spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1289

Kecerdasan Buatan dan IoT Warnai Produk LG 2019

0

Telko.id, Jakarta – Beberapa tahun belakangan ini, LG Electronics Indonesia (LG) mengaku tengah fokus menggeber produk elektronik premium berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan Internet of Things (IoT).

Mengawali langkah di kuartal kedua tahun ini, LG mengumumkan jajaran produk terbarunya. Mulai dari perangkat elektronik rumah tangga dan pendukung hiburan dalam rumah, yang menjadikannya menarik, LG mengemukakan keberadaan seri LG ThinQ diantara koleksi produk premiumnya ini.

Keberadaan dukungan LG ThinQ menyiratkan pengembangan dengan dukungan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) yang bersanding dengan berbagai inovasi fitur di dalamnya.

{Baca juga : Canggih, LG Patenkan Teknologi “Layar Ponsel Speaker”}

Diperkenalkan perdana akhir tahun 2017, LG ThinQ merefleksikan upaya berkelanjutan perusahaan dalam pengembangan produk dengan dukungan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI). Penyebutan yang bertautan dengan “think of you” membawa semangat yang mendasari perusahaan dalam pengembangan yang berfokus pada konsumen.

Di 2019 ini dukungan LG ThinQ pada koleksi terbaru LG  salah satunya perangkat TV. Wujud LG ThinQ pada seri premium TV LG ini hadir melalui pengembangan kecerdasan buatan (AI) dengan dukungan prosesor terbaru bernama α (Alpha) Gen 2. Letak kepintaran prosesor generasi kedua LG ini ada pada algoritma khusus dengan kemampuan belajar (deep learning) yang memberi dukungan peningkatan pada sisi visual dan audio untuk memberi pengalaman sinematik lebih menyeluruh.

“Kemampuan ini memastikan mata menangkap berbagai tayangan dengan nyaman pada kondisi pencahayaan yang berubah-ubah,” ujar Julius, Head of Product Marketing Home Entertainment LG Electronics Indonesia.

{Baca juga : LG akan Fokus Mengembangkan AI}

Sementara dukungan LG ThinQ di produk AC dimiliki pada model Deluxe  (P10RV3 & P13RV3) dan Smart Big Capacity (E13SIV4 & E19SIV4). Dukungan kepintaran ini membuat pengguna dapat mengendalikannya dari jarak jauh melalui keterhubungan dengan WiFi router. Melalui unduhan aplikasi pada smartphone, pengguna dapat memilih kendali seluruh AC di rumah dari satu smartphone ataupun sebaliknya.

Ruang cuci pun tak luput dari sentuhan LG ThinQ. Menaruh perhatian pada tingginya mobilitas berhadapan dengan aktivitas mencuci pakaian yang kerap menjadi beban karena menyita waktu, dukungan LG ThinQ didesain memungkinkan penggunanya lebih leluasa menggunakan waktu untuk kegiatan yang lebih berkualitas.

Hal ini karena keberadaan LG ThinQ mengambil alih mulai dari fungsi dasar hingga pada kebutuhan perbaikan.  Fungsi dasar dimaksud yaitu untuk mengaktifkan dan mengetahui proses pencucian selesai, dapat dilakukan melalui smartphone dengan keterhubungan WiFi. Selain itu, pengguna pun dapat memonitor penggunaan listrik mesin cuci.

Sementara di sisi lain, fitur Smart Diagnosis™ di dalam LG ThinQ yang diterapkan pada mesin cuci, membuat penggunanya dapat memperoleh bantuan cepat untuk beberapa masalah operasional mesin cuci tanpa perlu lagi menunggu jasa layanan perbaikan. Setelah mengaktifkan menu pada aplikasi, pengguna cukup mendekatkan smartphone pada bagian tubuh mesin cuci yang bertanda khusus.

Setelah beberapa saat, informasi mengenai diagnosis masalah dan solusi terpampang pada layar smartphone.

“Bahkan untuk permasalahan kecil, solusi yang diberikan memungkinkan pengguna untuk melakukan perbaikan mandiri. Mengurangi kemungkinan waktu mencuci yang tertunda sekaligus biaya yang harus keluar untuk memanggil layanan perbaikan,” ujar Rumbi Simanjuntak, Head of Product Marketing Home Appliance PT LG Electronics Indonesia.

{Baca juga : Terus Merugi, LG Belum Mau Tinggalkan Bisnis Ponsel}

Dan terakhir Dukungan LG ThinQ terdapat pada Kulkas seri premium dari LG Black Series ini. Salah satunya, membuat pengguna dapat melakukan pengaturan suhu dari perangkat smartphone. Di bagian lain, fitur unik Smart Diagnosis™ pun turut melengkapi keberadaan LG ThinQ. Alih-alih memanggil layanan purna jual dan perbaikan yang memerlukan waktu tunggu, fitur Smart Diagnosis™ akan membuat pengguna dapat mengenali penyebab gangguan pada kulkas LG Black Series miliknya. Malahan, fitur ini akan memberikan solusi perbaikan mandiri untuk beberapa gangguan ringan. (MS)

 

 

Viral, Kisah Sukses Bocah Beli BMW di Ultah ke-12

Telko.id, Jakarta – Jujur saja, berapa banyak orang yang mampu membeli sedan mewah BMW? Alih-alih beli mobil, sebagian besar dari kita masih harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi bocah ini cukup beruntung, karena mampu membeli mobil BMW, meski masih berusia belia.

Nasib remaja berusia 12 tahun bernama Natthanan ini memang beruntung, karena bisa sukses di usia yang tergolong sangat muda.

Natthanan menjadi perbincangan netizen, karena gadis asal Thailand ini sudah bisa membeli mobil BMW untuk kado ulangtahunnya yang ke-12.

Kisah kesuksesan Natthanan di usianya yang masih sangat belia ini telah menginspirasi para netizen. Dia kini telah menjadi penata rias profesional yang sukses di negaranya.

{Baca juga: Keren! Mobil Listrik BMW Bisa Isi Daya Tanpa Kabel}

Ia mulai mengikuti kursus makeup profesional pada usia tujuh tahun, dan beberapa tahun kemudian ia menjadi terkenal. Setelah menemukan hasratnya, ia membuat video tutorial makeup, dan mengunggahnya ke media sosial.

Natthanan akhirnya mendapat banyak pengikut dan menjadi viral, bahkan BBC juga mengulas kisah suksesnya pada tahun 2018 lalu. Dia menjadi semakin terkenal setelah terpilih menjadi salah satu penata rias yang bekerja di London Fashion Week 2018. Ajang bergengsi itu telah melambungkan namanya di dunia makeup profesional.

Saat ini, ia memiliki lebih dari 800.000 pengikut di halaman Facebook dan menjadi penata rias termuda yang benar-benar bekerja di London Fashion Week 2018.

Saat ini, Natthanan genap berusia 12 tanun. Dan perayaan ulang tahunnya kali ini terasa lebih spesial, karena ia memutuskan membeli sedan BMW sebagai hadiah ulang tahun untuk dirinya sendiri. Dia pun mengucapkan terima kasih buat para penggemarnya di Facebook.

“Selamat ulang tahun untukku. Saya akan berusia 12 tahun tahun ini. Saya sangat berterima kasih atas semua yang saya miliki sejauh ini dan saya berterima kasih kepada penggemar saya karena mendukung saya. Terima kasih untuk semua ucapan selamat, saya juga berharap semua orang merasakan hal yang sama,” tulis Natthanan di akun Facebook-nya.

Netizen kagum dengan capaian Natthanan. Banyak dari mereka mengatakan, mereka bahkan tidak mampu membeli mobil mewah walaupun mereka sudah berusia puluhan tahun.

{Baca juga: Seperti Pesawat, Mobil di Inggris Bakal Punya ‘Kotak Hitam’

Beberapa dari mereka juga menceritakan tentang kehidupan mereka ketika mereka berusia 12 tahun. Mereka mengatakan, saat seusia Natthanan mereka masih bermain dengan kelereng atau bermain dengan boneka. [BA/HBS]

Sumber: Worldofbuzz

Call of Duty Versi Mobile Siap Hadir di Asia Tenggara

Telko.id, Jakarta – Garena, perusahaan yang menghadirkan berbagai game seperti League of Legends, Free Fire, FIFA Online, dan Arena of Valor, kabarnya akan membuat sebuah kejutan. Apa itu?

Menurut laporan GamerBraves, Garena ingin menghadirkan versi mobile dari game yang merupakan kolaborasi Tencent Games dan Activision. Yakni Call of Duty Mobile, di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan informasi yang beredar, Call of Duty versi mobile di bawah naungan Garena akan dirilis di negara-negara Asia Tenggara, meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.

{Baca juga: Cara Download Call of Duty Mobile di Smartphone Android}

Game ini sendiri telah membuka masa pre-registrasi melalui situs resminya. Game tersebut diyakini akan memiliki grafis yang memukau dan menggunakan virtual joystick untuk memainkannya.

Bagi kalian yang sering memainkan game PUBG Mobile, tentu tidak akan kesulitan dalam memainkan game mengingat Call of Duty versi mobile juga dikembangkan oleh TiMi Studio.

Dari versi aslinya, tentunya para penggemar game tidak asing dengan map Nuketown, yang merupakan salah satu peta di game CoD Online. Sayang, tak ada informasi lebih lanjut menyoal kabar ini.

Sebelumnya, Activision mengumumkan kerja sama dengan penerbit game asal China, Tencent, untuk meluncurkan Call of Duty: Mobile. Kabar baiknya, game yang dibuat oleh Timi Studio milik Tencent ini bisa dimainkan secara gratis.

{Baca juga: Ubisoft Sudahi Game Free-to-Play, Ghost Recon

Peta, mode, senjata, dan karakter di game tersebut akan didasarkan franchise Call of Duty, termasuk Black Ops dan Modern Warfare. Game ini akan fokus pada fitur multiplayer kompetitif. Di sini, pengguna akan menemukan berbagai mode seperti Team Deathmatch, Search and Destroy, dan Free-For-All. [BA/HBS]

Sumber: Game Braves

Bos Samsung Yakin Pimpin Industri Smartphone 1 Dekade Lagi

Telko.id, Jakarta – Samsung menyatakan bahwa Huawei, dan para pesaingnya tidak akan menggeser posisi mereka sebagai pemimpin industri smartphone dunia. Hal ini ditegaskan langsung oleh bos Samsung Mobile, DJ Koh.

Menurutnya, Samsung akan terus memimpin industri smartphone dalam 10 tahun ke depan.

Pernyataan DJ Koh sendiri merupakan respon atas klaim pesaingnya, Huawei yang berulang kali ingin menggeser mereka dari posisi pertama.

{Baca juga: Bos Samsung Janji Galaxy F akan Dirilis Tiap Tahun}

Seperti dilansir dari GSMArena, Kamis (11/04/2019), Huawei memang sedang aktif untuk membuat beberapa langkah serius demi mengurangi gap atau jarak dengan Samsung.

Perusahaan yang baru saja merilis Huawei P30 Pro itu berkali-kali menyatakan komitmennya untuk menyalip Samsung untuk menjadi pemimpin di industri ini.

“Samsung selalu fokus pada inovasi dan meningkatkan produk-produknya yang akan terus menjadi fokus dalam dekade mendatang,” katanya.

Keyakinan Samsung ini memang dibarengi oleh sejumlah strategi yang mereka terapkan. Diungkapkan Koh, beberapa strategi telah dilakukan Samsung seperti merilis Samsung Galaxy Fold, sampai keinginan untuk memperluas seri smartphone lipatnya ke basis konsumen yang lebih besar.

Samsung sendiri baru saja merilis dua smartphone baru di lini seri Galaxy A, yaitu Samsung Galaxy A70 dan Samsung Galaxy A80 yang menjadi “bintang” di acara bertajuk A Galaxy Event yang digelar di bangkok, Thailand.

{Baca juga: Samsung Galaxy A80, Pertama dengan Tiga Kamera Depan dan 48MP}

Samsung Galaxy A80 membawa sejumlah hal baru yang bahkan tidak dimiliki trio Samsung Galaxy S10 sekalipun, salah satunya adalah kehadiran kamera berputar. Smartphone ini juga mengusung desain baru bernama “New Infinity Display”.

Samsung Galaxy A80 memiliki layar berukuran 6,7 inci berjenis Super AMOLED dengan resolusi Full HD+. Layar tersebut telah disematkan teknologi sensor sidik jari di dalamnya, yang mempunyai respon yang cukup cepat.

Membahas soal kameranya, ada tiga kamera utama yang bisa jadi kamera depan dan belakang. Masing-masing adalah 48MP lensa utama dengan aperture f/2.0, lensa ultra-wide 123° 8MP aperture f/2.2 dan lensa Tof atau (Time of Flight) 3D Depth. (FHP)

Sumber: GSMArena

Samsung Serius Ganti Galaxy J dengan Galaxy A?

0

Telko.id, Jakarta – Kabarnya Samsung tidak akan lagi memperbarui lini ponsel murah Galaxy J. Menurut informasi, Samsung menggantinya dengan seri Galaxy A yang bermunculan sejak awal tahun ini.

Phone Arena melaporkan, Samsung Malaysia sudah mempublikasikan video yang menyatakan bahwa Galaxy J berubah nama menjadi Galaxy A. Galaxy A berisi lebih banyak pilihan dan tersedia secara global.

Samsung juga memiliki lini yang mirip dengan segmen tersebut melalui seri Galaxy M. Galaxy M berisi ponsel kelas entry-level dan menengah ke bawah, diperuntukkan pasar India dan beberapa negara di Asia.

{Baca juga: Review Samsung Galaxy A50: Triple Kamera dengan Fingerprint di Layar}

Seperti dikutip Telko.id, Rabu (10/4/2019), Indonesia sudah mendapatkan Galaxy A dan Galaxy M sejak awal tahun ini. Sayang, tidak ada penjelasan kenapa Samsung mengganti Galaxy J dengan Galaxy A.

Kabarnya, Galaxy J mendapatkan banyak pesaing. Di lain sisi, Galaxy A mendapatkan respons lebih baik dari konsumen secara global. Galaxy A pun dirancang untuk kebutuhan siaran langsung lewat media sosial.

Fitur-fitur utama di Galaxy A cukup lengkap, antara lain, daya baterai yang tahan lama, pengisi daya cepat, kamera multilensa, dan pemindai sidik jari di dalam layar. Fitur tersebut biasanya ada di lini ponsel premium.

{Baca juga: Duo Samsung Galaxy M Siap Hadang Xiaomi di India}

Nantinya, Galaxy A akan berada di bawah ponsel andalan Samsung, yaitu seri Galaxy S dan Galaxy Note. Beruntung, meski akan diganti Galaxy A, tetap ada dukungan perangkat lunak untuk ponsel-ponsel Galaxy J.

https://www.phonearena.com/news/Samsung-Galaxy-J-series-replaced-Galaxy-A_id115145

Baru Dirilis, Oppo Reno Langsung “Ngegas” di AnTuTu Benchmark

0

Telko.id, Jakarta – Situs benchmark, AnTuTu Benchmark langsung memperbarui daftar smartphone Android terkencang sesaat setelah Oppo Reno melenggang secara resmi di China, Rabu (10/04). Berdasarkan Weibo, Reno menjadi salah satu smartphone terkencang dengan skor benchmark yang mengesankan.

Sekadar informasi, Oppo memperkenalkan seri Reno yang mengisi kekosongan antar seri Oppo F dan Oppo Find. Ada dua yang diperkenalkan, Oppo Reno versi standar dan Reno versi 10x Zoom.

Khusus Reno 10x Zoom, smartphone ini ditopang oleh dapur pacu berupa prosesor Snapdragon 855, konfigurasi RAM dan ROM 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB, serta baterai berkapasitas 4,065 mAh.

{Baca juga: Usung Kamera 10X Zoom, Oppo Reno Resmi Meluncur}

Di situs AnTuTu, Reno mencatatkan skor 369.254 poin dan berhasil menjadi smartphone Android paling ngebut kedua setelah menggeser Samsung Galaxy S10+ (Snapdragon 855) ke posisi ketiga.

Smartphone ini hanya kalah dari jagoan Xiaomi, Mi 9 yang mencetak skor 372.006 poin di posisi pertama. Yang menarik, skor tersebut diperoleh bukan dari versi tertinggi Oppo Reno, melainkan versi menengahnya yang memiliki RAM 6GB dan ROM 256GB. Bisa jadi, apabila benchmark menggunakan versi RAM 8GB dan ROM 256GB, hasilnya akan lebih tinggi lagi.

Selain dapur pacu yang kencang, smartphone berlayar 6,6 inci ini merupakan seri dengan teknologi kamera yang mumpuni. Diklaim Vice President Oppo, Brian Shen, terdapat 1 kamera depan berdesain pivot rising camera dan 3 kamera belakang.

{Baca juga: Duo Oppo Reno Dipastikan akan Hadir di Indonesia}

Kamera depan beresolusi 16MP. Sedangkan kamera belakang memiliki konfigurasi 48MP lensa utama dengan sensor Sony IMX586 aperture f/1.7, lensa wide-angle 8MP, dan lensa telephoto 13MP dengan optical-zoom 10x.

Oppo Reno 10x Zoom sendiri dipastikan akan hadir ke Indonesia bersama dengan versi standarnya. Namun Oppo masih belum memberikan kapan tanggal pasti keduanya hadir ke Tanah Air. (FHP)

Sumber: Weibo

Pengguna Apple Watch Gugat Apple Gara-gara Baterai

Telko.id, Jakarta – Memasukkan baterai lithium-ion ke dalam benda sekecil jam tangan pintar sangatlah rumit dan berisiko. Bahkan, hal tersebut berpotensi memicu ledakan. Seperti halnya yang dialami seorang pengguna Apple Watch di Amerika Serikat.

Seorang pengguna asal New Jersey bernama Gina Priano-Keyer mengajukan gugatan kepada Apple terkait masalah baterai jam tangan pintar Apple Watch.

Dilansir Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Rabu (10/4/2019), Gina menuding Apple melakukan praktik penipuan terhadap konsumen.

{Baca juga: Makin Lengkap, Apple Watch 2020 punya Pelacak Waktu Tidur}

Gina melaporkan baterai Apple Watch miliknya mengembung. Cacat di baterai Apple Watch tak hanya merusak layar, tetapi juga berpotensi melukai si pengguna.

Gina mengklaim, Apple tahu mengenai masalah itu, tetapi tetap menjual Apple Watch ke pasaran. Cacat tersebut kali pertama ia temukan saat sedang mengisi ulang baterai. Ia membawanya ke gerai resmi Apple di New Jersey.

Dasar sial, saat membawa Apple Watch ke Apple Store untuk diperbaiki, Gina malah harus membayar USD 229. Padahal, perangkat itu masih memiliki garansi servis. Gina pun berang dan menempuh jalur hukum.

{Baca juga: iPhone dan Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Gas Beracun}

Pengalaman serupa kabarnya tak hanya dialami oleh Gina. Informasi menyebut, sejumlah pengguna Apple Watch melaporkan hal yang sama. Dan bukan kali pertama ini Apple Watch mengalami masalah terkait kondisi baterai.

Tahun lalu, ada pihak melakukan gugatan hukum serupa kepada Apple. Namun, gugatan berakhir menggantung karena karena hakim mengatakan belum ada informasi lebih detail mengenai penyebab masalah baterai kembung. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Di Australia Bisa Pesan Kopi Dikirim Pakai Drone

Telko.id, Jakarta – Ada layanan pengiriman makanan yang unik di Canberra, Australia. Sebuah perusahaan lulusan program Google X, Wing mulai menawarkan layanan pengiriman makanan dan kopi menggunakan drone.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Rabu (10/04/2019), layanan antar makanan menggunakan drone ini berada di kota Canberra serta 3 kota sekitarnya yakni Kota Crace, Palmerston dan Franklin.

“Mereka akan bisa mendapatkan pengiriman makanan dengan drone dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,” tulis perusahaan Wing.

Pihak Wing telah menguji layanan tersebut sejak lama. Mereka  menguji layanan ini lebih dari 3.000 kali selama satu setengah tahun terakhir.

Namun hanya sejumlah produk yang dapat dipesan melalui layanan ini. Selain kopi, hanya bisa beberapa makanan yang bisa diangkut oleh pesawat tak berawak tersebut.

{Baca juga: Juarai Kompetisi Drone Dunia, Remaja Australia Bawa Pulang Rp355 Juta}

Seperti layanan lainnya, Wing juga bermitra dengan beberapa restoran. Mitra yang bekerja dengan Wing dalam hal ini termasuk Drummond Golf, Capital Chemist, Kickstart Expresso, Bakers Delight, dan masih banyak lagi.

“Wing sangat percaya bahwa dengan bekerja sama dengan pembuat kebijakan, regulator, dan masyarakat setempat, kita dapat meningkatkan akses ke layanan, membuka peluang ekonomi baru, dan menghubungkan kota-kota kita dengan lebih baik,” katanya.

Sebelumnya, layanan serupa untuk mengirimkan barang atau makanan juga terjadi di Malaysia. Negara tetangga Indonesia itu telah menyadari banyaknya manfaat dari drone, hingga mereka akhirnya menyatakan minatnya untuk menggunakan drone untuk pengiriman barang.

{Baca juga: Sebentar Lagi, Kirim Barang di Malaysia Pakai “Kurir Drone”}

Nantinya, barang belanjaan akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah di hari yang sama oleh kurir drone. Menurut Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Gobind Singh Deo, drone akan diadopsi dan digunakan dalam industri pos dan kurir dalam waktu lima tahun ke depan.

“Malaysia tidak ingin ketinggalan dalam arus modernisasi, dan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad juga mengatakan bahwa negara kita harus melihat teknologi baru seperti drone dan kecerdasan buatan,” katanya, seperti dikutip dari World of Buzz. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Battle Royale ala PUBG Diadakan di Dunia Nyata, Berani Ikut?

Telko.id, Jakarta – Kata Battle Royale sangat identik dengan sebuah pertempuran di dunia game. Tapi pernahkah Anda bayangkan jika apa yang sering Anda lihat di dunia game itu benar-benar terjadi di dunia nyata?

Battle Royale sendiri adalah pertempuran dimana puluhan, bahkan ratusan orang dikumpulkan di sebuah tempat dengan misi menghabisi satu sama lain hingga tersisa satu orang sebagai pemenang.

Gamers di hampir seluruh belahan dunia sekarang tengah menggandrungi game Battle Royale, seperti PUBG dan Fortnite. Namun, apakah mereka berminat berkompetisi sungguhan di dunia nyata?

Dilansir IGN, seorang miliuner yang disembunyikan identitasnya disebutkan ingin hal itu benar-benar terjadi. Dia akan mengadakan kompetisi Battle Royale sungguhan di sebuah pulau pribadi.

{Baca juga: Tips Nekat Main PUBG dengan “Random Squad”}

Namun, senjata yang digunakan adalah airsoft dan touch-sensitive body armour. Dengan kata lain, kompetisi ini tidak akan merenggut nyawa siapapun.

Setidaknya ada 100 orang yang akan hadir dan bertempur satu sama lain dalam kompetisi Battle Royale tersebut.

Nantinya, pemenang kompetisi tersebut tentunya tidak sekadar mendapatkan winner winner chicken dinner seperti dalam game PUBG, melainkan hadiah berupa uang senilai USD 130.000 atau sekitar Rp 1,8 miliar.

{Baca juga: Akhirnya, Voice Chat di Fortnite Aktif Kembali!}

Sayang, belum jelas apakah semua orang bisa mendaftar sebagai peserta secara bebas atau peserta tertentu akan diundang secara khusus. Yang jelas, panitia penyelenggara membuka pendaftaran untuk yang tertarik.

Panitia akan membantu para peminat untuk melakukan perencanaan dan pelaksanaan kompetisi Battle Royale. Jika tak ada kendala, kompetisi tersebut rencananya berlangsung pada musim dingin mendatang. [BA/HBS]

Sumber: Sea IGN

Usung Kamera 10X Zoom, Oppo Reno Resmi Meluncur

Telko.id, Jakarta – Setelah muncul banyak bocorannya, Oppo akhirnya resmi mengumumkan kehadiran smartphone seri terbarunya, Oppo Reno di China pada Rabu (10/04/2019) waktu setempat.

Dalam acara peluncuran tersebut, ada dua varian yang diperkenalkan Oppo, yakni Reno 10x Zoom dan Reno regular.

Vice President Oppo, Brian Shen mengatakan bahwa Reno hadir untuk mengisi kekosongan antar seri Oppo F dan seri Find

“Oppo Reno ini diluncurkan untuk mengisi gap antara seri F dan seri Find,” kata Brian Shen di acara peluncuran di China.

{Baca juga: Berkualitas! Ini Hasil Foto Malam dari Kamera Oppo Reno}

Dijelaskan Shen, bahwa Reno 10x Zoom memiliki 1 kamera depan dan 3 kamera utama. Kamera depan memiliki 16 megapiksel pivot rising kamera.

Sedangkan di bagian belakang terdapt 3 kamera yang terdiri 48 megapiksel primary lens (IMX586 f1.7 Aperture), 8 megapiksel Wide Angle Lens dan 13 megapiksel  Telephoto yang bisa melakukan 10x zoom kamera.

“Kamera ini bisa digunakan untuk melakukan eksplorasi dalam berfoto,” tambah Shen.

Reno 10x Zoom memiliki layar 6,6 inci OLED. Untuk menopang kekuatan kamera, smartphone ini menggunakan chipset Qualcomm SnapDragon 855, sistem Android 9.0 Pie dan Color OS 6.

Reno 10x Zoom tersedia dalam 3 pilihan RAM dan penyimpanan internal, yakni 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB. Sedangkan kapasitas baterainya sebesar 4.065 mAh dan didukung dengan fast charging Vooc 3.0, NFC, USB Type-C 3.0, dan in-display fingerprint.

{Baca juga: Mirip Smartphone Gaming, Oppo Reno Punya “Liquid Cooling”}

Pada peluncuran tersebut Oppo juga memperkenalkan Reno regular yang tidak memilki fitur 10x Zoom kamera. Reno regular tampak lebih kecil dengan ukuran layar 6,4 inci, dengan chipset Snapdragon 710.

Reno regular memiliki kamera depan 16 megapiksel pivot kamera dan 2 kamera belakang sebesar 48 megapiksel primary lens dan 5 megapiksel depth of field camera. Smartphone ini tersedia dalam 3 pilihan RAM dan memori internal, yakni 6 GB/128 GB, 6 GB/256 GB, dan 8 GB/256 GB, dengan kapasitas baterai 3.765 mAh

Di China duo Reno akan tersedia pada tanggal 19 April 2019 dengan 5 varian warna yaitu Nebula Purple, Mid-Night Black, Calm Black, Mist Powder, and Fog Sea Green.

{Baca juga: Unik! Oppo Reno Pakai Konsep “Kamera Ngintip”}

Oppo Reno regular dijual dengan harga  2.999 Yuan atau Rp 6,3 juta untuk RAM 6 GB/128 GB. Sedangkan Oppo Reno 10x Zoom Edition akan dijual di China 3.999 Yuan atau Rp 8,4 juta untuk RAM 6 GB/128 GB. [NM/HBS]