spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1507

Indosat Permudah Pelanggannya Beli Smartphone Impian

0

Telko.id – Smartphone baru terus menerus mengguyur pasar. Tak pelak, banyak masyarakat juga yang tergiur untuk selalu mengganti smartphone nya mengikuti trend terkini. Harga yang kurang terjangkau terkadang menjadi kendala untuk memperoleh smartphone impian. Untuk itu, Indosat melalui programnya IM3 Ooredoo Freedom Postpaid menjadi pilihan agar dapat memenuhi keinginan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pelanggan dapat memanfaatkan kuota besar dari paket pascabayar yang tersedia untuk semua jaringan serta nelpon dan SMS 24 Jam sepuasnya, Akses aplikasi sehari-hari tanpa kuota, sampai diskon hingga 70% pada biaya paket bulanan bagi yang menambahkan nomor baru. Sekarang, Freedom Postpaid menjadi lebih baik, IM3 Ooredoo meluncurkan Freedom Postpaid Plus untuk memberikan pilihan lebih banyak lagi kepada pelanggan. Paket ini juga memberikan manfaat lengkap dengan bonus smartphone baru, pelanggan bisa mendapatkan diskon hingga Rp6 juta untuk mendapatkan smartphone impian mereka.

Paket Freedom Postpaid Plus tersedia dengan harga terjangkau mulai Rp139.000/bulan untuk paket L, dengan total kuota internet 8GB di semua jaringan, serta nelpon dan SMS 24 Jam sepuasnya. Pelanggan paket L dapat memilih paket 12 bulan dan mendapatkan diskon Rp900.000 untuk pembelian smartphone, atau 24 bulan untuk diskon sebesar Rp1.800.000. Ada juga paket XXXL dengan manfaat lebih, seharga Rp349.000/bulan dan mendapat total kuota internet 25GB untuk pemakaian yang lebih banyak, serta diskon Rp6.000.000 untuk paket berlangganan selama 24 bulan. Diskon pembelian smartphone ini bisa didapatkan pelanggan secara langsung pada saat melakukan aktivasi, berbagai smartphone impian pelanggan mulai dari Redmi Note4 hingga produk terbaru Samsung S8+ bisa dimiliki oleh pelanggan.

“Kami selalu memberikan paket terbaik bagi masyarakat. Pelanggan sangat suka dengan paket Freedom Postpaid kami karena manfaat yang lengkap. Sekarang, pelanggan bisa mendapatkan manfaat lebih banyak lagi dengan Freedom Postpaid Plus, berupa diskon hingga Rp6 juta untuk smartphone impian mereka. Ini yang kami sebut sebagai kebebasan tanpa batas, paket dengan berbagai keuntungan serta pilihan, dan biaya berlangganan sesuai kebutuhan.” ujar Andreas Gregori, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo.

Freedom Postpaid Plus tersedia di Gerai Indosat Ooredoo atau Mitra yang bekerja sama dengan Indosat Ooredoo seperti Erafone, Oke Shop, Global Teleshop, dan Android Land. Termasuk juga dengan mengunjungi online store E-Store untuk mendapatkan berbagai pilihan smartphone yang pembayarannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, baik secara tunai, kartu debit, kartu kredit, atau cicilan dengan cara termudah.

Apapun pilihan paketnya, pelanggan pasti akan mendapatkan manfaat terlengkap dan terbaik dari IM3 Ooredoo. Mulai dari diskon smartphone hingga Rp6 juta, kuota besar di semua jaringan, nelpon dan SMS 24 Jam sepuasnya, serta Stream On & Aplikasi sehari-hari tanpa kuota. Selain itu, tanpa khawatir dengan jumlah tagihan yang tidak terkendali – No Bill Shock, karena pelanggan juga bisa mengontrol tagihan bulanannya dengan mudah melalui *123#.

Cara ini bisa jadi merupakan strategi Indosat untuk meningkatkan jumlah pelanggan paskabayarnya yang tentu saja memberikan kepastian untuk menambah jumlah pelanggan secara keseluruhan. Ditambah lagi, potensi pelanggan untuk berpindah operator pun dapat diminimalisir karena seperti ada kontrak dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh smartphone idamannya tersebut.

Di sisi lain, program ini juga akan mempengaruhi revenue perusahaan karena biasanya Average Rate Per Usage atau ARPU pada pelanggan paskabayar ini juga lebih tinggi dibandingkan pelanggan prabayar. (Icha)

 

 

7 dari 10 Orang Indonesia Suka Beli Smartphone Preloved

0

Telko.id – Hampir semua merek smartphone mengeluarkan produk baru setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan kebanyakan orang Indonesia ingin terus berusaha mengikuti tren terbaru. Namun bagaimana dengan ponsel lama mereka? Setelah beberapa waktu, ponsel lama akhirnya menumpuk di rumah karena hadirnya smartphone terbaru.

Untungnya, pasar e-commerce yang kian meningkat saat ini memudahkan orang Indonesia untuk menemukan dan menjual smartphone preloved dengan harga yang terjangkau.

Berdasarkan hasil survei terbaru dari Carousell menemukan bahwa 52% orang Indonesia berpikir bahwa mereka dapat menghasilkan hingga Rp3 juta dengan menjual gadget yang sudah tidak terpakai dan bahkan 36% dari mereka berpikir dapat menghasilkan hingga Rp10 juta. Hal ini tentunya bisa membantu mereka untuk membeli smartphone keluaran terbaru.

“Data internal kami menunjukkan bahwa smartphone yang dirilis dalam satu tahun terakhir dapat mempertahankan rata-rata hingga 70% dari harga asli mereka saat dijual di Carousell. Pengguna Carousell bisa menghemat hingga 50% untuk iPhone X baru dengan uang yang mereka hasilkan. Melihat fakta ini, kami berharap Carousell bisa menjadi tempat yang tepat untuk gadget berkualitas namun terjangkau untuk dimiliki para orang Indonesia,” ujar Olivia Lautner, Associate Country Manager, Carousell Indonesia.

Salah seorang pengguna Carousell yang bekerja sebagai broadcaster, Greggy Giorgio, mengungkapkan bahwa Carousell memudahkannya dalam menjual kamera preloved. “Saya sukses menjual berbagai kamera preloved, seperti DLSR Olympus 1000D, Olympus E450, dan Lensa HD Zoom 360 di Carousell dengan respon yang sangat banyak. Kesederhanaan aplikasi Carousell memungkinkan penjualan barang gadget preloved dengan cepat,” ujar Greggy.

Carousell, sebuah mobile classifieds marketplace, melakukan survei dengan 1.000 orang Indonesia berusia 20-40 tahun, yang menunjukkan bahwa kategori elektronik dan gadget memiliki nilai tertinggi di pasar preloved. Bahkan 7 dari 10 orang Indonesia mempertimbangkan untuk membeli smartphone preloved daripada yang baru. Sebelum membuat keputusan akhir, 89% mempertimbangkan kondisi gadget preloved, diikuti dengan pentingnya mendapat satu set yang masih lengkap dan garansi yang masih berlaku. Survei Carousell juga menunjukkan bahwa 74% orang Indonesia rela menghabiskan lebih dari Rp5 juta untuk gadget dalam setahun.

Barang elektronik dan gadget preloved adalah salah satu dari tiga kategori teratas di Carousell Indonesia. Millennial menjadi yang tercepat untuk memanfaatkan kemudahan dalam membeli dan menjual smartphone preloved, dengan jumlah sekitar 390.000 listing pada kategori elektronik dan gadget. (Icha)

 

 

 

CEO Indosat Ooredoo Mundur Dari Jabatan

0

Telko.id – Setelah beberapa hari belakangan rumor tentang mundurnya Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, baru hari ini pengumuman resminya dikeluarkan. Alexander Rusli yang sudah menjabat sejak November 2012 memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua terbesar di Indonesia.

“Kami telah menerima pemberitahuan dari Direktur Utama dan CEO kami, Alexander Rusli, bahwa beliau memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo,” ujar Komisaris Utama Indosat Ooredoo, Waleed Mohamed Ebrahim Al-Sayed.

Padahal, selama lima tahun terakhir, Alex telah memimpin Indosat Ooredoo melewati proses program transformasi yang menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan laba bersih yang positif sebagai hasil dari pertumbuhan konsumen yang tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Alex atas kontribusinya yang amat berharga kepada Indosat Ooredoo dan mendoakan yang terbaik bagi kesuksesannya di masa yang akan datang,” kata Waleed menambahkan.

Alex sendiri sudah bergabung dengan Indosat Ooredoo sejak Januari 2010 sebagai Komisaris Independen dan ditunjuk sebagai Direktur Utama dan CEO pada November 2012.

Apa alasan Alexander Rusli ini mundur? “Kontrak 5 tahunan sudah habis. Time to move on dari pada mundur ditengah jalan,” begitu Alex menjelaskan dalam pesan singkatnya.

Sebelumnya, memang ada rumor yang beredar bahwa Key Performance Index atau KPI dari Dirut dan pemegang saham tidak sama yang membuat terjadi negosiasi cukup alot untuk memperpanjang kontrak selanjutnya dari CEO Indosat ini. Pasalnya, jika tidak ada kesepahaman KPI ini maka akan sulit untuk melihat hasil kinerja sebuah jabatan. Dikabarkan juga bahwa ketidaksepakatan dari KPI ini yang membuat Alex memutuskan untuk mundur dari jabatannya.

Untuk selanjutnya, Indosat Ooredoo akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di November 2017 untuk memutuskan penerus Alexander Rusli.  Director and Chief Sales and Distribution Officer, Joy Wahjudi, yang telah dipersiapkan sebagai penerus selama tiga tahun terakhir, akan menjalani tanggung jawab Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo dalam masa transisi ini.  (Icha)

Indosat Bakal Buka Akses Data Pelangganya Untuk Peserta IWIC ke 11

0

Telko.id – Apa sih yang dibutuhkan oleh para developer untuk bisa tumbuh dan berkembang? Salah satu nya adalah akses ke operator yang kini menjadi sentral dalam pertumbuhan digital. Terutama akses data ke pelanggan. Hal inilah yang juga dilihat oleh Indosat Ooredoo. Itu sebabnya, operator ini pun membuka aksesnya. Hanya saja, pada awal baru pada peserta kompetisi IWIC.

Cara mengaksesnya adalah melalui API atau API atau application programming interface yang merupakan perangkat fungsi dan protokol untuk membangun aplikasi perangkat lunak. Hal ini juga ‘meniru’ dari beberapa Over The Top atau OTT aplikasi tenar dunia yang sudah melakukannya terlebih dahulu.

Pembukaan akses ke pelanggan melalui API ini juga yang membedakan antara IWIC ke 11 yang sudah ‘Go Global’ sejak tahun lalu dengan IWIC sebelumnya. API ini sendiri dapat diperoleh peserta IWIC melalui sosialisasi yang akan dilakukan oleh Indosat Ooredoo.

”Langkah ini sebagai penegasan kembali komitmen kami mewujudkan Indonesia Digital Nation melalui visi kami menjadi perusahaan digital terkemuka di Indonesia pada usia ke 50 di tahun ini. Kompetisi IWIC ke-11 ini juga merupakan bentuk komitmen kami mewujudkan visi tersebut, sebuah ajang kompetisi inovasi teknologi di bidang mobile pertama dan secara konsisten dilakukan sejak 10 tahun yang lalu. IWIC mengundang para talenta muda digital di Indonesia juga di negara-negara lain untuk berkompetisi ide, kreatifitas, serta inovasi digital untuk mempermudah hidup masyarakat,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.

Alex juga menambahkan bahwa ”Indosat berharap semakin banyak aplikasi yang bisa dinikmati masyarakat, karena ke depan para developer akan dapat berkenalan dengan API Indosat Ooredoo. API atau application programming interface merupakan perangkat fungsi dan protokol untuk membangun aplikasi perangkat lunak. API yang disediakan Indosat Ooredoo akan memberikan akses lebih cepat terhadap sebuah aplikasi untuk dapat berinteraksi dengan pelanggan.

Setidaknya, pada tahap awal akan ada 9 API yang disediakan bagi para developer peserta IWIC ke 11 ini. Diperjalanannya akan terus ditambah dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, ke depan, API ini juga akan dibuka secara terbuka pada developer umum.

Langkah ini diyakini oleh Alex akan memberikan keuntungan pada Indosat dan industry digital Indonesia karena tidak hanya para developer besar saja yang mampu bekerjasama dengan operator terapi juga developer kecil dan menengah pun bisa melakukan. Bahkan, Alex yakin bahwa konsep yang baru di Indonesia ini juga akan diikuti oleh operator lain.

Dampak bagi bisnis Indosat pun diyakini oleh Alex akan terjadi. Namun, tidak dalam waktu dekat karena API ini juga membutuhkan sosialisasi ke masyarakat agar dapat dengan mudah ‘mengawinkan’ antara ide kreatif yang dimiliki dengan API yang dikeluarkana oleh Indosat tersebut. “Direncanakan, API untuk developer umum ini akan diperkenalkan pada bulan November mendatang,” ujar Alex menambahkan.

Sebagai informasi, API Indosat ini memungkinkan para developer ini untuk mengakses pelanggan dengan berbagai variable yang dibutuhkan. Misalnya, kelompok umur tertentu, wilayah tertentu hingga ARPU tertentu. Itu sebabnya, API ini sangat komplek persiapannya. Terutama, karena membutuhkan akses ke billing system maupun system charging Indosat.

Dari sisi keamanan, Alex menyakinkan bahwa konsep API ini lebih aman. Pasalnya, ada layer-layer di API yang menjaga data pelanggan Indosat. Ketimbang, bentuk kerjasama yang B to B. Di mana, akses data pelanggan lebih masuk lagi ke core yang agak sulit untuk dijaga keamanannya.

Pada program IWIC ke-11, kategori kompetisi yang dapat diikuti yaitu: kategori Kids & Teens, Beginner, Professional  dan Women & Girls. Kategori-kategori ini akan berkompetisi untuk ide dan aplikasi di bidang Entertainment, Utility, Media (social media, chatting, ebook) dan juga Special Needs. Para peserta dapat membuat ide dan aplikasi untuk system operasi Android, iOS, Windows Mobile.

IWIC ke-11 juga dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan roadshow dan gathering komunitas, hackathon dan bootcamp menjelang grand final IWIC. Para pemenang IWIC akan mendapatkan berbagai hadiah menarik diantaranya uang tunai senilai total ratusan juta rupiah serta kesempatan untuk mengunjungi berbagai perusahaan global. (Icha)

Pengguna Data Jabodetabek Jabar Telkomsel Tumbuh 23%

0

Telko.id – Telkomsel konsisten menggelar dan memperluas jangkauan jaringan berteknologi berteknologi terdepan 4G LTE diseluruh Indonesia. Khusus di wilayah operasional Jabodatabek Jabar tumbuh hingga 189% hingga pertengahan tahun ini. Hal ini mendorong pertumbuhan pengguna layanan data mencapai lebih dari 23% di Jabotabek dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan yang cukup besar ini menginspirasi Telkomsel menggelar program sinergi dengan mitra penjual device guna memastikan pelanggan mendapatkan perangkat smartphone yang tepat disertai produk seluler berbasis broadband yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Program tersebut adalah Telkomsel Smartphone Vaganza di wilayah operasional Regional Central Jabotabek dan BIG SEL (Beli Gadget Dapat Surprise Telkomsel) di Regional Eastern Jabotabek.

“Program Telkomsel Smartphone Vaganza dan BIG SEL yang digelar bekerja sama dengan sejumlah mitra outlet penjual device di wilayah Jabotabek ini merupakan salah satu wujud apresiasi kami atas kepercayaan pelanggan dalam memanfaatkan layanan data Telkomsel untuk memaksimalkan smartphone yang digunakan, terutama yang sudah didukung teknologi terbaru 4G LTE,” kata Agus Mulyadi, Vice President Sales dan Marketing Jabotabek Jabar Telkomsel.

Kedua program tersebut digelar Telkomsel sejak bulan April hingga Agustus 2017 dengan menggandeng sejumlah mitra outlet penjual device yang berada di pusat perbelanjaan atau Mall di wilayah Jabotabek. Dengan mekanisme setiap transkasi pembelian smartphone terbaru di outlet tersebut yang disertai bundling aktivasi paket data Telkomsel, pelanggan berkesempatan mendapatkan kupon undian berhadiah, dengan hadiah utama motor matic dan mobil.

Untuk program BIG SEL sendiri telah berlangsung di 11 pusat perbelanjaan di Regional Telkomsel Eastern Jabotabek seperti Bogor Trade Mall, ITC Cibinong, Plaza Jambu Dua, Depok Town Square, ITC Depok, Bekasi Cyber Park, Mega Bekasi Hypermall, Plaza Cibubur, Sentra Grosir Cikarang, Karawang Central Plaza dan Plaza Pondok Gede. Sedangkan program Telkomsel Smartphone Vaganza sendiri diselenggarakan di 4 pusat perbelanjaan di Regional Central Jakarta, yaitu PGC Cililitan, ITC Cempaka Mas, ITC Roxy Mas dan ITC Kuningan Ambassador.

Pada pertengahan bulan September 2017 ini Telkomsel telah melakukan pengundian pemenang kedua program tersebut yang juga disaksikan oleh perwakilan outlet, Dinas Sosial dan Kepolisian setempat. Untuk para pemenang 4 unit mobil pada Program Telkomsel Smartphone Vaganza Telkomsel juga telah melakukan penyerahan secara simbolis hadiah tersebut yang berlangsung di Pusat Grosir Cilitan (PGC).

“Telkomsel yakin program sejenis ini akan semakin memperkuat penetrasi dalam menghadirkan ekosistem Device-Network-Application (DNA) secara menyeluruh dengan menggandeng berbagai pihak, seperti mitra outlet penjual device. Kami juga berharap program ini akan meningkatkan loyalitas dan length of stay pelanggan dalam memanfaatkan beragam layanan berbasis broadband Telkomsel” tutup Agus. (Icha)

Bank Mandiri Tunjuk Telkomsel Untuk Solusi Bisnis Korporasinya

0

Telko-id – Dalam upaya meningkatkan penetrasi layanan berbasis solusi bisnis korporasi (Corporate Business Solution), Telkomsel melaui unit kerja Regional Account Management Area Jabotabek Jabar berhasil menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra untuk menghadirkan kemudahan dan kenyamanan akses layanan telekomunikasi seluler di lingkungan karyawan dan manajemen Bank Mandiri, khususnya di wilayah operasional Regional Jakarta 3, (19/9).

Kesepakatan kerja sama yang ditanda tangani bersama oleh perwakilan Telkomsel dan Bank Mandiri ini untuk tahap awal akan menyediakan paket khusus layanan pasca bayar KartuHALO Telkomsel berbasis layanan bisnis korporasi untuk sekitar 4100 karyawan Bank Mandiri di wilayah operasional Regional Jakarta 3. Penyediaan paket layanan korporasi yang lengkap dan terjangkau ini juga tidak terbatas antar sesama karyawan, namun juga dapat dimanfaatkan oleh keluarga karyawan Bank Mandiri.

“Mewakili manajemen Telkomsel kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Manajemen Bank Mandiri, terutama dari Regional Jakarta 3, yang telah berkomitmen untuk memanfaatkan layanan komunikasi mobile berbasis solusi bisnis korporasi guna menunjang kemudahan dan kenyamanan koordinasi kerja antar karyawan Bank Mandiri di seluruh Indonesia,” kata Agus Mulyadi, Vice President Sales and Marketing Area Jabotabek Jabar Telkomsel saat acara penandatanganan kerja sama sinergis ini.

Sementara itu, Teuku Ali Usman selaku CEO Regional Jakarta 3 Bank Mandiri menambahkan “Pemanfaatan akses komunikasi karyawan Bank Mandiri menggunakan layanan berbasis solusi bisnis korporasi Telkomsel ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam melanjutkan sinergi yang kuat antar perusahaan BUMN, dimana Telkomsel juga merupakan bagian Telkom Group. Kami berharap, akses komunikasi dan koordinasi antar karyawan juga akan semakin dimudahkan dengan memanfaatkan jaringan Telkomsel yang sudah terjangkau hingga wilayah pelosok di Indonesia.”

Selain itu, sebagai wujud percepatan dalam adopsi layanan berbasis broadband dan gaya hidup digital, Telkomsel juga mendukung program yang dihadirkan Bank Mandiri untuk karyawannya di wilayah operasional Regional Jakarta 3 yang memberikan promo harga khusus karyawan untuk pembelian smartphone 4G LTE terbaru, yang mana nantinya sudah termasuk bundling kartu pasca bayar Telkomsel yang sudah dilengkapi paket layanan berbasis bisnis korporasi Telkomsel dengan harga terjangkau.

Saat ini, untuk wilayah operasional Area Jabotabek Jabar, Telkomsel telah melayani lebih dari 1 juta pelanggan korporasi dari lebih 8900 perusahaan yang telah menggunakan layanan Corporate Business Solution Telkomsel sebagai penunjang aktifitas koordinasi perusahaan. Dengan dukungan sekitar 28 ribu BTS, yang mana 21 ribu BTS diantaranya sudah berteknologi broadband 3G dan 4G, layanan Telkomsel telah menjangkau lebih dari 90% wilayah populasi di Area Jabotabek Jabar.

“Jangkauan layanan Telkomsel yang tersebar di seluruh wilayah hingga pelosok Indonesia diharapkan juga dapat menjadi pendukung bagi hadirnya layanan telekomunikasi seluler berbasis korporasi untuk dapat menopang aktivitas perusahaan yang memiliki kantor perwakilan hingga tingkat kabupaten di seluruh Indonesia, terutama Bank Mandiri sebagai salah satu perusahaan BUMN yang memiliki penetrasi pasar yang cukup luas dan merata” pungkas Agus.  (Icha)

 

Indosat Ooredo Gencar Kampanye ‘Bijak Bersosmed’ Pada Generasi Muda

0

Telko.id – Masih ada saja para generasi muda Indonesia yang masih belum bijak melakukan kegiatan social media nya. Akibatnya, dapat berdampak buruk pada dirinya sendiri maupun lingkungannya. Itu sebabnyam Indosat Ooredoo begitu gencar mengkampanyekan ‘Bijak Bersosmed’ agar generasi muda juga dapat lebih memanfaatkan social media dengan lebih kreatif.

Dalam rangka kampanye tersebut, Indosat Ooredoo melakukan sosialisasi di SMA YWKA (Yayasan Wanita Kereta Api), Jl. Elang II/3 – Kota Bandung hari ini. Acara yang bertemakan Seminar & Workshop “Bijak Bersosmed” ini juga dihadiri oleh Blogger Senior, Mira Nurfahlia Sahid, Founder KelasKita, Stephen Ng, dan Indonesia Mengajar.

“Kami di Indosat Ooredoo mendukung gerakan #BijakBersosmed sebagai sebuah program nyata kampanye publik penggunaan sosial media yang bijak. Peluncuran gerakan #BijakBersosmed merupakan awal dari upaya untuk melihat sosial media kita agar menjadi tempat untuk menyampaikan informasi yang baik dan benar, melahirkan inovasi baru, bertukar gagasan, dan menghargai perbedaan pendapat dengan cara yang santun,” kata Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Media sosial saat ini merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak muda perkotaan. Lebih dari 132 juta populasi Indonesia, atau sekitar 51% dari total populasi Indonesia terhubung satu dengan yang lainnya melalui dunia maya dengan berbagai perangkat-perangkat digital. Pada sisi lain, dinamika politik, ekonomi, serta sosial di Indonesia yang tinggi, bahkan penuh kompetisi, membuat atmosfer media sosial Indonesia belakangan ini menjadi riuh rendah.

Gerakan #BijakBersosmed sendiri lahir dari keprihatinan para pegiat media sosial yang menyadari betapa media sosial sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Di sisi lain, kekuatan sosial media saat ini kemudian dimanfaatkan oleh sebagian kelompok untuk memproduksi konten-konten yang dapat memecah belah persatuan, ujaran-ujaran yang tak bertanggungjawab, bahkan digunakan sebagai ladang profit bagi para produsen hoaks.

Gerakan #BijakBersosmed lahir dari keprihatinan tersebut dan mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosialnya agar dapat mengamplifikasi pesan-pesan positif. Gerakan #BijakBersosmed ini sekaligus menandai peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 72, juga merupakan bagian dari rangkaian program peringatan 50 Tahun Indosat Ooredoo.

Bentuk utama dari gerakan #BijakBersosmed selain penyebaran informasi penggunaan media sosial dengan lebih bijak, didukung oleh video-video informatif dan e-book, juga berupa penyediaan ikrar #BijakBersosmed online yang dapat dilakukan dengan mengunjungi laman www.bijakbersosmed.id

Sementara itu, Indosat Ooredoo sendiri sebagai pendukung utama gerakan #BijakBersosmed ini sendiri sebelumnya sudah memberikan perhatian terhadap berbagai upaya untuk mengedukasi dan mensosialisasikan penggunaan sosial media secara lebih bijak dan positif. Seperti yang dilakukan baru-baru ini melalui volunteer program karyawan perusahaan melakukan kampanye penggunaan sosial media di SMKN 2 Jakarta, dan akan dilanjutkan di sekolah-sekolah menengah di kota lainnya dengan mengajak berbagai pegiat sosial media dalam program ini.

Indosat Ooredoo secara konsisten akan terus mendukung gerakan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam rangka memberikan manfaat positif dari perkembangan dunia digital, termasuk sosial media, kepada masyarakat Indonesia. (Icha)

 

 

Telkomsel Bakal ‘Guyur’ Pelanggannya Dengan Digital Advertising

0

Telko.id – Dengan jumlah pelanggan yang mencapai 178 jutaan, Telkomsel menjadi operator yang harus memberikan layanan yang terbaik dan informasi yang sesuai untuk setiap karakter para pelangganya. Untuk itu, operator ini mengeluarkan aplikasi ROLi untuk android.

Aplikasi digital advertising ini menyediakan berbagai fitur menarik untuk memperoleh informasi berisi promosi serta beragam konten menarik lain ini memberikan kesempatan kepada pelanggan Telkomsel untuk menikmati paket data tambahan tiap bulannya.

Aplikasi ROLi mengimplementasikan konsep Opt-in, yakni mekanisme persetujuan kepada pelanggan untuk meminta izin perihal kesediaannya menerima info, iklan, atau penawaran. Aplikasi ini menyediakan fitur Lock Screen, di mana pada saat smartphone dalam posisi idle atau diam, pelanggan dapat menerima info produk dan layanan yang sesuai dengan kategori minat dan ketertarikannya, yakni kuliner, bisnis, gadget, seni, fashion, olahraga, sepakbola, kesehatan, hiburan, musik, film, otomotif, dan travelling.

Untuk menikmati benefit di ROLi, pelanggan hanya perlu mendaftarkan nomor Telkomsel aktif yang digunakannya dan mengisi data-data pribadi yang diperlukan, seperti nama, alamat e-mail, dan tanggal lahir. Pelanggan yang mengunduh ROLi di Play Store dan mengaktifkan fitur Lock Screen secara terus menerus dapat menikmati paket data tambahan dengan kuota sebesar 300 MB setiap bulannya.

“Sebagai sebuah platform, ROLi memberikan added value dan banyak keuntungan bagi pelanggan dan brands. Dengan menggunakan ROLi, pelanggan Telkomsel bisa memperoleh promosi yang sesuai dengan minatnya dan mendapatkan tambahan paket data, SMS, telepon, serta berbagai benefit lainnya. Sedangkan bagi brands, ROLi dapat menjadi tools dalam menjangkau pasar dan konsumen baru dengan lebih efektif dan efisien,” kata Harris Wijaya, Vice President Digital Advertising Telkomsel.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan ROLi adalah kustomisasi. Dengan fitur ini, pelanggan diberi kebebasan untuk mengatur konten promosi dan informasi apa saja yang bisa tampil, baik itu pada fitur lock screen maupun pada fitur menu lain yang tersedia di dalam aplikasi ROLi. Di samping itu, pelanggan juga diberikan pilihan untuk bisa menampilkan daily quotes, foto-foto dengan kualitas highdefinition, dan foto-foto milik pelanggan pada fitur lock screen perangkat miliknya.

Keunggulan lainnya adalah fitur Koin, di mana pelanggan dapat mengumpulkan koin dan menukarkannya dengan beragam hadiah menarik yang tersedia di dalam aplikasi ROLi. Koin dapat dikumpulkan pelanggan dengan melakukan beragam aktivitas di dalam aplikasi ROLi melalui fitur-fitur menarik di dalamnya. Pada fase awal ini hadiah yang ditawarkan adalah berupa paket data, SMS, dan telepon. Ke depannya, beragam hadiah yang lebih menarik akan tersedia.

Selain melalui Lock Screen, pelanggan juga bisa memperoleh informasi maupun promosi-promosi lain dari rekanan ROLi lewat fitur Lihat Iklan (Watch Ads). Sementara itu, di samping fitur Kustomisasi dan Koin, masih banyak fitur menarik lainnya yang menjadikan ROLi berbeda dengan aplikasi sejenis di pasaran, seperti fitur Survei, Artikel, ROLi News, Undang Teman, dan lainnya.

ROLi dapat membantu berbagai brands maupun advertisers untuk mendapatkan target segmen yang lebih tepat serta menjangkau pasar dan konsumen baru yang lebih luas melalui sistem dan cara yang lebih efektif dan efisien dengan dukungan jaringan pelanggan Telkomsel yang tersebar di seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 178 juta pelanggan.

Selain menghadirkan keleluasaan bagi pelanggan untuk memilih cara mendapatkan info promo sesuai minat dan dengan cara yang lebih nyaman, kehadiran ROLi juga membuat pelanggan bisa menikmati keuntungan ganda, yakni promosi yang didapat dari aplikasi ROLi dan promosi yang diperoleh dari program pengiklan yang bekerjasama dengan Telkomsel. (Icha)

 

 

 

Pemerintah Targetkan Kelahirkan Satu Unicorn Startup Tiap Tahunnya

0

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berharap pertemuan antara komunitas e-commerce Indonesia dan Investor Jepang akan mendorong kelahiran unicorn startup baru di Indonesia. “Kali ini yang menjadi showcase Tokopedia dan Gojek. Target kita tiap tahun akan ada unicorn baru,” paparnya dalam acara Indonesia-Japan Digital NexICorn Meet Up.

Rudiantara juga mengatakan bahwa event ini akan menjadi langkah awal pemerintah dalam mengundang investor luar. “Ini langkah awal pemerintah, players dan unicorn untuk membangun ekosistem digital. Kami juga akan datang ke negara-negara yang dinilai memiliki potensi untuk berinvestasi di Indonesia. Kita tidak bisa pasif tapi perlu pro aktif untuk menjual Indonesia secara positif.” jelas Chief RA.

Pertemuan tersebut diharapkan akan dapat menghasilkan kesepakatan kerjasama bisnis. “Kita ingin serius dan terstruktur dalam berinvestasi. Pihak Jetro yang koordinir 50 investor dari Jepang akan berhadapan dengan perusahan startup yang potensial dari Indonesia untuk dilatih agar bisa menjual dan menghasilkan investasi,” harapnya.

Event ini dijelaskan oleh Menkominfo menjadi langkah awal pemerintah dalam mengundang investor luar. “Ini langkah awal pemerintah, players dan unicorn untuk membangun ekosistem digital. Kami juga akan datang ke negara-negara yang dinilai memiliki potensi untuk berinvestasi di Indonesia. Kita tidak bisa pasif tapi perlu pro aktif untuk menjual Indonesia secara positif.” jelas Chief RA.

Saat ini telah terjadi perpindahan dalam pola investasi di Jepang, dimana investasi beralih dari goods ke manufaktur. Untuk itu Menkominfo mengajak para investor Jepang untuk melakukan investasi di Indonesia. “Banyak alasan untuk investasi di Indonesia, selain pemerintah melakukan perbaikan untuk kepentingan bisnis seperti kemudahan dari sisi perizinan. Kita juga lakukan reformasi hukum untuk pengembangan iklim bisnis dan investasi. Indonesia juga meraih peringkat pertama dalam tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.” kata Rudiantara.

Indonesia diyakini Menkominfo juga akan menjadi tempat yang tepat bagi para investor untuk berinvestasi. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor diantaranya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil 10 tahun belakangan; Indonesia akan menjadi 5 besar Negara dengan ekonomi terbesar pada tahun 2030; bonus demografi berupa 180 juta penduduk usia produktif pada 2030; dan berbagai perubahan cepat pada lingkungan bisnis.

Selain itu pemerintah juga melakukan reformasi kebijakan di sektor TIK dan ekonomi digital, diantaranya melalui kebijakan Tingkat Kandungan Lokal Dalam Negeri (TKDN) minimal 40% untuk smartphone 4G yang masuk Indonesia; Penyederhanaan proses sertifikasi untuk mobile phone, computer dan tablet; serta revisi Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Sedangkan reformasi kebijakan ekonomi digital dilakukan dengan dikeluarkannya Daftar Negatif Investasi (DNI) yang tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016; Surat Edaran Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2016 tentang Safe Harbor Policy; dan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Roadmap E-commerce).

Ditambahkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin beberapa program yang tercakup dalam Roadmap E-commerce 2017-2019 antara lain logistik, Keamanan siber security, Infrastruktur TIK, pendidikan dan sumber daya manusia, funding, dan perlindungan konsumen. (Icha)

 

 

 

Masyarakat Indonesia Masih ‘Malas’ Tinggalkan 2G, Kenapa?

0

Telko.id – Setelah hampir 2 tahun 4G masuk ke Indonesia, ternyata belum banyak diminati oleh masyarakat. Ada sekitar 60 – 70% pengguna telekomunikasi masih enggan pindah dari 2G. Dari diskusi ‘Obrolan Telko’ yang berlangsung di Jakarta, ada beberapa penyebab.

Menurut Nonot Harsono, Dosen PENS dan Pengamat Telekomunikasi, Mastel Institute, penyebab pertama, karena supply layanan 4G penetrasinya masih kecil, baik coveragemaupun kepemilikan handset 4G pada pengguna yang mungkin karena willingness to buy atau daya beli dari mayoritas lapisan masyarakat masih kurang.

Kedua, kebutuhan masyarakat  akan layanan 4G memang belum tumbuh. Menurutnya, penyebab yang kedua masih lebih besar dari yang pertama, yakni kebutuhan masyarakat  akan layanan 4G memang belum tumbuh. Kalau disimak lebih cermat,  sebenarnya bagi pengguna, nilai tambah yang didapat dari 4G dibanding 3G adalah peningkatan kenyamanan dan kepuasan dari user experience (UX), atau biasa diistilahkan dengan “convenience and satisfaction”.

Dikarenakan masih banyak menggunakan layanan 2G, maka permintaan akan device 2G pun masih sangat banyak. “Masih sekitar 70% masyarakat Indonesia membeli device 2G. Yang membeli device 4G masih diperkotaan. Belum sampai ke pinggiran,” ujar Djatmiko Wardoyo, Director of Marketing & Communications Erajaya.

Perangkat 4G dengan harga terjangkau, bisa jadi merupakan solusi agar masyarakat Indonesia mau migrasi ke 4G. Idealnya, range harga ponsel 4G agar bisa diterima pasar menengah bawah berkisar USD 250. Karena daya beli rata-rata pengguna 2G yang kebanyakan dari kelas menengah bawah hanya maksimal mampu membeli handset seharga USD 125.

Ponsel 4G murah di Indonesia bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Karena saat ini, beberapa vendor dan pabrikan ponsel telah mulai memproduksi ponsel 4G murah dengan kisaran harga Rp 500 ribu. Saat ponsel 4G sudah menjadi sangat terjangkau, maka akan bisa mengatasi keengganan pengguna 2G bermigrasi ke 4G karena alasan handset yang mahal.

Itu sebabnya, Smartfren selalu mengeluarkan device 4G yang terjangkau. Namun, sebentar lagi, Smartfren juga akan meluncurkan device 4G yang bukan layar sentuh. “Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan, device dengan keypad 3×3 mash diminati. Keengganan untuk belajar lagi ke touch screen menjadi kendala juge bagi masyarakat untuk migrasi. Diharapkan, dengan adanya device 4G dengan keypad ini menjadi solusi untuk meningkatkan penetrasi 4G di Indonesia,” kata Hartadi Novianto, Head of Device Sourcing & Management Smartfren Telecom,

Pengguna ponsel di Indonesia diharapkan dapat segera melakukan migrasi secepatnya ke 4G, sehingga tidak tertinggal jauh dari perkembangan teknologi di era digital saat ini. Namun harus diakui, melakukan perpindahan teknologi dari 2G ke 4G merupakan tantangan terbesar yang dihadapi oleh Indonesia untuk bisa melangkah ke tahapan teknologi berikutnya.

Besarnya jumlah pengguna teknologi 2G juga merupakan salah satu penyebab terhambatnya Indonesia dalam hal tren teknologi. Padahal Indonesia bisa menjadi sebuah pasar yang memiliki peluang yang besar untuk bisa mencoba merasakan perubahan telekomunikasi yang cepat.

Agar migrasi dari 2G ke 4G bisa berlangsung cepat, maka harus dilakukan edukasi bagi para pengguna 2G mengenai kelebihan perangkat dengan teknologi 4G. Tentunya ini akan dijalankan dengan bantuan dari para operator. Namun ini juga bukanlah sebuah proses yang gampang untuk dilakukan, khususnya apabila menghadapi pengguna dari pedesaan yang belum sanggup membeli ponsel 4G.

Masyarat harus mendapat edukasi tentang beberapa kelebihan teknologi 4G yang ada di feature phone. Seperti misalnya baterainya lebih tahan lama jika dibanding smartphone. Kemudian bisa menggunakan aplikasi WhatsApp Call dan chattingmenjadi pengganti telpon dan SMS. Bisa menggunakan aplikasi jejaring sosial lebih cepat, seperti Facebook. Dan juga pengguna bisa menikmati video call lewat aplikasi WhatsApp.

Di sisi lain, perlu adanya ketegasan dari pemerintah untuk membuat peraturan yang bisa membatasi atau menghentikan pemakaian frekuensi 2G. Jika kedua point diatas tersebut bisa dilaksanakan, maka proses migrasi dari 2G ke 4G diyakini bisa lebih cepat.

Menurut Nonot, tantangan pemerintah dan para penyedia jaringan 4G adalah bagaimana menciptakan the real needs dari 4G yang bukan sekedar untuk convenience dan satisfaction; misalnya utk alat bantu dalam menjalankan bisnis. Bisa saja pemerintah membuat program pembinaan e-UKM yang lebih nyata dengan pelatihan literasi teknologi dan subsidi gadget. Konon ada lebih dari 100 ribu UKM yang bisa diprovokasi untuk menggunakan teknologi 4G hingga seramai demam batu akik.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh GFK, penjualan ponsel di Indonesia sekarang ini sudah mencapai 60 persen, dimana sejumlah perangkat sudah memiliki kemampuan 4G. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa Indonesia akan mampu dengan cepat beralih ke teknologi 4G.

Pada akhirnya, jika 2G akan dimatikan secara perlahan, maka kita akan mencapai kondisi telekomunikasi yang lebih baik. Apalagi jika sudah ada perangkat yang bisa menggantikan ponsel 2G murah yang ada sekarang. Dari sisi penyeberan jaringan juga akan lebih baik, karena semua wilayah yang selama ini hanya terjangkau jaringan 2G akan berubah menjadi jaringan 4G dengan daya tampung pengguna yang jauh lebih besar. (Icha)