spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1291

Pocophone F1 Dapat Update MIUI 10.3.4, Apa yang Baru?

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi baru saja menyebarkan pembaruan sistem operasi untuk Pocophone F1. Pembaruan MIUI 10.3.4 berbasis Android 9 Pie ini berisi patch keamanan untuk bulan Maret 2019 dan beberapa fitur baru. Lantas, apa saja fitur-fitur barunya?

Dilansir dari GSMArena, Jumat (05/04/2019), kini Pocophone F1 mendukung Widevine L1 yang memungkinkan pengguna untuk streaming video berkualitas HD di layanan seperti Netflix.

Dalam pembaruan MIUI 10.3.4 juga, Xiaomi memberikan fitur Game Turbo yang mampu meningkatkan performa smartphone bertenagai Snapdragon 845 itu. Fitur ini mirip seperti GPU Turbo ala Huawei, dan pertama kali diluncurkan pada Xiaomi Mi 9.

{Baca juga: Cara Gunakan Google Camera di Pocophone F1 Tanpa Root}

Pada fitur Game Turbo juga, pengguna dimungkinkan untuk melakukan berbagai hal lewat menu pop-up yang muncul saat game berlangsung.

Seperti menghapus beban memori, mengambil screenshot atau merekam layar, mengaktifkan atau mematikan Wi-Fi, sampai beralih kartu SIM tanpa meninggalkan permainan.

Bahkan, Game Turbo juga memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi seperti WhatsApp, Facebook, sampai browser sambil bermain game.

Selain urusan performa, Pocophone F1 juga memperoleh peningkatan pada sistem keamanannya, dalam hal ini adalah face unlock. Xiaomi memperbaiki sejumlah bug pada face unlock Pocophone F1 serta meningkatkan kemampuannya agar dapat digunakan untuk mengunci aplikasi tertentu.

{Baca juga: Banyak Pengguna Protes, Bos Xiaomi Janji Rombak Iklan MIUI}

Fitur baru lainnya yang muncul adalah, opsi perekaman video berkualitas 4K di 60fps yang jelas menjadi satu keunggulan dari kamera Pocophone F1. Sebab, fitur ini hanya terdapat pada segelintir smartphone flagship saja seperti Samsung Galaxy S10 misalnya. Bahkan, fitur ini tidak dimiliki oleh smartphone flagship sekelas Huawei P30 Pro yang hanya mampu merekam video 4K di 30fps saja.

Pembaruan MIUI 10.3.4 sendiri diprediksi akan disebar Xiaomi secara bertahap. Jadi, bagi Anda pengguna Pocophone F1, dimohon bersabar ya! (FHP)

Dua Tahun Lagi, XL akan Matikan Jaringan 2G

0

Telko.id, Banyuwangi XL Axiata berencana akan mematikan seluruh jaringan 2G dalam dua tahun mendatang. Hal ini dilakukan untuk membangun kualitas yang lebih baik bagi pelanggan dengan menggantikannya ke jaringan 4G.

Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin menjelaskan alasan bahwa jaringan 2G terlalu boros dengan listrik, sehingga tak efisien.

“Karena ada financial impact-nya. Pertama konsumsi listrik dan 2G itu teknologi lama jadi gak efisien secara listrik yang lebih besar dari spektrum, building new highway dan membangun kualitas yang lebih baik,” kata Tajudin di Hotel Dialoog, Banyuwangi Kamis (04/04/2019).

{Baca juga: XL Axiata Kenalkan “Laut Nusantara” ke Nelayan Banyuwangi}

Menurut Tajudin, pengguna 2G di XL Axiata sekitar 3%. Angka ini jauh dari pengguna 4G yang sudah berada diangka 75%. Namun XL Axiata tidak secara agresif dalam menghapus jaringan 2G. Sejak lama mereka pengguna untuk  beralih ke jaringan 4G supaya jaringan 2G bisa cepat kosong.

“Kita akan akselerasi itu di tahun 2-3 tahun dengan memudahkan perpindahan konsumen ke 4G. IJadi ada migrasi dari 2G dan 3G ke 4G. Kita sudah mulai shutting down 2G dan akan terus. Di 2019 kami berharap industri ini bisa berjalan dengan baik,” kata Tajudin.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya. Menurutnya pelanggan 2G berada dibawah 10% atau kurang dari Rp 5,4 juta. “Kami lihat adalah kalau traffic makin rendah,” ucap Yessie.

{Baca juga: Berkat Layanan Data, XL “Amankan” Posisi Kedua Terbesar}

Nantinya jaringan 2G akan dilakukan re-farming menjadi 4G. Hasilnya daerah yang awalnya teraliri jaringan 2G akan berubah menjadi 4G

“Frekuensi jadi terbuka untuk kita re-farm. Nah kita akan re-farm untuk menjadi jaringan LTE atau jadi 4G,” ucap Yessie.

“Daerah-daerah yang di shutdown 2G-nya malah kita tingkatkan bandwith untuk 4G-nya,” tambah Yessie. [NM/HBS]

Selamat! Gojek Naik Kelas Menjadi Decacorn

0

 

Telko.id, Jakarta – Gojek dilaporkan telah menyandang situs decacorn atau perusahaan dengan valuasi mencapai USD 10 miliar atau Rp 141,6 triliun. Kabar Gojek decacorn ini dilaporkan oleh lembara riset CB Insights dalam The Global Unicorn Club.

Dalam situs resmi CB Insights, valuasi Gojek telah menembus USD 10 miliar dan menduduki peringkat 19 secara global.

Meningkatnya valuasi Gojek sejatinya tidak terlepas dari masifnya injeksi modal yang masuk ke perusahaan besutan Nadiem Makarim itu.

{Baca juga: Rudiantara Rayu Singapura Investasi di Indonesia}

Sejak tahun 2014 mereka terus menghimpun dana dari luar negeri maupun dalam negeri. Seperti Google, Tencent Holdings, Temasek Holdings, Astra International dan Meituan Dianping.

Terakhir pada 2018, Gojek berhasil memperoleh dana hingga USD 1,5 miliar atau Rp 21,2 triliun dari sejumlah investor, dan di awal tahun ini juga berhasil meraup dana USD 1 miliar atau Rp 14,1 triliun.

Dengan dana tersebut, mereka akhirnya melakukan ekspansi pasar di sejumlah negara di Asia Tenggara dan mengoptimalkan layanan pembayaran digital melalui fitur Gopay.

{Baca juga: Grab jadi Perusahaan ‘Decacorn’ Pertama di Asia Tenggara}

Sebelumnya, Perusahaan layanan transportasi pesaing Gojek, yakni Grab telah mengalami peningkatan status unicorn menjadi decacorn. Bahkan perusahaan asal Singapura itu mengklaim menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara.

Informasi terkait decacorn Grab ini diumumkan sendiri oleh mereka di laman resmi perusahaan. Grab menjelaskan bahwa status tersebut telah meningkat dari sebelumnya unicorn, karena telah memiliki nilai valuasi sekitar USD 11 miliar atau Rp 155,3 triliun.

“Kalau unicorn sebutan untuk startup bernilai lebih dari USD 1 miliar, sedangkan decacorn adalah lompatan berkali-kali dari unicorn atau bernilai 10X lipatnya. Mau tahu siapa sih yang sudah menjadi decacorn ini? Grab adalah decacorn pertama di Asia Tenggara” tulis Grab. (NM/FHP)

XL Siapkan Capex Rp 7,5 Triliun untuk Jaringan Data di Luar Jawa

0

Telko.id, Banyuwangi – PT XL Axiata menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 7,5 triliun di tahun 2019. Rencananya, uang tersebut akan digunakan untuk pengembangan jaringan data di luar Jawa, dan persiapan implementasi teknologi 5G.

Menurut Direktur Keuangan XL Axiata, Mohamad Adlan Bin Ahmad Tajuddin, Capex XL di tahun ini naik dibandingkan tahun 2018 yaitu Rp 6,8 Triliun.

Selain pengembangan jaringan di luar Jawa, XL juga akan berfokus pada fibernasi persiapan implementasi teknologi 5G, pendekatan konten strategi untuk segmen yang berbeda, serta meningkatkan kemitraan dengan penyedia smartphone untuk mendorong percepatan layanan 4G.

“Infrastruktur bukan cuma Base Transceiver Station (BTS), namun juga network trend dari segi pelanggan, dan kami konsisten untuk terus melakukan akselerasi,” ucap Ahmad Tajuddin dalam acara Media Gatheringn XL di Hotel Dialoog, Banyuwangi, Kamis (04/04/2019).

{Baca juga: XL Kenalkan “Laut Nusantara” ke Nelayan Banyuwangi}

Menurut Tajuddin, tren pembangunan di luar Jawa bukan hal baru bagi XL. Di tahun 2018 lalu, mereka memasang 23.750 ribu menara BTS di luar Jawa. Hasilnya, XL mengalami peningkatan pendapatan hingga Rp 115 miliar.

“Jadi ini adalah momentum yang bagus. Sekarang kita masuk ke new coverage areas, itu bakal mendatangkan revenue di luar Jawa,” tambah Tajudin.

Sementara itu, Direktur Teknologi XL, Yessie D. Yosetya, mengatakan tujuan memperluas jaringan data ke berbagai penjuru Indonesia adalah mendukung percepatan pembangunan. Ia menyebutkan, XL akan melakukan pembangunan di Kawasan Barat hingga Timur Indonesia.

Di wilayah Barat, operator biru ini telah memulai pembangunan jaringan di Kepulauan Anambas. Tahun ini juga perluasan jaringan di Kawasan Timur Indonesia dilaksanakan di wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, dan Papua.

“Infrastruktur jaringan data yang berkualitas, antara lain berupa tersedianya sambungan internet cepat, akan memungkinkan pelaksanaan digitalisasi di berbagai bidang yang pada akhirnya mendukung percepatan pembangunan di daerah,” kata Yessie.

{Baca juga: XL Bantu Korban Banjir Jateng dan Yogyakarta}

Dengan rencanan perluasan ini, maka jaringan data XL telah menjangkau sekitar 440 kota/kabupaten atau lebih dari 95% populasi Indonesia. Pembangunan infrastruktur jaringan ini didukung kabel serat optik antarpulau. [NM/HBS]

Kondisi Ini Yang Buat XL Optimis Tumbuh Lebih Dari 5% Pada 2019

0

Telko.id – Pertumbuhan industry telekomunikasi diproyeksikan akan mencapai 4-5%. XL Axiata pun berkeyakinan akan mampu tumbuh lebih dari angka tersebut. Apa alasannya?

Pertama, Kondisi ekonomi nasional dan kebijakan pemerintah yang ada saat ini akan menjadi pijakan yang kuat bagi XL Axiata untuk meningkatkan lagi performa perusahaannya di tahun 2019 ini.  Selain itu, permintaan pasar atas layanan data yang terus meningkat juga menumbuhkan optimisme semua pelaku industri telekomunikasi.

Menurut Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin, meskipun tahun lalu secara industri mengalami penurunan, namun persentase jumlah pengakses internet menggunakan telepon selular terus meningkat, dan saat ini mencapai angka sekitar 70%.  Jadi, ruang kita masih sangat luas untuk terus tumbuh karena layanan data merupakan penopang utama pertumbuhan bisnis di industri ini.

Ada 3 hal utama yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2019 ini. Pertama, terus membangun jaringan secara agresif di berbagai wilayah di luar Jawa. Perluasan jaringan ini termasuk mencakup wilayah yang secara geografis sebagai pelosok dan terluar dengan memanfaatkan jaringan Palapa Ring Barat dan Timur.

“Pembangunan jaringan baru di berbagai wilayah tersebut menjadi pondasi bagi masa depan XL. Di mana, pembangunan akan memprioritaskan pembangunan jaringan 4G LTE dengan spesifikasi khusus sehingga akan bisa terus ditingkatkan ke implementasi teknologi yang terbaru di masa depan, termasuk juga mampu melayani trafik data yang lebih tinggi,” ungkap Adlan.

Dengan demikian, di masa mendatang saat harus melakukan upgrade ke teknologi baru, perusahaan tidak musti membangun jaringan yang baru.

Kedua, dari sisi produk, XL Axiata akan terus menghadirkan layanan-layanan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dari berbagai segmen. Strategi yang sama dengan tahun lalu, yaitu dual brand XL dan AXIS pada layanan prabayar, serta XL Prioritas untuk pascabayar, akan terus ditingkatkan manfaatnya dengan menyesuaikan pada selera dan trend digital terkini dari masing-masing segmen.

Ketiga, melanjutkan inovasi bisnis untuk memperkuat pijakan di masa depan. Inovasi bisnis ini berupa pencipaan layanan-layanan baru yang saat ini masih di luar bisnis utama namun yang memiliki peluang besar di masa mendatang.

Termasuk pada kategori ini, sekarang XL Axiata sudah memiliki antara lain layanan yang berbasis pada jaringan fiber, yaitu XL Home dan layanan bagi pelanggan korporasi XL Business Solutions. Untuk mendukung layanan-layanan tersebut, XL Axiata juga akan melanjutkan upaya fiberisasi jaringan. Termasuk dalam upaya ini adalah pengembangan layanan Internet of Thing (IoT). (Icha)

16 April, Ubisoft Rilis Game Anno 1800, Ini Spesifikasinya

Telko.id, Jakarta  – Ubisoft baru saja mengumumkan tanggal rilis game genre RTS (Real-Time Strategy) andalannya, yaitu Anno 1800. Rencananya game ini akan dirilis pada tanggal 16 April 2019 via Uplay dan Epic Games Store.

Sebelum dirilis, Anno 1800 akan menggelar sesi Open Beta pada tanggal 12-14 April 2019. Untuk memainkan game ini, gamer harus mengetahui lebih dulu spesifikasi yang dibutuhkan. Ubisoft juga sudah merilis spesifikasi untuk memainkan Anno 1800.

Dari rilis yang diberikan Ubisoft, mereka membagi spesifikasi yang dianjurkan menjadi empat jenis. Pada pengaturan rendah (low) di resolusi 1080p dan frame rate 30fps dianjurkan minimal menggunakan prosesor Intel Core i5 2500K atau AMD FX 6350.

Menurut WccfTech, di sisi kartu grafis dianjurkan minimal menggunakan NVIDIA GeForce GTX 660 VRAM 2GB atau AMD Radeon R7 260X VRAM 2GB. Sementara seluruh jenis pengaturan spesifikasi meminta kapasitas RAM minimal 8GB.

Kemudian di pengaturan tertinggi game Anno 1800 bisa dimainkan di pengaturan high dengan resolusi 1080p di frame rate 60fps. Prosesor yang dianjurkan minimal adalah Intel Core i5-4690K atau AMD Ryzen 5 1500X.

{Baca juga: Gandeng Ubisoft, Google Siapkan Cloud Gaming}

Kartu grafisnya dianjurkan NVIDIA GeForce GTX 970 VRAM 4GB atau AMD Radeon R9 290X VRAM 4GB. Ubisoft juga menyatakan laptop dengan Intel HD Graphics 620 maupun AMD Vega 10 hanya bisa memainkan game di kualitas grafis rendah resolusi 720p.

Anno 1800 pertama kali diperkenalkan pada Gamescom 2018 bulan Agustus lalu. Ubisoft juga memamerkan trailer terbaru dari Anno 1800. Sesuai judulnya, Anno 1800 mengajak pemain kembali ke awal abad ke-19, era Revolusi Industri.

Ubisoft menjanjikan gameplay terbaru di Anno 1800, dan memperlihatkan secara detil perkembangan peradaban di tahun tersebut. Ini termasuk sistem perekonomian dan perdagangan yang dibuat efisien kemudian melakukan ekspedisi untuk membuka kota-kota industrial selanjutnya.

Dalam fitur Expedition, pemain bisa mengirim tenaga ahli untuk mencari keberuntungan di daratan baru yang dalam game ini berfokus ke kawasan Amerika Selatan. Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri menuntut pemain untuk menciptakan jaringan logistik yang mendukung perekonomian.

Dalam menyediakan tenaga kerja untuk sebuah pabrik, pemain juga harus menyediakan SDM yang sesuai keahlian. Pemain juga akan dihadapkan perang dengan kompetitor dalam piramida sistem kapitalisme yang identik di era tersebut.

Sumber: WCCFTECH

Snapchat Uji Fitur “Status” di Snap Maps, Mirip Foursquare

Telko.id, Jakarta  – Snap, perusahaan induk Snapchat, mencoba sejumlah metode untuk bersaing dengan Instagram. Salah satu metodenya adalah “menjiplak” fitur milik pesaingnya. Kali ini Snap coba meniru fitur yang ada di Foursquare. Fitur baru bernama “Status” ini sudah mulai diuji coba.

Snapchat mulai menguji fitur Status di Snap Maps. Fitur ini memungkinkan pengguna check-in ke suatu tempat dan teman-teman yang lain melihat apa yang sedang Anda lakukan.

Pengguna bisa memilih Bitmoji untuk mewakili apa yang sedang dilakukan dan membuat daftar tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi dalam fitur yang disebut Passport.

{Baca juga: Snapchat Hadirkan Fitur Lens Challenges, Apa Manfaatnya?}

Dilansir TechCrunch, fitur terbaru Snapchat ini pertama kali ditemukan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Juru bicara Snapchat mengatakan fitur Status saat ini sedang diuji untuk beberapa pengguna di Australia.

Jika fitur ini nantinya telah tersedia untuk umum, pengguna bisa mengaksesnya dengan membuka Snap Maps dan menekan tombol Status di sudut kiri bawah. Dari sana, pengguna bisa memilih daftar dari tempat di sekitar atau mengetiknya secara manual.

Selanjutnya, pengguna akan disajikan dengan daftar Bitmoji, dengan kegiatan yang sesuai lokasi itu. Setelah memilih lokasi, Bitmoji menunjukkan aktivitas akan muncul di peta, dan tooltip akan memberitahu orang-orang di mana tepatnya Anda berada.

Status akan bertahan hingga pengguna meninggalkan lokasi. Lokasi akan ditambahkan ke daftar private bernama Passport dan penggunabisa menghapus lokasi sesuai keinginan.

{Baca juga: Snapchat Siapkan Fitur Our Story, Jadi Mirip Instagram?}

Seperti dengan Snap Maps sebelumnya, pengguna bisa memilih untuk membagikan lokasi dengan teman atau mengaktifkan mode hantu, yang berarti tidak ada yang bisa melihat di mana Anda berada. [BA/HBS]

Sumber: Techcrunch

Wow! 100 Nelayan Banyuwangi Sudah Gunakan Aplikasi Laut Nusantara

0

Telko.id – Dulu, nelayan melaut itu untuk mencari ikan. Sekarang dengan adanya Aplikasi Laut Nusantara buatan XL Axiata, Nelayan melaut untuk menangkap ikan. Pasalnya, dengan gunakan aplikasi ini, potensi keberadaan ikan dapat lebih diketahui lagi. Apalagi, data setiap harinya di update.

Sosialisasi aplikasi yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus keamanan nelayan ini pun terus disebarkan oleh XL pada nelayan. Termasuk juga nelayan di Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi Kota, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Setidaknya, sudah ada 100 nelayan yang ikut dalam sosialisasi ini.

“Sosialisasi penggunaan aplikasi Laut Nusantara sekaligus merupakan bagian dari upaya XL Axiata membantu pemerintah menyiapkan masyarakat di semua lapisan ekonomi, dengan berbagai profesi, memasuki era digital,” ungkap Yessie D. Yosetya, Direktur Teknologi XL Axiata menjelaskan dalam acara penyerahkan perangkat HP berisi aplikasi Laut Nusantara kepada perwakilan nelayan di Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi Kota, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (4/4).

Aplikasi “Laut Nusantara” ini dibangun selama kurang lebih 5 bulan ini didukung basis informasi yang lengkap dan real time. Serta sumber data sepenuhnya dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL). Sebagai lembaga riset dan observasi kelautan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, BROL memiliki data kelautan yang sangat lengkap dan sangat berguna untuk pengembangan di bidang kelautan, termasuk manfaat praktis bagi nelayan kecil.

Data-data dari BROL juga up to date dan berdasarkan riset dan observasi laut di seluruh wilayah nusantara. Semua informasi kelautan yang terdapat dalam Aplikasi Laut Nusantara ini didapat secara langsung dari stasiun bumi Balai Riset dan Observasi Laut, sehingga tidak diragukan keakuratannya. Updating data dilakukan setiap tiga hari berdasarkan data dari satelit khusus.

Sementara itu, data yang bersifat prakiraan berdasarkan analisa data selama 20 tahun ke belakang. Tim XL Axiata dan BROL sebelumnya sudah melakukan penelitian dan survey ke sejumlah komunitas nelayan di berbagai daerah untuk mengetahui kebutuhan mereka terkait informasi seputar aktivitas penangkapan ikan.

XL Axiata dan BROL terus mengembangkan fitur-fitur aplikasi ini. Fitur yang paling baru adalah fitur navigasi. Fitur navigasi ini berisi infomasi mengenai jarak, kalkulasi bbm otomatis dari jarak yang titik-titik tujuannya sudah ditentukan nelayan, dan arah (heading bearing).

Saat ini sudah ada 11 daerah dan 1.300 nelayan yang sudah menerima sosialisasi program Laut Nusantara. Ke-11 daerah tersebut adalah Perancak, Pandeglang, Lombok Tengah, Kenjeran, Situbondo, Indramayu, Greges, Pakutatan, Serang, Sendang Biru, dan Prigi.

Hingga Februari 2019 lalu, tidak kurang dari 10.000 nelayan telah memanfaatkan aplikasi ini. XL Axiata mentargetkan, hingga akhir tahun nanti akan ada sekira 15 ribu nelayan memanfaatkannya.

Program sosialisasi akan terus dilakukan di sepanjang tahun 2019 ini. Selain mendatangi langsung setiap lokasi sentra nelayan, XL Axiata juga memanfaatkan media sosial YouTube untuk membagikan cara penggunaan aplikasi Laut Nusantara melalui video tutorial.

Dengan demikian, masyarakat nelayan di mana pun bisa secara mandiri mengakses aplikasi ini tanpa perlu menunggu sosialisasi tatap muka.

Dalam acara tersebut juga, XL melakukan perbaikan beberapa perahu nelayan yang sudah lama beroperasi. Harapannya, perahu bisa kembali maksimal untuk dipergunakan melaut. Perahu-perahu tersebut memerlukan perbaikan terutama pada badan dan layer. Termasuk dalam perbaikan ini berupa pengecatan badan perahu dengan warna-warni khas perahu Banyuwangi.

Desa Mandar, tempat dilaksanakannya program sosial ini merupakan desa dengan mayoritas warga bermatapencaharian sebagai nelayan. Total ada sekitar 600 keluarga nelayan yang bermukim di desa ini. Kebanyakan dari mereka merupakan nelayan yang mengandalkan perahu jukung berukuran kecil dan jaringan yang juga terbatas untuk menangkap hasil laut. (Icha)

ASUS Rilis Monitor Lengkung Khusus Gaming

0

Telko.id, Jakarta  – Brand gaming ASUS, Republic of Gamers (ROG), kembali merilis produk terbaru di lini monitor. Mereka mengumumkan kehadiran ASUS ROG Swift PG349Q. Daya tariknya adalah memiliki refresh rate tinggi untuk monitor gaming lengkung di pasar saat ini.

ASUS ROG Swift PG349Q menawarkan refresh rate 120Hz sehingga tampilan gambar bergerak lebih halus tanpa screen tearing.

Di pasar saat ini, monitor gaming lengkung sebagian besar menawarkan refresh rate 60Hz. Response time yang ditawarkan adalah 4ms.

Ukuran dari ROG Swift PG349Q mengusung 34 inci yang masih sangat nyaman. Layarnya menyajikan pengalaman Ultra-wide Screen dengan rasio layar ke bodi 21:9 resolusi Ultra WQHD 3440 x 1440. Bezel layarnya juga masih tipis.

{Baca juga: Asus Kuasai 60% Pasar Laptop Gaming Indonesia}

Dari tampilan desainnya, ROG Swift PG349Q masih memiliki formula dari jajaran monitor ROG Swift. Tiga kaki penyangganya memiliki ukuran yang pendek tapi kokoh menyangga monitor. Bagian tengah antara kakinya masih terdapat LED yang bisa memproyeksikan gambar.

Menurut Geeky Gadgets, LED ini memiliki cover berlogo ASUS ROG yang bisa dikustomisasi sendiri oleh penggunanya. Cukup menggunakan cover berbahan akrilik yang sudah dicetak dengan logo yang diinginkan.

Pada bagian belakang terdapat logo dan cover yang menyembunyikan deretan port output. Tujuannya membuat manajemen kabel lebih baik dan terlihat rapih. Tersedia port output berupa HDMI dan DipslayPort. Selain itu ada dua port USB 3.0 dan lubang earphone jack dan sudah dilengkapi dua built-in stereo speaker.

{Baca juga: Asus ROG G703GX, Laptop Gaming Pertama dengan GeForce RTX 2080}

Soal fitur, ROG Swift PG349Q menyediakan empat mode color temperature, mode GamePlus (corsshair, timer, fps counter), dan GameVisual yang berisi opdi enam mode gambar berdasarkan genre game atau konten yang diakses. Monitor ini juga mendukung NVIDIA G-Sync. [BA/HBS]

Sumber: Geeky-gadgets

Cuma Enam Jam, Instagram Pangeran Harry Pecahkan Rekor

Telko.id, Jakarta – Pasangan Meghan Markle dan Pangeran Harry membuat Instagram baru. Tak sampai satu hari, 1 juta pengikut pun mereka dapat. Sebelumnya, baik pangeran Harry maupun Markle hanya “numpang” di Instagram sang kakak, Pangeran William dan Kate Middleton.

Sontak saja, Instagram baru keduanya memecahkan rekor. Dipanggil @sussexroyal, akun itu kini telah diikuti oleh lebih dari satu juta orang kurang dari enam jam.

Menurut laporan Huffington Post, rekor tersebut mengalahkan idol asal Korea, Kang Daniel, yang sebelumnya meraup satu juta pengikut dalam waktu 11 jam. Hal itu disampaikan langsung oleh pihak Guinness World Records.

{Baca juga: Trik Instagram Ini Khusus untuk “Orang Kepo”, Cobain Deh!}

“Mereka mengalahkan rekor bintang K-Pop Kang Daniel, yang kali pertama mengunggah foto selfie pada Januari 2019 dengan kepsyen “Halo”,” terang pihak Guinness World Record melalui unggahan di blog resmi.

Dikutip Telko.id, Kamis (4/4/2019), Meghan Markle dan Pangeran Harry akan berbagi kegiatan serta pengumuman penting via akun Instagram tersebut. Sejauh ini, mereka baru mengunggah dua foto di akun itu.

Pasangan Meghan Markle dan Pangeran Harry memang masih menjadi perhatian publik usai menikah pada 19 Mei 2018 lalu. Memeriahkan pernikahan mereka, Goldgenie bahkan membuat iPhone X edisi terbatas.

{Baca juga: Pendiri Instagram Bela Facebook dkk Terkait Ancaman Pembubaran}

Ponsel iPhone X tersebut dibalut emas 24 karat dengan ukiran peringatan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Bernama iPhone X Elite, perangkat dibungkus emas di sisi samping dan belakang cangkang ponsel.

Di bagian belakang, ada gambar ukiran keduanya, yang terletak tepat di bawah logo Apple. Goldgenie menawarkan iPhone X Elite kepada para calon konsumen dengan dua pilihan kapasitas, yakni 64 GB dan 256 GB.

Penjualan iPhone X Elite edisi Royal Wedding sepaket dengan EarPod putih, kabel pengisian daya USB, adaptor daya, dan dokumen. Harganya sekitar USD 4.000 atau Rp 56 jutaan. Ada juga ponsel serupa berlapis berlian. [SN/IF]