spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 37

Xiaomi MIX 5 Siap Comeback, Bawa Lensa Magnetik dan Layar Penuh

0

Telko.id – Xiaomi dilaporkan tengah mempersiapkan kebangkitan salah satu lini produk paling eksperimental mereka. Berdasarkan informasi terbaru yang beredar di kalangan industri, pabrikan asal China tersebut telah memulai produksi massal sistem “lensa magnetik” baru.

Teknologi ini diprediksi kuat akan menjadi fitur unggulan pada Xiaomi MIX 5, perangkat yang menandai kembalinya seri MIX setelah absen cukup lama dari pasar flagship.

Kabar ini pertama kali diungkap oleh leaker kenamaan, Digital Chat Station, yang menyebutkan bahwa sebuah manufaktur besar—yang disepakati oleh konsensus komunitas sebagai Xiaomi—sedang memproduksi komponen optik canggih tersebut.

Jika berjalan sesuai rencana, teknologi ini dijadwalkan untuk penyebaran komersial paling cepat pada tahun ini, yakni 2026.

Kemunculan kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar teknologi yang telah menantikan penerus dari seri MIX. Lini produk ini terakhir kali hadir melalui MIX 4 pada tahun 2021 yang kala itu membawa terobosan kamera di bawah layar.

Kini, setelah jeda lima tahun, Xiaomi tampaknya siap kembali membidik segmen “enthusiast” yang memprioritaskan perangkat keras eksperimental dibandingkan utilitas konvensional.

Arsitektur Lensa Magnetik: Hibrida Kamera Profesional

Istilah “lensa magnetik” yang mencuat dalam laporan ini merujuk pada ekosistem optik modular. Konsep ini memiliki kemiripan dengan inovasi yang sempat diperkenalkan oleh Lei Jun pada Maret 2025 untuk seri Xiaomi 15.

Teknologi ini memungkinkan elemen optik eksternal berkualitas tinggi untuk dipasang secara fisik ke panel belakang perangkat melalui susunan magnet.

Berbeda dengan aksesori lensa tambahan standar yang hanya menempel di luar, sistem ini terintegrasi secara mendalam dengan perangkat keras ponsel.

Sistem ini memanfaatkan ISP internal (Image Signal Processor) dan daya komputasi ponsel untuk memproses data gambar dari modul eksternal.

Secara teori, integrasi ini mampu mengubah smartphone menjadi hibrida kamera mirrorless profesional, bahkan berpotensi mendukung sensor yang lebih besar seperti format M43.

Desain “True Full-Screen” Tanpa Bezel

Selain sektor kamera, Xiaomi MIX 5 diproyeksikan untuk menghadirkan estetika “slab” (lempengan) yang sempurna. Laporan tersebut merinci beberapa teknologi manufaktur mutakhir yang akan diterapkan pada perangkat ini untuk mencapai desain futuristik:

  • Layar Quad-Curved: Panel layar yang melengkung di keempat sisi dengan bezel nol, memberikan pengalaman visual tanpa batas.
  • Teknologi CUP Generasi Baru: Menggunakan Camera Under Panel (kamera di bawah layar) beresolusi tinggi. Teknologi ini menghilangkan kebutuhan akan punch-hole atau lubang kamera, sehingga tampilan layar menjadi utuh sepenuhnya.
  • Konstruksi Keramik Unibody: Mengembalikan ciri khas seri MIX, perangkat ini akan menggunakan bodi keramik utuh. Xiaomi kemungkinan memanfaatkan proses “BM bezel” ultra-tipis baru untuk menghilangkan braket layar atau penyangga plastik yang biasanya mengganggu estetika.

Desain ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan, seperti yang pernah terlihat pada konsep ponsel masa depan mereka sebelumnya. Penggunaan material keramik tidak hanya memberikan kesan mewah tetapi juga durabilitas yang lebih baik dibandingkan kaca konvensional.

Status Proyek dan Jadwal Rilis

Meskipun komponen lensa magnetik tersebut dilaporkan sudah memasuki tahap produksi massal, Digital Chat Station secara eksplisit memberikan label “TBD” (To Be Decided) untuk status proyek perangkat itu sendiri.

Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun perangkat kerasnya sedang dibuat, lini masa peluncuran spesifik dan integrasi akhir masih bergantung pada peta jalan produk strategis Xiaomi.

Seri MIX memang dikenal sebagai etalase inovasi Xiaomi. Sejak MIX 4 yang menggunakan Snapdragon 888+, seri ini “tidur” cukup lama. Jika Xiaomi MIX 5 benar-benar dirilis pada tahun 2026, ini akan menjadi momen penting bagi Xiaomi dalam menegaskan kembali posisinya sebagai inovator perangkat keras.

Kehadiran perangkat ini juga bisa menjadi wadah yang tepat untuk memamerkan kemampuan sistem operasi terbaru mereka dalam menangani pemrosesan gambar tingkat lanjut.

Pasar smartphone ultra-premium saat ini memang membutuhkan diferensiasi yang kuat. Dengan kombinasi desain layar penuh tanpa gangguan dan kemampuan fotografi modular, Xiaomi MIX 5 berpotensi menetapkan standar baru bagi perangkat flagship di tahun mendatang. (Icha)

REDMI Turbo 5 Max Rilis Varian 1TB di Tengah Krisis Chip, Stok Terbatas

0

Telko.id – Di tengah krisis penyimpanan NAND Flash global yang memicu lonjakan harga komponen secara signifikan, Xiaomi mengambil langkah berani untuk mempertahankan posisinya di pasar smartphone.

Perusahaan teknologi raksasa ini secara mengejutkan meluncurkan varian memori jumbo untuk lini terbarunya, REDMI Turbo 5 Max, yang kini hadir dengan konfigurasi RAM 16GB dan penyimpanan internal 1TB.

Langkah ini dinilai tidak biasa mengingat kondisi rantai pasokan saat ini yang sedang mengalami keterbatasan stok dan kenaikan harga memori.

Peluncuran varian tertinggi ini menjadi sorotan karena dilakukan saat produsen lain mungkin memilih untuk menahan diri atau menaikkan harga secara drastis akibat biaya produksi yang membengkak.

Marketing Manager Xiaomi REDMI, Zhang Yu, secara terbuka mengonfirmasi tantangan berat di balik perilisan edisi khusus ini. Ia mengungkapkan bahwa memproduksi varian 1TB dalam kondisi pasar saat ini memakan biaya manufaktur yang sangat tinggi.

Hal ini menjelaskan mengapa stok unit ini sengaja dibuat sangat terbatas. “Biayanya tinggi dan jumlahnya sedikit. Siapa cepat dia dapat,” tegas Zhang Yu menanggapi situasi tersebut.

Tantangan Produksi dan Stok Terbatas

Ketika sejumlah pengguna mengeluhkan mengapa versi spesifikasi tinggi ini tidak diumumkan lebih awal, Zhang Yu menekankan kembali betapa seriusnya situasi rantai pasokan saat ini.

Ia menjelaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan respons terhadap realitas industri. “Jumlahnya sangat kecil, dan sangat mahal untuk diproduksi,” tambahnya.

Strategi ini menunjukkan upaya Xiaomi untuk mempertahankan reputasi price-to-performance atau Flagship Killer yang selama ini melekat pada merek tersebut.

Dengan tetap merilis varian 1TB meski margin keuntungan tergerus, Xiaomi tampaknya memposisikan model ini sebagai barang mewah “limited run” di pasar di mana penyimpanan kapasitas tinggi menjadi semakin mahal dan langka.

Spesifikasi dan Harga Terbaru

Selain kapasitas memori yang masif, REDMI Turbo 5 Max telah menarik perhatian sebagai ponsel pertama di dunia yang menggunakan prosesor Dimensity 9500s.

Perangkat ini juga dibekali dengan daya tahan luar biasa berkat baterai Xiaomi Jinshajiang berkapasitas 9000mAh, sebuah angka yang jauh di atas rata-rata Baterai Besar pada umumnya.

Menyusul peluncuran varian baru ini, terdapat pembaruan pada tingkat harga untuk seri REDMI Turbo 5 Max. Berikut adalah daftar harga lengkapnya:

  • 16GB + 1TB (Baru): 3399 Yuan (Harga Subsidi Nasional: ~2882 Yuan)
  • 16GB + 512GB: 2799 Yuan
  • 12GB + 512GB / 16GB + 256GB: 2499 Yuan
  • 12GB + 256GB: 2199 Yuan

Langkah agresif Xiaomi ini memberikan opsi menarik bagi konsumen yang membutuhkan penyimpanan ekstra besar tanpa harus beralih ke perangkat yang jauh lebih mahal, meskipun ketersediaannya sangat terbatas di pasaran.

Bagi Anda yang mencari opsi lebih terjangkau, Smartphone Entry-Level dari Xiaomi juga masih tersedia sebagai alternatif. (Icha)

Alasan Xiaomi Ganti MIUI Dialer ke Google Phone: Fitur Keamanan Tersembunyi

0

Telko.id – Pengguna perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO belakangan ini kerap menyuarakan keluhan di berbagai forum komunitas terkait hilangnya aplikasi MIUI Dialer klasik.

Banyak penggemar setia antarmuka Xiaomi yang merasa kecewa dan menganggap penggantian aplikasi bawaan tersebut ke Google Phone dan Google Messages sebagai sebuah penurunan kualitas.

Namun, keputusan produsen untuk melakukan migrasi ini bukan tanpa dasar yang kuat, melainkan sebuah langkah strategis untuk meningkatkan keamanan pengguna melalui fitur deteksi spam waktu nyata.

Pergeseran dari aplikasi kontak dan pesan bawaan Xiaomi yang kaya fitur ke ekosistem Google sering kali dipandang sebelah mata karena hilangnya antarmuka klasik dan fitur perekaman panggilan bawaan yang disukai pengguna.

Padahal, di balik tampilan yang dianggap mengganggu oleh sebagian pihak, aplikasi Google Phone dan Messages menyimpan lapisan keamanan canggih yang sering terabaikan.

Fitur yang disebut sebagai “Real-time Spam Detection” ini menjadi alasan utama mengapa transisi tersebut dipaksakan demi perlindungan pengguna yang lebih optimal.

Perbedaan mendasar terletak pada mekanisme pertahanan yang ditawarkan kedua platform. Aplikasi lawas Xiaomi umumnya mengandalkan definisi statis yang tersimpan secara lokal di perangkat untuk mengidentifikasi nomor asing.

Sebaliknya, ekosistem Google memanfaatkan basis data intelijen ancaman yang sangat besar dan didukung oleh teknologi cloud. Sistem ini bekerja secara diam-diam di latar belakang untuk memberikan perlindungan yang jauh lebih dinamis dibandingkan metode konvensional.

Mekanisme Perlindungan Google Phone

Aplikasi Google Phone dan Messages tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi standar, melainkan bertindak sebagai sistem pertahanan aktif bagi pengguna ponsel cerdas.

Dengan memanfaatkan basis data global, sistem ini mampu melakukan referensi silang terhadap panggilan masuk dengan jutaan nomor penipuan yang telah dilaporkan.

Proses ini terjadi secara real-time, memungkinkan perangkat untuk mengidentifikasi potensi penipuan sebelum pengguna sempat mengangkat telepon.

Selain identifikasi panggilan, ekosistem ini juga memiliki kemampuan untuk mengarantina ancaman yang masuk melalui pesan singkat.

Sistem secara otomatis akan mengalihkan muatan SMS berbahaya, seperti tautan phishing atau peringatan bank palsu, ke dalam kotak pasir tersembunyi berlabel “Spam & Blocked”.

Mekanisme ini mencegah pesan berbahaya tersebut memadati kotak masuk utama atau menipu pengguna untuk mengklik tautan yang berisiko meretas data pribadi.

Cara Mengaktifkan Fitur Anti-Spam

Agar fungsi keamanan ini berjalan maksimal, pengguna perlu memastikan bahwa protokol perlindungan telah aktif di perangkat mereka.

Seringkali, fitur ini belum terkonfigurasi secara otomatis atau tidak sengaja dinonaktifkan oleh pengguna. Berikut adalah langkah audit konfigurasi untuk memaksimalkan perlindungan di perangkat Xiaomi yang menggunakan layanan Google:

Untuk memblokir panggilan yang mengganggu, pengguna dapat membuka aplikasi Google Phone dan masuk ke menu pengaturan. Pilih opsi “Caller ID & spam”, lalu aktifkan fitur “Filter spam calls”.

Dengan langkah ini, ponsel akan secara otomatis memblokir nomor-nomor yang telah teridentifikasi sebagai risiko tinggi, sehingga gangguan dari penelpon spam dapat dicegah sepenuhnya tanpa dering.

Sementara itu, untuk membersihkan kotak masuk dari pesan sampah, pengguna dapat membuka aplikasi Google Messages. Ketuk ikon profil pengguna, pilih pengaturan pesan, lalu masuk ke menu “Spam protection”.

Pastikan opsi “Enable spam protection” dalam posisi menyala. Setelah aktif, analisis heuristik akan memindai setiap teks yang masuk dan memisahkan potensi ancaman tanpa memerlukan interaksi manual dari pengguna.

Langkah keamanan ini menjadi semakin relevan seiring dengan persiapan Xiaomi menggulirkan pembaruan sistem operasi terbaru.

Disarankan untuk tetap waspada dan memanfaatkan fitur keamanan yang tersedia, sembari menunggu informasi lebih lanjut mengenai kelayakan perangkat mereka untuk pembaruan HyperOS 3.0 melalui aplikasi HyperOS Downloader. (Icha) 

Buka Blokir Grok, Kemkomdigi Awasi Ketat Normalisasi

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) secara resmi memproses normalisasi akses terhadap layanan Grok.

Langkah pembukaan akses ini dilakukan secara bersyarat dan tetap berada di bawah pengawasan ketat pemerintah.

Keputusan ini diambil setelah X Corp menyampaikan komitmen tertulis yang berisi langkah-langkah perbaikan layanan serta janji kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, memberikan penegasan bahwa proses normalisasi ini bukanlah bentuk pelonggaran tanpa syarat bagi platform media sosial tersebut.

Kebijakan ini merupakan bagian dari mekanisme penegakan hukum digital yang terukur. Alexander menekankan bahwa status normalisasi ini dapat dievaluasi sewaktu-waktu jika ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

“Normalisasi akses layanan Grok dilakukan secara bersyarat setelah X Corp menyampaikan komitmen tertulis yang memuat langkah-langkah konkret perbaikan layanan dan pencegahan penyalahgunaan.Komitmen ini menjadi dasar evaluasi, bukan akhir dari proses pengawasan,” tegas Alexander di Jakarta, Sabtu (31/01/2026).

Pernyataan ini menegaskan posisi pemerintah yang tetap waspada terhadap potensi pelanggaran aturan PSE di masa depan.

Komitmen Tertulis dan Langkah Perbaikan X Corp

Dalam surat resmi yang ditujukan langsung kepada Menteri Komunikasi dan Digital, X Corp menguraikan serangkaian strategi penanganan berlapis untuk mengatasi isu penyalahgunaan pada layanan Grok.

Perusahaan teknologi tersebut menyatakan telah menerapkan sejumlah pembaruan signifikan demi memastikan platform mereka aman bagi pengguna di Indonesia.

Langkah-langkah yang dijanjikan meliputi penguatan pelindungan teknis serta pembatasan akses terhadap fitur-fitur tertentu yang dinilai berisiko.

Selain itu, X Corp juga melakukan penajaman kebijakan dan penegakan aturan internal yang lebih ketat. Hal ini mencakup aktivasi protokol respons insiden yang dirancang untuk menangani potensi penyebaran konten negatif secara cepat dan efektif.

Alexander menegaskan bahwa Kemkomdigi tidak akan menerima klaim tersebut begitu saja. Seluruh langkah yang disampaikan oleh pihak X akan melalui proses verifikasi dan pengujian secara berkelanjutan.

Uji tuntas ini bertujuan untuk memastikan efektivitas sistem dalam mencegah pelanggaran hukum, termasuk penyebaran konten ilegal serta pelanggaran terhadap prinsip pelindungan anak di ranah digital.

Pengawasan Berkelanjutan dan Ancaman Sanksi

Pemerintah memastikan bahwa normalisasi ini disertai dengan pemantauan ketat. Kemkomdigi menyatakan sikap tegas jika dalam pelaksanaannya ditemukan inkonsistensi antara komitmen tertulis dengan fakta di lapangan. Alexander memperingatkan bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan korektif jika terjadi pelanggaran lanjutan.

“Normalisasi ini disertai pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Jika dalam pelaksanaannya ditemukan ketidakkonsistenan atau pelanggaran lanjutan, Kemkomdigi tidak akan ragu mengambil tindakan korektif, termasuk menghentikan kembali akses layanan,” ujarnya. Ancaman blokir akses tetap menjadi opsi terakhir jika platform gagal mematuhi regulasi.

Kemkomdigi menekankan bahwa kebijakan pengawasan ruang digital, baik itu berupa pembatasan maupun normalisasi, selalu dilaksanakan secara proporsional.

Langkah ini dilakukan secara transparan dan berbasis regulasi dengan tujuan utama melindungi kepentingan publik. Pemerintah berupaya menjaga agar ruang digital Indonesia tetap aman, berkeadilan, dan produktif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai penutup, Kemkomdigi mencatat adanya iktikad baik dari X Corp untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia.

Sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), X Corp memiliki kewajiban hukum untuk menjaga ekosistem digital yang bertanggung jawab. Alexander menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa kepatuhan hukum adalah syarat mutlak.

“Dialog konstruktif tetap kami buka, tetapi kepatuhan terhadap hukum Indonesia adalah kewajiban. Normalisasi layanan bukan titik akhir, melainkan bagian dari proses pengawasan negara yang berkelanjutan,” pungkas Alexander. (Icha)

TV Samsung OLED 2026 dan Odyssey G6 Kini Dukung NVIDIA G-SYNC

0

Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan pembaruan signifikan pada lini produk layar terbarunya. Jajaran TV Samsung OLED 2026 serta monitor gaming Odyssey generasi anyar kini telah mendapatkan sertifikasi NVIDIA G-SYNC Compatible.

Langkah ini diambil untuk menghadirkan pengalaman bermain gim yang jauh lebih mulus, responsif, dan bebas gangguan bagi para penggemar e-sports maupun gamer kasual.

Integrasi teknologi NVIDIA G-SYNC ini memungkinkan sinkronisasi yang presisi antara refresh rate layar dengan frame rate yang dihasilkan oleh GPU NVIDIA GeForce.

Mekanisme ini secara efektif mengurangi masalah visual yang kerap mengganggu kenyamanan bermain, seperti screen tearing (layar tampak sobek) dan stuttering (gerakan patah-patah). Dengan demikian, pengguna dapat menikmati visual yang tidak hanya tajam, tetapi juga mengalir dengan lancar tanpa hambatan teknis.

Kevin Lee, Executive Vice President Divisi Visual Display di Samsung Electronics, menegaskan komitmen perusahaan dalam memfasilitasi kebutuhan gamer.

Menurutnya, tujuan Samsung sangat sederhana, yaitu memberikan pengalaman bermain gim yang konsisten di mana pun dan apa pun jenis permainannya.

“Dengan inovasi terbaru pada TV OLED dan monitor gaming, kami menghadirkan lebih banyak daya, presisi, dan imersi untuk setiap jenis pemain,” ujar Kevin melalui keterangan resminya.

Adapun model-model yang dipastikan mendukung fitur ini meliputi jajaran TV OLED seri S95H, S90H, dan S85H. Selain itu, dukungan serupa juga hadir pada monitor gaming Odyssey G6 model terbaru, yakni varian G60H dan G61SH, yang siap menjadi standar baru dalam industri perangkat keras gaming di tahun Tren Gadget 2026.

Terobosan Refresh Rate pada Odyssey G6

Salah satu sorotan utama dalam pengumuman ini adalah kehadiran monitor Odyssey G6 berukuran 27 inci dengan nomor model G60H. Perangkat ini menetapkan standar baru bagi dunia gaming kompetitif dengan menjadi monitor pertama di dunia yang menawarkan refresh rate hingga 1.040Hz. Kecepatan luar biasa ini didukung oleh fitur inovatif bernama Dual Mode.

Fitur Dual Mode memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna untuk menyesuaikan performa layar sesuai kebutuhan permainan. Gamer dapat beralih antara mode frame rate ultra-tinggi pada resolusi HD atau memilih performa native resolusi QHD dengan refresh rate hingga 600Hz.

Kombinasi ini menawarkan kejernihan visual, kecepatan, serta responsivitas yang sangat dibutuhkan dalam gameplay bertempo cepat yang menuntut presisi tinggi.

Sementara itu, bagi gamer yang lebih memprioritaskan kualitas visual sinematik, Samsung menghadirkan Odyssey G6 model G61SH.

Monitor 27 inci ini menggunakan panel QD-OLED beresolusi QHD dengan refresh rate 240Hz. Keunggulan panel ini terletak pada kontras yang tajam dan reproduksi warna yang kaya, namun tetap mempertahankan performa halus.

Model G61SH juga menawarkan waktu respons yang sangat cepat, yakni 0,03ms (Gray-to-Gray), serta dukungan HDR10+ GAMING. Spesifikasi ini menjadikan monitor tersebut pilihan ideal untuk pengalaman bermain yang imersif sekaligus kompetitif.

Kedua varian Odyssey G6 ini sudah NVIDIA G-SYNC Compatible, menjamin gameplay yang bebas tearing baik bagi mereka yang mengejar frame rate ekstrem maupun resolusi tinggi.

Performa Gaming Tinggi di TV OLED

Tidak hanya pada monitor, Samsung juga menyematkan teknologi gaming mutakhir pada lini TV OLED tahun 2026. Model premium seperti S95H dan S90H dirancang untuk mendukung kecepatan refresh hingga 165Hz.

Sementara itu, model S85H mendukung refresh rate hingga 120Hz. Angka ini memastikan pergerakan gambar yang mulus dengan latensi rendah, sangat krusial untuk genre permainan aksi cepat.

Selain kompatibilitas dengan NVIDIA G-SYNC, jajaran TV baru ini juga mendukung AMD FreeSync Premium Pro. Dukungan ganda ini memastikan kinerja gaming HDR yang stabil dan bebas gangguan visual, baik saat pengguna bermain menggunakan platform PC maupun konsol game modern.

Kualitas gambar pada rangkaian produk OLED tahun ini semakin disempurnakan dengan diperkenalkannya HDR10+ ADVANCED. Ini merupakan format HDR generasi berikutnya yang mampu meningkatkan aspek kecerahan, kontras, akurasi warna, dan kejernihan gerakan pada berbagai jenis konten.

Teknologi ini memastikan detail visual tetap terjaga meski dalam adegan permainan yang gelap atau sangat terang.

Untuk kenyamanan mata dan visibilitas yang optimal, Samsung menerapkan teknologi Glare Free eksklusif pada model S95H dan S90H. Teknologi ini berfungsi mengurangi pantulan cahaya lingkungan pada layar tanpa mengorbankan kualitas gambar khas OLED yang kaya warna.

Dengan deretan fitur tersebut, Samsung berupaya mendefinisikan ulang standar perangkat visual gaming di masa depan. (Icha)

Acer Dukung Global Game Jam 2026, Fasilitasi Developer Game Lokal

0

Telko.id – Acer Indonesia, melalui lini produk Predator Gaming, kembali mempertegas komitmennya dalam memajukan ekosistem digital tanah air dengan sukses menggelar Global Game Jam (GGJ) 2026.

Acara yang berlangsung di Bandung mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026 ini menjadi momentum penting bagi ratusan pengembang gim lokal untuk menciptakan karya inovatif menggunakan dukungan perangkat keras berkinerja tinggi.

Dalam ajang tahunan yang menjadi barometer kreativitas pengembang gim ini, Acer tidak hanya berperan sebagai penyelenggara, tetapi juga penyedia infrastruktur teknologi.

Langkah ini diambil untuk memastikan talenta muda Indonesia memiliki akses terhadap perangkat yang mumpuni dalam mengeksekusi ide-ide kompleks menjadi sebuah produk gim yang layak saing, baik di pasar domestik maupun internasional.

Renaldy Felani, Marketing Communications Manager Acer Indonesia, menjelaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam acara ini lebih dari sekadar dukungan kompetisi.

Menurutnya, acara ini merupakan bagian dari ekosistem pop culture lokal yang lebih besar, yakni LOKAPOPLAND Bandung, yang dirancang sebagai ruang tumbuh bagi talenta kreatif.

“Hadir bukan sebagai sekedar ajang kompetisi, Global Game Jam kini juga berperan sebagai ruang strategis untuk mendorong masa depan industri game nasional, sekaligus mempersiapkan game developer untuk siap bersaing di pasar global,” ujar Renaldy.

Dukungan Hardware untuk Akselerasi Pengembangan Gim

Industri pengembangan gim di Indonesia menunjukkan tren positif dengan munculnya banyak pengembang independen dan komunitas kreatif.

Guna menjawab kebutuhan tersebut, Predator Gaming menyediakan jajaran laptop gaming tipis dengan spesifikasi tinggi selama durasi 48 jam proses pengembangan gim (game jam). Perangkat yang dihadirkan antara lain Predator Triton 14 AI, Predator Helios Neo 16S AI, Acer Nitro V15, serta Acer Nitro Lite.

Salah satu sorotan utama dalam dukungan teknologi ini adalah kehadiran Predator Helios Neo 16S AI. Laptop ini ditenagai oleh Intel Core Ultra Processors yang dirancang khusus untuk menangani alur kerja pengembangan gim yang berat.

Fitur kecerdasan buatan (AI) yang tersemat di dalamnya membantu pengembang dalam proses AI-assisted development, pengolahan visual intensif, hingga mempercepat waktu render untuk gim dengan aset grafis kompleks.

Selain itu, bagi pengembang pemula yang membutuhkan perangkat andal namun tetap aksesibel, Acer menghadirkan Nitro V 15. Laptop ini telah dilengkapi dengan kartu grafis RTX 50 Series dan layar dengan refresh rate tinggi.

Spesifikasi ini memberikan pengalaman performa grafis modern yang inklusif, memungkinkan para developer muda untuk bereksperimen dan belajar dengan lebih efisien tanpa terkendala masalah teknis perangkat keras.

Sinergi Komunitas dan Dampak Industri

Global Game Jam 2026 mencatatkan partisipasi yang signifikan dengan 200 peserta terkonfirmasi. Para peserta ini tergabung dalam puluhan tim yang bekerja secara maraton untuk menghasilkan karya orisinal.

Acer menargetkan terciptanya sekitar 40 judul gim baru selama acara berlangsung, yang diharapkan dapat menambah portofolio industri gim nasional.

Sinergi acara ini dengan LOKAPOPLAND juga memberikan dampak luas terhadap eksposur karya peserta. Tercatat sebanyak 1.200 pengunjung hadir dan berinteraksi langsung di area showcase yang disediakan oleh Predator Gaming.

Di area ini, publik dapat mencoba langsung gim hasil karya anak bangsa, menciptakan umpan balik langsung yang berharga bagi para pengembang.

Selain sesi game jam, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai aktivitas edukatif seperti talkshow, workshop, dan podcast bersama mentor serta praktisi industri.

Hal ini sejalan dengan visi Acer untuk menciptakan ekosistem yang tidak hanya berfokus pada perangkat keras, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia, mirip dengan pendekatan ekosistem yang diterapkan pada perangkat AIoT Terbaru di sektor rumah pintar.

Kehadiran Acer dalam Global Game Jam 2026 membuktikan bahwa kolaborasi antara penyedia teknologi dan komunitas kreatif adalah kunci untuk mendorong industri gim Indonesia ke panggung dunia.

Dengan fasilitas yang memadai dan ruang kolaborasi yang terbuka, para talenta lokal memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan karya yang kompetitif dan berkualitas global. (Icha)

Elon Musk Satukan SpaceX dan xAI, Siapkan Data Center di Orbit

Telko.id – Elon Musk resmi melebur SpaceX dan xAI ke dalam satu entitas perusahaan. Penggabungan ini menyatukan lini bisnis roket, layanan satelit internet, serta teknologi kecerdasan buatan dalam satu payung usaha.

Dalam pengumumannya, Musk menyebut bahwa penggabungan ini menempatkan AI, peluncuran roket, jaringan satelit, hingga komunikasi langsung ke perangkat seluler dalam satu struktur bisnis, demikian dikutip dari The Verge, Selasa (3/2/2026).

Musk menilai keterbatasan daya dan pendinginan membuat pusat data AI berbasis darat tidak mampu memenuhi lonjakan kebutuhan komputasi global. Menurutnya, permintaan listrik untuk AI akan sulit dipenuhi tanpa menimbulkan tekanan pada lingkungan dan komunitas.

Sebagai solusi jangka panjang, Musk mendorong konsep data center berbasis luar angkasa. Ia mengklaim bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, komputasi AI paling murah justru bisa dihasilkan dari orbit.

SpaceX dan xAI disebut akan mengembangkan konstelasi satelit khusus untuk kebutuhan komputasi AI, dengan desain yang mengacu pada strategi keberlanjutan satelit SpaceX saat ini, termasuk mekanisme pembuangan di akhir masa pakai.

Baca juga:

Gagasan ini sejalan dengan pengajuan SpaceX ke FCC pekan lalu untuk meluncurkan hingga 1 juta satelit data center yang bertenaga surya di orbit Bumi. Jika disetujui, proyek tersebut akan menjadi salah satu infrastruktur komputasi terbesar yang pernah dirancang.

Penggabungan ini juga membawa isu non-teknis. Platform X saat ini masih berada di bawah pengawasan regulator, termasuk investigasi Uni Eropa, terkait penyebaran deepfake seksual tanpa persetujuan yang dihasilkan sistem AI Grok milik xAI.

Secara finansial, entitas gabungan SpaceX dan xAI disebut memiliki valuasi sekitar US$1,25 triliun atau setara Rp 20.000 triliun. SpaceX sendiri dilaporkan membukukan laba sekitar US$8 miliar pada tahun lalu, sekitar Rp 128 triliun, dan masih berencana melakukan IPO pada 2026.

Kesepakatan penggabungan ini disebut telah rampung awal pekan ini. Sebelumnya, SpaceX juga dikabarkan mempertimbangkan opsi merger lain, termasuk dengan Tesla. Tesla sendiri pun sebelumnya mengungkapkan rencananya untuk investasi US$2 miliar atau sekitar Rp 32 triliun kex AI.

Aplikasi Alternatif TikTok Raup Untung Usai Kepemilikan Berubah

Telko.id – Sejumlah aplikasi disebut ikut meraup keuntungan setelah TikTok resmi mengubah struktur kepemilikannya di Amerika Serikat (AS). Salah satu aplikasi yang terdampak positif adalah UpScrolled, yang dikembangkan oleh Issam Hijazi, pengembang asal Palestina–Yordania–Australia.

Mengutip dari CNBC, UpScrolled masih terbilang muda. Aplikasi yang diluncurkan pada Juli 2025 ini didukung Tech for Palestine yang merupakan proyek advokasi untuk mendanai teknologi pro-Palestina.

Dalam sebuah kesempatan baru-baru ini, Hujazi mengatakan jumlah pengguna aplikasinya telah melampaui 2,5 juta pengguna. Ini mengalami peningkatan sebanyak 150 ribu hingga awal Januari lalu.

“Kami luncurkan enam bulan lalu dan jumlah pengguna kami meningkat sekitar 150 ribu hingga awal Januari. Dan dalam beberapa hari terakhir, kami mencapai lebih dari 1 juta pengguna secara global. Sekarang, mulai hari ini, kamu melampaui 2,5 juta pengguna secara global,” jelasnya dikutip dari Tech Crunch, Selasa (3/2/2026).

UpScrolled disebut media sosial perpaduan antara Instagram dengan X. platform mengklaim inklusif dengan semua suara dan mengizinkan semua konten, termasuk tidak ada perlakuan shadowban hingga sensor.

Hijazi juga pernah mengecam sejumlah perusahaan teknologi besar yang tidak etis dan menjual data pengguna demi keuntungan pribadi.

Selain itu menuding para jejaring sosial menekan konten yang pro-Palestina serta melakukan sensor pengguna dengan selektif.

“Mereka tidak peduli menjual data Anda dengan orang jika artinya membuat keuntungan bagi mereka. Dan tidak peduli dengan kesehatan mental Anda, artinya akan merancang sesuatu untuk membuat kecanduan menggunakan platform selama menguntungkan bagi mereka,” jelasnya.

Baca juga:

Namun kebijakan ini juga membuat kritikan besar merujuk ke UpScrolled. Banyak pengguna yang mengeluhkan UpScrolled lebih banyak konten porno dan telanjang.

Hijazi sendiri berupaya untuk mengatasinya. Dia mengatakan perusahaannya akan menerapkan pedoman komunitas untuk mematuhi hukum disejumlah wilayah.

Pihak UpScrolled tengah mengumpulkan tim ahli, sebagai cara untuk memperkuat pedoman komunitas dan mempertimbangkan umpan balik pengguna.

Mengutip dari Aljazeera, Hijazi sendiri sempat bekerja dengan perusahaan teknologi besar seperti Oracle dan IBM sebelum membangun UpScrolled. Dia mengatakan meninggalkan karirnya dan membangun perusahaannya saat serangan Israel ke Gaza.

Pendorong utamanya adalah tingkat sensor utama konten di berbagai aplikasi populer. Dia menemukan celah alternatif saat banyak konten disensor di platform besar.

“Saya menemukan celah dengan banyak orang bertanya mengapa tidak ada alternatif selain platform Big Tech untuk konten mereka, yang terus disensor. Jadi saya berpikir, mengapa kita tidak membangun sendiri? Saya langsung terjun dan membangunnya.

Sementara itu, terjualnya TikTok di AS, juga menguntungkan platform lain selain UpScrolled. Tercatat Skylight berbasis AT Protocol telah melampaui 380 ribu pengguna dalam waktu yang bersamaan.

Satelit Nusantara 5 Masuki Fase Uji Coba, Target Operasi Penuh April 2026

Telko.id – Satelit Nusantara 5 (N5) kini telah berhasil mencapai orbit yang dituju dan segera memulai tahapan krusial dalam siklus hidupnya.

Setelah melalui proses peluncuran, satelit ini langsung memasuki fase In-Orbit Testing (IOT) untuk memverifikasi seluruh fungsi sistem sebelum siap melayani kebutuhan konektivitas digital di Indonesia secara komersial.

Adi Rahman Adiwoso,Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), seperti dikutip dari laman  resmi menjelaskan bahwa setibanya di orbit, fokus utama saat ini adalah memastikan kesehatan dan performa satelit pascapeluncuran.

Tahapan ini sangat vital untuk menjamin bahwa seluruh instrumen bekerja sesuai spesifikasi sebelum diintegrasikan dengan jaringan stasiun bumi. Proses verifikasi teknis yang ketat ini dijadwalkan akan berlangsung selama kurang lebih 90 hari.

Jika seluruh indikator pengujian menunjukkan hasil positif, proses akan berlanjut ke tahap spacecraft handover. Ini merupakan momen serah terima operasional resmi dari pihak manufaktur, Boeing, kepada Satelit Nusantara Lima (SNL).

Langkah ini menjadi penanda penting bahwa Satelit Nusantara 5 telah siap sepenuhnya untuk dikelola secara mandiri oleh operator dalam negeri.

Adi menambahkan bahwa dukungan infrastruktur di darat atau ground segment juga telah disiapkan secara matang oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN).

Sebanyak tujuh Stasiun Bumi telah dibangun dan tersebar di lokasi-lokasi strategis di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan cakupan layanan yang optimal.

Ketujuh lokasi stasiun bumi tersebut meliputi Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Cikarang, Gresik, Kupang, dan Tarakan. Keberadaan infrastruktur ruas bumi yang tersebar luas ini memegang peran kunci dalam menjaga stabilitas layanan satelit agar dapat beroperasi secara berkelanjutan dan melayani kebutuhan data yang masif.

“SNL ditargetkan beroperasi penuh pada April 2026 dan diharapkan dapat memperkuat ekosistem konektivitas nasional, khususnya dalam mendukung kebutuhan komunikasi data berkapasitas besar serta percepatan transformasi digital di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Adi menegaskan target operasional satelit tersebut.

Dukungan Bagi Ekonomi Digital Nasional

Pentingnya kehadiran Satelit N5 juga mendapat perhatian dari mantan Menteri Perdagangan periode 2011-2014, Gita Wirjawan. Dalam kunjungannya ke Stasiun Bumi PSN di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis (29/1), Gita menyoroti dampak strategis satelit ini terhadap pertumbuhan ekonomi digital di tanah air.

Menurut Gita, keberadaan Satelit N5 akan memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan pemerataan akses internet hingga ke pelosok Nusantara.

Konektivitas yang merata ini dinilai akan membuka peluang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkuat kinerja bisnis mereka. Dengan akses internet yang andal, produk-produk lokal memiliki kesempatan untuk dipasarkan ke pasar yang jauh lebih luas, melampaui batasan geografis.

Hal ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengenai potensi ekonomi digital Indonesia. Gross Merchandise Value (GMV) Indonesia diperkirakan akan mencapai angka USD 360 miliar pada tahun 2030 mendatang.

Dengan proyeksi sebesar itu, Indonesia dipastikan akan menjadi pasar digital terbesar di kawasan Asia Tenggara, mengungguli negara-negara tetangga.

Kehadiran infrastruktur digital yang mumpuni seperti Satelit N5 dan juga Satelit Nano buatan anak bangsa di masa depan, menjadi fondasi utama untuk merealisasikan potensi ekonomi tersebut.

Tanpa infrastruktur konektivitas yang kuat, pertumbuhan ekonomi digital akan terhambat oleh kesenjangan akses antarwilayah.

“Selamat kepada PSN atas tibanya Satelit N5 di orbit dan tinggal setahap lagi melayani masyarakat Indonesia. Kehadiran Satelit N5 sebagai infrastruktur digital dalam memperluas konektivitas harus dimaksimalkan para pelaku usaha untuk pengelolaan bisnis agar tumbuh secara berkelanjutan sehingga berdampak positif bagi masyarakat serta negara,” tutup Gita mengakhiri kunjungannya. (Icha)

Acerpure Clean V2, Solusi Bersih Rumah dan Grooming Hewan

0

Telko.id – Acerpure secara resmi meluncurkan produk terbarunya, Acerpure Clean V2, di Jakarta pada 3 Februari 2026.

Perangkat vacuum cleaner tanpa kabel (cordless) ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern akan alat pembersih yang ringkas, ringan, namun memiliki performa bertenaga untuk menjaga kebersihan rumah sehari-hari.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Acerpure dalam menghadirkan solusi home-wellness yang menyeluruh. Tidak hanya menyasar keluarga, perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pemilik hewan peliharaan melalui fitur sikat khusus yang inovatif.

Kehadiran Acerpure Clean V2 melengkapi jajaran produk kesehatan rumah lainnya, seperti air purifier dan air circulator Acerpure Cool C2 dan C3, demi menciptakan ekosistem hunian yang lebih sehat dan higienis.

Vacuum cleaner ini menawarkan fleksibilitas tinggi dengan desain tanpa kabel yang membebaskan gerak pengguna saat membersihkan berbagai sudut ruangan.

Dengan bobot hanya 1,37 kg, perangkat ini sangat nyaman digunakan untuk menjangkau area tinggi maupun sudut sempit tanpa membuat tangan cepat lelah.

Acerpure Clean V2 juga dilengkapi dengan lima pilihan sikat multifungsi dalam paket penjualannya, menjadikannya alat serbaguna untuk lantai, karpet, sofa, hingga perawatan hewan kesayangan.

Fitur Grooming Hewan Peliharaan

Salah satu nilai jual utama yang ditawarkan oleh Acerpure Clean V2 adalah kemampuannya dalam menangani bulu hewan peliharaan.

Perangkat ini dilengkapi dengan pet hair brush, sebuah aksesori khusus yang memungkinkan pengguna melakukan grooming pada anjing atau kucing secara langsung. Fitur ini menjadi solusi praktis bagi Rumah Pintar yang dihuni oleh hewan kesayangan.

Content image for article: Acerpure Clean V2 Resmi Hadir, Solusi Bersih Rumah dan Grooming Hewan

Mekanisme kerja sikat ini dirancang agar lembut dan aman bagi tubuh hewan, sehingga memberikan kenyamanan saat proses penyisiran. Bulu yang rontok akan langsung terangkat dan terhisap ke dalam tangki debu, mencegahnya berceceran di lantai atau menempel pada furnitur.

Inovasi ini memungkinkan pemilik hewan melakukan perawatan ringan secara mandiri di rumah tanpa perlu membeli perangkat tambahan, sekaligus menjaga kebersihan udara dari alergen bulu hewan.

Selain fitur grooming, kemampuan hisap debu menjadi aspek krusial dalam pemilihan perangkat kebersihan. Acerpure Clean V2 dibekali dengan daya hisap kuat hingga 20.000 Pa.

Kekuatan ini memungkinkannya mengangkat debu halus, kotoran, hingga partikel kecil yang sering kali luput dari pembersihan konvensional.

Teknologi ini sejalan dengan tren Vacuum Canggih masa kini yang mengutamakan efisiensi dan kekuatan motor.

Sistem Filtrasi dan Kemudahan Perawatan

Untuk memastikan udara yang keluar dari vacuum cleaner tetap bersih, Acerpure menyematkan 5-step cyclone filtration system yang dipadukan dengan HEPA filter.

Kombinasi ini diklaim efektif menyaring debu, alergen, dan partikel mikro, sehingga aman bagi anggota keluarga yang sensitif terhadap debu. Teknologi filtrasi ini sangat penting untuk melengkapi Ekosistem Cerdas di rumah yang sehat.

Dari sisi operasional, pengguna diberikan tiga opsi mode penggunaan, yaitu Turbo, Standard, dan Eco & Pet. Pilihan mode ini memungkinkan penyesuaian daya hisap berdasarkan tingkat kekotoran area yang dibersihkan sekaligus membantu menghemat energi baterai.

Setelah selesai digunakan, perangkat dapat disimpan dengan rapi menggunakan free-standing dock yang estetik dan mudah menyatu dengan interior rumah.

Perawatan perangkat juga dibuat sesederhana mungkin. Acerpure Clean V2 memiliki fitur one-press dust bin removal yang memudahkan pengguna membuang kotoran tanpa harus bersentuhan langsung dengan debu.

Filter dan sikat yang ada pada perangkat ini juga dapat dilepas dan dibersihkan, memastikan kinerja vacuum cleaner tetap optimal dalam jangka panjang.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Acerpure Clean V2 sudah tersedia secara resmi di pasar Indonesia dengan harga Rp4.999.000. Konsumen dapat membeli produk ini melalui jaringan penjualan Acer Exclusive Store serta toko elektronik pilihan.

Selain itu, pembelian secara daring dapat dilakukan melalui Acer Official e-Store di situs resmi Acer Indonesia maupun di marketplace populer seperti Shopee dan Tokopedia.

Guna memberikan rasa aman bagi pelanggan, Acerpure menyertakan garansi selama dua tahun yang mencakup servis dan suku cadang.

Dukungan layanan purna jual yang luas juga telah disiapkan, tersebar di 115 lokasi di 95 kota di seluruh Indonesia. Dengan layanan ini, Acerpure memastikan setiap pengguna mendapatkan pengalaman terbaik dalam merawat kebersihan rumah dan hewan peliharaan mereka. (Icha)