spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1476

Indosat Ooredoo Bangun 119 BTS Di Daerah Terpencil Indonesia

0

Telko.id – Indosat Ooredoo bersama dengan BP3TI atau alai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika membangun jaringan di 7 provinsi. Setidaknya, ada 119 Base Transceiver Station (BTS) USO (universal service obligation) dibangun. Langkah ini merupakan dukungan operator ini pada pemerintah yang sedang mempercepat pembangunan ekonomi nasional di wilayah 3T (Tertinggal, Terpencil, dan Terluar).

Tentu, dengan hadirnya jaringan dan layanan Indosat Ooredoo ini bertujuan untuk memberikan akses telekomunikasi, membuka peluang dan potensi ekonomi, sekaligus mewujudkan visi pemerintah dalam membangun ekonomi digital bagi seluruh masyarakat di pelosok Tanah Air.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah yang telah memberikan kepercayaan kepada Indosat Ooredoo untuk menjadi bagian dari pelaksana program USO. Hal ini sejalan dengan misi dan komitmen kami untuk terus membangun infrastruktur telekomunikasi termasuk di daerah terpencil guna memberikan hak yang sama bagi masyarakat di wilayah tersebut untuk dapat menikmati layanan telekomunikasi, membangun kehidupan sosial dan ekonomi sekaligus mengejar ketertinggalan dari wilayah lain,” ujar Joy Wahjudi, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

“Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang dilakukan juga bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan kesatuan wilayah Republik Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah terdepan dan terluar yang berbatasan dengan negara tetangga”, lanjutnya.

Selama proses pembangunan, ada hal-hal menarik dan menantang dihadapi oleh tim Indosat Ooredoo. Seperti contohnya di Desa Wayagung, Kecamatan Krayan, Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia, perangkat BTS harus dibawa menggunakan pesawat, dilanjutkan dengan mobil off-road, dan kemudian diangkut menggunakan kerbau selama satu hari untuk sampai di lokasi.

Untuk program USO ini, Indosat Ooredoo sudah memberikan kontribusi USO sebesar Rp 1,8 trilun dalam 6 tahun terakhir. Kontribusi tersebut merupakan 1,25% dari pendapatan kotor perusahaan. Indosat Ooredoo selama ini senantiasa berusaha untuk berperan aktif dalam pelaksanaan program USO bersama dengan BP3TI. Pada tahun 2017 BP3TI memberikan kepercayaan kepada Indosat Ooredoo untuk membangun BTS USO sebanyak 119 sites di 7 provinsi di Indonesia.

Tujuh provinsi itu adalah Provinsi Kepulauan Riau (Kepulauan Anambas dan Natuna), Provinsi Kalimantara Utara (Nunukan, Malinau), Provinsi Kalimantan Tengah (Kapuas), Provinsi Kalimantan Barat (Sanggau, Ketapang, Kapuas Hulu), Provinsi Nusa Tenggara Timur (Alor, Belu, Manggarai Timur, Mataru), Provinsi Maluku (Maluku Tenggara Barat), dan Provinsi Maluku Utara (Halmahera Barat, Halmahera Utara). (Icha)

 

 

 

Pulsa Dikembalikan Jika Pelanggan IM3 Ooredoo Prime Tidak Puas

0

Telko.id – Sejak Sabtu (24/3/2018) Indosat Ooredoo banyak dikeluhkan pelanggannya di Twitter. Keluhan yang disampaikan pengguna beragam, mulai dari fasilitas Prime Joy yang tidak diinginkan dan tidak bisa di-unreg, hingga hilangnya kuota gara-gara salah unreg. Bahkan, ada yang menuding kasus ini seperti pencurian pulsa.

Terkait hal tersebut, Indosat Ooredoo menjelaskan bahwa Prime adalah program tarif baru yang ditawarkan olehnya kepada pelanggan.

“Program IM3 Ooredoo Prime sendiri dimulai dengan awal yang sangat baik. Pelanggan telah menerima manfaat-manfaat dari IM3 Ooredoo Prime,” kata Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Bahkan, Deva mengklaim bahwa hanya dalam waktu dua minggu sudah lebih dari 1 juta menit panggilan gratis di hari Minggu telah dinikmati pelanggan, lebih dari 100.000 panggilan gratis ke call center telah dilakukan pelanggan dan lebih dari 10.000 penggantian simcard secara gratis dilakukan oleh pelanggan.

Menurut Deva, sebagian besar pelanggan mengatakan bahwa mereka sangat mengapresiasi manfaat-manfaat Prime dan ingin menggunakannya lebih lama lagi. Namun, kami juga menyadari bahwa pelaksanaan hal ini seharusnya dapat dilakukan lebih baik. Oleh karena itu, saat ini kami segera menyediakan cara yang mudah bagi pelanggan yang ingin migasi ke Non-Prime, dengan menelpon ke call center 185 secara gratis, menghubungi layanan digital pelanggan @IndosatCare atau datang ke gerai Indosat Ooredoo terdekat. 

Indosat Ooredoo pun menjanjikain bagi para pelanggan yang memilih untuk migrasi ke Non-Prime akan  mendapatkan pengembalian pulsa.  

Indosat Ooredoo berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan untuk dapat menikmati akses digital dengan baik. IM3 Ooredoo Prime merupakan bagian upaya penting kami untuk dapat memenuhi kebutuhan internet pelanggan dan kami telah mengembangkan Prime bersama dengan ribuan pelanggan kami.  Kami akan senantiasa mendengarkan suara pelanggan kami untuk terus memperbaiki layanan kami. 

Berkenaan dengan kasus ini, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sudah melakukan pemanggil perwakilan Indosat Ooredoo untuk meminta klarifikasi karena pelanggan merasa tidak pernah mendaftar layanan Prime.

“Kami minta klarifikasi dari Indosat Ooredoo karena ada banyak yang komplain seperti di Twitter mengenai Indosat Ooredoo yang melakukan pemotongan pulsa. Kita mau cari tahu soal itu,” ujar Komisioner BRTI Taufik Hasan, seperti dikuti dari detikINET, Selasa (27/3/2018).

Mengenai bagaimana hasil dari pemanggilan terhadap operator yang identik warna kuning tersebut, Taufik belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Sebab, sampai saat ini pembahasan tersebut masih dilakukan oleh BRTI dan Indosat Ooredoo.

“Sekarang masih berlangsung. Nanti kita kasih kabar kembali hasil dari pemanggilan ini,” ucapnya. (Icha)

Indosat Ooredo Membantah CEO nya Mundur

0

Telko.id – Akhir pekan lalu, ada rumor yang beredar bahwa CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahyudi bakal mundur. Rumor yang beredar dikalangan internalnya itu menyebutkan bahwa Joy sudah tidak memiliki kecocokan dengan majority shareholder di Indosat.

Padahal, jabatan President Director & Chief Officer Executive (CEO) ini baru saja didapatkandari hasil RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) yang diselenggarakan pada tanggal 14 Nopember 2017.

Selain kerenggangan hubungan dengan pemegang sahamnya, kabar juga menyebutkan Joy Wahyudi mengundurkan diri dari Indosat lantaran tekanan yang sangat besar terhadap isu dugaan penggunaan robot yang dilakukan operator telekomunikasi dalam melakukan registrasi prabayar.

Namun, rumor ini dibantah habis-habisan oleh Indosat Ooredoo.

“Indosat Ooredoo membantah isu pengunduran diri President Director & CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi. Indosat Ooredoo juga membantah berbagai rumor yang dikabarkan menjadi penyebab hal tersebut,” kata deva Rachman, Head of Corporate Communication ISAT, Senin (26/3) dalam siaran tertulisnya.

Deva juga menyebutkan bahwa Joy Wahjudi tetap menjabat di jajaran Manajemen Indosat Ooredoo dan menjalankan tugasnya sebagai President Director dan CEO Indosat Ooredoo.

Sebelum diangkat menjadi CEO, Joy sudah bergabung dengan Indosat Ooredoo dari tahun 2014 dan menjabat sebagai Director and Chief of Sales and Distribution. Joy juga sudah memiliki pengalaman 20 tahun di industri telekomunikasi Indonesia, diawali tahun 1995 saat beliau menjabat GM Finance & Treasury di Mobile Selular Indonesia.

Pada tahun 1997 beliau bergabung dengan XL Axiata sebagai GM Finance Controller, di mana beliau kemudian menjabat berbagai posisi senior antara lain GM Corporate Strategy dari tahun 2000 – 2003, GM Sales Business Solution dari tahun 2003 – 2005, VP Region dari tahun 2005 – 2006, dan Chief Commerce Officer dari tahun 2006 hingga Februari 2014.

Joy Wahjudi memperoleh gelar Master of Business Administration di bidang Bisnis Internasional dari Universitas California State East Bay, Amerika Serikat. (Icha)

Astaga, Ternyata Ada 2 Juta Pengguna Spotify Yang Curang

Telko.id – Siapapun, pasti senang mendengarkan lagu. Tapi banyak juga yang ingin mendengarkan secara ‘gratis’. Sayang, cara yang dilakukan illegal. Seperti yang dilakukan oleh 2 juta pengguna Spotify.

Hal ini bermula ketika para pengguna mendapatkan email dari Spotify, seperti yang disampaikan oleh torrentfreak.com dengan isi:

“Kami mendeteksi adanya Abnormal activity pada aplikasi yang Anda pakai jadi Kami akan non aktifkan.

Untuk menggunakan Spotify, kami sarankan untuk uninstall terlebih dahulu, dan mendownload kembali di Google Play Store. Jika membutuhkan pertolongan, silahkan lihat artikel di reinstalling Spotify.

Jika kami mendeteksi adanya penggunaan kembali aplikasi yang tidak sesuai dengan aturan kami maka kami akan suspended atau terminated account Anda”.

Ternyata, Spotify mendeteksi, setidaknya ada 2 juta pelanggan yang melakukan abnormal activity, demikian Spotify menyebutnya.

Abnormal activity yang dimaksud itu adalah ada aplikasi yang menghilangkan iklan yang muncul pada Sotify versi gratis. Jadi, pengguna aplikasi modifikasi ini bisa mendengarkan lagu tanpa iklan layaknya pengguna berbayar tanpa perlu membayar biaya langganan.

Jadi, pengguna aplikasi modifikasi ini bisa mendengarkan lagu tanpa iklan layaknya pengguna berbayar tanpa perlu membayar biaya langganan.

Tentu, angka 2 juta pengguna itu bukan angka yang kecil tentunya, terlebih lagi saat ini Spotify sedang berproses untuk menjual sahamnya ke publik, alias melakukan Initial Public Offering (IPO), di mana data seperti ini wajib mereka laporkan ke public.

Kebocoran akses ke pengguna gratisan ini bisa mengurangi kepercayaan investor terhadap integritas performa kunci Spotify, dan nantinya bisa membuat harga saham Spotify turun secara signifikan.

Akibat pembobolan ini, Spotify juga terpaksa menyesuaikan data pengguna aktif perbulannya dari 159 juta orang pada akhir 2017 menjadi 157 juta. Dan jumlah pengguna aktif ini sangat berpengaruh terhadap nilai sahamnya saat IPO nanti.

Spotify adalah layanan streaming musik yang fantastis. Hingga akhir 2017 lalu, ada 159 juta yang menggunakan aplikasi ini di seluruh dunia. Sekitar 71 juta dari mereka adalah pelanggan premium menurut angka yang dirilis oleh perusahaan pada Desember lalu.

Sekitar 88 juta anggota Spotify menggunakan aplikasi gratis, yang berarti bahwa mereka akan mendapatkan iklanan serta beberapa pembatasan lain. Seperti shuffle-only play dan adanya track skip saat mendengarkan lagu. (Icha)

Asyik, Kini Nokia 2, 3, 5, dan 6 Sudah Gunakan Android Oreo

0

Telko.id – HMD Global, pemegang lisensi eksklusif untuk ponsel dan tablet Nokia, dengan bangga mengumumkan bahwa Android™ 8.1 Oreo™ telah tersedia untuk Nokia 2, 3, 5 dan 6. Kini pengguna Nokia dapat menikmati versi Android Oreo yang murni dan aman, dikemas dengan fitur-fitur terbaru untuk membuat kegiatan berkreasi dan berbagi konten menjadi lebih menyenangkan.

“Kami bangga dapat memenuhi janji untuk selalu memberikan pembaruan tepat waktu dengan ketersediaan versi Android terbaru pada Nokia 2, 3, 5 dan 6. Dengan Android 8.1 Oreo, kami menawarkan lebih banyak hal baru di di dalam smartphone Android Nokia, mulai dari fitur baru, kinerja yang lebih hebat hingga daya tahan baterai yang lebih baik. Untuk melengkapi itu semua, pembaruan ini dikemas dengan penawaran baru untuk memberikan pengalaman Android terbaik, pada harga yang terbaik pula,” kata Miranda Warokka, Head of Marketing HMD Indonesia.

Pengalaman Android Murni, Aman dan Up to Date

Nokia 2, 3, 5 dan 6 hadir dengan versi murni dari Android 8.1 Oreo, tanpa bloatware. Tanpa aplikasi pra-instal, pengguna akan memiliki pengalaman mulus setiap kali menggunakan smartphone. Pembaruan keamanan bulanan datang sebagai standar untuk menjaga smartphone Nokia tetap up-to-date dan aman,  sehingga memberi kenyamanan dalam menggunakan smartphone.

Ponsel bertenaga yang memberikan pengalaman terbaik

Dengan pembaruan Android 8.1 Oreo pada Nokia 2, 3, 5, dan 6, para pengguna Nokia kini dapat menikmati fitur-fitur baru, yang akan membuat pengalaman penggunaan sehari-hari menjadi lebih baik dan tanpa cela:

Mode Picture-in-Picture – Mode Picture-in-Picture memungkinkan Anda melakukan banyak tugas, sementara kekuatan pemrosesan memastikan kelancaran pengoperasian bahkan untuk aplikasi yang paling berat sekalipun. Prosesor Nokia 2, 3, 5 dan 6 memastikan kelancaran pengoperasian sehingga pengguna bisa menonton klip YouTube sambil chatting dengan teman atau sambil berbelanja di toko online.

Aplikasi Android Instant – Aplikasi Android Instant memungkinkan Anda untuk mengelola perangkat lunak menjadi lebih rapih. Cukup buka tautan yang didukung di Chrome dan Anda dapat menggunakan aplikasi baru tanpa harus menginstalnya. Dan Google Play Protect bertugas untuk menjaga perangkat dan data Anda aman dari aplikasi yang tidak berfungsi semestinya dengan memindai lebih dari 50 miliar aplikasi per hari, bahkan yang belum Anda instal.

Smart Software – Dengan Smart Software, Nokia 2, 3, 5, dan 6 bisa menyala lebih cepat, memungkinkan pengguna membuat konten lebih cepat dari sebelumnya saat momen tiba-tiba datang.

Maximised Battery Life – Fitur pintar Android Oreo membatasi aktivitas latar belakang pada aplikasi yang paling sering digunakan, memaksimalkan masa pakai baterai sehingga Nokia 2, 3, 5 atau 6 bisa selalu siap digunakan saat dibutuhkan.

Redesigned Emojis – Para pengguna kini dapat memvisualisasikan emosi mereka lebih baik dari sebelumnya berkat kumpulan emoji yang didesain ulang sepenuhnya pada Android 8.1 Oreo – lebih dari 60 diantaranya baru.

Memperkenalkan empat smartphone Nokia dengan Android Oreo dan harga baru.

Nokia 6 – Asyik Performanya

Nokia 6 hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 430 dan RAM berkapasitas 3 GB, lengkap dengan penyimpanan memori internal berkapasitas 32 GB. Menggabungkan desain yang khas dengan audio yang imersif dan layar full HD 5.5 inci yang cerah dan penuh warna, Nokia 6 menghadirkan pengalaman smartphone yang benar-benar premium. Desain unibody dari Nokia 6 dibuat dari satu blok aluminium seri 6000. Penguat audio yang cerdas dengan speaker ganda memungkinkan konsumen memperoleh suara bass yang lebih dalam dan jelas, sementara Dolby Atmos® memberikan pengalaman hiburan yang sangat menyentuh. Tersedia dalam empat warna – Matte Black, Silver, Tempered Blue dan Copper – Nokia 6 kini dijual dengan harga baru Rp2.899.000.

Nokia 5 – Asyik Desainnya

Ponsel cerdas dan ramping yang pas di tangan. Nokia 5 telah dirancang secara presisi dari satu blok aluminium seri 6000  untuk menciptakan body yang sempurna agar serasi dengan layar IPS HD 5.2″ yang dilapis Corning® Gorilla® Glass. Didukung oleh platform mobile Qualcomm® Snapdragon™ 430 dan prosesor grafis Qualcomm® Adreno™ 505, Nokia 5 menghadirkan integritas struktural yang kuat, detail dan unggul secara kualitas. Tersedia dalam empat warna – Matte Black, Silver, Tempered Blue dan Copper – Nokia 5 kini dijual dengan harga baru Rp 2.599.000.

Nokia 3 – Asyik Selfienya

Smartphone baru yang memukau dan dirancang untuk memberikan pengalaman luar biasa bagi penggunanya. Dengan bingkai aluminium yang dirancang secara presisi dari satu blok aluminium, layar 5” yang dilapisi Corning® Gorilla® Glass dan kamera 8MP (depan dan belakang) wide angle yang terintegrasi dengan sempurna. Bisa menankap gambar secara lebih luas dari jarak yang lebih dekat. Cocok untuk para pengguna yang senang melakukan selfie. Lebih dari itu, Nokia 3 mengemas pengalaman smartphone berkualitas premium dalam bentuknya yang ringkas dan elegan. Tersedia dalam empat warna berbeda – Silver White, Matte Black, Tempered Blue dan Copper White – Nokia 3 kini dijual dengan harga baru Rp 1.699.000.

Nokia 2 – Asyik Baterainya

Daya tahan baterai dua hari yang mengesankan tidak membuatnya mengorbankan kinerja. Menggabungkan Mobile Platform Qualcomm® Snapdragon™, layar 5 inci berkualitas tinggi dan pengalaman Android yang murni, aman, dan terbaru, Nokia 2 menawarkan teknologi yang dapat diandalkan, sepanjang hari setiap saat. Bingkai rampingnya dirancang secara presisi dari satu blok aluminium sementara Corning® Gorilla® Glass dilengkapi dengan pahatan polikarbonat di bagian belakang yang tak hanya memberikan perasaan yang hebat tetapi juga kualitas yang diharapkan dari ponsel pintar Nokia. Tersedia dalam tiga warna berbeda – Pewter Black, Pewter White dan Copper Black – Nokia 2 kini dijual dengan harga baru Rp 1.299.000.

 

Ini Dia Teknologi Yang Digunakan Telkomsel Pada Asian Games 2018

0

Dalam melakukan penyediaan jaringan untuk event Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang ini, Telkomsel juga banyak menggunakan teknologi baru. Setidaknya ada empat teknologi yang digunakan. Apa saja?

TDD Massive MIMO

Teknologi ini mampu memberikan layanan dengan Capacity Cell throughput 3~4x. Teknologi ini digunakan sebagai solusi crowed untuk coverage outdoor.Kapasitasnya lebih besar 3~4x LTE TDD 4T4R tanpa penambahan spektrum.
Dengan teknologi ini mampu Mmeningkatkan rata-rata user throughput. Selain itu juga digunakan pada Horizontal dan Vertical beamforming coverage dengan perkiraan kemampuannya adalah sekitar 1.200 User Cell.

TDD Massive MIMO ini digunakan untuk mendukung jaringan di GBK Main Stadion (Plaza Utara, Selatan, Timur dan Barat).

Easy Macro 2.0

Easy Macro 2.0 yang digunakan adalah tipe EM2.0 AAU5940 yang merupakan Antenna GSM, UMTS dan LTE. Alat ini digunakan sebagai Solusi untuk outdoor coverage dengan space terbatas, Desain yang Compact sudah termasuk Radio Unit + Antenna, Instalasi mudah dan cepat, Support multi teknologi (GSM,UMTS,LTE) dan multi band (1800 MHz+2100MHz), untuk kapasitas dan coverage nya  sama dengan Macro site dan dapat digunakan untuk sekitar 400 User / Cell.

Penempatan Easy Macro 2.0 ini di Stadion GBK, Patriot, Wibawa Mukti, Pakan Sari, Jalak Harupat

Lampsite 2.0

Yang digunakan adalah Lampsite Triple Band Radio dan Antenna (1800/2100/2300 MHz).

Teknologi ini digunakan untuk mengantisipasi crowed untuk coverage indoor
3 Carrier CA ( Carrier Aggregation), dengan Max 450Mbps High capacity, alokasi capacity level pada pRRU. Selain itu juga, dengan teknologi ini akan memudahkan dalam melakukan cell Splitting (penambahan kapasitas)
sekitar 200 User.

Lampsite 2.0 ini terpasang GBK Main Stadion, Istora, Tenis Indoor, JCC dan JIEXPO

Book RRU

Produk ini bekerja di Frequency 1.8G/2.1G dengan mode FDD LTE / GSM/ UMTS & LTE. Sangat tepat sebagai Solusi indoor untuk medium coverage, di mana desain kecil dan Compact design sudah termasuk Radio Unit dan Antenna, Kapasitas juga sama dengan Macro site, Instalasi mudah dan cepat, dan mampu melayani sekitar 400 User / Cell.

Book RRU ini digunakan oleh telkomsel untuk solusi jaringan di POPKI Cibubur dan Pertamina Simprug. (Icha)

Juli 2018 Jaringan Telkomsel Sudah Siap Kawal Asian Games

0

Telko.id – Ajang Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang memang sebuah ajang olahraga yang bergengsi. Tak heran, Telkomsel sebagai official partner pun siap siaga menyambutnya.

Bukan hanya di area Gelora Bung Karno saja, tetapi juga di wilayah lain yang akan digunakan atlit menginap dan bertanding, termasuk di Palembang. Tetapi juga harus mempersiapkan koneksi internasional yang mumpuni hingga experience para tamu juga puas.

“Untuk itu, kami sudah mempersiapkan kapasitas Indoor di GBK Main Stadium sebanyak 80.000. Lalu di Gedung Tennis Indoor akan mampu melayani 1200, Indoor JHCC mampu melayani 12 ribu, Indoor Istora Senayan nantinya akan mampu melayani 8000 pelanggan,” kata Nugroho Adi Wibowo, General Manager Network Engineering and Project Jabotabek Jabar Telkomsel.

Agar mampu melayani pelanggan nya di area Asian games tersebut, Telkomsel akan memasang BTS Macro
antara lain di GBK Surrounding dengan kemampuan menampung 6000 pelanggan, Mesjid Albina, STDNMADYAML, Pintu Utara, Stadium Renang, Parkir Timur, GOLFSENAYANML.

Selain itu, akan dipasang juga mobile BTS atau Combat sebagai pendukung di Basket Hall dengan kapasitas 1000, Gedung Tennis Indoor dengan 1.000.

Sedangkan untuk diluar GBK, Telkomsel sudah memiliki Jaringan existing di Pondok Indah Golf Existing dengan kapasitas 1.000,  Pondok Indah Golf Existing dengan kapasitas 1.000, dan Rawamangun Baseball dengan kapasitas 1000.

Untuk BTS Indoor akan dipasang di Media Village Kemayoran berkapasitas 4.000, JIEXPO (Hall A, B, C, D) berkapasitas 39.000, Athlete Village Kemayoran berkapasitas 15.000 dan Training Facility berkapasitas 8.000.

Telkomsel juga akan memasang BTS Combat di dua lokasi yakni di Ancol Marina dengan kapasitas 3000, Pertamina Simprug dengan kapasitas 1.000, GOR POPKI Cibubur berkapasitas 1000, Jakarta Equestrian Park  Pulo Mas dengan kapasitas 1100, dan International Velodrome Rawamangun berkapasitas 1000. Khusus di GOR Pencak Silat TMII bukan hanya saja memasang Combat, Telkomsel pun akan memasang BTS Macro hingga dapat melayani 1500 pelanggan. Total Cluster Outside GBK mampu melayani 78.600 pelanggan.

Tidak ketinggalan, wilayah Sub-Urban yang menjadi venue pertandingan pun sudah dipersiapkan jaringannya. Total kapasitas Cluster Jakarta Sub Urban yang dipersiapkan adalah 135.000 pelanggan.

Jaringan existing Telkomsel adalah di APM Equestrian Tigaraksa Existing dengan kapasitas 1.000 dan Gunung Mas, Puncak Existing berkapasitas 1.000 pelanggan.

Untuk memperkuat jaringan, Telkomsel menambahkan BTS Indoor dan Combat di Wibawa Multi Stadium Indoor & Combat dengan kapasitas 30.000 Pelanggan, Patriot Stadium Indoor & Combat dengan kapasitas 30.000, Jalak Harukpat Stadium Indoor & Combat dengan kapasitas 40.000 pelanggan.

Dibeberapa wilayah hanya akan ditambahkan BTS Combat saja yakni di Khe Bun Hill Subang dengan kapasitas 1.000 pelanggan, Roads Around Subang berkapasitas 1.000, Bendung Rentang Berkapasitas 1.000 pelanggan.

Adapun, untuk teknologinya, Telkomsel tidak sendirian. Ada vendor jaringan juga yang mendukung yakni Huawei. ”Hanya saja, untuk implementasinya, Telkomsel harus melakukan banyak reengineering jaringan agar pelanggan pun mendapatkan mafaat yang optimal. Reenginering ini dilakukan sendiri oleh orang dalam Telkomsel,” ujar Juanita Erawati, Vice President ICT Network Management Area Jabotabek Jabar – ICT Network Management Area Jabotabek Jabar Group Telkomsel.

Untuk event Asian Games 2018 ini, Telkomsel tidak mengalokasikan Capex Khusus. Pertama, BTS combat, MIMO dibantu partner. Ada juga dengan model financial reenginering juga. Selain itu, banyak juga yang hanya melakukan penyesuaian secara software saja. (Icha)

45.5 Juta Pelanggan Telkomsel Ada di Jabotabek – Jabar

0

Telko.id – Tidak dapat dipungkiri, Jabotabek – Jabar memang memiliki peran banyak bagi semua operator. Termasuk juga Telkomsel. Dari total pelanggan yang dimiliki, ada 45.5 juta pelanggannya berada di wilayah ini atau ada peningkatan 19% dibandingkan dengan tahun lalu. Sedangkan di Jawa Barat, pertumbuhannya dibandingkan dengan tahun lalu mencapai 16%.

Di Jabotabek sendiri menguasai 68% atau 30.940.000 juta pelanggan. Dengan jumlah pelanggan paskabayar Telkomsel mencapai 2.1 juta.

Untuk mencapai angka tersebut tidak lah mudah. “Di Jabotabek ini, untuk nambah pelanggan susah sekali karena memang semua operator ada sehingga persaingan juga jadi sengit,” ujar Singue Kilatmaka, Corporate Communication Manager Telkomsel Area 2 (Jabotabek-Jabar), saat “media gathering” Telkomsel di Denpasar, Rabu (21/3/2018).

Sedangkan di Jawa Barat, pertumbuhan pelanggan Telkomsel dibandingkan dengan tahun lalu mencapai 16%. Khusus untuk pelanggan paskabayar mencapai 14%.

Berdasarkan data yang disampaikan, Telkomsel sampai akhir 2017 lalu menguasai pasar seluler di Jabotabek Jabar ini sebesar 33,5 persen, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada diangka 31%.

Pelanggan pengguna data di area ini pun tumbuh 56%. Khusus untuk prepaid terjadi pertumbuhan hingga 38%. Sedangkan untuk digital busniness terjadi pertumbuhan 43.4%.

Hal ini sangat dipengaruhi pertumbuhan penjualan di kuartal 4 tahun 2017 yang mencapai 56%. Kenapa? Ternyata, Telkomsel salah satu program nya adalah menggandeng kumunitas gamers di kedua wilayah tersebut. Yang ternyata banyak juga komunitas gamer yang sudah professional. Jadi, bukan di kota besar nya, melainkan dikota-kota kecil untuk menjadi ‘agen’ penjualan. Dengan juga menawarkan paket-paket yang menarik bagi para gamer tersebut. Ternyata, sambutannya sangat baik.

Selain itu, munculnya operator yang mencjual paket denom kecil pun membuat Telkomsel harus bisa membuat paket yang komptitif dan lebih agresif masuk ke pasar.

Tak heran, payload di jabotabek Jabar juga sangat meningkat tajam. Bahkan pertumbuhan payload 4G di Jabar dari tahun sebelumnya bisa mencapai 755%.

Namun, sebelum itu semua, Telkomsel Jabotabek – Jabar pun sudah  ‘dibekali’ dengan jaringan yang mumpuni. Setidaknya,45 ribu BTS sudah ditanam di wilayah dengan komposisi 75% BTS 3G dan 4G. Sedangkan di Jabotabek lebih banyak ditambah 4G BTSnya.

Dibandingkan dengan tahun lalu, penambahan BTS baru di kedua wilayah ini mencapai 135%. Untuk di Jabar saja ada penambahan 336% BTS 4G baru.

Di Jakarta sendiri, dengan perolehan Telkomsel akan penggunaan frekuensi 2300 Mhz dari pemerintah sudah membangun sekitar 1200 New 4G BTS.

Jika tahun lalu Telkomsel menggelar program TruBEx (True Broadband Experience) dengan membangun banyak jaringan. Tahun ini, 2018, Telkomsel punya program True Conex atau True Costumer Experiences.

Tahun 2018 ini, Telkomsel Jabotabek dan Jabar ini akan tetap melakuka penetrasi ke pasar retail sesuai dengan segmentasi pasar. Termasuk juga masuk ke penetrasi layanan korporasi. Di mana, saat ini, sudah ada 10 korporasi yang bekerja sama dengan Telkomsel. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan dengan melakukan kerjasama ke pemerintah kota dan kabupaten. Disesuaikan dengan kebutuhannya. Tidak ketinggalan juga bekerjasama dengan pesantren yang juga sudah pernah dilakukan tahun lalu.

Untuk TCash, akn terus dijajako lagi dengan masuk pasar tradisional. Di mana pasar Majestic dan Bintaro menjadi pasar percontohan nya.

Dan, sudah tentu penguatan network, superiority  termasuk asian games.  (Icha)

Ada Perbedaan Jumlah Registrasi Kartu Prabayar, Pemerintah Akan Lakukan Rekonsiliasi Data

0

Telko.id – Dari data yang dimiliki operator telekomunikasi, sebanyak 304 juta kartu prabayar telah diregistrasikan. Sementara, berdasarkan tarikan data Dukcapil, tercatat ada 351 juta kali registrasi kartu prabayar. Hal ini muncul berdasarkan data yang dipaparkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bersama operator seluler memberikan jawaban soal isu kebocoran data dalam proses registrasi kartu prabayar kepada Komisi I DPR RI,  Senin (19/3/2018). Di mana ada perbedaan hit data nomor prabayar yang diregistrasi dengan milik Ditjen Dukcapil.

Hal tersebut juga dipertanyakan oleh anggota Komisi I DPR dari Fraksi Demokrat, Roy Suryo, menyoroti tentang kesenjangan data antara jumlah kartu SIM prabayar yang teregistrasi versi operator seluler dan versi Ditjen Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Terkait dengan perbedaan data tersebut, Rudiantara mengatakan akan melakukan rekonsiliasi data untuk memastikan berapa jumlah kartu prabayar yang sebenarnya beredar di masyarakat.

Namun, untuk kebocoran data resgitrasi, Rudiantara menjelaskan secara rinci berbagai hal tentang registrasi kartu prabayar, termasuk alur registrasi prabayar yang melibatkan Kemkominfo, operator telekomunikasi, dan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ia menegaskan, tak ada kebocoran data registrasi dari sisi Kemkominfo. “Tidak ada kebocoran data. Kalau ibarat ban mobil, Kominfo itu enggak ada anginnya,” ujar Rudiantara di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senin (19/3/2018).

Rudiantara pun menjelaskan alur registrasi kartu prabayar yang selama ini berlaku. “Pengguna prabayar itu melakukan registrasi prabayar menggunakan NIK dan nomor KK ke operator, kemudian dari operator masuk ke Dukcapil untuk divalidasi,” kata pria yang karib disapa Chief RA tersebut.

Selanjutnya setelah divalidasi, Dukcapil akan mengirim kembali ke operator dan operator memberi notifikasi kepada pelanggan bahwa datanya sudah valid.

“Proses ini sangat cepat, hanya dalam hitungan detik,” kata Rudiantara menegaskan.

Lebih Lanjut, pria berkacamata ini menekankan, di database KK dan NIK milik Ditjen Dukcapil terdapat 17 field data. Sementara yang digunakan hanya dua, yakni nomor NIK dan nomor KK.

“Yang ramai data bocor di Kemkominfo, padahal tidak ada bocor data di Kemkominfo. Kalau database, itu ada di Dukcapil, Kemkominfo hanya bisa memonitor data jumlah yang melakukan registrasi,” ujar Rudiantara.

Untuk diketahui, Komisi I DPR menggelar rapat kerja bersama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan tiga pimpinan operator seluler di Indonesia, yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Agenda rapat kerja ini membahas tentang keamanan data kependudukan yang digunakan untuk registrasi kartu SIM prabayar. Anggota DPR Komisi I pun mempertanyakan tentang keamanan data itu.

“Di masyarakat ada debat tentang keamanan data pribadi saat registrasi, siapa yang bisa menjamin data itu aman? Bagaimana antisipasi supaya tidak ada penyalahgunaan. Siapa yang harus tanggung jawab, negara harus menjamin, tapi bagaimana bentuk jaminan negara?” tutur anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira.

Andreas bersama anggota Komisi I DPR lainnya sepakat, pertanyaan tentang keamanan data registrasi kartu SIM prabayar ini disebabkan Indonesia belum memiliki undang-undang perlindungan data pribadi yang menjadi pengimbang bagi undang-undang keterbukaan publik.

“Kita belum punya UU perlindungan data pribadi yang menjadi pengimbang dari UU keterbukaan publik. Perlu ada perlindungan data pribadi bagi siapa saja yang menyerahkan data pribadinya kepada operator, negara wajib memberikan perlindungan data pribadi,” ucap Andreas. (Icha)

 

 

Layanan 4G Di Indonesia Kini Sudah Menjangkau 45.811 Desa/Kelurahan

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengungkapkan kehadiran layanan 4G LTE terus meningkat di Indonesia sejak dikomersialkan sejak tahun 2014 lalu. Kini layanan itu telah menjangkau 45.811 desa atau kelurahan, 4.088 kecamatan, dan 331 kabupaten atau kota.

“Saya bisa bilang penetrasi 4G lumayan kencang di Indonesia. Bayangkan setelah mulai digenjot tiga tahun lalu, ada sekitar 62.291 eNode B (BTS 4G) dibangun semua operator. Ini luar biasa!” kata Menteri Kominfo Rudiantara ketika menjadi pembicara di diskusi betema “Entering The Next Phase of Data Era” di Jakarta, Rabu (14/03/2018).

Dalam diskusi yang dihelat Indonesia LTE Community itu, Menteri Kominfo mengungkapkan saat ini 4G sudah hadir di 45.811 desa atau kelurahan, 4.088 kecamatan, dan 331 kabupaten atau kota. “Kalau dilihat untuk desa atau kelurahan itu presensi sudah 55,05%, di kecamatan 56,98%, dan kabupaten 64,6%.  Tidak gampang itu bangun site secepat itu, tapi bisa tumbuh dua ribu dalam 2 tahun 800 hari. Artinya rata-rata 80 dibangun per hari. Cepat luar biasa!,” serunya mengapresiasi kecepatan pembangunan akses 4G di Indonesia.

Meskipun demikian, Menteri Rudiantara mengakui adanya daerah yang belum terjangkau akses 4G. “Tapi memang masih ada daerah yang bolong karena mahalnya backbone dan transmisi,” katanya.

VP Next Generation Network Telkomsel Ivan Cahya Permana mengakui pertumbuhan layanan data dengan adanya 4G melesat di jaringan Telkomsel. “Tahun 2017 unaudited, data tumbuh 126% sedangkan revenue hanya tumbuh 26%. Ini masih pekerjaan soal scissor effect dari layanan data,” katanya.

Ditambahkannya, Telkomsel juga telah memaksimalkan tambahan frekuensi di 2,3 GHz untuk layanan 4G. “Berkat tambahan frekuensi di 2,3GHz kita makin ngebut bangun BTS 4G. Saat ini untuk 4G sudah ada 500 site,” ungkapnya.

Group Head Commercial LTE XL Axiata, Rahmadi Mulyohartono mengungkapkan salah satu isu yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi operator dalam menggelar 4G adalah masalah ketersediaan frekuensi. “Harapan kami yang tengah rajin bangun di luar Jawa, ada kesempatan untuk nambah frekuensi kita akan ambil,” katanya.

Sementara Direktur Utama Smartfren Merza Fachys mengatakan isu lainnya dalam mengembangkan 4G adalah di ketersediaan infrastruktur backbone dan transmisi. “Tak bisa lagi andalkan microwave untuk transmisi, harus fiber optik. Harapan kita dipermudah bangun fiber optik di perkotaan untuk ke akses (radio),” katanya.

Wakil Direktur Utama Tri Indonesia M Danny Buldansyah mengatakan perseroan tengah agresif membangun 4G setelah mendapatkan tambahan frekuensi di 2,1 GHz. “Layanan Tri kedepan akan lebih baik untuk data dengan ada tambahan frekuensi,” katanya.

Akses data kecepatan 4G LTE berstandar komunikasi dasar nirkabel tingkat tinggi pada jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSDPA sehingga memungkinkan peningkatan kapasitas dan kecepatan dengan menggunakan teknik modulasi baru. Di Indonesia 4G LTE menggunakan pita 1.800 MHz selebar 5MHz sehingga pelanggan bisa menggunakan layanan aplikasi berkecepatan 80-100 Mbps. Pertama kali 4G LTE Telkomsel diuji coba pada 11 September 2013 di Nusa Dua, kecepatannya mencapai 61 Mbps atau empat kali lipat 3G berbasis HSPA. (Icha)