spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1446

Promosikan Asian Games 2018, Kominfo Gelar Kompetisi Konten Kreatif

Telko.id – Tinggal 28 hari lagi, Asian Games 2018, gelaran olah raga terbesar di Asia itu akan berlangsung di Jakarta, Palembang dan sekitarnya. Berbagai kegiatan untuk menyemarakkan digelar oleh semua kalangan, dari  masyarakat, instansi pemerintah maupun swasta. Demi suksesnya acara tersebut, Kominfo Gelar Kompetisi Konten Kreatif dan Pesta Rakyat.

Untuk Pesta Rakyat dikemas sebagai kegiatan terbuka bagi masyarakat untuk unjuk kreatifitas dalam bentuk tarian dan kreasi konten digital dalam bentuk foto atau video. Kompetisi tarian modern digelar di panggung Pesta Rakyat yang juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM lokal dan potensi wisata setempat.

Gelaran Pesta Rakyat bertema Semangat Sang Juara itu telah berlangsung di Jambi, Pekan Baru (Riau), Solo (Jawa Tengah), Makassar (Sulsel), Padang (Sumbar) dan Banyuwangi (Jatim).

Dalam minggu ini sampai pertengahan Agustus akan berlangsung di Denpasar (Bali), Sorong (Papua Barat), Medan (Sumut),  Ambon (Maluku), Lombok (NTB), Yogyakarta (DIY), Banjarmasin (Kalsel), Bandung (Jabar), dan Bandar Lampung (Lampung).

Di Banyuwangi dan Denpasar, Pesta Rakyat dilaksanakan bersamaan dengan Torch Relay atau estafet api obor Asian Games 2018 keliling Indonesia.

Dalam Pesta Rakyat yang digelar dalam ajang Car Free Day (CFD), masyarakat sekitar lokasi, selain mengikuti Kompetisi Tarian Modern, juga bisa mengikuti kuis atau trivia dengan merchandise yang menarik serta mendaftarkan diri menjadi Duta Suporter Indonesia atau memberikan dukungan untuk atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2018.

Duta Suporter Indonesia

Duta Suporter Indonesia (DSI) yang digagas oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara merupakan aplikasi untuk menggalang dukungan dan partisipasi para pengguna internet di Tanah Air.  Aplikasi itu diluncurkan untuk mengajak masyarakat, khususnya pengguna internet, ikut mendukung pelaksanaan Asian Games 2018.

Hal tersebut disebabkan tingginya angka pengguna internet di Indonesia yang menjadi nilai tambah istimewa, terutama generasi muda (milenial).

“Sejak diluncurkan Kementerian Kominfo pada 10 Juli lalu, tercatat hingga update data terakhir Minggu (22/7/2018), sebanyak 82.777 menjadi pendukung aplikasi DSI. Sedangkan jumlah Duta telah mencapai 3126,” seperti yang disebutkan oleh Noor Iza, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo dalam siaran berita tertulisnya.

Jumlah user yang terdata aktif di aplikasi DSI per tanggal 22 Juli berjumlah 30.808 dan melalui mobilesite yakni 55.095. Kemudian untuk pemenang kuis harian yang ada di aplikasi DSI yaitu sebanyak 150. Sementara untuk keseluruhan jumlah vote yang dilakukan pengguna internet untuk memilih para DSI telah mencapai 105.366.

Berdasarkan data yang dihimpun terakhir per tanggal 22 Juli, sebanyak 3327 menjadi partisipan aktif aplikasi DSI dari 34 provinsi di Indonesia yang terbagi menjadi dua kategori yaitu duta dan suporter.

Berbagai aktivitas untuk meramaikan penggunaan aplikasi DSI sejak pertama kali diluncurkanpun telah dilakukan Kementerian Kominfo melalui kanal-kanal yang ada di media sosial.  Salah satunya konten tentang aplikasi DSI di forum Kaskus dengan judul thread Nonton Pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta, Gratis!

Aplikasi DSI juga sempat menjadi trending topic pertama di Twitter, bahkan ketika masih dalam tahap soft launching tanggal 7 Juli dengan tagar #DutaSuporterIndonesia dan #DutaSuporter.

Kementerian Kominfo juga mencatat, partisipan aktif DSI melalui kanal Facebook telah menjangkau 11.107.800 dan impresions 27.649.133. Sedangkan di Instagram, total jangkauan mencapai 9.000.504 dan impresions 17.988.052. Lalu untuk Twitter, jumlah impresions pada akun @dutasuporter yakni 31.800, 659 profile visit, 48 mention dan 2123 telah menjadi followers.

Melalui aplikasi DSI, nantinya, setiap provinsi akan terpilih dua DSI yang bakal ikut menghadiri pembukaan Asian Games 2018 tanggal 18 Agustus di Jakarta serta menonton beberapa cabang pertandingan olahraga selama empat hari. Tak hanya itu, para voters yang beruntung pun juga berkesempatan untuk bergabung dalam Pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta dan mendapatkan sejumlah hadiah yang menarik.

Kompetisi Menulis

Kompetisi menulis mengenai Asian Games 2018 ini mulai dibuka pendaftarannya sejak 7 Juni lalu dan telah berakhir pada 17 Juli. Karya tulis yang dikirimkan dibagi menjadi dua tema yaitu Dukung Bersama Asian Games dari Daerahku dan Aku Bangga Indonesia sebagai Tuan Rumah Asian Games.

Peserta dapat mengirimkan karya tulisnya pada batas waktu tersebut dengan sebelumnya mengisi formulir pendaftaran melalui kanal web bitread.id/asiangames. Selanjutnya, panitia kompetisi menulis menyeleksi seluruh karya yang dikirimkan oleh peserta hingga akhirnya terpilih 34 orang finalis. Finalis Hasil seleksi karya tulis terbaik tentang Asian Games 2018 akan diumumkan oleh Kemenkomifo pada tanggal 25 Juli mendatang.

Pengumuman karya tulis yang lolos seleksi nantinya akan diumumkan Kemenkominfo melalui akun media sosial dan surat elektronik kepada para finalis. Setelah pengumuman finalis yang lolos seleksi, selanjutnya mereka semua akan melalui proses karantina hingga penentuan pemenang yang berlangsung pada tanggal 15-17 Agustus.

Selain itu juga, pada ajang kompetisi menulis tentang Asian Games 2018 ini akan digelar pula peluncuran buku Writingthon pada 17 Agustus.  Berbagai fasilitas diberikan Kemenkominfo kepada peserta yang terpilih karya tulisnya seperti hadiah, piagam juga akomodasi dan transportasi. (Icha)

 

Secara Sosioekonomi 5G Bakal Menghasilkan $ 42 Miliar Di Korea Selatan

Telko.id – Banyak pihak memang sangat berharap kehadiran 5G. Maklum saja, teknologi ini disinyalir bakal menghasilkan ‘duit’ besar. Berdasarkan hasil study yang dilakukan oleh KT Economics and Management Research Institute, penggunaan komersial teknologi 5G di Korea Selatan diperkirakan akan menghasilkan 47,8 triliun won ($ 42 miliar) dalam nilai sosioekonomi pada tahun 2030. Angka tersebut merupakan hasil dari 5G dengan memperhitungkan 1,5% dari PDB Korea Selatan pada 2025.

Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa dalam jangka pendek, teknologi 5G ini akan menciptakan setidaknya 30,3 triliun won dalam nilai sosial ekonomi dalam jangka waktu yang lebih pendek – pada tahun 2025. Angka ini akan mewakili hampir 1,5% dari produk domestik bruto negara itu.

“Seperti teknologi umum tujuan masa lalu, seperti listrik, mesin uap dan komputer, 5G akan merintis transformasi digital berikutnya dengan mendorong inovasi dan evolusi di seluruh ekonomi dan masyarakat kita,” kata Kim Hee-Su, kepala EMRI KT.

“5G akan digunakan dalam kombinasi dengan teknologi masa depan utama lainnya seperti Artificial Intelligence, data besar dan internet,” ujar Kim menambahkan.

Analisis 5G EMRI KT melakukan studi pada 10 industri utama Korea Selatan yakni otomotif, manufaktur, perawatan kesehatan, transportasi, pertanian, keamanan dan keselamatan, media, energi, logistik dan keuangan.

Studi ini menunjukkan bahwa jumlah total nilai sosioekonomi yang akan dihasilkan oleh teknologi 5G oleh 10 industri ini pada tahun 2030 diperkirakan mencapai 42,34 triliun won. Selain 5,41 triliun won akan dihasilkan oleh kota-kota, daerah non-perkotaan, rumah dan kantor, yang akan ditingkatkan dengan memanfaatkan 5G dan teknologi masa depan yang terkait.

Di antara 10 industri dalam laporan tersebut, industri otomotif diprediksi akan mendapatkan yang paling dalam nilai sosial ekonomi: 3,3 triliun won pada tahun 2025 dan 7,2 triliun won pada tahun 2030. Kendaraan telematika, salah satu kekuatan utama di balik peningkatan, akan membuat kendaraan lebih aman, panggil bantuan di pinggir jalan dengan satu sentuhan tombol, putar 911 ketika pengemudi mengalami kecelakaan dan perkenalkan fitur inovatif lainnya.

Keuangan diharapkan menjadi yang kedua dalam hal dampak industri dengan 5,6 triliun won dalam nilai sosial ekonomi pada tahun 2030, diikuti oleh industri media dengan 3,6 triliun won.

Berikutnya adalah perawatan kesehatan dengan 2,9 triliun won; transportasi dengan 2,8 triliun won; distribusi dengan 2,5 triliun won; energi dengan 1,1 triliun won; keamanan dan keselamatan dengan 0,72 triliun won; dan pertanian dengan 0,26 triliun won.

Awal tahun ini, KT mengkonfirmasi rencana untuk meluncurkan jaringan 5G komersialnya pada Maret 2019. Perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di negara itu sebelumnya menyelesaikan uji coba 5G selama Olimpiade Musim Dingin, yang berlangsung di kota PyeongChang pada bulan Februari. Selama PyeongChang Games, KT menyediakan lima teknologi visual yang digerakkan 5G – tampilan sinkronisasi, potongan waktu interaktif, siaran langsung realitas virtual 360 derajat, tampilan omni-point dan bus 5G yang terhubung.

Selama presentasi utama di KTT 4G / 5G Qualcomm, yang berlangsung di Hong Kong pada bulan Oktober 2017, KT SVP dari Strategi Jaringan YongGyoo Lee, mengatakan bahwa rencana penyebaran 5G telco awalnya menetapkan penggunaan spektrum 28 GHz untuk hotspot perkotaan dan 3,5 Pita GHz untuk daerah perkotaan dan pedesaan. (Icha)

Pemerintah Targetkan 2019 Tanah Papua Merdeka Internet

0

Telko.id – Tanah Papua, dulu banyak tertinggal dari banyak hal. Kini tidak lagi, setidaknya, pemerintah kini punya target untuk membuat wilayah di Timur Indonesia ini untuk Merdeka Internet 2019. Hal ini dapat terwujud dengan adanya penyediaan akses telekomunikasi USO dan internet rakyat, Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika membangun Base Tranceiver Station (BTS) di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) dan akses internet untuk sekolah serta Puskesmas.

Dalam rangka mewujudkan agenda Pemerintah untuk memastikan pemerataan pembangunan bidang telekomunikasi secara bertahap, Menteri Kominfo Rudiantara pun mengunjungi dua kabupaten terdalam di tengah Papua yaitu Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Membramo Raya untuk melihat secara langsung layanan telekomunikasi USO dan memastikan rencana Palapa Ring Timur berjalan dengan baik.

“Sesuai dengan agenda Pemerintahan Pak Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, Kominfo dan BAKTI menyediakan akses untuk seluruh masyarakat Indonesia. Membangun dengan Indonesia Sentris mulai dari pinggiran agar setara dengan di Jawa, Sumatera dan Kalimantan,” kata Menteri Kominfo Rudiantara dalam Kunjungan Kerja untuk melihat pembangunan Palapa Ring Timur dan BTS 3T di SMKN 1 Mulia Kab. Puncak Jaya, Papua.

Indonesia Sentris menurut Menteri Rudiantara merupakan cara yang dilakukan pemerintah sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. “Pinggiran bukan terpinggirkan, tapi bagian dari NKRI yang harus dijaga seutuhnya. Puncak Jaya ini tengahan (karena berada di tengah Papua) dan kita selalu bekerja untuk adik-adik kita dan masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Bahkan Menteri Kominfo menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia akan terhubung dengan jaringan backbone internet cepat pada Tahun 2019. “Ini kebijakan keberpihakan pemerintah untuk memastikan seluruh rakyat bisa akses internet cepat,” tandasnya.

Akses telekomunikasi dalam pandangan Menteri Kominfo merupakan hak warga negara Indonesia. “Bulan depan Indonesia sudah merdeka 73 tahun, kita sudah merdeka dari penjajah tapi belum merdeka dari internet,” ungkapnya.

Menghubungkan Tanah Papua dengan Telekomunikasi dan Internet

Tanah Papua, menurut Menteri Kominfo merupakan berkah besar bagi Bangsa Indonesia. “Tanah Papua beri berkah bagi kita, tadi dalam perjalanan ke sini diberitahu Pak Sekda Prov itu di gunung situ emas paling besar. Dulu banyak orang tinggal ambil saja, hanya saja untuk menerimanya saya harus terbang,” tuturnya mengagumi keindahan dan potensi Papua.

Menteri Rudiantara mengakui adanya tantangan dalam membangun infrastruktur di kawasan Papua. “Demikian halnya dalam hal membangun telekomunikasi. Papua tak seperti Jawa yang kondisi geografisnya lebih mudah  dibangun,” katanya.

Mengenai pembangunan akses telekomunikasi, Menteri Kominfo mengibaratkan seperti akses perhubungan. “Seperti Puncak Jaya yang semua tak bisa dijangkau dengan jalan darat, harus udara. Di telekomunikasi kalau tidak bisa pakai kabel ya pakai satelit,” jelasnya.

Mengenai kapasitas akses jaringan, Menteri Rudiantara juga mengibaratkan seperti pesawat terbang.  “Soal kapasitas ya sama seperti pesawat terbang akan bergantung jenis pesawatnya. Analoginya hampir sama dengan telekomunikasi,” urainya.

Dalam mewujudkan konektivitas sesuai dengan prioritas Pemerintah, Menteri Kominfo menunjukkan tekadnya. “Kami tidak akan menyerah. Semua kabupaten di Papua dan Papua ada 41 kabupaten yang akan dibangun jaringan tulang punggung internet cepat. Ada 31 (daerah kabupaten) yang baru untuk dibangun akses yg baru inernet kecepatan tinggi. Ini kebjikan keberpihakan dari pemerintah yang Indonesia Sentris,” jelasnya.

Secara khusus Menteri Kominfo meminta bantuan Bupati dan seluruh jajarannya untuk memastikan akses internet bisa terwujud. “Kita canangkan pada 2020 mudah-mudahan tidak ada desa yang tidak ada BTS. Pada tahun 2019 di Puncak Jaya desa yang belum dipasang, mudah-mudahan bisa dipasang (internet). Kami mohon bantuan dari Pak Bupati karena masalah di Papua ini soal tanah. Nomor satu soal perizinan, kedua tanah kalau tidak ada tanah pasang antena dimana?,” pintanya.

Mengenai akses internet yang sudah digunakan untuk kebutuhan sekolah, Menteri Kominfo memastikan tahun ini akan ada penambangan titik akses internet.  “Sampai akhir tahun ini akan ada penambahan kapasitas. Tadi  Bapak Bupati minta ada tambahan dua titik, kami akan kasih empat titik,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda menghargai terobosan baru pemerintah pusat untuk membangun telekomunikasi di kawasan terdepan, terpencil dan tertinggal. “Terobosan baru Pemerintah Jokowi-JK untuk membangun telekomunikasi di daerah 3T sangat dirasakan manfaatnya. Terima kasih atas akses internet rakyat di sekolah, Puskesmas, serta lokasi publik,” katanya.

Bahkan Bupati Juniwonda meminta agar tahun depan seluruh sekolah bisa mendapatkan akses internet untuk kebutuhan ujian nasional dan penerimaan peserta didik baru. “Kami berharap tahun depan seluruh Puncak Jaya dapat akses internet sehingga (bisa) penerapan sistem PPDB, dan dengan adanya akses internet bisa kikis kesenjangan akses di pedesaan,” pintanya.

Menteri Sinyal

Ketika berkunjung ke Mamberamo Raya, Bupati Dorinus Dasinapa tampak senang karena sudah mendapatkkan akses telekomunikasi USO dan pembangunan Palapa Ring. Menurutnya saat ini Pemerintah Pusat sudah dapat menunjukkan pembangunan berlangsung sampai ke desa dan pelosok.

“Konsepnya banyak yang luar biasa. Implementasinya sudah sampai ke daerah. Saya berdoa kepada Tuhan untuk selalu dikasih pertolongan,” katanya.

Menurut Bupati Dasinapa, kabupaten yang dipimpinnya memiliki Sungai Mamberamo Raya. Salah satu sungai terbesar di Papua serta hutan lebat masih perawan dengan potensi wisata dan kayu.  “Belum digarap maksimal untuk kebutuhan rakyat. Mohon kiranya sentuhan yang diberikan kepada kami di bidang telekomunikasi telah diikuti bidang lain. Rakyat  membutuhkan listrik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan bahan pokok yang terjadwal bagi masyarakat,” paparnya.

Dalam bidang telekomunikasi yang menjadi sasaran kunjungan Menteri Kominfo, menurut Bupati Mamberamo Raya saat ini sudah dibangun sejumlah BTS oleh BAKTI di 9 titik dan NOC untuk Palapa Ring. “BTS yang dibangun BAKTI Kominfo sudah luar biasa jaringannya, masyarakat berterima kasih. Bisa telepon daerah yang lain,” ungkapnya.

Kemudian Menteri Kominfo segera keluar ke anjungan guest house sambil membawa mikrophone.  “Bapak dan Ibu sekalian termasuk anak-anak saya datang ke sini untuk memastikan pembangunan menara telekomunikasi berlangsung baik. Agar kehidupan masyarakat di sini lebih baik,” katanya.

Usai sambutan, seorang warga bertanya kapan lampu nyala lagi di Mamberamo Raya?  Kemudian Menteri Rudiantara menjawab bahwa kedatangannya untuk membangun dan memastikan  akses  sinyal telekomunikasi.  “Saya bukan menteri lampu tapi Menteri Sinyal. Saya datang ke sini bawa sinyal lewat BTS itu yang bisa bapak dan ibu gunakan untuk telepon,” katanya.

Kontan Freddy, warga Mamberamo minta tolong agar disampaikan ke Menteri yang urusi lampu agar segera ada listrik lagi.  “Tolong sampaikan Pak Menteri, kami butuh listrik. Kalau sinyal kami juga ucapkan terima kasih sudah dibantu,” jelasnya.

Merdeka Internet

Target untuk merdeka internet sudah mulai dengan membangun akses telekomunikasi. Di kawasan perbatasan BAKTI melalui Program BAKTI Sinyal menyedaikan perangkat BTS dengan panel surya agar memudahkan komunikasi antarwarga.

“Sementara dalam penyediaan internet, melalui Program BAKTI Aksi atau Akses Internet kami menyediakan dukungan internet untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan dan layanan publik,” jelas Anang Latif, Dirut BAKTI yang ikut dalam Kunjungan Kerja Menteri Kominfo di Puncak Jaya dan Mamberamo Raya.

Menurut Direktur Anang Latif, sesuai dengan target Menteri Kominfo, penyediaan akses internet cepat juga dilakukan melalui Palapa Ring dan High Throughput Satelite. “Melalui BAKTI Paring (Palapa Ring) dan BAKTI Satria (Satelit Republik Indonesia) dibangun jaringan tulang punggung internet kecepatan tinggi,” tambahnya.

Ketersediaan internet cepat menurut Menteri Rudiantara diperuntukan generasi masa depan Indonesia. “Saya selalu membuat tahun 2030 sebagai acuan untuk menunjukkan bahwa saat itu Indonesia mengalami bonus demografi dan anak-anak yang ada di depan kita ini mengalami masa produktif,” tuturnya.

Oleh karena itu, perlu disiapkan akses internet agar mereka bisa menjadi lebih maju dan lebih baik. “Fokus pemerintah menyiapkan sumberdaya manusia, diprediksikan ekonomi Indonesia nanti akan meningkat menjadi dua setengah kali dari Indonesia sekarang. Oleh karena itu seluruh program untuk meningkatkan akses telekomunikasi dan merdeka internet tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Bahkan Menteri Kominfo menegaskan jika Palapa Ring Timur akan membutuhkan waktu lebih lama maka Kementerian Kominfo melakukan terobosan untuk percepatan.

“Kalau Palapa Ring membutuhkan waktu lebih lama maka Tahun 2022 kita akan sediakan satelit. Jika perlu sebelum satelit ada kami akan cari cara agar bisa sewa untuk memastikan akses internet cepat bisa digunakan masyarakat,” tuturnya.

Menteri Rudiantara mengingatkan agar jajaran pemerintah daerah membantu untuk memastikan agar akses internet dapat digunakan dengan baik. “Kecepatannya 10 Mbps, di Puncak Jaya ada 32 sekolah dasar, 7 SMP dan 2 SMA dan 2 SMK. Pak Bupati dan para guru nanti tolong jaga anak-anak untuk pastikan adik-adik belajarnya menggunakan internet. Tolong jaga anak-anak kalau buka ponsel baru nantinya agar tidak lari kemana-mana. Tolong diajari bagaimana menggunakan media sosial dan internet dengan baik,” ungkapnya.

Dalam kunjungan kerja itu, Menteri Rudiantara didampingi oleh Direktur Utama BAKTI Anang Latif, Sekdaprov Papua Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen, Kepala Dinas Kominfo Papua Kansiana Salle, Kepala Balmon Jayapura Titus Tangke serta CEO Inforte Solusi Infotek Peter Djatmiko dan GM Infokom Tri Bimo. (Icha)

 

 

 

Paket Haji 3 in 1 Dari Telkomsel Membuat Tenang Beribadah

0

Telko.id – Selama beribadah di tanah suci, tentu komunikasi lancar dengan keluarga yang berada di tanah air juga menjadi menyejuk. Itu sebabnya, Telkomsel meluncurkan paket haji 3 in 1 yang disebut dengan Paket Haji #RoamingReady untuk mempermudah para jemaah haji.

Pelanggan juga tidak perlu khawatir kehabisan pulsa maupun kesulitan mendapatkan layanan dengan tersedianya channel lengkap untuk isi ulang pulsa, dan layanan pelanggan berupa Call Center 24 jam, serta kantor layanan GraPARI Mekkah, Madinah dan Jeddah yang buka setiap hari untuk melayani seluruh kebutuhan pelanggan.

”Tidak hanya menyediakan tarif dan paket promo, namun kami juga menghadirkan pusat pelayanan yang siap membantu pelanggan,” kata Jason Tan, Head of Postpaid Marketing.

Layanan Paket Haji #RoamingReady Telkomsel tersedia dalam berbagai pilihan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan yang melakukan ibadah Haji di Tanah Suci. Paket 3 in 1 Roaming Haji merupakan paket terlengkap yang terdiri dari layanan Internet Roaming, Telepon Roaming dan SMS Roaming.

Paket ini menyediakan kuota internet roaming hingga 15 GB, telepon roaming hingga 120 menit, SMS roaming hingga 120 SMS untuk masa berlaku hingga 40 hari, dengan harga mulai dari Rp 550.000.

Untuk jamaah yang membutuhkan layanan internet juga tersedia Paket Internet Roaming Haji yang berisi kuota internet hingga 11 GB untuk 30 hari dengan harga mulai dari Rp 650.000. Sedangkan bagi jamaah yang mengutamakan kebutuhan layanan telepon ke tanah air tersedia juga Paket TalkMania Haji yang berisi layanan telepon ke Indonesia selama 15 menit yang berlaku untuk 1 hari dengan harga Rp 50.000.

Pelanggan dapat mengaktifkan paket Haji yang ideal sesuai dengan kebutuhannya sebelum berangkat maupun saat tiba di Tanah Suci, melalui menu akses *266# ataupun melalui aplikasi MyTelkomsel dimana  pelanggan juga dapat melakukan cek pemakaian, aktivasi paket, isi ulang pulsa / bayar tagihan, serta cek dan tukar POIN. Informasi lebih lengkap mengenai Paket Haji Telkomsel dapat dilihat di http://www.telkomsel.com/promo-haji .

Adapun layanan pelanggan berupa Call Center dapat dihubungi secara gratis dari Arab Saudi  di nomor +628110000333. Untuk  melayani seluruh kebutuhan komunikasi pelanggan di Tanah Suci, Telkomsel juga mengoperasikan pusat layanan pelanggan, GraPARI, di Mekah (Grand Zam Zam Tower / Abraj Al-Bait, Lantai 3), Madinah (Hotel Al Salaheja) dan Jeddah (Distrik Al Rehab).

Jason menambahkan bahwa kehadiran GraPARI di berbagai lokasi di Arab Saudi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi, terutama untuk melayani pelanggan asal Indonesia yang pergi ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji dan umrah, maupun tenaga kerja Indonesia yang berdomisili di Madinah dan Jeddah.

Berbagai solusi komunikasi bagi pelanggan hadir di GraPARI, seperti informasi dan aktivasi produk dan layanan, upgrade kartu 4G, dan ganti kartu hilang atau rusak. Selama musim haji, Telkomsel juga menggelar Posko Haji yang ditempatkan di titik keramaian untuk melayani pelanggan. (Icha)

 

Axis Gandeng Ultimo Hombre Gelar Esports Di Seluruh Indonesia

0

Telko.id – Ajang eSport di Indonesia kini semakin marak. Hal ini ditandai dengan berbagai kalangan membuat kompetisi eSport ini. Seperti yang dilakukan oleh XL Axiata. Lewat Axis, operator ini menjalin kerjasama dengan perusahaan esports amatir ternama dari Inggris Ultimo Hombre untuk penyelenggaraan seri esports event di seluruh Indonesia.

Kerjasama tersebut mencakup rencana penyelenggaraan event pertama dari seri “Ultimo Hombre Axis Pyramid League” di Indonesia, yang menargetkan gamer dari segala usia. Event ini akan berlangsung pada 10-11 Agustus 2018, di The Hall, Senayan City, Jakarta.

“Melalui ajang ini, kami sekaligus ingin meyakinkan para gamer dari semua level dan usia untuk bermain game menggunakan AXIS. Didukung dengan jaringan 4G LTE yang terus semakin luas, saat ini menjangkau 376 kota di seluruh Indonesia, AXIS akan memberikan pengalaman fantastis kepada para gamer saat mereka bermain mobile game terbaru,” kata Robert E. Langton, Group Head Youth Segment XL Axiata menjelaskan.

Rob Langton menambahkan, AXIS telah menjalin kerjasama dengan banyak top games dengan menawarkan kuota khusus games dan juga pembelian items in-app menggunakan mobile account. Semua ini dilakukan untuk bisa mempermudah para penggemar game sehingga bisa menikmati games favorit mereka dengan maksimal.

Sementara itu, Mark Adams, Pendiri Ultimo Hombre mengatakan, “Lansekap dunia esports saat ini lebih berpihak kepada para gamer profesional, namun demikian gamer profesional hanya mewakili kurang dari 1% demografi dunia gaming. Di setiap negara selalu ada gamer kompetitif yang ingin merasakan pengalaman yang sama dengan para gamer profesional, namun tidak selalu mendapatkan kesempatannya.”

Mark Adams menambahkan, event-event kami di Inggris membuktikan adanya pangsa yang sangat besar untuk mereka yang mencari kesempatan tersebut, namun juga untuk mereka yang mencari lingkungan yang lebih inklusif dimana mereka bisa merasa rileks dan menjadi bagian dari sebuah komunitas.

“Dengan membawa Ultimo Hombre ke tingkat dunia, kami bisa memberikan kesempatan bagi para gamer di seluruh dunia untuk terkoneksi, dan bahkan mungkin bisa menemukan bakat-bakat terbaru di dunia gaming. Dengan mengusung slogan ‘Everyone Can Play, Anyone Can Win’ (Semua bisa bermain, siapapun bisa menjadi pemenang), memang membidik gamer dari semua level,” kata Mark.

Ultimo Hombre AXIS Pyramid League menawarkan pengalaman tak tertandingi baik untuk casual gamer maupun pro gamer. Ajang ini akan menyajikan game-game terbaru, teknologi mutakhir dan console terbaru, lengkap dengan nama-nama besar di dunia gaming termasuk selebriti, presenter dan live streamers. Para gamer akan diajak berpartisipasi dalam berbagai seri turnamen yang menjanjikan beragam hadiah termasuk uang tunai dan hadiah menarik lainnya.

Diantara game-game menarik yang akan dipertandingkan adalah Mobile Legends, Defense of the Ancients 2 (DoTA2), Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG), dan Counter-Strike: Global Offensive (CSGO), dengan total nilai hadiah lebih dari Rp 300 juta. Sepanjang pelaksanaan event, bermacam game-game menarik juga akan disuguhkan agar pengunjung dapat menikmati pengalaman bermain game yang mengasyikkan.

Para gamer kasual dan pengunjung tidak hanya akan disuguhi pengalaman seru menyaksikan gamer berpengalaman adu ketrampilan, namun mereka pun dapat mencoba ketrampilannya sendiri di zona-zona bermain yang tersedia, baik di zona retro games, VR, arcade games dan sebagainya. Semua dapat bermain, siapa pun dapat menjadi pemenang – Everyone Can PLAY, Anyone Can WIN. (Icha)

 

 

 

Telkomsel myBusiness Store Dukung Digitalisasi UKM

0

Telko.id – Untuk melakukan transformasi digital bagi Usaha Kecil Menengah bukan persoalan kecil. Perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mempermudah. Telkomsel melalui myBusiness Store menawarkan berbagai bisnis solusi khusus UKM yang merupakan one-stop SME portal yang menyediakan berbagai solusi digital untuk menjawab kebutuhan UKM.

“Kami melihat bahwa layanan digital memberikan berbagai keuntungan bagi sektor industri UKM, namun pada kenyataannya banyak pelaku usaha UKM yang mengalami kesulitan dalam menemukan penyedia solusi bisnis berkualitas yang ideal bagi usaha mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami menghadirkan Telkomsel myBusiness Store yang menyediakan berbagai solusi UKM digital dari beragam mitra penyedia solusi terbaik,” kata Arief Pradetya, Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel menjelaskan.

Saat ini para pelaku UKM sudah menyadari pentingnya menggunakan berbagai aplikasi produktivitas untuk mendukung usahanya. Namun banyaknya aplikasi yang digunakan yang juga memerlukan login situs yang berbeda menyebabkan pelaku usaha sulit untuk mengelola berbagai email dan password. Seringkali pelaku usaha juga mengalami kesulitan untuk mengontrol anggaran komunikasi dan mengelola metode berlangganan solusi untuk seluruh karyawan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Arief menjelaskan bahwa seluruh solusi UKM yang dihadirkan oleh Telkomsel myBusiness saat ini dapat langsung dibeli secara mandiri di myBusiness Store.

“Semuanya bisa dilakukan dalam satu situs, menjadikan myBusiness Store sebagai one stop solution portal untuk UKM”, ujar Arief.

Telkomsel myBusiness menghadirkan solusi lengkap untuk memajukan usaha para pelaku UKM, di antaranya solusi komunikasi selular khusus UKM, Internet, email, penyimpanan dan kolaborasi, pembuatan toko online professional, kasir online, akuntansi online, pengelolaan karyawan, maupun solusi khusus seperti manajemen klinik.

Solusi tersebut tersedia melalui skema kerjasama dengan institusi global seperti Microsoft & Google, maupun dengan local heroes seperti Jarvis, MOKA, Gadjian, e-accounting dan Trustmedis. Ke depan, Telkomsel akan terus mengembangkan kerjasama dan membuka kesempatan kepada penyedia solusi untuk menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan UKM . Beberapa solusi tambahan yang akan tersedia dalam waktu dekat adalah digital marketing, manajemen hotel, dan security.

Dengan menggunakan myBusiness Store, pelanggan dapat memilih berbagai produk UKM yang sudah dikurasi oleh Telkomsel. Pelanggan juga dapat lebih mudah mengelola solusi UKM sesuai kebutuhannya dan memiliki kemudahan untuk mengontrol anggaran IT usaha. Selain itu, pelanggan dapat mengatur karyawan mana saja yang bisa mendapatkan produk yang diberikan. Kemudahan lain yang ditawarkan myBusiness Store adalah satu akun tagihan dapat digunakan untuk berlangganan beberapa produk dan dimanfaatkan banyak karyawan.

myBusiness Store menyediakan fitur yang memudahkan pelaku UKM untuk login ke berbagai aplikasi yang telah dibeli dengan satu klik saja (single sign-on) sehingga pelanggan tidak perlu menghafal username dan password tiap aplikasi. Pelanggan juga dapat memilih berbagai metode pembayaran, baik menggunakan tagihan kartuHalo Corporate, pulsa nomor prabayar (simPATI, Kartu As, LOOP), maupun tagihan kartu kredit bagi pelanggan non Telkomsel.

Selain itu, pelanggan juga dapat melakukan pengaturan paket dengan upgrade, downgrade, dan update layanan (subscription management) secara mandiri. Pelaku UKM juga dapat mengontrol tunjangan komunikasi yang diberikan untuk masing-masing karyawannya sesuai dengan kebutuhan sekaligus membelikan produk UKM untuk karyawan dengan pembayaran yang ditagihkan kepada pemilik UKM.

Seluruh solusi yang terdapat pada myBusiness Store merupakan solusi software-as-a-service (SaaS) yang di-bundling dengan konektivitas terbaik Telkomsel. Seluruh solusi tersebut dapat mulai dinikmati dengan jumlah minimal, dibayar bulanan dan dioperasikan dengan mudah tanpa perlu integrasi yang rumit. Dengan demikian, UKM yang baru memulai usaha atau mengembangkan usahanya tidak perlu melakukan investasi besar di depan. Dari sisi teknologi atau IT, pelaku UKM dapat melakukan pembelian yang disesuaikan dengan perkembangan bisnis tanpa harus selalu melakukan rekrutmen tambahan orang untuk fungsi pendukung. (Icha)

 

 

 

Laporkan! Jika Anda Dirugikan Oleh Facebook

Telko.id – Menkominfo, Rudiantara meminta pada masyarakat untuk melaporkan jika dirugikan Facebook. Hal ini diungkapkan setelah menerima surat dari Facebook terkait hasil investigasi kasus penyalahgunaan data penggunanya oleh firma Cambridge Analytica.

Dalam surat dari Facebook tersebut, tercantum bahwa tidak ada data pengguna di Indonesia yang ikut disalahgunakan.

“Tapi saya tidak tahu benar atau tidak. Dalam surat dari Facebook hanya bilang tidak ada data pengguna di Indonesia yang ikut disalahgunakan,” ujar Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika di Jakarta.

Rudiantara menambahkan,”Karena tidak jelas, maka saya minta pada masyarakat untuk melaporkan jika ada masyarakat dirugikan Facebook (disalahgunakan datanya) oleh Facebook ke Kemkominfo”.

Sebelumnya, Facebook pernah mengungkapkan ada 784 orang di Indonesia memasang aplikasi “thisisyourdigitallife” dikembangkan oleh seorang peneliti bernama Aleksandr Kogan. Sekitar 0,2% dari seluruh pengguna. Total ada 1.096.666 orang di Indonesia atau sekitar 1,26% dari total jumlah orang yang terkena dampak secara global.

Kogan pada saat itu adalah seorang akademisi di Cambridge University saat mengembangkan aplikasi. Setelah mendapatkan data pengguna Facebook, data tersebut kemudian diberikan ke Cambridge Analytica.

Padahal, saat ini, Cambrige analytica ini telah mengajukan pailit yang sebelumnya telah diaudit oleh negara Inggris.

“Yang punya otoritas melakukan audit itu Inggris. Otoritas di Inggris bilang ini indikasinya ada kesalahan di Cambridge. Jadi, sayanya bingung seperti berbeda, saya minta tolong teman-teman Facebook, kasih tahu kepada saya. Nah, mereka cuma katakan tidak ada yang terdampak,” katanya.

“Jadi, saya minta tolong disampaikan ke masyarakat. Laporkan jika ada yang mengalami kerugian akibat facebook terkait kasus ini,” tutup Rudiantara. (Icha)

 

 

 

 

 

Akhirnya Ada Kesepakatan, Denda ZTE pun Diputihkan AS

0

Telko.id, Jakarta – Perusahaan teknologi asal China, ZTE, telah menjadi lakon selama berbulan-bulan setelah mendapat embargo dari pemerintah Amerika Serikat (AS) pada April 2018 lalu. Drama tak kunjung usai karena ZTE seketika limbung akibat kebijakan tersebut.

Tak ingin masalah berkepanjangan, akhirnya Presiden China, Xi Jinping dan Presiden AS, Donald Trump membuat kesepakatan. Lewat obrolan santai di antara keduanya, akhirnya Trump bersedia mengubah keputusannya terhadap ZTE yang dilarang menerima pasokan komponen dari perusahaan teknologi AS.

Trump menyatakan akan mencabut larangan bagi ZTE dengan sejumlah syarat. Di antaranya, ZTE bersedia membayar denda, mengganti staf maupun direksi, serta tak berkeberatan berada di bawah pengawasan ketat otoritas Negeri Paman Sam.

Terbaru, dilaporkan phoneArena, Senin (23/07/2018), Senat AS menambahkan klausul baru dalam UU Otorisasi Pertahanan Nasional. Itu artinya, regulasi harus dibahas ulang supaya adanya kesepahaman visi dan misi. Bahkan, Dewan Perwakilan AS bahkan juga dilaporkan sudah menerima salinannya.

Melalui perubahan poin aturan, sisa denda ZTE yang harus segera dibayarkan telah diputihkan atau dicabut. Sehingga perusahaan ini bisa kembali beroperasi lagi mulai Agustus 2018 mendatang.

Namun, kabar tersebut belum bisa dikonfirmasi oleh juru bicara pemerintah AS maupun pihak ZTE. Yang jelas, penyelesaian sengketa sudah memasuki babak akhir sejak pertengahan Juni 2018 lalu. ZTE dikabarkan segera bisa melanjutkan bisnis setelah membayar sebagian denda.

Kala itu, ZTE membayar denda senilai USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun kepada pemerintah AS. ZTE juga melampirkan pernyataan berisi kesediaan merombak jajaran kepemimpinan serta memenuhi persyaratan lain yang diminta oleh Departemen Perdagangan AS.

Akan tetapi, pada periode tersebut, larangan ZTE menerima pasokan komponen dari perusahaan AS yang berlaku sejak April 2018 belum dicabut. Sebab, ZTE belum membayar denda lain sebesar USD 400 juta atau sekira Rp 2,4 triliun. Sebelumnya, ZTE sudah membayar denda USD 300 juta atau lebih kurang Rp 2,2 triliun.

ZTE mendapat larangan menerima komponen dari perusahaan AS selama tujuh tahun gara-gara tertangkap basah telah melanggar kesepakatan. ZTE mengirim barang secara ilegal ke Iran dan Korea Utara yang Pemerintah AS tak terima sehingga menjatuhkan sanksi tegas. (SN/FHP)

Sumber : Telset

Ketika Teknologi Bikin Belajar Jadi Lebih Menyenangkan

0

Telko.id, Jakarta – Extramarks Indonesia menggelar sebuah acara bertajuk Extramarks Smart Challenge di central Park Mall, Jakarta beberapa hari lalu. Acara ini diadakan demi memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat tentang bagaimana edutech bisa membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Fernando Uffie, Country Manager Extramarks Indonesia menjelaskan dalam sambutannya, Extramarks ingin para siswa dan pengunjung mall merasakan bagaimana solusi belajar digital Extramarks Indonesia bisa membantu mereka dalam belajar dan memahami materi pelajaran. Terlebih para siswa bisa belajar sesuai dengan karakter masing-masing, baik melalui visual, audio maupun kinesthetic.

Dalam kompetisi ini, Extramarks menyediakan puluhan tablet yang dapat digunakan oleh undangan maupun pengunjung mall untuk menjawab pertanyaan. Jika belum mengetahui jawaban yang benar, para peserta kompetisi dapat mencari jawabannya pada Extramarks House Booth. Setelah menemukan jawabannya, baru bisa kembali bermain dan meneruskan pada pertanyaan berikutnya.

“Kompetisi ini akan dinilai berdasarkan score yang diperoleh para peserta. Setiap harinya akan diambil tiga peserta yang memiliki score tertinggi dan akan diberikan hadiah spesial oleh Extramarks Indonesia berupa puluhan tablet dan smartphone,” tambah Uffie.

Sebagai informasi, saat ini setidaknya ada 8 sekolah yang telah menggunakan solusi belajar digital 3600 milik Extramarks Indonesia untuk tahun ajaran 2018/2019. Ke-8 sekolah tersebut ada di bawah naungan yayasan Al-Azhar Syifa Budi dan tersebar di wilayah Jakarta, Cibubur, Bogor dan Bandung.

Selain itu, Extramarks Indonesia juga membangun kerjasama dengan Bank Mandiri dan Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Bagi Astra International, pendidikan merupakan salah satu pilar dalam menggelar setiap program CSR nya. Demikian juga dengan Bank Mandiri melalui Restorasi Belajar Mandiri, berharap mampu menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

“Ke depan, Extramarks Indonesia akan terus menambah kerjasama nya dengan institusi pendidikan maupun institusi lainnya yang memiliki kesamaan visi dan misi dalam dunia pendidikan dan demi kemajuan bangsa Indonesia,” pungkas Uffie.

Sebelumnya, dalam upaya mengakselerasi transformasi pendidikan, Extramarks Indonesia juga menjalin kerjasama dengan Berkarya!Indonesia untuk membudayakan teknologi lewat pendidikan.

Dengan Airport Security Web Bandara Soekarno Hatta Bisa Hemat Rp.109 Juta

Telko.id – Bandara Soekarno Hatta semakin canggih. Kini petugas Airport Security pun dapat memantau secara digital berbasis web. Namanya, Airport Security Web. Rencananya akan diterapkan pada 1 Agustus 2018 mendatang.

Transformasi tersebut bertujuan untuk memudahkan personel Airport Security dalam bertugas serta meniadakan penggunaan kertas dalam pelaporan.

“Airport Security Web merupakan hasil karya dari Tim Standarisasi (tim delapan) dari Unit Aviation Security dibawah komando Bapak Tommy Hadi Bawono sebagai Aviation Security Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta,” kata Febri Toga Simatupang, Senior Manager Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam berita tertulis yang dikirimkan ke redaksi Telko.id.

Sebenarnya, pada tahap awal, laman ini berfungsi sebagai data terhadap barang tercecer atau lost and found.  Dari ide tersebut, kemudian mereka membangun sendiri website tanpa meng-hire orang lain atau pihak ketiga.

“Kekhawatiran mereka jika data laporan  tentang barang yang tercecer yang berbentuk buku tersebut hilang atau rusak. Betapa repotnya-kan, dengan sistem digital ini semua akan terbackup,” ujarnya.

Begitu pun dengan logbook yang biasa terisi dengan berbagai laporan pelaksanaan dinas dan laporan fasilitas keamanan yang masih menggunakan kertas.

Febri menambahkan, “Dengan digitalisasi ini, manajemen akan mengetahui laporan yang lebih akurat. Karena waktu pelaporan yang real time dan terhubung dengan unit lain yang terkait.

Website Airport Security ini juga dapat memudahkan para petugas keamanan, karena tersedia fitur “What Can I Bring ?” yang berfungsi untuk mengetahui benda apa saja yang masuk dalam kategori pembatasan dan yang dilarang sesuai dengan ketentuan.

Fitur ini siap memenuhi harapan para pengguna jasa agar para petugas dengan cepat memberikan informasi mengenai ketentuan barang yang masuk dalam kategori pembatasan atau yang dilarang.

Kedepannya, website ini akan dikembangkan kesemua pelaksanaan tugas Airport Security, seperti kegiatan patroli, penilaian personel, e-book, daily check peralatan keamanan dan masih banyak lainnya.

“Semua ini dapat kita banggakan karena dalam setiap proses pengerjaan website tidak mengeluarkan biaya sedikitpun atau nol rupiah,” jelasnya.

Namun. website ini memang sengaja digunakan menggunakan server internal PT Angkasa Pura (Persero) yaitu dengan menggunakan VPN forticlient  internal. Hal itu dilakukan sebagai tindakan preventif dalam mengantisipasi cyber threat sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.

Web ini tidak dapat diakses oleh publik, karena persyaratan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. Didalamnya aturan itu terkandung bahwa bandara harus mengantisipasi cyber threat. Oleh karenanya website ini ditetapkan terbatas untuk pelaksanaan tugas di lapangan saja. “Berbagai manfaat atas digitalisasi ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kemudahaan penumpang,” terangnya.

Adapun manfaat dari dibangunnya aplikasi website ini bagi Angkasa Pura adalah dapat mempermudah  petugas  Airport Security dalam  mengolah  data-data agar lebih efisien,  mengurangi penggunaan kertas sehingga dapat menghemat sekitar Rp109 Juta/Tahun, mampu meningkatkan kualitas penyimpanan data, memberikan laporan yang akurat kepada pimpinan PT Angkasa Pura II (Persero), harus meningkatkan kualitas SDM Airport Security, mampu meningkatkan kualitas keamanan dan keselamatan penerbangan, meningkatkan pelayanan terhadap penumpang dan mampu mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Bagi publik, adanya Airport Security berbasis waeb ini akan mempercepat informasi tentang budaya keamanan, penyebaran informasi terkait dengan barang-barang yang tidak diizinkan dibawa dalam penerbangan sipil dapat lebih cepat, dan informasi terkait dengan barang tertinggal akan diintegrasikan oleh Unit Contact Centre. (Icha)