spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 83

Samsung Galaxy Z Fold7 Dongkrak Produktivitas Remote Worker

0

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia secara resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold7 sebagai perangkat utama untuk mendukung produktivitas pekerja remote.

Diluncurkan dengan dukungan penuh Gemini AI, perangkat ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan fleksibilitas, multitasking, dan efisiensi kerja dari mana saja.

Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, tren remote working yang semakin tinggi membutuhkan perangkat fleksibel yang mampu mendukung multi-tasking.

“Samsung hadir dengan perangkat yang tidak hanya kuat secara performa, tetapi juga fleksibel untuk mendukung mobilitas dan ritme kerja yang dinamis,” ujarnya.

Galaxy Z Fold7 menghadirkan tiga fitur utama yang secara khusus dirancang untuk kebutuhan pekerja remote. Fitur Multi-Window memungkinkan pengguna membuka hingga tiga aplikasi sekaligus dalam satu layar besar, cocok untuk multitasking seperti meeting, cek presentasi, dan mencatat poin penting secara bersamaan.

Multi-Window untuk Workflow Seamless

Fitur Multi-Window di Galaxy Z Fold7 memaksimalkan keunggulan layar besar untuk menunjang situasi kerja yang serba cepat. Pengguna dapat membuka aplikasi meeting, deck presentasi, dan notes secara bersamaan dalam satu tampilan, layaknya membawa laptop portable.

Content image for article: Samsung Galaxy Z Fold7 Dongkrak Produktivitas Remote WorkerMulti-Window di Galaxy Z Fold7 memungkinkan kamu membuka meeting, presentasi, dan catatan sekaligus dalam satu layar besar membuat kerja cepat dari mana saja tetap nyaman dan produktif.

Dalam praktiknya, fitur ini memungkinkan pekerja remote join meeting sambil mengecek materi presentasi dan mencatat poin penting tanpa harus bolak-balik aplikasi.

Cukup dengan drag aplikasi yang dibutuhkan, pengguna bisa mengikuti meeting dengan tenang dan tetap produktif di mana pun berada, termasuk saat menunggu boarding di bandara.

Baca Juga:

Transcript Assist membantu kamu otomatis mentranskrip dan merangkum hasil meeting, sehingga tetap on track meski harus bekerja mobile sepanjang hari.

Transcript Assist Hemat Waktu

Untuk mengatasi tantangan mobilitas tinggi, Galaxy Z Fold7 dilengkapi dengan Transcript Assist yang membantu mengubah rekaman meeting menjadi transkrip dan rangkuman otomatis. Fitur ini dapat menghemat waktu dan memastikan pengguna tetap on-track meski sedang berpindah lokasi.

Dengan Transcript Assist, rekaman meeting bisa langsung ditranskrip dan diringkas, memudahkan pembuatan key takeaway, action plan, hingga timeline. Setelah meeting, pengguna tidak perlu membuang waktu untuk mengetik ulang atau mendengarkan rekaman berulang kali. Cukup merapikan rangkuman yang sudah tersedia, lalu mengirim ke tim atau langsung mengubahnya menjadi task list.

Fitur ini semakin mengukuhkan posisi Galaxy Z Fold7 sebagai perangkat yang mampu mewujudkan semangat pahlawan masa kini dengan kemudahan teknologi terkini.

Gemini Canvas untuk Visualisasi Data

Gemini Canvas hadir sebagai solusi AI yang memudahkan visualisasi data tanpa aplikasi rumit. Fitur ini cocok untuk membuat infografik atau diagram langsung dari perangkat mobile.

Pengguna dapat membuat outline pitch deck, moodboard, sketch konsep, hingga layout presentasi langsung di layar besar Galaxy Z Fold7.

Cara penggunaan Gemini Canvas sangat mudah. Contohnya, setelah mendapatkan key takeaway dari hasil meeting melalui Transcript Assist, pengguna bisa menyajikan data dengan lebih praktis.

Cukup dengan prompt seperti “Saya sedang membuat presentasi tentang perilaku konsumen. Ubah data survei ini menjadi infografik yang menarik dan mudah dipahami”, Gemini Canvas akan membuat visual yang rapi dan relevan dalam sekejap.

Content image for article: Samsung Galaxy Z Fold7 Dongkrak Produktivitas Remote Worker
Deep Research dan Gemini Canvas di Galaxy Z Fold7 memudahkan kamu mengubah ide menjadi visual siap pakai langsung dari satu perangkat, tanpa perlu buka laptop.

Kemampuan visualisasi data ini sejalan dengan fungsi Galaxy Z Fold7 dalam mengubah eksplorasi menjadi karya visual yang impactful.

Galaxy Z Fold7 tersedia dalam tiga varian konfigurasi: 16GB/1TB seharga Rp34.999.000, 12GB/512GB seharga Rp31.499.000, dan 12GB/256GB seharga Rp28.499.000. Perangkat ini hadir dalam pilihan warna Blue Shadow, Silver Shadow, dan Jet Black, dengan warna Mint yang eksklusif tersedia melalui website resmi Samsung.

Untuk periode promosi 14 November hingga 10 Desember 2025, pembeli Galaxy Z Fold7 bisa mendapatkan total benefit hingga Rp5,7 juta, termasuk akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Konsumen juga dapat memanfaatkan program trade-in dan memiliki Galaxy Z Fold7 mulai dari Rp1.000.000 per bulan dengan cicilan 0% hingga 24 bulan.

Kehadiran Galaxy Z Fold7 semakin memperkuat komitmen Samsung dalam mendukung kreativitas anak muda Indonesia melalui teknologi terkini. (Icha)

Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) merayakan perjalanan 58 tahun dengan menegaskan transformasi perusahaan menuju AI TechCo yang berperan mendorong percepatan digitalisasi nasional.

Mengusung tema “5triving 8eyond”, Indosat menempatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pengalaman digital yang lebih cerdas, personal, dan berdampak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa tahun ke-58 menjadi refleksi perjalanan panjang Indosat sekaligus momentum menatap masa depan.

“Ini adalah bukti bahwa Indosat terus melampaui batas sebagai AI TechCo, melalui inovasi dan solusi yang dibangun bersama ekosistem kolaboratif. Kami ingin memastikan setiap kemajuan teknologi membawa manfaat nyata bagi masyarakat, pelanggan, dan masa depan digital Indonesia,” ujarnya.

Transformasi menuju AI TechCo diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis, salah satunya kampanye “AI untuk Kita Semua” yang memastikan teknologi AI dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu implementasi terdekatnya adalah fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AI. Dalam tiga bulan sejak peluncuran, solusi ini telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, memberikan peringatan untuk lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, serta melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan setiap bulan dari potensi penipuan digital.

Indosat juga memperluas pemanfaatan AI ke tingkat jaringan. Baru-baru ini, Indosat meluncurkan AI-RAN Research Center di Surabaya, pusat inovasi AI Radio Access Network (AI-RAN) berbasis AI pertama di Asia yang dibangun bersama Nokia dan NVIDIA.

Fasilitas ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pelopor dalam pengembangan jaringan cerdas berbasis AI, sekaligus mendukung komitmen pemerintah untuk memperkuat kedaulatan digital nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Content image for article: Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

Selain itu, Indosat juga kembali meluncurkan Empowering Indonesia Report 2025 bertema “Building Bridges of Tomorrow”, yang menegaskan pentingnya AI berdaulat sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Laporan ini mendorong kolaborasi lintas sektor untuk bersama menciptakan ekosistem AI yang mandiri, dengan memperkuat infrastruktur digital, mengembangkan talenta masa depan, dan menerapkan tata kelola AI yang beretika.

Dalam rangka merayakan 58 tahun Indosat, berbagai penawaran spesial dihadirkan untuk pelanggan dari seluruh brand layanan Indosat, mulai dari Tri, IM3, hingga Indosat HiFi. Untuk pelanggan Tri, tersedia promo paket data menarik, seperti isi ulang Happy 30GB 30 hari hanya Rp50.000 yang dapat dibeli di berbagai minimarket terdekat.

Pembelian paket isi ulang Happy pelanggan sudah terlindungi dari ancaman spam/scam calls dengan TRI AI: Anti Spam/Scam dari Tri.

Content image for article: Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan 58 Tahun, Perkuat Komitmen AI Inklusif

Tak hanya itu, untuk pelanggan setia Tri, juga dapat mendapatkan berbagai reward voucher belanja dan gaming dengan menukarkan point BonsTri di aplikasi bima+.

Sementara bagi pelanggan IM3 Platinum, Indosat menghadirkan kuota add-on 25GB untuk 7 hari hanya Rp25.000, yang disertai perlindungan ekstra SATSPAM berteknologi AIvolusi5G, yang membantu melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital, semuanya tanpa biaya tambahan.

Apresiasi khusus juga diberikan bagi pelanggan Indosat HiFi. Pelanggan dapat menikmati paket hemat 12 bulan cukup bayar 8 bulan, serta penawaran upgrade kecepatan dua kali lipat, dari 50Mbps menjadi 100Mbps selama 3 bulan.

Tidak hanya itu, tersedia juga promo Indosat HiFi Air yang sudah termasuk starter quota hingga 200GB. Pada tanggal 20 November, pelanggan yang melakukan pembayaran melalui Indosat HiFi Official WhatsApp 08159001515 juga berkesempatan mendapatkan voucher belanja untuk 58 pelanggan pertama.

Transformasi digital Indosat Ooredoo Hutchison ini sejalan dengan berbagai pencapaian perusahaan sebelumnya, termasuk pembagian dividen senilai Rp2,7 triliun dan penerbitan obligasi dan sukuk ijarah yang memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Komitmen terhadap pengembangan ekosistem digital juga tercermin dari penyelenggaraan Connex Webinar ketiga yang fokus pada kolaborasi industri.

Perayaan 58 tahun Indosat Ooredoo Hutchison ini menandai babak baru dalam perjalanan perusahaan telekomunikasi yang telah mengabdi selama lebih dari setengah abad.

Dengan fokus pada pengembangan AI yang inklusif dan berkelanjutan, Indosat memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. (Icha)

Telkomsel Lanjutkan Akselerasi UKM dengan AI di Program DCE ke-5

0

Telko.id – Telkomsel secara resmi meluncurkan program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) edisi kelima, yang kembali fokus pada pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI).

Pendaftaran bagi pelaku UKM lokal di bidang Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft dibuka hingga 24 Desember 2025.

Program CSR unggulan Telkomsel ini mengusung tema “AI-Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global”.

Langkah ini diambil menyusul data yang menunjukkan sekitar 64,2 juta UMKM di Indonesia menyerap lebih dari 123 juta tenaga kerja pada 2025, namun jumlah usaha yang telah bertransformasi digital masih jauh dari target nasional.

Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong adopsi teknologi.

“Sebagai wadah pembinaan, solusi, dan inkubasi, selama empat tahun terakhir DCE berfokus pada pemberdayaan dan transformasi digital UKM Indonesia. Tahun ini, DCE hadir dengan semangat baru untuk memaksimalkan peran teknologi dan kecerdasan buatan dalam mengembangkan bisnis,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (20/11/2025).

Penguatan kurikulum DCE ke-5 dirancang agar manfaat AI dapat terukur dan terimplementasi dalam aktivitas bisnis harian UKM lokal.

Rangkaian program ini mencakup Business Diagnostic untuk mengevaluasi Business Health Score, Growth-Focused Mentoring untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar, AI Tools Training untuk praktik pemanfaatan AI dalam riset tren dan perencanaan konten, serta Curated Local Showcase yang memamerkan brand lokal unggulan di setiap kota penyelenggaraan.

Implementasi program DCE ke-5 akan berlangsung melalui serangkaian tahapan terstruktur. Dimulai dengan Kick-Off di Jakarta pada 20 November 2025, program akan melanjutkan roadshow ke Makassar (27 November), Medan (4 Desember), dan Surabaya (11 Desember).

Selanjutnya, 500 UKM akan dikenalkan ke ekosistem digital Telkomsel dan solusi akselerasi bisnis melalui tahap Onboarding.

Proses seleksi akan berlanjut dengan Pitching Tracks dimana 24 UKM terpilih memaparkan rencana bisnis dan implementasi digital mereka.

Dari jumlah tersebut, 12 finalis akan mengikuti Academy berupa inkubasi intensif yang mencakup mentoring dan bootcamp. Puncak acara berupa Summit/Awarding dijadwalkan pada Juli 2026, dimana akan ditentukan 5 pemenang DCE ke-5.

Dukungan terhadap program pemberdayaan UKM ini sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mendorong transformasi digital, termasuk kesiapan perusahaan dalam mendukung aturan sanksi 1 NIK maksimal 3 nomor HP yang bertujuan menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat.

Pengalaman positif dari alumni program sebelumnya turut menguatkan efektivitas program DCE. Genesia Ng, Co-Founder Rajoet Gawenan (rajoet.id) dan alumni DCE ke-3, membagikan testimoni selama sesi Kick-Off di Jakarta.

“DCE Telkomsel telah membantu kami memahami pelanggan secara mendalam, memahami gambaran umum profil mereka, dan melihat wawasan kebiasaan konsumen. Pendekatan ini sangat berpengaruh ke pengembangan produk Rajoet sejak dua tahun lalu,” ujarnya.

Genesia menambahkan, “Dengan semakin relevannya AI, kami pikir DCE ke-5 akan jadi peluang besar bagi UKM untuk memanfaatkan teknologi digital, baik dalam riset, desain, pemasaran, maupun layanan.”

Relevansi program ini semakin kuat mengingat survei global di 53 negara mengkonfirmasi bahwa 85,2% responden telah merasakan manfaat teknologi seperti AI dalam mendukung operasional dan layanan bisnis.

Program DCE Telkomsel secara konsisten berperan sebagai “Impact SME Accelerator” dengan tujuan memperkuat kapabilitas, kreativitas, dan daya saing UKM Indonesia.

Sejak diluncurkan pertama kali pada 2021, DCE telah mencatatkan pencapaian signifikan. Hingga 2025, program ini telah meregistrasi lebih dari 9.930 UKM, melahirkan lebih dari 680 alumni, dan menobatkan 18 UKM terbaik.

Implementasi program juga melibatkan lebih dari 80 expert, melaksanakan 165 sesi mentoring dan 63 webinar nasional, serta memberikan hibah total ratusan juta Rupiah.

Pelaku UKM lokal di empat bidang yang ditargetkan dapat mendaftarkan bisnis mereka mulai 20 November hingga 24 Desember 2025 melalui website resmi www.dce.co.id.

Program DCE ke-4 sebelumnya telah membuktikan keberhasilannya dalam mengajak UKM naik kelas, dan edisi kelima ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar dengan integrasi pendekatan AI-enabled growth.

Keberlanjutan program DCE menegaskan posisi Telkomsel sebagai mitra strategis UKM Indonesia dalam menghadapi era digital.

Dengan jaringan 4G yang menjangkau 97% wilayah populasi dan pionir layanan 5G terdepan di Indonesia, Telkomsel terus memperluas pemanfaatan teknologi AI untuk mengakselerasi kemajuan UKM lokal menuju daya saing global.

Transisi Kekuasaan: Apple Sudah Siapkan Pemimpin Pengganti

0

Telko.id – Apple sedang merencanakan masa transisi kepemimpinan. CEO Apple saat ini, Tim Cook, akan meninggalkan posisinya pada tahun mendatang.

Kabar tersebut berasal dari laporan Financial Times yang mengungkapkan bahwa dewan direksi dan tim internal Apple telah mulai menjalankan rencana pergantian kepemimpinan di perusahaan tersebut.

Dalam laporannya, Financial Times menyebut bahwa Tim Cook berpotensi mengundurkan diri dari posisi CEO pada tahun mendatang. Karena itu, jajaran direksi bersama para eksekutif senior ditengarai mulai menyusun kandidat pengganti Cook.

Sumber Financial Times mengatakan bahwa John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering, menjadi calon terkuat untuk menduduki posisi CEO. Namun demikian, keputusan final terkait hal ini masih belum mencapai kesepakatan penuh.

Ternus tercatat telah berkarya di Apple sejak 2001. Ia sempat menangani tim Desain Produk sebelum kemudian memimpin divisi Rekayasa Perangkat Keras, termasuk menjadi figur penting dalam migrasi Apple ke chip rancangan internalnya.

Baca juga:

Financial Times juga menyampaikan bahwa Apple tidak akan memperkenalkan CEO baru sebelum laporan pendapatan Januari dirilis.

Meski begitu, pengumuman pergantian pucuk pimpinan disebut tetap akan dilakukan lebih awal tahun ini agar proses transisi berjalan lancar menjelang rangaian acara tahunan Apple.

Selain laporan Financial Times, nama John Ternus turut disebut oleh jurnalis teknologi sekaligus pembocor terpercaya, Mark Gurman.

Menurut Gurman, keputusan Apple menempatkan Ternus dalam posisi besar tersebut merupakan salah satu bentuk strategi tim marketing (pemasaran) perusahaan.

Gurman mengaku, tidak mengetahui dengan pasti alasan dibalik pemilihan tersebut, tetapi ia yakin bahwa semua hal yang terjadi bukan suatu kebetulan.

Wartawan teknologi itu juga mengungkapkan Ternus adalah sosok yang ideal untuk menggantikakn Tim Cook di masa depan. Ia memiliki pengetahuan teknis mendalam soal produk dan perangkat Apple.

Harapannya, ia tidak hanya memasarkan produk Apple di atas panggung, tapi bisa menjelaskan cara kerjanya.

Kemunculan Ternus belakangan juga mulai terlihat perlahan oleh media. Hal ini dinilai sebagai tanda bahwa Apple mulai mengarahkan perhatian publik ke Ternus.

Microsoft & Nvidia Kucurkan Rp 502 T ke Anthropic

Telko.id – Anthropic akan menjadi lahan investasi untuk Microsoft dan Nvidia dalam kemitraan baru dengan komitmen senilai US$30 miliar atau sekitar Rp 502.05 triliun dari perusahaan pendiri layanan AI Claude.

Langkah ini menjadi salah satu kesepakatan besar terbaru yang semakin merekatkan hubungan para pemain utama industri kecerdasan buatan.

Mengutip dari Reuters, Kamis (20/11/2025), Nvidia akan menggelontorkan hingga US$10 miliar ke Anthropic, sementara Microsoft menyiapkan hingga US$5 miliar, menurut pernyataan bersama pada Selasa. Sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kedua perusahaan akan berpartisipasi dalam putaran pendanaan Anthropic berikutnya.

Pengumuman ini menegaskan tingginya kebutuhan daya komputasi di industri AI seiring perusahaan berusaha berlomba mengembangkan sistem yang mampu menyaingi kecerdasan manusia. Kesepakatan itu juga membuat Microsoft, pendukung utama OpenAI, serta Nvidia, pemasok chip AI terkemuka semakin terikat dengan salah satu pesaing terbesar pembuat ChatGPT tersebut.

“Kami akan semakin menjadi pelanggaan satu sama lain. Kami akan menggunakan model Anthropic, mereka akan menggunakan infrastruktur kami, dan kami akan masuk pasar bersama,” kata CEO Microsoft Satya Nadella dalam sebuah video. Ia menambahkan bahwa OpenAI “tetap menjadi mitra penting” bagi Microsoft.

Baca juga:

Langkah ini muncul beberapa pekan setelah OpenAI mengumumkan restrukturisasi besar yang membuatnya semakin menjauh dari akar nirlaba, memberi fleksibilitas operasional dan finansial lebih besar. Startup itu kemudian mengumumkan kesepakatan senilai US$38 miliar untuk membeli layanan cloud Amazon demi mengurangi ketergantungan pada Microsoft.

CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menggelontorkan US$1,4 triliun untuk membangun sumber daya komputasi sebesar 30 gigawatt. Jumlah yang setara untuk menyuplai listrik bagi sekitar 25 juta rumah di AS. Namun, tiga tahun setelah debut ChatGPT, investor makin waspada bahwa euphoria AI bisa melampaui fundamental bisnis.

Sejumlah pemimpin industri juga menyoroti risiko gelembung yang muncul dari kesepakatan melingkar, ketika satu perusahaan menopang pendapatan mitranya. “Fitur utama dari kemitraan ini adalah mengurangi ketergantungan ekonomi AI terhadap OpenAI,” kata analis D.A. Davidson Gil Luria.

Didirikan pada tahun 2021 oleh mantan staf OpenAI, Anthropic kini menjadi pesaing utama pembuat ChatGPT setelah meraih valuasi US$183 miliar berkat adopts kuat dari pelanggan korporasi.

Reuters melaporkan bulan lalu bahwa Anthropic memperkirakan pendapatan tahunan dapat lebih dari dua kali lipat hingga mencapai sekitar US$26 miliar tahun depan.

Anthropic kini memiliki lebih adri 300.000 pelanggan bisnis dan koporasi. Sebagai bagian dari kesepakatan terbaru, Anthropic akan bekerja sama dengan Nvidia untuk mengembangkan chip dan model guna meningkatkan performa, serta berkomitmen menyediakan hingga 1 gigawatt komputasi menggunakan Grace Blackwell dan Vera Rubin.

Pelaku industri memperkirakan 1 gigawatt komputasi AI dapat menelan biaya antara US$20 miliar hingga US$25 miliar. Microsoft juga akan menyediakan akses model Claude terbaru kepada pelanggan Azure AI Foundry, menjadikan Claude satu-satunya model frontier yang tersedia di tiga penyedia cloud utama.

Amazon tetap menjadi penyedia cloud utama dan mitra pelatihan Anthropic. “investasi ini mencerminkan bagaimana industri AI semakin terkonsolidasi pada segelintir pemain kunci.” ujar analis eMarketer Jacob Bourne.

Xiaomi Q3 2025: Laba Bersih Melonjak 80,9%, Smart EV Raih Untung Pertama

0

Telko.id – Xiaomi Corporation mencatat kinerja keuangan luar biasa pada kuartal ketiga 2025. Laba bersih setelah penyesuaian melonjak 80,9% year-on-year (YoY) menjadi Rp26,6 triliun (RMB11,3 miliar), jauh melampaui ekspektasi pasar.

Pendapatan kuartal III mencapai Rp266,4 triliun (RMB113,1 miliar), tumbuh 22,3% YoY. Ini merupakan kuartal keempat berturut-turut pendapatan Xiaomi menembus Rp235,5 triliun (RMB100 miliar).

Total pendapatan selama tiga kuartal pertama 2025 telah mencapai Rp801,8 triliun (RMB340,4 miliar), mendekati total pendapatan tahun lalu.

Sementara itu, laba bersih yang disesuaikan untuk periode yang sama mencapai Rp77,2 triliun (RMB32,8 miliar), telah melampaui total laba bersih tahun sebelumnya.

Pencapaian ini menunjukkan momentum pertumbuhan kuat yang berlanjut dari kuartal sebelumnya, di mana Xiaomi juga mencatat pertumbuhan laba bersih 75,4% pada Q2 2025.

Segmen bisnis smart EV, AI, dan inisiatif baru Xiaomi mencapai tonggak sejarah penting dengan mencatat pendapatan operasional positif untuk pertama kalinya.

Pendapatan operasional positif sebesar Rp1,6 triliun (RMB0,7 miliar) ini menandai fase baru perkembangan yang sehat dan berkelanjutan untuk bisnis mobil listrik pintar perusahaan.

Smart EV Tembus 100.000 Unit, Raih Pendapatan Operasional Positif

Bisnis smart EV Xiaomi menunjukkan performa impresif dengan pengiriman kuartal ketiga menembus 108.796 unit, rekor tertinggi sepanjang sejarah. Total pengiriman smart EV dalam tiga kuartal pertama 2025 telah melampaui 260.000 unit.

Pendapatan segmen smart EV, AI, dan inisiatif baru mencapai Rp68,3 triliun (RMB29,0 miliar), meningkat lebih dari 199% YoY.

Xiaomi terus memperluas jaringan penjualan dan layanan smart EV. Per 30 September 2025, perusahaan telah membuka 402 pusat penjualan smart EV di 119 kota di Tiongkok.

Ekspansi ini mendukung pertumbuhan pesat bisnis mobil listrik yang menjadi bagian integral dari strategi ekosistem pintar “Human x Car x Home”.

Smartphone Pertahankan Posisi Tiga Besar Global

Bisnis smartphone Xiaomi tetap menjadi pilar utama dengan pendapatan Rp108,3 triliun (RMB46,0 miliar) pada kuartal ketiga. Pengiriman global mencapai 43,3 juta unit, mencatat pertumbuhan YoY selama 9 kuartal berturut-turut.

Menurut data Omdia, pangsa pasar global Xiaomi berdiri di 13,6%, mempertahankan posisi tiga besar dunia untuk 21 kuartal berturut-turut.

Strategi premiumisasi Xiaomi membuahkan hasil signifikan. Pangsa pasar Xiaomi pada segmen harga Rp9–14 juta (RMB4.000–6.000) di Tiongkok mencapai 18,9%, naik 5,6 poin persentase YoY.

Xiaomi 17 Series yang diluncurkan September di Tiongkok mencatat penjualan bulan pertama sekitar 30% lebih tinggi dibanding pendahulunya, Xiaomi 15 Series.

Model Pro dan Pro Max menyumbang lebih dari 80% penjualan, mengoptimalkan struktur produk perusahaan.

Di pasar domestik, Xiaomi menempati posisi No. 2 dengan pangsa 16,7%, dan telah bertahan di dua besar selama 6 kuartal berturut-turut.

Secara global, smartphone Xiaomi masuk tiga besar di 57 negara dan wilayah, mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama industri.

IoT Tembus 1 Miliar Perangkat, Pabrik Smart Home Beroperasi

Bisnis IoT dan produk gaya hidup Xiaomi mencatat pertumbuhan stabil dengan pendapatan Rp65 triliun (RMB27,6 miliar), naik 5,6% YoY.

Margin laba kotor segmen ini meningkat 3,2 poin persentase menjadi 23,9%. Jumlah perangkat IoT yang terhubung di platform AIoT Xiaomi (tidak termasuk smartphone, tablet, laptop) mencapai 1,035 juta, meningkat 20,2% YoY.

Pada Oktober 2025, Pabrik Peralatan Rumah Tangga Pintar Xiaomi resmi beroperasi. Fasilitas ini menandai pembangunan rantai industri lengkap mulai dari desain, riset dan pengembangan, manufaktur hingga verifikasi untuk bisnis perangkat rumah pintar berskala besar.

Pabrik memiliki kapasitas puncak produksi tahunan hingga 7 juta unit AC, mendukung lini premium peralatan rumah tangga Xiaomi yang mencakup produk seperti Mijia Front Load Washer Dryer.

Xiaomi juga memperkuat posisi di segmen tablet. Menurut Omdia, tablet Xiaomi masuk top 5 global dan top 3 Tiongkok. Perangkat smartband Xiaomi mempertahankan posisi No.1 global, sementara TWS berada di No.2 global dan No.1 Tiongkok.

Jumlah pengguna dengan lima perangkat IoT atau lebih mencapai 21,6 juta, dengan MAU aplikasi Xiaomi Home mencapai 114,6 juta, naik 14,4% YoY.

Layanan Internet Cetak Rekor, Investasi R&D Tertinggi Sejarah

Bisnis layanan internet Xiaomi menunjukkan kinerja solid dengan pendapatan Rp22,1 triliun (RMB9,4 miliar), naik 10,8% YoY, sekaligus mencetak rekor baru. Margin laba kotor tetap tinggi di 76,9%. Pendapatan layanan internet luar negeri mencapai Rp7,7 triliun (RMB3,3 miliar), naik 19,1% YoY.

Basis pengguna global Xiaomi terus berkembang dengan Monthly Active Users (MAU) global mencapai 741,7 juta, meningkat 8,2% YoY. Sementara MAU di Tiongkok mencapai 187,3 juta, tumbuh 11,6% YoY.

Pertumbuhan ini konsisten dengan tren yang terlihat pada kuartal sebelumnya di tahun 2024 di mana Xiaomi juga mencatat rekor pendapatan.

Xiaomi meningkatkan investasi teknologi inti secara signifikan. Pengeluaran R&D kuartal ketiga mencapai Rp21,4 triliun (RMB9,1 miliar), naik 52,1% YoY, tertinggi sepanjang sejarah. Total R&D tiga kuartal pertama mencapai Rp55,3 triliun (RMB23,5 miliar).

Perusahaan memperkirakan total investasi R&D tahun 2025 akan melampaui Rp70 triliun (RMB30,0 miliar). Jumlah personel R&D mencapai 24.871, juga rekor tertinggi.

Di bidang AI, Xiaomi merilis Xiaomi-MiMo-Audio, model open-source large voice yang memperluas ekosistem mendasar perusahaan. Pada November, Xiaomi meluncurkan solusi rumah pintar futuristik Xiaomi Miloco dan HyperOS 3 dengan peningkatan menyeluruh pada pengalaman dasar, fungsionalitas, dan kemampuan AI.

Peluncuran pabrik Smart Home Appliance melengkapi trifecta manufaktur pintar Xiaomi yang mencakup smartphone, smart EV, dan home appliance.

Kinerja kuartal ketiga 2025 mengukuhkan posisi Xiaomi sebagai perusahaan teknologi yang terus berinovasi dan berkembang di berbagai segmen bisnis.

Dengan pendapatan yang konsisten di atas Rp235 triliun selama empat kuartal berturut-turut dan pertumbuhan laba bersih yang signifikan, Xiaomi membuktikan ketahanan bisnisnya di tengah dinamika pasar global. (Icha)

Samsung Galaxy Glasses Resmi Diumumkan, Pakai Lensa Transitions

0

Telko.id – Samsung dikabarkan sedang mengembangkan kacamata XR pertama mereka dengan model SM-I200P. Perangkat ini akan menjadi bagian dari lini produk extended reality (XR) setelah perusahaan meluncurkan Samsung Galaxy XR bulan lalu.

Kode model “I” mengonfirmasi bahwa ini bukan headset biasa, melainkan kacamata pintar yang lebih ringkas.

Berdasarkan informasi yang beredar, kacamata XR Samsung ini akan memiliki karakteristik mirip dengan produk pesaing seperti Meta Ray-Ban glasses.

Rencana rilis terbagi dalam dua fase: versi tanpa layar pada 2026, diikuti versi dengan layar pada 2027. Pendekatan bertahap ini menunjukkan strategi matang Samsung dalam memasuki pasar wearables.

Fitur unggulan yang diungkap adalah penggunaan lensa Transitions. Teknologi ini memungkinkan lensa secara otomatis menjadi gelap saat terpapar sinar matahari dan kembali transparan di dalam ruangan.

Transitions merupakan merek dagang terdaftar milik EssilorLuxottica, produsen Ray-Ban dan berbagai merek kacamata ternama lainnya.

Dari segi konektivitas, kacamata ini dilengkapi kamera, Wi-Fi, dan Bluetooth seperti varian Meta. Namun, Samsung menambahkan keunggulan dengan koneksi data seluler yang tidak dimiliki oleh produk serupa dari Meta. Fitur ini memungkinkan pengguna tetap terhubung tanpa ketergantungan pada perangkat lain.

Samsung telah mendaftarkan nama “Galaxy Glasses” sebagai merek dagang, mengindikasikan nama resmi yang akan digunakan untuk produk ini.

Peluncuran dipastikan akan mencakup pasar Amerika Serikat, dengan rencana ekspansi ke pasar global lainnya yang masih dalam tahap persiapan.

Perkembangan ini menandai babak baru persaingan di segmen wearables premium yang semakin ketat. Kehadiran Galaxy Glasses akan melengkapi ekosistem XR Samsung dan bersaing langsung dengan produk serupa dari perusahaan teknologi besar lainnya.

Industri kacamata pintar semakin berkembang dengan kehadiran pemain besar seperti Samsung. Inovasi dalam teknologi lensa dan konektivitas menjadi faktor penentu dalam menarik minat konsumen.

Pengalaman menggunakan lensa canggih dalam perangkat wearable menjadi nilai tambah yang signifikan bagi pengguna modern. (Icha)

Google Rilis Gemini 3, Model AI Terbaru yang Lebih Cerdas

0

Telko.id – Google secara resmi meluncurkan Gemini 3, suite model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka yang diklaim sebagai yang terbaik saat ini.

Model ini menggantikan Gemini 2.5 yang sebelumnya diperkenalkan pada Mei lalu di Google I/O. Gemini baru ini sudah mulai diroll out dalam AI Mode di Google Search untuk pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra, serta di aplikasi Gemini untuk semua pengguna.

CEO Google Sundar Pichai menyatakan, Gemini baru ini “jauh lebih baik dalam memahami konteks dan maksud di balik permintaan Anda, sehingga Anda mendapatkan yang dibutuhkan dengan prompt yang lebih sedikit.”

Google mengklaim Gemini 3 adalah “model terbaik di dunia untuk pemahaman multimodal,” yang menghadirkan “visualisasi yang lebih kaya dan interaktivitas yang lebih mendalam.”

Rilis Gemini 3 dimulai dengan Gemini 3 Pro, yang saat ini masih dalam tahap “preview”. Selanjutnya akan menyusul Gemini 3 Deep Think, yang sedang diuji oleh “safety testers”. Setelah proses pengujian selesai, Gemini 3 Deep Think akan tersedia untuk pelanggan Google AI Ultra.

Menurut Google, Gemini 3 Pro “secara signifikan mengungguli” Gemini 2.5 Pro dalam setiap tolok ukur AI utama. Model ini “membawa tingkat kedalaman dan nuansa baru ke setiap interaksi,” dengan respons yang “cerdas, ringkas, dan langsung, menggantikan klise dan pujian dengan wawasan yang genuin — memberitahu Anda apa yang perlu didengar, bukan hanya yang ingin didengar.”

Gemini 3 Deep Think disebut mengungguli Gemini 3 Pro dalam benchmark, meski dengan kompensasi waktu respons yang lebih lama.

Gemini terbaru ini dikembangkan sejak awal untuk “secara mulus menyintesis informasi tentang topik apa pun di berbagai modalitas, termasuk teks, gambar, video, audio, dan kode,” sehingga lebih baik dalam membantu proses belajar.

Google menyatakan Gemini baru ini adalah model paling aman mereka sejauh ini, yang telah “menjalani rangkaian evaluasi keamanan paling komprehensif dari model AI Google mana pun hingga saat ini.”

Model ini menunjukkan “sikap menjilat yang berkurang, peningkatan resistensi terhadap injeksi prompt, dan perlindungan yang lebih baik terhadap penyalahgunaan melalui serangan siber.”

Integrasi teknologi AI Google seperti Gemini terus berkembang di berbagai perangkat. Sebelumnya, Nano Banana AI Google Hadir di Fitur Now Brief Samsung Galaxy AI, menunjukkan kolaborasi erat antara Google dan Samsung dalam menghadirkan AI ke genggaman pengguna.

Kehadiran Gemini di ekosistem Samsung semakin meluas, seperti yang terlihat pada Samsung Galaxy A17 5G, Cicilan Rp303 Ribuan dengan Gemini AI yang menawarkan aksesibilitas teknologi AI kepada lebih banyak pengguna.

Tidak hanya smartphone, teknologi ini juga merambah ke perangkat wearable seperti Galaxy Buds3 FE, TWS Premium dengan Gemini AI.

Peluncuran Gemini 3 menandai perkembangan signifikan dalam lanskap AI Google, dengan peningkatan kemampuan multimodal dan keamanan yang lebih robust.

Ketersediaan model ini di berbagai platform, termasuk Google Search dan aplikasi Gemini, memperluas jangkauan teknologi AI canggih kepada pengguna di berbagai segmen. (Icha)

Honor Robot Phone: Prototipe Gimbal Camera Terungkap di China

0

Telko.id – Honor secara resmi memperlihatkan prototipe Robot Phone dengan kamera gimbal yang terpasang pada lengan robot di bagian belakang.

Pemunculan pertama ini dilakukan dalam acara Honor User Carnival di China, memberikan gambaran langsung tentang desain dan fitur utama perangkat yang sebelumnya hanya diumumkan melalui teaser.

Robot Phone akan tersedia dalam tiga pilihan warna: Hitam, Putih, dan Emas. Setiap varian warna menawarkan material berbeda, antara faux leather atau kaca pada bagian belakang.

Desain bodi mengadopsi chassis aluminium dengan jendela kaca di bawah kamera, menciptakan estetika premium yang mirip dengan konsep awal yang telah dibocorkan sebelumnya.

Fitur utama perangkat ini adalah kamera gimbal yang dapat memanjang dari area recessed di camera island. Honor mengonfirmasi bahwa gimbal camera ini akan didukung oleh berbagai fitur AI yang memungkinkannya bergerak dan berinteraksi dengan objek yang ditangkap.

Meskipun demonstrasi fungsionalitas AI belum ditampilkan secara detail, kehadiran teknologi ini menandakan inovasi baru dalam pengembangan kemampuan imaging smartphone.

Keberadaan prototipe ini mengonfirmasi bahwa Honor serius mengembangkan konsep smartphone robotik, meskipun perusahaan belum memastikan apakah Robot Phone akan diluncurkan secara komersial atau tetap menjadi prototipe.

Preview sebelum MWC 2026 ini menjadi indikasi kuat bahwa Honor mungkin akan mengumumkan rencana lebih lanjut dalam ajang global tersebut.

Industri smartphone terus berinovasi dengan integrasi AI, seperti yang juga terlihat pada perangkat mid-range dengan optimasi gaming. Namun, pendekatan Honor dengan kamera robotik menawarkan diferensiasi yang unik dalam pasar yang semakin kompetitif.

Perkembangan Robot Phone ini akan menjadi sorotan utama menuju MWC 2026 pada Maret mendatang. Komunitas teknologi menanti konfirmasi lebih lanjut mengenai spesifikasi teknis, kemampuan AI, dan rencana komersialisasi perangkat inovatif ini. (Icha)

5 Keunggulan Acer Nitro V 15 RTX 5050, Rekomendasi Laptop Gaming Tipis

0

Telko.id – Jika dulu laptop gaming identik dengan bodi bongsor, cooling bising, dan bobot yang membuat pundak pegal, sekarang banyak pengguna mencari laptop gaming yang simpel, mudah dibawa, tetapi tetap punya performa kencang.

Acer melihat kebutuhan ini dan menghadirkan Nitro V 15 RTX 5050, sebuah laptop yang dirancang untuk pengguna modern seperti gamer yang sering mobile, mahasiswa yang butuh performa tinggi untuk multitasking, hingga kreator konten pemula yang ingin perangkat serbaguna tanpa harus merogoh kocek setinggi laptop flagship.

Keunggulan Nitro V 15 bukan hanya soal performanya, tetapi juga keseimbangan di semua aspek penting. Tanpa banyak kompromi, laptop ini menawarkan pengalaman menyenangkan untuk bermain game, mengedit konten, atau sekadar dipakai bekerja setiap hari.

Karena itu, tidak berlebihan jika Nitro V 15 RTX 5050 menjadi salah satu laptop gaming ringkas yang paling menarik di kelasnya.

Berikut adalah lima hal yang menjadikannya pilihan tepat untuk kamu yang ingin laptop gaming kencang, modern, dan tetap nyaman dibawa ke mana-mana.

1. Performa Kencang dengan Intel® Core™ i5 Processor dan RTX 5050 Generasi Terbaru

Hal pertama yang membuat Nitro V 15 unggul adalah performanya. Laptop ini sudah ditenagai, Intel® Core™ i5 Processor hingga Intel® Core™ i7 Processor konfigurasi 10 core dan 16 thread yang sanggup meng-handle tugas berat tanpa lemot.

Untuk gaming, editing foto, render ringan, sampai multitasking penuh tab dan aplikasi, laptop ini berjalan mulus tanpa memaksakan diri.

Ditambah penggunaan SSD cepat dan RAM lega, proses membuka aplikasi hingga booting terasa singkat dan responsif.Di sisi grafis, Nitro V 15 membawa GPU NVIDIA GeForce RTX 5050 dengan VRAM 8GB GDDR7.

Bukan termasuk kartu grafis biasa, karena menggunakan memori generasi baru yang lebih cepat dan efisien. RTX 5050 mampu memainkan game kompetitif seperti Valorant, CS2, Apex Legends, hingga Fortnite di frame rate tinggi.

Bahkan game AAA modern bisa dijalankan dengan pengaturan menengah ke atas menggunakan resolusi Full HD.

Untuk harga dan kelasnya, performa ini termasuk salah satu yang paling menarik.Jika kamu seorang kreator konten pemula, GPU ini juga membantu mempercepat proses encoding, render project ringan, hingga editing 3D dasar.

Ini membuat Nitro V 15 terasa serbaguna. Kuat untuk gaming, tetapi juga dapat diandalkan untuk produktivitas modern.

2. Layar yang Super Halus untuk Gaming dan Multimedia

Salah satu alasan banyak gamer memilih laptop gaming adalah layarnya, dan Nitro V 15 punya keuntungan besar di bagian ini. Panel 15,6 inci beresolusi Full HD hadir dengan refresh rate hingga 180Hz, jauh lebih tinggi dari layar 60Hz pada laptop standar.

Perbedaan ini akan langsung terasa: gerakan layar lebih halus, animasi lebih mulus, dan gameplay terasa responsif. Bahkan ketika sekadar scroll timeline atau berpindah jendela, pengalaman visualnya jauh lebih nyaman.

Bagi gamer kompetitif, refresh rate tinggi adalah keuntungan nyata. Aiming terasa lebih presisi, input terasa cepat, dan respons visual lebih akurat.

Sedangkan untuk pecinta film atau konten multimedia, panel ini memiliki warna yang baik dan kontras cukup nyaman untuk kebutuhan menonton harian.

Layar ini juga mendukung koneksi ke monitor eksternal melalui HDMI 2.1. Artinya, kalau suatu saat kamu ingin bermain dengan layar besar atau butuh multi-monitor untuk kerja, Nitro V 15 siap mengakomodasi kebutuhan tersebut.

3. Desain Kalem, Bobot Ringkas, Bisa Dibawa Harian tanpa Ribet

Berbeda dari laptop gaming yang umumnya tebal dan agresif, Nitro V 15 tampil lebih santai dan elegan. Desainnya tidak memaksa untuk terlihat “gamer banget”, sehingga tetap aman dibawa ke kampus, ruang meeting, atau kafe tanpa mencuri perhatian berlebihan.

Warna hitam matte yang clean membuatnya terlihat profesional, sedangkan aksen merah tipis memberi sentuhan gaming tanpa terasa norak.

Bobotnya sekitar 2,1 kilogram, tergolong ringan untuk kategori laptop gaming. Jika kamu sering bekerja mobile, kuliah sambil nge-game di sela waktu, atau suka berpindah tempat, Nitro V 15 tidak akan merepotkan.

Material bodinya juga terasa solid, dengan konstruksi yang stabil saat layar dibuka. Keyboard-nya memiliki backlit amber yang nyaman dipandang di ruangan gelap, cocok untuk gaming malam hari atau bekerja sampai larut.

4. Pendinginan Efektif untuk Performa Stabil

Laptop gaming tanpa pendinginan baik akan cepat throttling, dan performa bisa anjlok saat pemakaian berat. Nitro V 15 hadir dengan sistem pendingin ganda yang menjaga suhu tetap stabil saat gaming atau rendering.

Saat dipakai lama, area keyboard memang menjadi sedikit hangat, tetapi masih di tingkat yang nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Selama ruangan memiliki ventilasi baik, laptop ini sanggup mempertahankan performanya tanpa penurunan signifikan.

Untuk gamer online, suhu stabil berarti frame rate tetap konsisten. Sementara bagi kreator konten yang melakukan export video atau rendering, pendinginan yang baik memastikan pekerjaan selesai tanpa masalah. Di kelas harganya, sistem thermal Nitro V 15 tergolong baik dan tidak berisik berlebihan.

5. Port Lengkap, Siap untuk Kerja Serius dan Gaming

Banyak laptop modern mulai mengorbankan port demi bodi tipis, tapi Nitro V 15 tidak melakukan itu. Di sini, semua kebutuhan pengguna terpenuhi tanpa tambahan dongle.

Port USB-A tersedia untuk aksesori standar seperti mouse atau storage eksternal. Port USB-C Thunderbolt 4 menjadi nilai penting, terutama untuk transfer data cepat, docking station, atau pengisian daya tertentu.

Ada juga HDMI 2.1 untuk monitor eksternal, Ethernet LAN untuk koneksi stabil saat main online, dan audio jack untuk headset.

Bagi gamer kompetitif, LAN menjadi keuntungan besar karena koneksi kabel selalu lebih stabil dibanding Wi-Fi. Sementara kreator konten atau pekerja kantor bisa memanfaatkan Thunderbolt 4 untuk workflow profesional.

Kelengkapan port inilah yang membuat Nitro V 15 fleksibel. Gaming bisa, kerja produktif bisa, editing pun bisa.

Laptop Gaming Serbaguna Acer Nitro V 15 RTX 5050 hadir sebagai solusi untuk pengguna yang ingin laptop gaming tanpa harus kehilangan kenyamanan laptop harian.

Pengalaman visual jauh lebih mulus, memiliki Intel® Core™ i5 Processor dan Intel® Core™ i7 Processor, GPU terbaru yang memiliki performa tinggi, sementara desainnya tetap kalem dan ringan untuk dibawa ke mana-mana.

Ketika banyak laptop gaming fokus pada performa saja, Nitro V 15 justru memberikan paket lengkap, yakni powerful, nyaman, ringkas, dan cukup terjangkau.

Bagi gamer casual, laptop ini lebih dari cukup untuk bermain kompetitif. Bagi mahasiswa, multitasking tidak akan terasa berat. Untuk kreator konten pemula, GPU-nya dapat membantu mempercepat workflow editing tanpa harus membeli perangkat mahal.

Semua ini membuat Nitro V 15 menjadi laptop “all-around” yang cocok untuk penggunaan jangka panjang.

Jika kamu sedang mencari laptop gaming yang cepat, fleksibel, dan tetap nyaman untuk dipakai bekerja sehari-hari, Acer Nitro V 15 RTX 5050 adalah salah satu pilihan terbaik di kelasnya. (Icha)