spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 36

Telkom Buka Digistar Class Intern 2026: Fokus AI dan Solusi B2B

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi membuka pendaftaran untuk program Digistar Class Intern 2026 Batch 1.

Langkah strategis ini kembali diambil perusahaan pelat merah tersebut guna menjaring dan membentuk talenta digital yang siap kerja, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Business to Business (B2B) Solutions.

Pembukaan program ini diumumkan di Jakarta pada 4 Februari 2026, sebagai respons atas tingginya minat mahasiswa terhadap pengembangan kompetensi digital.

Program ini tidak sekadar menawarkan kesempatan magang biasa, melainkan sebuah ekosistem pembelajaran berbasis proyek nyata yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri yang dinamis.

Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam membangun masa depan sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, peserta akan mendapatkan pengalaman yang relevan dan aplikatif.

“Digistar Class Intern merupakan wujud nyata komitmen Telkom dalam membangun masa depan talenta digital Indonesia. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri, sehingga peserta memiliki kesiapan yang lebih matang saat memasuki dunia kerja,” ungkap Willy.

Fokus Pengembangan Kompetensi Digital

Pada tahun ini, Digistar Class Intern menetapkan standar kompetensi yang spesifik. Mahasiswa aktif yang minimal sedang menempuh semester enam dapat mendaftar untuk mengikuti program intensif selama lima bulan ini.

Fokus utama pengembangan diarahkan pada bidang strategis yang kini menjadi tulang punggung transformasi digital, yaitu AI dan solusi B2B.

Materi pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori. Telkom menerapkan metode real work experience di mana peserta akan diterjunkan langsung ke dalam proyek-proyek strategis di unit kerja TelkomGroup.

Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan yang sebelumnya juga menyiapkan program Magang Berbayar bersama pemerintah untuk memperkuat profil lulusan baru.

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pendampingan intensif dari mentor profesional. Kurikulum yang disajikan mencakup modul terstruktur yang mengombinasikan tiga elemen utama:

  • Penguatan hard skills teknis sesuai bidang peminatan.
  • Pengembangan soft skills untuk komunikasi dan kolaborasi.
  • Pemahaman mendalam mengenai budaya kerja korporasi.

Pendekatan komprehensif ini diambil karena Telkom melihat tingginya Antusiasme Mahasiswa dari berbagai universitas pada periode sebelumnya. Dengan demikian, proses pembelajaran berorientasi penuh pada kesiapan profesional.

Integrasi Talenta Jangka Panjang

Salah satu nilai tambah utama dari Digistar Class Intern 2026 adalah integrasinya dengan sistem manajemen talenta perusahaan. Program ini terhubung langsung dengan Candidate Relationship Management System (CRMS) Telkom.

Mekanisme ini memungkinkan perusahaan untuk memetakan potensi peserta sejak dini dan membangun hubungan berkelanjutan dengan talenta-talenta terbaik.

Willy menambahkan bahwa fokus program tidak hanya pada aspek teknis semata. Pembentukan karakter dan pola pikir profesional menjadi prioritas agar peserta mampu beradaptasi dengan cepat.

“Peserta tidak hanya belajar skill, tetapi juga merasakan langsung budaya kerja profesional di lingkungan TelkomGroup,” jelasnya.

Refleksi keberhasilan program ini terlihat dari rekam jejak tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan tahun 2025, Telkom sukses mencetak talenta berkualitas, mirip dengan capaian saat perusahaan Lulusan Batch Pertama program serupa.

Tahun lalu, peserta bahkan mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti kelas khusus bersama mitra global seperti Palo Alto Networks di bidang keamanan siber.

Untuk tahun 2026, Telkom berencana memperluas kolaborasi dengan lebih banyak mitra industri. Tantangan proyek akan diperdalam, dan sesi mentoring akan diperbanyak untuk memastikan setiap lulusan program ini memiliki dampak nyata bagi ekosistem digital nasional.

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Bagi mahasiswa yang berminat, pendaftaran Digistar Class Intern 2026 Batch 1 telah dibuka mulai 31 Januari hingga 8 Februari 2026. Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara terpusat dan transparan melalui platform resmi Kementerian BUMN.

Calon peserta dapat mengakses informasi lengkap dan melakukan pendaftaran melalui tautan https://magenta.bumn.go.id. Selain itu, informasi terkini mengenai program pengembangan talenta ini juga dapat dipantau melalui akun Instagram @LivinginTelkom dan situs web resmi digistartelkom.id.

Sebagai penutup, Telkom mengingatkan seluruh calon pelamar untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan. Manajemen menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi Digistar Class Intern tidak dipungut biaya sepeser pun.

Kebijakan ini merupakan bagian dari penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016 yang dipegang teguh perusahaan demi menjaga integritas dan tata kelola yang baik. (Icha)

Review Oppo Reno 15 5G: Desain Premium, Gaming Irit Baterai

Telko.id – OPPO telah meluncurkan perangkat terbarunya, yaitu OPPO Reno 15 Series pada Jumat, 23 Januari 2026 lalu. Berada di kelas mid-range dan hadir dengan berbagai pembaruan signifikan, Oppo Reno 15 muncul dengan desain yang lebih premium, performa yang kencang, hingga fitur kamera yang makin canggih sehingga cocok untuk kebutuhan sehari-hari.

Kali ini Telko.id berkesempatan untuk melakukan review pada Oppo Reno 15 5G:

1. Desain Oppo Reno 15 5G

Produk Oppo yang direview kali ini adalah Oppo Reno 15 5G varian Twilight Blue dengan storage 8GB/256GB. Meskipun Oppo Reno 15 sendiri mengusung konsep Dancing Aurora Design, namun pada pilihan warna Twilight Blue desain ini tidak terlalu terlihat karena warna bagian belakangnya yang matte.

Pada bagian layar depan, Oppo Reno 15 5G ini dibekali dengan layar AMOLED 120Hz dengan ukuran 6,59 inci dan resolusi 1,5K dengan tingkat kecerahan hingga 1.200 nit.

Namun begitu, pada varian ini tetap menggunakan frame berbahan aluminium kelas dirgantara (aerospace-grade), yang sangat kokoh, namun tetap terasa ringan dan lebih tahan banting. Dengan sertifikasi IP68 dan IP69, perangkat ini tidak akan rentan rusak setelah terkena debu bahkan terendam di air.

Kaca proteksi menggunakan Gorilla Glass 7i yang dirancang untuk tahan terhadap goresan dan gesekan lebih baik dibandingkan competitor di kelasnya. Meskipun begitu, disarankan untuk tetap menggunakan lapisan layar tambahan sebagai perlindungan ekstra.

2. Kamera

Oppo Reno 15 5G disertai dengan kamera utama 50MP dengan OIS (stabilisasi optik), dengan 8MP ultrawide serta 50MP telefoto, dan mampu zoom optis hingga 3,5x. Oppo Reno 15 Series dibekali juga kamera selfie 50 MP dengan FoV 100 derajat (ultrawide) sekaligus mengusung auto fokus.

Foto dengan Night Mode

Aspek fotografinya juga ditunjang dengan software yang memadai, yakni Trendy AI Motion yang mencakup AI Motion Photo Popout, AI Motion Photo Eraser, dan AI Motion Photo Slow-Mo. Salah satu contohnya adalah dapat memudarkan atau menghapus nomor yang tertera di papan reklame.

Foto dengan AI Photo Eraser

 3. Chip dan Gaming

Dibekali dengan Snapdragon 7 Gen 4 (4 nm) yang memberikan efisiensi lebih seimbang untuk efisiensi daya dan performa harian, menggantikan Dimensity 8350 pada Reno 14 terdahulu. Chip ini memiliki performa yang lebih cepat ~30% dan mendukung teknologi Snapdragon Elite Gaming untuk stabilitas performa saat bermain game berat.

Baca juga:

Bermain game seperti Mobile Legend dengan grafis maksimal di perangkat ini terasa mulus tanpa lag. Bahkan setelah tiga match dengan durasi sekitar 15-20 menit setiap matchnya, hanya mengkonsumsi kurang dari 10% daya baterai. Dengan kapasitas baterai jumbo dan chip yang efisien, pengalaman bermain pengguna terasa lebih imersif dan tahan lama.  

Bermain game berat seperti Genshin Impact hanya sanggup balanced di pengaturan grafik High. Namun meskipun begitu, saat kondisi bertarung, tidak terasa lag sama sekali, pengalaman bermain yang sangat lancar. Gameplay selama kurang lebih 30 menit hanya menkonsumsi baterai sekitar 10-12%.

Pengalaman bermain game ini juga didukung dengan adanya ‘Game Assistant’ yang membantu para gamers untuk memainkan game dengan lancar dan nyaman.

Game Assistant sendiri adalah aplikasi yang dapat membantu pengguna untuk memaksimalkan permainan, seperti apakah pengguna ingin bermain dengan mode Power Saving mode, Balanced Mode, ataupun Pro Gamer Mode. Setiap mode juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Fitur lainnya adalah adanya ‘Call Blocker’ dan ‘Block Notification’, sehingga pengguna tidak perlu risih apabila ada notifikasi atau panggilan masuk saat sedang bermain game.

4. Baterai

Oppo Reno 15 5G sudah dilengkapi dengan baterai jumbo sebesar 6.500 mAh. Meskipun memiliki kapasitas baterai yang sangat besar, namun untuk bobot dan ukuran perangkat tidak terlalu besar. Keseluruhan dimensi bodi perangkat ini 158 x 74,8 x 7,8 mm dan bobot hanya 197 gram!

Pengguna yang sering menggunakan smartphone mereka seharian, tidak perlu mudah khawatir untuk memikirkan apabila perangkat ini akan kehabisan daya dengan cepat.

Salah satu kelebihan dari seri ini adalah dibekali dengan fast charging 80 watt SuperVOOC via kabel. Pengisian daya dari 35% hingga 100% tidak sampai 45 menit.

POCO F8 Series : Berbekal Snapdragon 8 Elite

0

Telko.id – POCO Indonesia secara resmi meluncurkan jajaran smartphone terbarunya, POCO F8 Series, di Jakarta pada 4 Februari 2026.

Mengusung semangat baru untuk mendobrak standar industri, seri ini hadir dengan dua varian utama yakni POCO F8 Ultra dan POCO F8 Pro yang diposisikan sebagai “The True Flagship”.

Langkah strategis ini menandai evolusi signifikan bagi POCO yang sebelumnya dikenal dengan julukan “Flagship Killer”.

Tahun ini, perusahaan berkomitmen untuk mendominasi segmen premium tanpa meninggalkan identitas utamanya dalam memberikan performa ekstrem dengan harga yang kompetitif. Kehadiran POCO F8 Series menjadi bukti nyata ambisi tersebut di pasar tanah air.

Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia, menegaskan bahwa peluncuran ini adalah jawaban atas permintaan penggemar yang selalu menginginkan performa tanpa kompromi.

“Sudah jadi DNA POCO untuk selalu berani, berbeda, dan terus mendobrak batas. Karena kami tahu kalian selalu haus performa ekstrem, tahun ini kami nggak mau kasih yang setengah-setengah,” ujar Novita dalam acara peluncuran tersebut.

Spesifikasi POCO F8 Ultra: Definisi Performa Buas

Varian tertinggi, POCO F8 Ultra, dirancang khusus sebagai perangkat “ultimate” bagi para hardcore gamer. Dapur pacu smartphone ini ditenagai oleh kombinasi dual chipset yang sangat kuat, yaitu Snapdragon® 8 Elite Gen 5 Mobile Platform dan chip VisionBoost D8.

Konfigurasi ini diklaim mampu menghasilkan skor AnTuTu menembus angka 3,9 juta, sebuah pencapaian yang menempatkannya di puncak rantai makanan performa mobile.

Content image for article: POCO F8 Series Resmi Meluncur: Spesifikasi Snapdragon 8 Elite dan HargaPOCO F8 Ultra

Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 ini dibangun dengan proses manufaktur 3nm yang efisien. CPU Octa-core di dalamnya terdiri dari 2 Prime Core dengan kecepatan hingga 4.6GHz dan 6 Performance Core berkecepatan 3.6GHz.

Dukungan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 memastikan segala aktivitas multitasking dan transfer data berjalan instan.

Untuk menjaga suhu tetap stabil saat dipacu maksimal, POCO menyematkan teknologi pendingin LiquidCool terbaru dengan sistem 3D dual-channel dan dual-layer IceLoop.

Teknologi ini sangat krusial untuk menjaga performa tetap rata kanan tanpa mengalami throttling saat sesi gaming panjang.

Sektor visual menjadi salah satu nilai jual utama varian Ultra. Smartphone ini membawa layar raksasa 6,9 inci dengan panel POCO HyperRGB AMOLED M10.

Desainnya nyaris tanpa bingkai dengan bezel super tipis hanya 1,5mm, memberikan pengalaman visual yang benar-benar borderless. Layar ini mendukung resolusi Super 1.5K (2608 x 1200 piksel) dan refresh rate cerdas 120Hz.

Kualitas tampilan semakin tajam berkat dukungan fitur AI Super Resolution dari modul GEX terbaru. Selain itu, tingkat kecerahan layarnya sangat impresif dengan kemampuan mencapai 3500 nits pada area tertentu (peak brightness) dan 2000 nits untuk High Brightness Mode (HBM). Efisiensi daya juga ditingkatkan sebesar 11,4% berkat teknologi luminans terbaru.

Kolaborasi Audio Premium dan Baterai Jumbo

POCO tidak hanya fokus pada visual, tetapi juga pengalaman audio yang imersif. Melalui kerja sama dengan Bose, POCO F8 Ultra menghadirkan sistem audio 2.1-channel yang diklaim mampu memberikan efek suara realistis.

Teknologi Audio Bose ini memungkinkan pengguna mendengar detail vokal yang jernih dan bass yang bertenaga, cocok untuk gaming maupun menikmati konten multimedia. Pengguna dapat memilih profil suara ‘Dynamic’ atau ‘Balanced’ sesuai preferensi.

Content image for article: POCO F8 Series Resmi Meluncur: Spesifikasi Snapdragon 8 Elite dan Harga

Daya tahan baterai menjadi sorotan khusus pada seri Ultra. Kapasitas baterai sebesar 6500mAh ditanamkan ke dalam perangkat ini, menjadikannya kapasitas terbesar dalam sejarah lini F Series.

Pengisian daya didukung oleh teknologi 100W HyperCharge yang mampu mengisi penuh hanya dalam 38 menit. Tersedia juga opsi pengisian nirkabel 50W wireless HyperCharge untuk kenyamanan ekstra.

Revolusi Kamera dengan Periscope Telephoto

Membuktikan diri sebagai “The True Flagship”, POCO F8 Ultra membawa peningkatan signifikan di sektor fotografi. Sistem kamera belakangnya mengusung konfigurasi Triple 50MP Camera.

Kamera utama menggunakan sensor Light Fusion 950 berukuran 1/1.31 inci dengan bukaan f/1.67 dan OIS, menjanjikan rentang dinamis yang luas layaknya kamera profesional.

Fitur yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya lensa 5x Optical Periscope Telephoto 50MP. Ini adalah pertama kalinya fitur mewah tersebut hadir di perangkat POCO, memungkinkan pengambilan foto jarak jauh atau close-up dengan detail yang tajam.

Lensa ketiga adalah Ultra-wide 50MP untuk pengambilan gambar sudut lebar. Kemampuan rekam video 4K yang stabil juga menjadi andalan berkat stabilisasi canggih.

POCO F8 Pro: Flagship All-Rounder

Selain varian Ultra, POCO juga memperkenalkan POCO F8 Pro sebagai opsi all-round flagship yang seimbang untuk penggunaan harian. Desainnya tampil elegan dengan material one-piece milled glass dan tersedia dalam pilihan warna Titanium Silver, Blue, dan Black. Smartphone ini memiliki bobot 199g dengan ketebalan hanya 8.0mm.

Di sektor performa, POCO F8 Pro tetap garang dengan chipset Snapdragon® 8 Elite (tanpa embel-embel Gen 5 seperti Ultra, namun tetap berbasis 3nm) dan WildBoost Optimization.

Layarnya berukuran 6,59 inci dengan panel POCO HyperRGB AMOLED, resolusi 1.5K, dan dukungan refresh rate 120Hz. Layar ini dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 7i untuk ketahanan ekstra.

Sektor kamera POCO F8 Pro juga mengalami peningkatan kelas. Kamera utamanya beresolusi 50MP dengan sensor Light Fusion 800 dan OIS.

Terdapat pula kamera telephoto 50MP dengan kemampuan 2,5x optical zoom dan 5x lossless zoom, serta kamera ultra-wide 8MP. Untuk selfie, tersedia kamera depan 20MP.

Baterai pada varian Pro berkapasitas 6210mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 16 jam penggunaan harian atau 10 jam gaming intens.

Teknologi pengisian dayanya setara dengan varian Ultra, yakni 100W HyperCharge yang dapat mengisi penuh baterai dalam waktu 37 menit.

Ekosistem Xiaomi HyperOS 3

Kedua varian POCO F8 Series telah menjalankan sistem operasi terbaru Xiaomi HyperOS 3. Pembaruan ini membawa fitur Xiaomi HyperIsland pada status bar untuk multitasking yang lebih intuitif.

Konektivitas antar perangkat semakin mulus dengan Xiaomi HyperConnect, memperkuat Ekosistem Gaming dan produktivitas pengguna.

Fitur kecerdasan buatan (AI) juga menjadi fokus utama melalui Xiaomi HyperAI. Dukungan penuh untuk fitur Google Gemini memudahkan pengguna dalam berbagai aktivitas, mulai dari pembuatan teks, pengolahan gambar, hingga pencarian mendalam (deep search).

Selain itu, terdapat fitur Xiaomi Offline Communication yang memungkinkan komunikasi darurat tanpa jaringan seluler.

Harga dan Ketersediaan

POCO F8 Series mulai tersedia untuk dibeli pada 5 Februari 2026. Konsumen dapat membelinya secara daring melalui mi.com serta official store POCO di Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee. Berikut adalah detail harga dan varian yang ditawarkan:

POCO F8 Ultra (16GB + 512GB)

  • Harga SRP: Rp11.999.000
  • Harga Perkenalan: Rp11.599.000 (Hanya pada periode penjualan perdana)
  • Warna: Denim Blue dan Black

POCO F8 Pro (12GB + 512GB)

  • Harga SRP: Rp8.999.000
  • Harga Perkenalan: Rp8.599.000 (Hanya pada periode penjualan perdana)
  • Warna: Black, Titanium Silver, dan Blue

POCO juga memberikan berbagai keuntungan spesial bagi pembeli, termasuk gratis langganan Spotify Premium (4 bulan untuk Ultra, 3 bulan untuk Pro), bundling kuota AXIS hingga 517GB per tahun, proteksi layar hingga 6 bulan untuk pembelian first sale, serta garansi resmi hingga 15 bulan yang dapat diperpanjang menjadi 24 bulan. Jaminan pembaruan perangkat lunak mencakup 4 tahun update OS dan 6 tahun security update.

Kehadiran POCO F8 Series dengan spesifikasi tinggi dan harga yang kompetitif ini diperkirakan akan mengubah peta persaingan smartphone flagship di Indonesia pada awal tahun 2026. (Icha)

HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition, Solusi Produktif First Jobber

0

Telko.id – Huawei Device Indonesia secara resmi meluncurkan jajaran tablet terbarunya, HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition, di Jakarta pada 2 Februari 2026.

Perangkat ini diposisikan sebagai tablet entry-level yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para first jobber atau pekerja pemula yang baru memasuki dunia profesional.

Menawarkan kombinasi layar Glossy berkualitas tinggi dan dukungan aksesoris lengkap, tablet ini hadir untuk menjawab tantangan adaptasi kerja yang serba cepat dan digital.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis Huawei dalam menyediakan perangkat yang mampu mendukung ritme kerja baru. Generasi muda yang baru meniti karier sering kali dihadapkan pada tuntutan fleksibilitas tinggi, di mana produktivitas tidak lagi terbatas pada ruang kantor konvensional.

Kehadiran HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition dengan paket lengkap Smart Split Keyboard diharapkan dapat membantu pengguna bekerja lebih efisien, rapi, dan tetap produktif di mana saja.

Melanjutkan kesuksesan seri PaperMatte yang telah hadir sebelumnya, edisi New Standard ini menawarkan pengalaman visual yang berbeda melalui layar glossy.

Layar jenis ini mampu menyajikan tampilan yang lebih tajam dan warna yang vivid (hidup), sangat cocok untuk berbagai aktivitas mulai dari pengolahan dokumen kerja hingga kebutuhan hiburan dan kreasi konten.

Desain Fleksibel untuk Mobilitas Tinggi

Salah satu tantangan utama bagi pekerja muda saat ini adalah mobilitas. Bekerja tidak lagi selalu dilakukan di balik meja kubikel, melainkan bisa terjadi di ruang kerja bersama (co-working space), kafe, atau bahkan saat dalam perjalanan transportasi umum.

Memahami kondisi ini, Huawei merancang HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition dengan desain metal unibody yang sangat ringkas.

Tablet ini memiliki ketebalan hanya 6,1 mm dengan bobot bodi sekitar 515 gram. Bahkan ketika dipasangkan dengan aksesoris keyboard, total bobotnya masih berada di bawah 1 kg.

Profil yang tipis dan ringan ini menjadikannya perangkat yang sangat portabel, mudah dimasukkan ke dalam tas kerja tanpa membebani punggung pengguna, namun tetap tangguh untuk penggunaan harian.

Fleksibilitas ini juga didukung oleh Smart Split Keyboard yang inovatif. Aksesoris ini dapat dilepas pasang dan digunakan secara nirkabel (wireless). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengatur jarak pandang yang nyaman atau bekerja di meja yang sempit sekalipun.

Transformasi dari mode tablet ke mode kerja layaknya laptop dapat dilakukan dalam hitungan detik, mendukung alur kerja yang dinamis bagi para profesional muda.

Produktivitas PC-Level dalam Genggaman

Bagi first jobber, kemampuan perangkat untuk menangani tugas-tugas administratif dan pengolahan data adalah hal yang mutlak. HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition dibekali dengan aplikasi PC-Level WPS Office 3.0.

Content image for article: HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition Meluncur, Solusi Produktif First Jobber

Fitur ini menjadi nilai jual utama karena menghadirkan antarmuka dan fungsionalitas yang setara dengan penggunaan aplikasi perkantoran di laptop atau PC desktop, bukan sekadar versi mobile yang disederhanakan.

Pengguna dapat memanfaatkan fitur quick format refresh pada aplikasi Docs untuk merapikan dokumen teks secara instan. Bagi mereka yang sering berurusan dengan slide presentasi, fitur efficient image alignment pada PPT akan sangat membantu dalam menyusun materi yang presisi dan terlihat profesional.

Sementara itu, untuk pengolahan angka, aplikasi Excel di tablet ini mendukung quick spreadsheet calculation hingga fitur analisis data kompleks seperti Pivot Table.

Keunggulan lainnya adalah dukungan Cloud Account Support, yang memastikan seluruh dokumen pekerjaan tersinkronisasi dengan baik lintas perangkat. Hal ini meminimalkan risiko kehilangan data dan memudahkan pengguna untuk melanjutkan pekerjaan dari perangkat lain jika diperlukan.

Jika dibandingkan dengan Tablet Entry-Level lainnya di pasaran, integrasi software produktivitas level PC ini menjadi pembeda yang signifikan.

Layar Luas dan Multitasking Efisien

Efisiensi kerja sering kali berbanding lurus dengan kemampuan perangkat dalam menjalankan banyak aplikasi sekaligus. HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition hadir dengan layar seluas 11,5 inci beresolusi 2.5K. Layar glossy yang diusungnya tidak hanya memanjakan mata dengan visual tajam, tetapi juga memberikan ruang kerja digital yang lega.

Untuk mendukung fokus dan kecepatan kerja, tablet ini dilengkapi fitur Smart Split-Screen. Pengguna dapat membuka dua aplikasi secara berdampingan, misalnya membuka dokumen referensi sambil mengetik laporan, atau memantau email sembari melakukan riset di peramban.

Kemampuan multitasking ini membuat alur kerja menjadi lebih rapi dan terorganisir, mencegah pengguna dari keharusan berpindah-pindah aplikasi yang sering kali memecah konsentrasi.

Dukungan Kreativitas dan Pencatatan Cerdas

Selain urusan dokumen formal, aktivitas mencatat hasil rapat (meeting minutes) atau menyusun daftar tugas (to-do list) menjadi rutinitas harian pekerja baru. Aplikasi HUAWEI Notes yang tersemat di dalam perangkat ini menawarkan solusi pencatatan yang lebih rapi dan personal.

Fitur AI Handwriting Enhancement secara cerdas akan merapikan tulisan tangan pengguna secara instan, memastikan catatan tetap terbaca dengan jelas meskipun ditulis dengan terburu-buru.

Pengalaman mencatat ini semakin optimal dengan dukungan HUAWEI M-Pencil generasi ke-3. Stylus ini dilengkapi teknologi NearLink dan mendukung Wireless Magnetic Charging, sehingga pengguna tidak perlu repot membawa kabel pengisi daya tambahan.

Bagi pengguna yang memiliki sisi artistik, tablet ini juga menyediakan aplikasi GoPaint yang mendukung penggambaran hingga resolusi 4K dan fitur Frame Animation, menjadikan tablet ini kanvas digital portabel yang mumpuni.

Fitur pencatatan di HUAWEI Notes juga dilengkapi dengan efficient toolbar, Rich Brush Resource, dan Complete Resource Center yang menyediakan beragam aset kreatif.

Pengguna dapat memilih dari 120 desain sampul, 50 jenis kertas, dan lebih dari 300 stiker untuk membuat catatan kerja tidak hanya fungsional tetapi juga menyenangkan untuk dilihat.

Konektivitas dan Daya Tahan Baterai

Dalam lingkungan kerja modern, kemampuan perangkat untuk terhubung dengan periferal lain sangatlah penting. Tablet ini mendukung koneksi langsung ke printer berbasis Bluetooth.

Fitur ini memungkinkan pengguna mencetak laporan, kontrak, atau dokumen penting lainnya secara praktis tanpa memerlukan proses pemindahan data ke komputer terlebih dahulu.

Content image for article: HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition Meluncur, Solusi Produktif First Jobber

Untuk menunjang seluruh aktivitas tersebut dari pagi hingga malam hari, Huawei membenamkan baterai berkapasitas besar, yakni 10.100 mAh. Kapasitas ini diklaim mampu menemani aktivitas belajar, bekerja, dan berkreasi seharian penuh.

Jika daya habis, teknologi 40W Charging siap mengisi ulang baterai dengan cukup cepat agar pengguna bisa segera kembali beraktivitas.

Daya tahan baterai yang panjang ini menjadi keunggulan kompetitif, terutama jika disandingkan dengan beberapa kompetitor seperti Tablet 5G di kelas menengah yang mungkin memiliki konsumsi daya lebih tinggi karena fitur selulernya.

Harga dan Ketersediaan

HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition hadir dalam varian warna Space Gray yang memberikan kesan modern dan profesional, sangat sesuai untuk dibawa saat rapat atau presentasi.

Dengan segala fitur produktivitas yang ditawarkan, tablet ini dibanderol dengan harga yang cukup kompetitif bagi kantong pekerja pemula.

Konsumen di Indonesia sudah dapat memiliki tablet ini dengan harga spesial Rp5.999.000. Huawei juga memberikan penawaran menarik berupa hadiah eksklusif senilai Rp2.898.000 serta paket aplikasi bawaan PC-Level WPS Office 3.0.

Pembelian dapat dilakukan secara daring melalui HUAWEI Store dan berbagai saluran resmi Huawei di e-commerce terkemuka seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, dan Lazada.

Periode promosi peluncuran berlangsung mulai tanggal 2 Februari hingga 3 Maret 2026. Selama periode ini, pelanggan berkesempatan untuk mengklaim early bird voucher senilai Rp200.000, menambah nilai ekonomis dari paket penjualan yang ditawarkan.

Kombinasi harga terjangkau dan fitur lengkap ini menjadikan HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition opsi menarik dibandingkan Tablet Sejutaan yang mungkin memiliki keterbatasan fitur untuk kebutuhan kerja profesional.

Kehadiran tablet ini mempertegas komitmen Huawei dalam menyediakan perangkat all-in-one yang efisien dan praktis. Bagi first jobber yang ingin memulai perjalanan karier dengan persiapan matang, HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition menawarkan solusi komprehensif untuk bekerja lebih cerdas dan tetap kreatif di tengah kesibukan. (Icha)

Telkomsel dan SRC Perkuat Ekosistem Digital UMKM di Pesta Retail 2026

0

Telko.id – Telkomsel secara resmi memperkuat langkah kolaborasinya dengan Sampoerna Retail Community (SRC) untuk mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor ritel nasional.

Inisiatif strategis ini kini memasuki fase implementasi yang lebih komprehensif, mencakup penyediaan konektivitas andal, sistem pembayaran digital, hingga solusi produktivitas yang dirancang khusus untuk operasional toko kelontong masa kini.

Kolaborasi antara operator seluler terbesar di Indonesia dan jaringan ritel tradisional terbesar ini menjadi sorotan utama dalam gelaran Pesta Retail SRC 2026. Acara tersebut merupakan ajang apresiasi tahunan bagi para pemilik toko yang konsisten berinovasi.

Kemitraan ini sebenarnya telah terjalin sebelum penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 17 Maret 2025 di Jakarta, namun kini skala penerapannya diperluas hingga ke tingkat toko untuk memberikan dampak nyata bagi ekosistem ekonomi kerakyatan.

Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menegaskan bahwa kerja sama ini telah bergeser dari sekadar perencanaan ke tahap eksekusi yang berdampak langsung pada operasional harian mitra.

Menurutnya, fokus utama perusahaan tidak hanya berhenti pada penyediaan sinyal, melainkan membangun ekosistem digital terintegrasi. Upaya ini mencakup penyediaan paket data khusus, solusi pembayaran modern, hingga bundling perangkat yang bertujuan agar UMKM ritel dapat naik kelas dan tumbuh secara berkelanjutan.

Solusi Konektivitas dan Paket Khusus Bagi Mitra SRC

Dalam upaya mendukung operasional harian toko kelontong yang semakin bergantung pada akses internet, Telkomsel menghadirkan solusi konektivitas yang terjangkau. Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah Paket Khusus SRC.

Paket ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp20.000, yang mencakup kombinasi layanan suara (voice) dan data untuk semua jaringan (all-net). Selain itu, terdapat kuota khusus yang didedikasikan untuk akses aplikasi dalam ekosistem SRC, memastikan pemilik toko dapat mengelola pesanan dan stok tanpa hambatan koneksi.

Khusus selama penyelenggaraan Pesta Retail SRC 2026, Telkomsel memberikan insentif tambahan berupa bonus kuota data sebesar 2 GB untuk pembelian paket tertentu melalui aplikasi SRC.

Langkah ini diambil untuk menstimulasi penggunaan platform digital di kalangan pedagang tradisional. Tidak hanya itu, program transformasi digital ini juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi pemilik toko melalui program Paket Sahabat.

Content image for article: Telkomsel dan SRC Perkuat Ekosistem Digital UMKM di Pesta Retail 2026

Program Paket Sahabat memungkinkan pemilik Toko SRC berperan sebagai reseller produk seluler. Hingga tahun 2025, program ini telah mencatatkan pencapaian signifikan dengan lebih dari 97.000 pelanggan aktif.

Distribusi kartu perdana melalui jaringan ini juga terbilang masif, dengan lebih dari 200.000 unit kartu perdana tersalurkan melalui 46 outlet jaringan SRC yang tersebar di berbagai wilayah.

Adopsi Teknologi Soundbox untuk Transaksi Digital

Salah satu tantangan utama dalam adopsi pembayaran digital di warung tradisional adalah verifikasi pembayaran yang seringkali memakan waktu. Menjawab hal tersebut, Telkomsel menghadirkan solusi Soundbox, sebuah teknologi speaker pintar berbasis jaringan seluler (IoT).

Perangkat ini berfungsi memberikan notifikasi suara secara otomatis (real-time) setiap kali transaksi pembayaran QRIS berhasil dilakukan oleh pelanggan.

Kehadiran Soundbox dinilai krusial untuk membantu pemilik Toko SRC melayani pembeli dengan lebih cepat dan efisien, tanpa perlu mengecek layar ponsel berulang kali untuk memastikan dana masuk.

Telkomsel menargetkan distribusi awal sebanyak 40.000 unit Soundbox pada tahun 2026 melalui mitra resmi. Untuk memudahkan adopsi teknologi ini, biaya berlangganan dipatok mulai dari Rp29.000 per bulan dengan tenor kontrak selama 18 bulan.

Langkah ini sejalan dengan tren transformasi digital UMKM yang semakin masif, di mana efisiensi operasional menjadi kunci daya saing ritel tradisional di tengah gempuran ritel modern.

Peluang Bisnis Baru Lewat Integrasi Layanan

Selain fokus pada efisiensi, kolaborasi ini juga membuka kanal pendapatan baru bagi para mitra. Melalui integrasi dengan aplikasi Pojok Bayar, Telkomsel membuka akses bagi lebih dari 260.000 Toko SRC untuk menjadi agen penjualan produk telekomunikasi secara digital.

Hal ini memungkinkan toko kelontong tidak hanya menjual barang fisik, tetapi juga produk virtual seperti pulsa dan paket data dengan lebih mudah.

Lebih jauh lagi, Telkomsel menawarkan paket internet rumah IndiHome khusus bagi agen SRC. Paket ini menyediakan pilihan kecepatan (bandwidth) mulai dari 50 Mbps hingga 200 Mbps, yang sangat memadai untuk menunjang aktivitas bisnis digital.

Sebagai insentif adopsi awal, tersedia diskon hingga 30% selama tiga bulan pertama bagi mitra yang melakukan registrasi melalui aplikasi AyoToko.

Penawaran ini mirip dengan strategi perluasan pasar melalui kartu perdana bisnis yang kerap dilakukan pemain industri telekomunikasi untuk menyasar segmen B2B skala mikro.

Ekosistem Digital yang Terus Bertumbuh

Kekuatan utama dari kemitraan ini terletak pada besarnya ekosistem yang terlibat. Saat ini, jaringan SRC mencakup lebih dari 250.000 toko yang didukung oleh 6.300 mitra SRC.

Mereka terhubung melalui 10.000 Paguyuban di seluruh Indonesia, membentuk komunitas solid yang aktif dalam peningkatan literasi digital melalui platform AYO by SRC.

Berdasarkan survei internal yang dilakukan, tercatat bahwa lebih dari 60% anggota SRC merupakan pengguna setia Telkomsel. Data ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap kualitas jaringan Telkomsel dalam mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.

Dukungan konektivitas ini juga mencakup penyediaan layanan bagi 2.000 tenaga penjualan (sales force) yang bergerak di lapangan, memastikan rantai pasok dan distribusi berjalan lancar.

Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan, Romulus Sutanto, menyambut positif langkah strategis ini. Ia mengungkapkan bahwa ekosistem SRC terus beradaptasi di era digital melalui pendampingan yang konsisten.

Mulai dari penguatan kapasitas usaha, manajemen toko, hingga literasi digital, pihaknya ingin memastikan peritel tradisional mampu bertahan dan berkembang.

Romulus menilai Telkomsel sebagai mitra strategis dengan visi yang sejalan untuk mendukung pemilik toko agar terus menjadi lebih baik.

Apresiasi di Pesta Retail 2026

Semangat kolaborasi ini dirayakan dalam ajang Pesta Retail SRC 2026 yang digelar di dua lokasi ikonik. Acara pertama berlangsung di Lido Music & Arts Center, Bogor, pada 25-27 Januari 2026, dilanjutkan di Candi Prambanan, Yogyakarta, pada 10-12 Februari 2026. Ajang ini menghadirkan lebih dari 7.300 pemilik Toko SRC terpilih dari seluruh penjuru tanah air.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan eksekutif perusahaan, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM RI M. Riza Damanik, President East & Southeast Asia, Pacific, and PMIGTR Region Philip Morris International Vassilis Gkatzelis, serta Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi.

Di lokasi acara, Telkomsel menghadirkan Digital Corner sebagai pusat edukasi dan demonstrasi. Para pengunjung dapat mencoba langsung pengalaman akselerasi digital melalui aktivasi paket khusus, uji coba layanan QRIS Soundbox, hingga pendaftaran reseller via Pojok Bayar.

Inisiatif ini menegaskan komitmen Telkomsel yang memiliki jangkauan jaringan 4G di 97% wilayah populasi Indonesia, untuk terus melangkah melampaui sekadar penyedia konektivitas (beyond connectivity) demi kemajuan UMKM nasional. (Icha)

Genspark Gandeng Twilio Tingkatkan Kemampuan Agen AI Call for Me

Telko.id – Genspark, platform ruang kerja AI terpadu yang telah digunakan oleh lebih dari satu miliar profesional global, secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Twilio.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan agen AI andalan mereka, “Call for Me”, dengan memanfaatkan solusi Twilio Programmable Voice.

Langkah ini memungkinkan agen AI Genspark melakukan panggilan telepon atas nama pengguna secara real-time, mengotomatisasi berbagai tugas, hingga menjawab pertanyaan pelanggan di lebih dari 40 negara dengan dukungan kemampuan multibahasa.

Melalui integrasi ini, pengguna Genspark kini memiliki akses ke konektivitas layanan global panggilan suara yang disediakan oleh Twilio.

Teknologi ini memungkinkan pendelegasian pekerjaan berbasis suara kepada agen AI untuk mengatasi kendala bahasa yang sering menjadi hambatan dalam komunikasi lintas negara.

Selain itu, solusi ini dirancang untuk memangkas waktu tunggu yang sering terjadi pada layanan konvensional dan mengubah niat pengguna menjadi tindakan konkret dalam skala besar.

Greg Sun, Lead Engineer untuk AI Call for Me di Genspark, menjelaskan bahwa komunikasi seharusnya tidak menjadi penghalang dalam penyelesaian tugas profesional.

Menurutnya, Twilio Programmable Voice memainkan peran krusial dalam memastikan konektivitas global perusahaan.

Teknologi ini menjamin setiap percakapan yang dilakukan oleh agen AI dapat diandalkan dan ditingkatkan skalanya sesuai kebutuhan pengguna, mulai dari menelepon restoran di Tokyo hingga menindaklanjuti vendor di Berlin.

Call for Me sendiri diposisikan sebagai agen AI yang membantu individu menyelesaikan tugas berbasis panggilan telepon secara menyeluruh. Cakupannya sangat luas, mulai dari keperluan pribadi sehari-hari hingga alur kerja bisnis yang krusial.

Dalam ekosistem teknologi yang terus berkembang, kehadiran agen cerdas ini sejalan dengan tren inovasi yang juga terlihat pada pengembangan AI Innovation Hub di Indonesia, di mana kecerdasan buatan menjadi pusat solusi masa depan.

Content image for article: Genspark Gandeng Twilio Tingkatkan Kemampuan Agen AI Call for Me

Dari Teks Menjadi Tindakan Nyata

Berbeda dengan platform AI tradisional yang umumnya hanya berfokus pada pembuatan teks generatif, Genspark membangun sistemnya agar AI mampu melakukan tindakan nyata di dunia fisik.

Agen AI Call for Me memiliki kapabilitas untuk melakukan panggilan telepon dan berkomunikasi langsung, baik dengan entitas bisnis maupun individu.

Setelah panggilan selesai, agen ini akan menyusun rangkuman percakapan secara terstruktur bagi pengguna, menghilangkan gesekan yang biasa terjadi dalam proses manual.

Twilio Programmable Voice menyediakan lapisan komunikasi real-time yang menjadi fondasi keandalan agen Call for Me. Dukungan ini memungkinkan agen melakukan percakapan dalam berbagai bahasa, memperluas jangkauan operasional hingga ke tingkat internasional.

Kemampuan ini sangat penting untuk menjalankan alur kerja kompleks seperti pembuatan janji pertemuan, reservasi, pengumpulan informasi, hingga layanan pelanggan.

Pengguna hanya perlu menjabarkan niat atau tujuan yang ingin dicapai. Selanjutnya, agen AI akan menangani keseluruhan interaksi panggilan telepon tersebut.

Pendekatan ini mirip dengan bagaimana perangkat keras modern mulai mengintegrasikan kecerdasan buatan, seperti yang terlihat pada Ponsel AI generasi terbaru yang dirancang untuk memahami konteks pengguna secara lebih mendalam.

Skala Global dan Keandalan Jaringan

Sejak peluncuran Super Agent pada April 2025, Genspark mengalami pertumbuhan basis pengguna yang signifikan. Hal ini menghadirkan tantangan tersendiri dalam meningkatkan skala layanan panggilan telepon di lebih dari 40 negara.

Perusahaan harus memastikan kepatuhan terhadap regulasi lokal di setiap wilayah sekaligus memenuhi ekspektasi pengguna terhadap kualitas audio panggilan.

Dengan membangun layanan di atas jaringan global dan API Twilio, agen AI Genspark mampu melakukan panggilan dengan latensi sepersekian detik. Kualitas yang konsisten ini terjaga di berbagai kawasan, dengan tingkat keberhasilan panggilan tercatat mencapai 94,3% dan uptime hingga 99,97%.

Infrastruktur yang kuat ini mengingatkan pada pentingnya performa tinggi dalam pemrosesan data, serupa dengan kemampuan Chipset Flagship terkini yang mendukung operasi AI yang berat.

Konsolidasi seluruh layanan telepon global ke dalam satu platform komunikasi yang taat regulasi memberikan keuntungan operasional bagi Genspark.

Hal ini secara efektif mengurangi biaya operasional dan memungkinkan tim teknisi untuk lebih fokus pada pengembangan kapabilitas baru AI, alih-alih menghabiskan sumber daya untuk mengelola integrasi operator telekomunikasi dan aturan regional yang rumit.

Efisiensi operasional semacam ini juga menjadi fokus banyak perusahaan teknologi, termasuk upaya keberhaltanan seperti yang dilakukan Acer Indonesia dalam manajemen limbah elektronik.

Robert Woolfrey, Wakil Presiden Twilio, menegaskan bahwa panggilan telepon masih menjadi metode tercepat dan paling andal untuk komunikasi bisnis.

Menurutnya, kehadiran panggilan berbasis AI menjadikan pengalaman tersebut lebih mudah, memungkinkan pelanggan mendapatkan jawaban dan mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat serta penuh keyakinan.

Twilio menyatakan kebanggaannya dalam mendukung Genspark menghadirkan pengalaman berbasis suara cerdas lintas negara.

Adopsi Pengguna dan Rencana Masa Depan

Integrasi Twilio Programmable Voice telah mendorong adopsi yang luas terhadap fitur Call for Me. Genspark mencatat bahwa fitur ini telah digunakan oleh 180.000 pengguna unik secara global. Aktivitas harian menunjukkan adanya 800 panggilan keluar setiap harinya.

Menariknya, sebanyak 23% dari seluruh panggilan tersebut memanfaatkan kemampuan penerjemahan bahasa secara real-time, yang mencerminkan besarnya peluang untuk mendorong komunikasi lintas batas wilayah tanpa hambatan bahasa.

Ke depannya, Genspark berencana membangun kapabilitas baru dengan basis platform layanan suara real-time dari Twilio. Fokus pengembangan akan diarahkan pada pemberdayaan organisasi bisnis untuk mengotomatisasi alur kerja berbasis suara dan interaksi pelanggan.

Fitur-fitur mendatang akan memungkinkan perusahaan memanfaatkan layanan panggilan AI untuk berinteraksi, menindaklanjuti penjualan, serta meningkatkan skala operasional mereka.

Inovasi ini sejalan dengan tren integrasi AI pada perangkat genggam, seperti fitur cerdas pada vivo AI Canggih yang memudahkan aktivitas pengguna.

Selain solusi suara, Genspark juga memanfaatkan teknologi lain dari ekosistem Twilio. Perusahaan menggunakan SendGrid untuk pengiriman email kampanye dan newsletter guna mendorong interaksi pelanggan.

Untuk keamanan, Genspark mengimplementasikan Twilio Verify dalam proses onboarding pengguna baru dari kampanye referral, memastikan proses yang aman sekaligus meminimalkan risiko penipuan.

Kemitraan antara Genspark dan Twilio ini menandai babak baru dalam evolusi asisten AI, di mana batasan antara interaksi digital dan tindakan fisik semakin tipis, memberikan efisiensi nyata bagi profesional di seluruh dunia. (Icha)

Xiaomi Ngelag? Ini Trik Rahasia Unlock FPS Biar Gaming Auto Smooth!

0

Telko. Id – Pencarian akan Frame Per Second (FPS) yang lebih tinggi bagi sebagian besar gamer mobile ibarat perjalanan tanpa ujung. Semakin tinggi angka FPS yang didapat, semakin mulus pengalaman visual yang tersaji di layar, memberikan keuntungan kompetitif yang nyata seperti reaksi yang lebih cepat dan ketajaman visual yang superior.

Bagi para pemain gim kompetitif, perbedaan sekian milidetik sering kali menjadi penentu antara kemenangan gemilang atau kekalahan yang menyakitkan. Namun, pernahkah Anda merasa bahwa ponsel Xiaomi Anda, meski memiliki spesifikasi di atas kertas yang gahar, terasa “menahan diri” saat diajak berlari kencang?

Xiaomi, sebagai salah satu pemain utama dalam industri smartphone global, memang memiliki pendekatan unik dalam manajemen perangkat kerasnya.

Raksasa teknologi ini sering kali membatasi FPS pada ponsel buatannya bukan tanpa alasan; langkah ini diambil untuk mencegah panas berlebih (overheating) dan memperpanjang masa pakai baterai. Ironisnya, pembatasan ini terkadang juga digunakan sebagai strategi penjualan untuk membedakan performa antar model.

Akibatnya, meskipun Anda memegang perangkat dengan layar 90 Hz atau 120 Hz, gim yang Anda mainkan mungkin secara paksa dikunci di 60 FPS. Bagi pengguna yang haus performa, situasi ini tentu sangat frustrasi.

Kabar baiknya, tembok pembatas ini bukanlah sesuatu yang permanen. Ada prosedur teknis yang memungkinkan Anda untuk melepaskan “belenggu” tersebut dan membiarkan ponsel Xiaomi Anda berlari sesuai kemampuan aslinya.

Metode ini melibatkan modifikasi sistem yang cukup mendalam namun memberikan hasil yang sepadan bagi mereka yang berani mencobanya. Jika Anda sudah siap untuk melihat potensi sebenarnya dari perangkat di genggaman Anda, mari kita bedah caranya secara mendalam.

Mengapa Xiaomi Membatasi Potensi Ponsel Anda?

Sebelum kita masuk ke tahap eksekusi, penting untuk memahami filosofi di balik pembatasan ini. Ponsel pintar Xiaomi dirancang dengan batasan FPS bawaan (built-in) yang bertujuan utama untuk manajemen suhu perangkat.

Ketika sebuah prosesor dipaksa bekerja maksimal untuk merender grafis pada frame rate tinggi secara terus-menerus, suhu komponen internal akan melonjak drastis.

Selain itu, konsumsi daya juga menjadi pertimbangan utama. Membatasi kinerja berarti baterai bisa bertahan lebih lama, sebuah fitur yang sering dicari oleh pengguna kasual.

Namun, bagi Anda yang ingin melibas 5 Game Terberat di Android, batasan ini justru menjadi penghalang. Sering kali, batas ini disetel jauh di bawah kemampuan refresh rate layar yang sebenarnya. Bayangkan memiliki mobil sport yang mesinnya dibatasi kecepatannya hanya demi menghemat bensin; itulah analogi yang tepat untuk situasi ini.

Solusi Ajaib: Modul FPS Limit Remover

Jawaban atas dilema ini adalah sebuah modul Magisk bernama “FPS Limit Remover”. Alat ini berfungsi sebagai kunci inggris digital yang memungkinkan pengguna Xiaomi untuk memotong jalur birokrasi sistem tersebut.

Modul ini bekerja dengan mengubah pengaturan sistem tertentu sehingga gim dan semua aplikasi dapat berjalan pada FPS maksimum yang dimungkinkan oleh perangkat keras dan layar ponsel Anda.

Fitur utama dari modul ini tidak hanya sekadar membuka kunci angka. Ia memungkinkan gim dan aplikasi berjalan tanpa batas FPS buatan pabrik. Hasilnya adalah frame rate yang jauh lebih tinggi, yang diterjemahkan menjadi gameplay yang lebih responsif dan halus.

Menariknya, modul ini juga membuka batasan pada aplikasi media. Anda bisa menikmati konten YouTube dengan batas 60 FPS yang terbuka, membiarkan framerate video berjalan lebih tinggi sesuai kemampuan layar.

Persiapan Wajib: Rooting dengan Magisk

Perlu diingat, kebebasan ini memiliki harga dan persyaratannya sendiri. Anda tidak bisa sekadar mengunduh aplikasi dari Play Store untuk melakukan ini. Perangkat Xiaomi Anda harus dalam kondisi rooted menggunakan Magisk. Rooting memberikan Anda izin superuser, yang artinya Anda memiliki akses penuh untuk mengubah file sistem yang biasanya terkunci rapat.

Proses ini mirip dengan memodifikasi mesin kendaraan. Jika Anda melihat perangkat lain seperti Oppo Reno 14 yang menjanjikan pengalaman smooth, Xiaomi Anda pun bisa mencapai level tersebut atau bahkan lebih, asalkan Anda berani mengambil langkah teknis ini. Namun, pastikan Anda paham risikonya.

Panduan Langkah Demi Langkah Meningkatkan FPS

Jika Anda sudah membulatkan tekad, berikut adalah panduan sistematis untuk menginstal FPS Limit Remover. Pastikan Anda mengikuti setiap langkah dengan hati-hati.

Langkah 1: Unlock Bootloader (UBL)

Ini adalah gerbang pertama. Sebelum bisa melakukan rooting, bootloader ponsel harus dibuka kuncinya. Peringatan keras: proses ini biasanya akan menghapus seluruh data di ponsel Anda.

Jadi, cadangkan (backup) semua foto, kontak, dan dokumen penting sebelum memulai. Banyak panduan spesifik untuk UBL Xiaomi yang tersedia secara online sesuai model ponsel Anda.

Langkah 2: Instalasi Magisk

Setelah bootloader terbuka, langkah selanjutnya adalah menginstal Magisk. Jika ponsel Anda tidak datang dengan Magisk yang sudah terpasang (yang biasanya jarang terjadi kecuali beli bekas yang sudah dioprek), Anda harus menginstalnya secara manual.

Ikuti instruksi penggunaan yang sesuai dengan model perangkat Anda. Magisk sangat penting karena ia adalah fondasi untuk menanganan dan instalasi modul seperti FPS Limit Remover.

Langkah 3: Unduh dan Pasang Modul

Setelah Magisk terpasang dan berjalan dengan baik, cari dan unduh modul “FPS Limit Remover”. Buka aplikasi Magisk, masuk ke bagian modul, dan instal file yang sudah Anda unduh tersebut. Proses ini biasanya cepat dan tidak memakan banyak memori.

Langkah 4: Reboot dan Nikmati

Setelah instalasi modul selesai, Anda wajib melakukan reboot atau memulai ulang perangkat agar perubahan sistem menjadi efektif. Setelah ponsel menyala kembali, batasan tersebut telah hilang. Gim Anda akan berjalan mulus pada FPS tinggi.

Transformasi: Sebelum dan Sesudah

Dampak dari modifikasi ini biasanya langsung terasa secara visual. Sebelum menggunakan modul (FPS Before), Anda mungkin merasakan stuttering atau gerakan patah-patah saat aksi cepat di dalam gim, karena sistem menahan kinerja di angka konservatif. Ini sering terjadi bahkan pada ponsel dengan spesifikasi tinggi sekalipun.

Setelah instalasi (FPS After), dengan modul unlimiter yang aktif, pengalaman bermain berubah drastis. Animasi menjadi “selembut mentega”, respons sentuhan lebih akurat, dan visual yang ditampilkan benar-benar memanfaatkan kemampuan layar 90 Hz atau 120 Hz Anda. Ini adalah performa murni yang selama ini tersembunyi di balik perangkat lunak bawaan.

Catatan Penting: Panas dan Daya Tahan

Dengan panduan ini, pengguna Xiaomi akhirnya bisa terbebas dari batasan FPS bawaan dan menikmati gim favorit mereka dengan frame rate sempurna yang mampu dicapai perangkat kerasnya.

Namun, ada satu hal krusial yang harus Anda ingat: fisika tidak bisa ditipu. Meningkatkan frame rate berarti memaksa prosesor bekerja lebih keras, yang secara alami akan menghasilkan lebih banyak panas.

Anda harus memantau suhu perangkat secara konstan untuk menghindari overheating yang bisa merusak komponen dalam jangka panjang. Selain itu, konsumsi baterai pasti akan meningkat.

Jika Anda membandingkannya dengan perangkat berbaterai jumbo seperti OPPO A6t Series, mungkin durasi main Anda akan sedikit berkurang demi performa maksimal ini.

Jadi, apakah Anda siap mengorbankan sedikit daya baterai demi dominasi di arena permainan? Pilihan ada di tangan Anda. Selamat bermain dan rasakan perbedaannya! (Icha)

Xiaomi 13T Pro Rasa iPhone? Ini Update HyperOS 3 yang Bikin Pangling!

0

Telko. Id – Pernahkah Anda merasa bosan dengan tampilan antarmuka ponsel yang itu-itu saja, namun belum siap merogoh kocek dalam untuk membeli perangkat baru?

Bagi para pengguna setia seri “Flagship Killer” dari Xiaomi, penantian panjang untuk penyegaran sistem akhirnya terbayar lunas. Xiaomi baru saja memulai peluncuran pembaruan besar-besaran yang menjanjikan pengalaman visual yang sama sekali berbeda.

Kabar gembira ini datang khusus untuk Anda pemilik Xiaomi 13T Pro. Raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut telah mulai menggulirkan HyperOS 3, sebuah pembaruan mayor yang tidak hanya sekadar menambal celah keamanan, tetapi merombak fondasi perangkat lunak secara signifikan.

Langkah ini dimulai dari wilayah Eropa (EEA), menandai era baru bagi perangkat yang selama ini dikenal dengan performa tingginya.

Pembaruan ini bukan sekadar pergantian angka versi. Ini adalah lompatan platform yang cukup radikal.

Xiaomi mengambil langkah berani dengan memindahkan basis sistem operasi secara langsung dari Android 15 (HyperOS 2.2) menuju Android 16. Transisi ini membawa implikasi besar pada performa, efisiensi, dan tentu saja, estetika visual yang kini menjadi sorotan utama.

Lompatan Teknis ke Android 16

Secara teknis, pembaruan ini membawa nomor bentukan OS3.0.3.0.WMLEUXM. Bagi para antusias teknologi, kode ini mengonfirmasi bahwa Xiaomi 13T Pro di wilayah Eropa kini berjalan di atas basis Android 16. Ini adalah peningkatan masif mengingat basis sebelumnya adalah Android 15.

Langkah Xiaomi untuk langsung melompat ke Android 16 menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga relevansi perangkat premium ini. Dengan pembaruan ini, pengguna tidak hanya mendapatkan fitur kosmetik, tetapi juga peningkatan di balik layar yang ditawarkan oleh arsitektur Android terbaru.

Anda mungkin perlu mengecek kembali Fakta Penting mengenai perangkat ini untuk memahami betapa signifikannya dukungan software jangka panjang bagi nilai jual kembali ponsel Anda.

Transformasi Visual ala iOS

Salah satu poin paling menarik dari HyperOS 3 pada Xiaomi 13T Pro adalah pergeseran desain antarmuka. Xiaomi tampaknya tidak malu-malu untuk mengadopsi elemen estetika yang selama ini lekat dengan ekosistem Apple (iOS). Perubahan ini dirancang untuk memberikan nuansa yang lebih premium, bersih, dan modern.

Perubahan paling mencolok terlihat pada Status Bar gaya iOS. Indikator baterai dan bar sinyal telah didesain ulang sepenuhnya untuk mencerminkan bahasa visual yang biasa Anda temukan pada iPhone.

Selain itu, ikon aplikasi di layar utama kini memiliki sudut yang lebih lembut (softer corners), memberikan kesan yang lebih ramah di mata dan konsisten dengan tren desain minimalis terkini.

Fitur Interaktif “Hyper Island” dan Efek Kaca

Tak hanya soal tampilan statis, fungsionalitas juga mendapat sentuhan baru. Fitur kapsul notifikasi interaktif di sekitar kamera depan, atau yang sering disebut sebagai “Dynamic Island” pada kompetitornya, kini hadir dengan nama Hyper Island. Fitur ini sekarang terintegrasi penuh dan fungsional pada Xiaomi 13T Pro, memungkinkan interaksi yang lebih dinamis untuk notifikasi dan kontrol media.

Selain itu, Xiaomi memperkenalkan efek Liquid Glass pada System Launcher. Efek ini memberikan nuansa blur yang lebih dalam dan elegan, menyerupai kaca cair.

Anda akan merasakan perbedaannya saat membuka folder atau masuk ke layar multitasking. Animasi terasa lebih hidup dan memberikan kedalaman visual yang memanjakan mata.

Detail kecil pun tak luput dari perhatian. Ikon-ikon mikro di dalam menu Pengaturan dan Pusat Kontrol telah direvisi agar lebih konsisten.

Ditambah lagi, pengguna kini bisa menikmati gaya jam layar kunci (Lock Screen Clock) khas HyperOS 3 yang sangat bisa dikustomisasi, memungkinkan Anda mengekspresikan kepribadian melalui tampilan awal ponsel.

Bagaimana Nasib Xiaomi 13T Reguler?

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana dengan nasib “adik” dari model Pro ini? Bagi pengguna Xiaomi 13T standar, Anda tampaknya masih harus sedikit bersabar. Saat ini, proses pembaruan untuk model reguler masih berlangsung dan berada dalam tahap Beta Internal.

Meskipun demikian, integrasi Android 16 untuk model standar sedang dikerjakan secara intensif. Rilis publik yang stabil diprediksi akan mulai digulirkan dalam beberapa minggu mendatang setelah proses validasi selesai.

Jadi, bagi Anda yang membeli varian ini dengan Harga Terjangkau, optimisme tetap ada karena dukungan perangkat lunak tetap berjalan.

Bagi Anda yang sudah tidak sabar, Anda bisa memantau ketersediaan pembaruan melalui aplikasi HyperOS Downloader untuk mengecek apakah perangkat Anda sudah memenuhi syarat untuk mencicipi manisnya HyperOS 3.0. (Icha)

Bocoran Redmi K90 Ultra: Bawa Kipas Internal dan Baterai 8500mAh

0

Telko.id – Xiaomi dilaporkan tengah melakukan uji coba intensif atau stress-test pada perangkat flagship performa generasi berikutnya yang diidentifikasi sebagai Redmi K90 Ultra.

Laporan terbaru dari pembocor teknologi ternama, Digital Chat Station (DCS) melalui Weibo, mengungkap bahwa perangkat ini akan membawa lompatan teknologi yang masif, khususnya pada sektor daya tahan baterai dan manajemen termal.

Bocoran tersebut menyoroti posisi perangkat ini sebagai “monster baterai” di kategori sub-flagship. Xiaomi tampaknya sedang merombak strategi perangkat keras mereka untuk tahun 2026 dengan memprioritaskan performa mentah dan ketahanan daya di atas segalanya, sebuah langkah yang membedakannya dari pendahulunya, Redmi K80 Ultra yang dirilis Juni 2025.

Informasi awal ini mengindikasikan bahwa Redmi K90 Ultra tidak hanya sekadar pembaruan rutin, melainkan sebuah evolusi signifikan yang menargetkan para gamer berat dan pengguna daya ekstrem. Dengan spesifikasi yang mulai terungkap, perangkat ini diprediksi akan menjadi penantang serius di pasar ponsel performa tinggi.

Ditenagai Dimensity 9500 dan Chip Khusus

Sektor dapur pacu menjadi sorotan utama dalam bocoran ini. Redmi K90 Ultra dikabarkan akan ditenagai oleh platform MediaTek Dimensity 9500 (D9500).

Namun, Xiaomi tidak hanya mengandalkan chipset utama. Laporan tersebut menyebutkan adanya “chip performa yang disetel khusus,” yang mengindikasikan kembalinya arsitektur dual-chip pada lini Redmi.

Strategi ini mirip dengan penggunaan chip Pixelworks X7 atau penerusnya, yang bertugas untuk membagi beban kerja GPU dan menangani interpolasi frame.

Hal ini memungkinkan perangkat menjalankan game berat dengan frame rate tinggi yang lebih stabil tanpa membebani prosesor utama secara berlebihan. Pendekatan ini sangat krusial bagi pengguna yang mencari HP Gaming dengan performa konsisten.

Yang paling mengejutkan dari laporan DCS adalah penyebutan fitur “kipas internal” atau built-in fan. Fitur ini merupakan sesuatu yang sangat langka dan biasanya hanya ditemukan pada ponsel gaming terdedikasi seperti seri RedMagic.

Kehadiran kipas pendingin aktif ini menandakan pergeseran strategi manajemen termal Xiaomi untuk mempertahankan performa puncak Dimensity 9500 dalam jangka waktu lama.

Langkah berani Xiaomi menyematkan kipas fisik ini mengingatkan pada inovasi kompetitor yang juga fokus pada suhu perangkat.

Sebagai perbandingan, teknologi Sistem Pendingin canggih kini menjadi standar wajib bagi ponsel yang ingin mendominasi segmen hardcore gaming.

Baterai 8500mAh: Standar Baru Ketahanan

Spesifikasi yang paling mencolok dari Redmi K90 Ultra adalah kapasitas baterainya. Unit rekayasa atau engineering unit yang sedang diuji saat ini memiliki sel baterai berkapasitas 8500mAh±. Bahkan, laporan tersebut menyebutkan bahwa manufaktur masih berusaha untuk memaksimalkan kapasitas ini lebih jauh lagi.

Kapasitas sebesar ini jauh melampaui standar industri saat ini dan merepresentasikan evolusi masif dari generasi sebelumnya. Meskipun memiliki densitas baterai yang sangat padat, perangkat ini tetap mendukung pengisian cepat kabel 100W dengan “kompatibilitas tinggi”.

Istilah ini kemungkinan merujuk pada dukungan standar universal PD/PPS di samping protokol proprietari Xiaomi sendiri.

Tren peningkatan kapasitas baterai secara ekstrem ini tampaknya akan menjadi tema utama di tahun 2026. Kompetitor lain juga mulai berlomba menghadirkan Baterai 15.000mAh atau kapasitas jumbo lainnya untuk mengakomodasi kebutuhan daya chipset modern yang semakin kencang.

Layar Kencang, Kamera “Cukup Scan Kode”

Untuk mengimbangi performa mesinnya, Redmi K90 Ultra akan dibekali panel layar dengan “refresh rate ultra-tinggi”. Hal ini konsisten dengan sejarah seri K yang kerap menawarkan layar 144Hz atau lebih tinggi, menjamin visual yang mulus untuk kebutuhan kompetitif.

Namun, ada harga yang harus dibayar untuk semua keunggulan performa dan baterai tersebut. Ketika ditanya mengenai lensa telefoto, DCS memberikan jawaban kriptik: “Jika Anda bisa memindai kode, maka Anda sudah berhasil.”

Dalam istilah slang penggemar teknologi Tiongkok, ini mengonfirmasi bahwa sistem kamera hanya bersifat fungsional dan bukan prioritas.

Kemungkinan besar, Redmi K90 Ultra hanya akan menggunakan sensor utama standar yang ditemani lensa sekunder dasar. Absennya kemampuan zoom canggih ini dilakukan demi menekan harga jual dan menyediakan ruang fisik yang cukup untuk baterai raksasa serta kipas pendingin di dalam bodi ponsel.

Kompetisi Ponsel Performa 2026

Bocoran ini juga menyinggung lanskap kompetisi di masa depan. OnePlus Ace 6 Ultra disebut sebagai pesaing langsung Redmi K90 Ultra. DCS mengonfirmasi bahwa Ace 6 Ultra juga menargetkan kapasitas baterai yang “dimulai dengan angka 8” (8000mAh+).

Hal ini menandakan adanya pergeseran industri secara luas menuju kapasitas baterai ekstrem pada ponsel performa di tahun 2026.

Jika dibandingkan dengan Redmi K80 Ultra yang menggunakan Dimensity 9400+ dan pompa pendingin ice-sealed 3D, kehadiran kipas internal dan baterai 8500mAh pada K90 Ultra adalah lompatan yang sangat agresif.

Xiaomi tampaknya siap mengorbankan ketipisan perangkat dan kemampuan fotografi demi mengejar durabilitas dan performa gaming tanpa kompromi. (Icha)

Terobosan AI Xiaomi Tembus ICLR 2026, Kenalkan Algoritma Otonom DIPOLE

0

Telko.id – Pendiri Xiaomi, Lei Jun, secara resmi mengumumkan pencapaian monumental bagi laboratorium kecerdasan buatan (AI) perusahaan.

Sejumlah makalah penelitian dari tim Xiaomi telah diterima untuk dipresentasikan dalam International Conference on Learning Representations (ICLR) 2026.

Konferensi ini dikenal luas sebagai salah satu panggung paling bergengsi di dunia untuk memamerkan kemajuan terbaru dalam bidang kecerdasan buatan.

Karya-karya yang terpilih mencakup berbagai batasan kritis dalam pengembangan AI modern. Topik yang diangkat meliputi penalaran multimodal, pembelajaran penguatan atau Reinforcement Learning (RL), agen GUI, hingga pembuatan audio.

Namun, sorotan utama dari pencapaian ini tertuju pada inovasi mereka dalam sistem mengemudi otonom end-to-end, yang menjanjikan evolusi signifikan bagi industri otomotif pintar.

Salah satu penelitian yang menjadi pusat perhatian adalah makalah berjudul “Dichotomous Diffusion Policy Optimization” atau disingkat DIPOLE.

Penelitian ini menonjol karena penerapannya yang langsung pada sistem mengemudi otonom dan model pengambilan keputusan berskala besar.

Inovasi ini hadir di tengah gencarnya pengembangan ekosistem cerdas perusahaan, termasuk peluncuran berbagai Perangkat AIoT yang semakin canggih.

Tantangan Stabilitas dalam Model Difusi

Dalam dunia pengembangan AI generatif saat ini, strategi berbasis difusi dianggap sebagai standar emas. Hal ini dikarenakan kekuatan ekspresifnya yang tinggi serta kemampuan kontrol yang mumpuni.

Meski demikian, penerapan strategi ini pada Reinforcement Learning (RL) untuk pengambilan keputusan menciptakan hambatan teknis tersendiri.

Masalah utama yang dihadapi adalah instabilitas pelatihan saat melakukan optimasi langsung. Metode pendekatan Gaussian yang sering digunakan sebelumnya terbukti memakan biaya komputasi yang sangat mahal.

Selain itu, metode tersebut memerlukan langkah denoising yang berlebihan, sehingga dinilai tidak praktis untuk aplikasi real-time seperti pada kendaraan otonom yang membutuhkan respons sepersekian detik.

Tim peneliti Xiaomi, yang dipimpin oleh penulis utama Liang Ruiming dan Zheng Yinan, menawarkan solusi melalui algoritma DIPOLE.

Algoritma ini dirancang untuk mengatasi kemacetan antara stabilitas dan kompleksitas yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan sistem otonom berbasis AI.

Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat melengkapi portofolio inovasi perusahaan, bersanding dengan produk flagship seperti Pesaing iPhone terbaru mereka yang juga mengandalkan kecerdasan buatan.

Mekanisme Kerja Algoritma DIPOLE

Logika inti dari DIPOLE adalah memeriksa kembali tujuan RL yang terregularisasi KL. Alih-alih menggunakan optimasi yang rumit dan berantakan, algoritma ini memperkenalkan konsep “regularisasi kebijakan serakah” atau greedy policy regularization. Pendekatan ini memungkinkan sistem untuk memproses data dengan lebih efisien dan terstruktur.

Secara teknis, DIPOLE melakukan dekomposisi biner terhadap kebijakan optimal. Algoritma memecahnya menjadi struktur “biner”, yaitu satu sisi yang memaksimalkan imbalan (rewards) dan satu sisi lain yang meminimalkannya.

Pemisahan ini memberikan kejelasan bagi sistem dalam membedakan tindakan mana yang paling menguntungkan dalam skenario tertentu.

Pada tahap penerapan atau inferensi, sistem menghasilkan tindakan dengan menggabungkan skor probabilitas dari dua kebijakan yang berlawanan tersebut secara linear.

Metode ini memberikan fleksibilitas luar biasa bagi sistem untuk mengatur seberapa “agresif” atau “konservatif” pengambilan keputusan yang harus dilakukan. Hal ini sangat krusial dalam situasi jalan raya yang dinamis, di mana kendaraan harus menyeimbangkan antara kecepatan dan keselamatan.

Validasi Kinerja dan Dampak Masa Depan

Algoritma DIPOLE yang diperkenalkan Xiaomi bukan sekadar konsep teoritis di atas kertas. Makalah penelitian tersebut telah memvalidasi kinerjanya melalui tiga tolok ukur (benchmark) kritis yang membuktikan keandalannya.

Pada kategori General RL, algoritma ini menunjukkan peningkatan signifikan pada standar benchmark seperti ExORL dan OGBench.

Dari sisi skalabilitas, DIPOLE sukses divalidasi pada model VLA (Vision-Language-Action) dengan skala parameter mencapai 1 miliar. Keberhasilan ini membuktikan bahwa algoritma tersebut dapat bekerja efektif pada model pondasi berskala besar, sebuah prasyarat penting untuk sistem AI modern yang kompleks.

Yang paling relevan bagi industri otomotif, algoritma ini mendemonstrasikan kinerja superior dalam NAVSIM, sebuah benchmark mengemudi otonom di dunia nyata.

Hasil ini menandakan adanya peningkatan langsung bagi sistem Pilot masa depan Xiaomi. Integrasi teknologi ini kemungkinan besar akan segera terlihat, seiring dengan upaya perusahaan yang baru saja menyelesaikan Update HyperOS ke sebagian besar perangkat mereka, menciptakan ekosistem yang semakin terpadu antara kendaraan dan perangkat pintar. (Icha)