spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1498

 E-commerce ini Buka Warehouse 7 Hektar di Surabaya Demi Peningkatan Pelayanan

0

Telko.id – Distribusi dan gudang penyimpanan menjadi salah satu faktor penting bagi usaha e-commerce. Yang diinginkan oleh konsumen adalah barang yang dibeli dapat sampai dengan cepat dan sesuai dengan yang dipesan. Itu sebabnya, demi meningkatkan pelayanannya, Blibli.com yang bergerak di bidang usaha e-commerce membuka pengadaan ruang untuk pusat pendistribusian barang seperti Gudang Barang (Warehouse) dan Gudang Transit (HUB). Salah satu lokasi yang baru saja diremikan adalah di Surabaya.

Gudang Barang (Warehouse) dan Gudang Transit (HUB).  di berbagai titik wilayah adalah hal yang sangat mutlak, dikarenakan pengadaan ini dapat menghemat jarak tempuh dan waktu pengiriman barang ke pelanggan. Terlebih, Blibli.com mengalami pertumbuhan signifikan selama kurun waktu 6 tahun sejak berdiri di tahun 2011. Untuk tahun ini saja tercatat terjadi peningkatan bisnis sekitar 3x dibanding tahun lalu.

“Tantangan pengiriman di Indonesia adalah letak geografis dan juga infrastruktur sehingga biaya logistik dan pengiriman sangat tinggi. Namun kami mengambil langkah strategis dengan membuka satu Warehouse baru di Surabaya dan satu Mother HUB (Pusat Gudang Transit) di Jakarta pada awal November lalu. Pembukaan dinilai sebagai langkah yang tepat dan dilaksanakan di waktu yang tepat untuk menghadapi promo akhir tahun dan bisnis tahun 2018,” kata Lisa Widodo selaku Senior Vice President of Operations & Product Management Blibli.com.

Warehouse yang di bangun di lahan seluas 7 hektar dan dengan luas bangunan sekitar 5 hektar merupakan salah satu warehouse e-commerce terbesar di Asia Tenggara dan diharapkan mampu untuk menampung pesanan untuk pelanggan di wilayah Jawa, Indonesia Tengah dan Timur.

Sedangkan Mother HUB seluas 2,300 m2 disaat bersamaan juga telah dibuka di wilayah Angke, Jakarta yang letaknya cukup dekat dengan Bandar Udara Soekarno Hatta agar memudahkan pengiriman ke luar kota. Jadi total sekarang Blibli.com memiliki 7 Warehouse yang tersebar di Medan, Jakarta, Tangerang, dan Surabaya serta memiliki 14 HUB yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Konsep Warehouse Blibli.com di design tidak hanya untuk menampung produk trading Blibli.com namun juga terbuka untuk menampung barang-barang consignment dari para merchant. Jadi Blibli.com membantu para merchant yang tidak memiliki tempat penyimpanan barang, dengan memanfaatkan konsep ini.

“Komitmen Blibli.com untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan juga terus kami buktikan dan kami wujudkan, sehingga dalam waktu dekat kami sudah merencanakan untuk menambah jumlah Warehouse dan juga HUB kami diseluruh wilayah penting di seluruh Indonesia.” tutup Lisa. (Icha)

 

 

Mantap, Kini AirAsia Indonesia Ada Wi-Fi Indosat nya

0

Telko.id – AirAsia Indonesia, sebagai salah satu maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia, kini sudah menyediakan layanan WiFi dan inflight entertainment. Layanan ini diberi nama ROKKI.

Layanan ini bakal tersedia pada sejumlah penerbangan domestik maupun internasional berkat dukungan dari Indosat Ooredoo.
“Sebagai maskapai berbiaya hemat, kami bangga dapat memberikan layaway WiFi dan inflight entertainment dalam penerbangan,” kata Dendy Kurniawan, CEO Group AirAsia Indonesia.

Dendy menambahkan “Jadi kami tidak hanya memahami tapi juga memenuhi kebutuhan pelanggan akan koneksi internet. Pada awal, memang baru 1 pesawat. Tahun 2018 total ada 10 pesawat yang semuanya Airbus A330. Dan diprioritaskan untuk penerbangan dengan waktu tempuh yang Lama”.

“Layanan WiFi ini dapat diakses melalui gadget penumpang yang nantinya akan menggantikan layanan entertainment di kabin. Itu sebabnya, nanti ada layanan yang berbayar, ada juga yang gratis,” kata Rifai Taberi, Commercial Director Indonesia AirAsia.

Khusus layanan yang gratis, konten nya akan tersedia di server yang berada di pesawat. Itu sebabnya, untuk aplikasi ke pesawat perlu waktu. Jadi, nanti penambahan akan dilakukan untuk pesawat baru yang akan langsung dipesan sesuai dengan kebutuhan layanan WiFi ini. Kalaupun pesawat yang sudah ada, perlu waktu grounded 3 hari dan harus menyesuaikan dengan managemen grounded.

cof

“Bagi Indosat, kerjasama dengan AirAsia ini merupakan pengalaman baru. Pasalnya, untuk menyediakan layanan ini merupakan inovasi baru dan menggunakan teknologi baru yakni slot khusus untuk satelit,” kata Herfini Haryono, Director & Chief Wholesale & Enterprise Officer Indosat Ooredoo.

Tidak hanya itu, mulai dari masalah teknis agar frekuensi tidak bocor juga jadi hal yang perlu diperhatikan. Termasuk juga masalah perijinan dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Masalahnya, layanan WiFi di penerbangan seperti yang dimiliki oleh AirAsia, yang sangat lengkap ini, baru pertama kali di Indonesia.

Untuk menggunakan layanan ROKKI ini, penumpang cukup mengaktifkan fitur WiFi saat smartphone atau tablet dalam mode pesawat dan menghubungkannya ke WiFi AirAsia-ROKKI kemudian akses situs www.rokki.com untuk menikmati berbagai hiburan. Mulai dari nonton film, mendengarkan musik maupun melihat katalog belanja secara gratis.

Jika ingin tetap dapat melakukan chatting atau aktifitas berinternet lainnya, penumpang juga dapat mengakses layanan WiFi ROKKI yang tersedia dalam dua pilihan packet yaitu Paket Chat dengan harga Rp.30 ribu untuk kapasitas 3MB dan Paket Internet dengan harga Rp.60ribu berkapasitas 10MB.

Fasilitas WiFi AirAsia Indonesia saat ini sudah terdapat pada pesawat dengan kode PK-AXV untuk melayani penerbangan ke beberapa rute domestik maupun internasional. Seperti Bali, Yogyakarta, Surabaya, maupun Kuala Lumpur, Bangkok, Singapura dan Penang. (Icha)

 

GDP Indonesia Bakal Naik 0.4% Setiap Ada Penambahan 10% Pelanggan Seluler

Telko.id – Setiap penambahan 10 persen pelanggan seluler di tanah air, meningkatkan secara positif GDP (gross domestic product atau produk domestik bruto) Indonesia sebesar 0,4 persen. Demikian hasil riset yang dilakukan Indosat Ooredoo bersama dengan Penelitian dan Pelatihan Ekonomika & Bisnis (P2EB), Fakultas Ekonomika & Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Mengambil tema “Dampak Mobile Internetterhadap Pengembangan Ekonomi dan Sosial di Indonesia”, riset ini dilakukan dalam rangka 50 Tahun Indosat Ooredoo menghadirkan layanan telekomunikasi kepada masyarakat Indonesia.

“Riset ini bertujuan untuk meningkatkan peran mobile internet dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat baik sosial maupun ekonomi, sekaligus untuk mengetahui dampak negatif yang harus ditangani bersama, sehingga masyarakat akan lebih fokus dalam memaksimalkan manfaat digital bagi kehidupan mereka. Hasil riset ini nantinya juga akan kami sampaikan sebagai rekomendasi kepada pemerintah,” demikian disampaikan Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo

Apalagi, mobile internet kini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Pengguna internet di Indonesia telah mencapai hampir 133 juta orang atau sekitar 50 persen dari seluruh penduduk Indonesia (APJI, 2016). Akses terhadap mobile internet diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan sosial pada masyarakat.

Itu sebabnya, Indosat menginisiasi untuk melakukan sebuah riset dengan tujuan mengkaji dampak ekonomi dan sosial dari mobile internet pada masyarakat, dimana hasilnya akan diberikan sebagai rekomendasi kepada Pemerintah dalam memperkuat dampak positif dari mobile internet terhadap masyarakat.

Pada hasil riset tersebut, ditemukan juga bahwa setiap peningkatan jumlah pelanggan telepon seluler di negara-negara Asia Tenggara sebesar 10 persen diikuti dengan peningkatan GDP negara-negara Asia Tenggara sebesar 0.2 persen. Lalu, Setiap peningkatan jumlah pelanggan telepon seluler di 46 negara Asia sebesar 10 persen diikuti dengan peningkatan GDP di negara-negara tersebut sebesar 0.3 persen.

Dampak mobile internet terhadap peningkatan GDP akan lebih besar di negara-negara berpendapatan menengah-rendah dan di negara-negara berpendapatan tinggi dibandingkan dengan dampak mobile internet di negara-negara berpendapatan rendah.

Peningkatan GDP di negara-negara berpendapatan menengah-rendah di Asia lebih tinggi 0.02 persen dibandingkan dengan dampak mobile internet di negara-negara berpendapatan rendah. Sedangkan

dampak mobile internet terhadap peningkatan GDP di negara-negara berpendapatan tinggi di Asia lebih tinggi 0.03 persen persen dibandingkan dengan dampak mobile internet di negara-negara berpendapatan rendah.

Dalam riset yang menggunakan data 4 negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, dan India, ditemukan bahwa dampak mobile internet terhadap peningkatan GDP di Indonesia tidak berbeda dengan dampak mobile internet di Thailand dan di India. Sedangkan, peningkatan GDP di Malaysia lebih tinggi 0.03 persen dibandingkan dengan dampak mobile internet di Indonesia

Fenomena menarik ini diduga terjadi karena faktor-faktor yang mendukung pengembangan mobile internet seperti infrastruktur, kebijakan pemerintah, regulasi, dan iklim bisnis di Indonesia adalah setara dengan di Thailand dan di India, dan berada di bawah Malaysia. Akibatnya, dampak mobile internet terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia lebih rendah daripada di Malaysia.

Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika & Bisnis (P2EB), Fakultas Ekonomika & Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Bambang Riyanto, LS, M.B.A.,Ph.D menyatakan, “Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan data jumlah pelanggan jasa telepon seluler (mobile subscription) sebagai indikator variabel perilaku penggunaan mobile internet. Dalam riset ini, secara garis besar fenomena mobile internet dapat dikelompokkan ke dalam tiga dimensi, teknologi dan lingkungan sosial, perilaku dalam menggunakan mobile internet, dan dampak sosial dan ekonomi dari mobile internet.”

Temuan lain dari riset ini menyebutkan bahwa mobile internet telah merupakan kebutuhan dan telah membentuk mindset dan gaya hidup masyarakat. Namun demikian, masyarakat dinilai telah mengalami overdosis dalam penggunaan mobile internet dimana dijumpai fenomena bahwa mobile internet telah mendekatkan yang jauh namun menjauhkan yang dekat.

Di sisi lain juga ada kekuatiran utama tentang overdosis ini disasarkan pada anak-anak (generasi Z): adiksi, kemampuan berkomunikasi yang menurun, social skills yang menurun bila dibandingkan dengan generasi X maupun generasi Y.

Hasil riset juga menunjukkan mobile internet telah memperluas kesempatan untuk mendapatkan tambahan pendapatan. Banyak anggota masyarakat yang melakukan moonlighting (menyambi pekerjaan yang mendatangkan tambahan pendapatan), misalnya dengan jual beli barang online dengan menggunakan mobile internet. Di samping itu juga ada temuan bahwa mobile internet telah memperluas cakupan bisnis, mengefisienkan bisnis, serta meningkatkan produktifitas.

Waktu yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis menjadi lebih pendek. Seperti untuk mengirim foto untuk menawarkan pesanan, pengiriman desain mengkonfirmasi pesanan, dll. Secara umum, mobile internettelah mengefisienkan pekerjaan. Misal, koordinasi (logistik, shifts, dll) dapat dilakukan dengan WhatsApp group; konfirmasi dapat dilakukan dengan pengiriman foto atau komunikasi via WhatsApp.

Seluruh hasil riset ini akan diserahkan kepada pemerintah sebagai rekomendasi dalam mengatur layanan dan industri mobile internet. Beberapa rekomendasi yang akan disampaikan antara lain pentingnya kebijakan pemerintah, pendidikan, diseminasi, dan regulasi merupakan hal yang vital untuk mengendalikan dampak negatif mobile internetseperti lunturnya etika, meningkatnya konflik karena berkurangnya kemampuan dalam berkomunikasi, baik melalui mobile internet maupun secara tatap muka, belum siapnya masyarakat secara “budaya,” dan dampak-dampak negatif lain seperti addiction, hate ad,  hoax, fraud, dan cyberbullying.

Rekomendasi lainnya adalah tentang keberadaan infrastruktur dan suprastruktur merupakan hal yang esensial dalam memperkuat dan mendorong dampak positif mobile internet terhadap pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, kita memerlukan peran yang kuat dari Pemerintah untuk mendukung dan menyediakan infrastruktur yang memadai guna mendukung akses masyarakat akan mobile internet, mengedukasi masyarakat akan penggunaan mobile internetyang bijak serta melakukan awareness campaign dalam penggunaan mobile internet yang dapat meningkatkan akses akan kesempatan kerja atau kesempatan berkecimpung dalam usaha mikro atau kecil.

“Kami berharap hasil riset ini akan memberikan pemahaman mengenai perilaku penggunaan mobile internet, dimana dampak mobile internet diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif mobile internet,” demikian Deva Rachman menutup penjelasannya. (Icha)

 

 

 

Wiko Kembali Ramaikan Pasar Dengan Luncurkan Wiko View Series

0

Telko.id – Sudah cukup lama merek smartphone Wiko tidak terdengar. Produk terakhirnya yang diluncurkan adalah Wiko Harry yang diperkenalkan pada medio Mei lalu. Setelah vacuum 6 bulan, kini hadir langsung memperkenalkan dua smartphone yang masuk dalam ‘keluarga’ Wiko View Series.

Kedua smartphone yang diperkenalkannya ini adalah Wiko View dan Wiko View Prime. Keduanya mengusung full view display dengan kamera selfie yang maksimal. Di mana keduanya dibenamkan layar full view atau wide screen dengan aspek rasio 18:9 yang  menjadi trend kedepan akan membuat tampilan layar menjadi lebih maksimal dengan harga terjangkau dikelasnya.

Taufik Syahbuddin, CEO Wiko Mobile Indonesia, mengatakan “Wiko Mobile sebagai perusahaan smartphone Global terus berupaya menghadirkan  produk yang inovatif yang mengikuti trend pengguna Smartphone”.

“Wiko View Series adalah bukti komitmen kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan teknologi terkini untuk konsumen di Indonesia. Dengan layar Wide Screen di kedua smartphone ini, pengguna bisa  mendapatkan tampilan informasi lebih banyak saat berselancar di internet, memberikan kepuasan lebih saat menyaksikan video maupun memainkan games, serta dengan kamera  berkualitas tinggi akan memastikan hasil foto selfie yang memukau,” tambah Taufik saat merilis Wiko View Series di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Dengan kemampuan yang dimiliki oleh kedua produk ini Wiko optimis akan dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. “Fitur-fitur yang dihadirkan di smartphone tersebut memang telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen Tanah Air,  dengan desain elegan yang nyaman dalam genggaman dan teknologi yang handal, serta harga terjangkau bakal membuat kedua ponsel pintar ini laris di pasaran” pungkas Taufik Syahbuddin, CEO Wiko Mobile Indonesia.

Agar lebih diterima pasar, Wiko pun mengubah strategi bisnisnya. Jika sejak awal masuk ke pasar Indonesia, pada awal 2015 lalu, merek asal Prancis ini fokus melakukan kegiatan pemasaran. Kini, Wiko akan beralih untuk fokus pada channel pemasaran produk.

Yang akan dilakukan adalah mendekatkan diri dengan konsumen melalui channel penjualan. Seperti dengan menggelar berbagai program di took-toko yang menjual smartphone. Termasuk membuat Wiko Experience Zone.

Untuk meningkatkan penetrasi, Wiko pun akan memperluas wilayah pemasarannya. Saat ini, jajaran produk Wiko baru menyambangi beberapa wilayah yang menjadi fokusnya, termasuk Jabodetabek, Medan, Aceh, Jawa Barat, dan Batam.

Wiki View Series

Untuk produk terbarunya Wiko View memiliki layar layar 5,7” dengan rasio layar 18:9 dan resolusi HD+ (1440×720 pixels). Smartphone ini tidak terlihat bongsor karena memiliki bezel yang sangat tipis. membuat ukurannya seperti smartphone dengan layar 5,2” yang compact. Sudah dilengkapi juga dengan kamera utama 16MP. Aperture lensa f/2.0 yang besar dan 5P yang mampu membuat efek bokeh berkualitas.

Untuk kamera depan, sudah dilengkapi dengan lensa 13MP yang dibekali dengan Auto Scene Detection. Selain efek bokeh dengan Live portrait blur, pengguna juga bisa mendapatkan hasil foto dengan detail dan tekstur berkualitas tinggi dengan resolusi 52MP menggunakan mode Super Pixel.

Smartphone yang telah mengusung koneksi 4G LTE ini memastikan performa yang mulus untuk mendukung aktivitas penggunanya karena sudah dipersenjatai prosesor Quad-Core 1.4GHz dengan RAM 3GB, ROM 32GB dan baterai 2900 mAh. Wiko View ini dibandrol dengan harga RP 2.799.000.

Wiki View Series

Untuk Wiko View Prime yang dijual dengan harga Rp. 3.799.000, sudah dilengkapi 4G LTE yang diperkuat dengan prosesor Qualcomm MSM8937 64-bit Octa core 1.4 GHz dan dikombinasikan dengan RAM 4GB. Selain itu, memiliki memori internal 64GB dengan fasilitas slot micro SD yang mendukung hingga 128GB. Untuk baterai dibekali dengan kapasitas 3.000 mAh.

Kamera utama smartphone ini memiliki konfigurasi 20 + 8 MP yang tidak hanya menghasilkan warna lebih alami, namun juga menghadirkan sudut pandang ekstra lebar 120 derajat. Pengguna bisa berpindah mode kamera utama 20MP atau kamera 8MP untuk group selfie dengan wide angle 120 derajat yang menawan. Dengan kemampuan, lensa aperture f/2.0 yang besar dan lensa 5P.

Untuk kamera belakang, terdapat kamera 16MP yang memiliki fitur Auto Scene Detection. Sebagaimana kamera depan, kamera belakang juga mendukung Live Portrait blur yang memberikan efek depth of field atau bokeh. Pengguna pun bisa menghasilkan foto dengan detail dan tekstur yang sempurna menggunakan mode Super Pixel hingga 64 MP.

Seperti halnya Wiko View, smartphone ini mengusung layar 5,7” dengan layar lebar 18:9 dan resolusi HD+ (1440×720 pixels) yang memukau. Ditambah lagi, Wiko View Prime memakai jenis layarnya IPS teknologi dengan Full Lamination serta 2,5D yang membuat layar lebih tajam , lebih kaya warna, dengan kontras yang lebih baik. (Icha)

 

Pemerintah Batal Blokir WhatsApp dan Facebook Karena Sudah ‘Bersih’

Telko.id – Pemerintah batal blokir WhatsApp dan Facebook karena menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan, ketentuan yang memberikan tenggat waktu 2×24 jam untuk menurunkan konten asusila berbentuk GIF sudah dipenuhi oleh facebook atau WhatsApp.

“Batas waktu 2×24 jam sudah dipenuhi oleh WhatsApp, dengan demikian batasan waktu itu sudah tidak berlaku lagi dan kedepannya kami akan memantau untuk platform-platform lainnya” jelasnya dalam Konferensi Pers Penanganan Munculnya Fitur GIF yang disinyalir mengandung unsur pornografi dari penyedia aplikasi percakapan WhastApp di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Menurut Dirjen Aptika, selama dua hari terakhir pihaknya berkomunikasi intensif dengan pihak WhatsApp.

“Dalam dua hari ini kita marathon berkomunikasi sangat intensif sekali dan respon dari Tenor dan Giphy juga sangat membantu. Kita disambungkan oleh WhatsApp jadi bisa terjadi komunikasi yang lancar” katanya.

Semuel menambahkan, “Untuk aplikasi tenor yang tersambungkan dengan aplikasi WhatsApp, kalau kita mencari kata kunci-kata kunci yang mengarah kepada konten-konten yang dilarang oleh perundang-undangan kita, itu sudah tidak bisa lagi diakses,” katanya.
Dirjen Semuel menegaskan usaha yang dilakukan ke depannya kita tidak hanya berhenti pada saat ini.

“Kita juga akan mencari dan berbicara dengan semua penyedia platform untuk membersihkan halamannya dari konten-konten yang bertentangan di perundangan-undangan kita,” tegasnya.

Dalam memerangi konten-konten asusila, Dirjen Aptika mengharapkan peran aktif masyarakat. “Kami sangat apresiasi mendapatkan laporan ini dari masyarakat, langsung kami bertindak” katanya.

Lebih lanjut Semuel katakan, “Masyarakat perlu aktif juga untuk menflag konten-konten yang memang inappropriate di semua platform, bukan hanya di WhatsApp tapi di twitter, di facebook, sambil melaporkan ke aduan koten. Nanti kita bisa tindaklanjuti laporan-laporan dari masyarakat,” harapnya.
Dirjen Semuel menerangkan metode yang efektif digunakan saat ini adalah mencari dan melaporkan.

“Kita bukan modelnya mensensor yang kita awasi” katanya. “Mereka yang mempunyai konten-konten itu di platformnya harus tunduk dengan peraturan kita kalau mereka mau tetap beroperasi di Indonesia. Kalau tidak, ya kita blok. Mereka bertamu kok. Kita sebagai tuan rumah terbuka tapi monggo ikutin aturan kita,” tegasnya. (Icha)

Broadcom Pinang Qualcomm Senilai Rp.1.755 Triliun

0

Telko.id – Awal bulan ini, Broadcom Ltd mengajukan penawaran untuk mengakuisisi Qualcomm senilai US$ 105 miliar. Jika sampai kejadian, maka aksi koprporasi ini akan menjadi sejarah karena merupakan akuisisi terbesar dibidang teknologi panda tahun ini.

Dalam penawarannya, Broadcom mengajukan penawaran harga akuisisi senilai US$ 70 per saham secara tunai plus saham. Harga tersebut lebih tinggi 28% dari harga Qualcomm, 2 November lalu, sebelum Bloomberg pertama kali melaporkan rencana akuisisi ini.

Secara total, harga akuisisi Qualcomm bisa mencapai US$ 130 miliar bila memasukkan utang bersih senilai US$ 25 miliar. Dengan kata lain, akuisisi Qualcomm senilai Rp 1.755 triliun (kurs US$ = Rp 13.500).

Sebenarnya, akuisisi ini akan sangat menarik perhatian. Pasalnya, dengan penggabungan ini maka Broadcom akan menjadi produsen chipset terbesar ketiga di dunia sesudah Intel Corp dan Samsung Electronics Co.

Industri smartphone pun akan semakin menggeliat karena chipset hasil produksi Broadcom dan Qualcomm itu rencananya akan digunakan untuk smartphone. Kombinasi kedua perusahaan itu diniali bisa menghasilkan sinergi yang kuat dan menciptakan bisnis nirkabel yang dominan.

“Perusahaan gabungan juga bisa menjadi pemimpin bisnis semikonduktor global yang kuat secara keseluruhan,” kata Mike Walkley, analis Canaccord Genuity.

Walaupun memiliki prospek yang menjanjikan, sumber Bloomberg mengatakan, Qualcomm tidak tertarik dengan penawaran tersebut. Qualcomm menilai usulan akuisisi itu hanya langkah oportunis untuk membeli produsen chipset dengan harga murah. Sumber itu menambahkan, Qualcomm meminta pemegang saham tidak menerima penawaran akuisisi Boardcom.

Walau demikian, dalam keterangan tertulis, Senin (6/11), Qualcomm menyatakan akan mempertimbangkan proposal dari Broadcom tersebut. Qualcom juga akan mengambil tindakan demi kepentingan terbaik bagi para pemegang saham.

Nilai penawaran Broadcom atas Qualcomm setara dengan 21,2 kali laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA). Menurut data Bloomberg, penawaran tersebut lebih rendah dari transaksi di industri serupa yakni sebesar 22,5 kali EBITDA.

Dalam tiga tahun terakhir, Broadcom tercatat cukup rajin melakukan konsolidasi. Sebelumnya, Broadcom mengambil alih bisnis chipset Hewlett Packard.

“Transaksi ini melengkapi perusahaan gabungan sebagai pemimpin komunikasi global dengan portofolio teknologi dan produk yang mengesankan,” ujar Hock Tan, Presiden dan CEO Broadcom.

Tan menambahkan bahwa keunggulan terbesar Qualcomm saat ini adalah lisensi teknologi telepon genggam di seluruh dunia. Tapi saat ini, Qualcomm tengah bersengketa dengan Apple Inc, salah satu konsumen terbesarnya. Nah, kasus ini bisa membuat Apple berpaling dari chipset buatan Qualcomm. (Icha)

 

Indosat Jadi Digital Partner Perusda Jembrana Bali

0

Telko.id – Dengan komitmen untuk mengembangkan berbagai peluang bisnis bersama, Indosat Ooredoo Business menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama strategis dengan Perusda (Perusahaan Daerah) Kabupaten Jembrana Bali.

Penandatanganan ini menjadi awal pengembangan sinergi antara Indosat Ooredoo Business dan Perusda Kabupaten Jembrana Bali yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing pihak.

Nota kesepahaman ditandatangani langsung oleh Fuli Humaeroh, Group Head Regional Indosat Ooredoo dan Bapak I Gusti Kade Kusuma Wijaya SE Direktur Perusahaan Daerah Kabupaten Jembrana Bali.

Melalui kerjasama ini Indosat Ooredoo Business akan menyediakan berbagai solusi ICT yang dibutuhkan oleh Perusda maupun pemerintah daerah Jembrana Bali. Perusda yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) didirikan untuk turut serta melaksanakan pembangunan ekonomi, dengan mengutamakan kebutuhan rakyat menuju masyarakat yang adil dan makmur.
Bersama dengan Indosat Ooredoo Business, Perusda Jembrana pun sepakat untuk melakukan kerjasama strategis melalui berbagai program yang memadukan teknologi digital telekomunikasi untuk pelaksanaan pembangunan di wilayah Bali dengan lebih baik.

“Sebagai salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, kami bangga dapat menjadi mitra Perusda Kabupaten Jembrana sebagai BUMD yang professional dalam pengembangan potensi sumber daya di Kabupaten Jembrana melalui pemanfaatan ICT. Kami berkomitmen untuk terus menjadi Digital Partner bagi setiap badan usaha yang akan memulai Digital Journey-nya.” ujar Fuli Humaeroh.

“Penandatanganan MoU ini adalah bukti bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana sangat peduli untuk memenuhi kebutuhan daerah dengan dukungan ICT. Tentunya kami akan dibantu oleh Indosat Ooredoo Business untuk mendukung pembangunan daerah yang berkualitas, berkeadilan dan berkelanjutan, juga untuk pengembangan peluang bisnis bersama untuk kemajuan kedua belah pihak,” ungkap I Gusti Kadek Kusuma Wijaya SE.

Sebagai langkah awal, Indosat Ooredoo Business dan Perusda Jembrana akan bekerjasama dalam penyediaan layanan internet untuk kantor pemerintahan, bundling smartphone yang dilengkapi paket komunikasi, serta paket layanan IoT atau M2M. Diharapkan dengan solusi ini, komunikasi dan koordinasi pemerintah daerah menjadi lebih mudah, lebih bebas dan lebih efesien sehingga produktifitas dapat meningkat. (Icha)

Pemerintah Canangkan Gerakan Nasional UMKM Go Online

0

Telko.id – Visi ekonomi Indonesia 2020 ialah menjadi “The Digital Energy of Asia” dengan target pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar USD 130 milyar. Dalam mengejar visi ini, pemerintah menghadapi dua tantangan utama yang harus diselesaikan secara seimbang dan serentak yaitu globalisasi dan sistem ekonomi yang adil dan produktif, yang berpihak pada rakyat serta terjaminnya sistem insentif ekonomi yang adil dan mandiri.

Untuk itu, dalam mendukung visi bersama, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-Commerce antara lain: BLANJA.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak bersama – sama melakukan Gerakan Nasional digitalisasi UMKM untuk mendorong kekuatan ekonomi nasional yang berbasis UMKM.

Gerakan Nasional ini juga didukung oleh 2 program pemerintah yaitu 8 Juta UMKM dan Ekonomi Kerakyatan. Hal ini disampaikan dalam siaran pers tertulis yang disampaikan oleh Kominfo (7/11).

UMKM pun dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat dikarenakan dapat menyerap tenaga kerja kurang lebih 90 % serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional. Terlebih lagi dari hasil survey UMKM yang telah online, dapat disimpulkan bahwa berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.

Roadshow hari ini merupakan roadshow pembuka dari Gerakan UMKM Go Online. Roadshow dilaksanakan serentak di 13 kota yaitu: Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo dan Surabaya. Peresmian oleh semua stakeholder Gerakan Nasional UMKM Go Online akan diadakan pada tanggal 15 November di Jakarta.

Diharapkan Gerakan Nasional ini dapat menjadi Gerakan yang berkesinambungan dan mencapai visi kita bersama yaitu menjadikan Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” pada 2020. (Icha)

Kalla Group Gandeng Oracle Untuk Transformasi Digital

0

Telko.id – Kalla Group, konglomerat terbesar di Indonesia bagian timur dengan bisnis utama di sektor transportasi, logistik, konstruksi, properti, perdagangan dan energi, mengumumkan bahwa mereka telah go-live dengan Oracle Cloud Applications, termasuk Oracle Enterprise Resource Planning (ERP Cloud), dan Oracle Human Capital Management (HCM) Cloud, untuk mentransformasi proses bisnisnya. Targetnya, untuk meningkatkan efisiensi dan mengatur risiko seluruh lini bisnis nya.

“Kalla Group saat ini sedang giat memperluas yang mencakup beragam industri, termasuk transportasi, logistik, konstruksi, properti, perdagangan, dan energi. Dengan pembangunan di Indonesia timur yang sangat cepat, digabung dengan digitalisasi di berbagai industri utama, kami perlu menginovasi dan memodernisasi bisnis kami agar tetap mampu bersaing,” kata Solihin Jusuf Kalla, Direktur, Kalla Group.

Solihin menambahkan bahwa “Kami memilih Oracle Cloud untuk mendukung perjalanan digital kami karena Oracle memiliki reputasi yang sangat baik, baik sebagai mitra maupun sebagai solusi bisnis yang lengkap yang dibangun untuk cloud.”

Dalam bisnisnya, Kalla Group perlu meningkatkan lingkungan ERP-nya yang lama dan merampingkan strategi HR-nya. Sebelumnya, Kalla Group menggunakan berbagai sistem, baik dikembangkan secara in-house ataupun disediakan oleh banyak vendor, dengan tujuan mengotomatisasi proses bisnisnya.

Sayangnya, dengan enam unit bisnis di sektor transportasi, konstruksi, properti, logistik, perdagangan dan energi, Kalla Group tidak memiliki cukup visibilitas ke kinerja setiap anak perusahaannya, sehingga kesulitan dalam mengambil keputusan yang strategis dan tepat waktu.

Dengan menggunakan Oracle ERP Cloud Kalla Group mampu menyederhanakan dan merampingkan operasional keuangan, dengan visibilitas dan wawasan yang lebih baik ke seluruh unit bisnisnya. Termasuk juga dalam meningkatkan produktivitas dengan lebih fokus kepada kegiatan yang bernilai tinggi, seperti menganalisa hasil dan merumuskan strategi bisnis yang mampu menumbuhkan bisnisnya.

Dengan skala bisnis yang besar, Kalla Group juga membutuhkan satu solusi HR yang mampu merampingkan proses dan mendukung kepatutan lokal di seluruh unit bisnis. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh solusi yang sudah ada. Oracle HCM Cloud menawarkan akses ke satu platform yang menyatu yang akan merampingkan operasional, sehingga tim HR tidak perlu menghabiskan banyak waktu pada proses manual dan lebih fokus pada cara untuk meningkatkan produktivitas bisnis.

Terlebih, solusi Oracle ini mampu memberikan analitik data yang komprehensif yang memungkinkan tim HR untuk mendapatkan dan mempertahankan talent terbaik di satu platform tunggal, yakni melalui tampilan antarmuka yang mudah dan tersedia di perangkat apa pun, sehingga mampu mendorong interaksi pegawai dan menemukan talent baru.

“Kami bangga sekali menjadi bagian dari perjalanan digital Kalla Group. Di Oracle, kami percaya transformasi digital akan membawa perusahaan ke masa depan, dan memberikan kemampuan pada mereka untuk lebih bersaing,” kata Amit Suxena, Vice President, ASEAN Applications, Oracle.

Amit menambahkan bahwa “Aplikasi cloud kami yang modern dan terintegrasi memberikan fungsionalitas dan kemampuan yang menyeluruh dan mendalam untuk membantu visi Kalla Group dalam memanfaatkan teknologi cloud sebagai faktor pembeda yang mendorong keberhasilan bisnis.”

“Kami senang bisa menyaksikan lebih banyak pelanggan seperti Kalla Group yang memanfaatkan Oracle Cloud Applications untuk memodernisasi bisnis mereka,” kata Erwin Sukiato, Managing Director, Oracle Indonesia.

“Kami sangat menghargai keputusan Kalla Group untuk mempercayakan Oracle memodernisasi bisnis mereka. Harapan kami, kerjasama ini dapat terus berlanjut dan berbuah keberhasilan di satu tahun ke depan,” ujar Erwin menambahkan. (Icha)

Pemerintah Bakal Blokir WhatApps Jika 2×24 jam Masih Ada Konten Pornografi

0

Telko.id – Dua hari belakangan ini, di media social begitu ramai tentang kontek pornografi yang terdapat di WhatsApp, aplikasi messaging yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Berkaitan dengan masalah ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah berkomunikasi dengan Facebook, induk perusahaan WhatsApp, untuk memprotes adanya konten pornografi tersebut.

“Pihak Facebook menjawab bahwa konten GIF pornografi yang ada di aplikasi WhatsApp dari pihak ketiga, yakni Tenor.com. Kami diharapkan kontak pihak ketiga,” kata Samuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi dan Informatika dalam jumpa pers di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (6/11/2017).

Tenor.com sendiri sudah diblokir oleh pemerintah, tapi konten pornografi masih ada juga di WhatsApp. Itu sebabnya, pemerintah pun meminta pihak WhatsApp untuk bertanggung jawab menghilangkan konten pornografi tersebut.

Setidaknya, Kominfo hingga saat ini sudah melakukan pemblokiran terhadap 6 (enam) DNS penyedia konten Tenor.com yang memuat konten asusila dalam bentuk GIF di platform WhatsApp. “Kami sudah melakukan pemblokiran, per tadi pagi sudah diblokir ada 6 DNS dari Tenor.com yang sudah dikirimkan ke operator untuk diblokir,” jelasnya seraya merinci keenam DNS tersebut yaitu tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, media1.tenor.com.

Kronologis pemblokiran, menurut  Dirjen Aptika bermula dari laporan masyarakat atas banyaknya konten-konten asusila yang beredar di platform WhatsApp melalui pihak ketiga Giphy.com dan Tenor.com. Laporan itu disampaikan ke Kominfo sejak Minggu (05/11/2017) pagi. Menindaklanjuti aduan tersebut, Kementerian Kominfo langsung menghubungi pihak Facebook, Inc sebagai pemilik platform WhatsApp dengan mengirimkan 3 (tiga) kali permohonan untuk melakukan take down atas konten GIF tersebut.

“Notice pertama Minggu (05/11) malam, dan yang kedua adalah Senin (06/11) dini hari. Kalau sudah dikasih notice mereka harusnya bisa men-take down,” tegas Dirjen Semuel.

Menurut Dirjen Aptika, meski konten-konten GIF bermuatan asusila tersebut berasal dari layanan pihak ketiga, tetap harus ada aksi tegas dari WhatsApp.

“Ini memang layanan third party yang terkoneksi di WhatsApp, tapi WhatsApp juga tidak boleh lepas tangan karena ini ada di dalam platformnya. Kita harapkan WhatsApp segera juga melakukan pembersihan, atau menegur, atau action apapun, karena sudah diberi notice dari pemerintah Indonesia,” jelasnya.

Dirjen Semuel menegaskan, jika dalam 2 x 24 jam setelah notice tersebut dikirimkan tetap tidak ada tanggapan serius dari pihak WhatsApp, pemerintah juga dapat memblokir WhatsApp. “Kami harapkan mereka segera menindaklanjuti, ada tanggapan yang serius. Kalau tidak ya kita terpaksa akan men”Telegram”kan WhatsApp,” katanya.

Sementara itu pihak Giphy.com telah secara kooperatif menyatakan akan membantu Kominfo untuk membersihkan konten asusila tersebut. “Dengan Giphy kita sudah melakukan koordinasi, sangat kooperatif sekali, mereka akan membantu pemerintah Indonesia untuk membersihkan konten-konten yang bertentangan dengan perundang-undangan kita,” jelas Dirjen Aptika.

Dalam konferensi pers tersebut Semuel juga menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat karena telah secara aktif melaporkan tentang banyaknya konten asusila yang beredar di platform Whatsapp. “Apresiasi kami kepada masyarakat karena masyarakat concern sekali akan hal ini,” kata Semy.

Mengutip situs Kementerian Kominfo, kementerian itu menerima aduan konten pornografi sebanyak 585. Sementara total aduan konten berbau pornografi yang masuk ke Kementerian Kominfo 775.339. (Icha)