spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1407

Warga Lempari Mobil Waymo dengan Batu, Kenapa?

0

Telko.id, Jakarta – Pengujian mobil otonom Waymo di Amerika Serikat mendapatkan penolakan ekstrem dari warga Arizona. Mobil Waymo dilaporkan mendapatkan serangkaian serangan dari oknum warga di wilayah tersebut.

Dilansir Telko.id dari New York Times, Senin (07/01/2018), satu mobil Waymo yang sedang diuji coba di jalan, yakni Chrysler Pacifica diserang oleh oknum warga di sana.

Setidaknya, ada 21 insiden serangan warga yang telah terjadi selama dua tahun terakhir. Menurut informasi, mereka merusak ban dan melempari mobil otonom Chrysler Pacifica menggunakan batu.

{Baca juga: 2019, Alphabet Uji Kirim Barang Pakai Drone}

Bahkan kabarnya, Chrysler Pacifica juga diadang hingga diteror oleh mobil lain ketika berada di jalurnya. Tak cukup, seorang warga yang sedang mabuk berat pernah berdiri di tengah jalan, persis di depan arah Chrysler Pacifica melaju. Orang tersebut tidak mau lagi mobil otonom ada di sekitar jalan.

Yang ekstrem, seorang pengemudi Chrysler Pacifica pernah mendapat ancaman mengerikan ketika melintas di sebuah wilayah. Ia mendapat ancaman dari warga yang menenteng revolver kaliber 22.

{Baca juga: Pemerintah AS Revisi Aturan Mobil Otonom}

Mendapatkan serangkaian serangan tersebut, Waymo, anak perusahaan Google yang khusus mengembangkan teknologi otonom, sama sekali tidak mengambil tindakan hukum. Mereka pun memilih untuk mengalah dengan memutuskan untuk mengubah rute pengujian.

Chrysler Pacifica merupakan van yang sudah dimodifikasi oleh Waymo dengan berbagai sensor dan perangkat lunak untuk kerja otonom. Kendaraan itu telah diperkenalkan oleh Waymo pada 2016.

{Baca juga: Taksi Otonom di Jepang Mulai Angkut Penumpang}

Meski bisa melaju tanpa bantuan sopir, perusahaan tetap menugaskan seseorang untuk mengawasi sistem di dalamnya, sekaligus mengatasi berbagai situasi yang mungkin saja terjadi. (SN/FHP)

Apple Ketahuan Tiru Slogan Ikonik “Kota Judi”

0

Telko.id, Jakarta – Slogan papan iklan Apple untuk mempromosikan soal keamanan privasi di iPhone ternyata terinspirasi dari slogan ikonik yang digunakan pemerintah kota Las Vegas, Amerika Serikat untuk menarik para wisatawan.

Kemiripan tersebut disadari oleh Chris Velazco yang mengunggah foto papan iklan Apple yang berada di sudut wilayah berjuluk “kota judi” ini, melalui akun Twitter @chrisvelazco.

Dilansir Telko.id dari phoneArena pada Senin (07/01/2019), papan iklan menunjukkan bodybelakang iPhone X, iPhone XS atau iPhone XS Max dengan slogan “Apa yang terjadi pada iPhone Anda, tetap pada iPhone Anda.”

Slogan tersebut mirip dengan slogan yang selama ini menjadi ikon kota Las Vegas, yaitu “Apa yang terjadi di Las Vegas, Tetap di Las Vegas,”

{Baca juga: Tanggal Rilis Nokia 9 PureView Akhirnya Terungkap}

Salah satu mengomentari unggahan Chris dengan menyatakan bahwa papan iklan Apple tampak menyeramkan. Sebab, gambar tersebut menampilkan sistem kamera ganda iPhone yang memandang langsung ke arah orang-orang yang berada di sekitarnya.

Apple sendiri tampaknya ingin menarik perhatian pengunjung yang akan datang ke ajang Consumer Electronics Show (CES) 2019 yang akan berlangsung sejak tanggal 8 hingga 11 Januari di Las Vegas Convention Center, Nevada.

{Baca juga: Merasa Tertipu Promosi Apple Watch, Konsumen Gugat Apple}

Memang, di acara tersebut Apple tidak ambil bagian dengan membuat presentasi atau memperkenalkan produk terbarunya. Akan tetapi, papan iklan tersebut adalah strategi tepat untuk menarik perhatian masyarakat yang berjalan ke dan dari Las Vegas Convention Center.

Apple melalui iPhone memang berusaha untuk tetap memberi keamanan kepada pengguna. Baru-baru ini model iPhone terbaru diperkirakan akan memiliki sistem keamanan biometrik ganda, yakni Face ID dan Touch ID.

{Baca juga: iPhone Terbaru akan Dibekali Keamanan Biometrik Ganda?}

Hal itu terungkap berkat dokumen paten yang didaftarkan oleh Apple ke European Patent Office (EPO) sebelum iPhone X diluncurkan secara resmi. Dokumen paten dengan judul Face Enrollment And Authentication pada awalnya didaftarkan pada September 2017. (NM/FHP)

Kado Tahun Baru, Miliarder Jepang Kasih Ratusan Juta untuk Warganet

0

Telko.id, Jakarta – Milarder asal Jepang, Yusaku Maezawa menyambut tahun baru 2019 dengan cara yang unik. Pendiri situs belanja busana Zozotown itu memberikan uang sebesar 1 juta yen ($9.200) atau sekitar Rp 129,2 juta kepada warganet. Nama Maezawa sempat menarik perhatian karena menjadi penumpang pertama SpaceX berwisata ke Bulan.

Dilansir Telko.id dari The Verge, Senin (07/01/2019), hadiah diberikan kepada 100 warganet yang me-retweet kartu ucapan tahun baru yang dia posting di akun Twitter miliknya @yousuck2020.

Kuis ini dimulai tanggal 5 Januari hingga 7 Januari 2019. Bagi warganet yang beruntung, nanti dia akan menghubungi para pemenang melalui pesan langsung.

Saat ini tweet Maezawa ini telah di-retweet sebanyak hampir 3,8 juta kali, menjadikannya tweet paling mudah mendapat retweet hanya dengan satu tweet.

Sebelumnya sosok Yusaku Maezawa menjadi perhatian dunia karena menjadi penumpang pertama SpaceX yang akan terbang ke Bulan. Dia memang dikenal sebagai pengusaha yang kaya raya di Jepang.

{Baca juga: Bakal Piknik ke Bulan, Bagaimana Persiapan Yusaku Maezawa?}

Sebelumnya, dia juga rela merogoh kocek hingga USD 110 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun, untuk sebuah lukisan karya Jean-Michel Basquiat di tahun 2017. Sebagai seorang miliarder, uang tampaknya bukan menjadi penghalang baginya.

Nantinya, konglomerat asal Jepang ini tidak akan sendirian ketika ke Bulan. Dirinya berencana akan mengajak enam hingga delapan seniman dunia untuk pergi bersamanya.

Ia bermaksud ingin mengajak para seniman dari berbagai disiplin ilmu seperti sastra, film, seni rupa, arsitektur dan juga busana. Melalui akun Instagram miliknya @yusaki2020 dirinya akan memberikan mereka sebuah misi.

{Baca juga: Miliarder Jepang jadi Penumpang Pertama SpaceX ke Bulan}

Pengusaha kaya tersebut meminta mereka untuk membuat karya berdasarkan pengalaman mereka ke Bulan yang merupakan bagian dari proyek yang disebut #dearMoon.

Sebagai salah satu penumpang pertama SpaceX ke Bulan, miliarder asal Jepang ini dikabarkan mulai menjalani latihan bertahan hidup sebelum plesiran ke Bulan. Di tengah kesibukannya, Maezawa menyisihkan waktu selama enam jam per hari untuk melakukan persiapan itu.

Dalam latihan bertahan hidup, dia tidak melakukan hal-hal berat. Satu yang paling utama adalah berlatih bahasas Inggris.

“Elon Musk meminta kepada saya untuk berlatih bahasa Inggris,” ujarnya dikutip Telko.id dari New Indian Express, Rabu (10/10).

Pria yang sekarang berusia 42 tahun, mengaku menyisihkan waktu selama enam jam sebanyak tiga atau empat kali seminggu untuk menjalani latihan itu. Ia bahkan rela pulang dari kantor pukul enam malam petang demi persiapan piknik bersama roket SpaceX. [NM/HBS]

WikiLeaks Minta 140 Fitnah soal Julian Assange Tak Disiarkan

0

Telko.id, Jakarta – WikiLeaks menyarankan kepada para jurnalis untuk tidak menyiarkan 140 fitnah soal Julian Assange. Belum jelas apa yang mendorong situs tersebut menyampaikan saran kepada media.

Perlu diketahui, Julian Assange adalah sosok kontroversial yang mendirikan WikiLeaks. Dilansir Telko.id dari Sidney Morning Herald, Senin (07/01/2019), WikiLeaks menunjuk surat kabar Inggris, The Guardian telah menerbitkan apa yang disebut sebagai laporan palsu tentang Julian Assange.

The Guardian tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Tapi, selama ini, pria kelahiran Australia itu mengatur WikiLeaks sebagai saluran untuk mempublikasikan informasi rahasia dari sumber anonim.

{Baca juga: Editornya “Hilang”, WikiLeaks Rekrut Editor Baru}

Julian Assange adalah pahlawan bagi sebagian orang. Sebab, ia mengungkap apa yang dilontarkan para pendukung penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah. Bahkan, ia juga turut memperjuangkan kebebasan berbicara.

Sebaliknya, bagi yang lain, ia adalah pemberontak yang telah merusak keamanan Amerika Serikat. WikiLeaks telah membuat marah Washington dengan membocorkan ratusan ribu kabel diplomatik rahasia para pemimpin.

“Ada klaim tidak akurat tentang WikiLeaks dan Assange, termasuk pemalsuan yang disengaja di outlet media besar dan terkemuka,” kata Wikileaks dalam email yang dikirim ke media dan ditandai bukan untuk publikasi.

Baca Juga : WikiLeaks Bocorkan Spyware yang Targetkan Windows 10

E-mail berisi 5.000 kata tersebut mencakup 140 pernyataan yang menurut WikiLeaks salah, antara lain bahwa Assange pernah menjadi agen intelijen.

WikiLeaks juga mengatakan, salah dan fitnah apabila mengabarkan bahwa Assange  pernah dipekerjakan oleh pemerintah Rusia. Demikian pula tudingan bahwa ia pernah dekat dengan Rusia, Kremlin, atau Putin. (SN/FHP)

Perempuan Arab Saudi Kini Dapat Notifikasi Cerai via SMS

0

Telko.id, Jakarta – Perempuan di Arab Saudi akan diberitahu melalui pesan singkat alias SMS jika resmi mendapat persetujuan bercerai. Sebuah undang-undang baru dirancang untuk melindungi mereka dari pernikahan yang berakhir tanpa sepengetahuan.

Undang-undang baru, yang mulai berlaku pada Minggu (6/1/2019), dipandang sebagai cara untuk mengakhiri perceraian rahasia dan memastikan perempuan sepenuhnya menyadari status perkawinan. Dengan begitu, mereka bisa melindungi hak-hak.

Langkah tersebut dilakukan ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah mulai memberi perempuan lebih banyak hak , termasuk mencabut larangan mengemudi bagi perempuan. Kebijakan itu mulai diterapkan pada tahun lalu.

“Pengadilan Saudi telah mulai mengirim pemberitahuan perceraian lewat SMS. Langkah tersebut bertujuan untuk melindungi hak-hak perempuan,” kata Kementerian Kehakiman Saudi dalam sebuah pernyataan di situs, dikutip Telko.id dari CNN, Senin (7/1/2019).

{Baca juga: Komedi Satir Ini Dihapus Netflix Setelah Diprotes Arab Saudi}

Menurut otoritas, perempuan bisa memeriksa status perkawinan di situs atau mengunjungi pengadilan terkait guna mendapatkan salinan surat cerai. “Di sebagian besar negara-negara Arab, pria bisa begitu saja menceraikan istri,” kata kelompok hak asasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, perempuan di Saudi diizinkan memasuki stadion, memberikan suara dalam pemilihan, dan mengambil peran lebih besar dalam angkatan kerja ketika pemerintah mencoba mendiversifikasi ekonomi bergantung kepada minyak.

{Baca juga: Akhirnya, Arab Saudi Terbitkan SIM untuk Pengemudi Wanita}

Namun demikian, banyak perempuan Saudi telah aktif menyampaikan ke media sosial untuk mendorong dari lebih banyak kebebasan, termasuk memprotes aturan larangan berpakaian ketat. Selama ini, mereka wajib memakai busana serba tertutup dan longgar. [SN/HBS]

Sumber: CNN

Smartphone Lipat Xiaomi Lebih Canggih dari Samsung?

0

Telko.id, JakartaLeakster Evan Blass mengunggah video di Twitter yang diduga sebagai smartphone lipat Xiaomi. Meski demikian, ia menyatakan belum mengetahui keaslian dari video yang diunggahnya itu.

“Saya tidak tahu dengan keaslian video atau perangkat ini. Namun, perangkat diduga buatan Xiaomi,” katanya.

Dikutip Telko.id dari NDTV, Jumat (04/01/2019), pengguna Twitter @lehtimaeki yang mengaku sebagai pengembang aplikasi Android meyakini bahwa video tersebut bukanlah bualan. Sebab menurutnya, konfigurasi pada smartphone lipat tersebut tampak nyata.

{Baca juga: Catat! Ini Jadwal Peluncuran Smartphone Lipat Samsung Galaxy F}

“Perangkat ini asli. Konfigurasi perubahan setiap lipatan tampak nyata,” ujarnya.

Video berdurasi 20 detik itu memperlihatkan antarmuka perangkat. Video juga menunjukkan bagaimana aplikasi Google Maps bekerja saat perangkat dibuka maupun dilipat. Tampak pula bahwa layar perangkat yang berukuran tablet bisa dilipat menjadi tiga bagian.

{Baca juga: Google Pastikan Android Dukung Smartphone Lipat}

Hal tersebut jelas berbeda dari smartphone layar lipat milik Samsung yang telah dipamerkan pada Samsung Developer Conference di San Francisco, Amerika Serikat, pada November tahun lalu. Layar perangkat Samsung hanya bisa dilipat menjadi dua bagian.

Selain Xiaomi dan Samsung, Google juga telah menyatakan kesiapan untuk mendukung smartphone layar lipat dari segi sistem operasi Android. Dalam sebuah acara, Google menyatakan rencana meluncurkan perangkat berteknologi serupa pada awal tahun ini.

{Baca juga: Ajukan Paten Pelapis Khusus, Apple Ingin Buat Smartphone Lipat?}

Selain Xiaomi, Samsung, dan Google, beberapa produsen seperti Huawei, Oppo, LG, ZTE, bahkan Apple, dilaporkan pula tengah mengembangkan smartphone layar lipat masing-masing. Huawei dan Oppo bahkan dikabarkan akan memamerkan ponsel layar lipat pada Februari 2019. (SN/FHP)

Suksesor Apple Watch Bisa Identifikasi Pengguna Lewat Kulit

0

Telko.id, Jakarta – Apple bakal membawa teknologi baru untuk suksesor Apple Watch di masa yang akan datang. Raksasa asal Cupertino, Amerika Serikat ini nantinya akan menyematkan sensor biometrik yang bisa identifikasi pengguna lewat tekstur kulit.

Berdasarkan laporan dari Patently Apple, seperti dikutip dari Ubergizmo pada Jumat (04/01/2018), Apple telah mengajukan paten untuk dapat menanamkan sensor biometrik ke dalam Apple Watch, agar dapat mendeteksi tekstur kulit penggunanya.

Perlu diketahui, selama ini smartwatch tersebut mengidentifikasi pengguna dan melakukan verifikasi Apple Pay melalui password. Sementara ketika sensor biometrik ini disematkan, tampaknya Apple Watch bisa dengan mudah mengidentifikasi pengguna yang memakainya, dan melakukan verifikasi.

{Baca juga: Pengguna Apple Watch Bakal Bisa Akses Spotify}

Sayang, belum jelas kapan fitur keamanan tersebut akan diluncurkan. Sebab, opsi keamanan biometrik tersebut masih layak untuk dipertanyakan cara kerjanya sampai sekarang. Meski demikian, ide Apple ini terbilang cemerlang dan menarik untuk dinanti perkembangannya di masa yang akan datang.

Selama ini Apple memang terus mengembangkan fitur-fitur terbaru untuk smartwatch-nya. Tahun lalu misalnya, Spotify tengah mengembangkan aplikasi mandiri untuk jam tangan pintarnya guna memudahkan pengguna mengakses layanan saat dalam perjalanan.

{Baca juga: Charger Magnetik Apple Watch Tersedia di Apple Store}

Aplikasi Spotify itu baru tersedia dalam versi beta. Pengguna Apple Watch dapat mengunduh versi beta dari Spotify via saluran TestFlight.

Aplikasi ini sendiri masih dalam tahap awal pengembangan karena tidak dibekali dengan fitur penggunaan offline. Menurut laporan Macrumors, versi beta dari Spotify untuk Apple Watch segera bisa diunduh setelah pengguna mendaftarkan program beta. (NM/FHP)

LG Siapkan Jam Tangan Pintar Baru, Punya Kamera  

0

Telko.id, Jakarta – LG dilaporkan telah mengajukan paten untuk sebuah smartwatch atau jam tangan pintar. Dokumen paten menunjukkan beberapa desain yang mengintegrasikan kamera ke dalam gelang jam tangan pintar tersebut.

Paten itu juga menampilkan terminal seluler yang menunjukkan konektivitas dan menghadirkan beberapa solusi untuk jam tangan pintar yang memiliki ukuran kecil, yang dapat dikenakan di pergelangan tangan.

Menurut laporan terbaru GSM Arena, paten tersebut juga menjelaskan bagaimana sulitnya bagi jam tangan pintar untuk memiliki kamera dengan tujuan menangkap informasi. Tampaknya, LG ingin menciptakan solusi teknis.

{Baca juga: Jam Tangan Pintar Ubah Lengan jadi Layar Sentuh}

Dari paten tersebut, tampak pengguna memiliki opsi untuk dengan mudah menyesuaikan sudut kamera terhadap badan jam tangan pintar tanpa harus memutar pergelangan tangan untuk mendapatkan bidikan.

Gelang jam tangan dapat disesuaikan sehingga pengguna mudah memiringkan kamera, baik versi yang tertanam langsung di gelang jam atau versi kamera dengan klip yang dapat dipasang di sepanjang gelang jam.

{Baca juga: Smartwatch LV Tambour Horizon Gunakan Snapdragon Wear 3100}

Paten LG ini sekaligus menguraikan beberapa kemungkinan penggunaan, seperti mengambil foto makanan untuk melacak asupan kalori yang terkandung di dalamnya atau memindai kode QR atau barcode barang tertentu.

Waktu pengajuan paten juga terlihat sangat menarik mengingat LG belum lama ini meluncurkan W7 Watch. Perusahaan asal Korea Selatan ini tampaknya berencana untuk meluncurkan jam tangan pintar dengan inovasi yang lebih besar dan mutakhir. [BA/IF]

Wow! USB-C Ini Diklaim Bisa Identifikasi Malware

0

Telko.id, Jakarta – Pengisi daya dan perangkat USB adalah perangkat yang bisa diakses secara umum dan mudah digunakan. Akan tetapi, ini juga tak sepenuhnya membawa kebaikan. Selalu ada  risiko keamanan yang harus dihadapi. Salah satunya rawan penyebaran malware dan kebocoran data.

Namun demikian, seperti dilaporkan Engadget, USB Implementers Forum (USB-IF) kini telah meluncurkan program autentikasi USB Type-C nan spesial.

Ya, USB-C itu diklaim mampu membantu mengurangi masalah terkait malware dan kebocoran data. Program mendefinisikan autentikasi berbasis kriptografi optimal untuk perangkat dan pengisi daya USB-C.

Sistem host apa pun yang menggunakan protokol tersebut bisa mengonfirmasi keaslian perangkat atau pengisi daya, termasuk deskriptor dan kemampuan tepat saat koneksi dibuat.

Sebagai contoh, jika khawatir tentang pengisian daya di terminal publik, ponsel bisa menerapkan kebijakan hanya memperbolehkan pengisian daya dari charger bersertifikat.

Sementara itu, sebuah perusahaan bisa menetapkan kebijakan untuk komputer alias desktop dengan memberikan akses hanya ke perangkat penyimpanan USB yang terverifikasi.

Menurut Engadget lagi, program itu hanyalah sebuah rekomendasi alias tidak ada implementasi yang diperlukan. Presiden USB-IF Jeff Ravencraft yakin kehadirannya akan menjadi kabel masa depan. [BA/IF]

Snapdragon 855 Kembali Membuat Penampakan di Ruang Uji

0

Telko.id, Jakarta – Sebuah versi terbaru (4.3.2 vs 4.0.4) dari prosesor yang diduga Snapdragon 855 muncul di ruang uji baru-baru ini. Skor yang dicetaknya adalah 3545 dan 11150 untuk masing-masing single-core dan multi-core. Sebelumnya, chipset ini juga telah membuat penampakan di Geekbench dengan menorehkan hasil tak jauh berbeda, yakni 3697 untuk single-core dan 10469 untuk multi-core.

Dilaporkan PhoneArena, Minggu (6/1/2019), tes ini digunakan sebagai cara untuk mengukur dan membandingkan kinerja CPU dengan yang lainnya. Kedua tes tersebut mungkin dijalankan pada perangkat yang sama, menggunakan sistem operasi open source Google terbaru (Android 9 Pie), dan membawa RAM 6GB. Pada kedua tes, CPU octa-core Snapdragon 855 diuji pada kecepatan clock 1,78GHz.

Chip ini dilengkapi dengan empat core hemat energi yang berjalan pada kecepatan 1.78GHz, tiga core yang menangani tugas yang lebih kompleks yang memiliki kecepatan clock 2.42GHz, dan core khusus yang berjalan pada kecepatan 2.84GHz untuk peningkatan kinerja ekstra. Snapdragon 855 juga membawa serta chip grafis Adreno 640, dan dibangun oleh TSMC dengan menggunakan proses 7nm.

{Baca juga: Snapdragon 855: Masuki Era Baru 5G, AI dan XR}

Snapdragon 855 akan menjadi chipset mobile komersial pertama di dunia yang secara kolektif mendukung 5G multi-gigabit, artificial intelligence (AI), dan extended reality (XR) imersif sehingga dapat memulai era baru dari revolusi perangkat seluler.

Dalam situs resminya, Qualcomm mengklaim bahwa Snapdragon 855 memungkinkan smartphone untuk memiliki kecepatan download sampai 5 gigabits per detik. Kemampuan ini tidak lepas dari adanya modem X50 yang dipasangkan dengan 4 modul antena QTM052 mmWave untuk meningkatkan jangkauan sinyalnya.

{Baca juga: Selain 5G, Ini 4 Kemampuan Baru Snapdragon 855}

Nantinya, ketika smartphone dengan Snapdragon 855 muncul, smartphone tersebut bakal mendukung kemampuan jaringan multi-mode yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan konektivitas ganda antara 4G dan 5G.

Nah, smartphone apa yang kira-kira akan menjadi adopter pertama untuk chipset ini? Dilansir Telko.id dari Tech Radar, ada sejumlah merk smartphone yang diprediksi bakal jadi yang pertama menggunakannya. Salah satu di antaranya adalah duo Samsung Galaxy S10 dan S10+. Sebab, sesuai tradisi sebelumnya, seri Samsung Galaxy terbaru biasanya kerap menjadi smartphone pertama dengan SoC Snapdragon terbaru, seperti duo Galaxy S9 yang menggunakan Snapdragon 845 saat itu.