spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1350

Corning Siapkan Lapisan Gorilla Glass Khusus Smartphone Lipat

0

Telko.id, Jakarta – Corning telah siapkan lapisan Gorilla Glass khusus smartphone lipat. Perusahaan tersebut sadar, bahwa biaya perbaikan untuk layar lipat yang fleksibel pasti akan mahal, sehingga mau tak mau pemilik smartphone lipat harus bisa melindungi layar smartphone-nya dari kejadian yang tidak diinginkan.

Corning punya sejarah panjang dalam menyediakan kaca pelapis yang kuat untuk layar smartphone. Menurut Ubergizmo, dilansir Telko.id pada Rabu (06/03/2019), lapisan Gorilla Glass itu akan cocok digunakan di smartphone layar lipat.

Diungkapkan General Manager Corning, John Bayne, kaca pelapis ini akan dapat digunakan dalam waktu dua tahun mendatang.

{Baca juga: Paten Apple Ungkap Solusi Hindari Kerusakan Layar Lipat}

Ia menambahkan, tantangan besar untuk Corning adalah menciptakan kaca dengan ketebalan cukup tipis. Kaca tersebut harus dibengkokkan, tapi masih cukup kuat sehingga bisa melindungi layar yang dilapisinya.

John mengatakan, Corning berusaha mencari cara untuk mencapai jarak lengkungan setebal 3 hingga 5 mm untuk kaca setebal 0,1 mm. Dengan demikian, layar lipat smartphone bisa setebal 6 hingga 10 mm dengan lapisan kaca Gorilla.

“Tantangan teknisnya adalah, bisakah Anda menjaga radius lengkungan 3 hingga 5 mm dan juga meningkatkan resistansi kaca terhadap kerusakan. Itulah yang ingin kami tuju,” kata John.

Baru-baru ini, Samsung dan Huawei saling klaim bahwa teknologi smartphone lipatnya lebih unggul satu sama lain. Bos Huawei Mobile Business, Richard Yu misalnya, mengatakan jika desain perangkat yang ditawarkannya jauh lebih baik dari Galaxy Fold.

{Baca juga: Bos Huawei Sindir Samsung Galaxy Fold, Apa Katanya?}

Yu meyakini, perangkat dengan memiliki layar ganda akan menjadikan bobot smartphone terlalu berat. Huawei sendiri akhirnya memutuskan untuk menggunakan desain berbeda pada Huawei Mate X.

Smartphone ini hadir dengan layar berukuran 8 inci dan didesain agar layarnya dapat dilipat ke luar. Ketika dilipat, layar bagian depan berukuran 6,6 inci dan aspek rasio 19,5 : 9 akan aktif, sementara layar yang berada di bagian belakang dengan ukuran 6,38 inci dan aspek rasio 25 : 9 akan mati.

Namun desain tersebut dinilai memiliki kekurangan, panel layar Mate X terpapar lingkungan sekitar tanpa perlindungan. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam jangka waktu lama, daya tahan Huawei Mate X berpotensi tidak sebaik perangkat premium Samsung tersebut. (BA/FHP)

Kuartal IV 2018, Pendapatan Indosat Tumbuh 11,7%

0

Telko.id, Jakarta – Kinerja Indosat Ooredoo menunjukan pergerakan positif di kuartal 4 2018. Tercatat pertumbuhan pendapatan Indosat sebesar 11,7% dibanding triwulan sebelumnya. Salah satu penyebab pertumbuhan adalah kontribusi pendapatan layanan Data yang tumbuh 6% dibanding triwulan sebelumnya.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Telko.id pada Rabu (06/03/2019), pertumbuhan ini diakibatkan oleh inisiatif penyesuaian harga yang dimulai pada semester 2 tahun 2018 serta didukung oleh peningkatan volume data trafik.

Tercatat bahwa belanja modal atau CAPEX tahun 2018 sebesar Rp 9,3 triliun atau tumbuh sebesar 48,9% dibanding tahun 2017, seiring dengan percepatan penggelaran jaringan 4G yang dimulai pada triluwan 4 tahun 2018.

Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Chris Kanter mengatakan telah terjadi pertumbuhan berturut-turut dalam 2 kuartal terakhir di tahun 2018, dan itu menunjukan bahwa Indosat telah mengambil langkah tepat dalam mengelola perusahaan di masa transisi.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Resmikan Gerai dengan Konsep Digital}

“Kami telah menerapkan strategi baru di berbagai bidang yang kami namakan LEAD. Strategi ini kami fokuskan untuk menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Chris Kanter.

Dibandingkan dengan kinerja tahun 2017, pendapatan Indosat di tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 22,7% menjadi Rp 23,1 triliun dan penurunan EBITDA sebesar 49,1% menjadi Rp 6,5 trilun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan EBITDA marjin dicatat sebesar 28.1% pada tahun 2018 ini.

Penurunan ini terjadi akibat oleh adanya transformasi industri telekomunikasi melalui penerapan peraturan registrasi Sim Card yang memicu persaingan ketat antar operator pada semester 1 tahun  2018 lalu.

Selain itu basis pelanggan di tahun 2018 tercatat sebesar 58,0 juta atau turun 47,3% bila dibandingkan tahun sebelumnya. Namun tingkat churn atau mobilitas keluar masuk, terus turun dan stabil sebesar 12% pada akhir tahun 2018.

Kemudian ekspansi jaringan yang masif dalam triwulan terakhir 2018 telah menghasilkan lebih dari 1000 site 4G per minggu, dengan kecepatan tertinggi sebanyak 1200 site per minggu.

Di tahun 2018, Indosat telah menambah 9.871 BTS 4G dibanding tahun lalu, dimana saat ini Perusahaan mengoperasikan 17.050 BTS 4G di 376 kota dengan cakupan lebih dari 80% populasi.

{Baca juga: Indosat Ooredoo “Curhat” Rencana Merger ke Presiden Jokowi}

Indosat ooredoo terus melaksanakan inisiatif-inisiatif optimalisasi biaya. Total biaya sepanjang tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 8,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Indosat juga berhasil mengurangi 77,7% porsi utang dalam USD, dari sebesar USD 90,3 juta atau Rp 1,2 triliun (mewakili 6,3% dari total utang) di tahun 2017 menjadi sebesar USD 20,1 juta atau Rp 284 miliar (mewakili 1,4% dari total utang) di tahun 2018. [NM/HBS]

 

Keren! Singapura Mulai Uji Bus Listrik Otonom

Telko.id, Jakarta – Perusahaan otomotif asal Swedia, Volvo bekerja sama dengan Universitas Teknologi Nanyang Singapura (NTU) untuk melakukan uji coba bus listrik otonom di tahun ini. Mereka telah mulai melakukan uji coba bus listrik otonom pada Selasa (05/03).

Dikutip dari Reuters, pada Rabu (06/03/2019), Singapura dengan kepadatan penduduk yang tinggi, mendorong pengembangan teknologi tanpa pengemudi atau teknologi onotom. Harapannya, para penduduk di sana jadi lebih memilih transportasi massal atau angkutan umum.

Menurut Presiden NTU, Subra Suresh, satu unit bus listrik otonom akan beroperasi di sekitar kampus hingga beberapa bulan ke depan. Jika dinilai sukses, barulah mereka akan meluncurkan bus tersebut ke jalan raya setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah.

{Baca juga: Bisa Jadi Jet Tempur, Ini Kemampuan Pesawat Otonom Boeing}

Dia berharap, uji coba akan diteruskan hingga go public dalam waktu satu tahun. Sementara bus listrik kedua akan menjalani uji coba di depot bus kota.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Volvo Buses, Hakan Agnevall mengatakan bus otonom ini memiliki panjang 12 meter, dan dapat mengangkut hingga 80 penumpang. Ia mengklaim, bus ini merupakan bus listrik full-sized otonom pertama di dunia.

“Ini adalah jenis kendaraan yang akan digunakan operator nyata, dan itu sebabnya merupakan tonggak sejarah,” ujar Hakan.

{Baca juga: Di Masa Depan, Robot Anjing jadi “Tukang Antar Paket”}

Singapura berada di peringkat nomor dua secara global dalam indeks yang menilai keterbukaan dan kesiapan negara-negara terhadap kendaraan otonom, menurut sebuah laporan terbaru oleh KPMG. Negara tetangga Indonesia itu berharap mengoperasikan bus otonom di jalan umum di tiga kabupaten berbeda mulai 2022 mendatang. (BA/FHP)

Apple Tetap Layani Servis “iPhone KW”

0

Telko.id, Jakarta – Apple masih melayani servis iPhone yang sudah mengalami penggantian baterai dari pihak ketiga atau non-Apple di Apple Store maupun Apple Authorized Service. Padahal sebelumnya, Apple tidak melayani perbaikan iPhone KW atau iPhone dengan komponen dari pihak ketiga.

Apple hanya mewajibkan semua komponen internal yang ada di iPhone tetap dalam kondisi original atau hanya boleh diganti oleh Apple untuk tetap dapat mendukung layanan perbaikan resmi.

Namun, kebijakan berubah sejak 2017, yang pada awalnya hanya berlaku untuk komponen layar. Tapi sekarang, Apple bersedia memperbaiki iPhone dengan baterai yang sudah diganti dengan komponen tak asli alias KW.

{Baca juga: Video Rahasia Panduan Servis iPhone X Terungkap}

Menurut Apple Insider, seperti dikutip Telko.id, Rabu (06/03/2019), informasi tersebut berasal dari dokumen internal Apple dan beberapa sumber lain yang terungkap. Di dalamnya terdapat keterangan rinci terkait proses servis.

Apabila perbaikan yang diperlukan di luar dari bagian baterai dan diketahui telah diganti oleh merek pihak ketiga, teknisi Apple boleh mengabaikannya dan melakukan perbaikan di komponen yang diperlukan saja.

Sebagai misal, teknisi Apple cukup melakukan perbaikan layar, logic board, dan mikrofon. Tentunya, biaya perbaikan sudah ditetapkan oleh Apple. Lalu, bagaimana jika ternyata masalah disebabkan baterai pihak ketiga?

{Baca juga: Begini Cara Perbaiki Flashdisk yang Rusak}

Teknisi Apple mendapat izin untuk menggantinya. Namun, prosedurnya adalah kondisi baterai harus di bawah 60 persen sebelum proses penggantian dilakukan. Kalau baterai KW dalam kondisi rusak, tentu aturannya berbeda.

Demikian pula berlaku prosedur yang sama apabila pemasangannya tidak sesuai atau masalah lain. Tatkala menemui kejadian seperti itu, teknisi Apple mendapat izin untuk mengganti seluruh iPhone dengan biaya khusus. (SN/FHP)

Bisnis via Medsos, Kylie Jenner Jadi Miliarder Termuda Dunia

Telko.id, Jakarta – Forbes menobatkan Kylie Jenner sebagai miliarder termuda dunia. Kylie berhasil mengambil posisi bos Facebook, Mark Zuckerberg, yang punya harta mencapai USD 1 miliar atau Rp 14,4 triliun pada usia 23 tahun.

Kylie yang sekarang baru berusia 21 tahun, telah memiliki total kekayaan mencapai USD 1 miliar atau setara Rp 14,4 triliun. Salah satu sumber kekayaannya berasal dari perusahaan kosmetik yang dimiliki oleh Kylie.

Menurut laporan CNET, seperti dikutip Telko.id, Rabu (06/03/2019), perusahaan kosmetik milik Kylie dengan merek dagang Kylie Cosmetics memiliki nilai alias valuasi hingga USD 900 miliar atau setara Rp 12,72 triliun.

{Baca juga: Foto Telur di Instagram Kalahkan Postingan Kylie Jenner, Kok Bisa?}

Kylie Cosmetics, yang awal pemasarannya mengandalkan media sosial dan hanya menjual produk melalui situs resmi tersebut mengalami lonjakan pendapatan sebesar sembilan persen atau mencapai USD 360 juta atau Rp 5 triliun.

Pada pertengahan November 2018, Kylie Cosmetics untuk kali pertama dalam tiga tahun menandatangani perjanjian kerja sama distribusi dengan distributor kosmetik kenamaan asal Amerika Serikat, Ulta.

{Baca juga: 10 Foto dengan Like Terbanyak di Instagram, Nomor 6 Mengejutkan!}

Dalam waktu enam minggu, penjualan Kylie Cosmetics di Ulta telah mencapai USD 54,5 juta atau Rp 771,3 miliar. Kylie sendiri telah memulai bisnis pada 2015 hanya dengan bantuan tujuh karyawan tetap dan lima pekerja paruh waktu.

Proses pemasaran produk Kylie Cosmetics sebagian besar dilakukan melalui media sosial. Dengan modal ratusan juta pengikut di Snapchat, Instagram, Facebook, hingga Twitter, Kylie sukses memasarkan berbagai produk. (SN/FHP)

Selama Nyepi, Layanan Internet Smartfren di Bali Dimatikan

0

Telko.id, Jakarta – Smartfren Telecom menyatakan siap mendukung dan melaksanakan amanat Surat Edaran Menkominfo Nomor 3 Tahun 2019 tentang bebas internet pada saat Hari Raya Nyepi. Untuk itu, layanan internet Smartfren akan dimatikan sementara waktu saat perayaan Nyepi di Bali.

Hal itu dilakukan Smartfren juga sebagai langkah nyata untuk memaknai kekhidmatan masyarakat di Bali  saat merayakan Hari Raya Nyepi 2019 dan Tahun Baru Saka 1941.

Langkah yang diambil Smartfren ini juga sesuai dengan Surat Gubernur Bali Nomor 027/1342/Set/Diskominfos 21 Februari 2019 perihal bebas internet pada saat hari Nyepi.

{Baca juga: Dengan Palapa Ring, Smartfren akan Ekspansi ke Natuna}

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, maka pada hari Nyari di Bali, layanan internet Smartfren akan tidak dapat dinikmati masyarakat Bali sebagaimana hari-hari biasa.

Presiden Direktur Smartfren Telecom, Merza Fachys memastikan bahwa kualitas layanan Smartfren di objek vital akan tetap terjaga demi kelancaran koordinasi jika memang terjadi kondisi darurat.

“Untuk area objek vital dan layanan umum lainnya, yang sifatnya harus tetap berlangsung, seperti layanan rumah sakit, Kantor Kepolisian, instalasi Militer, BPBD, BMKG, BASARNAS, Pemadam Kebakaran, maka komunikasi masih dapat digunakan. Layanan akan kembali normal sebagaimana mestinya, pada Jumat 8 Maret 2019 Pk. 06.00 WITA,” papar Merza.

{Baca juga: Warga Bali Bakal Punya Kartu Perdana Khusus Smartfren}

Sebelumnya, Smartfren juga memberikan beberapa bentuk dukungan bagi masyarakat Bali lewat program bertajuk “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Lewat program ini Smartfren  menghadirkan kartu perdana khusus Bali pada Februari 2019 yang lalu, serta kampanye anti kantong plastik, anti hoax, dan anti internet boros. [HBS]

Gelar Razia di Kota Batam, Kominfo Sita 50 Ponsel Ilegal

Telko.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo melakukan penertiban perangkat telekomunikasi yang diduga ilegal di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (27/02/2019) lalu.

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Rabu (06/03/2019), kegiatan tersebut dilakukan di beberapa mall dan pusat perbelanjaan di Batam sekitar pukul 10.00 WIB. Hasilnya, Tim Penertiban gabungan berhasil menjaring barang bukti sebanyak 50 unit telepon seluler dengan berbagai merek, model atau tipe yang diduga tidak bersertifikat  atau ilegal.

Tim mengidentifikasi bahwa telepon seluler tersebut ada yang tidak memiliki sertifikat dari berbagai merek/tipe, tidak berlabel standardisasi dari Kementerian Kominfo RI khususnya dari Direktorat Jenderal SDPPI, serta ada juga yang tidak memiliki Petunjuk Penggunaan (Manual) dan Kartu Jaminan atau Garansi Purna Jual dalam Bahasa Indonesia bagi Produk Telematika dan Elektronika.

Barang bukti yang diamankan seluruhnya berasal dari penjual, toko, counter atau pengecer. Tim belum menemukan barang bukti dari supplier atau distributor telepon seluler yang dimaksud.

{Baca juga: Nokia Tidak akan Layani Service Ponsel Ilegal}

“Pemerintah mengharapkan melalui penertiban ini, masyarakat maupun penjual alat dan perangkat telekomunikasi dapat menggunakan ataupun memperdagangkan perangkat telekomunikasi yang sesuai dengan ketentuan atau regulasi di wilayah Indonesia,” tulis Plt. Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu.

Tim Penertiban Gabungan sendiri terdiri dari Direktorat Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Balmon SFR Kelas II Batam, Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan, Bareskrim Polri, dan Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau. Mereka melakukan monitoring dan penertiban terhadap alat dan perangkat tidak bersertifikat atau ilegal Kota Batam.

Perlu diketahui bahwa Undang-Undang No 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi pasal 32 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

{Baca juga: Duh! Ribuan Ponsel Xiaomi Ilegal Kena Ciduk}

Kemudian berdasarkan UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 8 ayat 1 huruf j yang menyatakan pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam Bahasa Indonesia.

Hal ini sesuai dengan ketentuan perundang–undangan yang berlaku dan Permendag No 19 /M-DAG/PER/5/2009 tentang Pendaftaran Petunjuk Penggunaan (Manual) dan Kartu Jaminan/Garansi Purna Jual dalam Bahasa Indonesia Bagi Produk Telematika dan Elektronika. [NM/IF]

Gak Terima Dituduh Terus, Huawei Tuntut Amerika

Telko.id, Jakarta – Huawei kabarnya sedang menyiapkan gugatan hukum untuk pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait tuduhan pembatasan akses pasar. Pengumuman Huawei tuntut Amerika akan terjadi pada Kamis (7/3) waktu setempat.

Seorang sumber menyebut bahwa gugatan itu akan diajukan di Distrik Timur Texas, wilayah yang sama dengan lokasi kantor pusat Huawei di AS. Langkah tersebut sebagai upaya perusahaan untuk mempertahankan bisnis mereka di AS.

Selain hendak melayangkan gugatan, Huawei baru-baru ini menginisiasi sejumlah kampanye untuk memperbaiki citra perusahaan. Huawei akan melayangkan undangan bagi media AS untuk melihat langsung kantor dan pusat risetnya.

{Baca juga: Amerika Tuduh Huawei Penipu dan Pencuri Teknologi}

Dilansir Reuters, seperti dikutip Telko.id, Rabu (06/03/2019), gugatan itu tak ubahnya aksi balasan atas tudingan AS terhadap Huawei. Selama ini, AS menuding produk-produk Huawei sebagai sarana mata-mata bagi pemerintah China.

Masalah yang melibatkan Huawei bukan hanya memicu ketegangan antara AS dan China, tetapi antara China dan Kanada. Pada 1 Desember 2018, CFO Huawei, Meng Wanzhou, diamankan saat berada di bandara Vancouver, Kanada.

Penangkapan dilakukan terkait dugaan pelanggaran sanksi AS dan tudingan Huawei menjadi mata-mata pemerintah China. Menyikapinya, pemerintah China menuding AS melakukan manipulasi politik dengan menuduh Huawei.

{Baca juga: Media Diajak “Study Tour” ke Markas Huawei, Ada Apa?}

Mereka menyatakan bahwa AS menyalahgunakan hukum untuk memojokkan Huawei dan Negeri Tirai Bambu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, menyebut AS punya motivasi dan manipulasi politik sangat kuat. (SN/FHP)

Kini, Facebook Izinkan Pengguna Berbelasungkawa Lewat Tribute

Telko.id, Jakarta – Facebook segera memperkenalkan fitur baru yang unik dan inovatif. Fitur Facebook bernama Tribute itu berguna untuk mengucapkan belasungkawa kepada pemilik akun Facebook yang meninggal dunia.

Nantinya, di akun yang pemiliknya telah meninggal dunia akan memiliki penandaan khusus sebagai Tribute. Fitur baru tersebut memang belum secara resmi rilis, tapi pengguna segera bisa mengaksesnya.

Menurut laporan Mashable, seperti dikutip Telko.id pada Rabu (06/03/2019), sebelum fitur itu muncul, pengguna hanya dapat mengucapkan pesan terakhir kepada mendiang melalui linimasa akun.

{Baca juga: Two-Factor Authentication Facebook Ancam Keamanan Data Pengguna?}

Namun lewat implementasi Tribute, keinginan dan pesan pengguna bakal muncul di bagian khusus yang terpisah dari linimasa. Sebab, fitur Tribute merupakan ruang khusus di kolom Profile milik pengguna yang telah meninggal.

Facebook menyatakan bahwa teman maupun keluarga dapat mengunggah cerita, memperingati ulang tahun, berbagi kenangan, dan banyak lagi dengan mendiang di kolom Tribute.

{Baca juga: Kabel Bawah Laut Microsoft dan Facebook Pecahkan Rekor}

Facebook juga mengubah cara untuk berinteraksi dan mengelola bagian Tribute. Pengguna bisa melihat siapa yang menandai almarhum dan memilih untuk menghapusnya.

Facebook sendiri masih belum memberikan informasi rinci, soal apakah fitur Tribute dapat digunakan pada perangkat Android dan iOS atau tidak. Sebelumnya, Facebook dilaporkan akan meluncurkan fitur privasi bernama Clear History pada akhir 2019. Fitur itu bisa untuk menghapus informasi pengguna yang dihimpun dari aplikasi pihak ketiga. (SN/FHP)

Sang Penemu Kalkulator, Jerry Merryman Berpulang

Telko.id, JakartaPenemu kalkulator, Jerry Merryman meninggal dunia pada usia 86 tahun. Jerry Merryman meninggal dunia pada 27 Februari 2019 lalu di sebuah rumah sakit di Dallas, Amerika Serikat.

Ia mengembuskan napas terkahir karena menderita komplikasi gagal jantung dan ginjal. Dilansir NBC News, dikutip Telko.id, Rabu (06/03/2019), putri tirinya, Kim Ikovic menyebut bahwa Merryman dirawat di rumah sakit sejak akhir Desember 2018.

Merryman diopname usai mengalami komplikasi selama operasi pemasangan alat pacu jantung. Ia adalah satu dari tiga orang yang bekerja sama menghasilkan penemuan kalkulator genggam saat bekerja di Texas Instruments di Dallas.

{Baca juga: Waspadalah Orang Tua! Cek Aplikasi “Kalkulator Rahasia” di Ponsel Anak}

“Merryman adalah orang paling cerdas. Pemikirannya benar-benar luar biasa dan cemerlang. Ia memiliki ingatan yang kuat dan kemampuan mampu mendapatkan formula, informasi, di hampir semua subjek,” kata mantan koleganya, Vernon Porter.

Pada 2013, dirinya pernah mengisahkan penemuan kalkulator genggam kepada NPR. The Smithsonian menyebut, bahwa Merryman dan dua rekannya telah membuat kemajuan berarti untuk mengajukan paten pada September 1967.

{Baca juga: Duh, Facebook Sebut Anda Sudah Meninggal}

Merryman sendiri lahir pada 17 Juni 1932. Ia tumbuh di Hearne di Texas, dan pada usia 11 tahun ia telah menjadi tukang reparasi radio. Ia menempuh pendidikan di Texas A&M University di College Station, meski tidak pernah dinyatakan lulus sebagai sarjana.

Setelah bekerja untuk departemen oseanografi dan meteorologi universitas dan pangkalan minyak di Teluk Meksiko, ia mulai bekerja di Texas Instruments pada 1963. Putrinya, Melissa Merryman, menyebut sang ayah sebagai pria yang rendah hati. (SN/FHP)