spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1353

Ini Tampang Oppo F11 Pro yang Premium dan Berbeda

0

Telko.id, Jakarta – Tak lama lagi smartphone menengah sekaligus suksesor dari Oppo F9, yakni Oppo F11 Pro akan resmi diluncurkan di berbagai negara termasuk Indonesia. Berdasarkan teaser yang diunggah oleh akun Instagram Oppo Indonesia, smartphone ini akan diperkenalkan pada 13 Maret mendatang.

Oppo F11 Pro sendiri mengusung berbagai hal baru dan berbeda jika dibandingkan dengan smartphone lain di kelasnya, termasuk “sang kakak” Oppo F9. Itu kami temukan, setelah tim Telko.id berkesempatan untuk melihat dan menggenggam smartphone ini menjelang peluncurannya.

Smartphone ini mengadopsi desain fullscreen dengan layar berukuran 6,5 inci Panoramic Screen yang terlihat lebih lega, karena bebas dari notch atau poni serta ketebalan bezel-nya yang jauh lebih tipis.

{Baca juga: Waah.. Smartphone Ini jadi Pilihan Captain Marvel!}

Ya, Oppo F11 Pro memiliki kamera pop-up yang akan muncul apabila kamera tersebut digunakan. Prosesnya sama dengan Oppo Find X, ketika pengguna mengaktifkan kamera depan atau menggunakan face unlock, maka kamera mekanik itu akan muncul dengan cukup cepat dari dalam body smartphone.

Tidak cuma bagian depan saja yang terlihat berbeda, Oppo pun mengemas smartphone andalan terbarunya itu dengan body yang kece. Sebab, mereka melapisi F11 Pro dengan warna gradasi yang membuatnya terlihat premium dan jauh lebih mewah.

Oppo memberikan kombinasi tiga warna gradasi pada body belakang F11 Pro yang terbuat dari bahan polycarbonate khusus dengan lapisan tempered glass, yakni biru, hitam, dan ungu. Ketiga warna ini menyatu dengan sangat baik, sehingga membuat F11 Pro punya kesan berbeda, lebih berkarakter, dan tentu saja premium.

{Baca juga: 3 Keunggulan Smartphone Oppo Terbaru, Nomor 3 Tercanggih}

Secara penggunaan, smartphone ini punya ukuran yang pas digenggam menggunakan satu tangan meski punya layar yang terbilang besar. Feel-nya seperti menggunakan Oppo R17 Pro, yang nyaman digenggam, pas di tangan, dan punya body yang cukup kesat atau tidak terlalu licin.

Sementara untuk spesifikasinya, memang belum ada informasi soal spesifikasi detail dari smartphone ini. Namun berdasarkan bocoran yang beredar, F11 Pro akan ditopang oleh prosesor MediaTek Helio P70, RAM 6 GB, ROM 64 GB/128 GB, dan baterai berkapasitas 4,000 mAh dengan teknologi VOOC Flash Charge 3.0. (FHP)

Air Mancur Menari Sri Baduga akan Sambut Kehadiran Vivo V15

Telko.id – Vivo Indonesia akan menggelar acara spektakuler saat meluncurkan smartphone terbarunya, Vivo V15. Dengan mengusung konsep “Vivo V15 Go Up Grand Launch”, perhelatan ini akan digelar di Taman Wisata Air Mancur Sri Baduga, Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat pada Selasa, 5 Maret 2019.

Peluncuran smartphone dengan 32MP Pop-Up Camera pertama di Indonesia ini akan disiarkan langsung di 5 Stasiun TV terkemuka dan 9 platform digital partner pada Selasa, 5 Maret 2019 pukul 20.00 hingga 21.30 WIB.

Acara peluncuran Vivo V15 ini akan memadukan konsep pertunjukan air mancur menari dan hiburan yang dimeriahkan oleh selebriti ternama  Tanah Air.

Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia mengungkapkan bahwa Vivo V15 Go Up Grand Launch akan menjadi kejutan dengan konsep yang benar-benar baru dan berbeda dari vivo pada tahun 2019.

“Acara peluncuran Vivo V15 akan menghadirkan pertunjukan yang kami harapkan dapat menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat Indonesia, terutama konsep revolusioner elevating stage atau panggung terapung pertama dan terbesar di Indonesia,” ungkap Edy.

Taman Air Mancur Sri Baduga merupakan taman air mancur terbesar di Asia Tenggara yang dilengkapi dengan air mancur menari setinggi 6 meter, serta papan berbentuk “T” di tengah danau. Vivo V15 Go Up Grand Launch dipersiapkan untuk semakin meriah dengan atraksi air mancur terbesar di Indonesia.

Selain itu, Vivo akan menghadirkan konsep elevating stage atau panggung terapung pertama dan terbesar serta ikut diramaikan oleh penampilan Vivo V15 Product Ambassador yaitu Afgan, Maudy Ayunda, Prilly Latuconsina, dan rangkaian bintang tamu ternama lainnya, seperti Ari Lasso, RAN, Wizzy, Young Lex, dan Alffy Rev, serta dipandu MC ternama Daniel Mananta dan Andhika Pratama.

Vivo V15 Go Up Grand Launch akan disiarkan secara langsung di 5 stasiun televisi swasta di Indonesia, yaitu TransTV & Trans7 (Trans Corp), RCTI, SCTV, dan AnTV. Selain itu, Vivo ikut menggandeng 9 platform digital ternama di Indonesia, yaitu Detikcom, Tribunnews.com, Kompas.com, Liputan6.com, Kapanlagi.com, Kumparan.com, Kaskus.co.id, TabloidPulsa.co.id, dan IDNTimes.com.

Kolaborasi ini diharapkan semakin menggaungkan kehadiran resmi Vivo V15 sebagai smartphone V-Series perdana Vivo pada tahun 2019.

Program Menarik Jelang V15 Go Up Grand Launch

Vivo juga akan memaksimalkan platform digital Vivo Indonesia yaitu Facebook Vivo Indonesia, YouTube Channel Vivo Indonesia, dan website www.vivosmartphone.id untuk mendukung acara tersebut.

Bahkan melalui akun media sosial resminya, Vivo mulai menjalankan kampanye digital #VivoV15GoUp dengan mengajak masyarakat untuk meng-upload foto bertema “UP” ke website Vivo Indonesia.

Dua pemenang terpilih akan mendapatkan kesempatan seru dan ekslusif dengan diantarkan langsung menggunakan helikopter dari Jakarta ke lokasi acara “Vivo V15 Go Up Grand Launch” di Purwakarta, serta menjadi yang pertama mendapatkan Vivo V15.

Jelang Vivo V15 Go Up Grand Launch, vivo juga menggandeng National Geographic Indonesia sebagai Official Photography Partner untuk menggelar Kontes Foto bertema “Indonesia Bercerita” yang akan berlangsung selama bulan Maret 2019.

Kontes foto ini bisa diikuti seluruh masyarakat umum melalui microsite Vivo Indonesia dan National Geographic Indonesia dengan menggunakan kamera smartphone. Nantinya, akan dipilih 20 finalis yang berkesempatan mencoba 32MP Pop-Up Camera dan AI Triple Camera di Vivo V15.

Sebanyak 20 karya foto terbaik akan dipamerkan pada Vivo Photo Exhibition di bulan April 2019 dan 3 (tiga) peserta dengan karya terbaik berkesempatan memperoleh hadiah Vivo V15 dan uang tunai.

Promosi Potensi Wisata

Pada acara peluncuran kali ini, Vivo Indonesia juga turut menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yang diwakili oleh Heri Anwar selaku Kepala Bidang Pariwisata & Kebudayaan, Dinas Pariwisata & Kebudayaan, Kabupaten Purwakarta.

Heri menuturkan bahwa kerjasama Vivo dengan Dinas Pariwisata & Kebudayaan, Kabupaten Purwakarta ini diharapkan dapat mempromosikan potensi wisata Taman Air Mancur Sri Baduga, serta mendatangkan manfaat di bidang pemberdayaan ekonomi dan pelestarian area Situ Buleud.

Selain itu, perhelatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan potensi pariwisata Purwakarta sebagai salah satu tujuan pariwisata terkemuka di Jawa Barat dengan kearifan lokal dan atraksi budayanya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Menurutnya, pihaknya menyambut baik rencana peluncuran smartphone Vivo terbaru, yang secara tidak langsung turut mendukung pariwisata nasional dengan memperkenalkan Taman Air Mancur Sri Baduga Situ Buleud,

“Kami berharap acara ini dapat mendatangkan manfaat di bidang pemberdayaan ekonomi dan pelestarian area Situ Buleud dan Kabupaten Purwakarta. Semoga Vivo juga akan semakin menjadi smartphone favorit pilihan masyarakat Indonesia,” ujar Anne.

Acara Vivo V15 Go Up Grand Launch sendiri nantinya akan menjadi awal resmi beredarnya Vivo V15 di pasar smartphone Indonesia.

Vivo V15 akan hadir dengan tiga fitur unggulan, yakni 32MP Pop-Up Camera, AI Triple Camera, dan Ultimate All Screen. Smartphone ini akan meluncur dengan pilihan warna baru nan menarik, yakni Royal Blue dan Glamour Red, serta akan mengusung banyak fitur inovatif lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan serta tren konsumen Indonesia pada tahun 2019.

“Kami berharap V15 Go Up Grand Launch menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi Vivo sebagai brand berteknologi yang semakin dekat menjadi smartphone favorit bagi konsumen Indonesia,” pungkas Edy. [ADV]

Layani Pelanggan Korporasi, Indosat Rilis Paket Pro Freedom Biz

0

Telko.id, Jakarta Indosat Ooredoo merilis Paket Pro Freedom Biz, yang membidik segmen pelanggan korporasi. Paket ini menawarkan banyak keuntungan bagi pelanggan, terutama untuk kebutuhan operasional bisnis perusahaan.

Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo mengatakan bahwa kebutuhan operasional bisnis saat ini tidak bisa lepas dari penggunaan beragam aplikasi mobile.

Aplikasi yang dimaksud mulai dari aplikasi transportasi online, jasa kurir hingga pemesanan makanan. Dari situlah Indosat tergerak untuk memberikan kebutuhan internet bagi mereka.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Geber Solusi Digital untuk Infrastruktur Publik}

“Kami berharap kehadiran Pro Freedom Biz dapat menjawab kebutuhan pasar akan solusi komunikasi mobile yang lengkap dengan biaya terjangkau,” ujar Intan, dalam keterangannya yang diterima Telko.id pada Senin (04/03/2019).

Ada 3 pilihan paket yang ditawarkan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan mulai dari Rp 25.000/bulan. Adapun benefit dari paket ini antara lain kuota hingga 16GB, ditambah gratis kuota sebanyak 3GB untuk mengakses berbagai aplikasi online favorit seperti Gojek, Grab, Whatsapp, Facebook, Spotify dan Iflix.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Dapuk Cisco Jadi Mitra Layanan IoT}

Selain memberikan bonus data pada pemakaian aplikasi, paket Pro Freedom Biz juga menawarkan Unlimited Telepon & SMS ke sesama Indosat Ooredoo dan kouta telepon ke operator lain.

Bagi pelanggan yang ingin mendapatkan paket Pro Freedom Biz maka bisa menghubungi sales representative Indosat Ooredoo Business melalui info.business@indosatooredoo.com atau 0815-1201-8888 (jam kerja). [NM/HBS]

Kominfo Imbau Operator di Bali Matikan Internet Saat Nyepi

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan imbauan terkait Hari Raya Nyepi di Provinsi Bali pada Kamis (07/03/2019) mendatang. Kominfo mengimbau kepada para operator telekomunikasi untuk sementara waktu mematikan akses Internet pada saat Hari Raya Nyepi.

Imbauan Kominfo ini merupakan tindak lanjut Seruan Bersama Majelis-majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali dalam menyambut hari keagamaan tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tim Telko.id pada Senin (04/03/2019), imbauan tersebut berdasarkan Surat Edaran Menteri Kominfo Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Himbauan untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019.

Dalam surat edaran yang dibuat dan ditandatangani oleh Direktorat Telekomunikasi Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Firmansyah Lubis itu, Kominfo menghimbau agar seluruh operator telekomunikasi mematikan sementara akses Internet saat Hari Raya Nyepi pada tanggal 7 Maret 2019, mulai pukul 06.00 WITA hingga 8 Maret 2019, pukul 06.00 WITA.

{Baca juga: ATSI Dukung Nyepi Di Bali Tanpa Internet}

“Caranya dengan tetap menjaga kualitas layanan akses internet untuk obyek-obyek vital serta layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung,” tulis Plt. Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu.

Selain itu dalam surat edaran, Kominfo juga meminta agar masyarakat dan penyelenggara bisa tetap menjaga situasi di media sosial khususnya terkait konten negatif disana.

“Agar masyarakat dan penyelenggara jasa telekomunikasi melakukan langkah-langkah untuk menghindari dan/atau menangkal hoaks dan konten negatif,” tambahnya.

{Baca juga: Operator Diizinkan Matikan Sinyal Saat Nyepi di Bali}

Sebelumnya para tokoh agama menandatangani Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019 dalam 10 poin seruan bersama. Pada poin kelima, mereka meminta kepada operator telekomunikasi untuk menonaktifkan jaringan internet demi menghormati perayaan Nyepi. [NM/HBS]

 

Kominfo & XL Buka “Rumah Singgah” untuk Perempuan Belajar Digital

0

Telko.id, Jakarta – Pemerintah mendorong perempuan Indonesia lebih melek teknologi digital. Untuk itu, Kementerian Kominfo dan PT XL Axiata menginisiasi wahana belajar “Pojok Pintar Sisternet”. XL berharap ini menjadi ‘rumah singgah’ bagi kaum perempuan untuk belajar dan memperluas wawasan tentang dunia digital.

Dengan adanya “Pojok Pintar Sisternet” ini, diharapkan kaum perempuan bisa belajar, berbagi ilmu, dan memperluas wawasan mengenai berbagai isu pemberdayaan perempuan dan peluang sosial ekonomi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti menyatakan teknologi harus dimanfaatkan perempuan untuk lebih berdaya dan mengembangkan potensi diri.

Mulai dari mengonsumsi informasi yang berkualitas hingga dimanfaatkan untuk menambah penghasilan untuk meningkatkan ekonomi.

“Saya mengapresiasi ekosistem telekomunikasi yang bisa mengambil peran dalam memberdayakan perempuan dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan bermanfaat,” ujar Rosarita saat meresmikan wahana edukasi ini di Jakarta, Senin (4/3/2019).

{Baca juga: XL Ajak Wanita Jadi Penggerak Ekonomi Digital}

Sekjen Kominfo mengharapkan agar perempuan lebih melek digital. Apalagi saat ini banyak informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dalam bentuk hoaks atau berita bohong.

“Melalui Pojok Pintar kita bisa saling belajar memilih dan memilah informasi. Sekaligus mencegah penyebaran hoaks dan berita bohong. Belajar untuk saring sebelum sharing dengan menjadi perempuan yang cerdas dan melek teknologi digital,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya mengatakan era digital membuka kesempatan luas bagi siapa saja untuk meningkatkan kemampuan dengan memberdayakan potensi diri.

“Termasuk bagi semua perempuan Indonesia. Apalagi dengan keberadaan jaringan data yang semakin meluas hingga ke pelosok-pelosok daerah, tidak ada alasan lagi bagi perempuan pedesaan untuk tidak menjadi setara secara akses ke sumber-sumber edukasi dan memperbesar peluang ekonomi,” ujar Yessie.

Menurut Yessie, wahana belajar digital menjadi wujud nyata ekosistem komunikasi dan informatika dalam mengakselerasi kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat dengan teknologi digital.

“Pojok Pintar merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong kaum perempuan Indonesia untuk semakin maju secara sosial dan ekonomi,” imbuhnya.

Pojok Pintar yang pertama ini bertempat di kantor Kementerian Kominfo di Jakarta. Sejumlah aktivitas telah disiapkan di Pojok Pintar. Setiap bulannya akan ada kelas “Sister Berbicara” dengan beragam materi yang diajarkan seperti digital parenting, kewirausahaan, literasi digital, dan fotografi jurnalistik.

{Baca juga: Berkat Layanan Data, XL “Amankan” Posisi Kedua Terbesar}

Setiap materi akan dibawakan oleh seorang ahli di bidang terkait yang akan memandu peserta untuk mengetahui lebih dalam setiap tema, termasuk bagaimana memanfaatkan sarana digital untuk mendapatkan hasil yang maksimal terkait dengan materi yang telah dipelajari.

Sisternet merupakan program yang diinisiasi oleh XL kepada kaum perempuan Indonesia. Sejak diluncurkan 4 tahun lalu sampai saat ini, kurang lebih 100 kelas edukasi dengan total 10 ribu orang kaum perempuan Indonesia sudah pernah mengikuti kelas-kelas program Sisternet. [HBS]

 

 

Bikin Ngakak, 7 Helm ‘Nyeleneh’ dengan Bentuk Super Ajaib

Telko.id, Jakarta – Helm dan pengendara motor bagaikan sepasang kekasih yang tak bisa dipisahkan. Kemanapun pergi, helm akan selalu setia menemani sang pengendara. Itu sebabnya, terkadang orang akan mempercantik helm kesayangannya dengan berbagai corak dan bentuk yang kadang-kadang bentuknya nyeleneh dan ajaib.

Kendaraan roda dua atau sepeda motor telah menjadi alat transportasi favorit di Indonesia. Itu sebabnya, kita sering melihat orang sering mendandani motornya dengan beragam aksesoris.

Tapi rupanya tak hanya motor, helm mereka pun didandani dengan corak warna yang ‘ngejreng’ dan bentuk-bentuk yang unik. Tujuannya cuma satu, yakni ingin tampil beda dibandingkan helm kebanyakan.

Kreatifitas orang Indonesia memang tak perlu diragukan lagi. Begitupun saat mereka mendandani helm-nya dengan rupa dan warna yang terlihat unik, dan kadang nampak nyeleneh.

Bicara soal nyeleneh, beberapa orang malah memodifikasi helm mereka jadi terlihat super aneh, yang membuat orang yang melihatnya garuk-garuk kepala, karena saking anehnya.

{Baca juga: 4 Perangkat Aneh yang Mejeng di MWC 2019}

Kami memiliki beberapa koleksi foto yang memperlihat “keanehan” dari helm buatan para bikers Indonesia. Mau tahu helm aneh yang seperti apa? Yuk simak ulasannya berikut ini:

1. Awas meledak..!! Tenang… sudah ada label SNI nya jadi aman broh..

 

2. Bikers juga ikut program penghijauan, “helm tumbuhan” ini jadi bukti

 

3. Pengendara ini kelihatan lebih alim dan varokah….. semoga aman sentosa di jalan ya brai…

 

4. Eiit.. ini bukan Power Ranger lhoo… btw, cuma di Indonesia, motor bisa naik helm tuh…

5. Predator narik ojol? Sepertinya sih begitu… helm abang ojek online ini kayanya terinsipirasi film predator

 

6. Gak ada helm, timbangan pun jadi… duh.. jangan ditiru ya.. bahaya biarpun udah ada label SNI nya gitu..

 

7. Gak cuma sepatu, helm juga bisa kegedean… jadi repot sendiri kan makenya..

{Baca juga: Asli, 10 Foto Ini Tunjukkan Belanja Online tak Selalu Berakhir Bahagia}

Nah, bagaimana menurut kamu, orang Indonesia memang super kreatif bukan. Saking kreatifnya, sampai-sampai mereka bikin bikin helm yang bentuknya ajaib dan super nyeleneh. So, apakah kamu juga mau bikin helm dengan bentuk yan ajaib? [HBS]

Facebook Gugat Empat Perusahaan China, Ini Alasannya

Telko.id, Jakarta – Diketahui Facebook gugat perusahaan China. Gugatan ini sudah didaftarkan di Pengadilan Federal Amerika Serikat. Gugatan yang dilakukan bersama Instagram ini ditujukan kepada empat perusahaan China dan tiga orang yang berasal dari China yang mempromosikan penjualan akun palsu, likes, dan pengikut (followers).

Dilansir Reuters, pengumuman itu disampaikan dalam unggahan blog yang ditulis oleh Vice President and Deputy General Counsel, Litigation Facebook, Paul Grewal.

Di dalam gugatannya, Facebook dan Instagram menekankan pelanggaran hak intelektual AS karena pihak-pihak tersebut menyalahgunakan hak dagang dan merek perusahaan besutan Mark Zuckerberg tersebut.

Bahkan menurutnya, tak hanya Facebook dan Instagram saja yang menjadi korban, tapi juga Amazon, Apple, Google, LinkedIn dan Twitter pun tak luput dari objek operasi mereka.

{Baca juga: Setelah Facebook, Giliran Twitter Dituntut BlackBerry}

“Dengan mengajukan gugatan tersebut, kami ingin menekankan bahwa tindakan tidak bertanggung jawab ini tidak akan ditoleransi. Kami akan bertindak sekuat mungkin untuk menjaga integritas platform kami,” jelas Grewal.

Secara rinci, gugatan hukum ini meminta pengadilan untuk mencegah pihak-pihak tergugat dalam menciptakan dan mempromosikan penjualan akun palsu, likes, dan followers di Facebook dan Instagram.

Gugatan juga meminta pengadilan membatasi dan mengurangi pencantuman merek di situs pihak tergugat, dan menghentikan pihak-pihak tergugat untuk menggunakan domain Facebook dalam melancarkan operasinya (cyber squating).

{Baca juga: Facebook dan Google Sepakat Perangi Berita Hoax}

“Aktivitas yang tidak otentik tidak memiliki tempat di platform kami. Makanya, kami akan mendedikasikan sumber daya kami secara signifikan untuk menghentikan aktivitas ini, termasuk melumpuhkan jutaan akun palsu setiap hari.

Gugatan kali ini merupakan bagian dari upaya kami untuk melindungi pengguna Facebook dan Instagram,” imbuh dia. [BA/HBS]

Sumber: Reuters

Waduh, Si Jago Merah Hanguskan Showroom Tesla

Telko.id, Jakarta – Sebuah showroom Tesla terbakar pada Sabtu (02/03). Kejadian ini diungkapkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan West Sussex, Inggris.

Mereka menyatakan, situasi di showroom Tesla tersebut telah diamankan setelah enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Menurut BBC, dilansir Telko.id pada Senin (04/03/2019), kebakaran terjadi di area bengkel showroom. Berdasarkan gambar yang dirilis pasca kejadian, tampak asap hitam yang mengepul dari atas gedung.

{Baca juga: Tesla Garap Cryptocurrency? Elon Musk: Saya Cuma Bercanda}

“Insiden itu di bawah kendali, dan sedang dipadamkan,” ujar petugas pemadam kebakaran, dua jam setelah kebakaran terjadi.

“Kerusakan akibat kebakaran sekitar 25 persen pada bangunan, dan 25 persen kerusakan lainnya yang disebabkan oleh panas dan asap,” lanjut dia.

Kebakaran itu sendiri terjadi sehari setelah perusahaan mobil listrik buatan Elon Musk ini mengumumkan akan menutup showroom dan beralih ke penjualan online. Sampai saat ini, Tesla memiliki 18 showroom di Inggris dan Irlandia, termasuk showroom yang mengalami kebakaran di West Sussex.

Beberapa waktu lalu, sekitar 150 karyawan diberhentikan oleh Tesla. Mereka berasal dari sebuah tim yang terdiri atas 230 orang pada Januari 2019 lalu.

{Baca juga: Gelombang Kedua, Tesla PHK 150 Karyawan}

Para karyawan terkena PHK lantaran perusahaan minim permintaan mobil model terbaru yang berharga cukup mahal. Mau tak mau, perusahaan harus melakukan efisiensi.

Karyawan yang terkena PHK bermarkas di Las Vegas dan memiliki tugas mengirim mobil kepada pembeli di Amerika Serikat dan Kanada. Aksi tersebut diyakini memicu kekhawatiran investor bahwa permintaan Model 3S di AS berkurang. (BA/FHP)

Media Diajak “Study Tour” ke Markas Huawei, Ada Apa?

Telko.id, Jakarta – Huawei mengeluarkan surat undangan terbuka kepada media Amerika Serikat (AS) untuk mengunjungi markas Huawei, dan bertemu dengan para karyawannya. Langkah itu dilakukan setelah beragam tudingan dari pemerintah AS dan sekutu-sekutunya soal aksi mata-mata Huawei.

Huawei menyebarkan surat undangan terbuka itu di satu halaman penuh di The Wall Street Journal pada Kamis (28/02) dengan judul “Jangan percaya semua yang Anda dengar”.

Dalam surat terbuka tersebut, terdapat juga tanda tangan dari Direktur Huawei, Chaterine Chen yang juga menjelaskan soal tudingan AS dan sekutu tentang perangkat 5G Huawei yang dijadikan alat spionase.

{Baca juga: Bela Huawei, Begini Kata Pentolan Partai Komunis China}

“Saya menulis surat ini dengan harapan kita bisa saling memahami dengan lebih baik,” ujarnya seperti dilansir dari Mashable, Senin (04/03/2019).

“Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah AS telah mengembangkan beberapa kesalahpahaman tentang kami,” lanjutnya.

Kisruh antara Huawei dengan pemerintah AS berawal ketika Presiden Donald Trump mendesak negara-negara sekutu AS untuk menghindari kekuatan China. Ia mengklaim, hal itu dilakukan demi melindungi kepentingan keamanan nasional.

Sejumlah pejabat Huawei kemudian menangkis tudingan itu dengan membeberkan aksi penyadapan oleh pemerintah AS yang diekspos oleh mantan anggota Badan Keamanan Nasional AS, Edward Snowden.

{Baca juga: CFO Huawei Akhirnya Bebas Bersyarat}

Kisruh tudingan spionase kian meruncing setelah CFO Huawei, Meng Wanzhou ditangkap pada Sabtu (1/12/2018) lalu di Kanada atas permintaan pemerintah AS. Pemerintahan Trump meminta perempuan berusia 46 tahun tersebut diekstradisi untuk menghadapi tuntutan di AS.

Penangkapan Meng disebut oleh analis Jefferies, Edison Lee, akan membuat rencana 5G di China sedikit terhambat. Larangan ekspor terhadap Huawei bisa membawa dampak negatif terhadap  rilis layanan 5G atau setidaknya mengurangi volumenya. (BA/FHP)

Lika-liku Perjalanan Grab Menjadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara

0

Telko.id – Siapa menyangka, jika aplikasi transportasi berbasis internet bisa berjaya seperti sekarang ini. Sudah banyak masyarakat yang bergantung setiap kegiatan kesehariannya. Apakah pergi bekerja, ke kantor, ke sekolah maupun kegiatan lainnya. Termasuk juga kegiatan lainnya, antar jemput dokumen atau barang, bahkan untuk makan pun bergantung pada aplikasi transportasi. Salah satunya adalah Grab.

Grab, sendiri baru dinobatkan menjadi decacorn belum lama ini. Dan, menjadikannya transportasi online di Asia Tenggara pertama yang menyandang status ini. Status ini pun diraih hanya dalam jangka waktu tujuh tahun saja.

Laporan Grab yang sudah berstatus decacorn ini tertuang dalam riset Google Temasek bertajuk e-Conomy Sea 2018 yang resmi dipublikasikan 19 November 2018.

Dari riset ini, Grab dilaporkan berhasil mengumpulkan lebih dari USD6 miliar dan membukukan valuasi sebesar USD11 miliar, yang menjadikannya sebagai decacorn pertama dan satu-satunya dari Asia Tenggara.

Lalu, siapa dibalik kesuksesan Grab ini? Sepak terjang apa saja yang dilakukan sehingga mampu mencapai posisi ini?

2011

Anthony Tan ialah sosok pendiri transportasi online asal Malaysia ini, beliau lulusan MBA Harvard Business School. Sebelumnya, pria ini bekerja sebagai kepala marketing di perusahaan ayahnya, Tan Heng Chew sang konglomerat Malaysia yang memiliki Tan Chong & Sons Motor Company yang merupakan distributor tunggal mobil Nissan di Malaysia.

Ide pembuatan transportasi online inipun muncul ketika sedang kuliah di Harvard Business School, Amerika Serikat yang mengeluhkan betapa sulitnya mendapatkan taksi di Malaysia.

Seperti dilansir dari Bloomberg. “Apa yang salah dengan sistem taksi?”, kata Anthony, mengenang perkataan temannya tentang masalah transportasi umum di negarannya tiga tahun lalu. Temannya menegaskan, “Kakek buyut mu adalah seorang supir taksi, kakekmu memlulai industri otomotif Jepang di Malaysia, ayo lakukan sesuatu tentang ini.”

Berbekal konsep ride sharing milik Garrett Camp, Anthony memutuskan menjadikan masalah tersebut sebagai proyeknya saat kuliah di Harvard Business School.

Ketika ia mempresentasikan proyek tersebut kepada para profesor pengajarnya, mulanya mereka menilai proyek itu sulit untuk diimplementasikan, meskipun ada bukti keberhasilan dari layanan ride hailing lain di Amerika Serikat (AS) seperti Uber.

Tapi ternyata, proyek tersebut akhirnya memenangkan posisi kedua dalam Business Plan Contest di Hardvard Business School. Kemudian juga terpilih sebagai finalis pada penghargaan Minimum Viable Product Funding Hardvard.

2012

Hingga akhirnya Anthony bersama rekannya sesama lulusan Hardvard, Tan Hooi Ling, meluncurkan aplikasi My Teksi di Malaysia, atau yang dikenal sebagai GrabTaxi di beberapa negara lain pada 2012. Bersaing dengan Uber yang sudah duluan hadir.

Tan bertugas membuat perencanaan bisnis untuk mempromosikan aplikasi tersebut, sementara Anthony menjadi CEO perusahaan. GrabTaxi diluncurkan dengan dana awal sebesar US$ 25 ribu dari Hardvard Business School dan modal pribadi Anthony.

2013

Pada Juni 2013, My Teksi ini sudah mampu mendapatkan booking setiap 8 menit atau 10 ribu booking setiap harinya. Pada bulan Agustus, My Teksi ekspansi ke Filipina dengan brand GrabTaxi. Brand ini juga akan dipakai setiap ekspansi di luar Malaysia.

Pada bulan Oktober 2013, langkah ekspansi ini berlanjut ke Singapur dan Thailand.

2014

Pada bulan Februari GrabTaxi masuk ke Ho  Chi Minh, Vietnam. Kembali pada bulan April, GrabCar memperoleh pendanaan seri A dari Vertex Ventures sebesar US$10M.

Lalu, pada bulan Mei, GrabTaxi berubah nama menjadi GrabCar. Di Malaysia dan Singapura duluan mengubah brand. Pada bulan yang sama, GrabCar memperoleh pendanaan seri B yang dikepalai oleh GGV Capital sebesar US$15M.

Baru pada bulan Juni, GrabCar ini masuk ke Indonesia. Sebulan berikutnya, Juli mulai aktif di Cebu, Filipina.

Masuk bulan ke 10, Oktober, GrabTaxi memperoleh kembali pendaan seri C dari Tiger Global, Vertexs Ventures, GGC dan Qunar, perusahaan travel besar dari Cina. Pada bulan yang bersamaan juga Grac Taxi meluncurkan versi beta di Davao City, Filipina dan Pattaya, Thailand.

Dengan banyak nya pendanaan yang masuk, Grab bertambah agresif dan pada bulan November meluncurkan GrabBike, on demand taksi motor di Ho Chi Minh, Vietnam sebagai service tambahan.

Menutup tahun yang agresif ini, Grab pun mendapatkan pendanaan lagi seri D dari Softbank sebesar US$250 M. Sebuah pendanaan terbesar di Asia Tenggara untuk startup. Total, hanya dalam 12 bulan saja, Grab memperoleh pendanaan sebesar US$340M.

Pada Desember tahun ini juga, Grab dinobatkan menjadi Billion Dolar Startup Club oleh Wall Street Journal. Sekaligus membuatnya menjadi satu dari unicorn yang waktu itu jumlah nya masih sedikit di Asia Tenggara.

2015

Pada bulan Februari, GrabTaxi masuk ke kota Lloillo, sebagai kota ke empat di Filipina.

Lanjut pada bulan Maret, GrabCar meluncurkan GrabCar+ yang menawarkan kepastian kualitas layanan mulai dari mitra pengemudi, tarif, kemudahan proses pemesanan, jalur perjalanan hingga kenyamanan ekstra saat berkendara. Kendaraan pun premium, bisa midsize sedan atau SUV seperti Camry maupun Fortuner bahkan bisa Mini Cooper juga. Layanan ini pertama kali diperkenalkan di Filipina.

Pada bulan Maret, GrabTaxi masuk juga ke Surabaya, sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Dua bulan kemudian, GrabBike masuk ke Jakarta sebagai kompetitor aplikasi yang sama dari lokal yakni Gojek.

2016

Pada bulan Januari 2016, GrabTaxi diganti nama menjadi “Grab” yang mencakup semua produk perusahaan di bawah satu atap yakni GrabCar (mobil pribadi), GrabBike (taksi motor), GrabHitch (carpooling) dan GrabExpress (pengiriman).

Pada tahun ini juga Grab mandapatkan dana US$ 750 juta di pendanaan seri F dari Softbank, Didi Chuxing dan produsen otomotif Jepang Honda. Pendanaan ini didapatkan pada September 2016.

Lalu, pada Oktober Grab meluncurkan logo baru yang dirancang ulang. Sekaligus juga meluncurkan layanan baru yakni “GrabChat” yang diharapkan dapat memudahkan komunikasi sederhana antara pengendara dan pengemudi. GrabChat bahkan dapat menerjemahkan pesan jika bahasa yang digunakan pengemudi dan penumpang berbeda.

Pada bulan November, Grab meluncurkan GrabPay, yang memberikan opsi pembayaran tanpa uang tunai baru yang memungkinkan pengisian ulang melalui berbagai sumber pendanaan lokal yang tersedia luas untuk solusi pembayaran mobile dalam aplikasi GrabPay.

Pada akhir tahun, Desember 2016, Grab layanan yang inovatif yakni memperkenalkan “GrabShare” yang menawarkan layanan berbagi taksi dan mobil.

2017

Pendanaan Grab berlanjut pada seri G senilai US$ 2,5 miliar. Kerja sama pendanaan didapatkan pada Agustus 2017 dari Softbank, Didi Chuxing dan Toyota.

2018
Pada Maret 2018 Grab memperoleh pendanaan sekitar US$ 3 miliar dari Toyota, Microsoft, Booking Holdings dan Yamaha Motors. Namun, beberapa media seperti TechCrunch telah melaporkan Grab meningkatkan target pendanaan jadi US$ 5 miliar.

Pada bulan Maret ini juga, Grab mengakuisisi Uber, di mana berdasarkan kesepakatan tersebut, Uber tetap akan memiliki 27,5 persen saham di Grab dan CEO Uber Dara Khosrowshahi akan bergabung dengan dewan direksi Grab. Saat diakuisisi tersebut, nilai Uber sebesar US$6 M.

Pada bulan April, GrabPay menjalin kemitraan dengan Visionet International (PT VI), perusahaan platform pembayaran dan keuangan lokal di Indonesia dengan merek OVO.

Pada bulan oktober, kembali Grab memperoleh pendanaan dari Booking Holdings atau sering kenal juga dengan Priceline sebesar $200 million.

TechCrunch melaporkan perusahaan ini terakhir kali bernilai US$ 11 miliar, ketika Toyota menginvestasikan US$ 1 miliar di Seri H ini pada Juli 2017. Namun belum jelas berapa peningkatan valuasi Grab ketika putaran seri H tersebut selesai.

Pada bulan November, Hyundai Motor Company (“Hyundai”) dan Kia Motors Corporation (“Kia”) akan memberikan investasi tambahan sebesartambahan US$250M ke Grab dan membangun kemitraan untuk mengujicobakan program EV di seluruh Asia Tenggara.

Pada akhir 2018 ini, Grab yang sudah berstatus decacorn. Hal ini tertuang dalam riset Google Temasek bertajuk e-Conomy Sea 2018 yang resmi dipublikasikan 19 November 2018. Artinya, valuasi dari Grab sudah berada di atas US$10 miliar atau setara Rp 140 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000).

2019

Menutup tahun 2018 dengan mencatatkan pendapatan sekitar US$ 1 miliar. Sama seperti perusahaan lain, Grab juga memiliki target agar pendapatan tersebut naik di tahun 2019 ini.

Menurut Co-founder Grab Tan Hooi Ling, pada 2019 Grab menargetkan pendapatan perusahaan naik dua kali lipat dari tahun ini. Dengan kata lain, perusahaan ingin menaikkan pendapatan menjadi US$ 2 miliar.

“Kami sudah mencatatkan pendapatan US$ 1 miliar di 2018 dan akan menggandakannya di tahun depan,” tuturnya saat bertemu dengan awak media di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Kendati demikian, Ling tidak merinci lebih lanjut layanan Grab mana yang akan menjadi andalan di tahun depan agar target tersebut dapat terpenuhi. Namun, dia memastikan seluruh layanan Grab hingga sekarang masih terus bertumbuh. (RIZ/Icha)