spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1315

Duh! Kecanduan Ponsel, Wanita Ditemukan Tewas Masih Pegang Ponsel

Telko.id, Jakarta – Kurang berisitrahat akibat keseringan memakai ponsel akan berdampak buruk bagi kesehatan. Kecanduan ponsel bahkan dapat mengakibatkan kematian. Sehingga pastikan anda memiliki cukup tidur setiap hari.

Seorang wanita berusia 27 tahun, bermarga Dong di Zhejiang, China, tiba-tiba meninggal di tengah malam. Saat ditemukan, tangannya masih memegang ponsel dan membuka situs belanja online.

Menurut ET Today, Dong mempunyai dua anak kecil, seorang anak perempuan berusia enam tahun dan seorang putra berusia dua tahun.

Pagi itu, ibu mertuanya memanggil Dong hingga dua kali untuk sarapan, namun tidak ada tanggapan, sehingga ibu mertuanya pergi ke kamar untuk memeriksanya.

{Baca juga: 3 Dampak Negatif Terlalu Sering Pakai Ponsel}

Begitu masuk ke dalam kamar sang anak, ia mendapati Dong sedang berbaring miring sambil memegang ponselnya. Namun, ketika dia akan membangunkan Dong, dia terkejut karena menemukan tubuh menantunya sudah kaku dan dingin.

Segera ia dilarikan ke rumah sakit, namun Dong dinyatakan sudah meninggal. Dokter yang memeriksa menduga, kematian Dong disebabkan kelelahan berlebihan yang menyebabkan serangan jantung mendadak.

Rupanya, setiap hari Dong harus merawat kedua anaknya yang masih kecil dan bertanggung jawab untuk menidurkan mereka setiap malam. Namun, karena dia tidak punya cukup waktu untuk bermain-main dengan ponselnya pada siang hari, dia punya kebiasaan tidur larut.

Setelah menidurkan kedua anaknya, ia baru berbaring di tempat tidurnya sekitar pukul 01.00 pagi. Kebiasaannya ini menyebabkan dia menderita insomnia dan kecanduan ponsel. Dia tidak bisa tidur dengan baik jika dia belum bermain dengan ponselnya.

{Baca juga: Duh! Kelamaan Main Ponsel, Tangan Wanita Ini “Mati Jari”}

Setiap malam, Dong membuka media sosial dan melihat situs belanja online hingga larut malam. Suaminya mengatakan, sehari sebelumnya Dong tampak baik-baik saja dan mengajak anak-anaknya bermain.

Suaminya juga mengakui bahwa Dong memiliki kebiasaan bermain dengan ponselnya hingga larut malam, sebelum dia akhirnya terlelap tidur. [SN/HBS]

Sumber: World of Buzz

Pemain Game PUBG Bisa Berubah Jadi Pembunuh, Benarkah?

Telko.id, Jakarta Game PUBG tengah menjadi sorotan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Game PlayerUnknows’s Battlegrounds itu dituding memberikan dampak buruk atau mudarat pada para pemainnya. Benarkah?

Game PUBG dinilai dapat memotivasi orang untuk melakukan aksi kekerasan, bahkan nekat melakukan aksi pembunuhan. Sudah separah itukah?

Menurut Psikolog Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani bahwa konten game yang mengandung kekerasan seperti PUBG bisa mengandung apa yang disebut referensi perilaku.

Dijelaskan Anna, bisa saja timbul referensi pemain bahwa tindakan saling membunuh itu diperbolehkan di dunia nyata.

“Jadi ini yang dikhawatirkan orang-orang kalau referensinya seperti itu, maka perilaku pemainnya adalah membunuh. Tapi kita juga tahu bahwa referensi perilaku tidak langsung serta merta menjadi perilaku pembunuh,” jelas Anna kepada Tim Telko.id pada Jumat (22/03/2019).

Ia menyebutkan, bahwa ada beberapa filter dulu sebelum sebuah referensi perilaku bisa menjadi perilaku negatif yang agresif, seperti aksi kekerasan.

{Baca juga: Di Kota Ini, Main PUBG Bisa Ditangkap Polisi}

Menurutnya, jika orang tersebut berpikir bahwa membunuh adalah perilaku yang salah ataupun tidak pandai menggunakan senjata api, maka bermain game kekerasan tidak akan berpengaruh pada perilaku mereka.

“Begitu pula kalau pada dasarnya mereka adalah orang yang penuh dengan cinta kasih, maka mereka tidak akan begitu saja membunuh orang lain,” tutur Anna.

Dia berpendapat, sebaiknya masyarakat dan pemerintah perlu menguatkan filter-filter tersebut. Caranya dengan menggalakan pendidikan karakter di rumah dan sekolah.

“Jadi bagaimana caranya seseorang gak gampang terpengaruh dengan apa yang ditonton, dimainkan, bagaimana caranya mau benci sekalipun sama orang lain, tapi masih tetap mengedepankan toleransi kehidupan bersama,” kata Anna.

Selain itu, ia menilai bahwa asupan konten agresif bukan hanya dari game atau tontonan film saja. Pergaulan di lingkungan masyarakat dan dunia pendidikan juga mempertontonkan muatan agresif yang berdampak para perilaku masyarakat, khususnya anak-anak.

{Baca juga: Dianggap Bawa Mudarat, MUI Bakal Haramkan PUBG?}

“Contohnya ketika di sekolah dibiarkan adanya bullying atau di masyarakat orang banyak berkata kasar, itu akan jadi asupan agresivitas,” sebutnya.

“Menurut saya kalau fatwa haram betul-betul dibuat, tapi pendidikan kehidupan bermasyarakat masih cenderung agresif dan dibiarkan saja, nggak akan terlalu banyak berpengaruh,” tegas Anna.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengkaji game PUBG. Mereka akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram PUBG atau tidak, karena game tersebut dinilai telah menimbulkan mudarat atau dampak buruk.

Nah, bagaimana menurut Anda, apakah setuju dengan rencana MUI yang akan mengeluarkan fatwa haram PUBG? Silahkan kasih komentar. [NM/HBS]

Logan Paul ke Antartika Bareng Kaum Bumi Datar, Mau Ngapain?

Telko.id, JakartaKaum Bumi datar bakal punya hajatan akbar. Tahun depan, mereka berencana melakukan perjalanan ke Antartika untuk membuktikan kebenaran teori konspirasi tersebut. Menariknya, YouTuber Logan Paul kabarnya akan ikut hadir. Seperti apa pembuktiannya?

Mereka yang akan berangkat ke Antartika adalah orang-orang yang mengikuti acara Flat Earth International Conference (FEIC) pada November 2018 lalu.

Selain acaranya sendiri, hal menarik lainnya adalah kabar yang menyebutkan bahwa Youtuber kondang Logan Paul tertarik untuk bergabung ke Antartika.

Sebelumnya, Logan sempat tertangkap kamera mengikuti FEIC 2018 di Denver, Amerika Serikat. Ia bahkan mengunggah video terkait teori konspirasi Bumi datar berjudul “The Flat Earth: To The Edge and Back” di kanal YouTube.

Menurut laporan The Next Web, kaum Bumi datar ke Antartika untuk melihat dinding es setinggi hampir 50 meter dengan tebal ratusan meter yang menjadi kawasan paling ujung di sekeliling Bumi sekaligus batas dengan luar angkasa.

{Baca juga: Tak Ada Lagi “Bumi Datar” di Google Maps}

“Antartika berada di sepanjang keliling Bumi. Sebagian besar penganut Bumi datar percaya bahwa manusia berada di sebuah kubah mirip salju, seperti yang ada di Antartika,” katanya, seperti dikutip Telko.id dari The Next Web, Jumat (22/3/2019).

Sebelumnya dilaporkan, YouTube ternyata menjadi pemicu kenapa jumlah penganut Bumi datar meningkat pesat. Menurut riset terbaru, banyak orang percaya soal Bumi datar setelah menonton video konspirasi yang ada di YouTube.

Menurut Asheley Landrum, asisten profesor ilmu komunikasi di Texas Tech University, 29 orang dari 30 penganut Bumi datar mengaku mulai yakin dengan teori tersebut setelah menonton video-video konspirasi di saluran YouTube.

Ahli AI Guillaume Chaslot pun menjelaskan fenomena tersebut. Ia menyebut, video konspirasi sering dipromosikan oleh YouTube karena algoritma menjadi bias berkat sekelompok kecil pengguna yang sangat aktif di platform.

{Baca juga: Penganut Bumi Datar Bertambah Gara-gara YouTube}

Landrum menegaskan, YouTube tidak salah. Namun, ia berpendapat, YouTube bisa melakukan sesuatu untuk melindungi penggunanya dari informasi salah. [SN/HBS]

Sumber: The Next Web

Kalahkan PUBG, Jumlah Pemain Fortnite Tembus 250 Juta

Telko.id, Jakarta – Popularitas game Fortnite tampaknya tidak menyurut. Sejak diluncurkan pada tahun 2017, game ini telah memiliki 250 juta pemain terdaftar, meninggalkan pesaingnya PUBG yang “baru memiliki” 100 juta pemain.

Pengembang Fornite, Epic Games, menerangkan bahwa jumlah tersebut berarti ada peningkatan sebesar 50 juta pemain dalam waktu empat bulan.

Dikutip Telko.id dari Cnet, pada bulan Desember 2018, Epic Games mengumumkan bahwa jumlah pemain Fortnite telah mencapai 200 juta pemain.

{Baca juga: Raup Rp 33,7 Triliun, Fortnite Kuasai Industri Game 2018}

Angka tersebut menunjukkan bahwa Fortnite masih menjadi raja game battle royale. Padahal, pesaingnya juga tidak kalah populer.

Seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang lebih dikenal sebagai PUBG. Dirilis di tahun yang sama dengan Fortnite, PUBG kini “hanya” memiliki 100 juta pemain.

Sedangkan Apex Legends, pendatang baru di ranah battle royale yang diluncurkan Electronic Arts pada bulan Februari 2019, mendapatkan 50 juta pemain dalam sebulan pertama.

“Kami tidak melihat tren penurunan sama sekali dalam data pengguna,” kata CEO Epic Games, Tim Sweeney, seperti dilansir CNET.

Catatan ini menjadikan Fortnite sejajar dengan game-game populer lainnya, seperti Tetris, Minecraft dan Grand Theft Auto 5. Sweeney juga membanggakan banyaknya populasi gamer perempuan yang memainkan Fortnite.

{Baca juga: Jumlah Pemain Fortnite Hampir Sebanding Populasi Indonesia}

“Ini merupakan first shooter game dengan populasi perempuan yang besar. Seseorang memperkirakan sekitar 35%, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Itu karena Fortnite menyatukan pemain dalam pengalaman sosial,” jelas Sweeney. [BA/HBS]

Sumber: CNET

Negara-negara Arab Bikin Satelit 813, untuk Apa?

Telko.id, Jakarta – Uni Emirat Arab (UEA) dan 10 negara Arab mendirikan organisasi ruang angkasa. Negara-negara Arab itu akan menggarap proyek perdana berupa pengembangan satelit yang akan mereka namakan Satelit 813. Untuk apa saja satelit canggih itu nanti bekerja?

Rupanya Satelit 813 buatan organisasi ruang angkasa negara-negara Arab itu disiapkan untuk memantau perubahan lingkungan dan iklim.

Dilansir Gulfnews, Wakil Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum, menghadiri upacara penandatanganan piagam untuk Kelompok Kerja Sama Antariksa Arab pada pembukaan kongres di Abu Dhabi.

Sheikh Mohammed mengatakan, proyek pertama kelompok itu adalah mengembangkan satelit yang bernama 813, yang adalah tahun Rumah Kebijaksanaan di Baghdad mencapai puncak reputasinya. Satelit akan dikembangkan di UEA.

{Baca juga: 80 Persen saham Tesla Milik Arab Saudi?}

Dikutip Telko.id, Jumat (22/3/2019), Sheikh Mohammed mencatat bahwa DPR menyatukan para ilmuwan dan menerjemahkan buku-buku pengetahuan serta menjadi tempat bagi kawasan untuk melepaskan energi ilmiah.

Sekadar informasi, Kongres Luar Angkasa Global pada 19-21 Maret 2019 di Abu Dhabi merupakan acara penting yang mempertemukan para pemimpin di sektor ruang angkasa di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Kabinet UEA pada 11 Maret 2019 mengadopsi Strategi Luar Angkasa Nasional 2030 yang mencakup 36 tujuan dan 119 inisiatif. Strategi Luar Angkasa Nasional 2030 diklaim bakal menguntungkan lebih dari 85 entitas di UEA.

{Baca juga: Virgin Tolak Investasi Luar Angkasa dari Arab Saudi}

Strategi tersebut sebagai kerangka kerja umum untuk industri dan aktivitas luar angkasa UEA sampai 2030. Sayang, belum ada informasi detail soal proyek satelit 813. Yang jelas, 11 negara Arab sudah menyatakan komitmennya. [SN/HBS]

Sumber: Gulf News

Foto-foto Ini Jadi Bukti Bahwa Nasi Adalah Segalanya

Telko.id, Jakarta – Jika mengacu pada Wikipedia, nasi bisa diartikan sebagai beras (atau kadang-kadang serealia lain) yang telah direbus (dan ditanak). Ini dimakan oleh sebagian besar penduduk Asia sebagai sumber karbohidrat utama dalam menu sehari-hari dan biasanya dihidangkan bersama lauk sebagai pelengkap, baik itu rasa ataupun gizi.

Di Indonesia, nasi sebagai makanan pokok boleh dibilang menempati posisi yang teramat penting dalam kehidupan seseorang. Saking pentingnya, adakalanya orang tak akan merasa sudah makan, jika belum bersentuhan dengan nasi. Pun, meski ia sebenarnya sudah makan ini itu. Singkat kata, kalau belum makan nasi, ya belum makan.

Dalam satu dan lain kesempatan misalnya, tak jarang bahkan ada orang yang tetap memilih menyantap nasi, meski sebenarnya menu yang ada di hadapannya harusnya sudah lebih dari cukup untuk mengisi perut.

{Baca juga: 7 Bukti Kalau Kreatif Itu Dimulai Sejak Zaman “Baheula”}

Sekali lagi, terlepas dari ini kebiasaan ataupun bukan, yang pasti tak sedikit orang di luar sana yang kerap menganggap nasi segalanya, sampai-sampai makanpun terasa tak lengkap kalau tak ada nasi. Nggak percaya? Berikut beberapa potretnya.

Steak ditambah nasi…. kurang kenyang apalagi coba?

Bakso kurang nendang, tambah nasi bang!

Mie instan plus nasi, ini baru lengkap

Burger dan nasi? Hmmm…. bisalah. Nggak ada yang lebih bikin kenyang dari ini

Kacau! Mahasiswa Ini Tulis Cara Bermain PUBG di Lembar Ujian

Telko.id, Jakarta – Perilaku para penggemar game PUBG memang aneh-aneh. Seperti seorang anak laki-laki di India gagal dalam ujian pra-universitas tahun pertamanya. Saat ujian, dia malah hanya menulis tentang cara bermain PUBG di lembar jawaban ujian.

Pemuda yang diketahui bernama Varun itu mengakui dirinya kecanduan game, terutama PlayerUnknown’s Battlegrounds.

“Saya rajin belajar, tetapi tertarik pada PUBG karena menghibur, dan segera kecanduan. Kadang-kadang saya bahkan tidur di kelas untuk bermain game dan duduk di taman terdekat,” ujarnya, seperti dilansir India Times.

Ia mengatakan bahwa orangtuanya telah mengambil ponselnya, namun bayangan gambar-gambar dari game itu terus melekat dalam pikirannya. “Saya menyadari betapa berbahayanya sebuah game,” tambahnya.

Pihak yang mengevaluasi makalah mengatakan bahwa biasanya siswa yang tidak tahu jawaban menulis lagu film atau dialog film terkenal. Namun, bocah ini telah menulis segala sesuatu tentang game PUBG, mulai dari langkah untuk mengunduhnya hingga cara memainkannya.

{Baca juga: Takut Ketagihan, Bocah 11 Tahun Minta PUBG Diblokir}

“Dia tampaknya memiliki penguasaan yang baik atas permainan. Saya membawa masalah ini ke pemberitahuan kepala sekolah, dan kami memanggil orangtuanya dan memberi tahu mereka tentang kecanduan game putra mereka,” terangnya.

Namun Varun bisa bernafas lega, karena dia masih memiliki kesempatan untuk ikut dalam ujian susulan yang dijadwalkan akan diadakan pada bulan Juni mendatang.

Game PUBG memang tengah menjadi sorotan, karena dianggap berdampak negatif bagi penggemarnya, yang beresiko kecanduan game tersebut.

Sebelumnya dikabarkan 16 orang ditangkap gara-gara main PUBG. Pekan lalu, pemerintah Gujarat, India menerapkan larangan pada game yang tengah “mewabah” di seluruh dunia itu.

Lebih dari 10 pelajar ditangkap di kotak Ahmedabad karena bermain game shooter itu, dan 16 orang lagi ditangkap di kota Rajkot dalam sepekan terakhir.

“Tim kami menangkap anak-anak muda ini dengan tangan merah (tertangkap basah). Mereka ditahan setelah mereka ditemukan bermain game PUBG,” kata Police Onspector Rohit Raval.

Permainan itu dilarang pada 6 Maret oleh komisaris polisi Gujarat, Manoj Agrawal. Permainan itu, menurut pihak berwenang setempat, terlalu membuat ketagihan, terutama bagi siswa.

Fatwa Haram PUBG

Sementara di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia kabarnya akan mengkaji game PUBG. Mereka akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram game PUBG, karena game tersebut dinilai telah menimbulkan mudarat atau dampak buruk.

menurut Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Zainut Tauhid Sa’adi pihaknya tidak mengabaikan fenomena PUBG. MUI bisa mempertimbangkan untuk segera melakukan pembahasan karena game ini sudah menimbulkan mudarat.

{Baca juga: Dianggap Bawa Mudarat, MUI Bakal Haramkan PUBG?}

“Karena game PUBG ini sudah menjadi fenomena masyarakat, bahkan akibat dari game tersebut sudah menimbulkan mudarat, maka MUI akan segera menugaskan komisi penelitian dan pengkajian bersama-sama dengan komisi fatwa untuk melakukan pengkajian terhadap masalah tersebut,” kata Zainut.

Menanggapi rencana MUI yang ingin mengeluarkan fatwa haram bagi PUBG, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan terbuka kemungkinan untuk blokir game PUBG ,jika ada pihak yang mengajukan permintaan tersebut.

Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa pihaknya bisa saja memblokir PUBG jika game tersebut berdampak buruk bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa Kominfo biasanya akan melakukan pengkajian atas sebuah laporan misalnya dari MUI ataupun pihak lainnya.

{Baca juga: Kominfo Pertimbangkan untuk Blokir Game PUBG}

“MUI lembaga independen. Kalau memang (PUBG) dirasakan merusak, dikaji dulu, dan silahkan diajukan ke Kominfo. Kami siap menindaklanjuti permintaan pemblokirannya,” kata Semuel kepada wartawan, Kamis (22/03/2019). [NM/HBS]

Sumber: India Times 

Siap-siap, Samsung Galaxy S10 versi 5G Debut 5 April

0

Telko.id, Jakarta – Ada kabar gembira bagi penggemar Samsung. Pasalnya, smartphone yang dinanti-nantikan, yakni Samsung Galaxy S10 versi 5G akan tersedia bulan depan atau pada 5 April 2019 mendatang.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Jumat (22/03/2019), kabar tersebut sudah berhembus sejak Samsung meluncurkan Galaxy S10 pada Februari lalu di acara Galaxy Unpacked.

Samsung awalnya sempat menyembunyikan detail tanggal penjualan Galaxy S10 versi 5G sebelum akhirnya akan melepasnya ke pasar pada awal April.

Sayangnya pada 5 April 2019, kehadiran Galaxy S10 versi 5G hanya untuk Korea Selatan. Belum jelas kapan smartphone tersebut akan menyambangi Amerika Serikat dan negara lain. Tetapi cepat atau lambat Galaxy S10 versi 5G dipastikan akan hadir di pasar global.

{Baca juga: Yeay! Samsung Galaxy S10 Sambangi 70 Negara, Termasuk Indonesia}

Samsung juga tampaknya tidak menerima pre-order untuk perangkat ini. Smartphone dengan jaringan 5G itu akan dijual pada tanggal 5 April, dan pelanggan yang ingin mendapatkannya akan dapat membelinya secara langsung pada hari itu juga.

Belum ada bocoran mengenai harga dari smartphone pertama dengan jaringan 5G buatan Samsung itu. Tetapi analis telah memperkirakan bahwa itu mungkin sekitar kisaran USD $ 1.332 atau Rp 18,8 juta.

Sebelumnya, Samsung resmi meluncurkan trio smartphone flagship mereka, yakni Samsung Galaxy S10, Galaxy S10+, dan Galaxy S10e dalam event “Galaxy Unpacked 2019”.

{Baca juga: Samsung Galaxy S10 Resmi Meluncur di Indonesia}

Suksesor Samsung Galaxy S9 ini mengusung desain, teknologi serta fitur yang benar-benar berbeda. Seperti layar misalnya, Samsung mengimplementasikan desain Infinity O pada ketiga smartphone barunya.

Khusus untuk Galaxy S10 standar dan S10+, perusahaan asal Korea Selatan ini menggunakan layar yang melengkung di sisi kiri dan kanannya. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Penipu Ulung Ini Raup Rp 1,7 Triliun dari Google dan Facebook

Telko.id, JakartaEvaldas Rimasauskas, pria asal Lithuania, menipu Google dan Facebook. Ia mengirimkan faktur palsu ke dua perusahaan itu. Ia pun berhasil membuat karyawan Google dan Facebook mengirim uang USD 123 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun ke rekening pribadinya.

Menurut laporan ZDNet, dikutip Telko.id pada Jumat (22/3/2019), Rimasauskas kini harus berhadapan dengan hukum akibat aksinya yang berhasil “membobol rekening” kedua perusahaan teknologi itu.

Rimasauskas duduk di kursi pesakitan pengadilan New York, Amerika Serikat. Ia menjalani proses hukum dan terancam penjara 30 tahun atas aksi penipuannya tersebut.

Pria berusia 50 tahun itu ditangkap oleh pihak berwajib Lithuania pada Maret 2017. Ia kemudian diekstradisi ke Amerika Serikat pada bulan Agustus di tahun yang sama.

{Baca juga: Awas! Pelaku Phising Incar Pengguna iPhone}

Pemerintah Amerika Serikat mengatakan, Rimasauskas menggunakan perusahaan palsu yang namanya mirip dengan Quanta.

Sekadar informasi, Quanta adalah perusahaan penyedia perangkat keras sekaligus pusat data. Quanta cukup ternama di ranah teknologi. Rimasauskas menargetkan Google dan Facebook karena memang memiliki pusat data sendiri dan pernah bekerja sama dengan Quanta.

Menurut dokumen pengadilan, Rimasauskas melakukan penipuan dengan cara mengirim email yang seolah-olah dikirim oleh Quanta ke Google dan Facebook. Ia meminta kepada dua perusahaan itu untuk membayar produk dan layanan yang sama sekali tidak pernah diberikan.

Ia menggunakan kontrak, surat, dan faktur palsu untuk menipu karyawan Google dan Facebook. Ia secara pintar mengelabui para karyawan Google dan Facebook untuk mengirimkan sejumlah uang ke bank. Akun-akun bank tersebut diketahui berasal dari Latvia dan Siprus.

{Baca juga: Awas! Pelaku Phising Incar Pengguna iPhone}

Otoritas Amerika Serikat mengatakan, setelah berhasil mendapatkan uang, Rimasauskas memindahkannya ke bank lain di Latvia, Siprus, Slovakia, Lithuania, Hungaria, dan Hong Kong. Semua akun itu tercatat milik Rimasauskas. Ia ternyata melakukan aksinya sejak 2013 hingga 2015. [SN/HBS]

Sumber: ZDNet

Wow! Ternyata Mitra GOJEK Kontribusi Rp 44,2 Triliun Ke Ekonomi RI

0

Telko.id – Tidak dapat dipungkiri, kehadiran ojek online memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia. Banyak tenaga kerja produksi menjadi driver ojek hingga dapat memperoleh penghasilan untuk dibawa pulang ke rumah. Seberapa besar dampaknya?

Berdasarkan hasil riset dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), yang bertajuk “Dampak GOJEK terhadap Perekonomian Indonesia pada Tahun 2018, kontribusi mitra GOJEK dari empat layanan (layanan roda-dua GO-RIDE, roda-empat GO-CAR, GO-FOOD, dan GO-LIFE) kepada perekonomian Indonesia mencapai Rp 44,2 triliun.

Sedangkan pada studi serupa yang dilakukan pada tahun 2017 menunjukkan kontribusi GOJEK dari dua mitra (mitra pengemudi roda dua dan UMKM) mencapai Rp 15,1 triliun.

“Kontribusi yang semakin besar dari GOJEK menunjukkan bahwa teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi digital. GOJEK sebagai pemain utama industri teknologi di Indonesia telah menunjukkan kemampuan inovasi teknologinya untuk memperluas peluang penghasilan,” ujar Paksi C.K. Walandouw  Wakil Kepala LD FEB UI menjelaskan.

Secara rinci, angka kontribusi mitra GOJEK terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2018 adalah

Mitra pengemudi GO-RIDE menyumbang Rp 16,5 triliun, Mitra pengemudi GO-CAR berkontribusi Rp 8,5 triliun, Mitra UMKM GO-FOOD kontribusinya Rp 18 triliun dan Mitra GO-LIFE (GO-CLEAN dan GO-MASSAGE) kontribusinya Rp 1,2 triliun.

Paksi menambahkan bahwa “Kontribusi mitra UMKM GO-FOOD tahun 2018 naik hampir tiga kali lipat dibanding tahun 2017. Pertumbuhan kontribusi mitra UMKM GO-FOOD ini antara lain disebabkan oleh optimalisasi fitur teknologi GOJEK yang digunakan oleh mitra UMKM GO-FOOD.

Lebih jauh mengenai mitra UMKM GO-FOOD, keutamaan GOJEK di bisnis pesan-antar makanan online tercermin dari beberapa temuan. Pertama adalah 93% responden mitra UMKM menyatakan mereka go-online karena bermitra dengan GO-FOOD, 93% mitra mengalami peningkatan volume transaksi dan 55% mitra mendapatkan peningkatan klasifikasi omzet setelah bergabung dengan GO-FOOD.

Peningkatan volume dan omzet bisnis ini lah yang kemudian memacu mitra UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Hal ini ditunjukkan dari 85% responden yang menginvestasikan kembali pendapatannya ke dalam usaha mereka.

Optimisme kemitraan bersama GOJEK

Hasil riset tahun ini juga menunjukkan tingkat optimisme yang tinggi terhadap kemitraan bersama GOJEK. Hal ini tampak dari tingginya responden yang merasa yakin dapat menghidupi keluarga mereka dengan layak semenjak bergabung sebagai mitra (GO-RIDE 87%, GO-CAR 92%, dan GO-LIFE 95% ).

Riset ini juga menunjukkan bahwa tiga manfaat utama yang dirasakan sebagai mitra pengemudi di GOJEK adalah; bisa mengatur waktu kerja, bisa membiayai keluarga, dan memiliki waktu lebih bersama keluarga.

Selanjutnya, hasil riset juga menunjukkan mayoritas responden (>84%) merasakan persaudaraan yang kuat dengan sesama mitra lainnya, menganggap positif kemitraan dengan GOJEK, serta merasa hubungan kemitraan dengan GOJEK adil.

Temuan menarik lainnya dari penelitian ini, lebih dari 70% mitra GO-MASSAGE dan GO-CLEAN adalah perempuan, dan hampir 50% diantaranya merupakan penghasil utama (breadwinner) di keluarganya.

“Hal ini menunjukkan partisipasi perempuan yang semakin tinggi dalam ekonomi berbasis digital,” kata Paksi.

Riset ini dilakukan di beberapa wilayah Indonesia dengan menggunakan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka. Penentuan responden penelitian dilakukan dengan pencuplikan acak sederhana (simple random sampling) dari database mitra yang aktif dalam tiga bulan terakhir; mitra pengemudi roda dua GO-RIDE (3,886 responden), mitra pengemudi roda empat GO-CAR (1,010 responden), mitra UMKM GO-FOOD (1,000 responden), dan mitra GO-LIFE (836 responden).

Sampel penelitian ini mewakili populasi mitra pengemudi, mitra UMKM, dan GO-LIFE di wilayah penelitian. Riset ini merupakan salah satu riset dengan skala dan cakupan terbesar pada industri ekonomi digital Indonesia dengan margin of error di bawah 3,5%. (Icha)