spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1421

Tak Hanya Jaringan, XL pun Bantu Bangun Sekolah Darurat Di Palu

0

Telko.id – Pemulihan kembali Sulawesi Tengah (Sulteng) pasca gempa bumi dan tsunami yang terjadi beberapa waktu yang lalu terus berlangsung. XL  Axiata menegaskan komitmen untuk ikut membantu pemerintah. Termasuk akan terus membangun jaringan data.

“XL Axiata telah memulihkan jaringan dan layanannya di seluruh wilayah Sulawesi Tengah sejak awal Oktober 2018 lalu. Jaringan yang telah sepenuhnya pulih tersebut memiliki fungsi yang cukup vital sebagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh semua pihak dalam proses recovery yang mencakup berbagi bidang. XL Axiata juga akan siap mendukung masyarakat dan pemerintah daerah jika membutuhkan sarana pendukung semacam sistem penanganan bencana dengan memanfaatkan teknologi digital,” kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya.

Melalui momentum pembangunan kembali Sulawesi Tengah pasca bencana ini, XL Axiata menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jaringan data di Sulawesi Tengah, baik untuk layanan 3G maupun 4G LTE.

Apalagi dari peristiwa bencana yang terjadi kemarin sangat terasa betapa keberadaan infrastruktur layanan telekomunikasi dan data memiliki fungsi yang sangat vital untuk mengirimkan informasi dan berkomunikasi dengan wilayah lain ketika terjadi kondisi darurat. Untuk itu, diperlukan suatu infrastruktur jaringan yang benar-benar kuat dan solid, baik secara fisik maupun sistem.

Saat ini jaringan XL Axiata di Sulawesi Tengah telah menjangkau 7 kota/kabupaten atau seluruh daerah di provinsi tersebut dengan didukung infrastruktur BTS sebanyak lebih dari 450 BTS. Khusus untuk layanan data, XL Axiata memiliki sekitar 200 BTS 3G dan sekitar 80 BTS 4G.

Layanan internet cepat 4G LTE ini sudah hadir di 6 kota/Kabupaten di provinsi ini, yaitu di Kota Palu, Kab. Donggala, Kab. Parigi Moutong, Kab. Poso, Kab. Sigi dan Kab. Tolitoli. Sementara itu khusus di Palu, jaringan XL Axiata ditopang lebih dari 130 BTS termasuk lebih dari 110 BTS jaringan data ( 3G & 4G).

Selain jaringan, XL Axiata juga akan membantu pemulihan di bidang pendidikan melalui penyediaan sekolah darurat menggunakan fasilitas tenda yang dilengkapi dengan akses internet.

“XL Axiata akan membangun sekolah darurat dengan menggunakan tenda besar. Sekolah ini akan didirikan di sejumlah titik, berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang membutuhkan,” ujar Yessie.

Selain tenda, sekolah darurat ini nanti juga akan dilengkapi dengan akses internet cepat yang bisa dimanfaatkan sebagai perangkat penunjang pendidikan. Sementara itu, untuk perlengkapan belajar mengajar lainnya akan menggunakan perlengkapan sudah dimiliki pihak sekolah, seperti meja dan bangku, papan tulis, dan alat tulis.

Tenda yang dipergunakan memiliki ukuran cukup besar, dengan daya tampung hingga 30 orang. Tenda lapangan ini sejenis dengan tenda peleton yang biasa dipergunakan oleh TNI di lapangan untuk berbagai keperluan karena bisa dibentuk menjadi ruangan besar dan lapang. Untuk keperluan sekolah darurat ini, XL Axiata menyiapkan sejumlah tenda, yang masing-masing tenda bisa dipergunakan oleh lebih dari satu sekolah secara bergantian.

Saat ini, tim XL Axiata sedang berkoordinasi dengan instansi terkait dengan penyelenggaraan pendidikan di kota/kabupaten yang terlanda bencana, terutama di Palu dan Donggala. Untuk tahap awal, sudah ada beberapa sekolah yang akan memanfaatkan tenda ini, antara lain SMP Negeri 4 Palu dan SMP Negeri 1 Sigi.

Selain untuk sekolah darurat, bantuan tenda juga akan XL Axiata serahkan bagi warga yang membutuhkannya sebagai pengganti sementara rumahnya yang rusak karena gempa bumi. Sejumlah tenda telah disiapkan, dan penyerahannya dikoordinasikan dengan instansi terkait yang menangani bencana. Tenda ini mampu menampung hingga 10 orang. Sebagian besar warga masyarakat yang rumahnya rusak terlanda bencana kini tinggal di pengungsian dengan kondisi darurat. (Icha)

Rogoh Kocek Rp.777 Ribu, Dapat Advan S50 4G Plus Segudang Bonus

0

Telko.id – Advan dapat privileged dari Indosat Ooredoo. Soalnya, dibuatkan paket khusus yang menarik buat masyarakat. Bagaimana tidak, hanya dengan Rp.777 Ribu, dapat Advan S50 4G dengan segudang bonus.

Bonus apa saja? Anda dapat menikmati gratis YouTube setahun, akses aplikasi media sosial sampai kepada streaming iFlix dan Spotify. Adapun kuota utama sebesar 12GB yang berlaku hingga satu tahun.

“Penawaran ini, unlimited gratis, tanpa potongan pulsa, setahun penuh,” kata Tjandra Lianto, Marketing Director Advan menjelaskan.

Advan S50 4G ini merupakan smartphone pertama Advan yang menggunakan system operasi Android Go. Dimana, sistem operasi ini membuat memungkinkan perangkat berspesifikasi ringan dengan keterbatasan jaringan, dapat dijalankan dengan prima.

Android GO artinya, konsumen dapat merasakan sensasi Android Oreo di s50 4G. Artinya, tidak perlu mengeluarkan uang besar untuk merasakan fitur kekinian dari sistem operasi terbaru tersebut.

Spesifikasi ponselnya sendiri menggunakan chipset SC 9850 Quadcore 1.3GHz, RAM 1GB, memori internal 8GB, dan daya baterai sebesar 2.000mAh. Kamera belakang 5MP dan kamera selfie 2 MP. Seperti fitur kamera pada umumnya, ada beberapa efek dan filter yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk menambah keindahan pada hasil gambar.

“Selain dengan S50 4G, ada dua seri lain yang ikut dalam program bundling ini. Yakni Advan i6A dan Advan iLite,” ujar Tjandra.

Kenapa Indosat? Tjandra melihat bahwa antara Advan dan Indosat, dalam hal ini IM3 Ooredoo memiliki kesamaan. Yakni sama-sama, mempunyai target pasar yang sama. Saya berharap lewat kerja sama ini kita bisa menjawab solusi secara bersama,” sahut Tjandra optimis.

Mengenai bundling dengan Im3 Ooredoo, perusahaan mengaku ingin pengguna mendapat akses unlimited kuota, agar dapat memberi pengalaman yang lebih baik tanpa harus memotong kuota data.

“Bagi Indosat, kerjasama bundling ini mampu menambah pelanggan yang loyal. Seperti dengan Advan ini, setidak nya akan bertahan selama 1 tahun, selama program berlangsung,” ungkap Radhia Bendhifi, Group Head retail & Device Management Indosat Ooredoo.

Terlebih, benefit yang diberikan ini juga sesuai dengan trend masyarakat di Indonesia. Yang senang nonton youtube dan melakukan kegiatan di media social.

“Dan, benefit yang diberikan ini setara dengan Rp.300.000. Cukup besar dan menguntungkan dibandingkan dengan paket yang ditawarkan oleh competitor” sahut Radhia. (Icha)

 

 

 

 

 

 

 

 

IoT Jadi ‘Calon’ Penyumbang Revenue Besar Telkomsel

0

Telko.id – Era digital memang memberikan angin segar bagi semua operator. Dari sekian banyak layanan digital, Internet of Things lah yang diprediksi oleh Telkomsel akan jadi penyumbang revenue terbesar pada operator.

“Dari semua layanan digital, yang memberikan impact terbesar adalah IoT. IoT ini juga sagat erat relevansi nya dengan program pemerintah yakni Making Indonesia 4.0,” ujar Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel saat jumpa media pada ajang festival kreatif, IdeaFest X The NextDev di Jakarta (26/10).

Telkomsel sendiri tidak hanya mengembangkan IoT saja, tetapi juga berbagai layanan, baik yang kini sudah berjalan maupun berbagai macam layanan yang masih dalam bentuk incubator untuk digali potensinya. Baik entertainment maupun bisnis.

IoT sendiri merupakan konsep yang punya tujuan memperluas pemanfaatan Internet agar terus terhubung di segala macam perangkat, mulai dari perangkat rumah tangga hingga korporasi. Konsep ini sangat mungkin dimasuki oleh Telkomsel dalam mengembangkan bisnisnya dan memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia.

Adapun solusi IoT Telkomsel yang sudah melewati masa inkubasi, antara lain bike sharing di Universitas Indonesia (UI) yang merupakan hasil kolaborasi bersama Banopolis; automatic fish feeder dengan adanya aqua culture solution bagi petani dan petambak di berbagai daerah di Indonesia hasil kolaborasi bersama eFishery; dan, smart bin waste management system bersama Danone dan Alfamart.

Sedangkan beberapa solusi bisnis lainnya yang akan segera masuk ke tahap komersialisasi antara lain adalah smart metering, dan remote tank monitoring.

Ririek juga mengakui bahwa saat ini pendapatan atau revenue, digital sudah memberikan sumbangan yang lebih besar dibandingkan dengan pendapatan dari legacy. “Bahkan, tahun depan besar akan lebih besar lagi,” kata Ririek. Sayang, seberapa besar persentase nya saat ini dan potensi nya tahun depan tidak mau diungkapkan oleh Ririek.

Ririek juga menyakini bahwa semua layanan digital ini tidak bisa dikembangkan hanya oleh Telkomsel saja. Perlu kolaborasi dengan berbagai pihak agar lebih cepat terwujud.

Untuk itulah, Telkomsel menggelar festival kreatif IdeaFest x The NextDev untuk memperkenalkan berbagai teknologi dan layanan yang sedang dikembangkan oleh operator ini sebagai inspirasi bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia digital. (Icha)

Generasi Z Gunakan YouTube dan Media Sosial Sebagai “Guru”

0

Telko.id, Jakarta – Bicara tentang generasi Z pasti tidak jauh-jauh dari teknologi. Dan ini berlaku bahkan sampai ke dunia pendidikan, dimana mereka umumnya lebih akrab dengan metode pembelajaran interaktif, ketimbang tradisional. Sesuatu yang mungkin didapat para orang tuanya bertahun-tahun silam.

Tak heran, banyak sekolah pun menawarkan beragam metode belajar interaktif kepada para siswanya. Mulai dari memadukan antara materi pelajaran dengan permainan, praktek atau bahkan dengan permainan yang sudah disesuaikan. Intinya, para sekolah mencoba mengajak siswa untuk tidak hanya sekedar duduk dan diam, tapi juga aktif. Tujuannya  sederhana, membuat siswa lebih berkembang dan mau berpikir.

Nah, ada banyak cara yang ditempuh, termasuk menggunakan perangkat digital seperti komputer, laptop ataupun smartphone.

“Di era sekarang ini, perangkat digital jadi tools yang ideal untuk membangun interaksi dalam proses belajar siswa. Mulai dari interaksi antara siswa dengan materi pelajaran, siswa dengan guru, siswa dengan sekolah, hingga interaksi siswa dalam hal memilih metode penyampaian materi yang dianggapnya paling mudah untuk dipahami,” ungkap Fernando Uffie, pemerhati edutech sekaligus Country Manager Extramarks Indonesia.

Ia menambahkan, efektivitas pembelajaran interaktif secara online juga memberikan dampak yang positif karena didalamnya juga mengandung metode belajar Visual, Auditory dan Kinesthetic.

“Bukan sekedar teks, yang adakalanya sering membuat bosan, khususnya bagi generasi Z yang punya kebiasaan melihat layar,” katanya.

Selain itu, metode belajar seperti ini juga disebut-sebut sejalan dengan karakter siswa, dimana ada yang bisa dengan cepat menerima materi pelajaran hanya dengan teks, tetapi tak sedikit pula yang akan lebih mudah paham jika materi pelajaran disampaikan dalam bentuk visual, auditory ataupun kinesthetic.

Materi pelajaran visual disini disampaikan dalam bentuk animasi atau video. Untuk materi pelajaran auditory, disampaikan dengan bentuk cerita atau dongeng. Sedangkan kinesthetic, materi pelajaran diberikan dengan melibatkan gerakan.

“Kebiasaan melihat layar ala generasi Z, menjadikan perangkat digital sebagai alat belajar yang ideal. Dengan perangkat digital, proses belajar juga bisa lebih interaktif, karena mereka tidak hanya bisa learning, tapi juga practice dan test,” ungkap Uffie.

Generasi Z sendiri, jika mengacu pada penelitian yang dilakukan iiD, dikatakan sangat terbantu dengan adanya Youtube dan media sosial. Betapa tidak, S52% dari generasi ini menggunakan kedua media tersebut untuk membantu dalam mengerjakan tugas.

“Dalam konteks belajar, generasi Z cukup matang, mandiri dan banyak akal, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi untuk membantu proses pembelajarannya,” pungkas Uffie.

 

Indosat Dorong Pengusaha Di Banjarmasin Lakukan Transformasi Digital

0

Telko.id – Transformasi digital adalah sebuah keharusan. Hanya saja, tidak semua pelaku usaha melakukan dengan cepat dan efisien dalam melakukannya. Itu sebabnya, Indosat Ooredoo dengan berbagai inovasi produk dan layanan ICTnya mencoba untuk mendorong percepatan kearah transformasi digital tersebut.

Langkah ini sejalan dengan agenda nasional pemerintah melalui Kementerian Perindustrian yakni Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah roadmap (peta jalan) yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era Industry 4.0. Agenda nasional tersebut menjadi pendorong bagi para pelaku usaha untuk turut mengambil peran dan membuka peluang dalam meningkatkan nilai bisnis mereka melalui transformasi digital.

Untuk itu, Indosat Ooredoo Business menggelar acara konferensi “Indosat Ooredoo Business Connect” untuk para pelaku usaha di Banjarmasin yang berlangsung pada 24 Oktober 2018 di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Kami menyadari pentingnya sebuah bisnis untuk terus berinovasi guna meningkatkan value dan berkompetisi dalam sebuah persaingan yang semakin ketat. Kami berharap melalui Indosat Ooredoo Business Connect ini, para pelaku usaha dan pemangku kepentingan di wilayah Banjarmasin dapat menemukan model bisnis baru dan business insight untuk meningkatkan nilai dan produktivitas bisnisnya melalui solusi digital yang kami tawarkan,” ungkap Fuli Humaeroh, Group Head Regional Accounts Indosat Ooredoo.

Dengan mengangkat tema “Building Digital Business”, konferensi ini memberikan kesempatan kepada para pelaku bisnis, pemerintah, penyedia teknologi untuk bertemu serta memberikan insight dan berbagi peluang bisnis. Konferensi ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan beragam disruptive teknologi melalui sharing use cases dari para praktisi dan industry leader.

Selain itu, Indosat Ooredoo juga membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas jaringan dan pelayanan dalam mendukung kegiatan digital di Kalimantan Selatan dengan menambah dan memodernisasi semua jaringan ke jaringan 4G Plus di wilayah Kalimantan Selatan.

Penambahan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di wilayah Kalimantan Selatan memiliki keunggulan di kecepatan dan stabilitas jaringan, sehingga pelanggan dapat menikmati internetan lebih cepat, lebih stabil, dan dengan jaringan yang terbaik. (Icha)

Telkomsel Luncurkan MSIGHT Untuk Dukung ‘Making Indonesia 4.0’

0

Telko.id – Banyak nya data yang berseliweran di dunia maya harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat yang besar. Tidak bisa lagi dikelola secara manual. Itulah salah satu gunanya transformasi digital. Telkomsel melalui produknya Mobile Consumer Insight atau MSIGHT sebuah layanan telco big data yang akan memberikan nilai tambah untuk komunitas industri, pemerintah, dan startup.

Langkah ini juga diharapkan mampu melancarkan upaya Indonesia untuk masuk ke revolusi industri 4.0 yang tandai dengan hadirnya sejumlah terobosan teknologi baru di sejumlah bidang, di antaranya adalah big data, IoT, robotika, kecerdasan buatan, blockchain, dan lainnya.

“MSIGHT hadir sebagai portofolio bisnis Telkomsel yang menghadirkan layanan Telco Big Data. Sebagai event yang berfokus kepada bisnis digital dan teknologi di Asia Tenggara, partisipasi MSIGHT pada TIA 2018 Jakarta diharapkan menjadi katalis dalam mendukung transformasi digital Indonesia menuju roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0,” ungkap Mia Melinda, VP Data Insight and Interface Services Development Telkomsel menjelaskan.

“Melalui pengembangan kapabilitas kami dalam kemitraan teknologi, MSIGHT sebagai unit yang beroperasi secara business to business (B2B) hadir untuk memberikan nilai tambah untuk lembaga-lembaga pemerintah dan sektor industri seperti keuangan, transportasi, e-commerce, ritel, digital, periklanan, dan masih banyak lagi,” tambah Mia.

Apa saja yang bisa dilakukan oleh MSIGHT? Beberapa aplikasi bisnis dari informasi Big Data diantaranya dapat digunakan untuk melakukan monitoring perubahan jumlah trafik pengunjung pusat; segmentasi konsumen berdasarkan profil tertentu; mengetahui perilaku digital konsumen, pola pergerakan konsumen antar lokasi, dan perilaku konsumen terhadap produk dan servis.

“Produk – produk  MSIGHT meliputi Risk insight, Mobility Insight, Lifestyle Insight, dan API marketplace, menawarkan berbagai manfaat bagi pelaku usaha mulai dari peruntukan marketing communication, business intelligence, maupun risk assessment,” tambah Mia.

Lini produk Risk Insight fokus pada analisis terhadap profil risiko pelanggan dengan manfaat untuk mengelola risiko keuangan klien yang diwakili oleh produk Credit Score dan Location Score.

Mobility Insight fokus pada penyediaan insight tentang pergerakan pelanggan, baik berpindah maupun menetap pada suatu lokasi yang diwakili oleh produk Skyscraper Profiler.

Lifestyle Insight fokus pada penyediaan insight yang berhubungan dengan demografi dan minat pelanggan yang diwakili oleh Syndicated insight.

Sedangkan API Marketplace fokus pada penyediaan portal berbagai jenis layanan API telco dan non-telco yang dapat digunakan langsung oleh klien.

“Informasi big data yang kami peroleh akan dikelola secara anonim, agregat, dan efisien yang diolah menjadi informasi dan insight, serta diperbarui secara berkala. Kekuatan Telkomsel dalam menyelenggarakan big data adalah pada basis 178 juta pengguna atau mewakili sebagian besar pengguna data Internet di Indonesia,” lanjut Mia.

Beberapa layanan Telco Big Data MSIGHT dalam tahun ini telah dimanfaatkan instansi pemerintah seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk melakukan studi secara lebih efisien dan mendapatkan sudut pandang yang lebih kaya, di mana aplikasinya diterapkan pada studi dampak makroekonomi dari penyelenggaraan Asian Games 2018.

“MSIGHT kami harapkan dapat menjadi solusi inovatif bagi kebutuhan industri dan pemerintahan dalam membantu pengambilan keputusan yang strategis, dengan lebih akurat, lebih cepat, dengan jangkauan yang lebih terarah dan tepat sasaran. Melalui produk-produk MSIGHT kami berharap transformasi digital Indonesia dapat terwujud dengan memanfaatkan kelebihan dari Telco Big Data,  dimana  data bukan lagi faktor pelengkap, namun telah menjadi senjata utama untuk memenangi persaingan di berbagai bidang,” tutup Mia. (Icha)

 

Smartfren ‘Colek’ Milenials Agar Lebih Kreatif Di 7 Kota Kecil

0

Telko.id – Smartfren cukup bangga dengan jaringan yang dimiliki. Stabil dan mengklaim sebagai yang terluas untuk jaringan 4G LTE nya. Lalu, setelah itu apa? Sekarang saat nya ‘colek’ para milenials untuk menggunakannya pada hal yang positif dan kretatif.

Untuk itu, operator ini pun menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB). Bertajuk #GoUnlimited, Smartfren menggelar raodshow di 7 kota di Indonesia. Kota tersebut mencakup Serang, Blitar, Kediri, Purwokerto, Salatiga, Purwakarta dan Subang. Acara ini, digelar mulai Oktober – Desember 2018.

“Melalui #GoUnlimited, kami mengajak generasi milenial untuk berkontribusi dalam literasi digital. Literasi digital ini memungkinkan generasi milenial mendapatkan edukasi seputar layanan Smartfren,” ujar Dani M Akhyar, Head Of Community Development Smartfren pada acara Smartfren #GoUnlimited di bilangan Menteng, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Uniknya, Smartfren menyambangi kota-kota kecil. Padahal, biasanya, jika ada kegiatan seperti ini, kota besar lah yang jadi sasaran. Smartfren tidak. Kali ini yang disasar adalah kota kecil. Kenapa?

“Karena kami yakin di kota kecil ini ada potensi besar dari sana. Seperti istilah mengatakan small is the next big thing,” ujar Dani menjelaskan.

Jadi, Smartfren akan mengedukasi seputar layanannya, GPMB bersama BEKRAF membantu juga mengedukasi para generasi milenial tentang cara berkreasi di era digital.

Yang menarik pada para milenials ini adalah masih menyampingkan masalah Hak Atas Intelektual. “Haki itu masih diurutan kesekian dari semua planning para milenial saat berkreasi. Padahal, hal ini sangat penting. Bukan hanya ketika hasil karya nya dipakai orang tetapi juga jangan sampai ketika berkreasi, ternyata sudah melanggar dari ha katas intelektual orang lain dan merugikan. Ini ancamannya bisa pidana dan dipenjara 4 tahun,” ujar Emanuel Rhano, Kasubdit Pengawalan Haki BEKRAF di tempat yang sama.

Untuk itu, BEKRAF mencoba selalu hadir untuk mengedukasi para milenials ini. Bahkan, akan siap membantu untuk mendaftarkan Haki para milenials ini atau bisa juga sampai memberikan dukungan pendanaan. Caranya?

“Setelah BEKRAF melakukan edukasi tentang pemodalan di seluruh Indonesia kepada generasi milenial. Kami menjembatani startup untuk bertemu dengan investor. Kami juga membantu pemasaran produk kreatif dari para startup dan UKM yang didominasi anak muda,” ungkap Rhano. (Icha)

Dell EMC Bekali Mitra Bisnisnya Supaya Lebih Inovatif dan Lincah

0

Telko.id – Dell EMC mengadakan pertemuan dengan para mitra nya dalam Konferensi Praktisi Pemasaran Pertamanya di Vietnam. Targetnya adalah membekali para mitra supaya lebih inovatif dan lincah dalam mengembangkan bisnis nya.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari perusahaan mitra channel bergabung dengan tim dari berbagai tingkatan – distributor, titanium, platinum dan pengecer resmi dan para pemimpin pemasaran Dell EMC, dari tingkat global dan wilayah Asia Pasifik dan Jepang, selama tiga hari untuk saling bertukar informasi seputar praktik pemasaran mitra channel.

Empat mitra Dell EMC dari Indonesia turut berpartisipasi dalam acara tersebut, yaitu Synnex Metrodata Indonesia, Tech Data Advanced Solutions Indonesia, Mitra Integrasi Informatika, dan Berca Hardayaperkasa.

Pertemuan itu diisi dengan berbagai presentasi, diskusi kelompok, kelas-kelas khusus dan diskusi panel, dimana semua pembicara adalah praktisi pemasaran wanita, yang membahas topik “Bagaimana Pemasaran B2B Berevolusi?”

Termasuk juga Dell EMC, berbagi informasi tentang strategi Dell Technologies dan transformasi pemasaran yang dilakukan perusahaan bersama para mitranya yang disampaikan oleh Karinne Brannigan, Senior Vice President, Marketing, APJ.

“SPARK merupakan ajang pertama bagi Dell EMC dalam memelopori diskusi tentang pemasaran yang efektif dan keterlibatan yang lebih dalam dengan komunitas praktisi pemasaran para mitra channel kami,” kata Karinne.

Karinne menambahkan “Mitra channel adalah strategi go-to-market yang sangat penting bagi kami, dan aspek pemasaran tentunya ikut berperan penting”.

Itu sebabnya, dalam ajang ini juga Dell juga berupaya dapat memberdayakan para mitra nya dengan pengetahuan, alat dan informasi yang dapat membantu dalam memahami kekuatan dari seluruh portofolio Dell Technologies dan tentunya membangun merek yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi perusahaan.

Event ini juga sebagai ajang untuk Dell EMC bukan hanya mendengarkan, tapi juga bertindak cepat untuk membantu para mitra bisnisnya menjadi lebih inovatif dan lincah.

Acara tiga hari tersebut ditutup dengan acara puncak merayakan prestasi terbaik yang diraih para praktisi mitra channel Dell EMC di APJ dalam acara Gala Dinner dan penyerahan penghargaan. Sebanyak 12 mitra menerima penghargaan atas prestasi terbaik mereka di bidang pengembangan pasar, manajemen dana, pemasaran digital, serta inovasi pemasaran dan kreativitas secara keseluruhan. (Icha)

Rekomendasi Kaspersky Lab Hadapi Pembaharuan Keamanan Facebook

0

Telko.id – Pada tanggal 28 September lalu, Facebook menerbitkan pembaharuan keamanan yang menjelaskan bahwa tim ahlinya telah menemukan masalah keamanan yang mempengaruhi hampir 50 juta akun, dan menunjukkan fakta mengejutkan bahwa pelaku melakukan serangan cukup canggih yang memungkinkan mereka untuk mencuri 50 juta token akses pengguna.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Facebook, akses token pada dasarnya menjadi kunci untuk akun Anda. Jika seseorang memiliki akses token, Facebook menganggap pengguna tersebut berwenang untuk memasukkan akun tanpa meminta kode login, kata sandi, dan 2FA. Jadi, setelah mencuri 50 juta akses token pengguna, para pelaku berpotensi mengakses jutaan akun tersebut.

Tetapi itu tidak berarti mereka mendapat akses ke kata sandi atau merusak mekanisme otentikasi dua faktor akun Anda. Kata sandi Anda masih tetap aman dan 2FA masih berfungsi sebagaimana seharusnya. Oleh karena itu, “mencuri token” adalah cara untuk melewati pertahanan tersebut.

Facebook menjelaskan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut masih berada di tahap awal, tetapi untuk saat ini mereka mencurigai bahwa pelaku menemukan kerentanan dalam fitur “View As” dan mengeksploitasinya, untuk mendapatkan akses ke 50 juta token akun.

Itulah mengapa mereka mematikan fitur tersebut, menyetel ulang token otentikasi pengguna terhadap akun, dan kembali menata ulang token tersebut untuk 40 juta pengguna lain yang telah menggunakan fitur ini dalam satu tahun terakhir. Mungkin terdengar seperti pencegahan awal, tetapi pada saat ini, mereka akan semakin berhati-hati.

Ketika token disetel ulang, orang yang telah memilikinya tidak dapat lagi mengakses akun tersebut  sehingga harus melakukan log in kembali. Pelaku tidak memiliki kata sandi log in, jadi meskipun akun Anda awalnya terpengaruh, mereka tidak bisa lagi berpura-pura dan mengakses akun Anda.

Facebook berjanji untuk melakukan pembaharuan setelah jelas apa yang sebenarnya terjadi dan apakah ada akun yang disalahgunakan.

“Ketika pelaku kejahatan siber mendapat informasi tentang seseorang, biasanya akan digunakan untuk keuntungan finansial. Informasi identitas pribadi seperti nama, tanggal lahir dan nomor ponsel digunakan di banyak bagian dari kehidupan kita, seperti pertanyaan keamanan atau pemeriksaan verifikasi oleh bank, sementara alamat e-mail dapat digunakan lebih lanjut untuk serangan phishing,” kata Yeo Siang Tiong selaku General Manager, Kaspersky Lab Asia Tenggara.

Jika Anda merasa menjadi korban pencurian identitas pada Facebook, segera bertindak cepat dan berikut beberapa tips dari Kaspersky Lab :

  • Pertama, ubah semua kata sandi Anda menjadi kata sandi yang kuat. Anda dapat menggunakan pemeriksa kata sandi kami di https://password.kaspersky.com/ untuk memeriksa apakah kata sandi yang dipasang kuat atau lemah. Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama pada semua akun.
  • Jika telah diblokir dari akun Anda, Hubungi bank yang bersangkutan, penyedia email atau layanan apapun yang telah disusupi dan dapatkan penjelasan intinya.
  • Karena kita sering menghabiskan banyak waktu di perangkata seluler, pastikan Anda menggunakan paket anti-malware yang andal, tepercaya dan sesuai, yang dapat memberi tahu Anda apakah tautan di klik adalah tautan phishing.
  • Terakhir, gunakan login yang berbeda, kata sandi yang kuat, alamat email dan koneksi yang aman (seperti VPN) jika digunakan untuk kebutuhan finansial. Jangan pernah menggunakan akun yang sama terutama jika kaitannya dengan keuangan.

Pencurian identitas biasanya termotivasi untuk keuntungan finansial dan dapat menimbulkan efek buruk, terutama pada kredit yang Anda miliki. (Icha)

 

 

 

 

 

Grab Tunjuk CTO Baru Demi Kepuasan Pelanggan dan Mitra Pegemudinya

0

Telko.id – Sebagai mobile platform online-to-offline (O2O), Grab harus bisa memastikan bahwa layanan yang diberikan selalu stabil dan terus meneru berinovasi. Dan, semua nya itu banyak harus ditangani dengan baik secara internet, khususnya teknologi. Itu sebabnya, Grab menunjuk Mark Porter sebagai Chief Technology Officer (CTO) for Transport untuk memastikan bisnisnya berjalan baik.

Menanggapi pengangkatan Mark, Theo Vassilakis, Group Chief Technology Officer mengatakan, “Lebih dari 1 dari 6 penduduk Asia Tenggara telah bepergian bersama kami dan jutaan orang telah mendapatkan beragam manfaat sebagai mitra pengemudi kami. Selain memberikan cara aman, terjangkau dan mudah untuk bepergian, kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan sistem kami terus stabil dan andal seiring dengan pertumbuhan Grab. Kami memahami ketika hal-hal tidak berfungsi, hal tersebut tidak hanya terkait dengan ketidakmampuan pengguna mendapatkan tumpangan; namun juga berdampak pada kehidupan banyak orang.”

“Dalam waktu bersamaan, cepatnya laju inovasi di Grab juga berarti kami harus merancang, membangun, dan menghadirkan fitur dalam waktu sesingkat satu minggu. Penting bagi kami untuk memastikan kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, serta perkembangan lanskap pasar. Dengan keahlian terhadap sistem mendalam yang ia miliki, tidak ada talenta yang lebih mampu atau berpengalaman dibandingkan Mark yang dapat memastikan infrastruktur teknologi Grab aman, kuat, dan sejalan dengan tujuan perusahaan.”

Sebagai CTO of Transport, Mark bertugas untuk mengawasi pengembangan ketangkasan platform dan machine learning, kecerdasan buatan (AI) dan kapasitas data science untuk memberikan pengalaman transportasi yang lebih aman, lancar dan personal. Berbasis di Seattle, Mark akan memimpin dan bekerja dengan tim engineering di seluruh jaringan R&D global Grab yang tersebar di 6 negara termasuk Singapura, Seattle, Beijing, Bangalore, Ho Chi Minh City dan Jakarta.

Selain memberikan cara aman, terjangkau dan mudah untuk bepergian, Mark juga memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan sistem terus stabil dan andal seiring dengan pertumbuhan Grab. Pasalnya, jika hal-hal tidak berfungsi, hal tersebut tidak hanya terkait dengan ketidakmampuan pengguna mendapatkan tumpangan; namun juga berdampak pada kehidupan banyak orang.

Termasuk juga menjamin bahwa beberapa perbaikan utama untuk menciptakan pengalaman transportasi yang lebih baik yang sudah dicanangkan oleh Grab selesai dan berjalan lancar hingga bisa diluncurkan pada kuartal terakhir ini. Mulai dari menambahkan fitur pesan suara di dalam GrabChat, menjadi alternatif yang lebih cepat dan aman dibandingkan mengirim pesan, terutama bagi mitra pengemudi.

Kemudian menambahkan tombol ‘batal’ kapanpun setelah konsumen melakukan pemesanan maupun sebelum driver memperoleh tumpangan. Karena, pelanggan sering memasukkan lokasi penjemputan yang salah, dan fitur ini telah membantu mengurangi angka pembatalan pemesanan setelah pelanggan mendapatkan tumpangan.

Mark juga harus memastikan ada nya fitur menemukan mitra pengemudi lainnya secara otomatis jika mitra pengemudi yang ditunjuk sistem menolak pemesanan, sehingga pelanggan akan mendapatkan pengemudi lainnya secara lebih cepat tanpa harus kembali memasukan detail pemesanan. Termasuk juga membuat fitur yang memungkinkan penumpang untuk mengubah lokasi tujuan setelah perjalanan dimulai untuk GrabCar, JustGrab dan GrabBike. Fitur ini kini tengah diujicobakan di beberapa kota terpilih.

Selain memberikan cara aman, terjangkau dan mudah untuk bepergian, kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan sistem kami terus stabil dan andal seiring dengan pertumbuhan Grab. Kami memahami ketika hal-hal tidak berfungsi, hal tersebut tidak hanya terkait dengan ketidakmampuan pengguna mendapatkan tumpangan; namun juga berdampak pada kehidupan banyak orang.”

Semua itu harus dipastikan lancar karena setiap harinya, Grab memproses 20TB data

“Jadi, Grab harus memanfaatkan data yang ada dengan berbagai tingkat. Pertama untuk memberikan pengalaman yang lebih lancar, personal, dan intuitif kepada pelanggan kami. Kedua untuk menciptakan layanan transportasi yang lebih cerdas dan lebih efisien di Asia Tenggara, dan ketiga untuk bekerja dengan berbagai kota dalam mengoptimalkan lalu lintas dan solusi multi-modal dengan mempelajari pola perjalanan,” tambah Theo.

Saat ini, Grab telah melayani lebih dari 2,5 miliar pemesanan kendaraan di Asia Tenggara sejak perusahaan ini mulai berdiri pada tahun 2012. Seiring dengan pertumbuhan Grab untuk menjadi platform ride-hailing terbesar di Asia Tenggara, Mark akan memastikan infrastruktur teknologi Grab makin kuat, guna menciptakan standar keandalan layanan tinggi, serta stabilitas bagi para pengguna, dan pada saat yang sama, dapat terus beradaptasi mendukung inovasi produk yang berkelanjutan. Hal ini akan mendukung upaya Grab untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan.

“Grab membentuk masa depan mobilitas di Asia Tenggara dan dalam prosesnya, Grab juga membawa jutaan orang masuk ke dalam realitas ekonomi baru. Saya merasa terhormat diberi kesempatan untuk bergabung bersama Grab dan tidak sabar untuk bekerja sama dengan talenta teknologi terbaik di dunia,” jelas Mark Porter.

“Tim kami mengenal Asia Tenggara dengan sangat baik, dan saya berharap dapat menggabungkan keahlian saya dengan pengetahuan mereka untuk membuat setiap perjalanan bersama Grab sempurna, baik bagi penumpang maupun mitra pengemudi,” tambah Mark.

Mark bergabung bersama Grab setelah lima tahun bekerja di Amazon; terakhir menjabat sebagai General Manager, Amazon RDS, Amazon Aurora, dan Amazon RDS for PostgreSQL. Mark membawa keahlian teknologi mendalam serta pengalaman kepemimpinan dari masa kerjanya di NASA, Oracle dan Caltech. (Icha)