4, memastikan transmisi audio yang jernih dan stabil.

Untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif, Ear (3) dilengkapi Active Noise Cancellation (ANC) hingga 45 dB. Ketahanan baterai mencapai 10 jam tanpa ANC dan 5,5 jam dengan ANC aktif. Dengan charging case, total waktu pemakaian dapat mencapai 38 jam, menjadikannya pasangan ideal untuk penggunaan seharian.

Content image for article: Nothing Ear (3) Resmi Hadir di Indonesia, Bass Lebih Kuat dan ANC 45 dB

Fitur unggulan lainnya adalah “Super Mic”, kombinasi mikrofon ganda dan tombol “Talk” pada case. Inovasi ini memungkinkan perekaman suara jernih atau melakukan panggilan di lingkungan ramai tanpa mengorbankan kualitas audio. Dengan rating IP54, Ear (3) juga tahan terhadap debu dan cipratan air ringan.

Dari sisi desain, Ear (3) mempertahankan DNA transparan khas Nothing dengan sentuhan aluminium daur ulang anodised 100% pada beberapa bagian case.

Estetika modern dan ramah lingkungan ini tersedia dalam dua pilihan warna: hitam dan putih. Produk ini dibanderol dengan harga Rp 2.999.000.

Peluncuran Nothing Ear (3) ini merupakan bagian dari strategi Erajaya Digital memperkuat posisinya sebagai destinasi utama brand teknologi global.

Sebelumnya, produk audio Nothing juga telah hadir melalui jaringan distribusi yang sama, menunjukkan sinergi yang kuat antara kedua entitas.

Nothing Ear (3) tersedia secara resmi mulai 29 Oktober 2025 di jaringan ritel erafone, Urban Republic, Eraspace, serta melalui kanal online erafone Official Store, aplikasi erafone, dan Nothing Official Store di Tokopedia dan Shopee.

Kehadirannya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pecinta musik dan teknologi akan perangkat audio berkualitas tinggi dengan desain yang ikonik. (Icha)

Acer Hadirkan 5 Swift AI Terbaru, Performa Premium dan Privilege Eksklusif

0

Telko.id – Acer secara resmi meluncurkan rangkaian laptop Swift series terbaru yang telah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Generasi terbaru laptop premium ini menghadirkan pengalaman AI Experience on the go yang memungkinkan pengguna bekerja dan berkreasi dengan lebih cerdas dan efisien di mana pun.

Matius Tirtawirya, Consumer Product Manager Acer Indonesia, mengatakan bahwa lini laptop Swift tidak hanya sekadar perangkat teknologi, tetapi sudah menjadi bagian dari lifestyle penggunanya.

“Dirancang untuk tampil dengan elegan di setiap kesempatan, dan juga selalu siap diandalkan untuk berbagai kebutuhan. Menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan perangkat teknologi dengan performa premium dan tampilan yang berkelas,” ujarnya.

Rangkaian laptop Acer Swift series AI terbaru mencakup Swift Edge 14 AI (SFE14-51T) Copilot+ PC, Swift X 14 AI (SFX14-73G), Swift Go 14 AI (SFG14-75) Copilot+ PC, Swift Go 14 AI (SFG14-73), dan Swift Lite 14 AI.

Semua varian ini hadir dengan desain elegan, performa tangguh, serta kecerdasan buatan untuk mendukung produktivitas dan gaya hidup modern.

Spesifikasi dan Fitur Unggulan

Swift Edge 14 AI merupakan laptop premium dengan bobot di bawah 1kg yang ditenagai pilihan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 (Series 2) dengan kemampuan AI mencapai 120 TOPS. Perangkat ini menghadirkan layar sentuh OLED beresolusi 3K yang dilapisi Corning Gorilla Matte Pro, didukung daya tahan baterai hingga 21 jam dengan harga mulai dari Rp 24.999.000.

Untuk pengalaman lengkap bagi kreator konten, Acer menghadirkan Swift X 14 AI yang ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 285H dengan pilihan kartu grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5060 8 GB. Laptop dengan layar 14,5 inci ini dilengkapi built-in stylus untuk kreasi dan telah tersertifikasi Eyesafe 2.0 untuk kenyamanan mata.

Content image for article: Acer Luncurkan Laptop Swift AI dengan Performa Premium dan Privilege Eksklusif

Varian Copilot+ PC lainnya adalah Swift Go 14 AI dengan desain tipis dan ringan berbahan metal. Bobotnya hanya 1,3 kg dengan ketebalan 15,9 mm dan engsel layar yang dapat dibuka hingga 180 derajat.

Perangkat ini mengandalkan layar OLED 14 inci 2K (WUXGA) yang tersertifikasi Eyesafe 2.0 dan DisplayHDR True Black 500.

Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, Acer menghadirkan Swift Lite 14 AI dengan bobot hanya 999 gram dan ketebalan 1,54 cm.

Laptop dengan bodi metal ramping dan desain back cover dual-tone eksklusif ini ditenagai prosesor AMD Ryzen 200 Series dengan dukungan teknologi AI.

Swift Lite 14 AI dibekali layar WUXGA (1920 × 1200) dengan bezel tipis dan rasio 16:10 untuk pengalaman visual yang lebih imersif.

Perangkat ini juga dilengkapi kamera FHD berbasis AI dengan fitur Auto Tracking, Eye Contact Correction, dan Background Blur, serta teknologi Acer PurifiedVoice dengan AI Noise Reduction.

Varian Swift Lite 14 AI dengan prosesor Intel Core Ultra menawarkan daya tahan baterai yang 50% lebih hemat dengan performa optimal. Laptop ini mendukung akselerasi AI melalui fitur Intel AI Boost dan Acer Solution AI.

Promo dan Garansi Spesial

Pelanggan dapat menikmati promo spesial dengan harga terbaik mulai dari Rp 10.999.000 untuk varian dengan prosesor berbasis Intel Core Ultra.

Semua pembelian laptop Swift series hingga 31 Desember 2025 telah dilengkapi dengan paket garansi komprehensif yang meliputi 3 tahun garansi sparepart, 3 tahun garansi service, 1 tahun Acer Accidental Damage Protection, dan International Traveller Warranty.

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan gaya hidup modern, Acer Indonesia memperkenalkan berbagai inisiatif khusus untuk pengguna laptop Swift. Pe

ngguna dapat berpartisipasi dalam acara eksklusif seperti Swift and Smash yang memadukan semangat Swift dengan olahraga Padel.

Pengguna laptop Swift yang ingin bergabung di event Swift & Smash dapat mendaftar melalui acerid.com/swiftsmash dengan proses verifikasi kepemilikan perangkat Swift.

Program ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk menikmati berbagai privilege sekaligus menjadi bagian dari komunitas yang saling terhubung dan berkolaborasi.

Rangkaian laptop Acer Swift series dengan teknologi AI ini memperkuat posisi Acer dalam menghadirkan solusi teknologi yang mendukung produktivitas dan kreativitas pengguna. Inovasi terbaru ini sejalan dengan perkembangan laptop Copilot+ PC yang semakin diminati pasar.

Kehadiran Swift X 14 AI khususnya memberikan alternatif menarik bagi content creator yang membutuhkan performa grafis tinggi, sementara Swift Lite 14 AI menjawab kebutuhan pengguna dengan mobilitas tinggi yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan performa. (Icha)

Xiaomi 15 Mulai Terima Update Global HyperOS 3 Berbasis Android 16

0

Telko.id – Xiaomi 15 kini mulai menerima update global sistem operasi HyperOS 3 berbasis Android 16. Rollout update stabil ini dimulai pekan lalu untuk seri Xiaomi 15T dan kini meluas ke model flagship terbaru tersebut.

Update HyperOS 3 untuk versi global Xiaomi 15 memiliki kode firmware 3.0.4.0.WOCEUXM dengan ukuran unduh mencapai 8,2GB. Pengguna yang sebelumnya telah bergabung dalam program beta akan mendapatkan ukuran file update yang lebih kecil.

Xiaomi menegaskan pentingnya memastikan perangkat memiliki ruang penyimpanan dan daya baterai yang cukup sebelum memulai proses pembaruan.

HyperOS 3 menghadirkan antarmuka pengguna yang didesain ulang dengan berbagai fitur baru, peningkatan kecerdasan buatan, performa yang lebih baik, dan animasi yang lebih halus.

Pembaruan ini merupakan bagian dari strategi global Xiaomi yang sebelumnya telah mengumumkan rilis resmi HyperOS 3.

Performa sistem secara keseluruhan menjadi lebih smooth dan stabil berkat optimasi instruksi compiler untuk responsivitas dan konservasi daya yang lebih baik.

Alokasi dan daur ulang memori juga ditingkatkan untuk menyediakan lebih banyak memori bebas, sementara penjadwalan frekuensi dioptimalkan untuk efisiensi sistem dan penghematan energi.

Pengguna akan merasakan pengalaman menonton video pendek yang lebih hemat daya untuk masa pakai baterai lebih lama.

Mekanisme rendering window baru mengurangi beban pemrosesan grafis, dan animasi yang lebih halus diterapkan dalam lebih dari 100 skenario sistem untuk gerakan yang lebih mengalir.

HyperOS 3 menggabungkan Notification spotlight dan notifikasi perangkat untuk pembaruan yang lebih cepat. Antarmuka baru menampilkan lebih banyak informasi sekilas dengan transisi mulus dan animasi interaktif.

Fitur pull down untuk mengungkap small window memudahkan multitasking, didukung desain yang lebih kompak dan detail di seluruh sistem.

Ikon Home screen menjadi lebih tajam dengan spasi grid yang seimbang, sementara status bar disederhanakan untuk kemudahan membaca.

Sudut bulat disatukan dan tata letak kontrol dioptimalkan. Lock screen menampilkan jam besar untuk memberikan kesan kedalaman, dilengkapi editor all-in-one untuk mengedit wallpaper Home dan Lock screen secara bersamaan.

Fitur kompatibilitas lintas ekosistem yang mendalam dengan perangkat Apple menjadi salah satu keunggulan HyperOS 3.

Integrasi iPhone memungkinkan akses ke Xiaomi Cloud Gallery, koneksi hotspot satu ketuk, dan pelacakan perangkat. iPad dapat memirror layar ponsel menggunakan fitur Home screen+, sementara konektivitas Mac menawarkan hotspot satu ketuk dan multi-app windowing.

Sistem unlock lintas perangkat memungkinkan pengguna membuka kunci ponsel Xiaomi menggunakan pengenalan wajah dari iPhone, iPad, Mac, atau Xiaomi EV.

Perlindungan ditingkatkan dengan enkripsi post-quantum, didukung antarmuka privasi dan kata sandi yang direvisi. Fitur Private Access memastikan aplikasi hanya melihat data yang diizinkan pengguna.

Indikator baterai dan sinyal didesain ulang dengan ikon baru. Dynamic Island kini disebut Hyper Island oleh Xiaomi, dengan penyesuaian UI halus di seluruh menu dan kontrol.

Fitur call forwarding, sinkronisasi SMS, dan berbagi layar MacBook yang mirip iPhone turut hadir, bersama berbagi file berbasis kedekatan yang menyerupai AirDrop.

HyperOS 3 menawarkan lebih banyak animasi, efek blur, dan grafis yang lebih fluid dengan peningkatan performa hingga 30%.

Fitur berbasis AI mencakup pencatatan, terjemahan suara, dan pengurangan noise pintar. Pencarian AI dan pengenalan foto AI di Gallery, serta AI Dynamic Wallpapers yang kini global memungkinkan pengguna mengubah foto menjadi wallpaper bergerak secara instan.

Rollout update HyperOS 3 dilakukan secara bertahap, sehingga beberapa pengguna Xiaomi 15 mungkin menerima update lebih awal daripada yang lain.

Bagi yang belum mendapatkan notifikasi update, dapat memeriksa secara manual melalui Settings > About Phone > System Update. Pembaruan ini sekaligus menegaskan posisi Xiaomi 15 sebagai perangkat yang kompatibel dengan Android 16, berbeda dengan beberapa model lain yang dipastikan tidak akan menerima update.

Kehadiran HyperOS 3 pada Xiaomi 15 memperkuat posisi Xiaomi dalam persaingan sistem operasi mobile global. Pembaruan ini tidak hanya menghadirkan peningkatan teknis signifikan, tetapi juga menawarkan integrasi ekosistem yang lebih luas, termasuk kompatibilitas dengan perangkat Apple yang menjadi tandingan langsung dari pengembangan sistem operasi pesaing seperti iOS. (Icha)

Sttt, Ini Bocoran Spesifikasi Huawei Mate X7, Rilis November

0

Telko.id – Huawei dikabarkan akan meluncurkan seri smartphone Mate 80 pada November mendatang di China.

Spekulasi juga berkembang bahwa brand tersebut berencana meluncurkan ponsel lipat Huawei Mate X7 dalam bulan yang sama, kemungkinan bersamaan dengan jajaran Mate 80.

Bocoran terbaru dari tipster terpercaya Digital Chat Station mengungkap spesifikasi kunci ponsel lipat mendatang ini.

Menurut Digital Chat Station, Huawei Mate X7, yang memiliki kode nama Delphi, secara tentatif dijadwalkan rilis pada November.

Prototipe rekayasa perangkat ini dilaporkan dilengkapi dengan layar lipat 7,95 inci dengan resolusi sekitar 2K.

Layarnya mengombinasikan teknologi Colour-on-Encapsulation (COE) untuk visual yang hidup, LTPO untuk refresh rate adaptif yang meningkatkan efisiensi daya, dan Ultra-Thin Glass (UTG) untuk daya tahan lebih baik serta pengalaman melipat yang lebih mulus.

Ilustrasi ponsel lipat Huawei Mate X7 dengan layar besar dan desain premium

Di bagian dapur pacu, Huawei Mate X7 diperkirakan akan menggunakan chipset Kirin 9030 yang baru. Kabarnya, model Mate 80 Pro juga akan dilengkapi dengan SoC yang sama.

Tipster menambahkan bahwa Mate X7 akan menawarkan baterai lebih besar, sistem kamera yang ditingkatkan, serta desain yang lebih ringan dan tipis. Laporan lain menyebut perangkat ini mungkin membawa baterai berkapasitas sekitar 5.500mAh.

Bocoran baru ini juga menyatakan bahwa perangkat akan hadir dalam lima warna, yaitu Obsidian Black, Phantom Purple, Cosmic Red, Cloud Blue, dan Cloud White. Ini menunjukkan variasi pilihan yang menarik bagi calon pengguna.

Pada Juli lalu, tipster yang sama mengklaim bahwa Huawei sedang menguji dua sensor kamera berbeda untuk Mate X7. Satu dengan sensor 50 megapiksel berukuran 1/1,56 inci, dan lainnya dengan sensor sedikit lebih besar berukuran 1/1,3 inci. Keduanya dikatakan mendukung aperture variabel fisik.

Perangkat ini juga disebutkan akan menampilkan kamera telephoto periskop 50 megapiksel dengan kemampuan makro dan sensor multispektral untuk meningkatkan kualitas gambar secara keseluruhan.

Rencana peluncuran Huawei Mate X7 ini memperkuat posisi perusahaan dalam pasar ponsel lipat premium.

Dengan spesifikasi yang diungkap, perangkat ini diproyeksikan menjadi pesaing serius di segmen foldable. Inovasi pada layar dan sistem kamera menjadi fokus utama pengembangan produk ini.

Peluncuran Mate X7 juga akan memperkaya portofolio produk lipat Huawei, yang sebelumnya telah menghadirkan model-model seperti yang dibahas dalam artikel sebelumnya tentang Huawei Mate X7.

Selain ponsel, Huawei juga aktif mengembangkan perangkat tablet seperti Huawei MatePad 11.5 S dan Huawei MatePad SE dengan HarmonyOS 3.0.

Dengan jadwal peluncuran yang semakin dekat, industri teknologi menanti konfirmasi resmi dari Huawei mengenai spesifikasi dan tanggal pasti peluncuran Mate X7.

Perkembangan ini menjadi bagian dari strategi ekspansi produk Huawei di pasar global, termasuk melalui kolaborasi seperti kerjasama dengan Strava dalam 21-Day Fitness Challenge. (Icha)