spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 48

Redmi Note 15 Series Rilis 22 Januari, Bawa Standar Ketahanan Baru

0

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi jadwal peluncuran lini smartphone terbarunya, Redmi Note 15 Series, yang akan hadir di pasar tanah air pada 22 Januari 2026 mendatang.

Pengumuman ini menyusul debut global perangkat tersebut yang telah dilaksanakan hari ini, 15 Januari 2026, dengan membawa pembaruan signifikan pada sektor durabilitas dan kemampuan fotografi.

Generasi terbaru dari keluarga Redmi Note Series ini kembali menegaskan posisinya sebagai perangkat all-rounder yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan generasi muda, khususnya Gen Z.

Xiaomi menonjolkan karakter tangguh dan andal dalam seri ini, memastikan perangkat siap mendukung berbagai aktivitas harian pengguna yang dinamis tanpa kompromi pada sisi performa.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menyatakan bahwa seri ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi penggunanya.

“Redmi Note selalu menjadi seri yang dekat dengan kebutuhan pengguna Indonesia. Melalui Redmi Note 15 Series, kami ingin kembali menghadirkan rasa aman dan kepercayaan dalam menggunakan smartphone sehari-hari,” ungkap Andi.

Ia menambahkan bahwa perangkat ini tetap relevan dengan gaya hidup masa kini yang menuntut performa tinggi serta kualitas kamera mumpuni.

Empat Varian untuk Berbagai Kebutuhan

Dalam peluncuran kali ini, Xiaomi Indonesia memastikan kehadiran empat varian utama yang siap mengisi berbagai segmen pasar. Keempat model tersebut meliputi Redmi Note 15, Redmi Note 15 5G, Redmi Note 15 Pro 5G, dan varian tertinggi Redmi Note 15 Pro+ 5G.

Strategi ini memungkinkan konsumen untuk memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka, namun tetap mendapatkan DNA ketangguhan yang sama.

Content image for article: Redmi Note 15 Series Rilis 22 Januari, Bawa Standar Ketahanan Baru

Meskipun memiliki spesifikasi yang berbeda di tiap variannya, seluruh lini produk ini disatukan oleh satu benang merah utama: ketahanan kelas tinggi.

Xiaomi menyebut inovasi ini sebagai “Redmi Titan Durability”, sebuah standar baru yang diterapkan mulai dari struktur internal hingga perlindungan eksternal perangkat.

Redmi Titan Durability: Definisi Baru Ketangguhan

Mengusung tagline “It’s Titan Tough”, aspek durabilitas menjadi nilai jual utama pada seri ini. Peningkatan daya tahan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada bodi luar tetapi juga arsitektur internal untuk meredam dampak benturan.

Salah satu fitur proteksi yang paling menonjol adalah penggunaan kaca pelindung berdurabilitas tinggi.

Khusus untuk varian Redmi Note 15 Pro 5G dan Redmi Note 15 Pro+ 5G, Xiaomi menyematkan Corning® Gorilla® Glass Victus® 2. Material ini dikenal memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap goresan dan benturan, memberikan perlindungan ekstra saat perangkat digunakan dalam aktivitas luar ruangan yang intens.

Selain perlindungan fisik terhadap benturan, seri ini juga menawarkan standar perlindungan terhadap air dan debu yang sangat variatif dan tinggi. Redmi Note 15 Series hadir dengan sertifikasi mulai dari IP64, IP66, IP68, IP69, hingga IP69K.

Tingkatan IP69K khususnya, menandakan ketahanan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan suhu tinggi, sebuah fitur yang jarang ditemui di kelas menengah.

Untuk varian Pro dan Pro+ 5G, kemampuan tahan airnya bahkan telah teruji lebih jauh. Perangkat ini diklaim mampu bertahan di kedalaman air hingga 2 meter selama 24 jam.

Klaim ini didukung oleh sertifikasi TÜV SÜD Smartphone Water-resistant Endurance, yang memberikan jaminan rasa aman lebih bagi pengguna saat berada di lingkungan yang basah atau kondisi cuaca tidak menentu.

Content image for article: Redmi Note 15 Series Rilis 22 Januari, Bawa Standar Ketahanan Baru

Kamera Resolusi Tinggi dengan Dukungan AI

Tidak hanya mengandalkan fisik yang kuat, Redmi Note 15 Series tetap mempertahankan reputasinya sebagai smartphone dengan kemampuan fotografi unggulan.

Seri ini dibekali dengan kamera beresolusi tinggi, mulai dari 108MP hingga 200MP yang dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS). Fitur OIS ini sangat krusial untuk memastikan hasil foto dan video tetap tajam dan stabil, bahkan saat diambil dalam kondisi bergerak atau pencahayaan minim.

Kombinasi antara ketangguhan fisik dan kamera canggih memungkinkan pengguna untuk lebih berani mengeksplorasi sudut pandang kreatif. Pengguna tidak perlu khawatir saat mengambil konten di bawah hujan atau situasi menantang lainnya.

Teknologi ini sejalan dengan inovasi yang juga terlihat pada seri lain seperti Xiaomi 16 Series yang terus mendorong batas kemampuan perangkat mobile.

Untuk menyempurnakan hasil tangkapan gambar, Xiaomi juga membenamkan serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Beberapa fitur AI Camera yang tersedia antara lain:

  • AI Erase: Memudahkan pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan dalam foto.
  • AI Sky: Mengubah tampilan langit agar lebih dramatis atau cerah.
  • AI Beautify: Mempercantik subjek foto secara natural.
  • AI Reflection Removal: Menghilangkan pantulan cahaya yang mengganggu, misalnya saat memotret dari balik kaca.

Kehadiran fitur-fitur ini menegaskan komitmen Xiaomi untuk menghadirkan pengalaman fotografi yang praktis namun berkualitas profesional, siap untuk langsung dibagikan ke media sosial.

Ketersediaan dan Informasi Lanjutan

Bagi para penggemar teknologi dan pengguna setia Xiaomi atau Mi Fans yang penasaran dengan performa lengkap dari “si titan” ini, peluncuran resmi akan diselenggarakan pada 22 Januari 2026.

Momen tersebut akan mengungkap detail harga dan ketersediaan untuk masing-masing varian di pasar Indonesia.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun perangkat ini memiliki sertifikasi tahan air dan debu yang tinggi, kemampuan tersebut diuji dalam kondisi laboratorium tertentu.

Ketahanan terhadap air dan debu tidak bersifat permanen dan dapat menurun seiring penggunaan sehari-hari akibat keausan normal. Garansi perangkat juga tidak mencakup kerusakan yang disebabkan oleh cairan di luar kondisi pengujian standar. (Icha)

LG StanbyME 2 Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Layar nan Fleksibel

0

Telko.id – PT LG Electronics Indonesia (LG) secara resmi mengumumkan ketersediaan perangkat hiburan terbarunya, LG StanbyME 2, untuk pasar tanah air mulai hari ini, 15 Januari 2026.

Setelah menyelesaikan masa pre-order pada akhir tahun lalu, TV portabel generasi anyar ini kini sudah bisa didapatkan melalui berbagai platform e-commerce serta toko daring resmi perusahaan dengan membawa pembaruan signifikan pada aspek desain yang lebih fleksibel.

Peluncuran ini menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat posisinya di segmen perangkat hiburan gaya hidup. LG StanbyME 2 hadir dengan konsep layar sentuh berukuran 27 inci yang menawarkan kebebasan penggunaan luar biasa.

Perangkat ini tidak hanya dapat diputar secara vertikal maupun horizontal, namun kini memiliki kemampuan layar yang dapat dilepas pasang dari tiang penyangganya, sebuah fitur yang menjawab kebutuhan mobilitas pengguna modern.

Pauls Park, Media Entertainment Solution (MS) Product Director LG Electronics Indonesia, menegaskan bahwa fleksibilitas tetap menjadi nilai utama dari lini produk ini.

Menurutnya, desain layar yang dapat dilepas memberikan kebebasan lebih luas bagi pengguna dalam memanfaatkan TV, tidak sekadar untuk menonton, tetapi juga mendukung beragam aktivitas lain. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi unik yang relevan dengan gaya hidup dinamis.

Fleksibilitas yang ditawarkan memungkinkan layar LG StanbyME 2 digunakan secara mandiri di atas bidang datar seperti meja atau lantai. Pengguna hanya perlu menyandarkan layar menggunakan folio cover yang telah terpasang pada bodi perangkat.

Untuk mempermudah mobilitas saat layar dilepas, LG juga menyematkan kait khusus untuk strap, sehingga perangkat aman saat dijinjing atau disampirkan.

Peningkatan Visual dan Audio Cerdas

Sektor visual mendapatkan peningkatan masif melalui penggunaan panel beresolusi QHD (2.560 x 1.440). Resolusi yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya ini menjanjikan tampilan gambar yang jauh lebih tajam dan detail, memberikan kenyamanan maksimal baik untuk hiburan maupun produktivitas.

Kualitas visual ini didukung oleh prosesor α (Alpha) 8 AI milik LG. Prosesor cerdas ini mampu mengoptimalkan kualitas gambar dengan menyesuaikan kondisi pencahayaan sekitar secara otomatis.

Content image for article: LG StanbyME 2 Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Layar Lepas Pasang nan Fleksibel

Tak hanya visual, sektor audio juga dirancang dengan teknologi mutakhir. Pengeras suara yang terletak di kedua sisi layar memiliki kemampuan adaptif untuk menyesuaikan pengaturan equalizer (EQ) berdasarkan orientasi layar.

Baik dalam posisi lanskap, potret, maupun saat diletakkan di meja terlepas dari tiangnya, audio akan tetap terdengar seimbang dengan dialog yang jelas.

Dukungan Dolby Vision dan Dolby Atmos turut hadir untuk melengkapi pengalaman sinematik pengguna, fitur yang juga sering ditemukan pada teknologi TV kelas atas lainnya.

Vincent Wenas, Head of Product Marketing Home Entertainment Solution (MS) di LG Electronics Indonesia, menyatakan bahwa meskipun perangkat digunakan dalam berbagai skenario yang berubah-ubah, kualitas gambar dan suara dipastikan tetap optimal.

Teknologi AI memastikan pengalaman virtual surround sound 9.1.2 dapat dinikmati langsung dari speaker internal perangkat.

Sistem Operasi Pintar dan Kontrol Intuitif

LG StanbyME 2 beroperasi menggunakan platform pintar webOS TV, yang memberikan akses luas ke berbagai layanan streaming OTT. Keunggulan platform ini juga terletak pada integrasinya dengan ekosistem rumah pintar melalui LG ThinQ dan Google Home.

Bagi pengguna perangkat Apple dan Android, tersedia dukungan Apple AirPlay dan Google Cast untuk berbagi konten secara nirkabel dengan mudah.

Salah satu fitur menarik yang dihadirkan adalah kemampuan kendali suara hands-free. Pengguna dapat berinteraksi langsung dengan perangkat tanpa perlu menggunakan remote control. Hebatnya, fitur pengenalan suara ini telah mendukung Bahasa Indonesia yang natural.

Pengguna dapat meminta perangkat menampilkan resep makanan atau mengatur volume suara hanya dengan perintah lisan sederhana. Kemudahan ini menjadi nilai tambah tersendiri dibandingkan kompetitor yang mengusung konsep proyektor AI portabel.

Selain fungsi hiburan pasif, LG menyematkan fitur kreatif seperti aplikasi menggambar Let’s Draw. Pengguna dapat memanfaatkan layar sentuh untuk menggambar atau menulis, dan hasilnya dapat dijadikan wallpaper pada fitur Mood Maker.

Fitur ini memungkinkan layar berfungsi sebagai bingkai foto digital, jam, atau elemen dekoratif ruangan yang estetik saat tidak digunakan untuk menonton video.

Mobilitas Tinggi dan Penawaran Spesial

Guna mendukung perpindahan antar ruang yang mulus, tiang penyangga LG StanbyME 2 dilengkapi dengan lima roda di bagian bawahnya. Desain roda ini dirancang khusus untuk menjaga stabilitas perangkat saat digeser, namun tetap mudah untuk digerakkan.

Untuk penggunaan tanpa kabel, layar perangkat telah dibekali baterai internal yang mampu bertahan hingga empat jam pemutaran video terus-menerus.

Pengisian daya dapat dilakukan melalui dudukan penyangga saat layar terpasang, atau menggunakan kabel USB-C yang dihubungkan ke adaptor eksternal maupun power bank saat layar dilepas. Fleksibilitas daya ini memastikan perangkat tetap andal digunakan di dalam maupun luar ruangan.

LG StanbyME 2 dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga Rp19.999.000. Menyambut peluncuran perdananya, LG memberikan penawaran menarik yang berlaku hingga 31 Januari 2026.

Konsumen yang membeli satu unit LG StanbyME 2 berhak mendapatkan hadiah langsung berupa satu unit LG Smart TV berukuran 32 inci lengkap dengan AI Magic Remote. Dengan strategi bundling agresif ini dan reputasi LG sebagai peraih Top Brand, perusahaan optimistis produk ini akan diterima baik oleh pasar Indonesia. (Icha)

Infrastruktur AI Berevolusi Jadi Utilitas Vital Setara Listrik di 2026

Telko.id – Kecerdasan buatan (AI) kini tengah mengalami transformasi fundamental dari sekadar teknologi eksklusif milik korporasi menjadi infrastruktur nasional yang esensial.

Seiring dengan semakin krusialnya kematangan digital dalam mendongkrak pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, keberadaan AI diprediksi akan setara dengan utilitas dasar seperti air dan listrik dalam menopang perekonomian negara.

Pergeseran lanskap digital ini disoroti oleh BDx Data Centers, salah satu penyedia infrastruktur AI-native terkemuka di Asia Tenggara.

Memasuki era AI industri, fungsi pusat data tidak lagi terbatas sebagai fasilitas penyimpanan data pasif.

Fasilitas ini telah berevolusi menjadi infrastruktur komputasi berperforma tinggi yang menjadi tulang punggung kedaulatan digital serta skala ekonomi nasional.

Dalam pandangan BDx Data Centers, tahun 2026 akan menjadi titik balik kritis bagi ekosistem digital di kawasan ini. Tantangan utama dalam pengembangan Laporan AI tidak lagi berkutat pada kecanggihan perangkat lunak, melainkan bergeser pada ketersediaan dan efisiensi energi.

Keterkaitan antara pasokan energi dan kemampuan komputasi akan menjadi faktor penentu utama dalam operasional infrastruktur digital masa depan.

Efisiensi Energi dan Teknologi Pendingin Canggih

Perkembangan perangkat keras yang pesat menuntut standar baru dalam pengelolaan daya. Perangkat keras generasi 2026, seperti kluster NVIDIA GB200, diproyeksikan membutuhkan daya yang sangat besar, mencapai 150kW per unit.

Angka ini menuntut perubahan radikal dalam desain dan operasional pusat data konvensional yang mungkin tidak sanggup menangani densitas daya setinggi itu.

Mengantisipasi kebutuhan tersebut, teknologi pendinginan cair langsung ke chip atau direct-to-chip menjadi solusi krusial.

Penerapan teknologi ini oleh BDx memungkinkan pencapaian Power Usage Effectiveness (PUE) hingga angka 1,1. Efisiensi termal ini menetapkan standar baru bagi komputasi AI berdensitas tinggi yang tetap memprioritaskan keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan tren otomasi jaringan yang semakin efisien.

Kedaulatan Data dan Komputasi Kuantum

Aspek kedaulatan data juga menjadi prioritas utama dalam pengembangan infrastruktur AI di Indonesia. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 (PP 71/2019), BDx mengoperasikan jaringan interconnected mesh yang luas.

Jaringan ini mencakup 53 lokasi edge serta kampus inti yang terintegrasi. Arsitektur ini dirancang untuk memastikan seluruh proses pelatihan dan inferensi AI dapat berlangsung secara lokal.

Dengan memproses data di dalam negeri, keamanan dan ketangguhan infrastruktur digital nasional lebih terjamin. Hal ini juga relevan dengan diskusi regulator mengenai kepatuhan dan pendaftaran PSE bagi penyelenggara sistem elektronik.

Keberadaan infrastruktur lokal yang mumpuni memungkinkan Indonesia memiliki kendali penuh atas data strategis dan mengurangi ketergantungan pada pemrosesan data lintas batas yang berisiko.

Selain optimalisasi teknologi yang sudah ada, lompatan teknologi menuju komputasi kuantum juga mulai dijajaki. BDx saat ini tengah melakukan uji coba platform AI kuantum hibrida pertama di kawasan Asia Tenggara melalui fasilitasnya di Singapura. Langkah ini diambil untuk melampaui batasan Graphics Processing Unit (GPU) konvensional yang ada saat ini.

Pendekatan hibrida ini membuka potensi efisiensi yang luar biasa. Sebuah sistem kuantum dengan daya hanya 25kW diperkirakan mampu menyamai kapasitas komputasi dari GPU tradisional yang membutuhkan daya hingga 50MW.

Jika berhasil diimplementasikan secara luas, teknologi ini akan mengubah paradigma efisiensi energi secara fundamental, menjadikan infrastruktur AI jauh lebih hemat daya namun tetap bertenaga. (Icha)

OpenAI Akuisisi Startup Kesehatan Torch Bernilai Jutaan Dollar

Meski detail kesepakatan keduanya tidak diumumkan secara terbuka, nilai akuisisi ini tidaklah kecil.

Mengutip dari CNBC, OpenAI dikatakan membeli Torch dengan nilai sekitar USD$60 juta atau sekitar Rp 1.012 triliun. Angka ini muncul dari sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut, namun identitasnya dirahasiakan.

Sementara itu, The Information menyebut nilai akuisisi yang berbeda, yakni mencapai sekitar USD$100 juta atau sekitar Rp 1.687 triliun.

Meski OpenAI maupun Torch sendiri belum memberikan konfirmasi terkait nilai pasti akuisisi ini, yang jelas, angka yang beredar menunjukkan bahwa OpenAI rela merogoh kocek besar untuk perusahaan yang usianya masih terbilang sangat muda.

Torch sendiri diketahui baru didirikan pada 2024. Startup ini menawarkan produk berupa aplikasi kesehatan berbasis AI untuk mengumpulkan informasi medis yang tersebar di berbagai sumber, seperti penyedia layanan kesehatan, laboratorium diagnostif, dan data pribadi.

Di balik layar, Torch berupaya menggabungkan beragam informasi medis, mulai dari hasil pemeriksaan laboratorium, resep obat, diagnosis, hingga riwayat perawatan, ke dalam satu sistem tampilan yang lebih mudah diakses dan dipahami.

Terintegrasi dengan ChatGPT Health

Akuisisi dengan Torch dilakukan hanya beberapa hari setelah OpenAI memperkenalkan ChatGPT Health, fitur baru yang dirancang khusus untuk membantu pengguna memahami data kesehatan dan kebugaran secara lebih terstruktur.

Dalam sebuah unggahan di X, OpenAI mengatakan bahwa integrasi dengan Torch akan membuka cara baru untuk memahami dan mengelola kesehatan seseorang secara menyeluruh.

“Kami telah mengakuisisi Torch, sebuah startup kesehatan yang menyatukan hasil lab, pengobata, dan rekam kunjungan medis. Menyatukan hal ini dengan ChatGPT Health membuka cara baru untuk memahami dan mengelola kesehatan Anda,” tulis OpenAI.

Baca juga:

Saat ini, Torch juga tengah membangun sebuah konsep bernama ‘unified medical memory’. Konsep yang berbasis AI ini dirancang untuk menggabungkan seluruh data medis pasien ke dalam ‘contex engine’.

Contex Engine tersebut, dijelaskan Torch, berfungsi untuk membantu pengguna melihat gamabran kesehatan secara utuh, menghubungkan berbagai titik informasi, dan memastikan tidak ada data penting yang terlewat.

Melalui unggahan di X, CEO Torch, Ilya Abynov mengatakan, ia tidak bisa membayangkan babak lanjutan yang lebih baik selain membawa teknologi dan gagasan Torch ke skala yang lebih besar bersama OpenAI.

Menurutnya, akuisisi ini juga membawa tanggung jawab yang besar, mengingat layanan yang mereka tawarkan menyangkut data kesehatan pengguna.

“Ini adalah tanggung jawab yang besar. Dan kami tidak akan mengambilnya jika kami tidak merasa bahwa OAI (OpenAI) peduli sebesar kami terhadap privasi, keamanan, kolaborasi dengan dokter, serta membangun sesuatu dengan tingkat keahlian dan polesan konsumen yang sangat tinggi,” tulis Ilya.

Adapun sebagai bagian dari akuisisi, seluruh karyawan Torch akan bergabung dengan OpenAI.

Krisis Memori Global Bikin Nvidia dan AMD Tunda Rilis GPU

Telko.id – Pasar PC dan kartu grafis global kian tertekan akibat krisis pasokan memori. Lonjakan permintaan dari perusahaan kecerdasan buatan (AI) dan pembangunan pusat data membuat kapasitas produksi DRAM, NAND, hingga HBM dilaporkan telah habis dipesan jauh hari.

Mengutip dari Techspot, Kamis (15/1/2026) dampaknya tidak hanya terasa pada RAM dan SSD, tetapi juga merembet ke kartu grafis karena memori GDDR berbagi jalur produksi dengan jenis DRAM lain.

Kondisi ini disebut-sebut menjadi salah satu faktor utama molornya peluncuran GPU generasi berikutnya. Nvidia RTX 6000, yang digadang-gadang sebagai penerus RTX 5000, kini dirumorkan baru akan meluncur pada paruh kedua 2027. Jika benar, jarak antar generasi GPU Nvidia akan mencapai sekitar 30 bulan, terpanjang dalam era modern kartu grafis.

Biasanya, Nvidia mengisi jeda antar generasi dengan seri RTX Super. Namun krisis memori membuat rencana tersebut terganggu. Seri RTX 5000 Super dilaporkan ditunda tanpa batas waktu karena biaya memori yang telalu tinggi, serta minimnya tekanan kompetisi di pasar. AMD sendiri diperkirakan belum akan merilis GPU konsumen baru hingga 2027.

Baca juga:

Rumor terbaru datang dari leaker veteran Kepler_L2 yang menyebutkan bahwa AMD justru akan meluncurkan GPU konsumen berbasis RDNA 5 setelah Nvidia merilis RTX 6000, juga pada paruh kedua 2027. Menurutnya, strategi ini berkaitan erat dengan margin keuntungan Nvidia yang besar, sehingga perusahaan tersebut dinilai mampu dengan mudah menyesuaikan harga untuk menekan produk pesaing.

RDNA 5 sendiri dirumorkan akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi TSMC N3P yang berpotensi menghadirkan peningkatan efisiensi dan performa dibanding RDNA 4. GPU falgship RDNA 5 disebut-sebut akan memiliki ukuran die jauh lebih besar, hingga 96 compute unit atau setara 12.288 core.

Selain itu, AMD juga dikabarkan menyiapkan fitur hardware baru untuk meningkatkan performa ray tracing dan rendering berbasis AI. Bahkan, ada spekulasi bahwa AMD kali ini akan kembali bersaing di segmen kelas atas, termasuk melawan GPU flagship Nvidia seperti RTX 6090.

Jika rumor-rumor ini akurat, pasar GPU konsumen tampaknya masih harus menunggu cukup lama untuk melihat persaingan generasi baru, ditengah krisis memori yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Resmi! Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador OPPO Reno15 Series

0

Telko.id – OPPO secara resmi mengumumkan Iqbaal Ramadhan sebagai Brand Ambassador terbaru untuk lini perangkat Reno15 Series.

Pengumuman yang disampaikan di Jakarta pada 14 Januari 2026 ini menandai strategi baru perusahaan untuk mempererat hubungan dengan generasi muda di Indonesia melalui representasi sosok yang inspiratif.

Kolaborasi ini mempertegas posisi Reno15 Series sebagai perangkat yang mendukung gaya hidup, perjalanan karir, dan ekspresi diri pengguna muda.

Penunjukan Iqbaal Ramadhan bukan tanpa alasan. Patrick Owen, Vice President OPPO Indonesia, menjelaskan bahwa karakter dan perjalanan karir Iqbaal sangat selaras dengan nilai yang dibawa oleh produk terbaru ini.

Iqbaal dinilai merepresentasikan anak muda Indonesia yang berani berkembang dan konsisten mengekspresikan diri secara positif.

Melalui kehadiran Iqbaal, OPPO ingin menyampaikan pesan bahwa Reno15 Series lebih dari sekadar alat komunikasi. Perangkat ini dirancang dengan fitur-fitur yang relevan bagi keseharian anak muda, mulai dari desain stylish hingga teknologi kamera canggih yang mampu menghidupkan konten visual mereka. Salah satu keunggulan utama yang ditonjolkan adalah fitur Fitur AI bernama Trendy AI Motion Photo Popout.

Representasi Semangat Anak Muda

Iqbaal Ramadhan dikenal luas sebagai figur publik yang tumbuh bersama generasinya. Transformasinya dari seorang idola remaja, kemudian menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, hingga kini aktif sebagai aktor dan kreator konten, mencerminkan sebuah proses pendewasaan yang dinamis.

Perjalanan ini mencakup keberanian untuk mencoba hal baru, belajar dari pengalaman, dan terus berkembang.

Content image for article: Resmi! Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador OPPO Reno15 Series

Kolaborasi antara OPPO dan Iqbaal dibangun di atas narasi autentik tersebut. Kisah hidup Iqbaal yang penuh dengan momen penting dan pengambilan keputusan sejalan dengan filosofi Reno15 Series.

Perangkat ini terinspirasi dari fenomena cahaya aurora, yang melambangkan keindahan yang muncul dari setiap langkah perubahan dalam perjalanan hidup seseorang.

Dalam materi promosi terbarunya, Iqbaal tampil elegan menggunakan OPPO Reno15 Series yang mengusung Dancing Aurora Design.

Tampilan visual perangkat ini dinilai sangat mendukung posisinya sebagai fashion statement yang relevan untuk penggunaan sehari-hari, tidak hanya sebagai perangkat fungsional semata.

Teknologi Pendukung Ekspresi Kreatif

Reno15 Series hadir dengan membawa inovasi yang difokuskan pada kemampuan visual dan kenyamanan desain. Desain Dancing Aurora memberikan efek pantulan cahaya yang dinamis dari berbagai sudut pandang, membuat perangkat terlihat menonjol namun tetap elegan tanpa kesan berlebihan.

Hal ini sangat cocok bagi pengguna yang memperhatikan estetika dalam Outfit of The Day (OOTD) mereka.

Selain desain, sektor kamera menjadi sorotan utama dengan hadirnya teknologi Trendy AI Motion Photo. Fitur ini dirancang khusus untuk mendukung cara anak muda bercerita melalui visual yang lebih kreatif.

Tidak hanya sekadar menghasilkan foto statis yang tajam, Reno15 Series memungkinkan pengguna menciptakan konten yang terasa lebih hidup.

Perangkat ini juga menawarkan pengalaman penggunaan yang praktis berkat layar dengan bezel ultra tipis. Kombinasi desain premium dan ergonomi yang nyaman menjadikan smartphone ini andal untuk berbagai aktivitas, mulai dari membuat konten media sosial, berkumpul bersama teman, hingga mendukung produktivitas harian.

Kampanye #AuraFraming

Bersamaan dengan pengenalan Brand Ambassador baru, OPPO juga meluncurkan kampanye bertajuk #AuraFraming. Gerakan ini mengajak generasi muda untuk mengabadikan momen keseharian mereka dengan cara yang lebih unik menggunakan fitur AI Motion Photo Popout yang tersedia di Reno15 Series.

Dalam kampanye ini, Iqbaal membagikan berbagai potret aktivitasnya, mulai dari sesi latihan, bermain musik, hingga waktu santai bersama kerabat.

Melalui fitur AI Motion Photo Popout, subjek foto dapat terlihat seolah-olah keluar dari bingkai (frame), memberikan efek tiga dimensi yang menarik. Teknologi ini memberikan perspektif baru dalam fotografi seluler.

Untuk menyempurnakan hasil tangkapan gambar, OPPO juga menyematkan fitur pendukung seperti AI Motion Photo Eraser dan AI Motion Photo Slow-Mo.

Kedua fitur ini membantu pengguna menghasilkan konten berkualitas tinggi tanpa perlu melalui proses penyuntingan yang rumit di aplikasi pihak ketiga. Ini sejalan dengan kebutuhan anak muda akan kepraktisan dan kecepatan dalam berbagi momen.

Penawaran Pre-order Eksklusif

OPPO Indonesia telah membuka masa pemesanan awal atau pre-order untuk Reno15 Series mulai tanggal 1 Januari hingga 22 Januari 2026.

Konsumen yang berminat dapat melakukan pemesanan dengan uang muka (DP) sebesar Rp200.000 melalui OPPO Online Store maupun toko rekanan resmi di seluruh Indonesia.

Selama periode ini, OPPO menawarkan berbagai keuntungan eksklusif dengan nilai total mencapai Rp4,5 juta. Benefit tersebut mencakup layanan purna jual OPPO Care+ dan garansi internasional yang berlaku hingga 2 tahun.

Selain itu, terdapat kemudahan pembayaran berupa cicilan 0%, bebas biaya admin, dan fasilitas uang muka ringan.

Bagi konsumen yang ingin melakukan tukar tambah, tersedia program cashback trade-in hingga Rp1 juta melalui eSwop. Konsumen juga akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp700.000 yang dapat diklaim melalui aplikasi My OPPO.

Untuk melengkapi ekosistem digital pengguna, OPPO bekerja sama dengan mitra operator telekomunikasi.

Terdapat penawaran spesial dari IM3 Platinum, Telkomsel Halo, dan XL Prioritas bagi pembeli Reno15 Series.

Paket bundling ini tentunya sangat menguntungkan bagi pengguna yang membutuhkan Diskon Kuota atau layanan data premium untuk mendukung aktivitas digital mereka sehari-hari.

Kehadiran Iqbaal Ramadhan dan rangkaian fitur inovatif pada Reno15 Series menegaskan komitmen OPPO untuk terus menghadirkan teknologi yang relevan.

Dengan memadukan estetika desain dan kecerdasan buatan, OPPO berupaya memberikan pengalaman seluler yang mampu membingkai setiap momen pengguna menjadi lebih bermakna. (Icha)

Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

0

Telko.id – Lenovo dan FIFA secara resmi mengumumkan rangkaian solusi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung operasional dan pengalaman penggemar pada ajang FIFA World Cup 2026.

Pengumuman strategis ini disampaikan dalam perhelatan Tech World 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 15 Januari 2026.

Dalam acara yang digelar di panggung Sphere tersebut, Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Chairman dan CEO Lenovo, Yuanqing Yang, memperkenalkan inovasi yang diklaim akan menjadikan turnamen sepak bola mendatang berbeda dari edisi sebelumnya.

Sebagai Mitra Teknologi Resmi, Lenovo bertanggung jawab menyediakan infrastruktur teknologi yang menyokong perhelatan olahraga terbesar dalam sejarah ini, yang untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus di kawasan Amerika Utara.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat keras, tetapi juga integrasi mendalam solusi AI untuk memberdayakan pemain, pelatih, hingga memberikan pengalaman imersif bagi penggemar.

Teknologi ini mencakup sistem operasional cerdas, visualisasi data tingkat lanjut, hingga pemanfaatan avatar digital yang akan mengubah cara penonton menikmati pertandingan, baik di stadion maupun melalui siaran langsung.

Revolusi Avatar Digital dan GenAI

Salah satu inovasi paling menonjol yang diperkenalkan adalah penggunaan Digital Avatar dalam ekosistem perwasitan dan penyiaran. Teknologi ini melibatkan pembuatan avatar 3D dari para pemain menggunakan aset 3D dan teknologi Advanced GenAI (AI Generatif Lanjutan).

Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan oleh asisten wasit serta ofisial pertandingan.

Content image for article: Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

Avatar 3D ini akan ditampilkan dalam format animasi, khususnya pada tayangan ulang momen offside. Tujuannya adalah memberikan konteks visual yang jauh lebih jelas bagi penggemar, sekaligus mereplikasi dimensi fisik individual pemain secara presisi.

Art Hu, Chief Information Officer Lenovo, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan FIFA untuk memastikan representasi pemain serealistis mungkin.

“Kami bekerja sama dengan FIFA untuk menciptakan generasi baru avatar 3D berbasis AI, sehingga para pemain terbaik dunia dapat direpresentasikan serealistis dan seakurat mungkin.

Tidak ada dua pesepak bola yang identik, baik dari segi fisik maupun proporsi tubuhnya. Oleh karena itu, dimensi fisik tepat dari setiap pemain akan diperhitungkan sepenuhnya,” ujar Art Hu.

Integrasi teknologi ini ke dalam Advanced Semi-Automated Offside Technology sebelumnya telah sukses diuji coba pada ajang FIFA Intercontinental Cup di Qatar pada Desember lalu. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah maju dalam transparansi perwasitan.

Penggabungan data presisi dengan visualisasi canggih diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap keputusan krusial di lapangan.

Kecerdasan Operasional dan Digital Twins

Penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 menghadirkan tantangan logistik yang belum pernah terjadi sebelumnya karena melibatkan jumlah tim dan pertandingan yang lebih banyak.

Untuk mengatasi hal ini, Lenovo menghadirkan solusi Intelligent Command Center yang didukung oleh AI. Sistem ini mampu memantau seluruh operasional turnamen secara real-time dan memberikan ringkasan harian mendalam bagi para petugas.

Teknologi ini juga mencakup penggunaan digital twins dari setiap lokasi acara. Fitur ini memungkinkan FIFA memantau situasi di dalam dan sekitar venue secara akurat, memfasilitasi pengambilan keputusan cepat guna mengoptimalkan pengalaman pengunjung.

Selain itu, Lenovo memperkenalkan Smart Wayfinding yang menghubungkan berbagai aspek turnamen secara global, mulai dari kota penyelenggara, zona penggemar, hingga lokasi pertandingan dalam ruang interaktif.

Content image for article: Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

Navigasi yang dipandu AI ini memberikan kecerdasan lokasi secara real-time, memungkinkan pergerakan yang mulus bagi penggemar di seluruh wilayah penyelenggaraan. Ini menjadi lapisan transformatif bagi mobilitas global selama turnamen berlangsung, memastikan alur pergerakan yang presisi dan efisien bagi jutaan pengunjung.

Sudut Pandang Wasit yang Lebih Stabil

Menyusul keberhasilan implementasi pada Piala Dunia Antarklub 2025, teknologi kamera tubuh wasit (referee body cameras) akan kembali digunakan. Kali ini, kualitas gambar ditingkatkan secara signifikan melalui fitur stabilization overlay berbasis AI dari Lenovo.

Teknologi ini memungkinkan lebih dari enam miliar penonton global melihat perspektif langsung dari sudut pandang wasit di lapangan.

Gina Qiao, Chief Marketing Officer Lenovo, menyatakan bahwa kemampuan menyajikan sudut pandang unik dari pusat lapangan adalah alasan utama kemitraan ini.

Penggemar akan dapat melihat interaksi antar pemain dan wasit serta momen-momen krusial secara lebih personal. Hasil rekaman yang lebih jernih dan stabil ini juga berfungsi sebagai saluran tayangan tambahan bagi penyiar resmi turnamen.

Jajaran Perangkat Edisi Spesial

Selain solusi infrastruktur, Lenovo juga meluncurkan rangkaian perangkat edisi khusus yang menampilkan branding eksklusif FIFA World Cup 26.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Razr Fold edisi khusus yang diserahkan langsung oleh Yuanqing Yang kepada Gianni Infantino. Koleksi ini mencakup berbagai segmen mulai dari laptop bisnis hingga perangkat gaming.

Berikut adalah daftar perangkat edisi spesial yang diperkenalkan:

  • ThinkPad X9-14 Gen 1 & X9-15 Gen 1: Laptop premium ultra-tipis untuk profesional yang membutuhkan performa tinggi.
  • ThinkPad X1 Carbon Gen 13 & 14: Seri unggulan yang kini diperkaya detail desain khusus turnamen.
  • ThinkBook 14 G8+, 14 G9, 16 G9 & 16p G9: Laptop bergaya modern yang menyeimbangkan performa dan nilai untuk bisnis.
  • Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition: Bagian dari portofolio premium yang menghadirkan pengalaman AI tingkat lanjut dalam desain ramping.
  • Idea Tab FIFA World Cup 26 Edition: Tablet serbaguna dengan sentuhan akhir khusus untuk hiburan mobile.
  • Lenovo Legion Pro 7i: Laptop gaming bertenaga besar dengan estetika eksklusif Piala Dunia.
  • Lenovo Legion Tab: Tablet gaming portabel yang kini hadir dengan branding turnamen.

Seluruh inovasi ini menegaskan peran Lenovo tidak hanya sebagai penyedia perangkat keras, tetapi sebagai tulang punggung teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam setiap aspek penyelenggaraan FIFA World Cup 2026. (Icha)

Tembus 2 Miliar Transaksi, Ant International Perluas Solusi AI Global

0

Telko.id – Ant International berhasil mencatatkan pencapaian signifikan dengan mendukung lebih dari 2 miliar transaksi digital lintas negara sepanjang tahun 2025.

Volume transaksi masif ini berasal dari para merchant yang beroperasi di pasar-pasar berkembang, mencakup wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.

Perusahaan kini tengah memperluas jangkauan layanan keuangan dan perdagangan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memenuhi kebutuhan spesifik di masing-masing wilayah tersebut.

Fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada peningkatan aksesibilitas layanan pembayaran, kredit, perbankan digital, serta ekonomi digital lintas negara.

Sektor ini dinilai tumbuh sangat pesat namun masih menghadapi tantangan fragmentasi infrastruktur. Hingga saat ini, Ant International telah melayani jaringan global yang mencakup lebih dari 150 juta merchant.

Dari jumlah tersebut, sekitar 90 persen merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tersebar dari Kuala Lumpur hingga London.

Presiden Ant International, Douglas Feagin, menyoroti pentingnya teknologi dalam mendorong pertumbuhan bisnis di pasar berkembang.

Menurutnya, penerapan AI dan teknologi baru yang tepercaya serta relevan dengan kebutuhan nyata mampu menciptakan peluang pertumbuhan baru.

Hal ini berlaku bagi berbagai skala bisnis, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM. Feagin menegaskan bahwa inovator fintech harus mengubah akses menjadi pendorong pertumbuhan yang sesungguhnya melalui layanan yang lebih terjangkau dan standar keamanan yang kuat.

Inovasi AI dan Efisiensi Operasional

Dalam upaya mewujudkan inovasi yang efektif, perusahaan memprioritaskan pengembangan teknologi FinAI yang tepercaya. Salah satu terobosan utamanya pada tahun 2025 adalah pembukaan akses terhadap model AI milik perusahaan, yakni Falcon Time-Series Transformer (TST).

Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan manajemen risiko valuta asing (FX) bagi mitra korporat. Sebagai contoh, AirAsia berhasil memanfaatkan model ini untuk menurunkan biaya lindung nilai hingga 40 persen, sebuah efisiensi signifikan dalam operasional penerbangan regional.

Selain manajemen risiko, efisiensi juga didorong melalui layanan pembayaran merchant andalan, Antom. Layanan ini menghadirkan agen pembayaran inovatif berbasis AI bernama Antom Copilot.

Fitur ini membantu klien menghemat waktu proses integrasi pembayaran hingga 95 persen. Solusi Antom Payment Orchestration (APO) juga memberikan akses pembayaran end-to-end hanya dengan satu kali integrasi.

Berkat fitur smart routing yang meningkatkan keberhasilan transaksi, mitra Antom di luar Tiongkok mencatat pertumbuhan bisnis hingga 75 persen.

Penerapan teknologi canggih ini tetap bertumpu pada sistem keamanan yang ketat. Model manajemen risiko bernama SHIELD mengintegrasikan tiga jenis data sekaligus, yaitu graf, sekuensial, dan tabel.

Integrasi data ini dirancang untuk melindungi mitra dan operasional bisnis dari ancaman siber. Model SHIELD tercatat mampu mendeteksi transaksi berisiko tinggi dengan tingkat akurasi mencapai 95 persen, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran yang aman sebesar 13,5 persen.

Ekspansi Layanan di Asia Tenggara

Kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu motor penggerak utama keberhasilan fintech yang inklusif. Ant International telah menjalin kerja sama dengan mitra lokal di wilayah ini selama lebih dari satu dekade.

Melalui Alipay+, perusahaan mendukung pengembangan platform mobile terbesar di kawasan, termasuk Pemenang SisBerdaya seperti DANA di Indonesia, GCash di Filipina, TrueMoney di Thailand, dan TNG Digital di Malaysia. Kolaborasi ini telah mengubah cara bertransaksi bagi ratusan juta konsumen dan pelaku usaha.

Interoperabilitas pembayaran menjadi kunci pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Alipay+ telah bermitra dengan lima jaringan pembayaran QR nasional di ASEAN. Dampak ekonominya terlihat nyata di Singapura dan Malaysia.

Pengeluaran wisatawan melalui SGQR di Singapura meningkat 2,7 kali lipat, sementara melalui DuitNow QR di Malaysia meningkat 2 kali lipat.

Wisatawan kini dapat menggunakan aplikasi perbankan atau dompet digital dari negara asal mereka untuk bertransaksi di lebih dari 360.000 UMKM di Malaysia.

Selain itu, tiga aplikasi regional di Asia Tenggara mulai mengembangkan super-app berbasis AI pada tahun 2025. Pengembangan ini didukung oleh platform AI-as-a-Service milik Ant International, GenAI Cockpit.

Tidak hanya itu, AI Travel Companion bernama Alipay+ Voyager juga telah sukses meluncur di enam aplikasi di seluruh Asia, memudahkan pengguna dalam merencanakan perjalanan dan bertransaksi secara lintas negara.

Inklusi Keuangan dan Solusi UKM

Akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan masih menjadi tantangan bagi banyak UKM di pasar berkembang. Menjawab hal ini, Bettr menyediakan solusi teknologi kredit bagi empat dompet digital terkemuka di Asia Tenggara, yang berdampak pada peningkatan basis pengguna sebesar 184 persen.

Di Singapura, ANEXT Bank mencatat lonjakan volume transaksi lintas batas hingga enam kali lipat, dengan mayoritas nasabah atau sekitar 69 persen merupakan pelaku usaha mikro.

Untuk mendukung operasional UKM secara lebih teknis, diperkenalkan EPOS360. Ini adalah aplikasi berbasis AI yang mengintegrasikan sistem Point of Sales (POS), pembayaran, perbankan, dan pembiayaan.

Merchant dapat menggunakan perangkat pintar EPOS360 BlueTap yang mendukung berbagai metode pembayaran dalam satu terminal. Solusi ini mempermudah manajemen bisnis bagi pelaku usaha kecil yang sebelumnya kesulitan mengakses teknologi finansial terpadu.

Di ranah perdagangan global, WorldFirst terus memperluas kapabilitasnya. Layanan rekening digital global ini resmi diluncurkan di Thailand melalui kemitraan dengan 2C2P. WorldFirst menawarkan layanan unified global account bagi UKM Thailand untuk mempermudah transaksi internasional.

Di Malaysia dan Thailand, WorldFirst mencatat pertumbuhan nilai transaksi hampir 40 persen pada tahun 2025, seiring dengan semakin banyaknya UKM lokal yang merambah pasar e-commerce global.

Feagin menutup dengan menegaskan komitmen perusahaan seiring meningkatnya ekonomi digital di pasar berkembang. Ant International akan terus bekerja sama dengan mitra, pemerintah, dan pelaku usaha untuk memperluas akses dan mendorong kesejahteraan bersama.

Tujuannya adalah menciptakan pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan terhubung dengan ekosistem global yang lebih luas. (Icha)

ITSEC Asia dan ADIGSI Luncurkan Gerakan Nasional Ketahanan Siber, Ini Target nya!

Telko.id – PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) secara resmi menggandeng Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) untuk meluncurkan inisiatif strategis bertajuk Gerakan Nasional Ketahanan Siber.

Program berskala nasional ini dirancang untuk memperkuat ekosistem pertahanan digital di Tanah Air melalui pengembangan sumber daya manusia, penguatan kepemimpinan, serta kolaborasi lintas sektor yang lebih solid.

Peluncuran ini menjadi momentum penting menjelang perhelatan akbar ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026.

Gerakan ini hadir sebagai respons atas kebutuhan mendesak akan kesiapan infrastruktur dan mentalitas keamanan siber yang tangguh di berbagai lapisan.

Program ini dijadwalkan berlangsung dalam dua fase selama enam bulan penuh pada tahun 2026. Target utamanya cukup ambisius, yakni menjangkau lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Indonesia. P

artisipan yang disasar mencakup representasi dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga sektor swasta, mulai dari level praktisi operasional hingga jajaran eksekutif senior.

Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyoroti pergeseran paradigma dalam memandang isu keamanan digital. Menurutnya, tantangan saat ini tidak lagi berkutat pada aspek teknis semata, melainkan menyentuh ranah tata kelola dan pengambilan keputusan strategis.

Ia menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan membangun jalur terstruktur yang menghubungkan kesiapan teknis harian dengan kebijakan di tingkat pimpinan.

“Ketahanan siber saat ini bukan lagi sekadar tantangan teknologi, melainkan masalah kepemimpinan dan tata kelola,” tegas Patrick Dannacher.

Patrick menambahkan bahwa melalui program ini, kami membangun jalur nasional terstruktur yang menghubungkan kesiapan operasional sehari-hari dengan pengambilan keputusan di tingkat eksekutif, sehingga keamanan siber menjadi bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan organisasi.

Pentingnya sinergi dalam menjaga Keamanan Siber Indonesia juga digarisbawahi oleh Slamet Aji Pamungkas, Deputi IV Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas ADIGSI. Slamet menegaskan bahwa penguatan ketahanan nasional menuntut adanya komitmen kuat dari pimpinan organisasi serta kolaborasi yang erat antar sektor.

Senada dengan pandangan tersebut, Firlie Ganinduto selaku Ketua Umum ADIGSI menambahkan bahwa asosiasi berperan penting sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku industri.

ADIGSI berkomitmen memastikan bahwa agenda besar ketahanan siber nasional dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.

“Sebagai wadah industri dan mitra strategis pemerintah, ADIGSI berperan memastikan agenda ketahanan siber nasional dapat diterjemahkan secara konkret di tingkat industri,” jelas Firlie.

Firlie menambahkan bahwa melalui Gerakan Nasional Ketahanan Siber, ADIGSI bersama ITSEC mengorkestrasi penguatan kesiapan keamanan siber tidak hanya di tingkat teknis, tetapi juga di tingkat pimpinan, demi mendukung ekosistem digital yang lebih tangguh dan berkelanjutan di Indonesia.

Struktur Program Terintegrasi

Gerakan Nasional Ketahanan Siber didesain sebagai program berkelanjutan yang memadukan dua elemen krusial: kesiapan operasional dan tata kelola kepemimpinan. Implementasi program ini dibagi menjadi dua tingkatan utama untuk memastikan efektivitas penyampaian materi dan dampak yang dihasilkan.

Tingkatan pertama adalah Tingkat Fundamental (Pejuang Cyber Indonesia). Segmen ini berfokus pada pembangunan kesadaran praktis dan kesiapan teknis di dalam organisasi.

Metode pembelajaran mencakup lokakarya luring (offline) dan hibrida, diskusi berbasis kasus nyata, serta latihan simulasi insiden siber. Target pesertanya adalah manajer IT, tim risiko dan kepatuhan, serta pemimpin operasional.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya nasional dalam mencetak Talenta Keamanan Siber yang kompeten. Peserta yang lulus akan terdaftar secara resmi dalam jejaring nasional Pejuang Cyber Indonesia.

Tingkatan kedua adalah Tingkat Pimpinan (Cyber Champion Leadership Program). Program ini dirancang khusus untuk mengangkat isu keamanan siber ke meja eksekutif dan dewan direksi. Melalui lokakarya eksklusif berbasis undangan dan diskusi meja bundar tertutup (closed-door leadership roundtables), program ini menargetkan 50 hingga 100 pemimpin senior dari berbagai sektor.

Tujuannya adalah memperkuat pemahaman eksekutif mengenai risiko dan tata kelola siber. Puncak dari program ini akan digelar pada ajang ITSEC Cybersecurity & AI Summit 2026.

Transformasi Identitas: Cybersecurity Delivered

Bersamaan dengan peluncuran gerakan nasional ini, ITSEC Asia juga memperkenalkan wajah baru perusahaan melalui logo dan slogan anyar, “Cybersecurity Delivered”.

Perubahan identitas ini bukan sekadar penyegaran visual, melainkan cerminan dari pergeseran strategis perusahaan menuju model layanan yang berorientasi pada hasil.

Manajemen ITSEC menegaskan bahwa pemosisian baru ini menggarisbawahi komitmen untuk memastikan strategi keamanan siber memberikan dampak operasional yang nyata.

Hal ini mencakup seluruh siklus keamanan, mulai dari pencegahan, deteksi, respons, hingga pemulihan, yang melibatkan aspek SDM, proses, dan teknologi. Langkah ini juga mendukung visi besar untuk mewujudkan Masa Depan Keamanan yang lebih terjamin bagi para klien dan pemangku kepentingan.

Penyegaran jenama ini selaras dengan pertumbuhan ITSEC sebagai perusahaan publik pasca pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023. Saat ini, ITSEC telah menyelesaikan lebih dari 5.000 proyek keamanan siber dan didukung oleh lebih dari 330 tenaga profesional di berbagai pasar, termasuk Indonesia, Singapura, Australia, Mauritius, dan Dubai.

Dengan inovasi unggulan seperti platform IntelliBron, ITSEC terus berupaya mempercepat transformasi digital yang aman di tengah dinamika ancaman global. (Icha)

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit, Note 15 Series Siap Meluncur

0

Telko.id – Xiaomi kembali mengukuhkan dominasinya di pasar smartphone global dengan pencapaian impresif dari lini andalannya.

Perusahaan mengumumkan bahwa REDMI Note Series telah menembus angka pengiriman global lebih dari 460 juta unit per 18 Desember 2025.

Momentum ini sekaligus menjadi panggung bagi Xiaomi untuk memperluas portofolio produknya lewat peluncuran REDMI Note 15 Series yang dijadwalkan hadir bulan ini.

Sebagai produsen smartphone terbesar ketiga di dunia dengan pangsa pasar 14% pada kuartal III 2025, Xiaomi terus memperkuat ekosistem “Human x Car x Home”.

Hingga September 2025, jumlah pengguna aktif bulanan Xiaomi secara global tercatat telah melampaui 740 juta pengguna.

Dalam ekosistem raksasa ini, REDMI memainkan peran vital dengan total pengiriman keseluruhan mencapai 1 miliar unit pada tahun 2023, di mana seri Note menjadi kontributor utamanya.

Cynthia Chen, REDMI Marketing Director di Xiaomi Global Marketing Department, menegaskan bahwa kepercayaan pengguna global terhadap seri ini adalah hasil dari komitmen panjang perusahaan.

“Selama lebih dari satu dekade, REDMI Note Series telah mendapatkan kepercayaan pengguna di berbagai belahan dunia, dan hal ini tidak terlepas dari komitmen jangka panjang Xiaomi dalam riset dan pengembangan,” ujar Cynthia.

Ia menambahkan bahwa sejak debut globalnya 12 tahun lalu, Xiaomi terus meningkatkan performa dan kualitas dalam skala besar.

Content image for article: REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit, Note 15 Series Siap Meluncur

Evolusi dari Singapura ke Panggung Dunia

Perjalanan REDMI Note Series dimulai pada 2014 saat pertama kali diperkenalkan secara global di Singapura. Respon pasar saat itu sangat luar biasa, dengan penjualan 5.000 unit yang ludes dalam waktu kurang dari satu menit.

Kesuksesan serupa terjadi di India, di mana stok awal habis hanya dalam 8 detik. Model generasi pertama ini membawa standar baru dengan layar 5,5 inci dan baterai 3.000mAh, spesifikasi yang tergolong besar pada masanya.

Ekspansi global seri ini semakin agresif pada periode 2017 hingga 2018. REDMI Note 4 Series menjadi kunci masuknya Xiaomi ke pasar Amerika Latin melalui Meksiko pada Mei 2017, disusul debut di Spanyol pada November tahun yang sama.

Kini, seri ini telah tersedia di lebih dari 100 negara melalui jaringan penjualan yang mencakup Xiaomi Store, e-commerce, hingga kemitraan dengan operator telekomunikasi.

Mendefinisikan Ulang Kelas Mid-Range

Salah satu kunci kesuksesan REDMI Note Series adalah konsistensi dalam membawa fitur flagship ke segmen menengah. Hal ini sejalan dengan filosofi “Innovation for Everyone” yang diusung perusahaan.

Inovasi kamera menjadi sorotan utama, seperti yang terlihat pada REDMI Note 12 Pro+ 5G yang menghadirkan kamera 200MP dengan OIS pertama di lini ini.

Peningkatan standar juga terlihat pada aspek ketahanan fisik. REDMI Note 7 Series mempopulerkan penggunaan Gorilla Glass 5, sementara REDMI Note 13 Pro+ 5G menjadi yang pertama membawa sertifikasi IP68 ke pasar global untuk seri ini.

Standar tersebut terus ditingkatkan pada generasi berikutnya, termasuk Kamera Iconic dan ketahanan fisik pada REDMI Note 14 Pro+ 5G yang menggunakan Gorilla Glass Victus 2.

Terobosan di REDMI Note 15 Series

Melanjutkan legasi tersebut, REDMI Note 15 Series yang meluncur bulan ini membawa peningkatan signifikan pada durabilitas dan performa.

Seri ini memperkenalkan “REDMI Titan Durability”, yang menjanjikan perlindungan jatuh lebih kuat serta ketahanan air dan debu yang lebih baik di seluruh model.

Teknologi baterai juga mendapat pembaruan besar dengan adopsi Silicon-Carbon Battery dan sistem pendingin Xiaomi IceLoop. Varian tertinggi, REDMI Note 15 Pro+ 5G, menawarkan konfigurasi perangkat keras paling canggih dalam sejarah seri ini.

Perangkat ini dibekali kamera 200MP dengan sensor HPE yang melakukan debut globalnya, serta perlindungan menyeluruh dengan rating IP66/IP68/IP69/IP69K.

Sertifikasi SGS 5-stars Premium Performance semakin menegaskan posisi perangkat ini. Dengan berbagai Fitur Unggulan tersebut, Xiaomi berupaya menaikkan standar smartphone kelas menengah ke level yang lebih tinggi.

Content image for article: REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit, Note 15 Series Siap Meluncur

Dukungan Manufaktur Pintar dan R&D

Kemampuan Xiaomi menghadirkan teknologi tinggi dengan harga kompetitif didukung oleh investasi masif di sektor riset dan pengembangan (R&D).

Laporan keuangan perusahaan menunjukkan investasi sebesar RMB 23,5 miliar (sekitar Rp51 triliun) sepanjang tiga kuartal pertama tahun 2025. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi RMB 40 miliar (sekitar Rp88 triliun) pada tahun 2026.

Jaringan riset global Xiaomi kini mencakup lebih dari 730 laboratorium di 11 kota. Infrastruktur ini diperkuat oleh fasilitas manufaktur cerdas, termasuk Xiaomi Smart Factory di Beijing yang beroperasi sejak 2024.

Pabrik ini memiliki efisiensi tinggi dengan kemampuan memproduksi satu unit smartphone setiap enam detik.

Selain itu, kehadiran Xiaomi EV Factory dan Xiaomi Smart Home Appliance Factory di Wuhan melengkapi ekosistem produksi perusahaan.

Integrasi antara R&D dan manufaktur canggih ini memungkinkan Xiaomi untuk melakukan skala inovasi dari tahap pengembangan hingga produksi massal dengan cepat, memastikan ketersediaan produk bagi Content Creator dan pengguna umum di seluruh dunia.

Peluncuran REDMI Note 15 Series diharapkan dapat meneruskan tren positif pengiriman global Xiaomi, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan perangkat tangguh dengan teknologi terkini. (Icha)