spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1404

Smartphone Lipat Samsung Tak Bisa Dilipat Secara Penuh

0

Telko.id, Jakarta – Ada kabar tak mengenakan terkait smartphone lipat buatan Samsung yang sempat dipamerkan pada di acara Consumer Electronic Consumer (CES 2019) di Las Vegas Amerika Serikat Rabu (9/1/2019) Kabarnya smartphone tersebut tidak dapat dilipat secara penuh.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (09/01/2019), laporan tentang smartphone lipat tersebut diperoleh situs berita The Investor. Salah satu sumber mengatakan bahwa melipat smartphone Samsung secara penuh akan menyebabkan kerusakan.

Untuk alasan itulah maka Samsung disebutkan sedang menguji  perangkatnya tersebut agar sisi-sisinya tetap sedikit terangkat ketika dilipat.

“Prototipe yang terlihat hari ini meninggalkan bekas lipatan ketika dilipat, tetapi masalah ini akan diperbaiki dalam versi final,” tulis laporan tersebut.

{Baca juga: Akhirnya, Samsung Pamer Smartphone Lipat Pertamanya}

Menurut laporan The Investor, Samsung masih tetap bungkam terhadap detail produknya, walaupun tetap akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya, janji CEO Samsung Mobile, DJ Koh untuk meluncurkan smartphone lipat Samsung akhirnya terealisasi. Di acara Samsung Developer Conference yang digelar di San Francisco, Amerika Serikat, November 2018 Samsung resmi memamerkan smartphone lipat pertama mereka.

Menurut SVP of Mobile Product Marketing Samsung, Justin Denison, smartphone lipat Samsung menggunakan teknologi layar terbaru yang mereka rancang, bernama Infinity Flex Display.

{Baca juga: Samsung Luncurkan Smartphone Lipat Awal 2019?}

“Sekarang kami membawa inovasi di perangkat mobile ke level selanjutnya, yakni Infinity Flex Display,” katanya.

Saat ponsel pintar lipat buatan Samsung itu dibuka, maka akan tampil seperti sebuah perangkat tablet dengan layar berukuran besar, atau lebih tepatnya berukuran 7,3 inci.

Namun, ketika smartphone itu dilipat, ukurannya akan sama persis seperti smartphone pada umumnya dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan mudah digunakan oleh satu tangan saja.

Apple Watch Siapkan Fitur Pengelola Kesehatan

0

Telko.id, Jakarta – Setelah merilis Apple Watch Series 4 yang punya kemampuan pembacaan elektrokardiogram (ECG), Apple dilaporkan tengah bersiap untuk meluncurkan fitur baru yang bisa membantu pengguna mengelola kesehatan secara lebih baik.

Saat wawancara dengan CNBC, CEO Apple, Tim Cook, mengungkap sejumlah rencana perusahaan untuk tahun ini. Ia mengklaim bahwa inovasi Apple bakal terfokus kepada kesehatan. Perangkat Apple digadang mampu berkontribusi bagi umat manusia.

Sayangnya, Cook masih enggan berbagi informasi spesifik dan detail terkait rencana masa depan perusahaan di bidang kesehatan. Meski demikian, ia menyebut Apple ResearchKit dan CareKit sebagai basis pembangunan sistem pengawas kesehatan pada masa mendatang.

Sebelumnya, Apple berjanji bakal membawa teknologi baru untuk suksesor Apple Watch Series 4 pada masa yang akan datang. Raksasa asal Cupertino, Amerika Serikat, itu akan menyematkan sensor biometrik yang bisa identifikasi pengguna lewat tekstur kulit.

{Baca juga: Suksesor Apple Watch Bisa Identifikasi Pengguna Lewat Kulit}

Berdasarkan laporan dari Patently Apple, seperti dikutip dari Ubergizmo, Apple telah mengajukan paten untuk dapat menanamkan sensor biometrik ke dalam Apple Watch. Sensor tersebut diyakini mampu mendeteksi tekstur kulit pengguna.

Perlu diketahui, selama ini Apple Watch mengidentifikasi pengguna dan melakukan verifikasi Apple Pay melalui password. Ketika sensor biometrik disematkan, tApple Watch bisa secara mudah mengidentifikasi pengguna yang memakainya dan melakukan verifikasi.

Sayang, belum jelas kapan fitur keamanan tersebut akan diluncurkan. Sebab, cara kerja opsi keamanan biometrik itu masih layak untuk dipertanyakan. Meski demikian, ide Apple ini terbilang cemerlang dan menarik untuk dinanti.

Sebelumnya ada kabar gembira bagi para pengguna iPhone XR, iPhone XS Max dan Apple Watch Series 4, karena akan menerima kehadiran layanan streaming musik Spotify.

Hadirnya layanan di masing-masing perangkat Apple itu sebagai bagian dari pembaruan terbaru untuk aplikasi iOS. Pelanggan Spotify di seri iPhone terbaru tersebut memiliki dua opsi untuk layanan musiknya, yakni mengaktifkan peregangan UI untuk mendapatkan tampilan semua layar. atau cukup dengan tampilan bar hitam di sekitar aplikasi.

{Baca juga: Mantap! Spotify Ada di iPhone XR dan Apple Watch Series 4}

Sedangkan aplikasi Spotify di Apple Watch akhirnya mendukung panel besar yang termasuk dalam Apple Watch Seri 4. Sebelumnya, itu hanya mendukung tampilan yang lebih kecil. [BA/HBS]

Sumber: CNBC

Pengguna Samsung Galaxy S8 Jengkel Tak Bisa Hapus Facebook

0

Telko.id, Jakarta – Seorang pengguna Samsung Galaxy S8 bernama Nick Winke mengaku kesulitan hapus Facebook yang jadi aplikasi bawaan smartphone. Ia mengklaim aplikasi tersebut hanya bisa dinonaktifkan, bukan dihapus secara permanen.

Pria yang bekerja sebagai fotografer itu lantas melakukan protes ke pihak Samsung. Nick mengaku, ia menggunakan Facebook di Galaxy S8 untuk berbagi gambar dan terhubung dengan teman.

Namun, dikutip Telko.id dari USAToday, Kamis (10/01/2019), ketika memutuskan untuk menghapus Facebook, ia tidak menemukan pilihan Uninstall. Di smartphone-nya hanya terdapat menu Disable saja.

{Baca juga: Juni, Samsung Galaxy S10 Versi 5G Meluncur di Amerika Serikat?}

“Saya khawatir dengan keamanan data dan privasi. Saya berpikir facebook masih bisa melacak informasi, lokasi, atau apapun yang saya lakukan. Sebagai konsumen, saya seharusnya bisa menentukan apapun di dalam produk,” terang Nick.

Bukan hanya Nick, seorang pengguna lain mengutarakan hal serupa. Balwinder Singh, yang membeli smartphone Samsung beberapa bulan lalu, mengaku sudah berusaha menghapus Facebook sejak awal. Namun, bernasib sama, ia tidak berhasil melakukannya.

{Baca juga: Samsung Ingin Ciptakan Robot untuk Bantu Lansia, Seperti Apa?}

“Facebook saya penuh hal-hal negatif. Saya jadi merasa terpengaruh secara emosional maupun mental,” keluhnya.

Mengomentari keluhan para penggunanya, Samsung secara tegas menyatakan memang menyediakan aplikasi Facebook secara paten di smartphone model-model tertentu.

{Baca juga: Kesandung Cambridge Analytica, Facebook “Cuma” Didenda Rp 9,7 Miliar}

Menurut Samsung, pengguna bisa menggunakan opsi nonaktif untuk supaya terhindar dari Facebook. Setelah dinonaktifkan, aplikasi tidak akan lagi berjalan apalagi mengumpulkan data pengguna. (SN/FHP)

Wuih, Gaji Bos Apple Capai Ratusan Miliar Rupiah per Bulan

0

Telko.id, Jakarta – Apple sedang mengalami penurunan performa bisnis. Bahkan saat memasuki tahun baru, Apple terpaksa menurunkan proyeksi pendapatan. Meski demikian, ketika kondisi internal kurang positif, perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat ini justru menaikkan gaji karyawannya, termasuk gaji bos Apple di tahun lalu.

Dari sekian ribu orang, karyawan Apple yang paling besar menerima kenaikan gaji adalah sang CEO, Tim Cook. Secara total, ia mengantongi pemasukan USD 15,6 juta atau Rp 220 miliar sebagai gaji per bulan, plus insentif, dan kompensasi lain-lain.

Menurut CNET, seperti dikutip Telko.id pada Kamis (10/01/2019), jumlah tersebut naik tak kurang dari 22 persen dari pendapatan Cook pada 2017.

{Baca juga: Saat Netizen Kompak Minta Kado Natal ke Bos Apple}

Jika diperinci, maka Cook mengantongi USD 3 juta atau Rp 42,1 miliar sebagai gaji pokoknya. Kemudian insentif sebesar USD 12 juta atau Rp 168,4 miliar berdasarkan capaian target.

Perlu diketahui, pada 2018, meski mengalami pasang surut bisnis, Apple tetap berhasil memenuhi target pendapatan maupun operasional. Secara hitungan rigid, penerimaan Apple dari bisnis tahun lalu meningkat sekitar 16 persen ketimbang tahun sebelumnya.

{Baca juga: Apple Wajibkan Karyawan Banyak Berdiri, Kenapa?}

Selain gaji dan insentif, Cook memperoleh pula kompensasi lain, di antaranya kontribusi, pembayaran asuransi kehidupan, dan pembelian waktu liburan. Cook bahkan rutin mengantongi uang transportasi pribadi sebesar USD 294.082 atau Rp 4,1 miliar.

Apple mengemukakan, rata-rata pendapatan para pegawai mencapai USD 55.426 atau setara dengan Rp 778,5 juta. Dengan kata lain, kalau dihitung-hitung, pendapatan bersih Cook yang diberikan oleh Apple mencapai 283 kali lebih besar ketimbang gaji rata-rata pegawai Apple.

{Baca juga: Disidang, Eks Karyawan Apple Bantah Curi Dokumen Rahasia}

Selain Cook, eksekutif Apple lain pun mendulang pendapat tak kalah besar. COO Jeff Williams, CFO Luca Maestri, General Counsel Kate Adams, misalnya, menerima total pendapatan lebih dari USD 26 juta atau Rp 365,2 miliar dengan tambahan hadiah saham USD 21 juta atau setara dengan Rp 295,7 miliar. (SN/FHP)

Cerai dengan Bos Amazon, MacKenzie jadi Wanita Terkaya Sedunia

0

Telko.id, Jakarta – Bos Amazon, Jeff Bezos cerai dengan MacKenzie. Ada banyak spekulasi di balik penyebab perpisahan mereka. Yang jelas, MacKenzie akan menjadi wanita terkaya sedunia setelah mendapat harta gono-gini yang tak sedikit dari perceraiannya dengan orang terkaya sedunia itu.

Perlu diketahui, Bezos kini memiliki harta mencapai USD 137 miliar atau setara dengan Rp 1.921,9 triliun.

Sekitar 90 persen dari harta kekayaannya, berasal dari kepemilikan saham di Amazon yang tak kurang dari 80 juta lembar saham. Ia juga diketahui memiliki sejumlah aset properti mewah di kawasan Washington sampai California, Amerika Serikat.

{Baca juga: Makin Tajir, Bos Amazon Tetap jadi Orang Terkaya Sejagat}

Bezos dan MacKenzie sendiri menikah sebelum Amazon didirikan, tepatnya pada 4 September 1993. Dilansir Telko.id dari CNBC, Kamis (10/01/2019), sesuai hukum yang berlaku, maka Bezos dan MacKenzie pun wajib untuk membagi rata kekayaan.

MacKenzie akan mendapat separuh dari kekayaan Bezos senilai USD 68 miliar atau lebih dari Rp 900 triliun. Jumlah tersebut akan menjadikannya wanita terkaya sedunia, mengalahkan Alice Walton yang berharta USD 46 miliar atau Rp 645,1 triliun.

{Baca juga: Jeff Bezos, si Perusak Alarm yang Jadi Triliuner}

MacKenzie juga dipastikan akan tetap mendapatkan bagian kekayaan yang tidak sedikit, andaikata pembagian harta gono-gini tidak berjalan dengan lancar. Akan tetapi, Bezos nampaknya tidak keberatan memberikan sebagian harta kekayaannya, karena mereka menikah dan berpisah secara baik-baik.

MacKenzie adalah seorang novelis yang telah menerbitkan dua buku berjudul “The Testing of Luther Albright” dan “Traps”. Ia menggarap novel pertama dalam waktu hampir 10 tahun karena sibuk membesarkan anak-anaknya. (SN/FHP)

Pemain Ini Sukai Cuitan Nyinyir Soal Pelatih Real Madrid

0

Telko.id, Jakarta – Francisco Román Alarcón Suárez alias Isco merupakan salah satu pemain Real Madrid yang aktif di Twitter. Baru-baru ini, ia kedapatan menyukai cuitan di Twitter yang isinya menyindir pelatih Real Madrid, Santiago Solari.

Kicauan tersebut, seperti dilansir Telko.id dari Metro, Kamis (10/01/2019), diunggah oleh akun @iepanto yang isinya menyindir keputusan keputusan Solari lebih memilih memainkan Dani Ceballos dan Casemiro daripada Isco.

Meski ketahuan menyukai unggahan itu sebelum pertandingan Real Madrid melawan Leganes, ia lantas menganulirnya. Isco sendiri telah kehilangan tempat utama di skuat Madrid arahan Solari. Terakhir, ia cuma menjadi cadangan saat Los Blancos bersua Leganes di Copa del Rey.

{Baca juga: Keren! Kapten Manchester City Uji Coba Teknologi 5G}

“Solari telah memilih Dani Ceballos dan Casemiro yang sedang dalam performa jelek. Walau sudah sudah pensiun sejak 20 tahun lalu, ia sebaiknya memilih Isco,” kicau akun @iepanto.

Selain gelandang berusia 26 tahun tersebut, banyak warganet Twitter yang turut menyukai kicauan yang menyindir Solari.

{Baca juga: Ronaldo akan Punya Acara Reality Show di Facebook}

Isco, yang juga masuk skuat tim nasional Spanyol, mulai lebih banyak dicadangkan pada musim 2018/2019. Gelandang energik itu pun merasa gerah dan ingin pergi dari Madrid. Juventus, Chelsea, dan Manchester City tertarik mendatangkannya.

Juventus dilaporkan terus mengupayakan rencana mendatangkan Isco. Kampiun Serie A Italia tersebut masih mencari tambahan di lini tengah. Sebelumnya, Juventus juga telah sukses mendaratkan Cristiano Ronaldo dari Madrid. (SN/FHP)

Bos Xiaomi Pamer Logo Redmi yang “Kelewat Minimalis”

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi telah mengumumkan bahwa Redmi akan menjadi merek terpisah dari Xiaomi. Setelah pengumuman tersebut, CEO Xiaomi, Lei Jun langsung merilis logo Redmi dengan desain dan warna yang sederhana.

Di tengah-tengah logo tersebut, terdapat tulisan “Redmi by Xiaomi”. Dilansir Telko.id dari Sparrow News, Kamis (10/01/2019), Lei Jun menggambarkan logo ini sebagai tanda bahwa Redmi tidak takut dengan merk lain di kelasnya, karena dibanderol dengan harga yang bagus atau terjangkau.

Setelah “berpisah” dari Xiaomi, Redmi pun langsung mempersiapkan dua smartphone pertamanya yang bakal diluncurkan dalam waktu dekat.

{Baca juga: Redmi Resmi “Pisah” dari Xiaomi}

Kedua smartphone itu adalah Redmi 7 dan Redmi Note 7 yang telah mendapatkan sertifikasi dari TENAA. Dikabarkan, kedua smartphone tersebut punya desain kekinian dan dilapisi oleh warna gradasi, seperti smartphone Android masa kini.

Redmi 7 maupun Redmi Note 7 sama-sama mengusung layar berukuran 6,3 inci dan memiliki poni di bagian atasnya dengan desain waterdrop.

Keduanya punya konfigurasi kamera yang berbeda, Redmi Note 7 punya kamera utama beresolusi 48MP + 12MP, sementara Redmi 7 hanya mengusung kamera utama beresolusi 12MP saja.

{Baca juga: Bocoran Poster Ungkap Varian Warna Redmi 7, Apa Saja?}

Berpisahnya Redmi dari Xiaomi pun akhirnya membuat Xiaomi memiliki tiga merek dengan segmen yang berbeda. Xiaomi Mi misalnya, lebih berfokus pada kelas high-end dan flagship.

Kemudian Redmi menyasar kelas menengah, lalu Pocophone yang diperuntukkan sebagai flagship kelas menengah dan akan bersaing dengan OnePlus di India. Perpisahan antara Xiaomi dengan Redmi juga dinilai dapat membantu merek kelas menengah tersebut untuk membangun identitas merek. (FHP)

Nokia Siapkan Smartphone Layar Berlubang, Nokia 8.1 Plus?

0

Telko.id, Jakarta – Huawei dan Samsung telah menjadi dua brand pertama yang merilis smartphone layar berlubang ketika meluncurkan Huawei Nova 4 dan Samsung Galaxy A8s. Kini, giliran Nokia yang menyusul dua brand itu, setelah dikabarkan bakal meluncurkan Nokia 8.1 Plus dalam waktu dekat.

Kabar ini mencuat setelah bocoran hasil rekayasa 3D atau render dari Nokia 8.1 Plus muncul ke permukaan. Render tersebut berupa foto dan video 360 derajat yang memperlihatkan desain smartphone secara keseluruhan.

Dilansir Telko.id dari 91mobiles, Kamis (10/01/2019), Nokia 8.1 Plus memiliki layar berukuran besar, dengan adanya lubang di kiri atas layar sebagai tempat bagi kamera depannya.

{Baca juga: “Smartphone Layar Berlubang” Huawei Resmi Dirilis di India}

Dengan desain tersebut, bezel di tiap sisi layar smartphone berukuran 6,22 inci dengan resolusi Full HD+ menjadi jauh lebih tipis.

Seperti smartphone Nokia pada umumnya, Nokia 8.1 Plus juga dibangun dengan body berbahan dasar solid block aluminium. Di bagian belakangnya, smartphone tersebut dilapisi oleh bahan kaca, dan belum dilapisi oleh warna gradasi seperti smartphone Android masa kini.

{Baca juga: Layar Samsung Galaxy S10+ Punya Lubang Berbentuk Pil?}

Nokia 8.1 Plus rencananya akan ditenagai oleh prosesor Snapdragon 710, dan sudah mengusung teknologi kamera ganda di bagian belakangnya yang didukung oleh lensa buatan Zeiss.

Sayang, meski desainnya sudah kekinian, namun Nokia masih belum menyematkan teknologi sensor sidik jari di bawah layar, dan lebih memilih menempatkannya pada body belakang smartphone.

{Baca juga: Video Iklan Nokia 9 PureView Bocor, Segera Diluncurkan?}

Nokia 8.1 Plus diprediksi bakal diluncurkan dalam waktu beberapa minggu ke depan. Bisa jadi, smartphone ini akan dipamerkan di acara Mobile Word Congress (MWC) 2019. (FHP)

Vivo Konsisten Kembangkan Teknologi Kamera

0

Telko.id, Bandung – Menjelang tahun ke-5 Vivo Mobile berada di Indonesia, banyak pengembangan dan inovasi yang sudah dilakukan untuk meluncurkan smartphone yang sesuai dengan dengan permintaan masyarakat Indonesia. Yang menjadi DNA Vivo di setiap perangkatnya yakni fokus di teknologi kamera dan musik.

PR Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Tyas K Rarasmurti mengatakan Vivo akan terus fokus untuk pengembangan kamera karena target pasar Vivo adalah anak muda.

{Baca Juga ; Vivo Segera Rilis Smartphone Dua Layar, Vivo Nex 2?}

“Vivo berusaha menyajikan kamera yang dapat mendukung anak muda yang senang sekali berfoto di berbagai momentum,” kata Tyas saat menggelar media gathering di, Bandung, Rabu (9/1/2019).

Selain itu Vivo juga berusaha terus melakukan inovasi pada kamera dan fitur lainnya karena anak muda memilki karakter yang selalu penasaran dan tidak sabar dengan hal yang baru.

“Konsumen curious, demanding dan enggak sabaran selalu mau cari tahu yang baru dan pengen barang yang cepat,” tutur Tyas.

Lebih lanjut, Product Manager Vivo Global, Charles Ding, menambahkan seiring dengan perkembangan internet kini kamera tidak hanya untuk mengabadikan sebuah momen tapi juga berfungsi sebagai alat komunikasi.

{Baca juga : Vivo Ragu Validasi IMEI Bisa Bendung Ponsel BM}

Kalau dulu di tahun 2009 kita berpergian ke suatu tempat menginformasikan ketika sudah sampai dengan menelepon tapi saat ini di 2019, cukup menginformasikan dengan foto.

“Untuk itu Vivo akan berupaya menyajikan fitur kamera yang terbaru mengingat perkembangan fungsi kamera. Kita mengambil foto untuk informasi pesan komunikasi sudah shifting enggak cuma memorize sebuah momentum. Itulah titik berat Vivo fokus pada perkembangan kamera dan merupakan hal penting,” kata Charles. [MS]

 

Vivo Konsisiten Kembangkan Teknologi Kamera

0

Telko.id, Bandung – Menjelang tahun ke-5 Vivo Mobile berada di Indonesia, banyak pengembangan dan inovasi yang sudah dilakukan untuk meluncurkan smartphone yang sesuai dengan dengan permintaan masyarakat Indonesia. Yang menjadi DNA Vivo di setiap perangkatnya yakni fokus di teknologi kamera dan musik.

PR Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Tyas K Rarasmurti mengatakan Vivo akan terus fokus untuk pengembangan kamera karena target pasar Vivo adalah anak muda.

{Baca Juga ; Vivo Segera Rilis Smartphone Dua Layar, Vivo Nex 2?}

“Vivo berusaha menyajikan kamera yang dapat mendukung anak muda yang senang sekali berfoto di berbagai momentum,” kata Tyas saat menggelar media gathering di, Bandung, Rabu (9/1/2019).

Selain itu Vivo juga berusaha terus melakukan inovasi pada kamera dan fitur lainnya karena anak muda memilki karakter yang selalu penasaran dan tidak sabar dengan hal yang baru.

“Konsumen curious, demanding dan enggak sabaran selalu mau cari tahu yang baru dan pengen barang yang cepat,” tutur Tyas.

Lebih lanjut, Product Manager Vivo Global, Charles Ding, menambahkan seiring dengan perkembangan internet kini kamera tidak hanya untuk mengabadikan sebuah momen tapi juga berfungsi sebagai alat komunikasi.

{Baca juga : Vivo Ragu Validasi IMEI Bisa Bendung Ponsel BM}

Kalau dulu di tahun 2009 kita berpergian ke suatu tempat menginformasikan ketika sudah sampai dengan menelepon tapi saat ini di 2019, cukup menginformasikan dengan foto.

“Untuk itu Vivo akan berupaya menyajikan fitur kamera yang terbaru mengingat perkembangan fungsi kamera. Kita mengambil foto untuk informasi pesan komunikasi sudah shifting enggak cuma memorize sebuah momentum. Itulah titik berat Vivo fokus pada perkembangan kamera dan merupakan hal penting,” kata Charles. [MS]