spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1312

Namai Putrinya Disney, Ibu Ini Panen “Diserang” Netizen

Telko.id, Jakarta – Seorang ibu di Selandia Baru menuai kritik netizen karena memberi nama Disney kepada si buah hati. Alasan Jade, nama ibu tersebut, memberi nama Disney kepada anaknya karena selama ini memang sangat menyukai film Disney.

Jade dan Joshua Jeanes, suaminya, sudah tujuh tahun mendambakan momongan. Akhirnya, keinginan mereka terwujud. Jadi, wajar apabila Jade menamai anaknya dengan nama yang sangat spesial.

Dilansir news.com.au, Jade dan sang suami gembira tiada tara begitu mengetahui akan memiliki anak perempuan. Jade pun langsung menyusun rencana dengan memberi nama Belle untuk putrinya.

{Baca juga: Di Mesir, Robot Gantikan Anak Sebagai Joki Unta}

Jade menganggapnya sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh protagonis pemberani dalam cerita Disney berjudul Beauty and the Beast. Namun, rencana urung terlaksana.

Seperti dikutip Telko.id, Senin (25/03/2019), pasangan tersebut kemudian sepakat memberi penghormatan kepada seluruh tokoh Disney, sehingga menamai sang buah hati dengan nama Disney.

Sewaktu di rumah sakit, Jade ditanyai perawat tentang nama yang diberikan kepada si buah hati. Jade kemudian menyebut nama Disney yang membuat perawat tak percaya karena menganggapnya sebagai candaan belaka.

Tak pelak, pasangan ini langsung mendapatkan berbagai cemoohan. Tak terima dengan kritik, Jade lalu memberikan pernyataan via Facebook dengan menjelaskan secara rinci alasan di balik nama Disney.

{Baca juga: Google Bikin Sepatu VR Seperti Film “Ready Player One”}

“Teman-teman dan keluarga menyukai nama tersebut. Saya pun demikian. Nanti, kalau diberi seorang putra, saya akan menamainya Sonic, terinspirasi dari tokoh Sonic the Hedgehog,” tegasnya.

Tapi lagi-lagi, penjelasan Jade justru menuai ejekan para netizen. Mereka menganggap, nama anaknya merupakan sesuatu yang mengerikan.

“Kenapa tidak Looney Tunes?,” kata seorang netizen kepada Jade.

Netizen lain mengatakan, Disney akan mengalami kesulitan ketika beranjak dewasa. Sebab, netizen menilai Disney akan mendapatkan gangguan serius di lingkungannya nanti.

{Baca juga: Kartun Perdamaian nan Menyentuh Ini Viral di Media Sosial}

“Walaupun terdengar lucu, anak itu mungkin akan mendapat gangguan serius dari lingkungannya,” ucap netizen.

“Bukan urusan siapa pun mengenai keputusan kami untuk memanggilnya. Lebih baik urusi saja urusan kalian,” hardik Jade membalas kritikan dan ejekan netizen. (SN/FHP)

Kini, Kamera Xiaomi Punya Kepintaran ala Google Lens

0

Telko.id, Jakarta – Setelah merilis fitur Mi Pay dan meluncurkan smartphone berbasis Android Go, Redmi Go, Xiaomi mengumumkan hal lainnya pekan ini. Perusahaan asal China tersebut mengumumkan integrasi Google Lens dengan kamera Xiaomi.

Lewat integrasi itu, pengguna smartphone Xiaomi dengan MIUI versi terbaru dapat menggunakan Google Lens di aplikasi kamera bawaan smartphone-nya. Jadi, pengguna tidak perlu install Google Lens, karena sudah tersedia di MIUI Camera.

Menurut GSMArena, seperti dilansir Telko.id pada Senin (25/03/2019), pengumuman ini berasal dari MIUI India. Sehingga bisa dipastikan, pengguna asal negeri Bollywood menjadi yang pertama mencicipi keuntungan dari integrasi ini.

{Baca juga: Xiaomi Mi 9 SE akan Dirilis Secara Global, Termasuk Indonesia?}

Sekadar informasi, Google Lens merupakan aplikasi yang menyediakan informasi apapun, seperti hewan, buku, musik, QR Scanner, landscape, dan lainnya dengan mengarahkan kamera smartphone ke objek.

Selain itu, Google Lens juga secara otomatis dapat mengumpulkan informasi dari kartu nama, dan menyimpannya langsung ke kontak. Bahkan, apabila pengguna mengarahkan kamera ke kalender, secara otomatis aplikasi akan menambahkan catatan atau pengingat ke aplikasi kalender di smartphone.

Hingga kini, baru tiga smartphone yang telah mendukung integrasi dengan Google Lens, yakni Pocophone F1, Redmi Note 7, dan Redmi Y2. Itupun ketiganya harus sudah berjalan di sistem operasi MIUI terbaru versi Beta.

{Baca juga: Akhirnya, Black Shark 2 Diluncurkan dengan Teknologi “Magic Press”}

Apabila Anda memiliki salah satu dari smartphone tadi, maka untuk mengaktifkannya tinggal membuka kamera, kemudian buka menu kontekstual dengan menekan tombol berbentuk tiga garis bertumpuk di kanan atas aplikasi. (FHP)

Asus Kuasai 60% Pasar Laptop Gaming Indonesia

0

Telko.id, JakartaAsus berhasil mempertahankan hegemoninya sebagai brand laptop gaming nomor satu di Indonesia. Menurut data terbaru GFK per Januari 2019, Asus menguasai pasar laptop gaming Indonesia dengan market share sebesar 60%.

Angka yang diraih Asus tersebut meningkat dari 57,6% pada periode yang sama di tahun sebelumnya Januari 2018.

Data GFK juga menyebutkan market share Asus di pasar laptop gaming Indonesia berada jauh di atas kompetitornya, yaitu merek A di peringkat kedua dengan market share 13,5%, dan merek B di peringkat ketiga dengan market share 11,5%.

Di segmen gaming harga di bawah Rp 15 juta, Asus menguasai 46,4 persen pasar. Adapun di segmen harga di bawah Rp 20 juta, posisi Asus sangat kuat dengan 70,2 persen, sementara di laptop gaming Rp 20 juta ke atas, penguasaan pasarnya mencapai 72,5 persen.

{Baca juga: Asus ROG G703GX, Laptop Gaming Pertama dengan GeForce RTX 2080}

“Kami tidak bisa menjadi nomor satu tanpa gamer dan konsumen setia yang telah percaya dengan kualitas produk Asus ROG,” ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia.

“Misi kami selalu menghadirkan yang terbaik untuk konsumen, termasuk kualitas, layanan, serta pilihan terbaik,” jelas Jimmy menambahkan, dalam keterangannya, Senin (25/3.2019).

Tak cuma di Indonesia, Asus juga mengukuhkan posisinya sebagai produsen laptop terdepan di dunia, termasuk kawasan Eropa Timur. Riset pasar terbaru menunjukkan bahwa Asus telah menjadi pemimpin di Eropa Timur sejak lama.

Dan pada Januari 2019 lalu, Asus terus mengungguli merek lain dengan rata-rata pangsa pasar 25%. Selain itu, ASUS menduduki peringat No.1 di 5 negara, termasuk Rumania, Serbia dan Hongaria dengan pangsa pasar hampir 40%.

Di kawasan Eropa Timur sendiri, ketertarikan serta permintaan atas Esports sedang melejit, membuatnya menjadi pasar gaming yang sangat berkembang dan akan menjadi pasar yang sangat penting seperti kawasan Asia Tenggara di masa datang.

Di pasar kelas atas (di kisaran lebih dari USD $1.200), Asus juga menguasai pangsa pasar rata-rata 28%. “ROG” atau Republic of Gamers telah menjadi brand yang identik dengan perangkat gaming kelas atas di pasar Esports yang tumbuh cepat di Eropa Timur.

{Baca juga: Alasan Asus “Berani” Gabungkan AMD dan Nvidia}

Sementara itu, mengawali tahun 2019, Asus juga menghadirkan jajaran laptop gaming ROG terbaru yang ditenagai oleh chip grafis NVIDIA GeForce RTX terbaru.

Salah satunya adalah Asus ROG G703GX yang merupakan laptop gaming berbasis GeForce RTX 2080 pertama di Indonesia. Laptop yang dikatakan sebagai “Penakluk PC Desktop” ini hadir dengan performa ultra-kencang yang disokong oleh hardware kelas atas terbaru.

Selain ditenagai oleh chip grafis GeForce RTX 2080, ROG G703GX juga hadir dengan prosesor ultra-kencang yaitu Intel Core i9 versi factory overclocked. Berbagai keunggulan dari seri pendahulunya juga tetap dihadirkan, seperti sistem pendingin khusus sehingga memastikan performa stabil disegala kondisi.

Selain ROG G703GX, Asus juga merilis ROG Strix Scar II GL504GW dan GL704GV yang masing-masing ditenagai oleh chip grafis NVIDIA GeForce RTX. ROG Strix GL504GW Scar II hadir dengan peningkatan performa grafis berkat pembaruan dari sisi chip grafis yang kali ini disokong oleh GeForce RTX 2070.

Selain itu, laptop ini sudah menggunakan layar 144Hz dengan response time 3ms yang merupakan standar untuk para pemain eSports profesional.

Sementara ROG Strix GL704GV Scar II menggunakan chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 yang lebih powerful dibandingkan dengan pendahulunya.

Salah satu keunggulan laptop gaming ini adalah ukuran layarnya yang besar, yaitu 17 inci dengan refresh rate 144Hz dan response time 3ms. Meski layarnya besar, laptop ini tetap tampil ramping berkat penggunaan bezel layar yang sangat tipis.

Bersamaan dengan inovasi produk, Asus secara aktif melakukan diversifikasi kolaborasi pemasaran untuk memperkuat posisi merek dengan mensponsori kompetisi dan pemain esports, dan kolaborasi dengan KOL dan media.

{Baca juga: Asus ROG Zephyrus S GX701, Ringkas tapi Powerful}

Asus juga bekerja sama dengan jaringan distribusi online dan offline untuk membangun fondasi yang kuat di pasar game Eropa Timur. [HBS]

Cara Download Call of Duty Mobile di Android

Telko.id, Jakarta – Beberapa waktu Activision mengumumkan kerja sama dengan publisher game asal China, Tencent untuk merilis Call of Duty Mobile di iOS dan Android. Namun, hingga kini pengguna masih belum bisa download Call of Duty Mobile di smartphone-nya.

Penyebabnya, Activision masih akan mengadakan beberapa sesi beta di Android dalam beberapa bulan ke depan sebelum meluncurkan secara resmi game ini. Meski demikian, Activision sudah menyediakan pre-register di Google Play Store untuk beberapa negara, agar pengguna dapat langsung install game tersebut ketika dirilis nanti.

Sayangnya nih, pengguna Android di Indonesia belum mendapatkan opsi pre-register tersebut. Jadi bagaimana caranya untuk install game ini?

{Baca juga: Activision Gandeng Tencent Rilis Call of Duty: Mobile}

Tenang, seperti dilansir dari XDA Developer pada Senin (25/03/2019), tim Telko.id akan membagikan cara untuk download Call of Duty Mobile di smartphone Android. Yuk simak!

Catatan: Lakukan dengan resiko ditanggung sendiri atau do with your own risk (DWYOR).

  • Pertama yang harus Anda lakukan adalah, download file APK dari Call of Duty Mobile di situs ini.

  • Kemudian, download file OBB dari game tersebut di situs ini. Siapkan kuota Anda, karena ukuran file mencapai 1,06GB.
  • Sekarang, install file APK yang telah Anda download sebelumnya.
  • Tapi sebelum install, pastikan Anda mengaktifkan sementara fitur Unknown Sources dengan masuk ke Settings SecurityUnknown Sources.
  • Jika sudah, jangan jalankan game itu terlebih dahulu. Tapi, copy – paste file OBB ke folder Android > OBB > com.activision.callofduty.shooter.

http://telset.id/

Selesai! Sekarang Anda sudah bisa install game Call of Duty Mobile tanpa harus menunggu game itu diluncurkan. Yuk segera coba! (FHP)

Tarif Ojol Resmi Dirilis, Tarif nya Rp1.850 – Rp2.600 per km

0

Telko.id – Akhirnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengeluarkan juga aturan untuk ojek online pada hari ini (25/03 2019) sesuai janjinya minggu lalu. Aturan ojek online yang baru ini akan berlaku mulai 1 Mei 2019.

Dalam aturan baru tersebut, batas bawah tarif paling rendah ditetapkan sebesar Rp1.850 per km, sedangkan batas atas tarif paling tinggi ditetapkan sebesar Rp2.600 per km. Di mana, yang terendah adalah untuk zona 1 yakni diwilayah Sumatera, Bali, Jawa selain Jabodetabek sebesar Rp1.850 per km.

Sedangkan batas bawah tarif zona II (Jabodetabek) ditetapkan sebesar Rp2.000 per km dan zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa tenggara, Maluku, dan Papua) ditetapkan sebesar Rp2.100 per km.

Sementara batas atas tarif tertinggi ditetapkan untuk zona III sebesar Rp2.600 per km, kemudian zona II sebesar Rp2500 per km, dan zona I Rp2.300 per km.

“Biaya jasa minimal di rentang Rp8.000-Rp10 ribu, ini per 4 km. Kalau masyarakat naik ojek online di bawah 4 km ini biayanya sama,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi di Jakarta, Senin (25/3).

Budi menjelaskan penetapan tarif dilakukan guna melindungi konsumen dan memberikan kepastian kepada para pengemudi ojek online. Adapun rentang tarif, menurut Budi, ditetapkan oleh masing-masing aplikator.

“Untuk zona II Rp2.000 per km nett. Ini ada biaya aplikator 20 persen dan aplikator akan memberikan subsidi,” jelas dia.

Dalam regulasi tersebut, menurut dia, pemerintah juga mengatur asuransi jika terjadi kecelakaan. Nantinya, BPJS Kesehatan, Ketenagakerjaan, hingga Jasa Raharja akan dilibatkan.

“Di dalam keputusan ini, akan kami lakukan evaluasi tiga bulanan,” kata dia.

Sebelumnya, tarik ulur tentang tarif ini telah terjadi, antara pengemudi ojek online, aplikator dan pemerintah. Di mana, selama ini tarif yang ditetapkan Grab dan Gojek sebagai aplikator dirasa terlalu mencekik bagi para mitra, yaitu sekitar Rp1.200 hingga Rp1.500 per km. Sedangkan versi pengemudi tarif yang diinginkan Rp2.500 hingga Rp3.000. Di sisi lain, keinginan pemerintah ingin tarif mulai Rp2.000- Rp2.500 per km. (Icha)

Tampang Desain Samsung Galaxy A90 yang “Anti Tompel”

0

Telko.id, Jakarta – Samsung diprediksi akan memperkenalkan smartphone terbarunya pada April mendatang. Smartphone tersebut disinyalir merupakan Samsung Galaxy A90 yang merupakan smartphone menengah dengan “rasa” flagship.

Samsung Galaxy A90 akan tampil berbeda daripada seri Galaxy A lainnya atau bahkan lebih baik dari Samsung Galaxy S10 sekalipun. Sebab, smartphone ini akan menjadi satu-satunya smartphone Samsung dengan layar infinity tanpa notch ataupun lubang kamera alias tompel.

Prediksi ini diperkuat dengan adanya sejumlah bocoran yang muncul di Twitter. Bocoran pertama memperlihatkan lapisan pelindung layar yang dengan jelas menunjukkan bezel tipis pada Galaxy A90.

{Baca juga: Samsung Galaxy A90 Punya Kamera Pop-up dan Berputar?}

Bocoran itu juga diperkuat oleh keterangan dari Steve Hemmerstoffer atau @OnLeaks yang menyatakan bahwa Galaxy A90 memiliki bezel berukuran 1,2mm dan dagu atau bezel bagian bawah sebesar 3,6mm.

Dilansir dari phoneArena, Senin (25/03/2019), Samsung Galaxy A90 juga bakal menjadi smartphone terbesar dari Samsung saat diperkenalkan. Sebab, smartphone itu akan mengusung layar berukuran 6,73 inci , jauh lebih besar daripada Galaxy S10+.

Tak cuma desain yang jadi unggulannya, Samsung juga akan menyematkan spesifikasi mumpuni pada smartphone-nya itu. Dilaporkan, Samsung Galaxy A90 ditenagai oleh spesifikasi yang tak jauh berbeda performanya dari Galaxy S10e.

Bukan menggunakan Snapdragon 855 ataupun Exynos terbaru, smartphone ini akan menggunakan prosesor Snapdragon seri 700 terbaru yang disebut sebagai Snapdragon 7150. Prosesor ini dibangun berdasarkan fabrikasi proses 8nm, yang artinya akan lebih bertenaga dan efisien daripada Snapdragon 845 dengan 10nm.

Hingga kini, belum ada bocoran spesifikasi lengkap soal smartphone tersebut. Namun dikabarkan, Galaxy A90 memiliki RAM 6GB, ROM minimal 64GB, baterai berkapasitas 3,700 mAh yang didukung fast charging 25W dan sistem operasi Android 9 Pie.

{Baca juga: Gaya “Berponi”, Samsung Galaxy A70 & Galaxy A90 Siap Rilis?}

Sebelumnya dikabarkan bahwa Samsung akan memberikan fitur kamera berputar pada Galaxy A90. Lewat fitur ini, kamera bisa bertukar posisi ke bagian depan atau belakang smartphone tergantung dari keinginan pengguna.

Secara konsep, smartphone ini akan mirip dengan konsep desain Oppo N1 yang juga punya fitur kamera berputar. (FHP)

Ini cara Alcatel-Lucent Enterprise Dukung e-Gov di Indonesia

Telko.id – Tidak bisa dipungkiri, transformasi digital tidak hanya berlaku di swasta saja, tetapi pemerintahan juga perlu melakukannya. Indonesia pun sudah melakukannya.  Bahkan,  Upaya perbaikan birokrasi tersebut telah meningkatkan peringkat Government Effectiveness Index Indonesia, dari peringkat 103 pada tahun 2015 menjadi peringkat 86 pada tahun 2016 atau naik 17 peringkat.

Sementara itu, peringkat Indonesia dalam E-Government Development Index (EGDI) yang dirilis PBB dari tahun ke tahun juga menunjukkan peningkatan. Laporan tersebut menyatakan Indonesia berhasil menaikkan peringkat dari Middle ke High EGDI Country. Pada tahun 2010, total indeks EGDI Indonesia adalah 0,4026 dan pada tahun 2018, indeks Indonesia mencapai 0,5258 atau naik 0,1232 poin.

“Inisiatif-inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, misalnya melalui program kota pintar (smart cities), merupakan sinyal positif bagi penerapan connected government. Dari 17 negara yang mengalami peningkatan indeks EGDI, lima berasal dari Asia dan Indonesia adalah salah satunya. Hal ini menandakan transformasi digital di Indonesia sudah berjalan cukup baik dan saya yakin ke depannya, Indonesia akan menikmati manfaat besar dari digitalisasi ini,” ujar Ernest Lee, VP Government Vertical ALE APAC.

Maraknya pembahasan mengenai e-government mendorong Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) sebagai penyedia solusi komunikasi terintegrasi menyelenggarakan ALE GovDay 2019: The Future of Government.

Pada acara ini, ALE berbagi strategi pemanfaatan teknologi dan transformasi digital yang bisa mendukung penerapan e-government di Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh pakar teknologi informasi adan komunikasi, e-government, serta perwakilan pemerintah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Luar Negeri dan lain-lain.

“Melalui ALE GovDay 2019, kami ingin memberikan kontribusi bagi penerapan e-government di Indonesia. Sesuai dengan misi ALE untuk menghubungkan semua hal  demi menciptakan pengalaman teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, kami ingin membantu mewujudkan connected government untuk meningkatkan kualitas layanan pemerintah kepada publik,” ujar Adios Purnama, Country Manager Alcatel-Lucent Enterprise.

Adios berharap pada acara ini, ALE bersama para pakar dapat membahas perkembangan e-government di Indonesia dan bersama-sama mencari solusi terbaik bagi pembangunan e-government di Indonesia.

Selain berbagi pengalaman dan strategi, dalam acara ini, ALE bersama dengan partner teknologi seperti Fujitsu, Samsung, Sangfor, Lenovo, Aca Pacific, Artapala, Virtus dan lain-lain menghadirkan beberapa solusi komunikasi bagi penerapan e-government.

ALE sendiri telah berpengalaman membantu pemerintah di berbagai negara dalam menerapkan e-government.

ALE berperan penting dalam pengembangan smart city pertama di Palestina, tepatnya di kota Rabawi, melalui solusi Rainbow CPaaS dan UCaaS. Di Thailand, ALE mendukung Bangkok Metropolitan Administration (BMA) mengelola jaringan dengan lebih mudah dan sederhana.

OmniVista 2500 yang digunakan ALE di BMA memungkinkan pemerintah setempat mengelola dan me-maintain jaringan secara terpadu dan simpel serta mendukung penggunaan perangkat Internet of Things(IoT) sebagai bagian dari rencana ‘Smart City’ di Bangkok.  (Icha)

Astrolab Tertua di Dunia Milik Vasco da Gama Ditemukan

Telko.id, Jakarta – Sebuah astrolab Vasco da Gama ditemukan oleh para penyelam di Laut Arab pada 2014 lalu. Saat itu, para pelaut tengah mencari sisa-sisa kapal karam. Tapi seketika, mereka melihat benda seperti cakram logam yang tidak biasa yang diklaim sebagai astrolab tertua di dunia.

Kemudian, cakram logam tersebut diteliti dan terbukti merupakan astrolab atau alat navigasi dari penjelajah yang sangat terkenal di dunia. Laporan menyebut, astrolab itu berasal dari puing-puing sebuah kapal di armada Portugis.

Menurut laman Science News, astrolab tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan kedua Vasco da Gama ke India pada 1502 hingga 1503. Terdapat ukiran di astrolab yang membuat peneliti meyakininya sudah digunakan sejak awal 1496.

{Baca juga: Robot Oppy Tewas Diterjang Badai Debu di Mars}

Seperti dikutip Telko.id, Minggu (24/03/2019), astrolab itu memiliki ukiran lambang kerajaan Portugal dan Bumi yang dikelilingi seperti cincin. Hal tersebut diyakini terkait dengan raja Portugis yang memerintah dari akhir 1495 hingga 1521.

Kemudian, pencitraan laser di bagian cakram menunjukkan keberadaan 18 tanda skala yang dipisahkan di interval lima derajat. Perangkat itu digunakan untuk mengukur ketingian laut dan dapat diukur dari nol derajat hingga 90 derajat.

{Baca juga: Akhirnya, Tablet Raja Firaun Amenhotep I Kembali ke Mesir}

Dalam penelitian yang dipublikasikan secara daring pada 16 Maret 2019 di Internasional International Journal of Nautical Archaeology, ada satu cakram logam yang diyakini sebagai astrolab pelaut lain. Namun, keaslian serta umurnya masih bias.

Dari 104 artefak yang diketahui telah digunakan sebagai astrolab mariner, penemuan terbaru tersebut tak hanya menjadi yang tertua. Namun, penemuan itu sekaligus menjadi satu-satunya yang dihias dengan simbol nasional suatu negara. (SN/FHP)

Oops! Bos Huawei Ketahuan Bawa iPhone Saat Diciduk Polisi

Telko.id, JakartaCFO Huawei, Meng Wanzhou, ditangkap di Bandara Internasional Vancouver, Kanada, pada Desember 2018 lalu. Kala bos Huawei itu ditangkap, ia ternyata ketahuan menggunakan barang-barang keluaran Apple.

Seperti dilansir The Verge, dikutip Telko.id, Senin (25/03/2019), saat melakukan penangkapan di Bandara Internasional Vancouver, kepolisian Kanada menyita iPhone 7 Plus, MacBook Air ukuran 12 inci, dan iPad Pro milik Meng Wanzhou.

Informasi tersebut terkuak berdasarkan berkas-berkas pengadilan. Pengacara Meng Wanzhou telah mengajukan permintaan salinan data yang tersimpan di perangkat-perangkat buatan Apple, yang notabene adalah rival Huawei itu.

{Baca juga: Bos Huawei Sindir Samsung Galaxy Fold, Apa Katanya?}

Permintaan tersebut disetujui dan perangkat akan dikirimkan ke bagian pendaftaran Mahkamah Agung British Columbia sambil menunggu penilaian berikutnya. Tentu saja, kabar itu menjadi perbincangan hangat internal Huawei.

Sekadar informasi, Huawei pernah memecat dua pegawai karena mencuit di akun resmi perusahaan lewat Twitter untuk iPhone. Selain perangkat Apple, saat ditangkap, Meng Wanzhou juga membawa Huawei Mate 20 RS Porsche Design.

Sebelumnya dikabarkan, Huawei menyiapkan gugatan hukum untuk pemerintah Amerika Serikat terkait tuduhan pembatasan akses pasar. Pengumuman Huawei menuntut Amerika Serikat pada Kamis (07/03/2019) waktu setempat.

{Baca juga: Buntut Penangkapan Bos Huawei, China Penjarakan 13 Warga Kanada}

Seorang sumber menyebut bahwa gugatan itu akan diajukan di Distrik Timur Texas, wilayah yang sama dengan lokasi kantor pusat Huawei di Amerika Serikat. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mempertahankan bisnis Huawei.

Selain hendak melayangkan gugatan, Huawei baru-baru ini menginisiasi sejumlah kampanye untuk memperbaiki citra perusahaan. Huawei akan melayangkan undangan bagi media Amerika Serikat untuk melihat langsung kantornya. (SN/FHP)

Tak Sekedar Motret, Kamera Samsung Galaxy A Bisa Untuk Bayar-bayar!

Telko.id – Menurut Samsung, tren selfie sudah lewat. Kini sudah masuk era of Live. Di mana semua kegiatan konsumen yang masuk dalam generasi Live memiliki kebutuhan untuk bisa mendapatkan solusi dengan cepat. Dan sebagian besar online. Itu sebabnya, kamera di Samsung Galaxy seri A ini tidak hanya bisa digunakan untuk memotret saja. Bisa juga juga untuk melakukan pembayaran!

Memang generasi sekarang ini maunya always on. Maklum saja, sebagian besar waktunya digunakan untuk kegiatan secara online. Mulai dari ingin terkoneksi dengan cepat, melakukan live streaming di sosial media, chat, video, musik, film, bermain game online, berbelanja hingga transaksi – semuanya dilakukan secara cepat dan live.

Berdasarkan data dari Google terungkap bahwa 95.2% dari mereka senang untuk menonton video streaming dan 70% dari mereka juga gemar untuk membagikan konten menarik secara langsung. Menurut data BI Intelligence Calculations, konsumsi mobile video diprediksi akan meningkat sebanyak 8.7x di tahun 2021 dan 71% merupakan konten live video.

Galaxy A Series memberikan pilihan kepada konsumen mulai dari Galaxy A50 dilengkapi fitur premium dengan desain layar Infinity-U, Triple Camera, dan Scene Optimizer, hingga Galaxy A10 yang dilengkapi fitur esensial bagi generasi live seperti kapasitas memori yang besar, dual camera dan baterai tahan lama.

Tentu, tren ini dilihat betul oleh Samsung sehingga lahir lah serangkaian Galaxy A terbaru yakni A50, A30, A20 dan A10 dengan teknologi yang telah ditingkatkan, seperti layar tanpa batas, kamera canggih, baterai tahan lama serta penyimpanan data lebih besar untuk mendukung keseharian generasi live.

“Samsung memahami kebutuhan generasi masa kini. Mereka suka menonton live streaming pertandingan olahraga seperti sepak bola, suka streaming musik, live gaming, juga tentu saja membuat konten live seperti Instagram story ataupun Instagram live yang sedang marak dan bisa membuat terciptanya interaksi langsung yang seru. Tren selfie itu dulu, sekarang, selamat datang Era of Live,” kata Denny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Yang menarik, Samsung sudah menyiapkan pembayaran langsung melalui fitur kamera, menjadikan hidup lebih praktis dan menyenangkan.

Fasilitas ini dapat dimaksimalkan berkat dukungan Bixby Vision. Aplikasi belanja online yang dapat membantu kita untuk mencari inspirasi barang yang dibutuhkan – hanya dengan mengarahkan kamera kepada objek barang yang dituju, pengguna langsung mendapat rujukan toko online untuk membeli barang tersebut. Bertransaksi juga dapat secara instan dan cepat, berkat Samsung Pay.

Samsung Pay dibenamkan pada Galaxy A Series untuk mendukung mereka melakukan live payment. Hanya dengan menggunakan aplikasi kamera pada Galaxy A, atau dengan swipe up layar saat di home screen maupun ketika layar terkunci, pengguna dapat memilih e- wallet untuk pembayaran.

Samsung Pay

Samsung Pay adalah pengembangan aplikasi pada smartphone Samsung Galaxy yang memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan live transaction sehingga melakukan pembayaran lebih cepat dan mudah, dengan teknologi QR menggunakan dompet digital dari layanan mitra yang sudah bekerja sama dengan Samsung.

Khusus di Samsung Galaxy A aplikasi Samsung Pay sudah langsung pre-installed. Pengguna seri lain bisa install dari Google Playstore dan Galaxy Store. Dengan catatan, Samsung Pay hanya tersedia dan bisa digunakan pada Samsung Galaxy berbasis OS Android Pie.

Setelah masuk aplikasi Samsung Pay, kita bisa menentukan sumber dana mana yang akan dipergunakan untuk bertransaksi.

Setelah itu, kita juga dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi kamera. Cukup buka aplikasi kamera Samsung dan arahkan pada kode QR merchant untuk langsung melakukan transaksi. Pastikan juga kita sudah telah memasang akun Samsung Account untuk memanfaatkan fitur Samsung Pay.

Samsung Pay saat ini bermitra dengan Dana sebagai sumber dompet digital pengguna dan sedang melakukan uji coba tertutup (closed beta testing) pada perangkat-perangkat tertentu saja. Samsung membuka kerja sama dengan mitra- mitra dompet digital di Indonesia yang menyelenggarakan pembayaran bagi penggunanya.

Untuk menggunakan akun Dana sebagai sumber e-wallet Samsung Pay, pastikan pengguna telah memiliki akun Dana sebelumnya. Proses pendaftaran akun Dana juga bisa dilakukan secara mudah hanya dengan 3 langkah pada aplikasi Samsung Pay. (Icha)