spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1249

Ternyata, Ini Alasan Apex Legends Jarang Update

Telko.id, Jakarta – Apex Legends muncul sebagai salah satu game Battle Royale yang populer belakangan ini bersama Fortnite. Akan tetapi, game besutan Electronic Arts dan Respawn tersebut dikeluhkan oleh para gamers. Kenapa?

Ya, banyak gamers mengeluh soal kurangnya pembaruan konten maupun fitur pada Apex Legends, berbeda jika dibandingkan dengan Fortnite yang terus merilis pembaruan ataupun fitur baru.

Menanggapi keluhan para gamers, Executive Producer Respawn, Drew McCoy memberikan fakta mengejutkan di balik jarangnya Apex Legends melakukan update.

{Baca juga: Epic Games Hadirkan Item Baru ‘Zebulon Drone’ di Fortnite?}

McCoy menjelaskan, mereka ingin menghindari krisis pada karyawan yang bisa dengan cepat menyebabkan mereka kelelahan.

“Tujuan jangka panjang kami adalah memastikan Apex Legends selalu terasa hidup dan berkembang, dengan fokus pada kualitas konten dibandingkan hal baru atau kecepatan rilis,” katanya sebagaimana dilansir The Verge, pada Senin (29/04/2019).

“Pada saat yang sama, kami ingin mempertahankan budaya kami sebagai tim pengembang dan menghindari krisis yang bisa dengan cepat menyebabkan kelelahan atau lebih buruk,” tambahnya.

Pernyataan pengembang Apex Legends ini muncul sehari setelah Polygon melaporkan kondisi kerja di Epic, pengembang game Fortnite. Laporan itu menyoroti artis, programmer, dan karyawan kontrak Epic yang telah mengalami krisis yang intens untuk mengikuti jadwal pembaruan game yang cepat dan padat.

{Baca juga: Apex Legends Tiba-tiba Aktifkan Fitur Penalti, Kenapa?}

“Orang-orang bekerja sangat keras pada Fortnite dan upaya Epic lainnya. Situasi ekstrem seperti 100 jam kerja seminggu sangat langka, dan dalam hal itu kami berusaha untuk segera memperbaikinya untuk menghindari kejadian terulang lagi,” kata Epic menanggapi laporan Polygon.

Masalah overwork memang telah menjadi masalah yang berulang kali terjadi dalam dunia video game blockbuster, dengan studio ikonik seperti BioWare dan Rockstar yang membuat karyawan kerja lembur secara ekstrem. (BA/FHP)

Sumber: The Verge

SFI ZET HADES Juara Grand Final Dunia Games Pro League

Telko.id, Jakarta  – Platform portal dan media game Telkomsel, Dunia Games, baru saja menggelar grand final Dunia Games Pro League (DGPL) pada tanggal 27 April 2019 di Dunia Games eSports Stadium, Jakarta.

Turnamen DGPL mempertandingkan game Free Fire dan  diikuti oleh dua belas tim profesional terbaik di Indonesia untuk memperebutkan hadiah total senilai lebih dari Rp 500 juta.

Turnamen DGPL merupakan rangkaian dari Dunia Games League dan Dunia Games Campus League yang telah diadakan pada bulan Maret yang lalu, dan menjadi bagian dari turnamen liga eSports terbesar di Indonesia.

Tampil sebagai juara pertama DGPL adalah SFI ZET HADES, yang juga merupakan  juara ke satu dari turnamen Dunia Games League. Sebagai juara utama, SFI berhak mendapatkan hadiah senilai Rp 250 juta.

{Baca juga: Telkomsel Gelar eSport “Jawara Cup 2019”}

Sedangkan juara kedua dan juara ketiga diraih oleh AURA XCODE dan ISLAND OF GOD, yang masing-masing mendapatkan hadiah sejumlah Rp 100 juta dan Rp 50 juta.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan terima kasih atas antusiasme para peserta yang bertanding di Dunia Games Pro League,” kata Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Peter Tristram, dalam keterangannya, Senin (29/4/2019).

Melalui Dunia Games, menurut Crispin, Telkomsel ingin memberikan wadah khusus bagi pecinta games dan eSports di Indonesia untuk dapat saling berinteraksi dan berbagi pengetahuan di komunitas yang solid.

Selanjutnya, lanjut dia, melalui turnamen seperti Dunia Games Pro League diharapkan mereka dapat mengembangkan passion nya lebih lanjut sehingga eSports dapat berkembang lebih dari sekedar hiburan, namun juga keahlian yang membutuhkan kedisiplinan dan komitmen dari para pemainnya.”

Sejak diadakan pada bulan Oktober 2018 lalu, Dunia Games League, Dunia Games Campus League, dan Dunia Games Pro League telah diikuti lebih dari 25.000 gamers di seluruh Indonesia. Dunia Games sendiri sekarang telah menjadi portal utama bagi komunitas eSports dan gaming di Indonesia.

{Baca juga: Telkomsel Gelar ‘Jakarta Survivor League 2019’ untuk Gamers “Newbie”}

“Kami pun selalu meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan layanan game online mendapatkan jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman,” tutup Crispin. [HBS]

Sambut Ramadan, IM3 Ooredoo Rilis Paket New Freedom

0

Telko.id, Jakarta – Menyambut bulan suci Ramadan, IM3 Ooredoo meluncurkan produk terbaru yakni paket New Freedom  IM3 Ooredoo dengan total kouta internet hingga 60GB.

Paket tersebut memungkinkan pelanggan tetap terhubung dengan teman maupun keluarga dari sahur sampai waktu berbuka puasa tanpa khawatir kehabisan kouta.

President Director Indosat, Chris Kanter, momen Ramadan seringkali dimanfaatkan untuk menguatkan kembali tali silaturahmi dan persaudaraan.

{Baca juga: Jelang Ramadan, Indosat Gelar Test Jaringan di 5 Kota}

Dengan paket New Freedom dari IM3 Ooredoo, Chris berharap pelanggan dapat memperkuat kembali tali persaudaraan tanpa khawatir kehabisan kouta ataupun pulsa telepon.

“Paket New Freedom adalah paket terlengkap dan terbaik yang menggabungkan dua keuntungan, yakni kouta internet besar dan gratis nelpon ke semua operator. Pelanggan juga akan tetap nyaman dan menikmati semua layanan IM3 Ooredoo selama Ramadan,” kata Chris Kanter di Kantor Indosat Ooredoo, Jakarta Senin (29/04/2019)

Paket New Freedom hadir dengan berbagai pilihan sesuai kebutuhan. Harga paket mulai dari Rp 25 ribu dengan total kouta 6GB dan bonus telepon 5 menit, Rp 35 ribu dengan kouta 10 GB dan bonus telepon 20 menit dan Rp 50 ribu dengan kouta 20GB dan bonus telepon 30 menit.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Geber Solusi Digital untuk Infrastruktur Publik}

Selain itu paket Rp 70 ribu kouta 30 GB dan bonus telepon  40 menit, Rp 100 ribu kouta 40 GB dan bonus telepon 60 menit serta Rp 150 ribu kouta 60GB dan bonus telepon 60 menit.

“Pelanggan juga akan tetap nyaman dalam menikmati semua layanan IM3 Ooredoo selama Ramadan, Lebaran hingga perjalanan mudik dengan jaringan 4G Plus yang tersedia di seluruh jaringan Indosat Ooredoo,” tambah Kanter. [NM/HBS]

 

Siapkan Capex Rp 7,5 Triliun, Ini Target XL Axiata

0

Telko.id, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menetapkan besaran Capital Expenditure (Capex) untuk tahun 2019. Adapun tahun ini XL telah menetapkan Capex sebesar Rp 7,5 triliun dengan berbagai target dan fokus yang ingin dicapai.

Menurut Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan jika Capex tahun ini mengalami kenaikan dari tahun lalu sekitar Rp 6,8 triliun.

“Realisasi di tahun 2018 kemarin adalah Rp 6,8 triliun dan tahun ini estimasi Capex kita adalah Rp 7,5 triliun,” ucap Dian di XL Axiata Tower, Jakarta Senin (29/04/2019).

{Baca juga: XL Siapkan Capex Rp 7,5 Triliun untuk Jaringan Data di Luar Jawa}

Pada pemaparannya, ia menyebutkan XL juga memiliki berbagai target di tahun 2019. Misalnya mereka memasang target EBITDA Margin diatas 30%  dan peningkatan pendapatan menjadi lebih baik dari kondisi pasar.

“Estimasi pendapatan di tahun 2019 ini adalah ingin lebih baik dari pasar ini,” tambah Dian.

Selain target, XL juga memiliki fokus strategi di tahun shio Babi ini yakni Infrastructure, Mobile Segment, Growth Segment dan Device Partnership. Secara infrastruktur, XL ingin mengembangkan jaringan data yang difokuskan di luar jawa dan fiberisasi persiapan implementasi teknologi 5G.

“Kami akan fokuskan ke fiberisasi sebagai persiapan implementasi teknologi 5G,” kata Dian.

Dari segi mobile segment, XL dan Axis fokus menyasar pasar melalui pendekatan konten strategi untuk target segment yang berbeda. Kemudian untuk Growth Segment, XL berfokus pada layanan Fiber to the Home (FTTH) untuk layanan segmen Home dan layanan IoT untuk segmen Enterprise.

“Lalu fokus terakhir kami adalah device partnership yakni meningkatkan kemitraan dengan penyediaan handphone untuk mendorong percepatan layanan 4G,” ujar Dian.

{Baca juga: Jangkau Area Terluar, XL akan Gunakan Palapa Ring}

Terakhir Dian juga menjelaskan pencapaian XL di tahun 2018 kemarin. Ditengah tren negatif industri telekomunikasi, XL Axiata mengalami kenaikan pendapatan sebesar 0,4% dan EBITDA sebesar 2,3%.

“Kita adalah satu-satunya operator yang mengalami kenaikan,” tutup Dian. [NM/HBS]

Catat! Ini Pedoman WHO Soal Pemakaian Gadget untuk Anak-anak

Telko.id, Jakarta – Menurut pedoman WHO atau organisasi kesehatan dunia, anak-anak di bawah umur dilarang menonton televisi, video atau main game lebih dari satu jam sehari. Sementara, bayi yang berusia kurang dari satu tahun tidak boleh terpapar layar perangkat elektronik sama sekali.

Himbauan tersebut dikeluarkan WHO lewat pedoman terbaru yang dirilis pada Rabu (24/04) lalu.

Dalam pedoman tersebut, organisasi di bawah PBB ini menyatakan bahwa balita harus aktif secara fisik dan tidur cukup untuk membantu mengembangkan kebiasaan yang baik, mencegah obesitas dan penyakit lain di kemudian hari.

{Baca juga: Asosiasi Game Lobi WHO Batalkan “Penyakit Kecanduan Game”}

“Apa yang kami waspadai adalah penggunaan yang berlebihan terhadap layar elektronik oleh anak-anak,” kata pakar WHO, Dr Fiona Bull, seperti dikutip dari The Star Online, Senin (29/04/2019).

Pedoman WHO yang ditujukan bagi negara-negara anggota juga mengatakan anak berusia satu hingga empat tahun harus menghabiskan setidaknya tiga jam dalam berbagai kegiatan fisik sepanjang hari.

“Bayi di bawah satu harus berinteraksi dalam permainan berbasis lantai dan menghindari semua layar elektronik,” tegasnya.

Ia menegaskan, ketika bayi di bawah satu tahun sudah kurang aktif, maka akan memicu peningkatan jumlah orang kelebihan berat badan atau obesitas di seluruh dunia. Padahal, obesitas dapat menyebabkan kematian dini akibat penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan beberapa jenis kanker.

“Mencegah kematian perlu dimulai di awal kehidupan,” ujarnya.

{Baca juga: Awas! AirPods Wireless Headphone Bisa Picu Kanker}

Saat ini, satu dari tiga orang dewasa kelebihan berat badan atau obesitas, dan satu dari empat orang dewasa tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup. Sedangkan untuk anak-anak, terhitung ada 5,9 persen anak-anak di seluruh dunia yang mengalami kelebihan berat badan.

“Dalam kelompok usia balita, saat ini ada 40 juta anak di seluruh dunia yang kelebihan berat badan. Dari jumlah itu 50 persen berada di Afrika dan kawasan Asia Tenggara,” jelas Dr Bull.

“Perilaku menetap, apakah mengendarai kendaraan bermotor daripada berjalan atau bersepeda, duduk di kursi sekolah, menonton TV atau bermain game di layar yang tidak aktif semakin lazim dan berdampak buruk bagi kesehatan,” kata WHO.

Pedoman WHO sendiri didapatkan berdasarkan ratusan penelitian yang dilakukan di Australia, Kanada, Afrika Selatan dan Amerika Serikat. (BA/FHP)

Sumber: The Star Online

Kacau! Istri Gugat Cerai Suami Karena Dilarang Main PUBG

Telko.id, Jakarta – Ada saja masalah yang ditimbulkan oleh game online seperti PUBG misalnya. Baru-baru ini misalnya, seorang wanita muda berusia 20-an tahun gugat cerai suaminya karena dilarang main PUBG.

“Kejadian aneh” ini diungkapkan oleh Captain Wafa Khalil Al Hosani, Director of the Social Center di Kepolisian Ajman, Uni Emirat Arab.

Ia mengaku menerima kasus yang sangat aneh dibanding kasus-kasus perceraian lainnya karena melibatkan sebuah game. Menurut Al Hosani, seorang wanita datang ke kantornya dan mencari bantuan untuk menyelesaikan kasus gugatannya itu.

{Baca juga: Cara Gampang Ganti Nama Karakter di PUBG Mobile}

“Wanita itu meminta cerai karena merasa haknya untuk memilih hiburan yang disukai dirampas. Padahal, ia mendapat kenyamanan dari bermain game,” terang Al Hosani seperti dilaporkan oleh Gulfnews, seperti dikutip Telko.id pada Senin (29/04/2019).

“Selama bermain game, ia juga sudah memberi batasan-batasan tertentu, seperti mematikan opsi percakapan agar tak terhubung dengan orang asing. Ia mengaku hanya bermain dengan teman dan keluarganya,” tambah Al Hosani.

Wanita itu juga menyebut suaminya takut sang istri menjadi ketagihan game yang bisa mengakibatkannya lupa menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga. Ia juga menyebut, kalau suaminya tak menganggap pelarangan itu sebagai pengekangan kebebasan.

{Baca juga: Resmi Cerai, Janda Bezos Jadi Wanita Terkaya Ketiga Dunia}

Al Hosani juga menceritakan sebuah kasus lain di mana seorang ibu dari bocah berusia 13 tahun datang ke kantornya dan mengadukan kecanduan anaknya pada PUBG. “Ia tidak mengerjakan PR, tidak makan secara teratur. Ketika akses ke game diblok, ia malah mengisolasi diri dan terpaksa dirawat di rumah sakit,” tambahnya.

Lebih lanjut, Al Hosani menyebut bahwa PUBG banyak dimainkan oleh pelajar sekolah. Pada suatu titik, game tersebut bisa membuat anak-anak mengisolasi dirinya sendiri dari dunia luar, termasuk keluarga. (BA/FHP)

Sumber: Gulfnews

Waduh, Bandara di Australia Lumpuh Gara-gara Sistem Error

Telko.id, JakartaSistem imigrasi otomatis Australia bernama SmartGate mengalami masalah yang mengakibatkan kegaduhan di semua bandara internasional di Australia. Ribuan penumpang pun mengantre lama sampai menunggu sistem imigrasi kembali normal.

Menurut laporan SBS, seperti dikutip Telko.id pada Senin (29/04/2019), permasalahan yang terjadi di semua bandara internasional di Australia memicu disfungsi mesin kontrol paspor SmartGate pada Senin (29/4), mulai pukul 06.00 waktu setempat.

Imbasnya, petugas bandara secara sementara harus memproses penumpang penerbangan internasional secara manual.

{Baca juga: Keren, Begini Konsep Eskalator Bandara Masa Depan}

Selain itu, para penumpang juga harus mengalami kelelahan karena mengantre dengan panjang lebih dari 200 meter di beberapa bandara.

Sebagian besar dari mereka akhirnya mengunggah foto-foto situasi di masing-masing lokasi ke media sosial. Paling banyak adalah foto terminal kedatangan internasional di bandara Sidney dan Melbourne.

Juru bicara Australian Border Force (ABF) menyebut bahwa sistem SmartGate yang bermasalah telah dipulihkan. Hal serupa dilakukan di Departemen Dalam Negeri guna memastikan integritas sistem serta dampak yang ditimbulkan.

{Baca juga: Bandara Ini Pakai Robot untuk Parkir Valet}

“Tambahan staf ABF telah dikerahkan untuk memproses penumpang di bandara-bandara internasional dan meminimalkan keterlambatan pemrosesan kargo. Kami pun minta kepada penumpang datang lebih awal,” kata ABF.

Seorang warga bernama Annabelle Regan menggambarkan antrean panjang penumpang di bandara Sidney. Chef kondang, Adam Liaw pun turut terjebak bersama ribuan penumpang. (SN/FHP)

Sumber: SBS News

20 Juta Gamers akan Tinggalkan Game PC Sebentar Lagi

Telko.id, Jakarta – Tak kurang dari 20 juta pemain game PC akan beralih ke konsol pada 2022 mendatang. Perkiraan tersebut berdasarkan hasil penelitian dari Jon Peddie Research.

Awalnya, penelitian mengungkap bahwa hanya pemain game kelas bawah yang paling mungkin beralih dari PC ke konsol. Namun, fakta berubah mengingat tampilan layar TV di game konsol semakin membaik.

Apalagi, jumlah judul di game konsol juga lebih banyak. Walhasil, pemain game via PC kelas menengah dan atas pun kemungkinan ikut membelot. Mereka sangat diyakini akan beralih menggunakan konsol.

{Baca juga: Sony Ingin Batasi Konten Seksual di PlayStation 4, Caranya?}

“Pasar PC terus turun karena inovasi. Kecepatan dan hal-hal baru yang cerdas telah berhenti. Apalagi, waktu pengenalan setiap produk mencapai empat tahun,” kata Presiden Jon Peddie Research, Jon Peddie.

Kendati demikian, lanjutnya, hal tersebut bukan pertanda negatif bagi masa depan PC. Menurutnya, PC masih memiliki keunggulan, yaitu dapat menghasilkan volume yang lebih keras.

“Bisnis game akan berubah ke tampilan TV,” tambahnya.

{Baca juga: Nintendo Switch Versi Murah Rilis September 2019}

Analis senior Jon Peddie, Ted Pollak, mengatakan bahwa perusahaan game PC harus mulai melakukan sejumlah penyesuaian. Dikutip Telko.id dari Digital Trends, Senin (29/04/2019), hal itu penting untuk mempertahankan pengguna.

Ia menyatakan, mereka yang telanjur meninggalkan game untuk PC dapat diserap ke dalam kategori lain dengan pengaturan yang sama. Sebagai misal tampilan TV yang mendukung sistem game berbasis komputasi awan atau cloud. (SN/FHP)

Sumber: Digital Trends

So Sweet! Bos Facebook Bikinkan Alat Khusus Buat Istri

Telko.id, Jakarta – Bos Facebook, Mark Zuckerberg, juga manusia biasa. Hari-hari sibuknya tetap harus mengurus rumah tangga, terkhusus istri dan dua anaknya. Ia sampai-sampai membuat suatu alat spesial untuk istri tercinta. Alat tersebut diberi nama Sleep Box. Apa fungsinya?

Menurut laporan DailyMail, seperti dikutip Telko.id, Senin (29/4/2019), Zuckerberg menciptakan alat khusus untuk membantu sang istri, Priscilla Chan, tertidur lebih nyenyak. Alat tersebut ia namai Sleep Box.

Sebagai seorang ibu rumah tangga, Priscilla harus menggunakan sebagian besar waktu hariannya untuk mengurus Maxima (3) dan August (1,5). Karenanya, saat tiba beristirahat, ia harus mendapat waktu tidur yang berkualitas.

{Baca juga: Saingi Google Assistant, Facebook Bikin Asisten Suara Sendiri}

“Jadi ibu sangatlah berat. Priscilla sulit tidur nyenyak pada malam hari. Ia akan terbangun dan memeriksa jam untuk melihat apakah anak-anak terbangun. Namun, seringkali ia justru tak lagi bisa tertidur,” kata Zuckerberg di Facebook.

Untuk membantu Priscilla, Zuckerberg menciptakan Sleep Box, kotak bujur sangkar terbuat dari kayu yang dilengkapi fitur lampu. Lampu akan menyala antara pukul 06.00-07.00 pagi, waktu di mana Maxima dan August biasa terbangun.

Sleep Box ditempatkan di meja dekat Priscilla. Cahayanya cukup terang sehingga ketika ia melihat bisa tahu bahwa sudah saatnya pergi ke kamar anak. Namun demikian, Sleep Box tak berfungsi sebagai alarm seperti jam weker.

{Baca juga: Facebook Punya Fitur Baru “Why am I seeing this post?”}

Zuckerberg mengklaim bahwa Sleep Box bekerja lebih baik dari perkiraan. Priscilla kini bisa tidur nyenyak sepanjang malam. “Sleep Box adalah bentuk ekspresi rasa cinta dan terima kasih saya kepada istri dan anak-anak,” tulisnya. [SN/HBS]

Sumber: Dailymail

China Desak Inggris Jangan Mau Diintervesi Soal Huawei

Telko.id, Jakarta – Duta Besar China untuk Inggris, Liu Xiaoming, mendesak pemerintah London mengkaji kebijakan serta melawan tekanan eksternal khususnya intervensi Amerika Serikat terkait kasus keterlibatan Huawei dalam jaringan 5G di masa depan.

Liu Xiaoming mengatakan bahwa Beijing sangat berharap pemerintah Inggris bisa membuat keputusan tepat dan independen tentang keterlibatan Huawei untuk penyiapan jaringan 5G pada masa mendatang.

Menurut laporan The Guardian, permohonan tersebut diajukan oleh China di tengah perselisihan di Inggris mengenai kebocoran diskusi rahasia pemerintah tentang keputusan apakah Huawei harus terlibat dalam proyek jaringan 5G atau tidak.

{Baca juga: Huawei Cuma Diizinkan Akses Jaringan 5G, Lainnya Nay!}

Beberapa pihak percaya sejumlah menteri anti-China di Inggris memang sengaja membocorkan rincian pertemuan. Tujuannya tak lain, untuk memberi Huawei peran terbatas dalam proyek strategis itu.

Dikutip Telko.id, Senin (29/4/2019), mereka mengatakan bahwa para menteri telah membocorkan diskusi di bawah tekanan langsung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Ia telah melarang Huawei dari proyek serupa di AS.

{Baca juga: China Danai Huawei untuk Kepentingan Spionase?}

Liu Xiaoming mengemukakan, Inggris seharusnya memperhatikan kepentingan pribadi saat memutuskan masalah tersebut. Sebab jika tidak, hal itu justru akan merugikan diri sendiri dan pihak-pihak berkepentingan.

“London harus menolak proteksionisme. Trump telah mengambil kebijakan perdagangan yang bermusuhan dengan perusahaan-perusahaan China. Trump hanya ingin melindungi kepentingan AS, bukan negara lain,” pungkasnya. (SN/FHP)

Sumber: The Guardian