spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1528

Ini Dia Tiga Promo XL Untuk Antisipasi ‘Mudik Digital’ Tahun Ini

0

Telko.id – Tidak dapat dipungkiri, fenomena mudik tahun ini akan semakin kuat penggunaan data oleh para pemudik. Di mana gaya hidup digital nya tidak akan dilakukan juga selama mudik. Itu sebabnya XL menyebutnya dengan mudik digital.

Gaya hidup mudik digital ini tentu harus diakomodir oleh operator seperti XL sebagai penyedia jaringan dan dijadikan momen untuk mengambil ‘untung’ sebanyak-banyak nya. Tapi, yang dilakukan XL bukan dengan memberikan tariff data yang mahal melainkan dengan ‘merangsang’ pelanggan nya untuk ‘ketagihan’ data yang lebih kuat lagi.

“XL Axiata akan menghadirkan berbagai layanan yang juga spesial bagi pelanggan. Semboyan kami dalam menghadirkan program khusus  ini adalah ‘Semangat berbagi diawali bersama XL. XL akan memberikan sesuatu yang “lebih” untuk kamu di bulan Ramadan ini, lalu bagaimana kamu akan menjalaninya?”, kata Allan Bonke Chief Commerce Officer XL Axiata.

Program pertama yang diberikan XL adalah gratis ‘YouTube 1 tahun Tanpa Kuota’ bagi pelanggan yang membeli smartphone baru. Jadi bagi pelanggan yang membeli smartphone baru dan menggunakan kartu XL maka dari system akan langsung ‘push’ aplikasi gratis YouTube ini. Hal ini dapat dilakukan karena terkait dengan EMEI smartphone. Dan, jika pelanggan ‘awet’ menggunakan nya, paling tidak satu tahun maka XL akan memberikan ‘kejutan-kejutan’ lainnya. Artinya, progam ini adalah program berkelanjutan yang akan ‘mengikat’ pelanggan untuk tidak pindah ke operator lain atau mengganti nomor.

Program kedua adalah “Nelpon Sepuasnya dengan Whatsapp dan Line (voice dan video call). program kartu perdana “XL Super Ngobrol” dengan manfaat yang diperkaya. Dengan kartu perdana ini, pelanggan dapat menelepon sesukanya dengan benefit berupa tarif sangat terjangkau dengan perhitungan per detik, atau bisa juga menelepon dan video call tanpa batas menggunakan Whatsapp dan LINE. Selain itu pelanggan dapat menikmati berbagai keuntungan tambahan lainnya, yaitu mendapatkan 100 MB untuk nonton film Indonesia lewat aplikasi terbaru “XL Super Nonton” dan 100 MB untuk kuota Youtube.

Kartu perdana “XL Super Ngobrol” bisa didapatkan pelanggan dengan harga Rp 3.000. Pelanggan bisa mendapatkannya mulai 15 Mei 2017 di toko yang menjual kartu perdana XL di seluruh Indonesia.

Program ketiga adalah “XL SuperNonton”. Program ini berupa aplikasi streaming video khusus yang dibangun oleh XL Axiata dengan menyajikan hiburan dan konten Indonesia melalui jaringan XL. Ada lebih dari 1000 jam film Indonesia yang tersedia di aplikasi ini. Selain film Indonesia, di aplikasi XL SuperNonton, pelanggan juga bisa mendapatkan konten berupa saluran-saluran TV Nasional, sinetron-sinetron Indonesia, dan juga klip-klip pilihan editor. Pelanggan bisa mendapatkan aplikasi ini melalui Google Play Store dengan menggunakan minimal Android 4.2.

Target ketiga program ini adalah perpindahan pelanggan ke data network menjadi lebih cepat. Setidak nya hingga akhir tahun, XL berharap ada tambahan pelanggan data menjadi 15 juta. Baik dari akusisi pelanggan baru maupun yang pindah dari 2G ke 4G.

Dari sisi trafik data juga diproyeksikan akan naik. Hal ini berdasarkan pengalaman tahun lalu. Di mana ketika XL mengeluarkan program Combo mampu merangsang penggunaan data. Dari yang sebelumnya hanya 1 sampai 1.5 GB perbulan mampu meningkatkan penggunaan menjadi 2GB dan terus meningkat hingga sampai saat ini sudah mencapai 3 – 4 GB. Inilah nantinya yang akan menjadi revenue bagi XL. (Icha)

Hadapi Ramadan dan Lebaran XL Tambah Kapasitas Jaringan 2-3 Kali Lipat

0

Telko.id – Bulan Ramadhan dan Lebaran adalah momen penting di Indonesia. Tradisi mudik yang mengiringi nya pun membuat operator harus siap sedia dari sisi jaringan. Pasalnya, akan terjadi peningkatan penggunaan di area tertentu. Apalagi, untuk tahun ini juga terjadi perubahan fenomen. Di mana, tahun ini akan semakin mengental koneksi digital nya. Itu sebabnya, XL menyebutnya dengan ‘Mudik Digital’.

Itu sebabnya, XL juga menyiapkan jaringan yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama Ramadan dan Lebaran. Serangkaian uji jaringan telah dilakukan di berbagai daerah, terutama di area-area yang selama ini mengalami kenaikan trafik saat Ramadan dan libur panjang Lebaran.

Uji jaringan ini sebagai antisipasi dini guna memastikan kemampuan jaringan milik XL Axiata dalam menghadapi kemungkinan kenaikan trafik semua jenis layanan. Untuk menjamin kualitas jaringan dan layanan, XL Axiata akan meningkatkan kapasitas jaringan sebesar 2-3 kali lipat di beberapa lokasi mudik.

“Berdasarkan uji jaringan yang sudah kami lakukan di sejumlah wilayah, juga dengan mempertimbangkan momentum khas yang muncul di setiap Ramadan dan Lebaran, juga dari review atas berbagai potensi yang mungkin timbul nanti, maka kami akan meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2-3 kali lipat di beberapa lokasi mudik dibanding hari-hari biasa,” kata Yessie D. Yosetya, Direktur/Chief Service Management Officer XL Axiata.

Yessie juga menambahkan bahwa “Penambahan kapasitas tersebut kami optimis akan mampu mengatasi jika terjadi lonjakan trafik yang signifikan. Secara khusus, kami juga akan memanfaatkan teknologi MME dan MSS in Pool di jaringan core yang akan memudahkan kami untuk mengalihkan kapasitas dari area yang kelebihan kapasitas ke area yang memerlukan tambahan kapasitas.”

Secara teknis dari kegiatan uji jaringan akan diketahui keunggulan dan kelemahan jaringan yang ada. Hasil uji jaringan yang telah XL Axiata lakukan menunjukkan secara umum jaringan yang ada telah siap untuk melayani pelanggan dan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran nanti.

Untuk lebih memastikan lagi kualitas jaringan yang ada, di sejumlah lokasi yang diperkirakan akan mengalami lonjakan trafik, XL Axiata telah menyiapkan sejumlah rencana penguatan jaringan, diantaranya  dengan meningkatkan kapasitas, menambah perangkat serta memanfaatkan teknologi pengalihan kapasitas secara simultan. Selain itu, juga akan dilakukan pemantauan secara ketat untuk memastikan jaringan bekerja dengan maksimal.

Uji jaringan yang telah dilakukan oleh tim XL Axiata secara mandiri antara lain telah dilakukan pada jalur kereta utara dan selatan Jakarta – Surabaya, jalan tol pantai utara Jawa, jalan lintas selatan Jawa, lintas utara dan selatan Maduara, lintas barat, tengah dan selatan Sumatera, Lintas Balikpapan – Samarinda, Lintas Banjarmasin – Palangkaraya, Banjarmasin – Barabai, Lintas Pontianak – Singkawang, dan Gilimanuk – Denpasar – Padang Bai.  Saat ini tim jaringan XL Axiata juga masih terus melakukan persiapan yang diperlukan di berbagai wilayah.

Uji jaringan sesuai standar yang disarankan oleh pemerintah dilakukan dengan cara melakukan drive test dan customer experience test. Perangkat yang dipakai antara lain adalah TEMS (test mobile system) untuk drive test, dan smartphone untuk customer experience test. Dalam uji jaringan ini, kendaraan yang dipergunakan berjalan dalam kecepatan normal.

Penyediaan jaringan yang berkualitas untuk layanan XL Axiata juga menyesuaikan dengan kondisi jalur transportasi utama, baik di Jawa maupun di pulau lain. Seperti diketahui, pemerintah sedang dalam proses membangun jalan tol lintas Jawa dan Sumatera. Beberapa ruas jalan tol paling baru baru tersebut diperkirakan sudah akan bisa dioperasikan saat musim mudik menjelang Lebaran nanti.

XL Axiata pun menyesuaikan diri dengan memasang perangkat telekomunikasi di sepanjang ruas-ruas jalan baru tersebut sebagai antisipasi kondisi jalur mudik yang semakin baik akan meningkatkan jumlah warga yang mudik dengan berkendara mobil.

Guna memenuhi kebutuhan pelanggan atas layanan yang berkualitas saat merayakan Lebaran, XL Axiata akan melakukan penguatan jaringan terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik-titik kepadatan masyarakat, baik dalam rangka mudik/pulang kampung atau berlibur di berbagai daerah di Indonesia.

Lokasi-lokasi tersebut antara lain destinasi wisata populer, pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, fasilitas transportasi seperti bandar udara, terminal bus, stasiun kereta, juga pelabuhan laut. Tidak lupa, tim XL Axiata juga akan siaga di jalur utama pulang kampung di berbagai daerah, terutama di sepanjang jalur Pantai Utara Jawa dan jalur Selatan yang rawan dengan kemacetan.

Kualitas jaringan XL Axiata di Bali
Sebagai operator dengan penguasaan pasar terbesar di Bali, XL Axiata terus menjaga performa jaringan yang ada di setiap daerah di Pulau Dewata. Kualitas jaringan menjadi hal yang penting mengingat keberadaan Bali sebagai daerah tujuan wisata utama dunia, dengan jutaan wisatawan datang sepanjang tahun. Hingga kuartal pertama 2017, pelanggan XL Axiata di Bali mencapai lebih dari 2 juta pelanggan. Sekitar 41% di antaranya telah aktif menggunakan layanan Data digital. Sebanyak 30% menggunakan 4G LTE.

Layanan XL Axiata di Bali didukung lebih dari 3.000 BTS, sebanyak 550 unit di antaranya merupakan BTS 4G. Layanan 4G sudah menjangkau seluruh atau 9 kabupaten/kota yang ada di Bali. Layanan 4G LTE tersebut juga sudah menjangkau hampir semua destinasi wisata popular yang ada, baik di pantai, perkotaan, pedesaan, hingga di daerah pegunungan. Sementara itu, layanan 3G sudah menjangkau semua wilayah di pulau itu, sehingga masyarakat setempat dan wisatawan bisa mendapatkan layanan Data digital yang berkualitas.

Bali juga menjadi daerah tujuan wisata utama bagi masyarakat Indonesia untuk mengisi libur panjang Lebaran. Jalur darat yang menghubungkan kota-kota di Jawa dengan Bali dipastikan akan mengalami kepadatan. Untuk itu, tim XL Axiata juga sudah mengantisipasinya dengan memastikan kualitas jaringan yang tersedia di sepanjang jalur tersebut. Penguatan jaringan juga akan dilakukan di titik-titik kepadatan wisatawan di berbagai lokasi wisata populer, area publik seperti pusat perbelanjaan, Bandara Udara Internasional Ngurah Rai, dan juga penyeberangan ferry Gilimanuk.

Selain melakukan uji jaringan, tim XL Axiata juga akan terus melakukan pemantauan atas kondisi jaringan di semua wilayah layanan selama 24 jam. Di lapangan, tim network juga akan bersiaga untuk melakukan tindakan darurat yang diperlukan.

Untuk memastikan secara langsung seperti apa kondisi jaringan di beberapa area di Bali, XL Axiata mengajak rombongan media berkeliling dengan kendaraan yang dilengkapi perangkat untuk menguji kualitas jaringan. Rute yang diambil pada kegiatan ini adalah Bandara Ngurah Rai – Bypass Sanur – Batubulan – Singapadu – Ubud – Seminyak – Kuta sejauh kira-kira 50 km. Jalur tersebut merupakan jalur utama yang melalui berbagai destinasi wisata, pemukiman, pusat budaya, serta pusat-pusat aktivitas warga. (Icha)

12 Sekolah di Bali Terima Donasi dari XL 1000 Sekolah Broandband

0

Telko.id – 1000 sekolah broadband adalah program XL untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan akses internet cepat dan teknologi digital. Untuk mewujudkan nya, XL menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Melalui kerja sama ini, selanjutnya XL Axiata akan mendapatkan bantuan antara lain berupa data sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna penyaluran donasi perangkat mobile broadband (MBB) untuk mengakses internet cepat 4G LTE.

XL juga akan mendapatkan dukungan moral dari pemerintah untuk mewujudkan komitmen memfasilitasi akses ke jaringan internet dengan sarana yang lebih canggih. XL Axiata membuat prioritas untuk 1.000 sekolah yang akan benar-benar bisa secara maksimal memanfaatkan fasilitas ini, selain itu mempertimbangkan lokasi, tingkat kebutuhan, prestasi sekolah, juga ekosistem penunjang di sekelilingnya.

“Sejak diluncurkan pada 2 November 2016 lalu, XL sudah menyalurkan bantuan akses internet cepat 4G LTE ke lebih dari 100 sekolah di 30 kota dan 15 provinsi,” kata Eka Bramantya Danuwirana, Chief Corporate Affair.

Eka juga menambahkan bahwa “setidaknya, sekitar 5.000 ribu siswa yang mendapatkan manfaat dari program ini. Mengingat MBB hanya bisa dioperasikan secara maksimal di jaringan 4G LTE, maka sekolah-sekolah penerima harus berada di kota-kota yang sudah terjangkau layanan 4G LTE,” ujarnya, saat penyerahan bantuan di sMKN 3 Gianyar. Bali, Senin (8/5).

Agar perangkat MBB yang donasikan bermanfaat, XL juga memberikan pelatihan kepada pengelola sekolah dan anak didik yang akan bertanggung jawab mengoperasikan perangkat serta pengguna aktifnya. Pelatihan yang dimaksud tercakup dalam Program “Melek Internet” yang menitikberatkan pada bagaimana memanfaatkan akses internet cepat untuk mengembangan keterampilan berbasis teknologi digital.

Di Bali sendiri, XL Axiata menyalurkan donasi MBB kepada 12 sekolah. Sekolah penerima adalah SMAN 2 Bangli, SMAN 1 Amlapura, SMK Pariwisata Biwi Tabanan, SMAN 1 Kediri, SMAS Pariwisata Saraswati, SMAN 5 Denpasar, SMAN 3 Singaraja, SMA N 1 Pupuan, SMKS PGRI 3 Denpasar, SMKN 1 Denpasar, SMKS TI Bali Global, dan SMKN 3 Batubulan.

XL Axiata berharap, donasi MBB untuk sekolah-sekolah di Bali tersebut akan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menambah pengetahuan dan kompetensi para siswa dalam memanfaatkan teknologi digital. Melalui pemanfaatan teknologi digital, kekayaan adat budaya dan panorama alam Bali bisa lebih terekspos dan menjadi modal ekonomi bagi masyarakat setempat untuk meraih peluang melalui ekonomi digital.

Apalagi, Bali selama ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat internasional sebagai salah satu tujuan wisata utama dunia.

Sampai saat ini, donasi Program 1.000 Sekolah Broadband telah XL Axiata salurkan ke kota-kota antara lain Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Lampung, Batam, Belitung, Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang, Serang, Bandung, Yogyakarta, Bantul, Sleman, Semarang, Pekalongan, Purwokerto, Surakarta, Surabaya, Malang, Sumenep, Bali, Lombok, Banjarmasin, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Menado. Program ini akan terus berlanjut ke kota/kabupaten lainnya seiring dengan pengembangan jaringan 4G LTE secara masif ke berbagai wilayah di Tanah Air. (Icha)

XL Memperluas Jaringan 4G LTE di Sumatera dan Jateng

0

Telko.di – Trend akses ke layanan Data digital terus meningkat di hampir semua wilayah layanan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), termasuk di kota-kota luar Jawa. Karena itu, untuk bisa mendukung produktivitas masyarakat dan khususnya pelanggan, XL Axiata terus memperluas layanan 4G LTE di Sumatera dan Jawa Tengah (Jateng).

Mulai akhir bulan ini, masyarakat di wilayah Lampung, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah, total 37 kota/kabupaten, sudah bisa mengakses layanan internet cepat tersebut untuk mendukung berbagai aktivitas.

“Kami terus memperluas layanan 4G LTE di berbagai wilayah Tanah Air sesuai dengan permintaan pelanggan. Peresmian di empat kota ini sekaligus menambah wilayah layanan 4G LTE di Sumatera dan Jawa Tengah yang kaya dengan potensi ekonomi. Secara nasional, trend akses ke layanan data digital oleh pelanggan kami memang terus meningkat di hampir semua wilayah layanan XL Axiata, termasuk di area pinggiran kota,” kata Yessie D. Yosetya, Chief Service Management Officer XL Axiata.

Yessie menambahkan bahwa “Yang menarik, trafik layanan Data paling dominan adalah akses ke video, sekitar 40%. Karena itu kami harus menyediakan jaringan data yang benar-benar berkualitas sehingga pelanggan merasa nyaman mengakses konten-konten berkapasitas besar”.

Rencana pengembangan jaringan 4G LTE oleh XL Axiata sudah dilakukan di kota-kota yang memiliki potensi secara bisnis serta telah memiliki kesiapan ekosistem layanan 4G. Di kota-kota yang baru mendapatkan layanan 4G LTE ini, pelanggan layanan Data digital XL Axiata terus mengalami peningkatan. Karena itu tidak mengherankan, saat ini di kota-kota tersebut, sebagian besar pelanggan telah secara aktif mengakses internet dan Data digital.

Untuk wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya bahkan 88% pelanggan mengakses layanan Data, Padang dan sekitarnya 70%, dan Purwokerto 70%. Sementara itu, dalam 2 tahun terakhir terjadi peningkatan trafik layanan Data masing-masing 109% di Lampung dan 28% di Padang dan sekitarnya.

Pengembangan jaringan dan infrastruktur dilakukan dengan prioritas di semua ibukota provinsi, dilanjutkan dengan pembangunan jaringan infrastruktur 4G di kota dan ibukota tingkat kabupaten. Dengan pengembangan seperti itu, maka maanfaat layanan internet cepat ini akan bisa lebih maksimal didapatkan baik oleh konsumen perorangan, kalangan usaha, industri besar, hingga pemerintahan daerah.

Cakupan layanan di setiap kota meliputi area-area yang menjadi pusat aktivitas warga dan pemerintahan, seperti pusat-pusat bisnis, pemerintahan, serta pendidikan. XL Axiata akan terus memperluas cakupan wilayah layanan ini sehingga kualitas layanan akan terus meningkat hingga ke area pinggiran kota dan bahkan pedesaan.

Untuk 13 kota/kabupaten di wilayah Lampung sebanyak total 200 BTS 4G telah siap untuk menopang layanan Data digital kepada pelanggan. Pelanggan di Kota Bandar Lampung akan lebih dulu mendapatkan akses yang luas. Sementara itu, di kota/kabupaten lainnya secara bertahap akan terus ditingkatkan area cakupannya.

Kota-kota tersebut adalah Kab. Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Mesuji, dan Tulangbawang Barat.

Sementara itu di 18 kota/kabupaten Sumatera Barat sudah tersedia total 240 BTS 4G. Kota Padang menjadi kota yang lebih dulu mendapatkan layanan di area yang lebih luas. Sementara di kota/kabupaten lainnya secara bertahap akan terus diperkuat jaringan layanan 4G.

Kota/kabupaten tersebut meliputi Kabupaten Dharmas Raya, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Sawah Lunto, Kota Solok, Kota Bukittinggi, Agam, Lima Puluh Koto, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Padang Panjang, dan Kota Payakumbuh.

Hingga akhir tahun 2017 nanti, di wilayah Sumatera kota-kota selanjutnya yang akan segera mendapatkan layanan 4G LTE antara lain Banda Aceh, Lhokseumawe, Sekayu, Tebing Tinggi, Deli, Pematang Siantar, Pangkalan Brandan, Sibolga, Brastagi, Dumai, Jambi, Lahat, Tanjung Balai Karimun, Lubuk Linggau, Muara Bungo, Muara Enim, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Muntok, Batu Raja, Bengkulu, Curup, Kayu Agung, dan Kota Bumi.

Sementara itu, untuk layanan di Jawa Tengah, akses layanan Data digital di Kota Purwokerto dan sekitarnya juga terus mengalami peningkatan hingga 52% dalam 2 tahun terakhir. Saat ini sebanyak 70 persen dari pelanggan di 5 kota/kabupaten di wilayah Purwokerto dan sekitarnya telah aktif mengakses layanan Data digital.

Selain Kota Purwokerto, pelanggan di 5 kota/kabupaten sekitarnya juga akan mulai bisa mengakses layanan 4G. Kota-kota tersebut adalah Cilacap, Purbalingga, Banyumas, Kebumen, dan Banjarnegara. Total di wilayah tersebut telah didukung dengan 310 BTS 4G. Tahun ini juga, XL akan menggelar layanan di kota-kota lainnya di Jateng, yaitu antara lain Kendal, Kudus, Purworejo, Purwodadi, Jepara, Pati, Wonogiri, Klaten, Sragen, dan.Wonosobo.

Saat ini, XL Axiata telah melayani pelanggan di 103 kota/kabupaten di berbagai wilayah Indonesia dengan layanan 4G LTE. Di awal April 2017 lalu, telah diresmikan layanan 4G di dua kota besar Kalimantan Timur, yaitu Samarinda dan Balikpapan. Total jumlah pelanggan XL Axiata yang menggunakan 4G lebih dari 15 juta. XL Axiata pun terus membangun infrastruktur dan teknologi pendukung untuk internet cepat ini. Sampai akhir tahun 2017 nanti XL Axiata mentargetkan sedikitnya 17 ribu BTS 4G untuk menopang layanan di 330 kota/kabupaten. (Icha)

 

 

 

Telkomsel Tunjuk Tiga Direktur Baru

Telko.id – Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jum’at (5/5/2017), PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom) dan Singapore Telecommunications Ltd. (SingTel) selaku pemegang saham Telkomsel melakukan penyegaran di tiga posisi yakni: Direktur Sales, Direktur Network dan Direktur Human Capital.

Penetapan susunan baru direksi Telkomsel sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat bisnis, organisasi dan sumber daya manusia secara berkelanjutan yang dibutuhkan untuk menjadikan Telkomsel tetap bertumbuh dan tetap menjadi yang terdepan.

Adapun yang ditetapkan menjad Direktur Sales adalah Sukardi Silalahi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Network Telkomsel. Sebelumnya, posisi ini dijabat oleh Mas’ud Khamid yang kini menjabat sebagai Direktur Consumer Service Telkom Indonesia.

Sementara itu posisi Direktur Network diisi oleh Bob Apriawan, sedangkan Irfan Tachrir sebagai Direktur Human Capital Management menggantikan Priyantono Rudito.

Dengan demikian, susunan Direksi Telkomsel selengkapnya adalah:
Presiden Direktur/President Director : Ririek Adriansyah
Direktur/Director of Sales : Sukardi Silalahi
Direktur /Director of Finance : Heri Supriadi
Direktur/Director of Human Capital Management : Irfan Tachrir
Direktur/Director of Network : Bob Apriawan
Direktur/Director of Planning & Transformation : Edward Ying Siew Heng
Direktur/Director of IT : Montgomery Hong
Direktur/Director of Marketing : Alistair Johnston

(Icha)

 

KFC Gunakan Solusi Bisnis Telkomsel Demi Kemudahan Komunikasi

Telko.id – Jumlah outlet KFC yang ratusan dan jumlah karyawan yang ribuan membuat Fast Food Indonesia membutuhkan solusi system komunikasi dan informasi yang memadai. Untuk itu, dipilih lah solusi bisnis dari Telkomsel. Dengan demikian operasional perusahan, menjadi lebih mudah dan nyaman.

Kerja sama ini meliputi kesepakatan bersama dan komitmen dari Fast Food Indonesia menggunakan layanan MyGroup dengan fasilitas fitur Close User Group (CUG) yang menyediakan layanan telpon dan SMS gratis ke sesama karyawan di seluruh wilayah Indonesia yang telah didaftarkan dalam satu grup dengan berbagai variasi biaya bulanan dan bonus layanan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Selain terus mendorong pertumbuhan bisnis dari layanan retail, Telkomsel juga tetap melanjutkan konsistensinya untuk mendorong pertumbuhan bisnis melalui penyediaan layanan solusi bisnis korporasi yang kali ini telah dipercaya oleh Fast Food Indonesia sebagai pemegang hak waralaba KFC,” kata Yetty Kusumawati, Executive Vice President Area Jabotabek Jabar Telkomsel.

Yetti juga berharap agar pemanfaatan layanan solusi bisnis korporasi Telkomsel ini akan dapat memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi seluruh karyawan Fast Food Indonesia dalam memaksimalkan fasilitas komunikasi korporasi untuk mendukung jalannya operasional serta mendorong peningkatan produktivitas perusahaan.

“Di area Jabotabek Jawa Barat sendiri, Telkomsel telah melayani lebih dari 8.700 korporasi dari berbagai bidang industri seperti perbankan, pertambangan, distribusi logistik, manufaktur, bisnis waralaba, termasuk segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan pertumbuhan sekitar 21% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah pelanggan dari segmen korporasi tahun ini tumbuh sekitar 16,5%, dengan total mencapai lebih dari satu juta pelanggan,” kata Nyoman Adiyasa, General Manager Account Management Jabotabek Jabar Telkomsel.

Saat ini, Telkomsel memiliki sejumlah andalan lini layanan solusi bisnis korporasi Telkomsel, seperti Enterprise Mobility (meliputi layanan Voice, SMS, APN Corporate, Flash, dan Blackberry), Cloud Services (meliputi solusi layanan solusi e-Commerce, e-Accounting, Business Connect, m-POS, dan Sales Force Automation), Value Added Services (meliputi layanan Top Up Corporate dan NSP Corporate) dan M2M (meliputi solusi layanan Machine-to-Machine).

“Komitmen Telkomsel dalam memberikan fasilitas layanan solusi bisnis korporasi yang menyeluruh juga diwujudkan dengan menghadirkan layanan personal dari Corporate Account Manager yang didedikasikan khusus untuk melayani kebutuhan pelanggan korporat,” kata Nyoman menambahkan.

Selain itu, pemenuhan solusi kebutuhan layanan bisnis korporasi Telkomsel juga sudah terintegrasi dengan seluruh titik layanan pelanggan Telkomsel mulai dari layanan walk-in GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia, layanan call center 133 yang beroperasi 24 jam serta layanan pelanggan berbasis digital melalui aplikasi MyTelkomsel” pungkas Nyoman.  (Icha)

Indosat Perluas Jangkauan Mobile Money Dengan Luncurkan Paypro

0

Telko.id – Untuk layanan mobile payment Indosat, tentu sudah banyak yang tahu bahwa namanya DompetKu. Berbagai transaksi keuangan dapat dilakukan dengan DompetKu ini. Tapi untuk lebih banyak lagi merangkul pelanggan pada usia milenial, Indosat kini mengeluarkan lagi layanan mobile payment yang namanya IM3 Ooredoo Paypro. Di mana, para pengguna IM3 Ooredoo banyak digunakan oleh pelanggan diusia muda.

“Paypro ini merupakan hasil kerjasama dengan pihak ketiga penyedia layanan keuangan dan transaksi digital untuk provide mobile money. Sedangkan, DompetKu akan tetap ada hanya sedang digodok untuk pengembangan selanjutnya,” kata Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

PayPro ini akan menjadi layanan digital modern untuk melakukan pembayaran transaksi harian dengan aman, mudah, dan handal yang diterima secara luas mulai dari transportasi, belanja harian, pembayaran listrik, hingga pengiriman uang melalui ponsel. Pelanggan IM3 Ooredoo dapat menikmati kemudahan layanan PayPro tanpa perlu kartu kredit atau transfer melalui bank.

Selain itu, pelanggan akan mendapatkan cashback 20% ketika melakukan transaksi dengan PayPro, dan dapat melakukan isi ulang saldo PayPro di ribuan outlet IM3 Ooredoo.

Untuk memanfaatkannya, pelanggan IM3 Ooredoo dapat melakukan pembayaran menggunakan PayPro hanya dengan menekan *123*4# dari ponsel mereka untuk membayar berbagai kebutuhan harian seperti Commuter Line, Grab, Alfamart, Indomaret, PLN, BPJS, dan pengiriman uang.

Selama periode promo, pelanggan IM3 Ooredoo akan menerima cashback 20% saat berbelanja di Alfamart dan Indomaret, pembayaran ataupun pembelian token listrik, pembayaran BPJS, pengiriman uang, pembelian Voucher Grab, dan saat isi ulang saldo stiker PayPro untuk Commuter Line.

Cashback dapat diterima pelanggan hingga Rp50.000 per transaksi, dan berlaku untuk 3 transaksi dalam 1 hari. Selain itu, pelanggan juga akan menerima tambahan diskon 20% dari Grab saat membeli Voucher Grab yang dapat digunakan untuk layanan GrabBike dan GrabCar, ini berarti pelanggan IM3 Ooredoo dapat menikmati penghematan sebesar 40% saat mereka membayar GrabBike dan GrabCar menggunakan PayPro.

“Dengan adanya PayPro Anda dapat memegang kendali sepenuhnya untuk kebutuhan harian, cukup dalam satu genggaman,” ujar Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo. (Icha)

Nokia Sebarkan Teknologi Baru Untuk Bantu Navigasi Jamaah Umroh dan Haji

Telko.id – Setiap waktu Mekah selalu ramai dikunjungi umat Islam dari seluruh penjuru dunia untuk menjalani ibadah umrah maupun haji. Jumlahnya jutaan. Tentu kondisi ini menjadi tantangan yang luar biasa karena harus menjamin komunikasi tetap berjalan lancar disaat yang bersamaan.

Nokia sebagai perusahaan jaringan berniat membantu para jamaah dengan mengembangkan teknologi baru yang lebih baik dalam navigasi selama menjalankan ibadah. Teknologi yang akan digunakan adalah platform Multi-access Edge Computing (MEC) untuk Zain Arab Saudi untuk pengiriman aplikasi cerdas ke pelanggan di sekitar Mekah. Penyebaran ini akan memungkinkan operator memberikan layanan navigasi pada para jamaah dan memastikan pengalaman mobile terbaik selama ibadah umrah dan haji.

Nokia menyebutkan akan melakukan uji coba pada musim haji yang akan datang. Yang dilakukan, kedua perusahaan yakni operator dan Nokia secara bersama-sama dengan memasang platform Edge Video Orchestration melalui jaringan menggunakan base station makro dan small cell untuk meningkatkan pengalaman bagi pelanggan telco.

Untuk penyebarannya, Nokia juga akan menerapkan implementasi jaringan, integrasi sistem dan perencanaan jaringan dan pengoptimalisasi layanan.

Platform Nokia MEC ini memungkinkan menempatkan aplikasi ke host yang lebih dekat ke tepi jaringan, sehingga lebih dekat juga dengan pelanggan. Yang ratings akan lebih efisien menggunakan sumber daya jaringan dan membuka peluang baru untuk pengiriman layanan yang menarik dan dirancang di lokasi dengan lalu lintas tinggi, kata spoke person Nokia dalam sebuah pernyataan.

Dengan menggabungkan MEC dengan Edge Video Orchestration, layanan videopun dapat disiarkan secara efisien ke beberapa perangkat pelanggan secara bersamaan dengan latency milidetik. Pengolahan data secara massal dilakukan dengan menggelar teknologi Pusat Data AirFrame Nokia.

“Umrah dan Haji adalah acara yang paling penting di wilayah ini dan kami bangga menawarkan layanan yang luar biasa kepada para peziarah. Sejalan dengan komitmen kami untuk menawarkan layanan terbaik kepada pelanggan kami, kami telah berinvestasi dalam memodernisasi jaringan kami di area haji. Penyebaran platform Nokia MEC dan dua aplikasi haji yang cerdas di jaringan ini merupakan tonggak sejarah lain dalam evolusi kita untuk membangun kota-kota cerdas di kerajaan ini, “kata Sultan AlDeghaither, Chief Technology Officer Zain Arab Saudi, dalam sebuah pernyataan.

Selama umrah dan haji, pelanggan dapat mendownload dan menggunakan dua aplikasi spesifik lokasi melalui jaringan MEC-enabled.

Aplikasi Zain People Finder akan membantu jamaah untuk dengan mudah menavigasi orang banyak, mencari dan bertemu dengan teman dan keluarga. Selanjutnya, aplikasi Haji Live memungkinkan mereka untuk melihat aliran video dari Gunung Al Rahmah di Arafat dan daerah Jamarat, untuk mengidentifikasi waktu terbaik dan paling tenang hari ini untuk melakukan ritual ‘melemparkan kerikil’.

“Dengan menggerakkan kemampuan pemrosesan lebih dekat ke orang dan perangkat mereka, platform cloud telco Nokia MEC memiliki potensi besar untuk digunakan untuk penyebaran kota cerdas dan akan memungkinkan operator seperti Zain meluncurkan layanan baru yang menarik bagi konsumen dan perusahaan,” Ali Al Jitawi, kepala Dari Tim Pelanggan Zain Arab Saudi di Nokia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama. (Icha)

Verizon DBIR: Jangan Remehkan Masalah Keamanan IoT

Telko.id – Era Internet of Things memang banyak ditunggu. Maklum saja, prediksi bahwa nanti akan ada 46 miliar device, sensor maupun actuator IoT yang terkoneksi pada tahun 2021. Tentu sebuah peluang yang sangat menjanjikan. Tapi, Verizon Data Breach Investigation atau Verizon DBIR melaporkan bahwa keamanan sangat perlu diperhatikan.

Pasalnya, Verizon DBIR pada ulang tahunnya ke 10 ini melihat bahwa banyak yang ada sekarang ini sudah tidak ada. Hacking dan malware menjadi factor utama dalam serangan cybersecurity. Menurut laporannya, pelanggaran terhadap keamanan ini semakin banyak.

Hasil temuannya adalah 62% dari pelanggaran adalah dalam bentuk hacking dan 51% diantaranya adalah termasuk malware. Lebih dari 80% pelanggaran terkait hacking disebagkan karena sandi yang lemah. Yang ‘menakutkan’ yang melakukan penyerangan, 25% adalah berasal dari actor internal dan 75% adalah orang luar yang 51% nya melibatkan kelompok criminal yang terorganisir. Dan yang menjadi target utama adalah lembaga keuangan, diikuti oleh sector kesehatan dan indutri ritel dan akomodasi.

Ada dua motif teratas yang ditemukan oleh DBIR adalah spionase finansial dan cyber. Selain itu, Ransomware juga menjadi isu utama, karena mampu melewati 22 jenis malware yang paling umum di DBMA 2014 ke posisi 5 yang paling umum terjadi dalam laporan tahun ini. Pelanggaran aplikasi web juga menjadi hal yang paling umum. Hal ini didorong oleh serangan tipe botnet. Dalam hal insiden, serangan denial of service adalah yang paling umum.

Keamanan IoT telah menjadi area perhatian yang meningkat, dengan insiden profil tinggi seperti serangan botnet Mirai terhadap penyedia layanan nama domain Dyn yang menurunkan situs-situs internet utama seperti Twitter, Netflix, Reddit dan CNN.

“Dengan peningkatan yang besar dalam jumlah perangkat yang terhubung dengan internet, industri dan pemerintah sama-sama sadar bahwa sebagian besar dari apa yang sudah ada di luar tidak aman dan mudah di-hack,” Verizon menyimpulkan.

Studi kasus serangan termasuk Wi-Fi dan IoT

Verizon mengemukakan ada satu contoh, seorang petugas keamanan perusahaan yang melihat ‘perilaku aneh’ di laptop dan ponsel cerdasnya setelah melakukan perjalanan. Baik laptop maupun smartphone ditemukan telah ditargetkan oleh perangkat lunak berbahaya. Hal ini terjadi setelah melakukan koneksi WiFi karena menghindari penggunaan panggilan telepon biasa sehingga menggunakan aplikasi untuk melakukan panggilan. Selain itu juga sering kali muncul iklan di situs web yang menjadi pintu masuk.

Verizon pun menunjukkan bahwa pelancong bisnis internasional ‘sering dipaksa’ melakukan kompromi keamanan saat melintasi perbatasan. Hal ini dapat berupa koneksi ke jaringanWiFi yang tidak dikenal dan tidak berbahaya untuk mengakses internet. Dalam situasi lain, pengguna harus berpisah dengan sistem laptop atau smartphone mereka di pos pemeriksaan keamanan, dan tidak mendapatkan kembali kepemilikan selama beberapa menit.

Dalam pelanggaran keamanan berbasis IoT di sebuah kampus universitas, keluhan siswa tentang akses internet yang lambat atau tidak tersedia menyebabkan ditemukannya lebih dari 5.000 sistem diskrit “membuat ratusan pencarian DNS setiap 15 menit. Dari jumlah tersebut, hampir semua sistem ditemukan tinggal di segmen jaringan yang didedikasikan untuk infrastruktur IoT.

Hal ini akan sangat mudah terjadi karena untuk kemudahan dalam mengelola dan peningkatan efisiensi sebuah kampus yang besar, mulai dari pengendalian lampu hingga mesin penjual otomatis akan terhubung ke jaringan. Sementara sistem IoT ini seharusnya diisolasi dari jaringan lainnya dan semuanya dikonfigurasi untuk menggunakan server DNS di subnet yang berbeda. Tapi pada kenyataannya tidak demikian. Botnet ini menyebar dari satu perangkat ke perangkat dengan standar brute-force force dan password yang lemah.

Jadi, begitu kata sandi diketahui, perangkat lunak perusak memiliki kontrol penuh terhadap perangkat dan akan memeriksa dengan infrastruktur perintah untuk pembaruan dan mengubah kata kunci perangkat.

Pada akhirnya, Verizon menyimpulkan bahwa konsumen, industri dan pemerintah semuanya harus berperan dalam keamanan yang lebih baik untuk IoT dan konsumen pun harus mengamankan jaringan mereka sendiri. (Icha)

Huawei Siapkan Mahasiswa UGM Jadi Glocal Starup

0

Telko.id – Indonesia dan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan UGM – Huawei Tech Day dengan tema “Dukungan teknologi Untuk Penciptaan Inovasi Sosial”. Aktivitas ini merupakan bagian dari program Huawei SmartGen, di mana Huawei mengunjungi berbagai universitas untuk berbagi pengetahuan tentang teknologi terkini di industri Teknologi Informasi and Komunikasi (TIK), solusi digital, serta gaya hidup dan tren masa depan yang berkaitan dengan teknologi.

“Kami berharap kerjasama ini akan mewujudkan kemandirian dan daya saing nasional. Terlebih, perguruan tinggi harus dapat memposisikan dirinya sebagai pusat gravitasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang menempatkan kreativitas dan inovasi dalam posisi yang strategis,” kata Paripurna P. Sugarda, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Universitas Gadjah Mada.

Paripurna juga menambahkan bahwa “UGM menjawab tantangan ini dengan melakukan reorientasi akademik sebagai universitas pusat riset (research university) yang didorong dengan semangat socio entrepreneur. Inisiatif Huawei ini merupakan bentuk nyata dukungan industri terhadap upaya UGM untuk mewujudkan socio entrepreneur university dengan membantu UGM untuk mempersiapkan lulusan yang memenuhi standar industri dan lebih awal mengetahui permasalahan industri, mendapatkan informasi terbaru mengenai inovasi teknologi di industri, dan juga menyampaikan inovasi terkini yang telah dilakukan oleh kampus”.

“Di Huawei, kami percaya bahwa TIK merupakan dan akan membentuk dunia, bahkan menjadi enabler untuk pembangunan ekonomi dan peningkatan standar kehidupan. Berdasarkan pengalaman kami, hanya dengan infrastruktur TIK dan sumber daya manusia yang kuat, dunia pintar masa depan akan dapat terwujud dan daya saing nasional akan meningkat. Jadi, kerjasama dengan UGM ini untuk dapat merangkul teknologi demi terciptanya Indonesia yang lebih baik. Oleh karena itu, setelah acara ini, kami berharap rekan-rekan mahasiswa dapat pulang ke rumah dengan pengetahuan yang lebih banyak dan ide-ide cemerlang yang dapat dikembangkan dikemudian hari,” kata Ibu Selina Wen, Director of Public Affairs and Communication, Huawei Indonesia.

Salah satu topik yang diangkat dalam acara tersebut adalah Strategy to be Glocal Start Up oleh Bapak Delly Nugraha, Strategic Regional Head Yogyakarta GO-JEK. Harapannya, para mahasiswa juga dapat terbuka wawasannya untuk menjadi Glocal Start Up. Bukan hanya sekedar menjadi pemain di lokal saja, tetapi juga mampu bersaing dan kompetitif di dunia.

Selain itu, ada juga topik tentang Smart City for Smart Citizen, Smart people using technology as breakthrough to be young Technopreneur dan The New Thing. Semua nya diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk siap menghadapi era digital dan memiliki peran untuk perekonomia digital Indonesia.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program Huawei SmartGen yang dijalin dengan 7 universitas terkemuka di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Telkom (Tel U), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk 5 program. Selain Tech Day, ada even Huawei Experience Day, Smart Campus Consultancy, Seeds for the Future, dan Student Internships. 
(Icha)