spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1313

Uji Kamera Samsung Galaxy S10+, Jelajah Bursa Hingga Istanbul

Telko.id, Turki – Layar bertompel memang menjadikan keluarga Galaxy S10 berbeda dengan Galaxy S sebelumnya. Dan ini mungkin penting bagi sebagian orang yang mengagungkan tampilan. Tapi tidak menjadi hal yang utama bagi kami.

Thats why kami lebih suka membicarakan fitur lainnya. Apakah itu chipset, in-screen fingerprint sensor, atau wireless powershare? Well, maybe next time. Kali ini kami ingin membahas kameranya. Dan semoga Anda setuju dengan pilihan kami ini.

Oke, pertama mari kita lihat spesifikasi tiga kamera yang ada di body belakang Samsung Galaxy S10+ (versi paling tinggi dari keluarga Galaxy S10). Disana, ada kamera utama beresolusi 12 MP dengan pixel 1.4µm dan apertur lensa f/1.5-2.4, ekuivalen dengan lensa 26mm. Kamera utamanya ini juga dilengkapi dengan Dual Pixel AF dan Optical Image Stabilizer (OIS).

Lalu ada kamera ultrawide yang mengandalkan sensor 16MP dengan pixel 1.0µm dan apertur f/2.4 (13mm-equivalent). Sementara satu kamera lainnya untuk Telephoto dengan spesifikasi sensor 12 MP dengan pixel 1.0µm dan apertur lensa f/2.4 (52mm-equivalent). Lengkap dengan Phase Detection AF (PDAF) dan OIS.

Ya, di atas kertas, spesifikasi tersebut cukup mewah. Dalam satu body ada lensa 52mm (equivalent), 13mm, dan 26mm dengan bukaan lensa hingga f/1.5. Dan bagi pengguna DSLR, untuk mendapatkan kemewahan tersebut mungkin perlu merogoh kocek hingga puluhan juta, hanya untuk lensanya saja. But hey, lets focus, kali ini kami tidak sedang membandingkan Galaxy S10+ dengan kamera DSLR.

Pertanyaannya, apa yang bisa dilakukan Samsung Galaxy S10+ dengan sensor dan lensa yang dibenamkannya.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami coba mengujinya dengan benar-benar memfungsikannya sebagai kamera. Baik itu untuk photography maupun videography. Dan negara Turki, mulai dari kawasan Bursa, Uladag, hingga Istanbul jadi saksi pengujian kami.

User Interface

Antarmuka adalah salah satu parameter penting untuk sebuah kamera. Untuk itu kami akan fokus pada bagaimana antarmuka Galaxy S10+ memberikan kemudahan bagi penggunanya, baik untuk fotografer amatir maupun profesional.

Well, dalam catatannya kami, setidaknya ada empat cara untuk mengakses fitur kamera di Galaxy S10+. Pertama dengan menambahkan shortcut pada lock screen. Ya, Anda bisa mengaturnya pada menu Settings>Lock Screen>App Shortcut. Disana Anda bisa menjadikan menu kamera sebagai shortcut yang bisa diakses langsung dari halaman lock screen.

Cara kedua adalah dengan menekan tombol power sebanyak dua kali. Yup, dengan begitu, Anda akan langsung dibawa ke menu kamera tanpa melalui tahapan lain. Sedangkan cara ketiga dan ke-empat adalah dengan menggunakan perintah suara via Bixby dan juga menggunakan cara konvensional dengan menempatkan shortcut pada halaman muka Galaxy S10+, selazimnya fungsi shortcut pada perangkat Android. Nah dari ke-empat cara tersebut, kami lebih prefer yang kedua.

Lanjut ke dalam menu kamera, Samsung Galaxy S10+ menampilkan 4 ruas pada layarnya. Ruas pertama atau ruas paling atas, menampilkan ikon untuk setting kamera, flash, timer, ratio, dan filter. Ruas kedua berfungsi sebagai viewfinder. Ruas ketiga menampilkan camera mode yang terdiri dari photo, video, instagram, food, panorama, slow motion, live focus, pro, super slow-mo, dan hyperlapse. 8 mode yang kami sebut paling akhir bisa dimunculkan atau tidak dimunculkan di layar, pengguna bisa mengaturnya pada menu setting>camera modes>edit modes. Sedangkan untuk ruas terakhir atau ruas ke-4, ada preview photo/video, tombol shutter, dan tombol switch camera.

Selain 4 ruas tersebut, ada juga ruas tambahan persis di atas ruas ketiga, yang akan memunculkan opsi untuk jenis kamera yang digunakan, apakah ultrawide, telephoto, atau kamera utama (f/1.5-2.4).

Overall, kami menilai UI Galaxy S10+ cukup user friendly. Tidak butuh waktu lama untuk bisa “akrab” dan memaksimalkan seluruh fitur kameranya.

Features

Pada keluarga Galaxy S10, Samsung menambahkan beberapa fitur baru diantaranya Super Steady (video stabilization), Smart Composition (Shot Suggestions), instagram mode, HDR10+, dan tambahan theme untuk scene optimizer, lengkap dengan pilihan intelegent features seperti bright night, document scan dan starburst.

Sementara untuk fitur lainnya sama dengan kepunyaan Galaxy Note 9 yang meliputi flaw detection (untuk mendeteksi ketika objek foto berkedip atau lensa kontor), motion photos, pilihan resolusi video (UHD 60 fps, FHD 60 fps, HD, FHD, 19:9 2288x1080p, dan 1:1 1440x1440p), pilihan rasio foto (3:4, 1:1, 9:16, dan full) dengan resolusi sesuai dengan jenis kamera yang digunakan.

Tak ketinggalan fitur bixby vision dan AR Emoji yang kali ini lebih “kartun” ketimbang Galaxy Note 9.

Excellent Dynamic Range

Sekarang kita masuk dalam tahap terpenting dalam pengujian kamera. Yup, real life test. Pertama kami akan bicarakan kemampuan foto nya terlebih dulu. Ada beberapa sample foto yang kami ambil di Turki, mulai dari Green Mosque di Bursa, kawasan bersalju di Uladag hingga Hagia Sophia di Istanbul.

Hal positif pertama yang langsung bisa kami simpulkan adalah hasil jepretan Galaxy S10+ punya dynamic range yang excellent. Yup, Anda bisa lihat dari dua sample foto yang kami ambil di pelataran green mosque, Bursa, Turki. Dari foto-foto tersebut, tampak Galaxy S10+ mampu membingkai range pencahayaan, mulai dari sisi gelap hingga terang, dengan sangat bagus. FYI, kata “sangat” yang kami gunakan bisa diartikan bahwa Galaxy S10+ punya kemampuan di atas rata-rata dalam urusan dynamic range jika dibandingkan smartphone flagship yang ada di pasaran. Dan yang tak kalah pentingnya adalah Galaxy S10+ mampu menghasilkan gambar dengan warna yang presisi dengan pengaturan white balance yang kami nilai cukup akurat.

Lebih dari itu, keberadaan scene optimizer berbasis kecerdasan buatan (AI) kami nilai cukup memanjakan pengguna. Dengan total 30 theme yang secara otomatis menyesuaikan settingan kamera berdasarkan objek foto, pengguna akan dimanjakan dengan hasil foto yang optimal untuk beragam jenis scene. Dan menurut kami, Samsung sukses “melatih” AI Galaxy S10+ menjadi fotografer dengan kualifikasi profesional. Settingan untuk beragam scene terasa pas. Baik itu white balace maupun kompisisi warnanya. Good Job.

{Baca juga: 5 Tips Mobile Photography Ala Tommy Siahaan, Nomor 2 Wajib Tahu!}

Ultrawide Angle

Dynamic range dan color rendering Galaxy S10+ is one of the best. Dan untuk sebuah kamera, dua keunggulan tersebut adalah pondasinya. Selebihnya kita bicara tentang optimalisasi.

Hal pertama yang bisa kita optimalkan adalah memotret objek dari jarak dekat dengan angle yang lebih luas. Dan itu bisa dilakukan dengan kamera ultrawide (ekuivalen dengan lensa 13mm) Galaxy S10+ yang dilambangkan dengan tiga daun. Dan foto berikut ini adalah salah satu contoh dari kegunaan kamera ultrawide dalam keseharian. Foto ini kami ambil dari dalam cable car yang mengantarkan kami menuju pegunungan salju di Uladag, Turki. Dengan jarak yang tidak lebih 1,5 meter, kami bisa membingkai objek foto dengan background yang luas.

Selain untuk mendapatkan foto dengan angle yang lebih luas dari jarak dekat, kamera ultrawide Galaxy S10+ juga bisa dimaksimalkan untuk menghasilkan foto-foto landscape. Disini kami menemukan keunggulan lain dari kamera Galaxy S10+ yaitu kemampuannya membingkai foto landscape dengan detail yang cukup bagus. Dan itu bisa Anda lihat di foto foto berikut ini.

Live Focus

Galaxy S10+ memang bukan seri Galaxy pertama yang menanamkan fitur Live Focus. But hey, coba perhatikan lebih seksama. Ada tiga opsi tipe blur yang ditambahkan pada Live Focus Galaxy S10+. Sebut saja Spin, Zoom dan Color Point. Sekilas mungkin seperti efek receh. Tapi coba tanyakan ke pengguna DSLR tentang bagaimana mereka menghasilkan gambar zoom blur effect. Yup, mereka harus memutar zoom lensa secara presisi untuk bisa mendapatkan foto dengan efek tersebut. Dan itu tidak mudah. Tapi dengan Galaxy S10+, efek tersebut bisa dibuat semudah meng-klik tombol shutter.

Low Light

Bukaan lensa F/1.5, selain berpengaruh untuk menghasilkan foto dengan background blur, juga penting untuk low light photography. Bukaan lensa yang besar (nilai apertur kecil) memungkinkan sensor untuk menyerap cahaya lebih banyak, sehingga foto di kondisi minim cahaya jadi terlihat lebih jelas. Ini pula yang menjelaskan kenapa Galaxy S10+ cukup piawai dalam menghasilkan foto bagus di kondisi low light.

Kami sendiri coba membuktikannya dengan dua jenis pengaturan yang berbeda. Pada objek foto pertama yang di ambil dari depan persimpangan jalan di Bursa, Turki, kami menggunakan mode otomatis. Sedangkan pada foto kedua, kami menggunakan mode pro dengan menggunakan ISO 100, apertur F1.5 dan exposure time 1/3 detik.

Kami sendiri lebih prefer pakai mode pro untuk memotret objek di kondisi low light. Karena dengan mode pro, kami bisa meminimalisir noise dengan cara menggunakan ISO rendah pada bukaan lensa F1.5 dengan pengaturan exposure time yang masih bisa mentolerir sedikit gerakan. Itupun jika kami memaksakan diri untuk tidak memakai tripod. Tapi jika memakai tripod, tanpa pikir panjang kami akan pilih mode pro.

Shots Suggestions

Fitur yang satu ini mungkin bukan favorit semua orang. Terutama bagi mereka yang sudah faham rules of third, rule of space, leading lines ataupun aturan-aturan fotografi lainnya. Yup, shots suggestions atau kami lebih suka menyebutnya smart composition, hanya akan menggurui mereka tentang bagaimana mengatur komposisi foto.

But hey, tidak semua orang jago fotografi. Tapi semua orang ingin menghasilkan foto dengan kualitas yang memanjakan mata. Dan dengan fitur smart composition ini, setiap orang bisa menghasilkan foto dengan komposisi keren dan menyandang sebutan pro.

http://telset.id/

Sebagai informasi, fitur shots suggestions/smart composition ini memaksimalkan database yang memuat lebih dari 100 juta foto untuk selanjutnya memberikan rekomendasi kepada pengguna Galaxy S10+ dalam mengambil foto dengan proporsi, posisi dan komposisi yang ideal. Artinya, dengan memaksimalkan fitur ini, hasil jepretan Anda bisa disejajarkan dengan foto-foto yang dihasilkan fotografer profesional. Nice!

Super Steady

Pada bagian video, kami tidak ingin bicara panjang tentang fitur hyperlapse maupun super slow-mo. Meskipun dalam catatan kami, ada peningkatan pada fitur super slow-mo di Galaxy S10+ dibanding seri Galaxy S sebelumnya. Yup, di Galaxy S10+ pengguna bisa merekam video slow motion sekitar 0.4 detik pada 960 fps dengan durasi playback sekitar 12 detik. Atau pengguna juga bisa merekam video slow-mo selama 0.8 detik pada 480 fps dengan durasi playback sekitar 24 detik.

Lebih dari itu, dibanding peningkatan super slow-mo, kami justru lebih tertarik pada peningkatan fitur video stabilization-nya. Fitur yang mendapat julukan Super Steady ini kami nilai berhasil menaikkan standar kualitas perekaman video lewat HP.

{Baca juga: 5 Tips Rekam Video Pakai Smartphone Ala Jay Subiakto}

Coba saja lihat footage yang kami ambil di pegunungan salju Uladag dan juga di atas kapal ferry sungai Bosforo, Turki. Pada dua video tersebut, kami bisa merekam objek bergerak sambil bergerak dengan cukup stabil. Kualitasnya gak kalah dengan video yang diambil menggunakan gimbal. Dan menurut kami inilah yang membuat kamera Galaxy S10+ istimewa.

Kesimpulan

Kamera Galaxy S10+ memang belum bisa dikatakan sempurna. Terlebih jika Anda punya ekspektasi untuk mensejajarkannya dengan kamera DSLR. Khususnya dalam menghasilkan gambar bokeh. Karena menurut kami, gambar bokeh maksimal hanya bisa Anda dapatkan saat memotret objek macro. Sementara jika Anda menggunakan live focus dan memotret objek dari jarak lebih dari 2 meter, bokeh yang dihasilkan masih belum serapih kamera DSLR berlensa mahal.

Pun demikian, kami berani bilang bahwa kamera Galaxy S10+ berhasil menaikkan standar kualitas photography dan videography via smartphone ke level yang lebih tinggi. Yup, level yang saat ini hanya bisa disamai oleh tidak lebih dari dua smartphone flagship lain yang ada di pasaran.

Note :
Untuk Anda yang bertanya-tanya tentang bagaimana kualitas kamera depannya? Foto-foto berikut kami rasa bisa menjawab rasa ingin tahu Anda. Check this out!

5 Tips Rekam Video Pakai Smartphone Ala Jay Subiakto

Telko.id, Turki – Videography via smartphone kini sama pentingnya dengan smartphone photography. Inilah alasan kenapa Samsung terus meningkatkan kemampuan fitur rekam video di smartphone kembangannya. Tak terkecuali di Samsung Galaxy S10.

Flagship terbaru dari Samsung ini coba menaikkan level kamera smartphone ke tingkat yang lebih tinggi, yang tidak hanya bagus untuk foto tapi juga video. Hal tersebut diamini oleh sutradara video klip ternama, Jay Subiakto.

“Tidak ada karya spektakuler yang dihasilkan dengan mudah. Namun, Samsung Galaxy S10 memberikan kemungkinan yang luas untuk mengeksplorasi dengan cara yang lebih nyaman, lebih cepat dan lebih terarah,” jelas Jay Subiakto.

Menurutnya, kamera intuitif Galaxy S10 menghadirkan gambar ke dalam kehidupan melalui kombinasi teknologi terkini dan kepintaran terkemuka. Super Speed Dual Pixel dan Dual Aperture yang memuat teknologi kamera cerdas, memudahkan pengambilan gambar dan perekaman video:

  • Perekaman video dengan kualitas UHD dan pemutaran video dengan kualitas true-to-life, dan untuk pertama kalinya dalam industri smartphone, rangkaian Galaxy S10 mampu merekam video setingkat profesional dalam kualitas HDR10+ dengan kamera belakang.
  • Rekaman Super Steady dengan teknologi stabilisasi digital sehingga kamera dapat tetap fokus walaupun merekam objek bergerak. Rekaman video tetap stabil bahkan saat sedang aktif bergerak, dari bermain ski hingga bersepeda dan kegiatan aktif lainnya.

Lebih lanjut, Jay mengungkapkan bahwa kesempatan datang ketika kita berhadapan dengan lanskap indah yang penuh warna berbeda di Turki, tempat dimana Samsung mengajak para Jurnalis untuk mencoba langsung fitur kamera Galaxy S10.

Selaku sutradara professional, Jay Subyakto pun lantas memberikan lima tips rekam video menggunakan smartphone. Check this out!

  1. Memilih smartphone yang tepat. Untuk mendapatkan footage yang baik dan layak untuk menjalani proses editing, pilih smartphone dengan kemampuan merekam baik. Rangkaian Samsung Galaxy S10 dilengkapi dengan kemampuan merekam video HDR10+ dan 10 bit, sehingga dapat menghadirkan kekentalan warna yang tidak akan pecah saat mengalami proses editing.
  2. Perlakukan tangan layaknya tripod. Teknik ini dapat mengurangi guncangan saat merekam video. Samsung Galaxy S10 dilengkapi fitur Super Steady yang memampu meredam goncangan saat proses perekaman gambar. Super Steady pada kamera merupakan lompatan inovasi yang memungkinkan perekaman video dengan mulus, menstabilkan perekaman gambar meski objek video bergerak, hingga cuplikan video yang dihasilkan terlihat halus tanpa goncangan berarti.
  3. Merekam dengan format landscape. Hasil rekaman akan terasa lebih utuh saat kita menggunakan format landscape saat merekam video menggunakan smartphone. Samsung Galaxy S10 dilengkapi Ultra-Wide angle yang mampu menangkap video sesuai dengan apa yang ditangkap oleh mata (123o) sehingga mampu memberikan efek sinematik.
  4. Untuk menambah efek sinematik, kita dapat memanfaatkan sejumlah teknik pengambilan gambar saat sedang melakukan merekam menggunakan smartphone:
    a) Teknik Tilt – menggunakan tangan sebagai tumpuan untuk kemudian menggerakan smartphone ke atas atau ke bawah.
    b) Teknik Slide – sama seperti teknik tilt, teknik ini juga menggunakan tangan sebagai tumpuan, kemudian menggerakan smartphone ke kanan dan ke kiri.
    c) Teknik Panning – teknik ini digunakan dengan menjadikan badan sebagai tumpuan, dapat dilakukan dengan gerakan vertikal atau horizontal.
  5. Memperhatikan angle pengambilan video. Samsung Galaxy S10+ dilengkapi dengan pilihan kamera berakang, Ultra – Wide, Wide dan Telephoto, sehingga dapat menangkap stock shoot dengan beragam angle.

Jay juga menambahkan tips mengambil video di tempat bersalju. Menurutnya, ukuran smartphone yang kecil seringkali membuatnya sulit untuk menangkap gambar dengan steady, sehingga hasil recording dari smartphone sering terlihat shaky. Jangankan sambil melakukan aktivitas lain, mengambil video sambil berjalan saja sering terlihat tidak stabil. Untuk menyiasati permasalahan tersebut, pengguna Samsung Galaxy S10 dapat mengatifkan fitur Super Steady saat me-record video. Hasilnya gambar akan terlihat lebih stabil meski sedang bermain salju sekalipun.

5 Tips Mobile Photography Ala Tommy Siahaan, Nomor 2 Wajib Tahu!

Telko.id – Level fotografi menggunakan smartphone terus meningkat dari waktu ke waktu. Tidak hanya dari sisi fitur tapi juga kualitas. Tak heran jika fotografer profesional pun latah menjadikan kamera smartphone sebagai salah satu “senjata” utamanya.

Tak terkecuali Tommy A. Siahaan. Pria yang berprofesi sebagai fotografer dan filmmaker ini bahkan menjadikan smartphone sebagai senjata untuk menghasilkan karya fotonya. Termasuk diantaranya saat menjelajah pegunungan Himalaya.

“Bagi saya, sebuah foto yang patut mendapat nilai sepuluh sempurna adalah foto yang mampu tampil jujur mengabadikan tentang kehidupan. Apakah itu foto panorama, portrait, fashion, maupun beauty,” jelas Tommy.

Lebih lanjut, Tommy menjelaskan tentang bagaimana Samsung Galaxy S10 miliknya memberikan kesempatan untuk meng explore lebih jauh, mempelajari sesuatu yang baru lebih cepat, dan mengulik lebih dalam untuk menghasilkan foto sempurna.

Pemandangan Pegunungan Himalaya diambil dengan menggunakan Ultra-Wide Angle S10+ oleh Tommy A. Siahaan

“Inovasi terbaru teknologi Super Speed Dual Pixel dan Dual Aperture, peningkatan Artificial Inteligence, serta lensa Ultra-Wide 16 MP, menjadikan Galaxy S10 perangkat serta partner terbaik,” kata Tommy.

Bermodal pengalamannya menggunakan Galaxy S10 untuk membingkai pegunungan Himalaya, Tommy pun memberikan tips untuk menghasilkan foto berkualitas menggunakan Galaxy S10. Berikut 5 tips mobile photography dari Tommy A. Siahaan.

  1. Pahami bahwa Samsung Galaxy S10 mampu menangkap apa yang Anda lihat dengan mata Anda. Kenali setiap keunggulan lensa dan tentukan hasil foto yang ingin didapat. Apakah hasil akhir foto lebih tepat dengan Telephoto, lensa Wide atau Ultra-Wide? Masing-masing memiliki keunikan sendiri tergantung cerita yang ingin disampaikan.
  2. Manfaatkan keunggulan (Artificial Inteligence) untuk memaksimalkan hasil foto. Ambil foto sesering mungkin agar device semakin pintar untuk memberikan suggestion terbaik. Gunakan Scene Optimizer yang membantu mengoptimalkan warna, saturasi, white balance dan kontras, untuk memastikan hasil gambar yang diambil senyata mungkin. Untuk mendapatkan komposisi terbaik, Anda dapat memanfaatkan Smart Composition. Untuk kemampuan fotografer atau hasil edit dengan efek bokeh, Anda bisa memanfaatkan Artistic Live Focus seperti Spin Bokeh, Zoom Bokeh atau Color Point Bokeh.
  3. Untuk mengeksplor lebih jauh lagi, Galaxy S10 sudah mampu meng-capture kesempurnaan dalam segala macam kondisi cahaya. Pro Mode pada Galaxy S10 dapat memungkinan pengguna untuk melakukan pengaturan ISO atau Speed sesuai dengan kehendak mereka.
  4. Maksimalkan kemampuan diri dengan terus mengambil berbagai foto, dengan berbagai fitur dari Samsung Galaxy S10. Buktikan bahwa anda adalah pemegang Samsung Galaxy S10 yang tepat. You should be ‘the right man behind the gun’.
  5. Saat sedang menjadi fotografer, kita harus tanggap dan berupaya untuk tidak melewatkan setiap moment. Dengan Samsung Galaxy S10, kita dapat mengakses perangkat foto kita dengan mudah.

Keunggulan kamera Samsung Galaxy S10 memberikan keleluasaan pemiliknya untuk explore melalui berbagai fitur dan mengahilakn foto yang berbicara. Foto dapat menjadi sebuah medium komunikasi yang menceritakan sebuah momen lebih lengkap, bahkan menjadi identitas pemiliknya.

“Samsung Galaxy S10 mendobrak berbagai standar belajar fotografi. Sebuah lompatan yang memungkinkan penggunanya selangkah lebih maju. Untuk menjadikan foto terbaik, pelajari teknik dasar dan terus bereksplorasi untuk sebuah momen istimewa dan berhak mendapat nilai sepuluh sempurna bersama Samsung Galaxy S10,” pungkas Tommy.

Sasar Kaum Muda, Segini Harga Oppo A5s

Telko.id, Jakarta – Oppo A5s baru saja melenggang di Indonesia dengan sejumlah pembaruan dan peningkatan fitur di dalamnya. Di Indonesia, Oppo membanderol harga Oppo A5s dengan nilai yang cukup terjangkau, tepatnya Rp 1,9 jutaan saja.

Oppo A5s sendiri merupakan smartphone kedua Oppo yang diperkenalkan di tahun 2019 setelah Oppo F11 Series. Smartphone ini menjadi suksesor Oppo A3s dengan “kemasan” menyerupai Oppo A7 yang diperkenalkan tahun lalu.

“Ini adalah salah satu perangkat yang kami perbarui dan memiliki berbagai keunggulan,” kata Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia saat acara peluncuran Oppo A5s di Jakarta, Senin (25/03/2019).

{Baca juga: Oppo A5s Meluncur di Indonesia dengan MediaTek Helio P35}

Smartphone tersebut mengusung desain kekinian dengan layar memanjang dengan adanya notch atau poni bergaya waterdrop notch di atasnya. Layarnya sendiri berukuran besar, tepatnya 6,2 inci dengan resolusi HD+ dan aspek rasio 19 : 9.

Untuk spesifikasinya, Oppo A5s ditopang oleh prosesor octa-core2,3 GHz MediaTek Helio P35, RAM 2GB, ROM 32GB, baterai berkapasitas 4,230 mAh yang didukung oleh fast charging 5V/2A, dan sistem operasi ColorOS 5.2 berbasis Android 8.1 Oreo.

“Teknologi ini membuat baterai Oppo A5s dapat diisi sampai penuh dalam waktu kurang lebih 2,5 jam,” klaimnya.

{Baca juga: Gemerlap Malam Singapura dalam Bidikan Kamera Oppo F11 Pro}

Karena ditujukan bagi anak-anak muda yang suka bermain games dan menikmati berbagai konten hiburan, maka Oppo pun menyematkan fitur gaming di dalamnya dengan nama Game Space. Di dalamnya, terdapat fitur yang dapat menunjang aktivitas gaming penggunanya.

Seperti optimalisasi jaringan, perlindungan jaringan, Game Engine, mode bebas gangguan, pengunci kecerahan layar, mode performa, dan fitur khusus game lainnya.

“Seperti perlindungan jaringan, yang artinya Game Space akan menutup aplikasi lain yang mengakses jaringan internet, dan memprioritaskan pada game yang sedang berjalan,” jelas Aryo.

{Baca juga: Menjajal Cepatnya VOOC 3.0 Flash Charge di Oppo F11 Pro}

“Ada Game Engine yang bisa mengoptimalkan dua game dari Tencent, yakni PUBG dan AoV,” tambahnya.

Di sektor kamera, smartphone ini memiliki kamera ganda di bagian belakangnya dengan resolusi masing-masing 13MP dan 2MP lensa depth, serta kamera depan dengan resolusi 8MP. Seperti smartphone Oppo lainnya, kamera ini didukung oleh teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama AI Beauty 2.0.

Oppo A5s tersedia dalam dua warna klasik yaitu Black dan Red. Kedua warna ini melapisi body belakang berbahan dasar polycarbonate yang dipadu oleh tempered glass berkualitas. Aryo mengatakan, smartphone itu akan tersedia secara eksklusif di situs Akulaku pada 25 sampai 27 Maret mendatang.

“Ada promo berupa uang muka rendah dan diskon cicilan,” ujar Aryo.

Sementara untuk ketersediaan secara serentak, Oppo akan menjual smartphone tersebut pada 27 Maret mendatang di seluruh e-commerce dan Oppo Store di Indonesia. (FHP)

Yeay! Game Sonic Terbaru Mulai Diproduksi

Telko.id, Jakarta – Sonic menjadi tokoh iconic dalam game, terutama ketika konsol Sega populer beberapa dekade lalu. Game Sonic juga masih muncul di platform mobile saat ini dan tampaknya developer akan meluncurkan lagi game terbaru yang menampilkan karakter Sonic.

Dilansir Ubergizmo, konfirmasi ini datang dari Kepala Sonic Team, Takashi Iizuka di panel SXSW Sonic pada pekan ini.

Dia mengatakan bahwa studio telah “memulai produksi” pada judul Sonic the Hedgehog utama berikutnya.

Topik utama dari diksusi untuk panel ialah judul game racing Sonic, Team Sonic Racing yang dirilis pada Mei. Lizuka memang membagikan beberapa informasi ke arah penutupan panel tentang status judul Sonic utama berikutnya.

Dia tidak mengungkapkan banyak informasi dan hanya mengatakan bahwa Tim Sonic “telah memulai produksi pada judul Sonic utama berikutnya”.

{Baca juga: 5 Fakta Game Apex Legends, Si Pesaing PUBG dan Fortnite}

Dia menambahkan bahwa tim “akan bersemangat untuk berbagi lebih banyak berita dengan Anda di masa depan, tetapi untuk saat ini, terima kasih atas kesabaran Anda sampai kami memiliki sesuatu untuk ditunjukkan”.

Ini menunjukkan bahwa mungkin perlu beberapa saat sebelum tim mengungkapkan judul. Apakah game itu dirilis atau tidak pada 2019 masih harus dilihat. Tidak ada detail informasi kapan game ini akan dirilis, sehingga penggemar masih harus menunggu.

{Baca juga: Cara Download Call of Duty Mobile di Smartphone Android}

Karena masih diproduksi, tanggal perilisan game Sonic terbaru itu pun masih menjadi misteri. Selain itu, platform yang akan digunakan untuk memainkan game ini juga belum diketahui, apakah akan masuk ke kategori game konsol atau game mobile. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

WeChat Buka Mini Game untuk Semua Developer di Dunia

Telko.id, JakartaWeChat sekarang membuka platform mini game untuk developer di seluruh dunia. Artinya, WeChat di luar China akan menjadi jauh lebih menarik dibanding sebelumnya.

Platform mini game merupakan tab di dalam aplikasi WeChat di mana pengguna bisa menikmati game-game dasar seperti Tetris. Menurut The Verge, kehadiran game tersebut diyakin membuat pengguna di China ketagihan.

Kendati demikian, terdapat beberapa rintangan untuk bermain mini game di WeChat. Misalnya, sulit mencari cara mengakses mini game tersebut.

Dalam keterangan pers, WeChat menyebutkan, dua pengembang di luar China yang telah mengambil keutungan dari platform sejauh ini. Salah satunya Google.

{Berita Terkait: Australia Larang Aplikasi WeChat, Ada Apa?}

Kini, WeChat telah membuka platform-nya dan menjanjikan berbagai keuntungan dengan pengembang baru yang bergabung dari seluruh dunia.

Selain itu, perusahaan induk WeChat, Tencent juga memiliki program yang bisa diterapkan developer agar bisa bereksperimen secara kreatif dengan seni, musik, dan storytelling.

Program ini memberikan developer yang layak potongan tambahan 20 persen dalam pendapatan. WeChat mengatakan, platform mini game telah berkembang lebih dari 400 juta pengguna aktif bulanan.

{Baca juga: Pemerintah China Bisa ‘Intip’ Pesan WeChat yang Dihapus’}

Sebagian besar pengguna platform berada di China, di mana aplikasi melihat kesuksesan besar. Tapi, di luar China WeChat sendiri belum menyaingi kesuksesan WhatsApp dan Facebook. [BA/HBS]

Sumber: The Verge

Gagal “Move On”? Ilmuwan Punya Cara Hapus Kenangan Buruk

Telko.id, Jakarta – Kenangan buruk seseorang bisa berdampak buruk terhadap kualitas hidupnya. Seseorang yang selalu dibayang-bayangi masa lalu kelam berpotensi mengalami depresi dan terus didera rasa gelisah. Kini, ilmuwan punya cara untuk bisa mengapus trauma kenangan buruk itu.

Menurut para ilmuwan, seseorang yang mempunyai momen traumatik akan dihantui dalam waktu lama. Akibatnya, ia akan menderita fobia.

Bahkan, menurut Medical News Today, hal tersebut akan memicu gangguan stres pascatrauma. Seseorang yang mengalaminya bisa terbantu lewat psikoterapi, sejumlah obat, dan terapi perilaku kognitif alis CBT.

Di satu sisi, seperti dikutip Telko.id pada Senin (25/3/2019), sejumlah ilmuwan tak lelah melakukan pendalaman riset demi dapat menghapus trauma. Sebab, katanya, trauma merupakan akar dari persoalan itu.

{Baca juga: Ilmuwan Ciptakan Kornea Mata Pakai Printer 3D}

Ilmuwan membentuk tim berasal dari Universidad Politecnica de Madrid, Universidad Complutense de Madrid, Reina Sofia–CIEN Foundation Madrid, New York University, dan the Radboud University Medical Centre Nijmegen.

Ada pula jurnal penelitian dari Ana Galarza Vallejo yang juga membahas soal trauma. Ia menguraikan bahwa trauma bisa ditekan dengan mengurangi memori patologis. Memori itu bersifat menetap dan sulit untuk dimodifikasi.

Dalam riset, Vallejo melibatkan 50 orang sebagai sampel. Saat teringat dengan sesuatu yang tak ingin dikenang dari gambar yang telah disajikan,  maka sampel bakal ditenangkan dengan suntikan anestesi propofol.

{Baca juga: Ilmuwan Teliti Otak Buaya Pakai MRI dan Musik Klasik}

Dari situ, Vallejo meyakini bahwa teknik tersebu tbisa membantu menekan trauma dan meminimalisasi dampak psikologis seseorang yang memiliki kenangan buruk. Namun, parameternya perlu perhitungan cermat.

https://www.medicalnewstoday.com/articles/324777.php

7 Perkakas Canggih ‘Zaman Now’ yang Bikin Hidup Lebih Praktis

Telko.id – Mungkin tidak berlebihan jika kita menyebut ada jiwa “tukang” di dalam diri setiap pria. Faktanya, memang selalu ada saja hal-hal yang berurusan dengan keterampilan yang dilakukan kaum Adam ini dalam menuntaskan hobi atau mengisi waktu luang. Mulai dari sekedar bongkar pasang alat elektronik, mengutak-atik kendaraan bermotor, hingga membuat tampilan dan seisi rumah menjadi lebih keren.

Apapun itu, yang pasti semuanya bukanlah pekerjaan mudah. Bukan saja butuh keterampilan, pengetahuan adakalanya juga ikut berperan. Baik itu yang berhubungan langsung (teknis) dengan kegiatan, ataupun sebaliknya.

Dalam hal membuat rumah lebih keren misalnya, sebagian dari kita mungkin setuju bahwa  keterampilan saja tidaklah cukup. Kita butuh lebih dari itu. Ya, sudah pasti kita butuh alat-alat yang memungkinkan untuk mengerjakan semua itu. Bukan sembarang bor, bukan sembarang gergaji, atau yang lainnya, tetapi sesuatu yang lebih pintar dan makin canggih.

Namun cepatnya perkembangan zaman ini pun membuat kehidupan ‘zaman now’ serba menuntut kepraktisan, karena kesibukan yang padat terkadang membuat kita tak punya banyak waktu senggang. Begitupun soal alat “pertukangan” di rumah, harus praktis tapi canggih untuk memudahkan pekerjaan.

Nah, buat kamu yang suka mengatasi sendiri segala sesuatu yang berhubungan dengan rumah, mulai dari mengecat tembok, benerin pintu, hingga memperkokoh pagar halaman, berikut ini 7 perkakas canggih ‘zaman now’ yang bisa bantu hidupmu lebih praktis, terutama untuk memudahkan pekerjaan “pertukangan” di rumah.

1. Stanley Kunci Pas Set 8pcs

Kunci pas digunakan untuk membuka atau mengencangkan mur. Ada beberapa nomor kunci pas yang bisa kamu sediakan di rumah, termasuk ukuran no 8, 10, 11, 12, 13, 14, 17,  dan 19 mm.

Untuk satu set Stanley Kunci Pas Set Combination 8pcs, kabar baiknya adalah ukuran pada kunci dicetak dengan font yang besar, sehingga memudahkan pencarian kunci saat bekerja. Sementara standar ASME, ISO & DIN, seta fitur MAXI-DRIVE pada bagian ring kunci, mendistribusikan driving force dengan baik pada setiap ujung baut, sehingga mencegah adanya kerusakan pada baut.

Set kunci ini terbuat dari material Carbon Steel dan memiliki matt finishing, yang  memungkinkannya lebih mudah dibersihkan, dibandingkan dengan mirror finishing. Kunci pas ini juga tidak licin saat digunakan.

2. Bor Cordless Drill Driver 7.2V

Bukan cuma manusia yang bisa dibuat tua oleh waktu, rumah juga tentunya. Oleh karena itu, menjaga kondisi rumah agar selalu prima sangatlah penting demi menjamin kenyamanan tempat tinggal. Kamu dapat menghemat biaya reparasi dengan Bor Cordless Drill Driver 7.2V, bor elektrik ultra kompak dan ringan.

Bukan saja pekerjaan mengebor yang dibuatnya menjadi lebih mudah, baterai Lithium Ion 1.5Ah mampu membuatnya bertahan hingga 80% dari sekali isi ulang baterai lebih dari 90 hari.

Sangat praktis, karena nggak perlu ngecas berulang kali. Ohya, bor ini juga datang dengan adaptor charger USB serta indikator baterai LED. Lengkap dengan desain anti-slip yang akan membuat genggaman menjadi lebih mantap. Ayo, Kerja! Kerja! Kerja!

3. Mesin Gerinda SAG Grinding 100mm 

Mesin Gerinda (Grinder) adalah power tool multifungsi yang cukup penting untuk dimiliki. Biasanya alat ini diperlukan untuk mengasah, memotong ataupun menggerus benda kerja dengan tujuan atau kebutuhan tertentu.

Mesin Gerinda SAG Grinding 100mm 600W ini adalah salah satu yang dikeluarkan oleh Black & Decker, yang memiliki daya 650W dan dilengkapi dengan rubber handle yang nyaman dan ergonomis. Setidaknya 3 posisi handle disediakan guna memberikan kontrol yang lebih baik. Selain itu, bor gerinda ini juga dilengkapi dengan lock-on switch.

4. GoPak Glue Gun Lem Tembak Cordless 12V

Ergonomis dan ringan, itulah dua kata yang paling tepat untuk menggambarkan lem tembak GoPak Glue Gun Cordless 12V. Bukan saja bisa digunakan pada area-area yang sulit diakses, baterai 1500 mAh yang dibawanya juga memungkinkannya bertahan selama 45 menit non stop.

Kamu akan membutuhkan waktu sekitar 60 detik untuk memanaskan lem dengan suhu pengoperasian hingga 150 derajat celcius. Sementara untuk stik lem bisa menggunakan yang umum dengan diameter 7mm. Lampu indikator LED akan mengingatkan jika perangkat sudah siap untuk digunakan. Baik pada bahan kertas, kaca, akrilik, ataupun kain.

5. Mesin Amplas Sander

Mengamplas dengan tangan mungkin terdengar sudah terlalu ketinggalan zaman. Apalagi dengan sejumlah mesin mulai berdatangan untuk menggantikannya. Mengamplas kini menjadi lebih mudah dan praktis.

Mesin Amplas Sander ini misalnya, memiliki daya listrik 200W, kecepatan 14.000 opm dan dilengkapi kabel dengan panjang 2 m. Bukan cuma nyaman digunakan, mesin pengamplas ini juga mempersingkat waktu kerja.

6. Gergaji Mesin Jigsaw Variable Speed 520W 

Jigsaw adalah gergaji paling serbaguna yang wajib dimiliki setiap rumah tangga. Dengan tepinya, alat ini dapat digunakan untuk memotong garis lurus seperti gergaji bundar, tetapi lebih unggul dalam memotong kurva.

Dengan sudut kemiringan, kiri dan kanan 45 derajat, Gergaji Mesin Jigsaw Variable Speed 520W ini memiliki kapasitas pemotongan kayu: 70 mm, baja: 5 mm, dan aluminum: 15 mm. Agak berat, dengan bobot 1,9kg, tapi toh kamu tak perlu menentengnya kemana-mana setiap hari bukan. Hanya ketika dibutuhkan saja.

7. Mesin Semprot Cat Sprayer 

Mengecat rumah kerap menjadi aktivitas rutin menjelang hari-hari besar. Jika biasanya sebagian besar dari kita terbiasa dengan hasil pengecatan tangan, mempertimbangkan mesin semprot untuk hasil yang lebih maksimal mungkin bisa menjadi pilihan. Dengan daya listrik 450 watt, Mesin Semprot Cat Sprayer ini sangat cocok untuk pengecatan tipis pada area besar.

Mesin ini dilengkapi dengan selang sepanjang 6 meter, kapasitas tangki 1200 ml dan indikator aliran cat (paint flow) yang dapat memastikan aplikasi pengecatan merata. Bersamanya, ada pula kaleng penambahan sisi (side filling canister) untuk pengisian dan pengosongan yang cepat dan mudah.

Nah, itu tadi 7 perkakas canggih zaman now dengan teknologi kekinian yang wajib ada di rumah kamu. Dengan memilikinya, maka hobi kalian yang suka mengutak-atik rumah akan semakin tersalurkan, karena dibantu perkakas canggih dan juga praktis digunakan.

Kamu bisa mendapatkan semua perkakas canggih tadi maupun perlengkapan DIY lainnya dengan diskon hingga 60% dan tambahan bank promo up to 20% di iLOTTE, lho! Karena sekarang ada promo untuk semua perkakas DIY yang selain lengkap, produknya pun dijamin original dan dikirim langsung oleh distributor terpercaya.

Yang mau beli sekarang, ada juga program Best Denki Grand Launch Biggest Online Electronic Store yang menawarkan beragam paket diskon menarik untuk produk dari beberapa brand tertentu. Khusus buat kalian, ada extra 5% off nih untuk pembaca setia Telset! iLOTTE juga memberikan penawaran menarik berupa cicilan 0% dan cashback sampai dengan Rp 1 juta. Tunggu apalagi sob, buruan langsung belanja dan dapatkan promonya di sini! [Adv]

Samsung Pamer Teknologi Terbaru di Samsung Forum 2019

0

Telko.id, Singapura – Samsung kembali menggelar Samsung Forum 2019 untuk kawasan Asia Tenggara dan Oceania di Resort World Sentosa, Singapore, Senin (25/3/2019).

Menandai 10 tahun diselenggarakannya Samsung Forum, raksasa elektronik asal Korea Selatan itu memamerkan sejumlah produk terbarunya dengan teknologi paling mutakhir.

Seperti misalnya jajaran QLED TV 2019, The Frame TV, lemari es Family Hub terbaru, teknologi mesin cuci revolusioner Quick Drive, serta lifestyle TV.

Selain itu, Samsung juga memamerkan solusi terkoneksinya yang berbasis ‘New Bixby’, platform asisten pintar buatan Samsung.

“Di Samsung, kami meyakini inovasi terbaru kami menawarkan lebih dari apa yang dapat kita lihat dan alami,” kata Eugene Goh, President, Samsung Electronics Singapore, di tengah perhelatan Samsung Forum 2019, Singapura, Senin (25/3/2019).

Goh menyebutkan, bahwa melalui produk dan fitur baru yang diumumkan hari ini, Samsung membuka potensi baru dengan membuat hidup konsumen lebih mudah dan lebih terkoneksi.

{Baca juga: Tampang Desain Samsung Galaxy A90 yang “Anti Tompel”}

“Kami terus berkomitmen untuk menyediakan pengalaman baru yang melebihi ekspektasi konsumen di wilayah Asia Tenggara dan Oseania,” sebut Goh.

Sementara itu, Simon Sim, Regional Head of TV, Samsung Electronics, Southeast Asia & Oceania menambahkan, sebagai pemimpin pasar di industri TV selama 13 tahun, Samsung mengumumkan seluruh jajaran QLED TV 2019 yang akan tersedia di lebih dari 60 negara pada tahun ini.

“Samsung akan terus meningkatkan pangsa pasar di pasar 8K TV untuk memperkokoh dominasinya di pasar TV premium,” ujar Simon Sim.

Produk utama yang dihadirkan dalam jajaran QLED 2019 adalah rangkaian 8K dan 4K TV, termasuk 8K Q900R dengan ukuran layar dari 65 inci hingga 98 inci, serta 4K Q90R, Q80R, Q70R dan Q60R yang berukuran 43 inci hingga 82 inci.

Secara total, lanjut Goh, terdapat lebih dari 20 model pada jajaran QLED 2019, termasuk lebih banyak model TV berukuran besar.

Turut ditampilkan adalah lifestyle TV Samsung, ‘The Frame’ dan ‘The Wall’, dengan desain unik dan resolusi yang ditingkatkan setelah mengadopsi layar QLED untuk pertama kalinya.

{Baca juga : Quartet Samsung Galaxy A Dirilis di Indonesia, Ini Harga dan Speknya}

Yang tak kalah menarik, Samsung juga menghadirkan jajaran solusi terkoneksi terbarunya New Bixby, yang ikut dipamerkan di Samsung Forum 2019. Berbasis ‘New Bixby’, para mitra bisnis global menyaksikan pengalaman hidup terkoneksi melalui berbagai produk, termasuk QLED 8K dan Family Hub 4.0 yang baru.

Samsung juga menampilkan QuickDrive, teknologi mesin cuci masa depan yang revolusioner, yang memungkinkan pengguna mengurangi waktu yang diperlukan untuk mencuci pakaian menjadi setengahnya. (MS/HBS)

 

Bill Gates: Tiga Keterampilan Ini Bakal Bikin Karirmu Sukses

Telko.id, JakartaBill Gates, pernah membuat prediksi tentang internet pada 1999 dan kini menjadi kenyataan. Sekarang, pendiri Microsoft itu mengungkapkan tentang keterampilan yang bisa membuat seseorang sukses di dunia kerja. Apa saja?

Gates menyebutkan bahwa ada tiga keahlian atau keterampilan yang bisa membuat orang merengkuh kesuksesan dalam karir.

Menurut penelitian dan data yang dikumpulkan, seperti dilaporkan CNBC, Gates mengatakan bahwa orang-orang dengan tiga latar belakang keterampilan yang akan “ditakdirkan” bakal merengkuh kesuksesan karier pada masa depan.

“Keterampilan yang sangat diminati adalah sains, teknik, dan ekonomi,” ujar Gates kepada Editor Eksekutif LinkedIn, Daniel Roth, dalam wawancara, dikutip Telko.id pada Senin (25/3/2019).

{Baca juga: Hebat! 15 Ramalan Bill Gates yang Jadi Kenyataan}

Gates melanjutkan, pengetahuan dasar tentang sains, keterampilan matematika, dan ekonomi akan memenuhi kebutuhan pasar kerja pada masa mendatang. Kuncinya satu, yakni harus memahami apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan insinyur.

“Tiga keterampilan tersebut sangat mungkin untuk merevolusi industri pada masa depan. Pekerja yang mahir dalam bidang-bidang itu akan menjadi agen perubahan untuk semua lembaga. Yang jelas, manusia tidak harus ahli coding,” tegasnya.

Sebelumnya, Gates menyebut bahwa bisnis toilet bisa menyelamatkan setengah juta jiwa dengan raupan keuntungan lebih dari USD 200 miliar atau Rp 2.930 triliun. Ia sendiri telah menghabiskan Rp 2,9 triliun selama tujuh tahun terakhir penelitian sanitasi.

Bos Microsoft ini berhasil menampilkan 20 model toilet modern yang mengusung teknologi pengolahan limbah mutakhir. Teknologi pengolahan limbah buatan Gates mengeleminasi patogen berbahaya. Ajaibnya, kotoran tubuh manusia pun mampu diubah menjadi air bersih.

Baca juga: Terungkap, Ini Kunci Sukses Bill Gates Bangun Microsoft

Pada acara Reinvented Toilet Expo di Beijing, China, akhir 2018 lalu, Gates mengatakan, teknologi yang dipamerkan merupakan langkah terdepan di bidang sanitasi dalam 200 tahun terakhir. Ada 200 triliun sel rotavirus, 20 miliar bakteri shigella, dan 100 ribu telur cacing parasit dalam kotoran manusia.

“Dengan menyeterilisasi kotoran manusia, angka kematian bayi akan berkurang sebanyak 500 ribu orang. Di lain sisi, cara tersebut akan menghemat dana sebesar USD 233 miliar atau Rp 3.412 triliun sebagai pengeluaran tahunan untuk penanggulangan diare dll,” tukasnya. [SN/HBS]

Sumber: CNBC