spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 835

Realme Q3 Pro Carnival: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Seiring dengan kemunculan Realme Q3 Pro Carnival di pasar HP, banyak pertanyaan muncul mengenai kapabilitas dan fitur-fiturnya. Dari daya tahan baterai, kualitas layar, hingga dukungan jaringan 5G, artikel ini akan mengungkap 7 fakta kunci yang membantu Anda memahami apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Realme Q3 Pro Carnival. Kami akan menyelidiki setiap aspek penting dari HP ini, memberikan gambaran yang jelas dan objektif untuk membantu Anda menentukan apakah Realme Q3 Pro Carnival sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Layar Super AMOLED dengan Refresh Rate 120Hz

Pun layar Super AMOLED bukan sesuatu yang rare di pangsa pasar yang dibidik Realme Q3 Pro Carnival, tapi keberadaannya tetap menjadi nilai tambah. Terlebih layarnya sudah mendukung refresh rate 120Hz, variabel yang cukup penting untuk jadi bahan pertimbangan pecinta game dalam memilih sebuah HP. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Oppo A1 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate 120Hz, dan Oppo A77 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate 90Hz.

2. Chipset Grade B dengan GPU Rating 163

Di atas kertas, chipset Snapdragon 768G 5G yang dibawa Realme Q3 Pro Carnival mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 478640. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 8 GB. Di level performa yang sama, ada Oppo A1 dengan chipset Snapdragon 695 5G - Antutu 441837 dan RAM 8/12 GB, dan ada Oppo A77 dengan chipset Dimensity 810 - Antutu 425066 dan RAM 4/6 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Adreno 620 milik Realme Q3 Pro Carnival kami beri rating 163. Sebagai pembanding, GPU Oppo A1 punya rating 148, dan GPU Oppo A77 punya rating 119.

3. Support 5G

Meski sebagian pengguna berpendapat bahwa 4G sudah cukup untuk memberikan pengalaman berselancar di dunia maya dengan nyaman, tapi keberadaan teknologi 5G di Realme Q3 Pro Carnival adalah sebuah nilai tambah. Paling tidak, HP ini sudah membawa Anda selangkah lebih maju untuk menapaki masa depan. Dimana HP di level yang sama seperti Oppo A1 sudah support teknologi 5G , dan Oppo A77 sudah support teknologi 5G .

4. Baterai 4500 mAh - charging 50W

Semua fitur yang ada di Realme Q3 Pro Carnival ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 4500 mAh yang didukung fitur pengisian 50W wired dan 100% in 45 min (advertised). Sementara pesaingnya, Oppo A1, dan Oppo A77, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 67W, dan baterai 5000 mAh - charging 33W.

5. Dimensi 7.9 mm

Realme Q3 Pro Carnival memiliki dimensi 7.9 mm belum dilengkapi sensor sidik jari. Adapun untuk variasi warna, Realme Q3 Pro Carnival menyediakan opsi warna Black dan Aurora.

6. Kamera Utama 64 MP dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Realme Q3 Pro Carnival menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73", 0.8µm, PDAF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi 8 MP, f/2.3, 16mm, 119Ë_ (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm dan kamera ketiga beresolusi 2 MP, f/2.4, (macro). Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 32 MP, (wide), 1/2.74", 0.8µm.

Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Realme Q3 Pro Carnival dilengkapi RAM berkapasitas 8 GB dengan opsi memori internal 128GB 8GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Realme Q3 Pro Carnival.

Realme Q3 Pro Carnival Versus Oppo Reno7 5G

Realme Q3 Pro CarnivalOppo Reno7 5G
HargaBelum TersediaRp 3.899.000
CPUSnapdragon 768G 5G, dengan CPU rating 42Dimensity 900, dengan CPU rating 42
GPUAdreno 620, dengan GPU rating 163Mali-G68 MC4, dengan GPU rating 200
LayarSuper AMOLED, 120Hz, 600 nitsAMOLED, 90Hz, HDR10+, 430 nits (typ), 600 nits (HBM), 800 nits (peak)
Kamera64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73", 0.8µm, PDAF

8 MP, f/2.3, 16mm, 119Ë_ (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm

2 MP, f/2.4, (macro)
64 MP, f/1.7, 26mm (wide), 1/2.0", 0.7µm, PDAF

8 MP, f/2.2, 119Ë_ (ultrawide)

2 MP, f/2.4, (macro)
Memori128GB 8GB RAM128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM
BateraiLi-Po 4500 mAh, non-removableLi-Po 4500 mAh, non-removable
Charging50W wired, 100% in 45 min (advertised)65W wired, 100% in 31 min (advertised), Reverse wired

Realme GT Neo Flash: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Realme GT Neo Flash mendarat di pasar dengan janji-janji besar, tetapi apakah ia benar-benar inovasi atau sekedar iterasi? Pertanyaan-pertanyaan seperti 'Apa yang membedakan Realme GT Neo Flash dari para pesaingnya di segmen yang sama?', 'Bagaimana performa baterainya?', dan 'Apakah fitur-fitur baru yang diusung memberikan dampak nyata bagi pengguna?' sering muncul dalam diskusi online. Dalam rangkaian 7 fakta penting ini, kami akan membongkar Realme GT Neo Flash, menyajikan evaluasi yang tepat tentang performanya dalam kehidupan nyata, spesifikasi kameranya, dan tentunya, menilai apakah investasi pada HP ini benar-benar bernilai atas harganya.

1. Layar Super AMOLED dengan Refresh Rate 120Hz

Pun layar Super AMOLED bukan sesuatu yang rare di pangsa pasar yang dibidik Realme GT Neo Flash, tapi keberadaannya tetap menjadi nilai tambah. Terlebih layarnya sudah mendukung refresh rate 120Hz, variabel yang cukup penting untuk jadi bahan pertimbangan pecinta game dalam memilih sebuah HP. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Asus ROG Phone 3 Strix memiliki layar AMOLED dengan refresh rate 144Hz, dan Realme X7 Max 5G memiliki layar Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz.

2. Chipset Grade A dengan GPU Rating 393

Di atas kertas, chipset Dimensity 1200 yang dibawa Realme GT Neo Flash mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 743727. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 8/12 GB. Di level performa yang sama, ada Asus ROG Phone 3 Strix dengan chipset Snapdragon 865 5G - Antutu 734779 dan RAM 8/12 GB, dan ada Realme X7 Max 5G dengan chipset Dimensity 1200 - Antutu 743727 dan RAM 8/12 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Mali-G77 MC9 milik Realme GT Neo Flash kami beri rating 393. Sebagai pembanding, GPU Asus ROG Phone 3 Strix punya rating 422, dan GPU Realme X7 Max 5G punya rating 393.

3. Support 5G

Meski sebagian pengguna berpendapat bahwa 4G sudah cukup untuk memberikan pengalaman berselancar di dunia maya dengan nyaman, tapi keberadaan teknologi 5G di Realme GT Neo Flash adalah sebuah nilai tambah. Paling tidak, HP ini sudah membawa Anda selangkah lebih maju untuk menapaki masa depan. Dimana HP di level yang sama seperti Asus ROG Phone 3 Strix sudah support teknologi 5G , dan Realme X7 Max 5G sudah support teknologi 5G .

4. Baterai 4500 mAh - charging 65W

Semua fitur yang ada di Realme GT Neo Flash ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 4500 mAh yang didukung fitur pengisian 65W wired dan 100% in 35 min (advertised). Sementara pesaingnya, Asus ROG Phone 3 Strix, dan Realme X7 Max 5G, masing masing dilengkapi baterai 6000 mAh - charging 30W, dan baterai 4500 mAh - charging 50W.

5. Dimensi 158.5 x 73.3 x 8.4 mm

Realme GT Neo Flash memiliki dimensi 158.5 x 73.3 x 8.4 mm yang memiliki ketebalan 8.4 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bawah layar atau under display. Adapun untuk variasi warna, Realme GT Neo Flash menyediakan opsi warna Black, Silver, Aurora dan Yellow.

6. Kamera Utama 64 MP dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Realme GT Neo Flash menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73", 0.8µm, PDAF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi 8 MP, f/2.3, 16mm, 119Ë_ (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm dan kamera ketiga beresolusi 2 MP, f/2.4, (macro). Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 16 MP, f/2.5, 26mm (wide), 1/3.0", 1.0µm.

Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Realme GT Neo Flash dilengkapi RAM berkapasitas 8/12 GB dengan opsi memori internal 256GB 8GB RAM dan 256GB 12GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Realme GT Neo Flash.

Realme GT Neo Flash Versus Infinix GT 10 Pro

Realme GT Neo FlashInfinix GT 10 Pro
HargaBelum TersediaRp 3.280.000
CPUDimensity 1200, dengan CPU rating 57Dimensity 8050, dengan CPU rating 57
GPUMali-G77 MC9, dengan GPU rating 393Mali-G77 MC9, dengan GPU rating 393
LayarSuper AMOLED, 120HzAMOLED, 1B colors, 120Hz, 900 nits (peak)
Kamera64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73", 0.8µm, PDAF

8 MP, f/2.3, 16mm, 119Ë_ (ultrawide), 1/4.0", 1.12µm

2 MP, f/2.4, (macro)
108 MP, f/1.8, (wide), 1/1.67", AF

2 MP, (macro)

2 MP, (depth)
Memori256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM256GB 8GB RAM
BateraiLi-Po 4500 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging65W wired, 100% in 35 min (advertised)45W wired, PD3

Grup GoTo Gelar WIB Spesial Kolaborasi Anak Bangsa

Telko.id – Setelah pembentukan Grup GoTo yang diumumkan awal minggu lalu, Gojek dan Tokopedia berkolaborasi meluncurkan Waktu Indonesia Belanja atau WIB Spesial Kolaborasi Anak Bangsa, yang diadakan pada tanggal 25 hingga 31 Mei 2021.

Ini adalah kali pertama Gojek berkolaborasi penuh mendukung WIB yang merupakan festival belanja bulanan besutan Tokopedia.

“Sinergi setara antara Gojek dan Tokopedia melalui Grup GoTo menginspirasi lahirnya inisiatif ini. Melalui program tersebut, GoTo berupaya mendorong kemajuan dengan menjadi ekosistem andalan masyarakat dalam menjalani keseharian. Kami berkomitmen mewujudkan pemerataan ekonomi melalui teknologi untuk siapa saja dan di mana saja dengan melangkah jauh, melangkah bersama (go far, go together),” kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak. 

Selama periode program WIB Spesial Kolaborasi Anak ini, masyarakat dapat menikmati berbagai promo menarik, seperti Kejar Diskon Mulai dari Rp5.000, ditambah dengan Potongan Ongkir Rp20.000 dengan GoSend, Cashback Spesial, Diskon GoFood 75% serta Gratis Ongkir hingga Rp15.000 untuk pengguna baru, dan langganan GoFood Plus hingga Rp1.

“Kami sangat senang untuk pertama kalinya dapat berkolaborasi dalam program bulanan yang terbukti diminati oleh masyarakat Indonesia sekaligus memberikan manfaat dengan semakin banyaknya pesanan bagi para pelaku UMKM termasuk pengusaha kuliner, dan order delivery bagi mitra driver di ekosistem GoTo,” kata Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo. 

Masyarakat dapat menyaksikan acara WIB TV Show Spesial Kolaborasi Anak Bangsa khusus 25 Mei 2021 melalui sejumlah televisi nasional, Official YouTube Tokopedia, Tokopedia PLAY, dan GoPlay.

Sederet artis nasional papan atas turut memeriahkan acara ini, mulai dari Dewa 19 (with Ari Lasso), Raisa, Weird Genius (feat Prince Husein), Maliq & D’Essentials, hingga Deddy Corbuzier. Selama tv show berlangsung, masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan cashback 100 kali lipat hingga Rp100 juta. (Icha)

Kominfo Perpanjang Masa Pendaftaran PSE Privat, Kenapa?

Telko.id – Kominfo perpanjang masa pendaftaran PSE atau Penyelenggara Sistem Elektronik lingkup Privat yang beroperasi di Indonesia. Sebelumnya, dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 5/2020, disebut bahwa  setiap PSE Lingkup Privat yang ada di Indonesia, seperti Google, Facebook, Twitter, dkk, wajib untuk mendaftarkan diri paling lambat Senin (24/5/2021).

Sekarang Kominfo perpanjang masa pendaftaran, paling lambat enam bulan setelah sistem online single submission-risk based approach (OSS-RBA) yang dikelola oleh Kementerian BKPM mulai beroperasi.

“Tenggat waktu pendaftaran PSE pada permen 5/2020 yang sebelumnya jatuh tempo pada 24 Mei, atau pada hari ini, disesuaikan dan diperpanjang dalam waktu paling lambat enam bulan sejak waktu pemberlakuan efektif sistem OSS RBA,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan Dalam press conference yang digelar online Senin (24/5/2021).

Sistem OSS-RBA itu sendiri dirancang berlaku mulai 2 Juni 2021. Ketentuan perubahan ini diatur dalam PM Kominfo No 10 tahun 2021, tentang perubaan atas PM Kominfo 5/2020.

Apa konsekuensi nya jika PSE Privat tidak melakukan pendaftaran? Menurut menurut pria yang akrab disapa Semmy itu, pemerintah akan melakukan pemutusan akses. “PSE privat yang tidak melakukan pendaftaran dapat dilakukan pemutusan akses,” ungkapnya.

Berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Permenkominfo 5/2020, memang setiap PSE Lingkup Privat yang ada di Indonesia diwajibkan untuk mendaftarkan diri, sebelum layanannya bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bila tak melakukan pendaftaran sebagaimana mestinya, Kominfo akan memberikan sanksi administratif berupa pemblokiran.

Ketentuan tersebut termuat dalam Pasal 7 ayat 2 dalam Permenkominfo 5/2020 yang berbunyi, “Dalam hal PSE Lingkup Privat tidak melakukan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Menteri memberikan sanksi administratif berupa pemutusan akses terhadap Sistem Elektronik (access blocking)”.

Adapun PSE Lingkup Privat yang dimaksud merupakan perusahaan atau badan yang menggelar layanan digital atau online, seperti Google, Facebook, YouTube, Twitter, TikTok, Gojek, Grab, Tokopedia, Bukalapak, dan sebagainya. Sampai saat ini sudah ada 1052 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang mendaftar.

Menurut Semmy, adanya pasal aturan tersebut membuat lebih adil. “Masa PSE lokal harus mendaftar, yang asing tidak? Ya harus mendaftar juga,” ungkap nya menjelaskan.

Di samping itu, aturan ini juga mengatur pemberian akses data pribadi untuk kepentingan pengawasan penegakan hukum. Secara spesifik, ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 21 di mana PSE Lingkup Privat wajib memberikan akses terhadap Sistem Elektronik dan/atau data elektronik kepada Kementerian atau lembaga serta aparat penegak hukum, dalam rangka pengawasan dan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ada juga Pasal 36 ayat 5 yang mengatur pemberian akses Data Pribadi Spesifik oleh PSE kepada Aparat Penegak Hukum.

Pasal tersebut berbunyi, “PSE Lingkup Privat memberikan akses terhadap Data Pribadi Spesifik yang diminta oleh Aparat Penegak Hukum dalam hal permintaan tersebut disampaikan berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4)”. Dalam Permenkominfo 5/2020, yang dimaksud dengan “data pribadi spesifik” adalah, data yang berkaitan dengan informasi kesehatan, data biometrik, serta data genetika.

Ada pula data soal kehidupan/orientasi seksual, pandangan politik, data anak, data keuangan pribadi, dan/atau data lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Icha)

Telkomsel Lulus ULO dan Siap Komersial kan Layanan 5G

Telko.id – Telkomsel lulus ULO atau Uji Layak Operasi dari pemerintah. Hal ini diumumkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate di Jakarta, Senin (24/5/2021). Sekaligus juga dilakukan penyerahan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) teknologi 5G dari Kementerian Kominfo ke Telkomsel.

Dengan diserahkan surat tersebut maka resmi Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang menggelar layanan 5G di Indonesia.

Johnny menyebutkan bahwa Telkomsel Lulus ULO 5G setelah melakukan pengujian pada 19-21 Mei 2021. Setelah melalui proses ULO 5G tersebut, Telkomsel dinyatakan lulus.

“Telkomsel dinyatakan layak (penggelaran layanan 5G secara komersial) di Indonesia setelah melakukan pengujian teknis. Telkomsel adalah operator seluler pertama yang menggelar 5G di Indonesia,” ujar Menkominfo.

Untuk tahap awal, frekuensi spektrum 2,3 GHz akan dimanfaatkan oleh Telkomsel dalam menghadirkan sinyal 5G kepada para pelanggan.

Penerbitan SKLO (Surat Keterangan Laik Operasi) menandakan kesuksesan persiapan Telkomsel untuk melakukan penggelaran jaringan 5G, yang khususnya akan dilakukan pada pita frekuensi 2,3 GHz, dengan lebar pita 30 MHz dalam rentang 2.300 MHz-2.330 MHz.

Langkah yang dilakukan oleh Telkomsel tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2010 Pasal 82 ayat 1.

Telkomsel berupaya mempersiapkan penyelenggaraan jaringan. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang merupakan peraturan turunan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

Johnny G. Plate mengatakan layanan 5G dari Telkomsel akan diluncurkan secara serentak pada 27 Mei 2021.

Menurut Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro, pada tahap awal ini, Telkomsel akan memberikan layanan 5G secara terbatas terlebih dahulu. “Kami akan menggelar di area residential terlebih dahulu,” ungkap Setyanto menjelaskan.

Terdapat enam lokasi residensial yang akan merasakan layanan 5G Telkomsel yang meliputi Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, BSD, Widya Chandra dan Alam Sutera.

Setelah itu, secara bertahap layanan 5G akan berkembang di kota-kota lain seperti Solo, Medan, Balikpapan, Denpasar, Batam, Surabaya, Makassar, dan Bandung.

Johnny berharap, penyelenggara telekomunikasi lainnya juga dapat turut serta dalam percepatan implementasi 5G di Indonesia, dan bersama-sama menyongsong Indonesia Terkoneksi, Semakin Digital, Semakin Maju. (Icha)

vivo iQOO Neo5 Lite

0

Telko.id – Spesifikasi vivo iQOO Neo5 Lite bertumpu pada Snapdragon 870 5G, 8/12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 24 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS 1.0 dan layar berukuran 6.57″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo iQOO Neo5 Lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, White) dan memiliki body berdimensi 164 x 75.5 x 8.9 mm (6.46 x 2.97 x 0.35 in) dengan berat 198.3 g (6.98 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo iQOO Neo5 Lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 870 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×3.2 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.80 GHz Kryo 585) dan prosesor grafis / GPU Adreno 650. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.57″ Inch dengan jenis IPS LCD, 144Hz, HDR10. Resolusi layarnya 1080×2408 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo iQOO Neo5 Lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD, aptX Adaptive). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera vivo iQOO Neo5 Lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo iQOO Neo5 Lite :

  • 48 MP, f/1.8, 25mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 16mm, 120˚ (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

XL Axiata dan NTT Jalin kerjasama Demi Kesiapan Jaringan Layani 5G

0

Telko.id – XL Axiata dan NTT jalin kerjasama untuk membangun infrastruktur teknologi  informasi (TI) berbasis private cloud. Kerjasama  ini akan membantu XL Axiata untuk mempersiapkan ekosistem teknologi informasi secara menyeluruh, termasuk juga mendukung perusahaan dalam menyiapkan ekosistem 5G.

“Untuk implementasi jaringan layanan 5G, kami membutuhkan kesiapan yang matang, baik dari segi jaringan dan juga ekosistem pendukung yang kuat. Kerja sama dengan NTT ini merupakan bagian dari upaya kami   untuk memperkuat sistem yang kami miliki,” ungkap I Gede Darmayusa, Director & Chief Technology Officer XL Axiata.

Sementara itu, CEO NTT Indonesia Solutions, Hendra Lesmana menyatakan bahwa pihaknya memiliki hubungan yang baik dengan banyak penyedia teknologi. Untuk itu, NTT optimis akan mampu memberikan dukungan maksimal kepada XL Axiata dalam usaha menyatukan infrastruktur berbasis cloud.

“Kami senang mendapat kepercayaan dari XL Axiata ini. Sebagian besar klien – klien kami memiliki tujuan mempercepat migrasi  cloud  untuk transformasi digital, tetapi banyak di antaranya terkendala dengan kompleksitas konsolidasi infrastruktur lama mereka dan desakan persaingan pasar yang ketat dalam lanskap telekomunikasi saat ini,” ujar Hendra menambahkan.

Menurut Hendra, XL Axiata dan NTT jalin kerjasama dengan mengintegrasikan solusi dari VMware, Cisco, F5, Check Point, Dell, Veeam, dan McAfee ke dalam satu solusi infrastruktur TI terpadu berbasis  cloud, NTT mengkonsolidasikan komponen dari ujung ke ujung, seperti server, penyimpanan data, jaringan dan keamanan. Dengan begitu XL Axiata dapat mempercepat kelincahan layanannya, serta menyederhanakan konfigurasi jaringan dan keamanan untuk mempertahankan dominasi pasar dan kepemimpinan jaringan yang kuat.

Solusi yang dibangun oleh NTT juga memungkinkan XL Axiata untuk mengotomatisasikan proses penyediaan dan permintaan layanan TI yang berulang, selain memusatkan model operasional TI-nya. Manfaat lainnya termasuk membantu XL Axiata meningkatkan produktivitas sumber daya TI dan menyederhanakan operasional pemulihan cadangan data.

Hasilnya, XL Axiata sekarang dapat menikmati pengurangan biaya dan peningkatan visibilitas dari ujung ke ujung untuk setiap divisi, dengan membuka banyak potensi untuk berkembang di masa depan sembari tetap mengendalikan biaya yang timbul. (Icha)

Telkomsel 5G Siap Digelar, Ini Yang Sudah Dipersiapkan!

Telko.id – Telkomsel 5G tidak lama lagi akan digelar. Soalnya, operator ini sudah mendapatkan ijin dari pemerintah untuk melakukan Uji Layak Operasi (ULO). Sebelum itu, Telkomsel sudah bersiap-siap. Salah satu yang dilakukan adalah memperluas cakupan VoLTE.

Setelah menghadirkan layanan VoLTE di 48 kabupaten/kota, kini Telkomsel mengumumkan perluasan layanan hingga menjadi 230 kabupaten/kota di Indonesia yang ditargetkan sampai dengan akhir tahun 2021.

“Perluasan ketersediaan akses dan pengembangan VoLTE menjadi salah satu perwujudan komitmen kami dalam mengedepankan prinsip customer-centric dengan menghadirkan teknologi jaringan terdepan melalui implementasi roadmap broadband terkini dan terbarukan, mengingat akselerasi adopsi gaya hidup digital yang semakin cepat dan dibutuhkan di tengah masyarakat. Pengembangan VoLTE juga menjadi bagian dari upaya Telkomsel sebagai leading digital telco company dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Diharapkan, layanan VoLTE dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dalam menjalani keseharian,” ungkap Nugroho, Direktur Network Telkomsel.

Di samping perluasan area coverage layanan VoLTE, Telkomsel turut memperkuat kolaborasi bersama mitra perangkat ponsel pintar yang telah memiliki ragam produk yang mendukung teknologi VoLTE, di antaranya Samsung, Huawei, Vivo, Xiaomi, Oppo, Advan dan Evercoss. Total, ada lebih dari 50 tipe smartphone yang sudah support layanan VoLTE terdepan dari Telkomsel.

Baca juga : VoLTE Telkomsel Diluncurkan Demi Kecukupan Spektrum Buat 5G

Berbekal berbagai upaya tersebut, Telkomsel berharap semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati manfaat dari layanan VoLTE. Hingga kini, sekitar 1 juta pelanggan sudah menjadi pengguna aktif VoLTE. Jumlah tersebut ditargetkan dapat naik signifikan seiring diperluasnya area coverage layanan VoLTE di tahun ini.

Pengembangan layanan VoLTE juga menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam mempercepat peralihan layanan 2G dan 3G ke 4G/LTE, yang diharapkan dapat mengakselerasi penyelenggaraan layanan 5G di Indonesia. Teknologi jaringan VoLTE menjadi medium penting dalam mematangkan Indonesia untuk mengimplementasikan teknologi Telkomsel 5G yang akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan dalam menikmati solusi digital connectivity terdepan.

Ke depan, kehadiran Telkomsel 5G akan meningkatkan pengalaman yang bukan hanya memungkinkan pengguna melakukan panggilan berbasis VoLTE, melainkan juga Voice over New Radio (VoNR).

“Selamat kepada pelanggan Telkomsel yang dapat menikmati serta memanfaatkan kelebihan layanan VoLTE untuk dapat mengakses lebih banyak peluang untuk hidup yang lebih baik. Telkomsel berkomitmen akan terus menjalankan fungsinya sebagai digital connectivity enabler untuk selalu mengedepankan inovasi dalam setiap upaya memperluas cakupan layanan VoLTE, agar dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh masyarakat Indonesia hingga seluruh pelosok negeri. Ke depannya kami juga tengah mempersiapkan fitur teknologi pendukung untuk akses VoLTE yang lebih nyaman bagi seluruh pelanggan,” ucap Nugroho menutup.

Saat ini, hadirnya layanan VoLTE sendiri sudah memberikan beragam kelebihan yang dapat dinikmati oleh para pelanggan untuk mengakselerasi gaya hidup digital, di antaranya mampu menyambungkan panggilan lebih cepat dan menghasilkan suara kualitas HD berkat jaringan 4G/LTE, peralihan dari panggilan suara ke video call yang lancar dan cepat, hingga pelanggan bisa tetap menelpon sambil berselancar di internet atau bermain game dalam waktu bersamaan pada mode panggilan VoLTE tanpa khawatir koneksi terputus.

Namun untuk bisa mengakses layanan VoLTE Telkomsel, para pelanggan harus memastikan beberapa hal terlebih dahulu, di antaranya pelanggan sudah menggunakan USIM 4G, smartphone yang mendukung fitur VoLTE dengan sistem operasi (OS) terbaru, mengatur jaringan smartphone ke VoLTE, dan memastikan sudah berada di area coverage VoLTE.

Setelah itu, pelanggan bisa langsung melakukan panggilan untuk menikmati layanan VoLTE dengan tarif sesuai pemakaian, atau dengan mengaktifkan paket telepon lebih dulu untuk kenyamanan yang lebih. Informasi lebih lanjut mengenai layanan VoLTE dari Telkomsel bisa diakses di telkomsel.com/volte. (Icha)

Kinerja Indosat Ooredoo Kinclong, Pendapatannya Naik 12,6%

0

Telko.id – Kinerja Indosat Ooredoo pada kuartal pertama tahun 2021 ini cukup menggembirakan. Pasalnya, total pendapatan naik 12,6% YOY menjadi Rp7,3 triliun, pendapatan seluler meningkat 12,5% YoY menjadi Rp6 triliun, laba bersih Rp172 miliar,  EBITDA meningkat 42.5% YoY menjadi Rp3,4 triliun, serta jumlah pelanggan seluler meningkat 7% YoY menjadi 60 juta pelanggan.
 
Atas kinerja yang kinclong ini, President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan, terlepas berbagai tantangan operasional yang berlangsung akibat pandemi COVID-19, momentum terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dua digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.

“Kinerja Indosat Ooerdoo kuartal pertama ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan kami selanjutnya. Strategi kami untuk menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung oleh upaya kami mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi kami dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan kami,” kata Al-Neama.

Baca juga : Berbisnis Selama 53 Tahun, Ini Kinerja Indosat Ooredoo
 
Tak lupa Al-Neama mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang dianggap sudah membantu moncernya kinerja Indosat Ooredoo. “Saya ingin berterima kasih kepada pelanggan setia dan semua pemangku kepentingan kami atas dukungannya selama ini, yang telah memotivasi kami untuk mencetak hasil yang luar biasa ini,” katanya, sambil tak lupa terus berkomitmen untuk memastikan konektivitas serta ketersediaan produk dan layanan digital yang dibutuhkan masyarakat di seluruh Indonesia. Serta, komitmen untuk mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa yang digital.

Indosat Ooredoo mencatatkan kinerja keuangan yang memuaskan di kuartal pertama 2021, mempertahankan momentum pertumbuhan tahun sebelumnya. Total pendapatan Indosat Ooredoo tumbuh sebesar 12,6% YoY menjadi Rp7,3 triliun. Pendapatan seluler meningkat sebesar 12,5% YoY menjadi Rp6 triliun. Bisnis enterprise terlihat kembali pulih pada kuartal pertama 2021 dengan pertumbuhan pendapatan enterprise (YoY) sebesar 17,1% menjadi Rp1,3 triliun.
 
EBITDA meningkat 42.5% YoY, mencapai Rp3,4 triliun. Hal ini disebabkan oleh kombinasi pertumbuhan top line dan efisiensi biaya yang berkontribusi pada pertumbuhan margin EBITDA sebesar +9,7pp YoY mencapai 46,2% di kuartal pertama 2021, tertinggi dalam tujuh kuartal terakhir. Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp172 miliar, meningkat pesat sebesar Rp778 miliar dibandingkan dengan kuartal pertama 2020.
 
Indosat Ooredoo juga mencatat basis pelanggan yang sehat dengan 60 juta pelanggan setia, tumbuh 7% YoY. Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat 11% YoY menjadi Rp32,7 ribu, didorong oleh pertumbuhan trafik data yang signifikan, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Pada kuartal 1 2021, Indosat Ooredoo mengumumkan penandatanganan perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan PT EPID Menara Asset Co (“Edge Point Indonesia”) untuk lebih dari 4.200 menara telekomunikasi. Transaksi senilai Rp11 triliun dan akan membuka permodalan untuk membangun momentum pertumbuhan Indosat Ooredoo yang solid melalui pengembangan lebih lanjut pada kinerja jaringannya dan peluncuran solusi-solusi digital baru yang inovatif dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan. (Icha)

Google dan Samsung Kolaborasi Buat Smartwatch OS Baru

Telko.id – Google dan Samsung kolaborasi untuk membuat smartwatch OS baru. Rencananya, Tizen dari Samsung akan dimasukan ke dalam OS baru tersebut. Padahal, baru saja diperkenalkan pada akhir tahun ini. OS baru itu pun akan diintegrasikan dengan fitur-fitur dari Fitbit yang beberapa waktu lalu sudah diambil alih oleh Google.

Google dan Samsung kolaborasi ini akan memberikan peluang untuk menghadirkan pengalaman baru kepada konsumen di berbagai bidang seperti kesehatan dan kebugaran, serta menjangkau lebih banyak pengembang untuk jam tangannya.

Ini berkontribusi pada teknologi untuk memberikan kinerja yang dioptimalkan, pengelompokan sensor tingkat lanjut, tampilan berdaya rendah, dan masa pakai baterai yang lama ke platform terpadu. Ini juga akan terus mendukung jam tangan pintar lama yang menjalankan Tizen selama tiga tahun setelah dirilis.

Google dan Samsung kolaborasi ini dibangun di atas kemitraan yang panjang antara perusahaan dan kekuatan satu sama lain. Dalam hal kinerja, kolaborasi ini telah membuat aplikasi dimulai hingga 30 persen lebih cepat pada chipset terbaru, dengan gerakan dan animasi antarmuka pengguna yang mulus.

Untuk mencapai masa pakai baterai yang lebih lama, mereka telah mengoptimalkan lapisan bawah sistem operasi, memanfaatkan inti perangkat keras berdaya rendah. Hal ini mengarah pada pengoptimalan seperti kemampuan untuk menjalankan sensor detak jantung terus menerus di siang hari, melacak tidur semalaman dan masih memiliki baterai untuk hari berikutnya.

Dengan pembaruan Wear berikutnya yang diluncurkan akhir tahun ini, pengguna dapat mengakses pintasan ke fungsi penting dari mana saja di jam tangan, serta menyesuaikan lebih banyak layar beranda dengan Tiles untuk aplikasi favorit.

Google juga memperbarui aplikasinya sendiri untuk perangkat yang dapat dikenakan, termasuk Maps dan Google Assistant, dan Google Pay akan didesain ulang dan diperluas ke 26 negara baru, di luar 11 negara yang saat ini tersedia. YouTube Music juga akan hadir di Wear akhir tahun ini, dilengkapi dengan fitur seperti download pintar.

Perusahaan juga mengumumkan dimulainya platform kesehatan dan kebugaran yang dibuat bekerja sama dengan Samsung dan menggabungkan fitur-fitur dari Fitbit. Platform ini menyediakan data kebugaran dan kesehatan yang dihasilkan dari sensor, algoritme sadar kontekstual, dan pemantauan kesehatan sepanjang hari. Muncul dengan API baru bagi pengembang untuk menambahkan layanan mereka sendiri.

Dengan Android Studio Arctic Fox Beta terbaru, pengembang dapat menguji semua fitur yang akan datang untuk Wear. Alat baru termasuk Tiles API dan editor desain tampilan jam yang dibuat oleh Samsung.

Platform gabungan baru ini juga akan lebih terbuka, menurut direktur manajemen produk Wear OS Bjorn Kilburn, Google akan menyediakan UI referensi baru untuk pembuat jam tangan.

“Dengan OS yang baru nanti, akan sangat memungkinkan OEM untuk menyesuaikan pengalaman itu jauh lebih dalam daripada yang mereka bisa lakukan di masa lalu,” katanya dalam wawancara dengan Engadget.

Ini berarti perusahaan seperti Fossil dan Montblanc dapat mengubah perangkat lunak lebih dalam daripada sebelumnya, yang dapat membuat jam tangan pintar dari berbagai OEM menjadi lebih berbeda dari sebelumnya.

Untuk platform baru, Google telah “bekerja secara intens dengan Fitbit dan Samsung untuk sepenuhnya membangun kembali kerangka kesehatan dan kebugaran di Wear,” kata Kilburn.

Dia mengatakan tim tersebut berkolaborasi dengan Samsung untuk mempelajari cara menjalankan hal-hal seperti pelacakan detak jantung yang konstan tanpa menghabiskan terlalu banyak baterai.

Google juga mendapat masukan dari kedua perusahaan tentang cara menggunakan sensor seperti akselerometer dan pemindai detak jantung untuk sistem pelacakan kesehatan yang komprehensif. Di I/O, perusahaan meluncurkan alfa API Layanan Kesehatan yang memungkinkan developer memahami fitur baru yang tersedia di Wear OS terbaru.

Selain itu, Fitbit sedang membangun aplikasi untuk Wear baru yang akan membawa alatnya seperti pelacakan latihan dan pemantauan kesehatan dan aktivitas sepanjang hari dan perayaan di layar.

Belum jelas apakah fungsi pelacakan tidur Fitbit akan hadir di Wear OS, tetapi jika ya, itu akan memberi platform Google keunggulan atas Apple. Karena Fitbit menggunakan detak jantung Anda untuk mengetahui tahap tidur Anda sepanjang malam, Fitbit menawarkan lebih banyak wawasan daripada watchOS, yang belum menafsirkan data kardio Anda seperti itu.

Beberapa perubahan lainnya yang mungkin diakomodir oleh OS baru ini adalah pembaruan aplikasi Google sendiri seperti Pay, Maps dan YouTube Music, serta Asisten. Dukungan untuk pemutaran musik offline (melalui YouTube Music dan Spotify) akan datang dan Maps juga akan segera menawarkan navigasi belokan demi belokan di pergelangan tangan.

Sebagian besar, seperti aplikasi Fitbit, YouTube Music, dan pembaruan Spotify diperkirakan akan datang akhir tahun ini, sementara desain ulang Maps diharapkan selesai akhir bulan ini atau awal tahun depan. Demikian pula, dukungan Google Pay untuk jam tangan meluas ke 26 negara baru akhir bulan ini atau awal Juni, sehingga jumlah total negara menjadi 37. Desain ulang Pay akan hadir akhir tahun ini, sementara perubahan Asisten ditetapkan untuk awal 2022.

Yang pasti, OS ini akan memberikan peningkatan kinerja karena menggunakan chipset yang lebih mumpuni berkat kemitraannya dengan Samsung. Melalui kolaborasi tersebut, Wear OS baru juga akan mendukung lebih banyak operator untuk konektivitas LTE, serta lebih banyak negara dan bahasa. Ini semua diharapkan tiba akhir tahun ini. (Icha)