spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1422

XL Latih Perempuan di Daerah Tertinggal Untuk Memanfaatkan Teknologi Digital

0

Telko.id – Dengan adanya jaringan telekomunikasi maka masyarakat nya perlu diedukasi agar dapat memaksimalkan nya dengan tepat. Salah satunya untuk meningkatkan produktivitas bagi para pelaku UKM. XL Axiata cukup concern dengan peningkatan kualitas UMKM, terutama para perempuan nya.

Itu sebabnya, XL Axiata bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas bagi para pelaku UKM dan nelayan di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Peserta pelatihan yang berlangsung 18 Oktober 2018 ini terutama adalah para perempuan yang mengelola usaha kecil rumahan serta para istri nelayan. Program yang sama juga akan diselenggarakan di Lombok Tengah, akhir Oktober 2018. 

“Kami berkolaborasi dengan Kementerian Desa PDTT agar program ini tepat sasaran, sekaligus sebagai upaya XL Axiata untuk mendukung percepatan pembangunan daerah tertinggal. Kami sepakat dengan visi pemerintah yang mendorong pemanfaatan teknologi digital guna memberdayakan potensi ekonomi rakyat di pedesaan dan pelosok daerah seiring dengan terus meluasnya jaringan telekomunikasi,” kata Tri Wahyuningsih, Group Head Corporate Communication XL Axiata.

Sebagai operator penyedia layanan telekomunikasi, XL Axiata merasa ikut bertanggung jawab untuk menyiapkan masyarakat, di wilayah-wilayah di mana kami memiliki jaringan dan layanan, agar melek teknologi digital sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Tri Wahyuningsih menambahkan, pengenalan pada manfaat sarana teknologi digital akan sangat dibutuhkan terutama di wilayah-wilayah pelosok tanah air atau di pedesaan di mana masih banyak anggota masyarakat yang belum mengenal banyak tentang keberadaan teknologi digital. Kaum perempuan menjadi salah satu sasaran program ini, karena perempuan memiliki peran yang tidak kalah penting sebagai pengelola sekaligus penopang ekonomi keluarga.

XL Axiata sendiri sebenarnya sudah memiliki program pemberdayaan perempuan bernama “Sisternet” (Rumah Digital Untuk Perempuan Indonesia) yang dapat dikunjungi di www.sisternet.co.id, di mana salah satu agenda utamanya adalah menyebarkan edukasi pemanfaatan teknologi digital bagi para perempuan penopang keluarga.

Dalam program edukasi di Pandeglang ini, Sisternet mengadakan kelas kreatif inspiratif dengan materi digitalisasi UKM melalui pemanfaatan internet dan media sosial. Program ini juga akan diintegrasikan dengan program-program berkelanjutan lain yang telah dijalankan oleh XL Axiata untuk masyarakat di daerah tertinggal, seperti penyediakan wifi gratis Gerakan Donasi Kuota untuk asrama atau sekolah di daerah tertinggal yang sudah ditunjuk oleh kedua pihak.

Selain itu juga disesuaikan dengan program pengadaan aplikasi Laut Nusantara untuk membantu para nelayan di daerah tertinggal dengan menyajikan informasi yang bersifat edukasi mengenai potensi dan isu kelautan lainnya.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo menyampaikan, “Membangun daerah tertinggal tidak dapat dilakukan secara parsial dengan cara-cara yang biasa. Harus ada inovasi baru melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk membangunan daerah tertinggal di semua aspek, termasuk dalam aspek pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Minimnya pemahaman internet secara dasar dan informasi publik merupakan kendala utama di daerah tertinggal.”

Samsul sepakat bahwa kaum perempuan bisa menjadi agen perubahan di pedesaan dan daerah tertinggal. Karena itu sangatlah penting untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kalangan perempuan secara berkelanjutan sehingga mampu memanfaatkan potensi sumberdaya alam di daerahnya sebagai sumber perekonomian keluarga dan masyarakat sekelilingnya.

Upaya itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan sarana teknologi digital yang kini mulai menjangkau pelosok-pelosok daerah seiring dengan terus meluasnya jaringan data milik operator seperti XL Axiata. Minimnya pemahaman internet secara dasar dan informasi publik merupakan kendala Utama di daerah tertinggal.

Menurut Samsul Widodo, kondisi di daerah tertinggal hingga saat ini masih memprihatinkan. Dari 18.223 desa di 122 daerah tertinggal, mayoritas desanya merupakan desa sangat tertinggal dan tertinggal berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM). Sebanyak 42,69% atau 7.779 desa adalah desa sangat tertinggal dan sebanyak 41% atau 7.471 desa adalah desa tertinggal.

Oleh karena itu, Kemendesa PDTT akan terus melakukan percepatan pembangunan bidang pendidikan di daerah tertinggal melalui peningkatan koordinasi dan konsolidasi dengan Kementerian/Lembaga terkait dan pihak swasta seperti yang dilakukan saat ini dengan XL Axiata. (Icha)

Karena 3 Hal Ini, Chris Kanter Menerima Jadi CEO Indosat Ooredoo

0

Telko.id – Chris Kanter, tidak serta merta menyetujui penunjukan nya jadi CEO Indosat. Bahkan bos besar Ooredoo Group sampai terbang langsung ke Indonesia untuk memintanya memimpin. Baru setelah dua minggu, permintaan tersebut di iya kan. Tapi dengan syarat? Apa itu?

Bila ditilik beberapa tahun ke belakang, Indosat Ooredoo cukup ‘cekak’. Susah untuk bergerak melakukan pembangunan jaringan maupun melakukan promosi yang bisa ‘mempercantik’ kondisi nya. Salah satu nya adalah komitmen CAPEX dari induk nya, Ooredoo Group tidak keluar. Padahal, uang bagi perusahaan asal Arab ini no issue.

“Uang nya sekarung besar,” ungkap Chris Kanter bercerita kronologis nya sampai dirinya menerima pinangan menjadi Direktur Utama Indosat Ooredo pada acara Farewell & Welcoming CEO Indosat Ooredoo, Di Jakarta hari ini (18/10).

Itu sebabnya, minta tiga permintaan pada investor nya yang buntutnya disetujui dan Chris pun diresmikan jadi CEO. Pertama yang diminta adalah komitmen CAPEX. Berapa?

Chris mengaku masih menghitung-hitung kebutuhannya. Tapi sebagai gambaran kasar, selama dua tahun permintaan CAPEX ini bisa mencapai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 30 triliun. Artinya, belanja modal Indosat per tahun bisa mencapai Rp 15 triliun.

Dan, Chris sangat yakin dan optimis bahwa Ooredoo bakal memberikan CAPEX itu karena sudah bagian dari komitmen.

Permintaan Chris yang kedua pada Ooredoo adalah melakukan transformasi besar-besaran. Baik dari sisi people, maupun bisnisnya.

“Sebagai entrepreneur, saya terbiasa melihat dari berbagai sudut pandang untuk memajukan perusahaan. Jadi, bisa saja nanti jika memang menguntungkan akan melakukan merger atau akuisisi,” ungkap Chris.

Tapi sebagai langkah pertama, mantan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia ini akan melakukan pembenahan dalam hal SDM di Indosat Ooredoo.

“Yang pertama saya panggil, bukan bagian keuangan, tapi bagian HRD. Karena saya yakin, Indosat memiliki SDM yang kuat, tetapi bisa jadi penempatan yang tidak sesuai. Jika pun memang diperlukan akan tenaga expartriat. Tapi yang pasti, permintaan ketiga saya adalah membuat new team dan yang mengisi saya sendiri yang akan pilih,” kata Chris.

Dengan berbekal tiga permintaan pada Ooredoo maka Chris membuat strategi yang akan melakukan transformasi besar-besaran. Strategi itu akan focus pada People, Process dan Business.

Pertama mengapa people, karena individu yang siap dan matang merupakan akar dari kesuksesan perusahaan. Oleh karena itu, pengembangan orang-orang yang akan menjalankan perusahaan menjadi sangat penting,” ujarnya.

Kedua, pengembangan bisnis, dengan kata lain melakukan beberapa kegiatan ekspansi secara totalitas untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

“Lalu yang ketiga harus menjaring jaringan seluas mungkin guna mempermudah segala rencana pengembangan usaha perseroan,” ujarnya.

Harapannya, dengan melakukan ketiga strategi tersebut, Indosat pun bisa kembali menjadi  top two di industri telekomunikasi.

(Icha)

Google Bakal Mengubah Sistem Royalti Lisensi Aplikasi Android

0

Telko.id, Jakarta – Buntut perkara dari sanksi Komisi Eropa di Pengadilan Umum Uni Eropa, Google disebut-sebut akan mengubah sistem royalti lisensi aplikasi Android di kawasan tersebut. Raksasa teknologi ini berencana menerapkan harga lisensi untuk aplikasi yang masuk ke Google Play Store.

Seperti diketahui, Komisi Eropa mendenda Google 4,3 miliar euro terkait perkara dominasi sistem operasi dan aplikasi. Menurut Komisi Eropa, aplikasi Chrome menutup kesempatan persaingan dengan peramban lain.

Padahal, Chrome adalah cara Google mendapatkan pendapatan lewat layanan mesin pencari dan iklan.

Belum diketahui bentuk dan besaran harga lisensi aplikasi dan ekosistem buatan Google yang akan dikenakan kepada produsen ponsel Android. Sejauh ini, hanya beberapa aplikasi yang akan berubah lisensi.

Baca juga :Terkait Tuduhan Monopoli, Google Terancam Denda Rp 42, 8 Triliun

Nantinya, aplikasi Gmail, Chrome, termasuk Play Store, akan diberi harga lisensi baru untuk produsen ponsel Android di Eropa. Lisensi tersebut dipisah dari Chrome, termasuk mesin pencarian Google.

Lain hal, sistem operasi Android kemungkinan bakal tetap digratiskan. Sebab, sejak awal, Android adalah open source. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Android juga akan dikenakan biaya lisensi.

Baca juga :Ternyata, Google akan Ubah Android Sebelum Didenda Uni Eropa

Kabar lain menyebut, produsen ponsel Android di Eropa kini punya pilihan untuk merilis dua produk yang sama, tapi dengan sistem operasi berbeda. Namun, dampak kebijakan itu lebih menyasar para pengguna. [SN/IF]

Sumber : The Verge

Sumber : Telset

Tri Ajak Pelanggan nya Menyisihkan Kuota Untuk #PaluDonggalaBangkit

0

Telko.id – Saat ini, wilayah terkena dampak gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah tengah melakukan pemulihan. Sudah pasti dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Hutchison 3 Indonesia selaku pengelola provider 3 (Tri) pun ikut melakukan aksi nyata untuk pemulihan wilayah yang terdampak bencana. Program tersebut adalah Dukung #PaluDonggalaBangkit.

“Doa dan harapan yang terbaik bagi para korban bencana, agar mereka dapat segera pulih dan bangkit kembali, Kami mengajak pelanggan Tri menjadi bagian dari program  #PaluDonggalaBangkit dan memberikan kontribusi terbaik, ” ujar Cliff Woo, Presiden Direktur Hutchison 3 Indonesia.

Program #PaluDonggalaBangkit ini mengajak pelanggan Tri yang didonimasi oleh milenial dan aktif berinternet untuk menyisihkan kuota yang mereka konsumsi untuk didonasikan.  Setiap pembelian Paket Kuota 1GB 7 hari seharga Rp 10.000, 500 MB 7 hari seharga Rp 5.000, pelanggan akan secara otomatis terpotong Rp 1.000 di paket 1 GB dan Rp 500 di paket 500MB.

Dana yang terkumpul akan didistribusikan melalui UNICEF, lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang bekerja untuk hak-hak anak dan kesejahteraan. Respon darurat dan agenda pemulihan UNICEF berfokus pada kesehatan, nutrisi, air, sanitasi, pendidikan dan perlindungan anak, melalui pasokan dan bantuan teknis kepada pemerintah dan LSM.

“Kami senang sekali dapat bekerja sama dengan UNICEF untuk membantu anak-anak dan masyarakat yang terkena dampak bencana,” ungkap Cliff.

“Lebih dari 665,000 anak saat ini telah terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. 6 bulan ke depan  menjadi sangatlah penting. Kami bekerja untuk memastikan bahwa setiap anak yang terdmpak bencana memiliki kesempatan yang adil untuk melanjutkan pemulihan mereka yang sedang berlangsung dan membangun kembali kehidupan mereka menjadi lebih baik di lingkungan yang aman dan kondusif, ” kata Gregor Henneka, Chief of Private Fundraising and Partnerships UNICEF.

Tak hanya itu, Tri bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memberikan kemudahan telepon via internet bagi masyarakat Palu, para petugas, dan relawan untuk berkomunikasi tanpa dikenakan biaya. Layanan ini tersedia di Posko Pengungsian Asrama Haji kota Palu.

Saat ini jaringan Tri belum menjangkau Sulawesi Tengah namun keberadaan layanan ini menunjukkan kepedulian dan dukungan Tri untuk meringankan beban para korban bencana dan mendukung pemulihan di wilayah yang terkena gempa. Tri menyadari bahwa komunikasi menjadi sarana vital bagi proses penanggulangan dan pemulihan bencana.

“Rangkaian program kepedulian kami ini sejalan dengan aksi kemanusiaan CK Hutchison Holding Ltd selaku induk perusahaan Hutchison 3 Indonesia, yang belum lama ini dilakukan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana,” tutup Cliff. (Icha)

Chris Kanter, Mantan Komisaris Jadi Direktur Utama Indosat

0

Telko.id – Sejak awal ‘hengkang’ nya Joy Wahyudi sebagai CEO atau Direktur Utama Indosat, nama Chris Kanter sudah disebut-sebut. Akhirnya, posisi ini pun disetujui pergantiannya dan penetapan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indosat Ooredoo yang berlangsung di Jakarta hari ini, dengan mengangkat Chris Kanter sebagai Direktur Utama Perseroan.

Chris Kanter sebelumnya merupakan Komisaris Indosat Ooredoo sejak tahun 2010 hingga 2018. Selain itu, beliau adalah pengusaha Indonesia dan pemimpin di komunitas bisnis, yang berada di lini depan agenda reformasi ekonomi nasional di Indonesia. Chris Kanter memiliki berbagai pengalaman di industri telekomunikasi, pemerintahan dan dunia bisnis serta organisasi, diantaranya Kadin.

Pengalaman ekstensif yang dimiliki Chris Kanter dari berbagai forum nasional serta internasional diharapkan akan mendukung Chris dalam memimpin pelaksanaan strategi perusahaan yang telah disiapkan oleh manajemen untuk memasuki era baru Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi Indonesia yang terdepan.

RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Eyas Naif Assaf dan Arief Musta’in sebagai Direktur Perseroan. Selain itu RUPSLB menerima pengakhiran masa jabatan Joy Wahjudi, sebagai Direktur Utama Perseroan serta Caba Pinter dan Herfini Haryono, sebagai Direktur Perseroan.

Pada rapat ini Perseroan juga mengangkat Hilal Suleiman Malawi, Andrew Tor Oddvar Kvalseth dan Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, sebagai Komisaris Perseroan serta menerima pengakhiran masa jabatan Ajay Bahri, Damian Philip Chappell, dan Chris Kanter, sebagai Komisaris Perseroan.

Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan setelah ditetapkan oleh Rapat adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris:

  1. Waleed Mohamed Ebrahim Alsayed, Komisaris Utama
  2. Hans Anthony Kuropatwa, Komisaris
  3. Hilal Suleiman Malawi, Komisaris
  4. Heru Pambudi, Komisaris
  5. Edy Sudarmanto, Komisaris
  6. Andrew Tor Oddvar Kvalseth, Komisaris
  7. Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, Komisaris
  8. Syed Maqbul Quader, Komisaris Independen
  9. Elisa Lumbantoruan, Komisaris Independen
  10. Wijayanto Samirin, Komisaris Independen

Susunan anggota Direksi Perseroan:

  1. Chris Kanter, Direktur Utama
  2. Eyas Naif Assaf, Direktur
  3. Arief Musta’in, Direktur
  4. Haroon Shahul Hameed, Direktur
  5. Irsyad Sahroni, Direktur Independen

(Icha)

 

Dunia Games Gelar Liga eSport Terbesar Di Indonesia

Telko.id – eSport di Indonesia semakin berkembanga. Dan operator yang sangat agresif ikut mengembangkan adalah Telkomsel. Bukan hanya Indonesia Games Championship yang digelar setiap tahun, operator melalui Dunia Games ini pun menggelar Liga eSport sebagai rangkaian kompetisi.

Liga eSport yang diadakan Dunia Games tahun ini dapat diikuti oleh seluruh gamer di Indonesia yang terbagi menjadi tiga liga yaitu Dunia Games League, Dunia Games Campus League, dan Dunia Games Pro League. Total hadiah yang disediakan Rp 3 Milyar dan bagi para pemenang berkesempatan untuk bertanding di IGC 2019.

“Layanan game online akan memerlukan standar jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah. Untuk itu kami selalu meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan stabilitas layanan data sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia,” ujar Crispin P Tristram, Head of Digital Lifestyle Telkomsel dalam peluncuran Liga eSport, di Jakarta (17/10).

Foto: Hendra Wiradi/Telset

Games yang dipertandingkan pada liga eSport ini antara lain adalah Mobile Legends Bang Bang untuk Dunia Games League, Free Fire untuk Dunia Games Campus League dan Dunia Games Pro League. Pendaftaran Dunia Games League sudah dapat diaksessecara online melalui https://dgl.duniagames.co.id/.

Dunia Games League secara serentak diadakan di 141 kota dan 13 tim terbaik akan dipertandingkan di tingkat nasional untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada Maret 2019 di Dunia Games Esports Stadium, Jakarta. Registrasi Dunia Games League dimulai pada awal Oktober 2018 dan mulai berkompetisi pada akhir Oktober 2018.

Sedangkan Dunia Games Campus League akan berlangsung di 13 kampus se-Indonesia dan 12 tim terbaik menuju grand final yang akan dipertandingkan bersamaan dengan grand final Dunia Games League. Registrasi Dunia Games Campus League akan dibuka pada akhir November 2018 dan Dunia Games Pro League dibuka pada awal Januari 2019.

“Liga eSport Dunia Games akan diikuti lebih dari 45.000 peserta terbagi lebih dari 6.000tim. Selama liga ini berlangsung kami menargetkan 60 juta online viewers dari lebih 24.000 pertandingan dan 2.500 jam produksi tayangan, akan menjadikan ajang ini sebagai turnamen eSport terbesar yang diadakan di Indonesia tahun ini. Melalui Liga ini, di samping berkompetisi kami ingin para gamers di Indonesia saling berinteraksi dan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang eSport,” ujar Crispin.

Di jaringan Telkomsel, pemain games cukup banyak. Setidaknya, tercatat di Dunia Games ada 60 juta pelanggan setiap bulan yang aktif bermain. Rata-rata pemain akan mengkonsumsi layanan data 200 – 300 MB. Jika untuk setiap jam itu menghabiskan 30MB maka setiap bulannya pare gamers itu bermain rata-rata 7 jam setiap bulan. Tapi, ada yang juga yang sangat addict maka konsumsi data akan lebih dari itu.

Telkomsel sendiri, mengaku bahwa pendapatan dari games ini cukup tinggi. Apalagi, jika ada kompetisi. “Setidaknya, setiap kompetisi itu ada sekitar 60 ribu pertandingan. Setiap games akan menghabiskan 50-100MB per pertandingan, itu diluar dari latihan,” ujar Auliya Ilman Fadli, GM Games and Apps Telkomsel menjelaskan.

Itu sebabnya, Telkomsel cukup serius menggarap eSport iniBahkan, Telkomsel pun sudah membuat game sendiri yakni Shell Fire. Namun, games ini masih belum digunakan karena ada persyaratan sebuah games untuk bisa dijadikan kompetisi, minimal 200 ribu/hari yang main. Sedangkan Shell Fire baru dimainkan 40 ribu/hari. Jadi, ditargetkan pada tahun depan, game ini akan digunakan dalam kompetisi. (Icha)

Semakin Seru Nonton Drama Korea via Smartfren

0

Telko.id – Peminat drama Korea di Indonesia memang cukup banyak. Tidak melihat umur bahkan. Tua muda, senang nonton konten ini. Padahal, jarang stasiun TV menayang kan nya. Jadi, menikmatinya harus lewat video on deman. Itu sebabnya, jaringan yang stabil dibutuhkan agar nonton nya pun semakin asyik.

Smartfren sebagai operator pun menyadari hal ini. Pasalnya, pelanggan Smartfren yang mengakses layanan VIU sangat tinggi. Berdasarkan data aplikasi streaming yang paling banyak diakses pelanggan, 40% mengakses layanan streaming dari VIU, dimana 33% diantaranya berlangganan konten berbayar VIU.

Itu sebabnya, Smartfren bersama Viu menghadirkan promo bebas streaming selama 30 hari tanpa syarat. Yang diunggulkan oleh operator ini adalah streaming drama Korea favorit tanpa lag lewat jaringan 4G LTE Smartfren.

“Memanjakan para pengguna kami bersama VIU sepakat untuk membebaskan pengguna mengakses layanan VIU Premium sepuasnya tanpa harus berlangganan ataupun syarat apapun selama 30 hari. Tentunya dengan hadirnya promo ini dilengkapi dengan kehandalan jaringan 4G LTE Smartfren, pelanggan Smartfren dapat menonton film Korea favoritnya dengan nyaman tanpa lag dan tanpa kuatir”. Ujar Debashis Roy, Head of Digital Services Smartfren.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan Smartfren cukup mendownload aplikasi Viu jika belum ada. Masuk dan tunggu notifikasi promo tersebut dari Smartfren, klik “OK” dan pelanggan langsung dapat menikmati serial ataupun film Korea favoritnya gratis selama 30 hari, menggunakan jaringan 4G LTE Smartfren.

Hadirnya program ini juga sejalan dengan komitmen Smartfren untuk terus memberikan dan memenuhi layanan komunikasi setiap pelangannya. Promo ini berlaku untuk semua pelanggan Smartfren baik pelanggan pra-bayar ataupun pasca-bayar. (Icha)

 

Ternyata Peminat Cryptocurrency Untuk Investasi Di Indonesia Tinggi

Telko.id – Cryptocurrency atau yang lebih umum dikenal dengan nama Bitcoin semakin populer di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Baru- baru ini salah satu lembaga riset terkemuka dunia TNS merilis data yang dikeluarkan untuk Luno bahwa 63% penduduk Indonesia sudah mengetahui apa itu cryptocurrency.

Popularitas cryptocurrency di Indonesia tersebut mengalahkan Malaysia, Perancis, Italia, dan Romania. International Decentralized Association of Cryptocurrency and Blockchain (IDACB) bahkan menurut laporannya menyebutkan bahwa Jakarta merupakan salah satu dari 10 crypto-capital tertinggi di dunia.

Dari responden Indonesia yang mengenal cryptocurrency, sebanyak 69% berasal dari kalangan dewasa muda berusia 25 hingga 34 tahun, 62% dari usia 35-44 tahun, dan 58% dari kelompok usia yang lebih muda (18-24 tahun). Cryptocurrency ini paling dikenal dari kalangan masyarakat dengan kelas sosial menengah ke atas (71%). Sebanyak 64% dari kelas menengah tidak awam dengan cryptocurrency, bahkan lebih dari separuh (51%) kelas menengah ke bawah di Indonesia juga mengenal cryptocurrency.

Di Indonesia, cryptocurrency sudah ditetapkan sebagai subjek komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa perdagangan berjangka oleh Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sejak awal 2017, Bitcoin yang merupakan salah satu jenis cryptocurrency mengalami peningkatan nilai lebih dari 500% yang menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik.

Hampir separuh dari orang-orang yang mengenal cryptocurrency di Indonesia menganggap Bitcoin, Ethereum, dan cryptocurrency lainnya sebagai produk investasi yang aman. Sebanyak 40% responden yang mengenal aset kripto sudah memiliki setidaknya salah satu jenis aset ini, di mana 84% di antaranya menggunakannya untuk investasi. Jika dibandingkan dengan data dari lembaga riset pemasaran Inside ID, angka kepemilikan cryptocurrency mengalahkan kepemilikan instrumen investasi lain, yaitu properti (30%), reksadana (22%), dan saham (17%).

Jenis cryptocurrency yang paling banyak dimiliki orang Indonesia adalah Bitcoin, di mana terdapat sebanyak 83% responden sudah memiliki aset ini. Selain di Indonesia, Bitcoin juga mendominasi pasar negara-negara lain. Jenis aset kripto lainnya yang populer di Indonesia adalah Ethereum (36%).

Kanta Nandana, Country Manager Luno Indonesia, mengatakan, “Hasil riset ini membuktikan bahwa cryptocurrency memiliki potensi yang besar untuk diadopsi di Indonesia, sehingga Luno mendukung cryptocurrency untuk menjadi alat investasi menarik dan instrumen untuk menyimpan dan transfer dana dengan mudah dan aman. Masyarakat Indonesia menunjukkan tingginya minat terhadap cryptocurrency, di mana 2 dari 5 responden Indonesia yang sudah mengenal cryptocurrency sudah memilikinya, dan 1 dari 3 orang yang belum punya aset kripto tertarik untuk memiliki aset ini.”

Indonesia yang disebut Global Web Index sebagai salah satu dari 10 negara dengan jumlah pengguna media sosial terbanyak di dunia menunjukkan bahwa masyarakatnya terpapar arus informasi dan melek teknologi. Hal ini dibuktikan oleh media sosial sebagai sumber utama (67%) orang Indonesia memperoleh informasi mengenai cryptocurrency. Selain media sosial, keluarga dan kerabat (45%) serta media massa (42%) juga menjadi sumber informasi masyarakat Indonesia mengenai cryptocurrency.

Saat ini sebanyak 49% masyarakat Indonesia yang tahu tentang aset kripto menyatakan ingin memiliki cryptocurrency. Jumlah ini masih dapat meningkat apabila harga cryptocurrency bisa menjadi lebih stabil, karena kestabilan harga adalah alasan utama (42%) kekhawatiran masyarakatIndonesia terhadap cryptocurrency. Keamanan transaksi juga menjadi salah satu kekhawatiran terbesar peminat cryptocurrency (38%), dan terdapat sebanyak 36% menyatakan bersedia mengadopsi cryptocurrency jika ada penyedia jasa transaksi jual-beli dan penyimpanan aset kripto yang terpercaya.

Perusahaan global terkemuka penyedia platform untuk transaksi cryptocurrency yang berbasis di London, Luno, hadir di Indonesia sejak 2016 danmenyediakan platform yang sangat mudah untuk membeli, menyimpan, dan mempelajari aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum. Luno menyediakan fitur portal edukasi pada aplikasinya yang memiliki rating 4.2 dari 5, dan kehadirannya dapat mendukung popularitas cryptocurrency.

“Kami percaya bahwa tingkat keamanan aplikasi Luno adalah yang terbaik dalam hal penyimpanan cryptocurrency, dan kami ingin menjadi pilihan nomor satu bagi orang-orang Indonesia untuk memiliki Bitcoin pertama mereka. Platform Luno memberikan keamanan dan kemudahan untuk membeli Bitcoin dan Ethereum,” tambah Kanta.

Berdiri pada tahun 2013 dengan nama BitX di Singapura sebelum berganti nama menjadi Luno di tahun 2017, Luno sudah memiliki 250 pegawai dan mengalami pertumbuhan pendapatan sebanyak 20 kali dalam 2 tahun terakhir. Saat ini Luno memiliki volume transaksi cryptocurrency harian sebesar 50-70 Bitcoin dan Ethereum dari jumlah total 2 juta pengguna Luno secara global, di mana Indonesia berkontribusi sebanyak 15% dari total jumlah pengguna tersebut. Luno menargetkan untuk memiliki 1 miliar pengguna di tahun 2025. (Icha)

 

 

Kisah Dua Sahabat Paul Allen dan Bill Gates Dirikan Microsoft

0

Telko.id, Jakarta – Paul Allen dan Bill Gates bertemu ketika masih sekolah dan keduanya menjadi rekan ketika mendirikan Microsoft di tahun 1975. Menanggapi kepergian temannya akibat kanker, Bill Gates menuliskan kesan dan rasa terima kasihnya kepada Allen. “Komputer personal tidak akan ada tanpanya,” tutur Gates.

Baik Allen dan Gates memiliki rasa ketertarikan yang tinggi terhadap komputer. Keduanya bertemu di Sekolah Persiapan Lakeside, setara dengan SMA, di Seattle. Saat itu, Allen berusia 14 tahun dan Gates 12 tahun.

Allen, yang ayahnya bekerja di perpustakaan Universitas Washington (UW), sering menghabiskan waktu bersama Gates dan teman-temannya di Laboratorium Ilmu Komputer Universitas Washington.

Saking seringnya hingga ia mendapat surat di tahun 1971 yang memberitahu ia tidak lagi memiliki akses ke laboratorium komputer tersebut.

Namun, laboratorium tersebut merupakan tempat Allen dan Gates meluncurkan startup pertamanya, yaitu Traf-O-Data, untuk menghitung traffic. Pada peresmian nama Paul G. Allen School of Computer Science & Engineering Universitas Washington tahun lalu, Allen menuturkan bahwa Traf-O-Data merupakan kegagalan yang juga berperan dalam kesuksesan Microsoft.

Baca juga: Pendiri Microsoft, Paul Allen Tutup Usia Karena Kanker

“Walaupun Traf-O-Data secara teknis adalah kegagalan bisnis, pemahaman mikroprosesor yang (kami) pelajari sangat krusial bagi kesuksesan kami di masa mendatang,” ujar Allen.

“Jika bukan karena Traf-O-Data, dan jika bukan karena waktu yang kami habiskan di komputer UW, Anda bisa mengatakan kalau Microsoft mungkin tidak akan berdiri,” sambungnya.

Bersama Gates, Allen mendirikan Microsoft di tahun 1975. Perusahaan yang memiliki nama dari gabungan kata microcomputer dan software itu awalnya bertujuan untuk mengimplementasikan bahasa pemrograman bagi mikrokomputer, atau yang sekarang disebut komputer personal (personal computer).

Pecah Kongsi

Di tahun 1986, Allen terdiagnosis penyakit Hodgkin. Persahabatan Allen dan Gates mulai memasuki masa-masa sulit. Perbedaan pendapat dan hadirnya “orang ketiga”, membuat hubungan kedua sahabat ini memburuk, dan beruujung pecah kongsi.

Dalam memoarnya yang terbit tahun 2011, “Idea Man,”, memuat detail hubungan Allen dan Gates yang tidak banyak diketahui publik, termasuk negosiasi akan kekayaan Microsoft dan pengunduran Allen ketika ia didiagnosis penyakit Hodgkin.

Baca juga: Bill Gates, Anak Mama Jadi Inspirasi Dunia

Dalam buku itu, Allen menuliskan ia mendengar Gates berbincang dengan Steve Ballmer, karyawan Microsoft yang kelak menjadi CEO, mengenai kurangnya kontribusi Allen terhadap perusahaan. Hal inilah diduga yang menciptakan jarak antara kedua pengusaha raksasa tersebut.

Namun seiring berjalannya waktu dan keduanya sudah semakin menua, hubungan Allen dan Gates kemudian dilaporkan membaik setahun setelah buku tersebut terbit. [AU/HBS]

Sumber : Telset

Trafik Layanan Data XL Axiata Naik 94% Di Sulawesi Utara

0

Telko.id – Operator saat ini memang banyak yang sudah focus membangun jaringan dan meningkatkan kualitas layanan di luar pulau Jawa. Pasalnya, wilayah luar pulau Jawa ini memiliki potensi yang luar biasa. Tak heran, operator pun berlomba memberikan layanannya. Salah satunya adalah XL Axiata.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh XL, trafik layanan data di daerah terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah pengguna smartphone dan juga aktivitas digital para pelanggan. Hal itu mengharuskan XL Axiata untuk terus mampu menjaga kualitas layanannya. Kali ini yang disasar XL adalah Sulawesi Utara dengan penambahan jumlah BTS di sejumlah kabupaten dan kota.

“Manado menjadi kota pertama di Kawasan Timur Indonesia yang merasakan manfaat layanan 4G LTE dari Xl Axiata sejak 2015. Hal tersebut menunjukkan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi pasar yang besar. Untuk itulah pembangun infrastruktur di area ini terus ditingkatkan untuk mengakomodir peningkatan trafik,” ujar Rahmadi Mulyohartono, Group Head Commercial Go To Market XL Axiata.

Rahmadi melanjutkan, dalam setahun terakhir, trafik layanan data XL Axiata di Sulawesi Utara meningkat hingga 94%. Sementara itu jumlah pelanggan yang menggunakan layanan data kini telah mencapai kurang lebih 1,1 juta, atau sekitar 88% dari total pelanggan XL Axiata di Sulawesi Utara.

Peningkatan trafik terjadi hampir di semua kota/kabupaten. Trafik tertinggi antara lain terjadi di kota/kabupaten seperti Kota Palu, Kota Manado, Kab. Parigi Moutong, serta Kab. Minahasa Utara dengan peningkatan mencapai 94%.

XL Axiata pun akan terus melakukan sosialisasi manfaat layanan data di daerah-daerah yang dinilai masih belum maksimal pemakaiannya. Saat ini di seluruh Sulawesi Utara, layanan data XL Axiata didukung oleh sekitar 400 BTS 3G dan lebih dari 160 BTS 4G. Khusus Manado, XL Axiata memiliki sekitar 150 BTS 3G dan lebih dari 100 BTS 4G.

Untuk mendorong penggunaan layanan data oleh para pelanggannya di Sulawesi Utara ini, XL pun membuat tiga program. Ketiga program tersebut adalah Paket YouTube, Xtra Combo Lite & Xtream Smartphone 4G.

Yang menarik adalah diberlakukannya program “Double Lokal Kuota” yang mask dalam program Xtra Combo Lite. Program ini khusus berlaku di Kota Tomohon, Kota Manado, Kab. Minahasa, Kota Bitung, Kab. Minahasa Selatan, Kab. Minahasa Tenggara, dan Kab. Minahasa Utara, Jika nomor pelanggan dipakai di luar wilayah kota/kabupaten tersebut, maka tambahan kuota tidak berlaku.

Benefit yang diberikan mulai dari 4.5GB hingga 37GB, yang mana di kota-kota tertentu akan mendapatkan tambahan kuota dari 1.5GB hingga 18GB yang dapat digunakan di semua jaringan.

Program tersebut dapat dinikmati jika pelanggan baru maupun lama yang menggunakan Paket Xtra Combo Lite. Bagi pelanggan baru, manfaat dari program ini bisa langsung didapatkan begitu aktivasi kartu. Bagi pelanggan lama, manfaat akan didapatkan setelah pelanggan melakukan perpanjangan paket data baru.

Untuk program “YouTube Paket”, pelanggan di area tertentu diberikan produk khusus yakni diberikan benefit 15GB untuk akses YouTube dan iFlix hanya dengan Rp 1000/30hari. Paket ini hanya tersedia di UMB *123# bagi pelanggan di 27 kota. Khusus untuk wilayah Sulawesi Utara, kota-kota yang dapat menikmati benefit ini yaitu kota Manado dan Tomohon.

Program ketiga adalah XTREAM Smartphone 4G yang menawarkan keunggulan untuk mengakses layanan video online, untuk berbagai tujuan baik hiburan, informasi, maupun edukasi. Pelanggan yang membeli smartphone 4G ini akan mendapatkan manfaat berupa kuota YouTube unlimited selama 24 jam, satu tahun penuh, dan 1GB x12 bulan untuk akses data dan internet termasuk social media.

Pelanggan juga akan mendapatkan keleluasaan mengakses layanan penyedia film “iFlix” termasuk konten VIP tanpa biaya berlangganan, serta gratis layanan telepon dan SMS ke sesama nomor XL.

Semua keuntungan tersebut dapat dinikmati langsung selama nomor prabayar XL-nya aktif. Masyarakat dan pelanggan bisa mendapatkan Smartphone 4G Xtream dimulai dari Rp 559 ribu untuk Xtream 1 MINI hingga Rp 1,2 juta untuk Xtream 1 PRIME. Pembelian bisa dilakukan di XL Center, toko-toko smartphone di seluruh Indonesia dan secara online. Khusus untuk Xtream 1 PRIME, sudah dilengkapi dengan fingerprint, memory 2GB RAM dan 16GB ROM, dan layar lebar 5.5 inchi yang sudah full screen dan sangat cocok untuk streaming video di YouTube maupun nonton film di iFlix. (Icha)