spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 817

Telkomsel Lulus ULO dan Siap Komersial kan Layanan 5G

Telko.id – Telkomsel lulus ULO atau Uji Layak Operasi dari pemerintah. Hal ini diumumkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate di Jakarta, Senin (24/5/2021). Sekaligus juga dilakukan penyerahan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) teknologi 5G dari Kementerian Kominfo ke Telkomsel.

Dengan diserahkan surat tersebut maka resmi Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang menggelar layanan 5G di Indonesia.

Johnny menyebutkan bahwa Telkomsel Lulus ULO 5G setelah melakukan pengujian pada 19-21 Mei 2021. Setelah melalui proses ULO 5G tersebut, Telkomsel dinyatakan lulus.

“Telkomsel dinyatakan layak (penggelaran layanan 5G secara komersial) di Indonesia setelah melakukan pengujian teknis. Telkomsel adalah operator seluler pertama yang menggelar 5G di Indonesia,” ujar Menkominfo.

Untuk tahap awal, frekuensi spektrum 2,3 GHz akan dimanfaatkan oleh Telkomsel dalam menghadirkan sinyal 5G kepada para pelanggan.

Penerbitan SKLO (Surat Keterangan Laik Operasi) menandakan kesuksesan persiapan Telkomsel untuk melakukan penggelaran jaringan 5G, yang khususnya akan dilakukan pada pita frekuensi 2,3 GHz, dengan lebar pita 30 MHz dalam rentang 2.300 MHz-2.330 MHz.

Langkah yang dilakukan oleh Telkomsel tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2010 Pasal 82 ayat 1.

Telkomsel berupaya mempersiapkan penyelenggaraan jaringan. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang merupakan peraturan turunan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

Johnny G. Plate mengatakan layanan 5G dari Telkomsel akan diluncurkan secara serentak pada 27 Mei 2021.

Menurut Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro, pada tahap awal ini, Telkomsel akan memberikan layanan 5G secara terbatas terlebih dahulu. “Kami akan menggelar di area residential terlebih dahulu,” ungkap Setyanto menjelaskan.

Terdapat enam lokasi residensial yang akan merasakan layanan 5G Telkomsel yang meliputi Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, BSD, Widya Chandra dan Alam Sutera.

Setelah itu, secara bertahap layanan 5G akan berkembang di kota-kota lain seperti Solo, Medan, Balikpapan, Denpasar, Batam, Surabaya, Makassar, dan Bandung.

Johnny berharap, penyelenggara telekomunikasi lainnya juga dapat turut serta dalam percepatan implementasi 5G di Indonesia, dan bersama-sama menyongsong Indonesia Terkoneksi, Semakin Digital, Semakin Maju. (Icha)

vivo iQOO Neo5 Lite

0

Telko.id – Spesifikasi vivo iQOO Neo5 Lite bertumpu pada Snapdragon 870 5G, 8/12 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, March 24 ini dibekali sistem operasi Android 11, OriginOS 1.0 dan layar berukuran 6.57″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Vivo memang belum secara resmi merilis harga vivo iQOO Neo5 Lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Vivo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, White) dan memiliki body berdimensi 164 x 75.5 x 8.9 mm (6.46 x 2.97 x 0.35 in) dengan berat 198.3 g (6.98 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi vivo iQOO Neo5 Lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 870 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×3.2 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.80 GHz Kryo 585) dan prosesor grafis / GPU Adreno 650. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8/12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.57″ Inch dengan jenis IPS LCD, 144Hz, HDR10. Resolusi layarnya 1080×2408 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, vivo iQOO Neo5 Lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD, aptX Adaptive). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera vivo iQOO Neo5 Lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang vivo iQOO Neo5 Lite :

  • 48 MP, f/1.8, 25mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 16mm, 120˚ (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (macro).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

XL Axiata dan NTT Jalin kerjasama Demi Kesiapan Jaringan Layani 5G

0

Telko.id – XL Axiata dan NTT jalin kerjasama untuk membangun infrastruktur teknologi  informasi (TI) berbasis private cloud. Kerjasama  ini akan membantu XL Axiata untuk mempersiapkan ekosistem teknologi informasi secara menyeluruh, termasuk juga mendukung perusahaan dalam menyiapkan ekosistem 5G.

“Untuk implementasi jaringan layanan 5G, kami membutuhkan kesiapan yang matang, baik dari segi jaringan dan juga ekosistem pendukung yang kuat. Kerja sama dengan NTT ini merupakan bagian dari upaya kami   untuk memperkuat sistem yang kami miliki,” ungkap I Gede Darmayusa, Director & Chief Technology Officer XL Axiata.

Sementara itu, CEO NTT Indonesia Solutions, Hendra Lesmana menyatakan bahwa pihaknya memiliki hubungan yang baik dengan banyak penyedia teknologi. Untuk itu, NTT optimis akan mampu memberikan dukungan maksimal kepada XL Axiata dalam usaha menyatukan infrastruktur berbasis cloud.

“Kami senang mendapat kepercayaan dari XL Axiata ini. Sebagian besar klien – klien kami memiliki tujuan mempercepat migrasi  cloud  untuk transformasi digital, tetapi banyak di antaranya terkendala dengan kompleksitas konsolidasi infrastruktur lama mereka dan desakan persaingan pasar yang ketat dalam lanskap telekomunikasi saat ini,” ujar Hendra menambahkan.

Menurut Hendra, XL Axiata dan NTT jalin kerjasama dengan mengintegrasikan solusi dari VMware, Cisco, F5, Check Point, Dell, Veeam, dan McAfee ke dalam satu solusi infrastruktur TI terpadu berbasis  cloud, NTT mengkonsolidasikan komponen dari ujung ke ujung, seperti server, penyimpanan data, jaringan dan keamanan. Dengan begitu XL Axiata dapat mempercepat kelincahan layanannya, serta menyederhanakan konfigurasi jaringan dan keamanan untuk mempertahankan dominasi pasar dan kepemimpinan jaringan yang kuat.

Solusi yang dibangun oleh NTT juga memungkinkan XL Axiata untuk mengotomatisasikan proses penyediaan dan permintaan layanan TI yang berulang, selain memusatkan model operasional TI-nya. Manfaat lainnya termasuk membantu XL Axiata meningkatkan produktivitas sumber daya TI dan menyederhanakan operasional pemulihan cadangan data.

Hasilnya, XL Axiata sekarang dapat menikmati pengurangan biaya dan peningkatan visibilitas dari ujung ke ujung untuk setiap divisi, dengan membuka banyak potensi untuk berkembang di masa depan sembari tetap mengendalikan biaya yang timbul. (Icha)

Telkomsel 5G Siap Digelar, Ini Yang Sudah Dipersiapkan!

Telko.id – Telkomsel 5G tidak lama lagi akan digelar. Soalnya, operator ini sudah mendapatkan ijin dari pemerintah untuk melakukan Uji Layak Operasi (ULO). Sebelum itu, Telkomsel sudah bersiap-siap. Salah satu yang dilakukan adalah memperluas cakupan VoLTE.

Setelah menghadirkan layanan VoLTE di 48 kabupaten/kota, kini Telkomsel mengumumkan perluasan layanan hingga menjadi 230 kabupaten/kota di Indonesia yang ditargetkan sampai dengan akhir tahun 2021.

“Perluasan ketersediaan akses dan pengembangan VoLTE menjadi salah satu perwujudan komitmen kami dalam mengedepankan prinsip customer-centric dengan menghadirkan teknologi jaringan terdepan melalui implementasi roadmap broadband terkini dan terbarukan, mengingat akselerasi adopsi gaya hidup digital yang semakin cepat dan dibutuhkan di tengah masyarakat. Pengembangan VoLTE juga menjadi bagian dari upaya Telkomsel sebagai leading digital telco company dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Diharapkan, layanan VoLTE dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dalam menjalani keseharian,” ungkap Nugroho, Direktur Network Telkomsel.

Di samping perluasan area coverage layanan VoLTE, Telkomsel turut memperkuat kolaborasi bersama mitra perangkat ponsel pintar yang telah memiliki ragam produk yang mendukung teknologi VoLTE, di antaranya Samsung, Huawei, Vivo, Xiaomi, Oppo, Advan dan Evercoss. Total, ada lebih dari 50 tipe smartphone yang sudah support layanan VoLTE terdepan dari Telkomsel.

Baca juga : VoLTE Telkomsel Diluncurkan Demi Kecukupan Spektrum Buat 5G

Berbekal berbagai upaya tersebut, Telkomsel berharap semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati manfaat dari layanan VoLTE. Hingga kini, sekitar 1 juta pelanggan sudah menjadi pengguna aktif VoLTE. Jumlah tersebut ditargetkan dapat naik signifikan seiring diperluasnya area coverage layanan VoLTE di tahun ini.

Pengembangan layanan VoLTE juga menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam mempercepat peralihan layanan 2G dan 3G ke 4G/LTE, yang diharapkan dapat mengakselerasi penyelenggaraan layanan 5G di Indonesia. Teknologi jaringan VoLTE menjadi medium penting dalam mematangkan Indonesia untuk mengimplementasikan teknologi Telkomsel 5G yang akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan dalam menikmati solusi digital connectivity terdepan.

Ke depan, kehadiran Telkomsel 5G akan meningkatkan pengalaman yang bukan hanya memungkinkan pengguna melakukan panggilan berbasis VoLTE, melainkan juga Voice over New Radio (VoNR).

“Selamat kepada pelanggan Telkomsel yang dapat menikmati serta memanfaatkan kelebihan layanan VoLTE untuk dapat mengakses lebih banyak peluang untuk hidup yang lebih baik. Telkomsel berkomitmen akan terus menjalankan fungsinya sebagai digital connectivity enabler untuk selalu mengedepankan inovasi dalam setiap upaya memperluas cakupan layanan VoLTE, agar dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh masyarakat Indonesia hingga seluruh pelosok negeri. Ke depannya kami juga tengah mempersiapkan fitur teknologi pendukung untuk akses VoLTE yang lebih nyaman bagi seluruh pelanggan,” ucap Nugroho menutup.

Saat ini, hadirnya layanan VoLTE sendiri sudah memberikan beragam kelebihan yang dapat dinikmati oleh para pelanggan untuk mengakselerasi gaya hidup digital, di antaranya mampu menyambungkan panggilan lebih cepat dan menghasilkan suara kualitas HD berkat jaringan 4G/LTE, peralihan dari panggilan suara ke video call yang lancar dan cepat, hingga pelanggan bisa tetap menelpon sambil berselancar di internet atau bermain game dalam waktu bersamaan pada mode panggilan VoLTE tanpa khawatir koneksi terputus.

Namun untuk bisa mengakses layanan VoLTE Telkomsel, para pelanggan harus memastikan beberapa hal terlebih dahulu, di antaranya pelanggan sudah menggunakan USIM 4G, smartphone yang mendukung fitur VoLTE dengan sistem operasi (OS) terbaru, mengatur jaringan smartphone ke VoLTE, dan memastikan sudah berada di area coverage VoLTE.

Setelah itu, pelanggan bisa langsung melakukan panggilan untuk menikmati layanan VoLTE dengan tarif sesuai pemakaian, atau dengan mengaktifkan paket telepon lebih dulu untuk kenyamanan yang lebih. Informasi lebih lanjut mengenai layanan VoLTE dari Telkomsel bisa diakses di telkomsel.com/volte. (Icha)

Kinerja Indosat Ooredoo Kinclong, Pendapatannya Naik 12,6%

0

Telko.id – Kinerja Indosat Ooredoo pada kuartal pertama tahun 2021 ini cukup menggembirakan. Pasalnya, total pendapatan naik 12,6% YOY menjadi Rp7,3 triliun, pendapatan seluler meningkat 12,5% YoY menjadi Rp6 triliun, laba bersih Rp172 miliar,  EBITDA meningkat 42.5% YoY menjadi Rp3,4 triliun, serta jumlah pelanggan seluler meningkat 7% YoY menjadi 60 juta pelanggan.
 
Atas kinerja yang kinclong ini, President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan, terlepas berbagai tantangan operasional yang berlangsung akibat pandemi COVID-19, momentum terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dua digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.

“Kinerja Indosat Ooerdoo kuartal pertama ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan kami selanjutnya. Strategi kami untuk menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung oleh upaya kami mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi kami dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan kami,” kata Al-Neama.

Baca juga : Berbisnis Selama 53 Tahun, Ini Kinerja Indosat Ooredoo
 
Tak lupa Al-Neama mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang dianggap sudah membantu moncernya kinerja Indosat Ooredoo. “Saya ingin berterima kasih kepada pelanggan setia dan semua pemangku kepentingan kami atas dukungannya selama ini, yang telah memotivasi kami untuk mencetak hasil yang luar biasa ini,” katanya, sambil tak lupa terus berkomitmen untuk memastikan konektivitas serta ketersediaan produk dan layanan digital yang dibutuhkan masyarakat di seluruh Indonesia. Serta, komitmen untuk mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa yang digital.

Indosat Ooredoo mencatatkan kinerja keuangan yang memuaskan di kuartal pertama 2021, mempertahankan momentum pertumbuhan tahun sebelumnya. Total pendapatan Indosat Ooredoo tumbuh sebesar 12,6% YoY menjadi Rp7,3 triliun. Pendapatan seluler meningkat sebesar 12,5% YoY menjadi Rp6 triliun. Bisnis enterprise terlihat kembali pulih pada kuartal pertama 2021 dengan pertumbuhan pendapatan enterprise (YoY) sebesar 17,1% menjadi Rp1,3 triliun.
 
EBITDA meningkat 42.5% YoY, mencapai Rp3,4 triliun. Hal ini disebabkan oleh kombinasi pertumbuhan top line dan efisiensi biaya yang berkontribusi pada pertumbuhan margin EBITDA sebesar +9,7pp YoY mencapai 46,2% di kuartal pertama 2021, tertinggi dalam tujuh kuartal terakhir. Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp172 miliar, meningkat pesat sebesar Rp778 miliar dibandingkan dengan kuartal pertama 2020.
 
Indosat Ooredoo juga mencatat basis pelanggan yang sehat dengan 60 juta pelanggan setia, tumbuh 7% YoY. Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat 11% YoY menjadi Rp32,7 ribu, didorong oleh pertumbuhan trafik data yang signifikan, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Pada kuartal 1 2021, Indosat Ooredoo mengumumkan penandatanganan perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan PT EPID Menara Asset Co (“Edge Point Indonesia”) untuk lebih dari 4.200 menara telekomunikasi. Transaksi senilai Rp11 triliun dan akan membuka permodalan untuk membangun momentum pertumbuhan Indosat Ooredoo yang solid melalui pengembangan lebih lanjut pada kinerja jaringannya dan peluncuran solusi-solusi digital baru yang inovatif dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan. (Icha)

Google dan Samsung Kolaborasi Buat Smartwatch OS Baru

Telko.id – Google dan Samsung kolaborasi untuk membuat smartwatch OS baru. Rencananya, Tizen dari Samsung akan dimasukan ke dalam OS baru tersebut. Padahal, baru saja diperkenalkan pada akhir tahun ini. OS baru itu pun akan diintegrasikan dengan fitur-fitur dari Fitbit yang beberapa waktu lalu sudah diambil alih oleh Google.

Google dan Samsung kolaborasi ini akan memberikan peluang untuk menghadirkan pengalaman baru kepada konsumen di berbagai bidang seperti kesehatan dan kebugaran, serta menjangkau lebih banyak pengembang untuk jam tangannya.

Ini berkontribusi pada teknologi untuk memberikan kinerja yang dioptimalkan, pengelompokan sensor tingkat lanjut, tampilan berdaya rendah, dan masa pakai baterai yang lama ke platform terpadu. Ini juga akan terus mendukung jam tangan pintar lama yang menjalankan Tizen selama tiga tahun setelah dirilis.

Google dan Samsung kolaborasi ini dibangun di atas kemitraan yang panjang antara perusahaan dan kekuatan satu sama lain. Dalam hal kinerja, kolaborasi ini telah membuat aplikasi dimulai hingga 30 persen lebih cepat pada chipset terbaru, dengan gerakan dan animasi antarmuka pengguna yang mulus.

Untuk mencapai masa pakai baterai yang lebih lama, mereka telah mengoptimalkan lapisan bawah sistem operasi, memanfaatkan inti perangkat keras berdaya rendah. Hal ini mengarah pada pengoptimalan seperti kemampuan untuk menjalankan sensor detak jantung terus menerus di siang hari, melacak tidur semalaman dan masih memiliki baterai untuk hari berikutnya.

Dengan pembaruan Wear berikutnya yang diluncurkan akhir tahun ini, pengguna dapat mengakses pintasan ke fungsi penting dari mana saja di jam tangan, serta menyesuaikan lebih banyak layar beranda dengan Tiles untuk aplikasi favorit.

Google juga memperbarui aplikasinya sendiri untuk perangkat yang dapat dikenakan, termasuk Maps dan Google Assistant, dan Google Pay akan didesain ulang dan diperluas ke 26 negara baru, di luar 11 negara yang saat ini tersedia. YouTube Music juga akan hadir di Wear akhir tahun ini, dilengkapi dengan fitur seperti download pintar.

Perusahaan juga mengumumkan dimulainya platform kesehatan dan kebugaran yang dibuat bekerja sama dengan Samsung dan menggabungkan fitur-fitur dari Fitbit. Platform ini menyediakan data kebugaran dan kesehatan yang dihasilkan dari sensor, algoritme sadar kontekstual, dan pemantauan kesehatan sepanjang hari. Muncul dengan API baru bagi pengembang untuk menambahkan layanan mereka sendiri.

Dengan Android Studio Arctic Fox Beta terbaru, pengembang dapat menguji semua fitur yang akan datang untuk Wear. Alat baru termasuk Tiles API dan editor desain tampilan jam yang dibuat oleh Samsung.

Platform gabungan baru ini juga akan lebih terbuka, menurut direktur manajemen produk Wear OS Bjorn Kilburn, Google akan menyediakan UI referensi baru untuk pembuat jam tangan.

“Dengan OS yang baru nanti, akan sangat memungkinkan OEM untuk menyesuaikan pengalaman itu jauh lebih dalam daripada yang mereka bisa lakukan di masa lalu,” katanya dalam wawancara dengan Engadget.

Ini berarti perusahaan seperti Fossil dan Montblanc dapat mengubah perangkat lunak lebih dalam daripada sebelumnya, yang dapat membuat jam tangan pintar dari berbagai OEM menjadi lebih berbeda dari sebelumnya.

Untuk platform baru, Google telah “bekerja secara intens dengan Fitbit dan Samsung untuk sepenuhnya membangun kembali kerangka kesehatan dan kebugaran di Wear,” kata Kilburn.

Dia mengatakan tim tersebut berkolaborasi dengan Samsung untuk mempelajari cara menjalankan hal-hal seperti pelacakan detak jantung yang konstan tanpa menghabiskan terlalu banyak baterai.

Google juga mendapat masukan dari kedua perusahaan tentang cara menggunakan sensor seperti akselerometer dan pemindai detak jantung untuk sistem pelacakan kesehatan yang komprehensif. Di I/O, perusahaan meluncurkan alfa API Layanan Kesehatan yang memungkinkan developer memahami fitur baru yang tersedia di Wear OS terbaru.

Selain itu, Fitbit sedang membangun aplikasi untuk Wear baru yang akan membawa alatnya seperti pelacakan latihan dan pemantauan kesehatan dan aktivitas sepanjang hari dan perayaan di layar.

Belum jelas apakah fungsi pelacakan tidur Fitbit akan hadir di Wear OS, tetapi jika ya, itu akan memberi platform Google keunggulan atas Apple. Karena Fitbit menggunakan detak jantung Anda untuk mengetahui tahap tidur Anda sepanjang malam, Fitbit menawarkan lebih banyak wawasan daripada watchOS, yang belum menafsirkan data kardio Anda seperti itu.

Beberapa perubahan lainnya yang mungkin diakomodir oleh OS baru ini adalah pembaruan aplikasi Google sendiri seperti Pay, Maps dan YouTube Music, serta Asisten. Dukungan untuk pemutaran musik offline (melalui YouTube Music dan Spotify) akan datang dan Maps juga akan segera menawarkan navigasi belokan demi belokan di pergelangan tangan.

Sebagian besar, seperti aplikasi Fitbit, YouTube Music, dan pembaruan Spotify diperkirakan akan datang akhir tahun ini, sementara desain ulang Maps diharapkan selesai akhir bulan ini atau awal tahun depan. Demikian pula, dukungan Google Pay untuk jam tangan meluas ke 26 negara baru akhir bulan ini atau awal Juni, sehingga jumlah total negara menjadi 37. Desain ulang Pay akan hadir akhir tahun ini, sementara perubahan Asisten ditetapkan untuk awal 2022.

Yang pasti, OS ini akan memberikan peningkatan kinerja karena menggunakan chipset yang lebih mumpuni berkat kemitraannya dengan Samsung. Melalui kolaborasi tersebut, Wear OS baru juga akan mendukung lebih banyak operator untuk konektivitas LTE, serta lebih banyak negara dan bahasa. Ini semua diharapkan tiba akhir tahun ini. (Icha)

Honor Play5 5G

0

Telko.id – Spesifikasi Honor Play5 5G bertumpu pada Dimensity 800U 5G, 8 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, May 18 ini dibekali sistem operasi Android 10, Magic UI 4.0, no Google Play Services dan layar berukuran 6.53″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor Play5 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)
Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Violet, Light Blue) dan memiliki body berdimensi 161.6 x 74.8 x 7.5 mm (6.36 x 2.94 x 0.30 in) dengan berat 179 g (6.31 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor Play5 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Dimensity 800U 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.4 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G57 MC3. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, Unspecified dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3800 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.53″ Inch dengan jenis OLED, HDR10. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor Play5 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G. Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Honor Play5 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor Play5 5G :

  • 64 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.4, (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (macro)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Ini Rencana Telkomsel Untuk Optimalkan Frekuensi 2,3 GHz

Telko.id – Telkomsel baru saja ditunjuk sebagai salah satu pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2021 yang digelar oleh Kemkominfo RI, di mana mendapatkan alokasi Blok A dan C. Lalu seperti apa rencana Telkomsel dalam pemanfaatannya?

Yang diperoleh Telkomsel adalah total 20 MHz alokasi pita frekuensi tambahan yaitu 10 MHz pada Blok A yang berada di rentang 2360 – 2370 MHz untuk wilayah layanan zona 1, 4, 5, 6, 9, 10 dan 12 dan 10 MHz pada Blok C di rentang 2380 – 2390 MHz untuk wilayah layanan zona 4,5,6, 9, 10, 12 dan 15.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan seluruh spektrum tambahan yang telah diamanatkan pemerintah tersebut untuk mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur jaringan bergerak seluler dengan teknologi generasi keempat (4G/LTE) yang memiliki kualitas prima dengan cakupan terluas hingga pelosok negeri, sekaligus jika memungkinkan, melanjutkan roadmap pengembangan teknologi telekomunikasi terbaru yang nantinya akan segera diterapkan di Indonesia, seperti teknologi generasi kelima.

“Kami bersyukur dan berterima kasih untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari pemerintah melalui penetapan pemenang  Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3 GHz yang belum lama ini digelar oleh Kemkominfo RI. Langkah korporasi melalui investasi pita frekuensi ini dilakukan dengan telah mempertimbangan berbagai aspek, seperti strategi pengembangan investasi dan bisnis yang matang, dengan dukungan finansial yang kuat, seiring dengan roadmap transformasi Telkomsel yang kini telah menjadi perusahaan telekomunikasi digital,” ungkap Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel.

Investasi yang dilakukan Telkomsel dalam memperoleh tambahan spektrum frekuensi ini menunjukkan keseriusan  korporasi untuk selalu menjadi yang terdepan dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk menikmati layanan broadband berteknologi terkini secara nyaman, merata dan setara, terutama dalam memperkuat ekosistem gaya hidup digital yang inklusif dan berkesinambungan.

Setyanto lebih lanjut menjelaskan, rencana Telkomsel dengan tambahan spektrum tersebut adalah akan dimanfaatkannya untuk memperkuat pengembangan layanan broadband terkini 4G LTE dengan memaksimalkan kapasitas dan kualitas jaringan broadband bagi pelanggan hingga pelosok Indonesia. Diharapkan pencapaian ini juga akan mendukung penguatan ekosistem digital di Indonesia, termasuk industri kreatif digital, e-commerce, dan mendorong transformasi digital segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selanjutnya, rencana Telkomsel untuk tahap awal adalah akan melanjutkan pembangunan BTS 4G/LTE dengan memaksimalkan frekuensi 2,3 GHz yang tersedia, terutama di wilayah yang memiliki trafik penggunaan layanan broadband cukup tinggi. Dengan demikian, Telkomsel dapat memungkinkan masyarakat untuk menikmati kecepatan akses maksimal mobile broadband yang lebih tinggi dan lebih berkualitas, dengan kapasitas jaringan yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas digital masyarakat.

Tambahan spektrum frekuensi 2,3 GHz dengan total sebesar 20 MHz akan segera dapat mulai digunakan setelah dilakukan proses penataan ulang (refarming) dan keluarnya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Kemkominfo RI dalam waktu secepatnya, agar alokasi pita yang dimiliki menjadi saling berdampingan (contiguous) sehingga lebih efisien dan optimal dalam rangka mendukung penyelenggaraan jaringan konektivitas broadband.

“Telkomsel memahami saat ini ketersediaan spektrum frekuensi di Indonesia masih sangat terbatas, sementara perbandingan antara pertumbuhan jumlah pengguna layanan broadband dengan alokasi spektrum frekuensi yang dimiliki Telkomsel harus terus sejalan perkembangannya. Dengan pertimbangan tersebut, dan untuk mengakomodasi pertumbuhan tersebut dengan perkembangan populasi dalam ekosistem gaya hidup digital yang terus tumbuh di Indonesia, nilai tambahan spektrum ini menjadi sangat tinggi dan signifikan dalam memperkuat tiga pilar digital Telkomsel untuk terus menjadi penyedia Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services terpercaya di Indonesia,” Setyanto menambahkan.

Hingga akhir tahun lalu, Telkomsel telah menggelar lebih dari 231.000 unit BTS, dengan ketersediaan lebih dari 78% berteknologi BTS 3G/4G, yang menjangkau 95% wilayah populasi di seluruh pelosok negeri. Sejak beberapa tahun terakhir, Telkomsel juga sudah memfokuskan  seluruh pembangunan infrastruktur dan teknologi jaringan dikhususkan untuk penyediaan jaringan broadband 4G/LTE.

Pada akhir 2019, Telkomsel juga telah melakukan uji coba jaringan terbaru 5G di Batam untuk sektor industri, setelah sebelumnya sukses menggelar uji coba dan showcase pemanfaatan jaringan 5G di perhelatan Asian Games 2018.

Dengan diumumkannya Telkomsel sebagai pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360–2390 MHz tersebut, komposisi alokasi lisensi frekuensi yang dimiliki Telkomsel menjadi sebagai berikut: frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 50 MHz (30 MHz dengan alokasi penggunaan nasional dan 20 MHz dengan alokasi penggunaan zona/tidak nasional), frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1,8 GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, dan frekuensi 800/900 MHz dengan lebar pita 15 MHz, dimana pita 2,1 GHz, 1,8 GHz dan 800/900 MHz untuk alokasi penggunaan nasional.

“Penambahan spektrum frekuensi ini akan menjadi penguat bagi landasan pengembangan bisnis digital yang terus dibangun oleh Telkomsel, yang selama 2020 lalu telah berkontribusi lebih dari 71% dari total pendapatan perusahaan,” ujar Setyanto.

Hal itu juga sebagai upaya untuk terus menghadirkan kenyamanan pengalaman aktivitas digital masyarakat, Telkomsel juga memiliki aspirasi kuat menjadi pintu gerbang solusi digital untuk membuka berbagai potensi masyarakat Indonesia, yang salah satunya diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan seperti 4G/LTE di seluruh pembangunan BTS baru sepanjang tahun ini, dan 5G dalam waktu dekat ini. (Icha)

Xiaomi Poco M3 Pro

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Poco M3 Pro bertumpu pada Dimensity 700 5G, 4/6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2021, May 19 ini dibekali sistem operasi Android 11, MIUI 12 dan layar berukuran 6.5″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Poco M3 Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Poco Yellow, Power Black, Cool Blue) dan memiliki body berdimensi 161.8 x 75.3 x 8.9 mm (6.37 x 2.96 x 0.35 in) dengan berat 190 g (6.70 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Poco M3 Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Dimensity 700 5G yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.2 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G57 MC2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD, 90Hz, 400 nits (typ), 500 nits (HBM). Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Poco M3 Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (CA). Selain itu ada juga konektifitas USB USB Type-C 2.0, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Xiaomi Poco M3 Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Poco M3 Pro :

  • 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    2 MP, f/2.4, (macro)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, (wide) yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Erajaya Hadirkan iPhone 12 Series Warna Ungu, Girly Banget!

Telko.id – Erajaya hadirkan iPhone 12 series warna Ungu, Girly Banget! Pas buat para penggemar warna ini. Dalam keterangan resminya, Erajaya Group akan menghadirkan iPhone 12 dan iPhone 12 mini varian warna ungu yang menawan di semua jaringan Erafone, iBox dan Urban Republic di seluruh Indonesia.

Kehadiran warna ungu di iPhone 12 untuk melengkapi lima warna yang hadir sebelumnya, yakni White, Black, Green, Blue dan RED. Adapun keseluruhan bodi perangkat berwarna ungu ini tampak elegan berkat berpadu dengan bingkai aluminium dan material kaca.

Erajaya hadirkan iPhone 12 series warna Ungu, selain warna, tak ada hal lain yang berubah. Spesifikasi yang diusung keduanya masih serupa. Keduanya sama-sama mengandalkan chipset A14 Bionic untuk memacu performa perangkat.

iPhone 12 dan iPhone 12 Mini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68, yang diklaim dapat mencapai kedalaman 6 meter selama 30 menit. Lebih lanjut, keduanya juga mengusung layar Super Retina XDR, tetapi dengan ukuran berbeda. iPhone 12 berukuran 6,1 inch, sedangkan iPhone 12 Mini hanya 5,4 inch.

Di sektor kamera, baik kamera depan dan belakang kedua iPhone 12 Series ini juga sama. Di bagian belakang, perangkat mengemas 2 kamera berkekuatan 12 MP untuk lensa Wide dan 12 MP untuk lensa Ultra Wide. Sedangkan, di depan terpampang lensa kamera 12 MP.

Seri iPhone 12 dilengkapi dengan fitur Night mode, True Depth dan Smart HDR3 yang menggunakan machine learning untuk menyesuaikan white balance, kontras, tekstur dan saturasi foto.

iPhone 12 dan iPhone 12 mini ungu sudah menjalankan sistem operasi iOS 14.5, yang memberikan fitur membuka kunci ponsel dengan Apple Watch saat menggunakan masker, emoji baru dan pembaruan untuk aplikasi Apple Podcast.

iPhone 12 dan iPhone 12 mini ditenagai chip A14 Bionic, menggunakan teknologi 5 nanometer untuk CPU dan GPU yang cepat, berguna untuk pengalaman gaming dan fotografi. Ponsel ini berukuran sama dengan yang diluncurkan tahun lalu, yaitu 6,1 inci iPhone 12 dan iPhone mini sebesar 5,4 inci.

Untuk detil harga, promo dan ketersediaan barang, kunjungilah iBox co id dan eraspacecom. Namun, setelah dikunjungi, promo maupun ketersediaannya masih belum ada informasinya. Kabarnya, iPhone 12 di Indonesia dijual mulai Rp14.999.000, sementara iPhone 12 mini mulai harga Rp12.999.000.

Sebagai tambahan informasi, Apple bersamaan dengan peluncuran iMac dan sejumlah perangkat lainnya pada April lalu, mengumumkan warna baru ungu untuk iPhone 12 dan iPhone 12 mini. (Icha)