spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 607

Infinix Hot 20 Play: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

0

Dalam dunia HP yang terus berkembang, Infinix Hot 20 Play menawarkan pendekatan yang berimbang antara fitur dan harga. Banyak pertanyaan muncul seputar spesifikasi kunci, seperti performa prosesor, kualitas kamera, dan daya tahan baterai. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 7 aspek penting dari Infinix Hot 20 Play, memberikan pandangan lebih dekat tentang bagaimana perangkat ini mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari kemudahan penggunaan sehari-hari hingga kemampuan multimedia, temukan fakta-fakta esensial yang dapat membantu Anda memahami apa yang ditawarkan oleh Infinix Hot 20 Play.

1. Layar IPS LCD dengan Refresh Rate 90Hz

Layar IPS LCD memang tidaklah istimewa, tapi untuk HP kategori menengah bawah seperti Infinix Hot 20 Play kami masih bisa memakluminya. Paling tidak, layar milik Infinix Hot 20 Play dengan ukuran 6.82 inches, 110.5 cm2 (~82.8% screen-to-body ratio) memiliki resolusi 720 x 1640 pixels (~263 ppi density) dan support refresh rate 90Hz. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL memiliki layar IPS LCD, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL memiliki layar IPS LCD.

2. Chipset Grade C dengan GPU Rating 30

Di atas kertas, chipset Helio G37 yang dibawa Infinix Hot 20 Play mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 159061. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Di level performa yang sama, ada Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL dengan chipset Snapdragon 660 - Antutu 226617 dan RAM 3-6 GB, dan ada Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL dengan chipset Snapdragon 632 - Antutu 201915 dan RAM 3/4 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU PowerVR GE8320 milik Infinix Hot 20 Play kami beri rating 30. Sebagai pembanding, GPU Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL punya rating , dan GPU Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL punya rating .

3. Mentok di GSM / HSPA / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / HSPA / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL support GSM / HSPA / LTE, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 6000 mAh - charging 18W

Semua fitur yang ada di Infinix Hot 20 Play ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 6000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired 5W reverse wired. Sementara pesaingnya, Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 10W, dan baterai 4000 mAh.

5. Dimensi 171 x 78 x 8.9 mm Frame Plastik

Infinix Hot 20 Play memiliki detail bodi Glass front, plastic frame, plastic back dengan dimensi 171 x 78 x 8.9 mm yang memiliki ketebalan 8.9 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bagian belakang. Adapun untuk variasi warna, Infinix Hot 20 Play menyediakan opsi warna Racing Black, Luna Blue, Aurora Green dan Fantasy Purple.

6. Kamera Utama 13 MP

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Infinix Hot 20 Play menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 13 MP, f/1.8, (wide), 1/3.1", 1.12µm, AF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi QVGA. Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Infinix Hot 20 Play dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 64GB 4GB RAM dan 128GB 4GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Infinix Hot 20 Play.

Infinix Hot 20 Play Versus Infinix Hot 12 Play

Infinix Hot 20 PlayInfinix Hot 12 Play
HargaBelum TersediaRp 1.420.000
CPUHelio G37, dengan CPU rating 24MT6765V, dengan CPU rating 24
GPUPowerVR GE8320, dengan GPU rating 30PowerVR GE8320 - X6816 Mali-G52 MP2 - X6816C, dengan GPU rating 30
LayarIPS LCD, 90Hz, 500 nits (peak)IPS LCD, 90Hz
Kamera13 MP, f/1.8, (wide), 1/3.1", 1.12µm, AF

QVGA
13 MP, f/1.8, (wide), 1/3.1", 1.12µm, AF

QVGA
Memori64GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM64GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM, 128GB 6GB RAM
BateraiLi-Po 6000 mAh, non-removableLi-Po 6000 mAh, non-removable
Charging18W wired 5W reverse wiredN/A

Infinix Hot 20S: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

0

Seiring dengan kemunculan Infinix Hot 20S di pasar HP, banyak pertanyaan muncul mengenai kapabilitas dan fitur-fiturnya. Dari daya tahan baterai, kualitas layar, hingga dukungan jaringan 5G, artikel ini akan mengungkap 7 fakta kunci yang membantu Anda memahami apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Infinix Hot 20S. Kami akan menyelidiki setiap aspek penting dari HP ini, memberikan gambaran yang jelas dan objektif untuk membantu Anda menentukan apakah Infinix Hot 20S sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Layar IPS LCD dengan Refresh Rate 120Hz

Layar IPS LCD memang bukan yang kami harapkan dari HP di kategori ini. Meskipun layar dengan ukuran 6.78 inches, 109.2 cm2 (~84.3% screen-to-body ratio) yang memiliki resolusi 1080 x 2460 pixels (~396 ppi density) dan support refresh rate 120Hz, juga tidak bisa dikatakan jelek. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Oppo A57 yang dibandrol dengan harga Rp 1.948.000 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate 90Hz, dan Realme C11 (2021) yang dibandrol dengan harga Rp 1.499.999 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate .

2. Chipset Grade B dengan GPU Rating 119

Di atas kertas, chipset Helio G96 yang dibawa Infinix Hot 20S mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 381004. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 8 GB. Di level performa yang sama, ada Oppo A57 dengan chipset Dimensity 810 - Antutu 425066 dan RAM 6/8 GB, dan ada Realme C11 (2021) dengan chipset Unisoc SC9863A - Antutu 154286 dan RAM 2/4 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Mali-G57 MC2 milik Infinix Hot 20S kami beri rating 119. Sebagai pembanding, GPU Oppo A57 punya rating 119, dan GPU Realme C11 (2021) punya rating .

3. Mentok di GSM / HSPA / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / HSPA / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Oppo A57 yang dibandrol dengan harga Rp 1.948.000 sudah support teknologi 5G , dan Realme C11 (2021) yang dibandrol dengan harga Rp 1.499.999 support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 5000 mAh - charging 18W

Semua fitur yang ada di Infinix Hot 20S ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 5000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired 5W reverse wired. Sementara pesaingnya, Oppo A57, dan Realme C11 (2021), masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 10W, dan baterai 5000 mAh - charging 10W.

5. Dimensi 168.7 x 76.8 x 8.5 mm Frame Plastik

Infinix Hot 20S memiliki detail bodi Glass front, plastic frame, plastic back dengan dimensi 168.7 x 76.8 x 8.5 mm yang memiliki ketebalan 8.5 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di sisi ponsel. Adapun untuk variasi warna, Infinix Hot 20S menyediakan opsi warna Sonic Black, Tempo Blue, Fantasy Purple dan Light-rider White (Neon Edition).

6. Kamera Utama 50 MP dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Infinix Hot 20S menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 50 MP, f/1.6, (wide), PDAF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi 2 MP, (macro) dan kamera ketiga beresolusi 2 MP, (depth). Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP.

Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Infinix Hot 20S dilengkapi RAM berkapasitas 8 GB dengan opsi memori internal 128GB 8GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Infinix Hot 20S.

Infinix Hot 20S Versus Realme Narzo 50A Prime

Infinix Hot 20SRealme Narzo 50A Prime
HargaRp 1.499.000Rp 1.499.000
CPUHelio G96, dengan CPU rating 33Unisoc Tiger T612, dengan CPU rating 26
GPUMali-G57 MC2, dengan GPU rating 119Mali-G57, dengan GPU rating 215
LayarIPS LCD, 120Hz, 500 nitsIPS LCD, 600 nits (peak)
Kamera50 MP, f/1.6, (wide), PDAF

2 MP, (macro)

2 MP, (depth)
50 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.76", 0.64µm, PDAF

2 MP, f/2.4, (macro)

0.3 MP, f/2.8, (depth)
Memori128GB 8GB RAM64GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM
BateraiLi-Po 5000 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging18W wired 5W reverse wired18W wired

Infinix Hot 20: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

0

Dalam dunia HP yang terus berkembang, Infinix Hot 20 menawarkan pendekatan yang berimbang antara fitur dan harga. Banyak pertanyaan muncul seputar spesifikasi kunci, seperti performa prosesor, kualitas kamera, dan daya tahan baterai. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 7 aspek penting dari Infinix Hot 20, memberikan pandangan lebih dekat tentang bagaimana perangkat ini mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari kemudahan penggunaan sehari-hari hingga kemampuan multimedia, temukan fakta-fakta esensial yang dapat membantu Anda memahami apa yang ditawarkan oleh Infinix Hot 20.

1. Layar IPS LCD dengan Refresh Rate 90Hz

Layar IPS LCD memang tidaklah istimewa, tapi untuk HP kategori menengah bawah seperti Infinix Hot 20 kami masih bisa memakluminya. Paling tidak, layar milik Infinix Hot 20 dengan ukuran 6.82 inches, 110.5 cm2 (~83.6% screen-to-body ratio) memiliki resolusi 720 x 1640 pixels (~263 ppi density) dan support refresh rate 90Hz. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Realme C11 (2021) yang dibandrol dengan harga Rp 1.499.999 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate , dan Realme C21Y yang dibandrol dengan harga Rp 1.599.000 memiliki layar IPS LCD dengan refresh rate .

2. Chipset Grade C dengan GPU Rating 119

Di atas kertas, chipset Helio G85 yang dibawa Infinix Hot 20 mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 265563. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 4-8 GB. Di level performa yang sama, ada Realme C11 (2021) dengan chipset Unisoc SC9863A - Antutu 154286 dan RAM 2/4 GB, dan ada Realme C21Y dengan chipset Unisoc T610 - Antutu 247361 dan RAM 3/4 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Mali-G52 MC2 milik Infinix Hot 20 kami beri rating 119. Sebagai pembanding, GPU Realme C11 (2021) punya rating , dan GPU Realme C21Y punya rating 104.

3. Mentok di GSM / HSPA / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / HSPA / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Realme C11 (2021) yang dibandrol dengan harga Rp 1.499.999 support GSM / HSPA / LTE, dan Realme C21Y yang dibandrol dengan harga Rp 1.599.000 support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 5000 mAh - charging 18W

Semua fitur yang ada di Infinix Hot 20 ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 5000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired 5W reverse wired. Sementara pesaingnya, Realme C11 (2021), dan Realme C21Y, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 10W, dan baterai 5000 mAh - charging .

5. Dimensi 170.7 x 77.4 x 8.3 mm Frame Plastik

Infinix Hot 20 memiliki detail bodi Glass front, plastic frame, plastic back dengan dimensi 170.7 x 77.4 x 8.3 mm yang memiliki ketebalan 8.3 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di sisi ponsel. Adapun untuk variasi warna, Infinix Hot 20 menyediakan opsi warna Sonic Black, Legend White, Tempo Blue dan Fantasy Purple.

6. Kamera Utama 50 MP dan PDAF

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Infinix Hot 20 menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 50 MP, f/1.6, (wide), PDAF. Fungsionalitasnya didukung oleh kamera kedua yang memiliki spesifikasi QVGA. Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP, f/2.0, (wide).

Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) , menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Infinix Hot 20 dilengkapi RAM berkapasitas 4-8 GB dengan opsi memori internal 128GB 4GB RAM dan 128GB 6GB RAM serta 128GB 8GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Infinix Hot 20.

Infinix Hot 20 Versus Infinix Note 12i

Infinix Hot 20Infinix Note 12i
HargaRp 1.431.000Rp 1.429.000
CPUHelio G85, dengan CPU rating 28Helio G85, dengan CPU rating 28
GPUMali-G52 MC2, dengan GPU rating 119Mali-G52 MC2, dengan GPU rating 119
LayarIPS LCD, 90HzIPS LCD, 90Hz
Kamera50 MP, f/1.6, (wide), PDAF

QVGA
50 MP, f/1.6, (wide), 1/2.8", 0.64µm, PDAF

2 MP, f/2.4, (depth)

QVGA
Memori128GB 4GB RAM, 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM128GB 4GB RAM
BateraiLi-Po 5000 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging18W wired 5W reverse wiredN/A

TikTok Inisiatif Luncurkan Pusat Kesehatan Digital, Untuk Apa?

0

Telko.id – TikTok meluncurkan Pusat Kesehatan Digitalsebagai sumber informasi dan edukasi tentang kesehatan mental untuk komunitas TikTok dan masyarakat Indonesia.

Pasalnya, kesehatan mental masih menjadi masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat luas, baik di tingkat global maupun nasional. Di Indonesia sendiri, kesehatan mental memiliki prevalensi yang signifikan namun, tingkat perhatian masyarakat terhadap isu kesehatan mental yang sering kali dianggap tabu ini masih terbilang minim.

Untuk menciptakan ruang digital yang ramah sekaligus memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia, TikTok berkolaborasi bersama YouGov dalam melaksanakan survei global mengenai kesehatan mental agar dapat memahami aspirasi, tantangan, serta sikap masyarakat lintas generasi di Indonesia terhadap kesejahteraan mental. 

Atas dasar hasil survei ini, TikTok berinisiatif untuk meluncurkan Pusat Kesehatan Digital sebagai pusat informasi, edukasi, dan bantuan kesehatan mental yang dibalut dalam kampanye bertajuk #SeeingTheUnseen.

“Penanganan kesehatan mental menjadi salah satu prioritas Kementerian Kesehatan RI, dan menjadi bagian dari enam pilar transformasi kesehatan Indonesia. Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh TikTok untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendukung terciptanya diskusi yang lebih sehat seputar isu kesehatan mental,” kata Edduwar Idul Riyadi, Ahli Madya Epidemiologi Kesehatan Direktorat Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI.

Apalagi, survei yang dilakukan oleh TikTok dan mitranya itu juga tidak hanya memberikan informasi dan pandangan baru terkait isu kesehatan mental di Indonesia, tapi juga dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai.

Selain itu, hadirnya sumber daya mumpuni yang mudah diakses oleh masyarakat, seperti Pusat Kesehatan Digital yang tersedia di TikTok diyakini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk membangun sistem pendukung yang baik bagi kesehatan mental, masih ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk menormalisasi pembahasan tentang kesehatan mental serta memahami cara penanganan yang baik.

“Melalui Pusat Kesehatan Digital, TikTok ingin menyediakan para pengguna dengan wadah, sarana, dan sumber daya untuk mendukung terciptanya diskusi yang sehat mengenai kesehatan mental. Kami harap TikTok dapat terus menjadi tempat yang aman dan nyaman di mana diskusi penting tentang kesehatan mental dapat berkembang, menghibur, dan menginspirasi pengguna satu sama lain,” ujar Faris Mufid, Public Policy and Government Relations, TikTok Indonesia.

Survei kolaborasi antara TikTok dengan YouGov menggali topik seperti kenyamanan responden dalam berbicara tentang kesehatan mental serta bentuk dukungan yang diperlukan. Dari hasil temuan survei, diketahui bahwa lebih dari 70% responden di Indonesia mulai merasa nyaman untuk berbicara tentang kesehatan mental, di mana 57% memilih untuk bercerita ke keluarga, 52% ke tenaga profesional seperti psikolog, dan 40% ke teman dekat.

Meski demikian, 2 dari 4 responden masih khawatir akan potensi dampak negatif dari berbicara mengenai kondisi kesehatan mental mereka, baik dampak negatif seperti penolakan atau penghakiman dari keluarga dan teman dekat, maupun konsekuensi di tempat kerja.

Lebih lanjut, 1 dari 4 responden (28%) di Indonesia merasa terbantu apabila mereka dapat mengakses sumber daya dan sarana seputar kesehatan mental yang bersifat bebas biaya di platform media sosial yang mereka gunakan.

26% responden pun merasa lebih terinspirasi dan nyaman untuk berbicara mengenai masalah kesehatan mental jika ada pengguna lain yang juga berbagi pengalaman serupa di media sosial.

Berangkat dari hasil temuan ini, guna menciptakan ruang digital yang lebih aman dan ramah bagi komunitas dan masyarakat Indonesia, TikTok meluncurkan Pusat Kesehatan Digital, sebuah portal yang berisi informasi dan sumber daya TikTok terkait kesehatan mental dan kesejahteraan digital.

Di dalam Pusat Kesehatan Digital, pengguna dapat mengakses layanan bantuan, menikmati berbagai video interaktif seputar kesehatan mental hasil kolaborasi TikTok bersama para mitra, kreator, dan pakar kesehatan mental, sekaligus tips atau inspirasi seputar topik kesehatan mental melalui konten livestream dari sejumlah kreator, seperti Ananza Prili, Analisa Widyaningrum, Fardi Yandi, dan kreator lainnya.

Dikemas dengan kreatif dan mudah dimengerti untuk menjangkau masyarakat lebih luas, kampanye #SeeingTheUnseen juga dimeriahkan dengan peluncuran video tentang gelombang pikiran penyintas gangguan kesehatan mental yang diubah menjadi motif batik yang indah, in-app challenge, serta sejumlah kegiatan seru di Mahabarata Hall, Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah pada 16 Oktober.

Kegiatan ini juga akan diisi dengan talk show tentang kesehatan mental bersama Sania Leonardo, kreator TikTok yang giat memberikan edukasi tentang kesehatan mental.

Peluncuran survei kesejahteraan mental, Pusat Kesehatan Digital, dan kampanye #SeeingTheUnseen merupakan wujud komitmen TikTok untuk menyediakan ruang yang lebih aman bagi percakapan kesehatan mental.

Di Indonesia, tagar #KesehatanMental juga tersedia bagi komunitas dan masyarakat untuk bersama meningkatkan kesadaran terkait isu kesehatan mental serta mendorong satu sama lain untuk berbagi cerita dan pengalamannya yang berkaitan dengan kesehatan mental di TikTok.

Seluruh inisiatif yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia ini, diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan TikTok yang sudah ada untuk mendukung kesehatan mental pengguna, termasuk Panduan Kesejahteraan TikTok yang dirancang dan didiskusikan bersama para ahli.

Selain itu, TikTok juga akan terus mengambil pendekatan dua arah untuk menjaga komunitas dari konten yang berbahaya dengan menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas serta memberdayakan pengguna dengan tools yang dapat digunakan untuk melaporkan dan memblokir konten-konten yang tidak sesuai. (Icha)

XL SATU dan CATCHPLAY+, Siap Hadirkan Film Blockbuster di Rumah

Telko.id – XL Axiata melalui XL SATU menjalin kerjasama strategis dengan CATCHPLAY+. Melalui kerja sama ini, XL SATU menghadirkan tayangan film-film Blockbuster dan serial popular yang bisa dinikmati pelanggan baru melalui televisi dengan menggunakan XL HOME Entertainment Box.

Tayangan ini juga bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga yang terdaftar dengan paket XL SATU melalui smartphone milik masing-masing. Penawaran ini berlaku mulai 12 Oktober 2022.

“Sejak diluncurkannya produk XL SATU tahun lalu, kami terus berinovasi dengan bekerjasama dengan banyak partner untuk meningkatkan daya tarik layanan ini. Salah satunya melalui kerja sama dengan CATCHPLAY+,” kata Abhijit Navalekar, Chief of Commercial Officer (Home & Enterprise) XL Axiata.

Kehadiran layanan dari saluran penyedia hiburan ini akan dapat memberikan kepuasan maksimal bagi pelanggan keluarga Indonesia dalam memanfaatkan koneksi WiFi rumah super cepat dari XL SATU.

“Kerja sama dengan XL Axiata memastikan bahwa semakin banyak orang yang dapat mengakses CATCHPLAY+ dengan internet berkualitas tinggi. Kami sangat bangga dapat menyajikan konten berkualitas seperti film blockbuster terbaru antara lain Bullet Train, Top Gun Maverick, The Spider-Man: No Way Home, The Batman dan masih banyak yang lainnya, bagi semua pengguna XL SATU” kata Dhini W Prayogo, Country Manager CATCHPLAY+ Indonesia.

Dengan kerjasama kali ini, XL SATU meluncurkan produk bundling spesial untuk pelanggan baru bisa hemat hingga 16% biaya langganan per bulan untuk Catchplay+. Untuk berlangganan XL SATU, masyarakat Indonesia bisa menghubungi website satu.xl.co.id atau mengunjungi media sosial XL SATU yaitu @xlhomeid di instagram, facebook dan twitter .

Bagi pelanggan yang ingin mengaktifkan bonus CATCHPLAY+ 1 tahun, pelanggan dapat mengaktifkannya dengan menu redeem code pada aplikasi mobile Catchplay+ dan gunakan login id yang sama untuk menikmati di TV rumah melalui XL HOME Entertainment box.

Tak hanya itu, XL SATU juga mempermudah pelanggan dalam mencari aplikasi CATCHPLAY+ melalui tombol khusus CATCHPLAY+ yang tersedia pada remote perangkat XL HOME Entertainment Box.

Selain terus berinovasi XL SATU juga terus memperluas jaringannya ke beberapa kota di Indonesia. Saat ini layanan XL SATU telah menjangkau sebanyak 36 kota di Indonesia.

Kota-kota tersebut adalah JABODETABEK, Bandung, Banjarmasin, Binjai, Cirebon, Denpasar, Badung, Bantul, Banyumas, Buleleng, Deli Serdang, Gianyar, Gowa, Gresik, Jembrana, Klungkung, Sidoarjo, Sleman, Tabanan, Makassar, Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta,Balikpapan, Maros,Palangkaraya, Palu, Pontianak dan Samarinda.

XL Axiata akan terus memperluas jaringan layanan XL SATU ke berbagai daerah di Indonesia. (Icha)

MediaTek Dimensity 1080, Chipset 5G Dengan Fitur Pencitraan Yang Mengesankan

0

Telko.id – MediaTek meluncurkan Dimensity 1080, chipset terbaru dari seri MediaTek Dimensity yang popular untuk smartphone 5G. Chipset 5G baru ini tawarkan peningkatan performa yang bagus serta fitur kamera yang telah ditingkatkan secara signifikan dibandingkan chipset pendahulunya, Dimensity 920.

“Melanjutkan komitmen MediaTeak dalam mengoptimalkan daya dan kinerja, Dimensity 1080 menawarkan rangkaian lengkap fitur canggih yang menantang keinginan terkait apa yang bisa dilakukan oleh smartphone 5G, ujar CH Chen, Deputy General Manager of Wireless Communications Business Unit di MediaTek.

Chipset baru ini dirancang untuk lebih meningkatkan berbagai fungsi yang membuat pendahulunya hebat, termasuk meningkatkan kekuatan pemrosesan, kualitas kamera dan video, serta waktu pemasaran bagi produsen.

Chipset ini memiliki mesin octa-core CPU yang telah ditingkatkan dengan dua inti Arm Cortex-A78 CPU yang beroperasi hingga 2,6 GHz, dikombinasikan dengan Arm Mali-G68 GPU, menghasilkan kinerja yang lebih cepat, baik saat pengguna bermain game, streaming,  atau menjelajah.

Desain chipset dengan fabrikasi 6nm ini memberikan sejumlah keuntungan terkait penghematan daya yang menghasilkan masa baterai yang lebih lama.

Dengan dukungan kamera utama beresolusi 200MP dan Imagiq image signal processor (ISP) dari MediaTek, chipset ini mengemas semua fitur kamera yang dibutuhkan pengguna untuk menghasilkan foto dan video berkualitas unggul.

Selain itu, chip ini juga mengintegrasikan mesin perekaman video HDR yang ditingkatkan untuk memproses video dengan resolusi 4K, menawarkan hasil pengambilan gambar generasi streamer berkualitas prima di semua kondisi pencahayaan. 

Peningkatan game HyperEngine 3.0 dari Dimensity 1080 untuk kinerja cepat dan konektivitas tanpa batas dapat menguntungkan para gamers, ditambah dengan unit pemrosesan AI terintegrasi 3.0 (APU 3.0) chipset untuk efisiensi daya yang optimal.

Selain itu, Dimensity 1080 mendukung jaringan sub-6GHz 5G dan konektivitas Wi-Fi 6 sehingga gamer dapat menikmati game tanpa gangguan dan berjalan mulus ke mana pun mereka pergi.

Sementara Dimensity 1080 menawarkan beberapa peningkatan penting dibandingkan pendahulunya, kedua chipset tersebut memiliki perangkat keras dan perangkat lunak yang sama untuk membantu brand mempercepat waktu ke pasar.

Smartphone yang ditenagai oleh Dimensity 1080 akan tersedia di pasaran pada kuartal ke 4 tahun 2022. (Icha)

Xiaomi Redmi A1, Smartphone Android Go Dengan TKDN 40.3%

0

Telko.id – Xiaomi Redmi A1 resmi hadir sebagai smartphone Android Go dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 40.3%.

Kehadiran smartphone berbasis Android Go tersebut menjadi salah satu perwujudan komitmen Xiaomi Indonesia untuk menghadirkan inovasi bagi semua orang.

Lewat pencapaian TKDN yang tertinggi di industri saat ini, Xiaomi telah melampaui ketentuan TKDN untuk perangkat telekomunikasi berbasis 4G dan 5G sebesar 35% yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo No 13 Tahun 2021.

Sebagai smartphone yang memiliki TKDN 40.3%, Redmi A1 meliputi berbagai aspek seperti manufaktur (penyediaan mesin produksi, penggunaan tenaga kerja lokal, penambahan proses SMT untuk perakitan PCB), pengembangan produk untuk software secara lokal, dan pengembangan aplikasi yang bekerja sama dengan mitra lokal.

Xiaomi Redmi A1
Tampilan Box Edisi Khusus Redmi A1 yang akan diluncurkan pada 28 Oktober 2022

Tambahan informasi, sebagai smartphone Android Go, sistem operasi Xiaomi Redmi A1 tidak akan dipoles dengan antarmuka MIUI alias hadir dengan OS Android stock.

Sementara Android Go merupakan OS yang lebih ringan dibanding Android biasa. Sehingga aplikasi yang dimiliki perangkat merupakan aplikasi-aplikasi ringan sumber daya. Misalnya, Google Go, Google Maps Go, Youtube Go, dan sebagainya.

Dengan mengusung kamera ganda AI 8MP, baterai besar 5.000 mAh, layar lebar 6,52”, dan fitur ekspansi RAM yang mencapai 5GB pada varian tertingginya, Redmi A1 memiliki desain yang menarik dengan tekstur kulit yang membuat tampilan fisiknya lebih premium dan tampak elegan untuk smartphone di kelasnya.

Redmi A1 juga akan menjadi  pilihan menarik bagi konsumen yang ingin melakukan upgrade dari feature phone ke smartphone ataupun bagi mereka yang hendak memiliki smartphone untuk pertama kalinya.

Diluncurkan pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober mendatang, Redmi A1 juga akan hadir dengan desain box spesial bertema Indonesia karya Sigit Setyo Nugroho yang merupakan seorang Xiaomi fans.

Untuk memperkuat elemen Indonesia dari smartphone pertama yang melampaui TKDN 40% tersebut, Redmi A1 akan memiliki tema khas dan wallpaper khusus Indonesia. Lewat berbagai keunggulan yang dimiliki, Redmi A1 merupakan hape smart, pilihan tepat bagi masyarakat Indonesia.

Spesifikasi Redmi A1 versi global

Redmi A1 sendiri diperkenalkan secara global pada awal September lalu di India. Spesifikasi yang dihadirkan ponsel Xiaomi versi India dan Indonesia biasanya tidak jauh berbeda. Redmi A1 di India memiliki layar HD Plus seluas 6,52 inci. Layar Redmi A1 memiliki aspect ratio 20:9 dan sudah disertai fitur pencahayaan saat malam hari.

Bagian depannya dihiasi notch menyerupai tetesan air sebagai rumah dari kamera selfie 5 MP (f/2.2). Bagian punggung ponsel menggunakan bahan bertesktur kulit. Adapun di sisi kiri atas bagian punggung ini terdapat dua sensor kamera yang ditempatkan dalam sebuah modul.

Lihat Foto Redmi A1 bakal diluncurkan secara global di India(Xiaomi) Kamera tersebut terdiri dari kamera utama 8MP dan disertai lensa Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan). Kedua sensor tersebut kompak ditemani oleh lampu kilat LED.

Untuk menunjang performanya, Redmi A1 ditenagai oleh chipset besutan MediaTek, Helio A22, yang menawarkan CPU dengan kecepatan 2.0 GHz. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR4X 2 GB atau 3 GB dan memori internal 32 GB.

Bila dirasa kurang, perluasan penyimpanan media bisa dilakukan hingga 1 TB melalui slot microSD. Tidak hanya itu, perangkat juga mendukung fitur peluasan RAM hingga 5 GB. Xiaomi Redmi A1 ditopang baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian daya cepat (fast charging) 10 watt.

Pengisian daya dapat dilakukan melalui port micro-USB. Fitur pendukung lainnya perangkat mendukung jaringan 4G, Wi-Fi, Bluetooth 5.9, FM Radio, dual-SIM, dan jack audio 3,5 mm. Di India, Xiaomi Redmi A1 dijual dengan harga 6.499 rupee atau sekitar Rp 1,2 juta. Belum ada informasi mengenai harga resmi di Indonesia. Kita tunggu saja. (Icha)

26 Tahun Melayani, Jaringan 4G XL Axiata Terus Meluas

0

Telko.id – Memasuki usia ke-26 tahun melayani masyarakat Indonesia, XL Axiata berkomitmen untuk terus membangun jaringan berkualitas hingga ke pelosok-pelosok negeri. Total, hingga saat ini jaringan 4G XL Axiata melayani pelanggan dan masyarakat di 61 ribu desa/kelurahan, lebih dari 5.700 kecamatan, 469 kabupaten/kota, di seluruh provinsi.

Lebih dari 350 desa di antaranya terletak di area 3T (terluar, tertinggal, terdepan). Pembangunan jaringan masih akan terus dilakukan seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat atas akses data dan internet, serta bertambahnya pelanggan.

Tahun ini, XL Axiata bertekad mewujudkan layanan internet tercepat bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, sesuai dengan semangat “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

“Setiap tahun, sekitar 70% capex atau belanja modal, kami peruntukkan guna membangun jaringan. Sebagai operator telekomunikasi dan data, XL Axiata harus memiliki jaringan yang memadai, termasuk teknologi terkini dan kapasitas yang mencukupi, untuk menopang berbagai layanan yang dibutuhkan oleh pelanggan dan masyarakat,” kata I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata.

Gede juga menambahkan bahwa jaringan XL Axiata pun terus ditingkatkan seiring dengan terus tumbuhnya trafik data dari tahun ke tahun. Dalam 5 tahun terakhir, trafik telah meningkat hingga 430%, yang didorong oleh meningkatnya kebutuhan pelanggan dan juga bertambahnya pelanggan.

Gede menyebut, dalam tiga tahun terakhir XL Axiata telah membangun lebih dari 40 ribu BTS 4G dan 33 ribu kilometer jaringan fiber optic. Saat ini XL Axiata memiliki lebih dari 144 ribu BTS, di antaranya lebih dari 88 ribu BTS 4G, dengan komposisi sekitar 55% berada di pulau Jawa dan sekitar 45% berada di luar Jawa. Untuk jaringan fiber optic, XL Axiata memiliki lebih dari 130 ribu kilometer.

Selain itu, XL Axiata ikut membangun Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) dari California, Amerika Serikat, melintasi Samudera Pasifik ke Indonesia dan Singapura, setelah sebelumnya telah memiliki SKKL Batam – Serawak Malaysia.

XL Axiata juga mendukung program pemerintah melalui skema Universal Service Obligation (USO) untuk menyelenggarakan layanan telekomunikasi dan data bagi masyarakat di area yang sama sekali belum mendapatkan layanan tersebut.

Bekerja sama dengan BAKTI, melalui program USO, saat ini XL Axiata telah memberikan layanan kepada masyarakat di 360 desa yang tersebar di 62 kabupaten dan 17 provinsi. Sementara itu, melalui program koordinasi pembangunan desa wilayah Non-3T dengan Kementerian Kominfo, XL Axiata telah melayani 460 desa terpencil, termasuk yang berada di Kepulauan Natuna, pada desa Mekar Jaya dan Sedanau Timur.

Seiring dengan perkembangan teknologi jaringan dan juga kebutuhan digitalisasi yang makin meluas, XL Axiata juga terus menerapkan berbagai teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas jaringan. Dari mulai teknologi untuk mempermudah perluasan jangkauan di daerah terpencil, peningkatan kapasitas jaringan, hingga implementasi 5G. 

XL Axiata juga telah mengimplementasi teknologi automated optimization untuk VoLTE, juga pemanfaatan teknologi Cisco Ultra Traffic Optimization untuk meningkatkan efisiensi kapasitas jaringan dengan menggunakan algoritma Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML).

Selanjutnya, XL Axiata telah menerapkan teknologi Open RAN (Radio Access Network) dengan konsep open interface yang memungkinkan penggunaan kombinasi perangkat radio secara efektif, tanpa terikat pada satu merk tertentu. Lalu, ada juga implementasi Dynamic Spectrum Sharing (DSS) 4G/5G yang memungkinkan penggunaan bersama jaringan 4G dan 5G pada satu spektrum frekuensi.

Tidak ketinggalan, XL Axiata juga telah memanfaatkan teknologi FDD Smart 8T8R untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan serta mengurangi konsumsi daya pada BTS.

“Masyarakat Indonesia, pemerintah, juga dunia usaha, saat ini sedang dalam upaya digitalisasi di berbagai bidang kehidupan, termasuk juga mereka yang ada di pelosok-pelosok daerah, bahkan desa-desa 3T. Keberadaan jaringan telekomunikasi dan data yang berkualitas, setidaknya 4G, saat ini sangat krusial untuk memfasilitasi masyarakat meningkatkan literasi digital guna bersiap diri masuk ke era serba digital. Karena itu, XL Axiata berkomitmen kuat untuk sekuat tenaga terus membangun jaringan 4G dan mempersiapkan jaringan 5G,” jelas Gede.  

Untuk penerapan teknologi 5G, XL Axiata juga terus memperkuat ekosistem. Dari sisi radio, XL Axiata telah menerapkan modernisasi perangkat jaringan radio. Kemudian pada sisi jaringan transport, terus dilakukan perluasan jaringan backbone fiber optic dan fiberisasi yang menjangkau seluruh wilayah operasi dan layanan XL Axiata.

Saat ini fiberisasi telah mencakup 51% dari total BTS. Pada sisi core, XL Axiata telah melakukan konvergensi jaringan dan IT dengan menerapkan teknologi Network Functions Virtualization (NFV). Lalu, XL Axiata juga telah memastikan kesiapan jaringan VoLTE yang memberikan layanan teleponi pada jaringan 4G sebagai bagian evolusi menuju 5G. 

Uji coba jaringan 5G juga telah XL Axiata dilakukan di perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok, perhelatan Formula E di Jakarta, dan pertemuan Development Ministerial Meeting (DMM) G20 di Belitung.

Saat ini sedang disiapkan jaringan 5G untuk mendukung penyelenggaraan KTT G20 di Bali, pada 14-15 November 2022. Selain itu, XL Axiata melakukan uji coba dan show case 5G di sejumlah XL Center yang berada di Jakarta, Depok, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Medan, Pekanbaru, Denpasar, Banjarmasin, dan Makassar. (Icha)

FSP Luncurkan Lini Produk PSU ATX 3.0 Terbaru

Telko.id – FSP Group, salah satu produsen power supply OEM dan ODM berkinerja tinggi terdepan di dunia saat ini, hari ini meluncurkan jajaran produk power supply unit (PSU) ATX 3.0 generasi berikutnya yang mengusung antarmuka PCIe Gen 5 terbaru.

Di tengah hiruk pikuk industri PC dalam mengantisipasi kartu grafis seri RTX 40 terbaru, perhatian terhadap PSU yang mendukung juga meningkat secara drastis.

FSP Group terus melangkah lebih maju untuk menghadirkan produk-produk terbaik berteknologi mutakhir kepada konsumen. Tidak hanya dikenal sebagai pemimpin global dalam teknologi PSU, perusahaan asal Taiwan tersebut juga memiliki peran utama dalam perancangan PSU ATX pertama dengan Intel.

Diakui secara global sebagai pelopor sejati, kerja keras dan dedikasi FSP Group terhadap penelitian dan pengembangan teknologi PSU telah membuka jalan bagi banyak produsen lain untuk mengikuti jejaknya. Sebagai pemimpin pasar, FSP Group mendorong batas-batas teknologi pengiriman daya, dan memainkan peran penting dalam mendefinisikan ulang power supply ATX modern hingga seperti sekarang ini.

Berfokus pada peningkatan efisiensi dan keandalan produk, FSP telah menguasai panduan desain PSU Multi-Rail ATX Versi 3.0 (ATX 3.0) dari Intel, yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan daya yang lebih tinggi dari perangkat keras terbaru. Jajaran PSU terbaru besutan FSP Group dirancang khusus untuk mengeluarkan kinerja terbaik dari perangkat keras dengan teknologi generasi berikutnya, termasuk jajaran NVIDIA RTX 4000, maupun kartu grafis AMD seri RX 7000 yang haus daya.

Jajaran HYDRO G PRO baru yang dilengkapi dengan ATX3.0 akan menjadi lini produk yang pertama diluncurkan, diikuti secara berurutan oleh HYDRO PTM PRO, HYDRO GT PRO, dan HYDRO PTM X PRO.  Produk-produk tersebut akan tersedia dalam dua varian peringkat, yakni Gold dan Platinum, dan dengan kapasitas mulai dari 850W hingga 1200W.

Sementara itu, lini produk PSU DAGGER PRO seri 850W dan 1000W yang memiliki form factor SFX dan dirancang mematuhi standar PCIe Gen 5 & SFX12V V4.0 akan siap diluncurkan pada Q4 tahun ini bersama dengan PSU HYDRO Ti PRO ATX 3.0 FSP terbaru. HYDRO Ti PRO adalah PSU ATX 3.0 & PCIe Gen 5 pertama yang dirancang khusus dengan tingkat efisiensi Titanium dan tersedia dalam varian 850W dan 1000W.

Jajaran PSU terbaru ini mengusung konektor daya 12VHPWR terkini yang dirancang untuk menyalurkan daya murni hingga 600W ke dalam kartu grafis. Dengan terminal yang terisolasi sepenuhnya untuk memberikan perlindungan tambahan, jajaran PSU terbaru FSP Group ini hadir dengan kemampuan yang jauh meningkat untuk menangani lonjakan daya dramatis yang umum terjadi pada kartu grafis kelas atas yang lebih baru saat menarik beban maksimal.

Agar konsumen dapat dengan mudah mengenali model yang lebih baru, FSP telah menggunakan label yang jelas pada desain kemasan untuk memisahkan unit lama dari yang baru.

Sebagai kesimpulan, jajaran PSU ATX 3.0 (PCIe5.0) terbaru ini tidak diragukan lagi akan menjadi sebuah standar baru untuk sistem PC kelas high-end. Setiap produk dirancang dengan efisiensi daya yang lebih tinggi dan fitur-fitur inovatif untuk mendukung para gamer, kreator, deep learning data scientists, dll., yang mungkin mengalami lonjakan daya secara konstan, serta untuk mengeluarkan kinerja maksimum dari kartu grafis manapun.

Jajaran PSU ATX 3.0 terbaru dari FSP group akan mendefinisikan ulang tren pasar berkat teknologi penyaluran daya inovatif dan fitur keamanan tingkat berikutnya yang dirancang untuk memberdayakan kartu grafis generasi berikutnya yang bertenaga besar dan haus daya. Pengguna sangat disarankan untuk  meng-upgrade PSU jika berencana untuk membeli kartu grafis baru dari jajaran GeForce RTX 40-series mendatang.

Harga dan Ketersediaan

(Icha)

ASIOTI Gelar ‘IPv6 Switch ON’ Summit Perkuat Fondasi Ekonomi Digital Indonesia

0

Telko.id – IPv6 Switch ON Summit baru saja selesai digelar oleh Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI). Seperti nama dari event ini, Indonesia pun diharapkan sudah mulai menerapkan IPv6 enhaced seperti yang digaungkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Dengan berbagai keunggulannya, IPv6 akan menjadi fondasi kuat bagi infrastruktur TIK untuk menunjang era Smart City dan Internet of Things termasuk untukpembangunan Ibu Kota Nusantara yang cerdas dan percepatan transformasi digital yang ditopang oleh perkembangan teknologi TIK.

Untuk itu, segenap pemangku kepentingan dalam ekosistem digital perlu bersama-sama mempercepat peralihan teknologi digital yang memungkinkan pengembangan ke depan, seperti pengiriman paket data dalam jumlah besar yang lebih optimal, penomoran protokol yang menyediakan lebih banyak fitur dan lebih cepat, serta membangun infrastruktur jaringan yang lebih aman.

Dalam gelaran ‘IPv6 Switch ON’ yang diselenggarakan di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, penerapan teknologi IPv6 Enhanced kembali digaungkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia didukung oleh seluruh ekosistem digital dari perwakilan asosiasi industri, operator, provider teknologi dan academia.

Seperti Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI), Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), Indosat Ooredoo Hutchison, Telkom Indonesia, Telkomsel, XL Axiata, Smartfren, Huawei, Alita, dan Telkom University.

Momentum peralihan dari teknologi IPv4 ke IPv6 Enhanced ini diharapkan menandai percepatan perkembangan aplikasi dan perangkat berbasis IPv6 yang mendukung lompatan-lompatan transformasi digital ke depan di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi. 

“Tren transformasi digital telah berlangsung dan akan meningkat secara eksponensial di berbagai sektor. Oleh karena itu perlu dukungan kuat dan melibatkan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, asosiasi industri dan operator,” kata Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, dalam IPv6 Switch ON’ Summit yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (10/10).

Ismail pun percaya inisiatif ini akan memberikan keyakinan kita untuk menghadapi tantangan dan mengarahkan pada strategi transformasi digital yang lebih baik.

Gelaran konferensi IPv6 Switch On ini yang di inisiasi oleh ASIOTI (Asosiasi IoT Indonesia) dengan menampilkan demo live jaringan IOH (Indosat Ooredoo Hutchison) dan edukasi IPv6 enhance yang didukung oleh Huawei.

Senada, Aju Widya Sari, S.T., Direktur Telekomunikasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo RI, menegaskan, “Kesiapan infrastruktur TIK didukung dengan implementasi teknologi dan ekosistem yang mutakhir merupakan kunci kesuksesan transformasi digital”.

Aju pun melihat bahwa konferensi ini menjadi tonggak penting kolaborasi antar pemangku kepentingan yang mendukung IPv6 Switch On yang akan memberikan dampak pada user experience yang lebih baik.

Sarwoto Atmosutarno, Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), menambahkan, “Kesiapan ekosistem industri TIK merupakan syarat fundamental bagi transformasi digital. Melek digital sekaligus user experience menjadi pendorong utama bagi layanan digital yang berdampak bagi akselerasi ekonomi digital”.

“Apalagi ada live demo dari IOH dan Huawei yang telah memungkinkan kita semua menyaksikan secara langsung bagaimana IPv6 Enhanced dapat memberikan pengalaman yang lebih baik dan keyakinan yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan konektivitas yang masif dan cerdas di masa kini dan masa yang akan datang,” ujar Sarwoto menambahkan.

Apalagi, saat ini ekosistem industri telah siap dengan sejumlah perangkat IOT telah memenuhi standar IPv6 dan jumlahnya terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Infrastruktur TIK yang siap IPv6 akan menciptakan kesempatan lebih banyak dan masif untuk transformasi digital di masa mendatang. Dalam gelaran ini, kami menampilkan demo pengalaman nyata IPv6 Enhanced berkat dukungan IOH dan Huawei demi memberikan user experience yang lebih baik,” ujar Teguh Prasetya, Ketua Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI),

Sementara, Muhammad Arif, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), menegaskan bahwa penetrasi internet menjadi target utama dan prasyarat dasar bagi individu, korporasi dan sektor industri. Konektivitas akan meluas dan masif melampaui populasi menuju perangkat-perangkat cerdas yang terhubung dengan internet.

“Teknologi menjadi faktor untuk memenuhi prasyarat dan penggelaran IPv6 Switch On sebagai momentum kesiapan ekosistem,” ujar Muhammad.

Ya, adopsi IPv6 adalah tren global yang tidak bisa dihindari. Banyak negara yang mendorong pengembangan IPv6. IPv6 Enhanced adalah salah satu landasan utama yang akan membantu digitalisasi pada semua sektor industri dan mendorong perkembangan ekonomi digital.

IPv6 tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pentingnya IPv6 semakin dipahami negara-negara di dunia, yang kemudian mendorong dirumuskannya kebijakan-kebijakan terkait.

Aliansi ETSI IPE yang aktif menyerukan pengembangan dan inovasi di bidang IPv6 ini telah memiliki lebih dari 90 anggota. Tahun 2021, IPE menjajaki kegunaan IPv6 Enhanced di teknologi 5G, cloud, dan pusat data.

“Saat ini, ETSI telah mendirikan kelompok kerja IPE untuk melakukan riset terkait penguatan teknologi berbasis IPv6. Diharapkan pemerintah Indonesia, operator, akademisi, pelaku industri OTT, pabrikan terminal dan pemangku kepentingan lainnya bergabung dalam kelompok kerja IPE untuk bersama-sama menuntun arah teknologi digital di masa depan,” kata Latif Ladid, Ketua IPv6 Enhanced (IPE).

Menurut Gustiansyah Wilson, Head of Core Planning & Engineering Indosat Ooredoo Hutchison, “Perkembangan dan permintaan pelanggan semakin meningkat dengan beragam layanan digital, kami memberikan kepuasan pelanggan yang prima dengan didukung infrastruktur TIK yang handal. IPv6 Switch On summit ini menjadi momentum bersama mendukung dan mempersiapkan perkembangan kebutuhan ke depan yang semakin terkoneksi dan cerdas”.

Dengan demoshow ini dapat memberikan gambaran peningkatan layanan digital yang semakin baik, yang kemudian dilanjutkan dengan tutorial kepada peserta terhadap IPv6 Enhanced. Sehingga pada kesempatan ini mendapatkan pengalaman yang lengkap terhadap teknologi dan edukasi terhadap IPv6 enhanced tersebut.

“IPv6 Enhanced menjadi faktor kunci untuk memperkuat konektivitas, kecerdasan dan reliabilitas dari infrastruktur TIK untuk bisa menyajikan pengalaman layanan digital yang lebih baik. Pada konferensi IPv6 Switch On ini, Huawei berkomitmen untuk siap mendukung implementasinya melalui teknologi yang dimiliki. Kami percaya bahwa momentum kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini akan membawa manfaat bagi industri TIK Indonesia untuk mempercepat ekonomi digital di saat ini maupun di masa mendatang,” kata Mohamad Rosidi, Director of ICT Strategy & Business, Huawei Indonesia.

Konferensi IPv6 juga menghadirkan pembicara dalam diskusi panel, termasuk Gustiansyah Wilson, Head of Core Planning & Engineering Indosat Ooredoo Hutchison, Abdi Mulyanta Ginting, Ketua Satuan Tugas IPv6 dan EGM Digital Connectivity Service Telkom Indonesia, Indra Mardiatna, VP Technology Strategy Telkomsel, Merza Fachys, President Director of Smartfren yang juga merupakan Wakil Ketua Umum ATSI, I Gede Darmayusa, CTO of XL Axiata, dan Dr. Nyoman Bogi Aditya Karna, S.T. , M.T., Telkom University. (Icha)