spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1326

Astrolab Tertua di Dunia Milik Vasco da Gama Ditemukan

Telko.id, Jakarta – Sebuah astrolab Vasco da Gama ditemukan oleh para penyelam di Laut Arab pada 2014 lalu. Saat itu, para pelaut tengah mencari sisa-sisa kapal karam. Tapi seketika, mereka melihat benda seperti cakram logam yang tidak biasa yang diklaim sebagai astrolab tertua di dunia.

Kemudian, cakram logam tersebut diteliti dan terbukti merupakan astrolab atau alat navigasi dari penjelajah yang sangat terkenal di dunia. Laporan menyebut, astrolab itu berasal dari puing-puing sebuah kapal di armada Portugis.

Menurut laman Science News, astrolab tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan kedua Vasco da Gama ke India pada 1502 hingga 1503. Terdapat ukiran di astrolab yang membuat peneliti meyakininya sudah digunakan sejak awal 1496.

{Baca juga: Robot Oppy Tewas Diterjang Badai Debu di Mars}

Seperti dikutip Telko.id, Minggu (24/03/2019), astrolab itu memiliki ukiran lambang kerajaan Portugal dan Bumi yang dikelilingi seperti cincin. Hal tersebut diyakini terkait dengan raja Portugis yang memerintah dari akhir 1495 hingga 1521.

Kemudian, pencitraan laser di bagian cakram menunjukkan keberadaan 18 tanda skala yang dipisahkan di interval lima derajat. Perangkat itu digunakan untuk mengukur ketingian laut dan dapat diukur dari nol derajat hingga 90 derajat.

{Baca juga: Akhirnya, Tablet Raja Firaun Amenhotep I Kembali ke Mesir}

Dalam penelitian yang dipublikasikan secara daring pada 16 Maret 2019 di Internasional International Journal of Nautical Archaeology, ada satu cakram logam yang diyakini sebagai astrolab pelaut lain. Namun, keaslian serta umurnya masih bias.

Dari 104 artefak yang diketahui telah digunakan sebagai astrolab mariner, penemuan terbaru tersebut tak hanya menjadi yang tertua. Namun, penemuan itu sekaligus menjadi satu-satunya yang dihias dengan simbol nasional suatu negara. (SN/FHP)

Oops! Bos Huawei Ketahuan Bawa iPhone Saat Diciduk Polisi

Telko.id, JakartaCFO Huawei, Meng Wanzhou, ditangkap di Bandara Internasional Vancouver, Kanada, pada Desember 2018 lalu. Kala bos Huawei itu ditangkap, ia ternyata ketahuan menggunakan barang-barang keluaran Apple.

Seperti dilansir The Verge, dikutip Telko.id, Senin (25/03/2019), saat melakukan penangkapan di Bandara Internasional Vancouver, kepolisian Kanada menyita iPhone 7 Plus, MacBook Air ukuran 12 inci, dan iPad Pro milik Meng Wanzhou.

Informasi tersebut terkuak berdasarkan berkas-berkas pengadilan. Pengacara Meng Wanzhou telah mengajukan permintaan salinan data yang tersimpan di perangkat-perangkat buatan Apple, yang notabene adalah rival Huawei itu.

{Baca juga: Bos Huawei Sindir Samsung Galaxy Fold, Apa Katanya?}

Permintaan tersebut disetujui dan perangkat akan dikirimkan ke bagian pendaftaran Mahkamah Agung British Columbia sambil menunggu penilaian berikutnya. Tentu saja, kabar itu menjadi perbincangan hangat internal Huawei.

Sekadar informasi, Huawei pernah memecat dua pegawai karena mencuit di akun resmi perusahaan lewat Twitter untuk iPhone. Selain perangkat Apple, saat ditangkap, Meng Wanzhou juga membawa Huawei Mate 20 RS Porsche Design.

Sebelumnya dikabarkan, Huawei menyiapkan gugatan hukum untuk pemerintah Amerika Serikat terkait tuduhan pembatasan akses pasar. Pengumuman Huawei menuntut Amerika Serikat pada Kamis (07/03/2019) waktu setempat.

{Baca juga: Buntut Penangkapan Bos Huawei, China Penjarakan 13 Warga Kanada}

Seorang sumber menyebut bahwa gugatan itu akan diajukan di Distrik Timur Texas, wilayah yang sama dengan lokasi kantor pusat Huawei di Amerika Serikat. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mempertahankan bisnis Huawei.

Selain hendak melayangkan gugatan, Huawei baru-baru ini menginisiasi sejumlah kampanye untuk memperbaiki citra perusahaan. Huawei akan melayangkan undangan bagi media Amerika Serikat untuk melihat langsung kantornya. (SN/FHP)

Tak Sekedar Motret, Kamera Samsung Galaxy A Bisa Untuk Bayar-bayar!

Telko.id – Menurut Samsung, tren selfie sudah lewat. Kini sudah masuk era of Live. Di mana semua kegiatan konsumen yang masuk dalam generasi Live memiliki kebutuhan untuk bisa mendapatkan solusi dengan cepat. Dan sebagian besar online. Itu sebabnya, kamera di Samsung Galaxy seri A ini tidak hanya bisa digunakan untuk memotret saja. Bisa juga juga untuk melakukan pembayaran!

Memang generasi sekarang ini maunya always on. Maklum saja, sebagian besar waktunya digunakan untuk kegiatan secara online. Mulai dari ingin terkoneksi dengan cepat, melakukan live streaming di sosial media, chat, video, musik, film, bermain game online, berbelanja hingga transaksi – semuanya dilakukan secara cepat dan live.

Berdasarkan data dari Google terungkap bahwa 95.2% dari mereka senang untuk menonton video streaming dan 70% dari mereka juga gemar untuk membagikan konten menarik secara langsung. Menurut data BI Intelligence Calculations, konsumsi mobile video diprediksi akan meningkat sebanyak 8.7x di tahun 2021 dan 71% merupakan konten live video.

Galaxy A Series memberikan pilihan kepada konsumen mulai dari Galaxy A50 dilengkapi fitur premium dengan desain layar Infinity-U, Triple Camera, dan Scene Optimizer, hingga Galaxy A10 yang dilengkapi fitur esensial bagi generasi live seperti kapasitas memori yang besar, dual camera dan baterai tahan lama.

Tentu, tren ini dilihat betul oleh Samsung sehingga lahir lah serangkaian Galaxy A terbaru yakni A50, A30, A20 dan A10 dengan teknologi yang telah ditingkatkan, seperti layar tanpa batas, kamera canggih, baterai tahan lama serta penyimpanan data lebih besar untuk mendukung keseharian generasi live.

“Samsung memahami kebutuhan generasi masa kini. Mereka suka menonton live streaming pertandingan olahraga seperti sepak bola, suka streaming musik, live gaming, juga tentu saja membuat konten live seperti Instagram story ataupun Instagram live yang sedang marak dan bisa membuat terciptanya interaksi langsung yang seru. Tren selfie itu dulu, sekarang, selamat datang Era of Live,” kata Denny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Yang menarik, Samsung sudah menyiapkan pembayaran langsung melalui fitur kamera, menjadikan hidup lebih praktis dan menyenangkan.

Fasilitas ini dapat dimaksimalkan berkat dukungan Bixby Vision. Aplikasi belanja online yang dapat membantu kita untuk mencari inspirasi barang yang dibutuhkan – hanya dengan mengarahkan kamera kepada objek barang yang dituju, pengguna langsung mendapat rujukan toko online untuk membeli barang tersebut. Bertransaksi juga dapat secara instan dan cepat, berkat Samsung Pay.

Samsung Pay dibenamkan pada Galaxy A Series untuk mendukung mereka melakukan live payment. Hanya dengan menggunakan aplikasi kamera pada Galaxy A, atau dengan swipe up layar saat di home screen maupun ketika layar terkunci, pengguna dapat memilih e- wallet untuk pembayaran.

Samsung Pay

Samsung Pay adalah pengembangan aplikasi pada smartphone Samsung Galaxy yang memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan live transaction sehingga melakukan pembayaran lebih cepat dan mudah, dengan teknologi QR menggunakan dompet digital dari layanan mitra yang sudah bekerja sama dengan Samsung.

Khusus di Samsung Galaxy A aplikasi Samsung Pay sudah langsung pre-installed. Pengguna seri lain bisa install dari Google Playstore dan Galaxy Store. Dengan catatan, Samsung Pay hanya tersedia dan bisa digunakan pada Samsung Galaxy berbasis OS Android Pie.

Setelah masuk aplikasi Samsung Pay, kita bisa menentukan sumber dana mana yang akan dipergunakan untuk bertransaksi.

Setelah itu, kita juga dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi kamera. Cukup buka aplikasi kamera Samsung dan arahkan pada kode QR merchant untuk langsung melakukan transaksi. Pastikan juga kita sudah telah memasang akun Samsung Account untuk memanfaatkan fitur Samsung Pay.

Samsung Pay saat ini bermitra dengan Dana sebagai sumber dompet digital pengguna dan sedang melakukan uji coba tertutup (closed beta testing) pada perangkat-perangkat tertentu saja. Samsung membuka kerja sama dengan mitra- mitra dompet digital di Indonesia yang menyelenggarakan pembayaran bagi penggunanya.

Untuk menggunakan akun Dana sebagai sumber e-wallet Samsung Pay, pastikan pengguna telah memiliki akun Dana sebelumnya. Proses pendaftaran akun Dana juga bisa dilakukan secara mudah hanya dengan 3 langkah pada aplikasi Samsung Pay. (Icha)

Mengenal Teknologi di MRT Jakarta Setelah Diresmikan

Telko.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan moda transportasi massal MRT atau Moda Raya Terpadu yang pertama di Indonesia. MRT Jakarta yang diresmikan Presiden Jokowi adalah fase 1 dengan rute Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia.

“Dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim, MRT fase pertama saya nyatakan dioperasikan, sekaligus MRT fase II hari ini kita mulai lagi,” katanya, saat meresmikan MRT fase pertama di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (24/03/2019).

Masyarakat Indonesia perlu menanti dalam waktu yang sangat panjang untuk dapat merasakan MRT pertama di Tanah Air. Sebab, moda transportasi ini sudah direncanakan sejak puluhan tahun yang lalu hingga akhirnya benar-benar diresmikan.

{Baca juga: 13 Stasiun MRT Baru Ada BTS Telkomsel}

Penantian panjang masyarakat Indonesia diganjar langsung dengan moda transportasi massal berteknologi tinggi yang dapat menunjang kenyamanan dan keselamatan setiap penumpangnya. Lantas, apa saja teknologi yang ada di MRT Jakarta?

Berbicara soal lintasan atau relnya terlebih dahulu. Indonesia membangun terowongan jalur bawah tanah dengan menggunakan bor bernama Earth Pressure Balance (EPB) buatan perusahaan Jepang bernama Japan Tunnel System Corporation.

Yang canggih, selain menggerus tanah, mesin ini pun memasang segmen beton berbentuk lingkaran cincin pada waktu yang bersamaan. Segmen beton tersebut mampu menahan tekanan dari luar terowongan dengan baik.

Tak hanya jalur bawah tanah, MRT Jakarta juga melintasi jalur layang yang dibangun berdasarkan struktur direct fixation track with Anti-Vibration sleeper. Jalur layang juga ditambahkan komponen bernama synthetic rubber tiga dimensi agar kereta dapat melaju dengan mulus tanpa terdengar suaranya.

{Baca: Unik! Negara Ini Bolehkan Pelat Nomor Berhiaskan Emoji}

Pernah melihat video viral beberapa waktu lalu yang memperlihatkan sebuah koin Rp 500 yang didirikan di depan jendela MRT yang melaju kencang? Nah, video itu mengumpamakan kenyamanan MRT Jakarta yang bahkan tetap membuat koin Rp 500 bisa berdiri kokoh tanpa terjatuh.

Sekarang berbicara soal keretanya, Indonesia melalui PT MRT Jakarta bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang bernama Nippon Sharyo untuk membuat moda transportasi massal ini.

Untuk setiap satu rangkaian MRT Jakarta terdiri dari enam gerbong. Tiap gerbongnya, memiliki dimensi panjang 20 meter, dengan lebar 2,9 meter dan tinggi mencapai 3,9 meter dengan kapasitas angkut maksimum mencapai 322 orang per gerbongnya atau 1.950 orang per rangkaian yang terdiri dari enam gerbong.

Saat membangun jaringan moda transportasi massal yang baik, kenyamanan penumpang memang menjadi fokus penting untuk MRT Jakarta. Sehingga mereka pun menerapkan sistem platform screen doors (PSD) sebagai pembatas dan pengaman antara peron dan jalur kereta.

{Baca juga: Ditanyakan Prabowo dalam Debat Capres, Apa sih Maksudnya Unicorn?}

Ada dua jenis PSD yang digunakan, yakni full-height untuk stasiun bawah tanah dan half-height untuk stasiun layang. Di tiap partisi, terdapat tiga pintu yaitu pintu otomatis, pintu darurat, dan pintu khusus masinis.

Tidak seperti KRL Commuterline yang hanya menggunakan batas kuning untuk mengamankan peron dengan jalur kereta, PSD benar-benar dapat mencegah penumpang terjatuh ke area rel kereta.

Sistem persinyalan juga tak luput dari perhatian dalam membangun MRT Jakarta. Sebab, sistem ini sangat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan para penumpang.

{Baca juga: 5 Konten Hoaks yang Bikin Heboh di Awal 2019}

Khusus untuk moda transportasi ini, digunakan sistem CBTC atau Communication Based Train Control. Sistem ini diklaim mampu meningkatkan ketepatan jadwal kereta, dan memangkas jarak singkat antar kereta sehingga mampu meningkatkan kapasitas angkut yang lebih besar.

MRT Jakarta sendiri akan beroperasi mulai besok (25/03), atau sehari setelah diresmikan. Nantinya, selama seminggu dari tanggal 25 sampai 31 Maret 2019 mendatang, masyarakat dapat mencoba MRT secara cuma-cuma.

Direncanakan, MRT Jakarta mulai berfungsi secara komersial pada 1 April 2019 mendatang. Penumpang nantinya akan membayar tarif sesuai dengan stasiun yang mereka lalui. (FHP)

Aman dari Kebelet Kencing dengan Aplikasi “Peta Toilet”

Telko.id, Jakarta – Apabila Anda sedang berlibur ke China, dan kesulitan untuk cari toilet, jangan khawatir. Sebab, kini peta toilet di China sudah ditampilkan dalam aplikasi Baidu Maps.

Hadirnya fitur tersebut di Baidu Maps memudahkan para wisatawan yang kesulitan membaca papan petunjuk berbahasa China ataupun bertanya ke penduduk setempat saat membutuhkan toilet segera.

Melansir dari The Star Online, Minggu (24/03/2019), fitur ini dikembangkan oleh raksasa pencarian China, Baidu atas permintaan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China.

{Baca juga: Ponsel Lebih Kotor dari Toilet, Begini Cara Bersihkannya}

Di aplikasi ini, pengguna dapat menemukan sekitar 20.000 toilet yang dibangun sebelum tahun 2019 yang tersebar di seluruh pencuru China. Toilet di tempat-tempat wisata, pusat transportasi, restoran, tempat hiburan, area rekreasi dan taman dapat ditemukan dengan mudah.

Aplikasi ini juga dapat membantu wisatawan menemukan toilet bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus atau disabilitas. Untuk memastikan bahwa daftar toilet tidak palsu, kementerian memerintahkan staf dan departemen terkait untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi memgenai toilet yang akan dipasang di peta.

Masih soal toilet, beberapa waktu lalu di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2019, hadir robot pembersih toilet bernama Giddel Toilet Cleaning Robot. Giddel Toilet merupakan robot yang mampu menggosok setiap lubang dan bagian toilet yang sulit dijangkau.

{Baca juga: Robot Rp 7 Jutaan Ini Bisa Bersihkan Toilet Sampai Kinclong}

Robot pembersih toilet ini, dirancang untuk membersihkan hampir seluruh bagian toilet, termasuk di atas dudukan luar dan dalam, bagian saluran pembuangan, dan lainnya.

Giddel, perusahaan yang mengembangkan robot tersebut mengatakan, bahwa robot ini memiliki teknologi sikat non-putaran, sehingga bebas dari percikan. Selain itu, robot itu juga dibangun dengan body berbahan dasar plastin anti-mikroba.

Robot pembersih toilet ini dijual telah di Amazon dengan harga sekitar USD 500 atau sekitar Rp 7,1 juta. Harga itu sudah termasuk dudukan toilet yang memungkinkan pengguna memasang robot pembersih toilet. (BA/FHP)

Jaring Startup Teknologi, Telkomsel Kembali Gelar ‘The NextDev 2019’

0

Telko.id, JakartaTelkomsel kembali menggelar The NextDev 2019, sebuah ajang pencarian dan pengembangan startup teknologi di Indonesia yang diadakan kelima kalinya secara berturut-turut.

Kick-off The NextDev 2019 dengan tema “Social Impact and Go Beyond” diadakan di Universitas Padjajaran Bandung, 23 Maret 2019.

Sesuai tema yang diusung tahun ini, The NextDev 2019 bertujuan untuk memperkuat dampak sosial yang dihasilkan oleh early stage startup.

Dengan cara melengkapi kemampuan dan kapabilitas mereka dari segi bisnis, soft skill, dan hard skill, mulai dari skalabilitas, riset dan pengembangan, desain, branding, hingga model bisnis dan kualitas produk.

“Sejak pertama kali diadakan, The NextDev selalu mengalami perkembangan dari tahun ke tahun,” kata Director Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir, dalam keterangannya, Minggu (24/3/2019).

{Baca juga: Telkomsel Umumkan 3 Aplikasi Pemenang The NextDev 2018}

“Tahun ini melalui The NextDev, kami ingin mengajak para pengembang startup untuk menghadirkan dampak sosial yang positif bagi masyarakat Indonesia,” sambungnya.

Selain itu, tambah Irfan, Telkomsel ingin mendorong sekaligus memperkuat para kreator aplikasi yang berpartisipasi dalam Talent Scouting maupun Academy, agar mampu melahirkan inisiatif dan terobosan yang memberikan dampak sosial yang positif bagi kemajuan Indonesia.

The NextDev Talent Scouting 2019 merupakan platform pencarian startup pengembang aplikasi digital. Program yang telah berlangsung selama lima tahun ini mewadahi potensi dan mendorong kontribusi positif generasi muda.

Dalam The NextDev Talent Scouting 2019, persyaratan utama aplikasi yang didaftarkan adalah harus mampu menghadirkan dampak sosial positif yang dapat membantu kehidupan masyarakat Indonesia di segala bidang dengan Minimum Viable Product (MVP).

Selain itu syarat lainnya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 hingga 30 tahun. Peserta dapat mendaftar secara individu atau tim (maksimal tiga orang) melalui situs thenextdev.id.

Para peserta The NextDev Talent Scouting akan mempresentasikan ide-ide brilian mereka dalam pitching day yang berlangsung pada periode April hingga Oktober 2019 di sembilan kota.

Kesembilan kota tersebut adalah Jakarta (24 April), Palembang (2 Mei), Denpasar (27 Juni), Makassar (18 Juli), Medan (8 Agustus), Yogyakarta (29 Agustus), Pontianak (19 September), Semarang (10 Oktober), dan Surabaya (31 Oktober).

{Baca juga: Setelah Panen Tomat, Nama Startup Ini Mendunia}

Sementara itu, The NextDev Academy 2019 merupakan sebuah ajang untuk mengasah dan mempertajam kualitas aplikasi yang diciptakan startup yang menjadi finalis The NextDev 2018.

The NextDev Academy digelar untuk meningkatkan skalabilitas socio-technopreneurs melalui pengembangan diri yang meliputi berbagai bidang bahasan, di antaranya dalam hal business strategydesign sprintbrandingproduct developmentinvestment, serta digital marketing. [HBS]

 

Waah.. Mahasiswa di Negara Ini Tidak Bisa Lagi “Titip Absen”

Telko.id, Jakarta – Titip absen pada saat kuliah tentu pernah dialami oleh sebagian besar mahasiswa. Mahasiswa titip absen biasanya ingin membolos tanpa “terdeteksi” oleh dosen, karena sebelumnya telah meminta teman untuk menandatangani lembar absen kehadiran atas namanya.

Akan tetapi, mahasiswa di China tidak bisa lagi menggunakan cara ini untuk bolos. Sebab dalam beberapa tahun terahir, China telah membuat kemajuan pesat dalam teknologi Artificial Intelligence (AI).

Salah satu teknologi AI yang diaplikasikan adalah sistem yang mampu mengawasi para mahasiswa yang menghadiri kelas di Universitas Hangzhou Dianzi.

{Baca juga: Jadi Tamu Kehormatan Universitas Stanford, Bos Apple Bangga}

Dilansir dari World of Buzz, Minggu (24/03/2019), mahasiswa yang menghadiri kelas diharuskan masuk dengan kode verifikasi yang dikirim ke smartphone mereka. Mereka yang datang terlambat akan menerima notifikasi berisi sanksi bolos kelas.

Jika mahasiswa ada yang tidak hadir di kelas, maka sistem AI akan mengingatkan mereka tentang apa yang telah dilakukannya melalui pesan berbunyi, “Halo, ini little AI, asisten suara cerdas dari penasihat Universitas Hangzhou Dianzi. Saya perhatikan anda tidak hadir di kelas hari ini,”.

Sistem ini juga akan mencatat respon mahasiswa dalam membalas pesan tersebut, dan menuliskannya sebelum mengirimkannya ke departemen konseling. Kemudian, mahasiswa akan “diajak bertemu” dengan pihak konseling untuk menindaklanjuti sanksi.

{Baca juga: Tinder Bantu Mahasiswa Cari Jodoh di Kampus}

Hingga saat ini, sistem absen cerdas telah diterapkan di sebagian besar program studi Universitas Hangzhou Dianzi. Menurut Wakil Direktur Kantor Urusan Mahasiswa, Hu Haibin, sebelum ada sistem ini, guru perlu tujuh hingga delapan menit untuk melakukan panggilan.

Namun, sekarang hanya perlu 15 detik. Wah, keren dan efisien untuk mencegah tindakan titip absen ya! (FHP)

Keren! Tempat Sampah Pintar Ini Bisa Kurangi Limbah Makanan

Telko.id, Jakarta – Sebuah perusahaan di Inggris membuat tempat sampah pintar yang dapat mengurangi limbah makanan. Bernama Winnow Vision, tempat sampah ini menggunakan kamera dan didukung oleh teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengenali dan melacak makanan yang dibuang.

Idenya adalah, tempat sampah pintar tersebut akan membantu dapur komersial mengurangi jumlah bahan yang mereka beli agar tidak mubazir. Dengan demikian, mereka dapat lebih menghemat uang tanpa menyia-nyiakan makanan.

Dilansir dari Metro, Minggu (24/03/2019), limbah makanan merupakan masalah lingkungan di seluruh dunia. Menurut sebuah penelitian dari Waste and Resources Action Programme (Wrap), sebanyak 1,9 juta ton makanan dan minuman terbuang oleh industri makanan di Inggris.

{Baca juga: Keren! IKEA Rilis Kapal “Anti Buang Sampah Sembarangan”}

Makanya, tempat sampah ini dinilai mampu mengurangi masalah tersebut. Winnow Vision sendiri telah diuji di sejumlah dapur, termasuk di 23 restoran IKEA.

Machine learning yang ditanamkan ke tempat sampah ini akan mengenali makanan yang dibuang. Selama awal masa pengujian, tempat sampah ini akan dibantu oleh staf dapur untuk mengidentifikasi item dari menu.

Menurut Kepala Eksekutif Winnow, Marc Zornes, selama ini banyak orang tak sadar telah membuang makanan lebih dari yang mereka pikirkan. Dengan alat ini, selain dapat menghemat biaya belanja, juga dapat memperbaiki lingkungan.

Ia menilai, alat ini akan belajar dan meningkatkan kemampuan setiap kali digunakan. Winnow Vision memiliki kemampuan untuk mengatasi limbah makanan dalam skala global.

{Baca juga: Wow! Di Negara Ini, Truk Sampah Sudah <i>Autonomous</i>}

“Di IKEA, kami ingin menginspirasi dan memungkinkan banyak orang untuk mengubah perilaku mereka ketika menyangkut limbah makanan, mulai dari operasi kami sendiri,” ujar manajer makanan di IKEA UK dan Irlandia, Lorena Lourido.

“Winnow Vision sekarang telah dipasang di 23 toko Ikea UK dan Irlandia dan sejauh ini respon dari tim makanan Ikea yang mengelola dapur restoran kami sangat positif, ” tambahnya. (BA/FHP)

Aman dari Kebelet Kencing dengan Adanya “Peta Toilet”

Telko.id, Jakarta – Apabila Anda sedang berlibur ke China, dan kesulitan untuk cari toilet, jangan khawatir. Sebab, kini peta toilet di China sudah ditampilkan dalam aplikasi Baidu Maps.

Hadirnya fitur tersebut di Baidu Maps memudahkan para wisatawan yang kesulitan membaca papan petunjuk berbahasa China ataupun bertanya ke penduduk setempat saat membutuhkan toilet segera.

Melansir dari The Star Online, Minggu (24/03/2019), fitur ini dikembangkan oleh raksasa pencarian China, Baidu atas permintaan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China.

{Baca juga: Ponsel Lebih Kotor dari Toilet, Begini Cara Bersihkannya}

Di aplikasi ini, pengguna dapat menemukan sekitar 20.000 toilet yang dibangun sebelum tahun 2019 yang tersebar di seluruh pencuru China. Toilet di tempat-tempat wisata, pusat transportasi, restoran, tempat hiburan, area rekreasi dan taman dapat ditemukan dengan mudah.

Aplikasi ini juga dapat membantu wisatawan menemukan toilet bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus atau disabilitas. Untuk memastikan bahwa daftar toilet tidak palsu, kementerian memerintahkan staf dan departemen terkait untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi memgenai toilet yang akan dipasang di peta.

Masih soal toilet, beberapa waktu lalu di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2019, hadir robot pembersih toilet bernama Giddel Toilet Cleaning Robot. Giddel Toilet merupakan robot yang mampu menggosok setiap lubang dan bagian toilet yang sulit dijangkau.

{Baca juga: Robot Rp 7 Jutaan Ini Bisa Bersihkan Toilet Sampai Kinclong}

Robot pembersih toilet ini, dirancang untuk membersihkan hampir seluruh bagian toilet, termasuk di atas dudukan luar dan dalam, bagian saluran pembuangan, dan lainnya.

Giddel, perusahaan yang mengembangkan robot tersebut mengatakan, bahwa robot ini memiliki teknologi sikat non-putaran, sehingga bebas dari percikan. Selain itu, robot itu juga dibangun dengan body berbahan dasar plastin anti-mikroba.

Robot pembersih toilet ini dijual telah di Amazon dengan harga sekitar USD 500 atau sekitar Rp 7,1 juta. Harga itu sudah termasuk dudukan toilet yang memungkinkan pengguna memasang robot pembersih toilet. (BA/FHP)

4 E-commerce yang Kasih Diskon Menarik di Hari Ulang Tahun

Telko.id, Jakarta – Bulan Maret dipastikan menjadi saat yang paling tepat bagi para pencinta belanja online di Indonesia untuk berbelanja. Pasalnya, di bulan ini ada empat e-commerce yang akan merayakan ulang tahun dengan memberikan beragam promo dan diskon menarik.

Tim Telko.id sudah merangkum empat e-commerce yang memberikan beragam promo dan diskon menarik di hari ulang tahunnya.

Kami mendapatkannya berdasarkan keterangan resmi ShopBack yang telah melakukan kurasi terhadap beragam promo yang diberikan e-commerce di hari ulang tahunnya pada bulan ini.

Jadi bagi para penggemar belanja online, sebelum belanja mending lihat dulu informasi berikut ini. Check this out!

Lazada 

Tahun ini, Lazada genap berusia 7 tahun. Di tahun ini, Lazada memperkenalkan konsep Shoppertainment serta memberikan beragam promo menarik yang sudah dimulai kamis kemarin (21/03) hingga 27 Maret 2019 mendatang.

{Baca juga: 3 Produk Terlaris yang Diincar Pengguna Lazada Indonesia, Apa Saja?}

Lazada menawarkan potongan harga hingga 99% selama periode ulang tahun ini. Selain itu, Lazada juga menghadirkan beragam game interaktif, yang memungkinan pengguna untuk mendapatkan hadiah menarik dan voucher promo hingga Rp 777 ribu.

ShopBack juga memberikan cashback hingga 3 kali lipat serta voucher diskon eksklusif hingga Rp 100.000 kepada pengguna ShopBack yang belanja di Lazada melalui platform ShopBack pada 27 Maret 2019. Cashback dan voucher eksklusif ini didapatkan pada waktu-waktu tertentu.

JD.ID

JD.id

JD.ID telah hadir di Indonesia sejak 2016, dan berhasil menjadi salah satu platform e-commerce yang disukai masyarakat Tanah Air. Di ulang tahun yang ke-3, mereka menggelar beragam program promo dengan tema “Ditraktir JD”. Program ini dimulai dari 1 hingga 25 Maret 2019, dan periode puncak diadakan pada 28 Maret 2019 atau tepat hari ulang tahun mereka.

{Baca juga: JD.id dan LG Bermitra Pasarkan LG K9 Edisi Spesial BTS}

Adapun program promo yang dihadirkan berupa JD Tebak Harga, JD Voucher Race, JD Golden Ticket, JD Mystery Box, JD Auction, JD One Day Sale, JD Category Day dengan diskon hingga 81%, dan lainnya. Turut merayakan hari jadi JD.ID, ShopBack pun memberikan cashback 3 kali lipat khusus pada 28 Maret 2019.

Zalora 

Sama dengan Lazada, tahun 2019 menandakan 7 tahun kehadiran Zalora di Indonesia. Tahun ini  Zalora mengangkat tema ZaloraLucky7 dengan memberikan promo diskon hingga 70% untuk semua produk fashion pada tanggal 26 hingga 28 Maret 2019.

{Baca juga: Mantap! Transaksi Harbolnas 2018 Tembus Rp 6,8 Triliun}

Selain potongan harga tersebut, Zalora juga memberikan tambahan diskon untuk produk-produk tertentu. Di ulang tahun Zalora kali ini, ShopBack juga memberikan cashback hingga 2 kali lipat pada periode tersebut.

Berrybenka

Tahun ini, platform e-commerce khusus untuk rangkaian produk fashion, Berrybenka genap berusia enam tahun. Merayakan hari jadi tersebut, Berrybenka memberikan diskon hingga 70% untuk produk-produk berbeda setiap minggunya. Selain itu akan ada voucher potongan harga menarik yang sudah dimulai pada 18 Maret lalu hingga 31 Maret 2019. (NM/FHP)