spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 57

Samsung Perkenalkan AI Vision dengan Google Gemini di CES 2026

0

Telko.id – Samsung Electronics akan memamerkan lini perangkat dapur terbaru yang dilengkapi dengan teknologi AI Vision generasi terbaru yang didukung oleh Google Gemini di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026.

Pengumuman ini menandai langkah signifikan dalam integrasi kecerdasan buatan ke dalam perangkat rumah tangga, dengan fokus pada penyederhanaan aktivitas harian dan peningkatan pengalaman pengguna di dapur.

Jeong Seung Moon, Executive Vice President dan Head of R&D Team Digital Appliances Business Samsung Electronics, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Google Cloud akan membawa tingkat inovasi yang lebih tinggi.

“Sebagai pelopor dalam penerapan teknologi AI vision based, Samsung telah memimpin inovasi di pasar perangkat dapur,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kolaborasi dengan Google Cloud, Samsung akan mencapai tingkat inovasi yang lebih tinggi dan memanfaatkan inisiatif ini untuk terus menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen di tahun mendatang.

Inovasi ini melanjutkan komitmen Samsung dalam mengembangkan teknologi Samsung Vision AI yang sebelumnya telah diperkenalkan dalam berbagai produk, termasuk televisi pintar. Kini, teknologi tersebut berevolusi dengan dukungan model bahasa besar Google untuk aplikasi yang lebih spesifik di dapur.

Kulkas Bespoke AI dengan Kemampuan Identifikasi Makanan yang Lebih Cerdas

Di CES 2026, Samsung akan memperkenalkan Bespoke AI Refrigerator Family Hub terbaru yang dilengkapi dengan AI Vision versi terbaru. Peningkatan utama terletak pada integrasi Google Gemini, yang untuk pertama kalinya diterapkan langsung pada sebuah kulkas.

Sebelumnya, AI Vision mampu mengenali hingga 37 jenis bahan makanan segar dan 50 jenis makanan olahan yang telah didaftarkan sebelumnya secara on-device.

Versi terbaru dirancang untuk melampaui batasan tersebut dengan kemampuan mengenali lebih banyak jenis makanan. Rencananya, makanan olahan akan diakui tanpa perlu pendaftaran terpisah, dengan nama-nama mereka terdaftar secara otomatis untuk meningkatkan kenyamanan.

Samsung juga berencana memungkinkan deteksi item yang diberi label oleh pengguna, sehingga makanan dalam wadah pribadi dapat ditambahkan ke daftar.

Dengan identifikasi yang semakin akurat, pengelolaan daftar makanan menjadi lebih jelas dan mudah. Hal ini memperluas pengalaman pengguna dalam mengatur dan merencanakan konsumsi makanan, menuju visi dapur AI yang benar-benar personal.

Inovasi ini sejalan dengan upaya Samsung menghadirkan teknologi yang mengerti kebutuhan pengguna, sebagaimana terlihat pada Samsung TV 2025 dengan Vision AI yang merevolusi interaksi dengan konten.

Bespoke AI Wine Cellar: Manajemen Koleksi Wine yang Intuitif

Samsung juga akan memamerkan Bespoke AI Wine Cellar terbaru yang dirancang dengan AI Vision berbasis Google Gemini. Saat pengguna menyimpan atau mengambil botol wine, kamera di bagian atas unit akan mengenali label botol dan melacak pergerakannya, kemudian memperbarui data secara otomatis melalui SmartThings AI Wine Manager.

Sistem ini mampu mengidentifikasi rak dan kompartemen spesifik tempat setiap botol disimpan, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengetahui lokasi wine tanpa perlu mencarinya secara manual.

Melalui AI Wine Manager, pengguna dapat mengakses informasi wine dengan praktis serta menerima rekomendasi pairing makanan berdasarkan jenis wine dalam koleksi mereka. Fitur ini menghadirkan pengalaman kurasi wine yang lebih intuitif dan personal.

Peluncuran produk-produk AI ini terjadi dalam konteks pasar teknologi yang dinamis, di mana faktor seperti kenaikan harga RAM turut mempengaruhi prediksi pasar gadget global. Namun, Samsung tampaknya tetap fokus pada inovasi di segmen perangkat rumah pintar.

Pembaruan Desain untuk Estetika Dapur yang Menyatu

Selain inovasi AI, Samsung memperkenalkan pembaruan desain pada rangkaian perangkat dapurnya. Bespoke AI 3-Door French Door Refrigerator terbaru hadir dengan desain zero clearance fit, memungkinkan pemasangan dengan jarak samping sekitar 4 mm.

Kedalaman pintu telah dikurangi hingga 50 mm dibandingkan model konvensional, sehingga laci dan makanan tetap dapat diakses sepenuhnya saat pintu dibuka lebar. Fitur AutoView — pintu transparan — memudahkan pengguna melihat isi kulkas tanpa perlu membukanya.

Slide-in range terbaru hadir dengan desain yang sepenuhnya diperbarui, mengusung finishing stainless look pada panel kontrol, kenop, dan pintu. Produk ini dilengkapi gaya bar handle terbaru serta Precision Knob yang dirancang untuk meningkatkan aspek keamanan.

Samsung juga akan meluncurkan dua tipe microwave over-the-range (OTR), yaitu Air-Fry OTR dan DualVent OTR. Pembaruan signifikan terdapat pada struktur hood model DualVent.

Sistem dual vent terbaru mengatasi masalah penyerapan asap dengan menambahkan saluran ventilasi depan selain ventilasi bawah, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan penangkapan asap dibandingkan model sebelumnya.

Pengunjung booth Samsung di CES 2026 akan menjadi yang pertama melihat inovasi-inovasi terbaru ini. Kehadiran Samsung di ajang tersebut memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam menghadirkan teknologi AI vision based yang terintegrasi, sebuah langkah strategis yang telah dimulai dengan inovasi terbaru di CES First Look 2025. (Icha)

Axioo Class Program Raih Certified School Impact Award dari Intel

0

Telko.id – Axioo Class Program, divisi pendidikan PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo), meraih penghargaan global “Certified School Impact Award” dalam ajang 2025 Intel® Skills for Innovation (SFI) Partner Awards.

Penghargaan ini diberikan kepada mitra Intel yang dinilai berhasil menciptakan dampak nyata bagi komunitas dan sekolah melalui program SFI.

Axioo menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang bersanding dengan raksasa teknologi global seperti Lenovo, Acer, Classera, dan Dell Technologies dalam daftar penerima penghargaan tahun ini.

Pencapaian ini menegaskan posisi Axioo sebagai pemegang lisensi resmi dan pelaksana utama program Intel® SFI di Tanah Air.

Vice President of Business Development & Strategic Partnership PT Tera Data Indonusa Tbk, Timmy Theopelus, menyatakan penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dan dedikasi para guru di Indonesia.

“Menerima ‘Certified School Impact Award’ dari Intel menegaskan bahwa visi kami untuk mencetak sekolah-sekolah berstandar global di Indonesia berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Theopelus menambahkan, Axioo berkomitmen untuk terus mendampingi lebih banyak sekolah dalam mengadopsi pembelajaran berbasis inovasi. Langkah ini dianggap krusial untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.

Penghargaan “Certified School Impact Award” secara khusus menyoroti keberhasilan Axioo dalam mendampingi sekolah-sekolah di Indonesia untuk meraih status Intel® SFI Certified School.

Status ini merupakan pengakuan bahwa suatu sekolah telah memenuhi standar internasional dalam adopsi teknologi, kesiapan infrastruktur perangkat, serta kompetensi guru yang mumpuni.

Content image for article: Axioo Class Program Raih Certified School Impact Award dari Intel

Sebagai mitra strategis, Axioo menjalankan peran penting dalam menjembatani kesenjangan teknologi di ruang kelas. Upaya yang dilakukan tidak hanya pada penyediaan perangkat teknologi berkualitas, tetapi juga pendampingan komprehensif bagi tenaga pendidik.

Fokus pada Pengembangan Kompetensi Guru

Program pendampingan yang dijalankan Axioo Class Program mencakup pelatihan intensif bagi guru untuk menguasai empat level pengembangan profesional dan delapan keterampilan inti (skill sets) yang disyaratkan oleh Intel.

Keterampilan ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum pembelajaran secara efektif.

Intel® Skills for Innovation (SFI) sendiri adalah inisiatif global yang bertujuan memberdayakan pendidik menjadi pemimpin pengalaman belajar yang efektif.

Program ini mengedepankan pengembangan pola pikir seperti Design Thinking dan Computational Thinking, serta keterampilan teknis mutakhir seperti Data Science dan Artificial Intelligence (AI).

Melalui kemitraan dengan Intel, Axioo memfasilitasi sekolah-sekolah untuk memenuhi kriteria ketat akreditasi.

Kriteria tersebut antara lain memastikan ketersediaan perangkat berbasis prosesor Intel dan memastikan guru-guru telah lulus pelatihan serta menerapkan Starter Pack pembelajaran di kelas secara nyata.

Keberhasilan ini sejalan dengan strategi ekspansi dan inovasi Axioo secara keseluruhan. Baru-baru ini, perusahaan juga meluncurkan layanan Drop Off & Pick Up Service bekerja sama dengan Indomaret untuk meningkatkan akses layanan bagi konsumen.

Inovasi produk terus dilakukan, seperti pada lini Axioo Pongo 725 v2 yang menawarkan performa gaming maksimal di kisaran harga terjangkau.

Dampak Jangka Panjang bagi Pendidikan Indonesia

Pencapaian Axioo Class Program ini bukan sekadar penghargaan simbolis. Ia merepresentasikan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

Dengan adanya lebih banyak sekolah bersertifikasi Intel SFI, diharapkan terjadi peningkatan standar pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri global.

Axioo Class Program merupakan program pendidikan yang berfokus pada penyiapan tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan industri.

Sebagai bagian dari Axioo, program ini mendapat dukungan penuh dari inovasi produk perusahaan, termasuk laptop tipis seperti Axioo Hype R X8 OLED yang ringan dan powerful, yang dapat mendukung aktivitas belajar-mengajar yang modern.

Penghargaan dari Intel ini diharapkan dapat memacu Axioo untuk terus memperluas jangkauan program pendampingannya. Upaya transformasi digital di sektor pendidikan menjadi semakin krusial untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif di era ekonomi digital.

Langkah Axioo ini juga memperkuat posisinya di pasar, mendukung target pertumbuhan penjualan dan ekspor perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan komitmen yang terus berlanjut, Axioo Class Program berpotensi menjadi katalisator percepatan adopsi teknologi dalam pendidikan nasional.

Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inklusif, inovatif, dan siap menghadapi masa depan. (Icha)

Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series, Harga Mulai Rp1,8 Juta

0

Telko.id – Motorola Indonesia secara resmi meluncurkan Moto Pad 60 Series, lini tablet perdana mereka yang dirancang khusus untuk menemani momen liburan akhir tahun.

Tiga varian tablet ini hadir dengan fokus berbeda pada hiburan, eksplorasi konten, dan kreativitas, dengan harga mulai dari Rp1.839.000.

Peluncuran ini merupakan bagian dari kampanye #IniRuangMu yang mengajak konsumen menentukan ruang digital sesuai gaya liburan mereka.

Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia, menyatakan bahwa setiap orang memiliki cara berbeda menikmati waktu istirahat.

“Untuk itu kami hadirkan Moto Pad 60 Series dengan tiga varian yang punya fokus berbeda, jadi pengguna bisa pilih sesuai cara mereka menikmati waktu istirahat,” ujarnya.

Kehadiran Moto Pad 60 Series ini menandai ekspansi Motorola ke segmen tablet di Indonesia, melengkapi portofolio smartphone yang selama ini didominasi oleh seri G dan Edge. Langkah ini diambil dalam menghadapi persaingan pasar gadget yang semakin ketat.

Spesifikasi dan Harga Tiap Varian

Seri ini terdiri dari Moto Pad 60 Lite, Neo, dan Pro. Varian paling terjangkau, Moto Pad 60 Lite, dibanderol Rp1.839.000. Tablet ini ditujukan untuk hiburan personal dengan layar 10,1 inci bersertifikasi TÜV Low Blue Light, audio Dolby Atmos, dan baterai yang diklaim tahan hingga 9,5 jam untuk streaming YouTube.

Perangkat ini juga sudah termasuk case stand dan dilengkapi Google Kids Space dengan parental control untuk anak-anak.

Content image for article: Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series, Harga Mulai Rp1,8 Juta

Moto Pad 60 Neo hadir dengan harga Rp2.869.000. Tablet ini menawarkan layar 11 inci beresolusi 2,5K dengan refresh rate 90Hz untuk eksplorasi konten yang lebih smooth.

Yang membedakan, varian ini sudah dilengkapi dengan Moto Pen dan fitur Circle to Search untuk memudahkan pencarian informasi langsung dari layar.

Varian tertinggi, Moto Pad 60 Pro, dipasarkan dengan harga Rp6.099.000. Tablet ini ditujukan untuk kebutuhan kreatif dengan layar terbesar 12,7 inci beresolusi 3K dan refresh rate 144Hz.

Perangkat ini dilengkapi Moto Pen Pro, audio quad speaker JBL dengan Dolby Atmos, baterai 10.200mAh, serta dukungan AI tools from Google untuk proses kreatif seperti sketching dan editing foto.

Bonus dan Layanan Purna Jual

Untuk melengkapi pengalaman hiburan, setiap pembelian ketiga tablet ini menyertakan langganan gratis layanan streaming Vidio selama 6 bulan. Konsumen dapat langsung mengakses ribuan konten hiburan di tablet baru mereka.

Motorola juga menyediakan layanan purna jual untuk ketiga varian Moto Pad 60 Series. Semua tablet dilengkapi garansi resmi selama 1 tahun.

Untuk klaim garansi atau servis, konsumen dapat mengunjungi layanan service center Lenovo Indonesia yang ditunjuk.

Kehadiran serangkaian tablet ini memperkaya pilihan tablet di pasar Indonesia, khususnya yang menawarkan paket lengkap dengan stylus dan layanan hiburan.

Produk ini akan bersaing dengan tablet dari merek lain yang juga gencar merilis produk baru, seperti yang terjadi pada segmen smartphone premium.

Perangkat ini kini sudah tersedia di seluruh Indonesia melalui toko retail resmi Motorola dan Lenovo, serta berbagai platform e-commerce.

Dengan strategi harga yang kompetitif dan penawaran bundle yang menarik, Motorola berharap dapat merebut perhatian konsumen yang mencari perangkat pendamping liburan akhir tahun. (Icha)

Indosat Berbagi Kasih untuk Anak Komunitas Rentan

0

Telko.id – Menjelang perayaan Natal 2025, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menghadirkan program Indosiat Berbagi Kasih.

Inisiatif sosial ini dirancang untuk menebarkan kehangatan dan sukacita bagi anak-anak dari komunitas rentan di berbagai wilayah Indonesia, memperluas jangkauan hingga ke daerah-daerah terpencil.

Program yang berjalan sepanjang Desember ini merupakan kelanjutan dari komitmen perusahaan di tahun sebelumnya.

Indosat memaknai keandalan tidak hanya dari kualitas layanan telekomunikasi, tetapi juga dari konsistensi hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya di momen-momen penting seperti Natal.

Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan filosofi perusahaan dalam pernyataannya.

“Bagi kami, keandalan tidak hanya diukur dari kualitas layanan, tetapi juga dari konsistensi untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Irsyad menambahkan bahwa melalui dukungan sederhana namun berarti bagi anak-anak dari komunitas rentan, Ia berharap dapat menambah hangat dan menghadirkan senyum di momen perayaan Natal.

Indosat Berbagi Kasih dijalankan melalui kolaborasi solid antara Sarana Kerohanian Kristen (SKK) Indosat dan ribuan karyawan yang disebut Hiro.

Semangat gotong royong ini menjadi penggerak utama dalam memperluas distribusi bantuan ke lebih banyak wilayah, terutama daerah yang jauh dari pusat kota.

Bentuk kontribusi nyata dari program ini berupa sumbangan barang baru maupun layak pakai. Barang-barang yang dikumpulkan mencakup perlengkapan sekolah, pakaian, hingga berbagai kebutuhan esensial lainnya bagi anak-anak.

Untuk memudahkan partisipasi dari seluruh elemen perusahaan, Indosat menyediakan beragam kanal donasi.

Content image for article: Indosat Berbagi Kasih, Tebar Hangat Natal untuk Anak Komunitas Rentan

Kanal tersebut termasuk penyediaan donation drop boxes di sejumlah titik strategis serta opsi pembelian hadiah melalui katalog dan transaksi digital. Pendekatan yang fleksibel ini memungkinkan partisipasi lebih luas dan inklusif.

Seluruh donasi yang terkumpul kemudian disalurkan secara langsung ke sejumlah panti asuhan di berbagai daerah. Program tahun ini secara khusus menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Indonesia Timur, seperti Nabire, Sentani, Jayapura, dan Timika.

Penyaluran ke daerah-daerah ini menunjukkan komitmen Indosat untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat dari perhatian.

Para Hiro tidak hanya berperan sebagai donatur, tetapi juga terlibat aktif dalam proses logistik. Mereka membantu mengelola hingga mendistribusikan bantuan, memastikan setiap paket sampai dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi penerimanya.

Keterlibatan langsung ini mencerminkan nilai kebersamaan dan pertumbuhan yang juga diusung dalam program lain perusahaan.

“Inisiatif ini mencerminkan penerapan nilai-nilai perusahaan secara nyata—Sepenuh Hati dalam memberi dukungan yang tulus, Bersinar melalui aksi yang membawa inspirasi, dan Bersama Lebih Baik karena kolaborasi selalu menghasilkan dampak yang lebih kuat,” tutup Irsyad Sahroni.

Program Indosat Berbagi Kasih sejalan dengan upaya perusahaan dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan dan peduli.

Inisiatif ini juga beriringan dengan komitmen Indosat untuk menjaga keandalan layanan dasar, termasuk di momen puncak seperti libur Natal dan Tahun Baru, serta terus meningkatkan kapasitas jaringan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Keberlanjutan program dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa kegiatan sosial telah menjadi bagian integral dari budaya perusahaan.

Indosat Berbagi Kasih tidak sekadar program charity musiman, tetapi wujud nyata dari komitmen jangka panjang Indosat Ooredoo Hutchison untuk berkontribusi positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi penerus bangsa dari kalangan yang membutuhkan. (Icha)

Pemulihan Aceh, TelkomGroup Kerahkan 118 Relawan

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama seluruh operating company TelkomGroup menerjunkan 118 relawan dan sejumlah bantuan logistik untuk mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana alam di wilayah Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program sinergi BUMN Peduli yang berkolaborasi dengan Danantara.

Para relawan TelkomGroup diberangkatkan ke lokasi setelah mengikuti apel kesiapan Relawan BUMN Peduli di area Bandara Kualanamu, Sumatra Utara, pada Jumat (19/12).

Agenda tersebut dipimpin langsung oleh Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria dan dihadiri jajaran pimpinan BUMN. Dalam arahannya, Dony menegaskan peran BUMN sebagai agent of development yang harus hadir langsung di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi masa sulit.

“Sebagai bagian dari negara, BUMN memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama pada saat mereka menghadapi masa sulit.

Kehadiran ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk kerja nyata untuk membantu memulihkan kondisi dan memperkuat harapan masyarakat,” ujar Dony Oskaria dalam pernyataan resminya.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan bahwa partisipasi ini adalah wujud nyata tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan.

“TelkomGroup berkomitmen untuk mendukung penuh program Peduli BUMN dan selalu hadir bagi masyarakat, khususnya pada situasi darurat di Sumatra saat ini. Melalui perwakilan relawan TelkomGroup dan bantuan kemanusiaan yang disalurkan, kami ingin memastikan kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Dian.

Content image for article: TelkomGroup Kirim 118 Relawan dan Bantuan Logistik untuk Pemulihan Aceh

Dian menambahkan bahwa sinergi dan gotong royong antar BUMN menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Kolaborasi lintas fungsi yang terkoordinasi dinilai akan memperkuat upaya pemulihan serta membantu masyarakat bangkit kembali.

Distribusi Bantuan Langsung ke Desa Terdampak

Dalam misi kemanusiaan ini, TelkomGroup tidak hanya mengirimkan relawan tetapi juga menyalurkan bantuan sosial konkret. Bantuan tersebut terdiri dari 10 unit tong air bersih dengan total kapasitas 75 ribu liter, serta bantuan pakaian dan perlengkapan bayi dengan total berat mencapai 1 ton.

Seluruh bantuan diangkut menggunakan 11 armada truk yang terdiri dari 10 truk pengangkut air bersih dan 1 truk logistik.

General Manager Telkom Wilayah Sumatra Utara Agung Tri Cahyono menjelaskan bahwa bantuan didistribusikan langsung ke titik terdampak.

“TelkomGroup memberangkatkan 118 relawan serta 11 armada truk bantuan. Bantuan ini kami distribusikan langsung ke lokasi terdampak, masing-masing lima desa di Aceh Timur dan lima desa di Aceh Tamiang agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” jelas Agung.

Pendekatan distribusi langsung ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan segera dapat meringankan beban masyarakat yang paling membutuhkan di daerah yang terkena dampak bencana.

Komitmen Berkelanjutan dan Pemulihan Infrastruktur

Keterlibatan TelkomGroup dalam aksi kemanusiaan ini bukan yang pertama kali. Perusahaan secara konsisten telah menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatra, baik berupa bantuan kemanusiaan maupun dukungan konektivitas.

Komitmen ini sejalan dengan upaya perusahaan lain dalam ekosistem telekomunikasi Indonesia, seperti yang dilakukan Indosat dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Sukabumi dan XLSMART yang melanjutkan pemulihan jaringan dan penyaluran bantuan di Sumatera.

Di sisi teknis, TelkomGroup juga terus bekerja maksimal melakukan pemulihan infrastruktur dan layanan telekomunikasi digital pascabencana. Hingga saat ini, secara keseluruhan 95% infrastruktur TelkomGroup berangsur pulih dan siap mendukung aktivitas komunikasi digital masyarakat.

Proses recovery masih berlanjut dengan progress pemulihan di wilayah Aceh mencapai 85%, sedangkan di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah 99% stabil.

Kolaborasi dalam penanganan bencana menjadi semakin krusial. Sinergi seperti ini juga tercermin dalam inisiatif lain, misalnya program kolaborasi digital dan kemanusiaan XLSMART di Cirebon, yang menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi dapat berkontribusi pada pemulihan sosial.

Melalui partisipasi aktif relawan dalam program BUMN Peduli, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta kolaborasi lintas BUMN, TelkomGroup mewujudkan kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Ke depan, TelkomGroup berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan, serta pemulihan masyarakat. (Icha)

Waspada Quishing, Modus Penipuan Lewat QR Code

Telko.id – QR Code sudah menjadi bagian dari bagian dari pembayaran sehari-hari, termasuk pembayaran di restoran, hotel, hingga mesin parkir. Tapi dibalik kemudahan ini, ada risiko bahaya yang jarang disadari oleh para pengguna, yakni adanya kemungkinan jadi korban serangan penipuan yang disebut quishing.

Mengutip dari NY Post, Senin, 22 Desember 2025, serangan penipuan itu dilakukan dengan modus menggunakan QR Code palsu untuk mengarahkan pengguna ponsel pintar ke situs berbahaya yang mencuri informasi pribadi.

“Yang sangat mengkhawatirkan adalah bahwa selebaran, poster, papan reklame, atau dokumen resmi yang sah dapat dengan mudah diretas,” kata Dustin Brewer, direktur senior layanan keamanan siber proaktif di BlueVoyant.

“Penyerang dapat dengan mudah mencetak kode QR mereka sendiri dan menempelkannya secara fisik atau digital di atas kode QR asli, sehingga hampir tidak mungkin bagi pengguna biasa untuk mendeteksi penipuan tersebut.”

Kode QR juga digunakan di ruang virtual. Misalnya, kode QR sering digunakan untuk memeriksa status pengiriman pesanan online.

Baca juga:

IBM melaporkan bahwa individu yang lebih tua yang rentan terhadap penipuan phising tradisional mungkin juga paling berisiko dalam hal quishing. Namun, mengingat bahwa Generasi Milenial dan Generasi Z yang lebih melek digital sering memindai kode QR tanpa bepikir panjang, mereka juga berisiko tinggi.

“Jangan biarkan kemudahan tambahan menurunkan kewaspadaan Anda,” sebuah memo resmi dari perusahaan komputer IBM mendesak, mencatat bahwa Komisi Perdagangan Federal (FTC) baru-baru ini melaporkan peningkatan penipuan quishing.

Para pejabat IBM mendesak publik untuk mencari tanda-tanda fisik perusakan jika mereka memindai QR di tempat umum. Mereka juga menyarankan agar pengguna berhati-hati terhadap permintaan QR yang tidak diminta.

“Kode QR tidak dibangun dengan mempertimbangkan keamanan, tetapi dibangun untuk mempermudah hidup, yang juga menjadikannya sempurna bagi para penipu,” kata Rob Lee, Kepala Penelitian AI dan ancaman yang muncul di SANS Institut yang berfokus pada pelatihan keamanan siber.

“Kita sudah pernah melihat modus operandi ini sebelumnya dengan email phising; sekarang hanya saja menggunakan kotak piksel bergambar wajah tersenyum. Ini belum cukup mengkhawatirkan, tetapi ini persis jenis taktik yang mudah dilakukan namun memberikan hasil tinggi yang disukai para penyerang untuk dikembangkan lebih lanjut.”

Salah satu aplikasi kode QR yang kerap digunakan masyarakat Indonesia adalah QRIS. Bank Indonesia (BI) mencatat hingga November 2025, total transaksi pembayaran digital mencapai 4,6 miliar transaksi atau tumbuh 40 persen secara tahunan.

Capaian ini mencerminkan semakin masifnya penggunaan layanan keuangan digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Layanan yang sering digunakan mobile banking hingga QRIS.

“Jadi, kalau as of November 2025, transaksi pembayaran digital itu yang mencakup mobile banking, QRIS, internet banking itu tumbuh 40 persen secara year-on-year dengan total transaksi sebesar 4,6 miliar transaksi,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, dalam RDG Desember, mengutip dari Liputan6.com.

Dari keseluruhan transaksi tersebut, mobile banking menjadi kontributor terbesar dengan volume mencapai 2,79 miliar transaksi. Selain mobile banking, QRIS tampil sebagai pendorong utama pertumbuhan transaksi digital dengan capaian 1,68 miliar transaksi sepanjang 2025.

 BI menetapkan strategi 17-8-45 sebagai arah pengembangan Quick Response Code Indonesian Standart pada 2026. Filianingsih menjelaskan strategi ini menargetkan volume transaksi QRIS mencapai 17 miliar transaksi, perluasan penggunaan lintas negara ke-8 negara, serta peningkatan jumlah merchant hingga 45 juta.

“Di tahun 2026 kita terus akan mendorong perluasan QRIS dengan mengangkat tema kemerdekaan, yaitu 17, 8, dan 45. Artinya, kita akan menargetkan transaksi QRIS 17 miliar dan perluasan QRIS antara negara ke 8 negara dan juga 45 juta merchant serta 60 juta pengguna,” kata Filianingsih.

Ia menyampaikan pada 2025, kinerja QRIS terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat. Jumlah pengguna tercatat mencapai 59 juta, melampaui target awal sebanyak 58 juta pengguna. “QRIS ini terus tumbuh akseleratif ya di tahun 2025 capaiannya pengguna itu 59 juta dari target 58 juta. Jadi melebihi target,” ujarnya.

Bocoran Honor Magic V6: Baterai 7.200mAh, Kamera 200MP

0

Telko.id – Honor dikabarkan tengah mempersiapkan penerus untuk ponsel lipat andalannya, Magic V5. Berdasarkan bocoran dari tipster ternama Digital Chat Station, perangkat yang disebut Honor Magic V6 ini akan membawa peningkatan signifikan pada kapasitas baterai dan sistem kamera, dengan peluncuran diprediksi terjadi pada pertengahan 2026 di China.

Digital Chat Station mengungkap bahwa Honor Magic V6 akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, yang diprediksi menjadi prosesor flagship terbaru.

Yang lebih mencolok adalah informasi mengenai dua konfigurasi baterai yang sedang diuji. Versi pertama dilengkapi baterai dual-cell berkapasitas 6.900 mAh, yang kemungkinan akan dipasarkan secara internasional.

Sementara itu, varian untuk pasar China diklaim memiliki kapasitas lebih besar, yaitu 7.200 mAh.

Meski kecepatan pengisian dayanya belum terungkap, kedua varian tersebut dipastikan mendukung pengisian nirkabel (wireless charging).

Peningkatan kapasitas baterai ini menjadi sorotan mengingat tantangan daya tahan baterai pada perangkat lipat. Langkah ini sejalan dengan tren peningkatan kapasitas baterai yang juga dilakukan oleh pesaing, seperti upaya Xiaomi yang dikabarkan menyiapkan ponsel dengan baterai 10.000 mAh.

Di sektor fotografi, Magic V6 disebutkan akan mengusung kamera utama beresolusi sangat tinggi, yaitu 200 megapiksel. Informasi ini memperkuat rumor serupa yang telah beredar lebih awal tahun ini.

Kamera utama tersebut akan didampingi oleh lensa telefoto periskop yang menawarkan zoom optikal 3x, meningkatkan fleksibilitas dalam mengambil gambar dari jarak jauh.

Bocoran lain yang diungkap mencakup penggunaan pemindai sidik jari samping (side-mounted fingerprint scanner), peningkatan ketahanan terhadap debu dan air, serta desain yang ultra tipis.

Rincian lebih lanjut seperti harga, tanggal rilis pasti, dan ketersediaan di pasar global seperti Indonesia masih perlu ditunggu konfirmasi resmi dari Honor.

Kehadiran Honor Magic V6 akan semakin memanaskan persaingan di segmen ponsel lipat premium, yang saat ini juga diisi oleh produk seperti Samsung Galaxy Z TriFold dan menunggu kedatangan iPhone lipat dari Apple. Peningkatan pada baterai dan kamera menjadi nilai jual kritis di pasar yang semakin kompetitif ini.

Sebagai informasi, pendahulunya, Honor Magic V5, mendapat sambutan positif sebagai salah satu ponsel lipat premium tahun lalu. Dengan spesifikasi yang dibocorkan ini, Magic V6 berpotensi menjadi penerus yang tangguh.

Perkembangan ini juga menunjukkan komitmen Honor dalam meramaikan lini perangkat lipatnya, yang sebelumnya juga mencakup model seperti Honor V6 untuk segmen tablet.

Peluncuran Honor Magic V6 yang diprediksi pada pertengahan 2026 memberi waktu cukup panjang bagi perusahaan untuk melakukan penyempurnaan.

Konsumen dan pengamat teknologi kini menanti kejelasan lebih lanjut serta pengumuman resmi dari Honor mengenai flagship lipat terbarunya ini. (Icha)

Samsung Rilis Exynos 2600, Chipset 2nm Pertama

0

Telko.id – Samsung secara resmi mengumumkan Exynos 2600, chipset flagship terbarunya yang dibangun dengan proses manufaktur 2nm Gate-All-Around (GAA) dari Samsung Foundry.

Ini menjadikannya chip smartphone 2nm pertama di dunia. Pengumuman ini mengonfirmasi keberadaan chipset yang telah lama dikabarkan tersebut, menandai lompatan signifikan dalam teknologi semikonduktor mobile.

Chipset baru ini mengusung konfigurasi CPU 10-core berbasis arsitektur Arm v9.3. Rinciannya terdiri dari satu inti prime C1-Ultra berkecepatan 3,8GHz, tiga inti performa tinggi C1 Pro pada 3,25GHz, dan enam inti efisiensi C1 Pro lainnya yang berjalan pada 2,75GHz.

Menurut klaim Samsung, Exynos 2600 menawarkan peningkatan performa hingga 39% dibandingkan pendahulunya, Exynos 2500, sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.

Samsung announces Exynos 2600, the world’s first 2nm mobile chip

Di sisi kecerdasan buatan, Exynos 2600 diperkenalkan dengan Neural Processing Unit (NPU) baru. Samsung menyatakan unit ini memberikan lonjakan kinerja AI sebesar 113% dibanding generasi sebelumnya.

Chipset ini juga meningkatkan aspek keamanan dengan fitur seperti keamanan virtualisasi dan kriptografi pasca-kuantum hibrida yang didukung perangkat keras.

Untuk pengalaman gaming, Exynos 2600 dilengkapi dengan GPU Xclipse 960. Samsung mengklaim GPU ini mampu memberikan performa ray-tracing hingga 50% lebih tinggi dan performa komputasi dua kali lipat dibanding GPU pada Exynos 2500. Peningkatan ini diharapkan dapat menangani game-game berat dengan grafis yang lebih imersif.

Pada bidang pencitraan, Image Signal Processor (ISP) chipset ini mendapatkan sistem baru bernama AI-based Visual Perception System (VPS). Sistem ini memungkinkan pengenalan adegan dan objek yang lebih akurat.

Exynos 2600 mendukung sensor kamera hingga 320MP dan memperkenalkan pengurangan noise video berbasis deep learning untuk perekaman video dalam kondisi cahaya rendah yang lebih baik.

Samsung announces Exynos 2600, the world’s first 2nm mobile chip

Salah satu inovasi yang didebutsukan adalah teknologi Heat Path Block (HPB). Teknologi manajemen panas baru ini menggunakan material High-k EMC untuk meningkatkan disipasi panas, yang bertujuan menjaga performa tinggi secara berkelanjutan selama penggunaan berat atau sesi gaming panjang.

Spesifikasi kunci lainnya dari Exynos 2600 termasuk dukungan untuk memori LPDDR5X, penyimpanan UFS 4.1, serta tampilan 4K dengan refresh rate hingga 120Hz. Dukungan ini mengukuhkannya sebagai chipset yang ditujukan untuk perangkat flagship masa depan.

Rencana penggunaan Exynos 2600 masih menjadi bahan perbincangan. Chipset ini diperkirakan akan digunakan pada flagship Samsung mendatang, Galaxy S26 dan Galaxy S26+.

Namun, laporan mengenai distribusinya masih belum konsisten. Satu rumor menyebutkan chipset ini akan digunakan di berbagai pasar global, sementara klaim yang lebih baru mengatakan penggunaannya mungkin terbatas hanya di Korea. Kepastian akhir dari rencana Samsung masih menunggu pengumuman resmi dari perusahaan.

Samsung announces Exynos 2600, the world’s first 2nm mobile chip

Kehadiran Exynos 2600 menandai era baru proses node 2nm dalam industri mobile. Penerapannya pada perangkat konsumen akan menjadi ujian nyata bagi teknologi GAA Samsung Foundry dalam hal performa, efisiensi, dan daya tahan.

Kesuksesan chipset ini juga akan mempengaruhi strategi Samsung dalam bersaing dengan rival-rivalnya di pasar chipset flagship, yang selama ini didominasi oleh desain berbasis Arm dengan proses manufaktur mutakhir.

Dengan dukungan untuk teknologi terkini seperti AI, gaming grafis tinggi, dan fotografi mutakhir, Exynos 2600 diposisikan sebagai jantung dari perangkat premium Samsung tahun depan.

Namun, keputusan distribusi global atau regional akan sangat mempengaruhi persepsi dan penerimaan pasar terhadap lini Galaxy S26. Pengalaman dengan chipset Exynos pada perangkat sebelumnya turut menjadi perhatian konsumen yang menantikan kehadiran chipset 2nm pertama di dunia ini.

Samsung announces Exynos 2600, the world’s first 2nm mobile chip

Peluncuran resmi Exynos 2600 ini mengonfirmasi komitmen Samsung dalam pengembangan chipset in-house. Langkah ini tidak hanya penting untuk diferensiasi produk, tetapi juga untuk mengoptimalkan integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak pada ekosistem Galaxy.

Keberhasilan chipset 2nm ini akan menjadi penanda kemampuan Samsung dalam lomba teknologi semikonduktor yang semakin ketat. (Icha)

Xiaomi dan Leica Perdalam Kerja Sama, Xiaomi 17 Ultra Jadi Perdana

0

Telko.id – Xiaomi mengonfirmasi pendalaman kemitraan strategis dengan Leica, beralih dari model penelitian dan pengembangan bersama ke model “co-creation” atau penciptaan bersama.

Perubahan ini akan dimulai dengan kehadiran flagship kamera terbaru mereka, Xiaomi 17 Ultra, yang dijadwalkan meluncur minggu depan.

Melalui pengumuman resmi di platform Weibo, Xiaomi menyatakan bahwa kolaborasi yang lebih mendalam ini akan mencakup tingkat perangkat keras dan perangkat lunak.

“Xiaomi dan Leica memasuki model co-creation yang dimulai dengan 17 Ultra,” tulis perusahaan dalam pernyataannya. Pergeseran model ini menandakan komitmen kedua perusahaan untuk tidak hanya berbagi teknologi, tetapi secara aktif merancang dan menciptakan solusi optik baru bersama-sama.

Perangkat ini disebut akan membawa “solusi sistem optik generasi baru yang terobosan”. Fokus utama dari terobosan ini adalah lensa telefoto baru, yang akan menjadi lensa telefoto bersertifikasi Leica Apochromatic (APO) pertama di industri ponsel.

Sertifikasi APO mengindikasikan koreksi kromatik yang superior, yang bertujuan menghasilkan gambar dengan fringing warna minimal dan ketajaman warna yang lebih akurat, terutama pada zoom telefoto.

Perusahaan mengklaim pengguna dapat mengharapkan kemajuan signifikan dalam kualitas gambar kondisi cahaya rendah, bersama dengan reproduksi detail yang lebih baik pada adegan berkontras tinggi.

Selain itu, Xiaomi juga mengonfirmasi bahwa kamera utama Xiaomi 17 Ultra akan menggunakan sensor tipe 1-inci yang dikembangkan khusus untuk perangkat mobile.

Sensor berukuran besar ini umumnya memungkinkan penangkapan cahaya lebih banyak, yang berpotensi meningkatkan dinamika range dan mengurangi noise.

Langkah ini muncul di tengah persaingan ketat segmen flagship kamera, di mana kolaborasi antara merek ponsel dan ahli kamera legendaris telah menjadi tren.

Keberhasilan model sebelumnya, seperti yang terlihat pada Xiaomi 17 Ultra yang sebelumnya dibocorkan membawa kamera 200MP, telah menetapkan ekspektasi tinggi bagi konsumen.

Peluncuran perangkat ini pada minggu depan akan menjadi ujian nyata pertama dari model co-creation ini. Industri akan mengamati sejauh mana pendekatan baru dalam kemitraan Xiaomi dan Leica ini dapat menerjemahkan inovasi teknis menjadi peningkatan kinerja kamera yang dapat dirasakan langsung oleh pengguna.

Kehadiran sensor 1-inci khusus dan lensa telefoto APO menjadi penanda ambisi tinggi Xiaomi di pasar ponsel premium.

Informasi mengenai ketersediaan global dan harga dari Xiaomi 17 Ultra masih ditunggu. Namun, konfirmasi dari badan sertifikasi seperti FCC telah mengindikasikan persiapan untuk rilis global.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Xiaomi 17 Ultra versi global telah dikonfirmasi oleh FCC, menandakan bahwa peluncuran di berbagai pasar, termasuk kemungkinan Indonesia, sedang dalam proses.

Komitmen Xiaomi dalam menghadirkan teknologi terdepan juga diimbangi dengan layanan purna jual. Seperti diungkap dalam laporan terpisah, Xiaomi memperkuat layanan purna jual dengan berbagai fasilitas unggulan, yang menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang berinvestasi pada perangkat flagship seperti 17 Ultra.

Pendalaman kolaborasi dengan Leica ini juga berpotensi memengaruhi lini produk Xiaomi lainnya di masa depan. Model co-creation kemungkinan akan diterapkan pada perangkat flagship berikutnya, membentuk identitas fotografi yang lebih kuat dan berbeda bagi produk-produk Xiaomi.

Hal ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk terus bersaing tidak hanya di segmen mid-range, seperti yang terlihat pada perbandingan POCO F8 Ultra vs F8 Pro, tetapi juga mengukuhkan posisi di pasar high-end.

Dengan segala spesifikasi dan teknologi kamera yang dijanjikan, peluncuran resmi Xiaomi 17 Ultra minggu depan akan memberikan gambaran lengkap dan review kinerja aktual dari hasil co-creation antara raksasa teknologi China dan ikon optik Jerman tersebut. (Icha)

iPhone Fold Apple Tertunda, Bakal Lancar 2027 Mendatang!

0

Telko.id – Rencana Apple untuk meluncurkan iPhone lipat pertamanya, yang sementara disebut iPhone Fold, menghadapi kendala produksi.

Analis ternama Ming-Chi Kuo melaporkan bahwa pengiriman perangkat secara lancar kemungkinan baru akan dimulai pada 2027, meski peluncuran resmi masih ditargetkan pada paruh kedua 2026.

Dalam catatan risetnya, Kuo menyebut bahwa iPhone Fold diperkirakan akan menghadapi masalah hasil produksi (yield) di tahap awal serta tantangan manufaktur lainnya sebelum memasuki produksi massal.

“Apple tetap berada di jalur yang tepat untuk mengumumkan iPhone Fold pada paruh kedua 2026, namun pengiriman yang mulus mungkin tidak akan dimulai hingga 2027,” tulis Kuo, seperti dikutip dari laporan tersebut.

iPhone Fold expected to launch in 2026 but ship in 2027, says Kuo

Analis itu menambahkan bahwa pasokan iPhone Fold kemungkinan akan tetap terbatas hingga akhir tahun 2026, sekalipun permintaan diprediksi tetap kuat.

Penundaan ini memberikan waktu lebih bagi pesaing seperti Samsung, yang telah lama mendominasi pasar ponsel lipat premium dengan seri Galaxy Z Fold, untuk terus mengembangkan produk mereka.

Bocoran terbaru mengenai Galaxy Z Fold8 misalnya, mengungkap rencana peningkatan kapasitas baterai dan teknologi engsel baru.

Meski menghadapi penundaan, kehadiran iPhone Fold tetap dinantikan untuk mendorong pertumbuhan pasar ponsel lipat secara global.

Laporan terpisah menyebutkan bahwa masuknya Apple ke segmen ini diperkirakan akan memberikan dorongan signifikan bagi pasar tahun depan.

Spesifikasi yang beredar menyebutkan iPhone Fold akan dibanderol sekitar US$ 2.400 atau setara Rp 38 juta (asumsi kurs Rp 16.000).

Perangkat ini dikabarkan akan dilengkapi dengan layar penutup berukuran 5,8 inci dan panel fleksibel utama berukuran 7,58 inci.

Bocoran mengenai desain dan spesifikasi iPhone lipat Apple telah beberapa kali muncul, termasuk rincian ukuran layar, sensor sidik jari, dan kamera yang sebelumnya telah diungkap.

Laporan dari Kuo ini memperkuat analisis sebelumnya yang juga menyoroti tantangan produksi untuk perangkat generasi pertama Apple di kategori lipat.

Kompleksitas dalam memproduksi layar fleksibel yang tahan lama serta mekanisme engsel (hinge) yang andal menjadi beberapa faktor kunci yang membutuhkan waktu penyempurnaan lebih lama dari perkiraan.

Implikasinya, konsumen yang telah menantikan kehadiran iPhone Fold mungkin harus bersabar lebih lama untuk bisa mendapatkan unit tersebut dengan mudah setelah peluncuran resmi.

Periode antara pengumuman dan ketersediaan stok yang memadai di pasaran diperkirakan akan lebih panjang daripada model iPhone konvensional. Situasi ini mirip dengan laporan sebelumnya yang juga menyebutkan penundaan hingga 2027 dan produksi yang terbatas.

Apple sendiri belum memberikan konfirmasi atau komentar resmi terkait jadwal peluncuran dan produksi iPhone Fold.

Informasi yang beredar saat ini masih bersumber dari analis dan rantai pasokan. Industri akan terus memantau perkembangan persiapan Apple memasuki pasar ponsel lipat yang semakin kompetitif. (Icha)