spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1247

Hasil Potret Berkualitas Pakai Kamera Oppo Reno 10x Lossless Zoom

0

Telko.id, Jakarta – Oppo Reno 10x Lossless Zoom merupakan salah satu smartphone yang menarik perhatian publik di tahun ini. Smartphone tersebut membawa inovasi baru di sektor kameranya lewat teknologi 10x Lossless Zoom.

Sekadar informasi, Oppo Reno 10x Lossless Zoom memiliki tiga kamera utama dan satu kamera depan berteknologi Pivot Rising Camera 16MP.

Kamera belakang ini masing-masing punya konfigurasi sensor 48MP Sony IMX586 sebagai lensa utama, lensa wide-angle dengan sensor 8MP dan lensa telephoto dengan sensor 13MP.

{Baca juga: Catat! Ini Tanggal Peluncuran Duo Oppo Reno di Indonesia}

Khusus lensa telephoto, Oppo menyematkan teknologi Optical Image Stabilization (OIS) dan memanfaatkan struktur lensa periskop seperti yang terdapat pada kapal selam. Berkat teknologi itu, kamera dapat memperbesar gambar hingga 5x optical-zoom dan 10x hybrid-zoom.

“Lensa telephoto menggunakan konsep seperti periskop di kapal selam. Lensa ini menggunakan metode D-Cut yang dapat mengurangi 13% ruang pada kamera,” jelas PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto di acara Oppo Reno 10x Lossless Zoom Experience di Jakarta, Jumat (26/04/2019).

Tim Telko.id sendiri telah mencoba kemampuan kamera yang pertama kali diperkenalkan konsepnya pada acara Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona, Spanyol beberapa waktu lalu. Untuk benar-benar menguji kemampuannya, kami mencobanya di kondisi malam dengan intensitas cahaya yang seadanya. Berikut beberapa fotonya:

Sebagian besar foto yang dihasilkan terlihat punya kualitas yang baik. Saat pengambilan dengan 1x zoom atau mode normal menggunakan lensa 48MP, foto punya detail yang baik dengan ketepatan warna yang berkualitas. Itu karena, foto dari lensa 48MP akan dimampatkan oleh sistem menjadi 12MP yang punya kualitas lebih baik.

Sementara saat foto diperbesar 5x hingga 10x, objek pada bar, audio mixer, hingga miniatur yang telah disediakan oleh pihak Oppo masih terlihat dengan sangat baik. Bar misalnya, botol-botol yang dipajang dapat terlihat dengan baik meski cahaya yang menyinarinya terbilang “apa adanya”.

{Baca juga: Bocoran Harga Oppo Reno, Lebih Murah dari Oppo R17 Pro?}

Begitu juga dengan ornamen tombol pada audio mixer, hingga objek mainan pada miniatur masih ditampilkan dengan detail dan warna yang bagus.

Oppo Reno 10x Lossless Zoom sendiri punya layar OLED 6,6 inci beresolusi Full HD+ dengan dukungan sensor sidik jari di dalam layarnya. Digunakan prosesor flagship Qualcomm Snapdragon 855, RAM 6GB/8GB, ROM 128GB/256GB, serta baterai berkapasitas 4,065 mAh dengan VOOC 3.0.

Smartphone ini diprediksi bakal diluncurkan pada akhir Mei atau Juni mendatang di Indonesia. Untuk harganya, kemungkinan smartphone tersebut dibanderol dengan harga antara Oppo R17 Pro yang dihargai Rp 9,9 jutaan dan Oppo Find X yang dibanderol Rp 13,4 jutaan. (FHP)

Persaingan Panas, Epic Games Store Ultimatum Steam

Telko.id, Jakarta – Persaingan antara Epic Games Store dan Steam semakin memanas. Gara-garanya, toko game milik Epic Games berhasil menarik minat beberapa publisher game AAA untuk merilis game terbaru mereka secara eksklusif di sana.

Hal tersebut membuat Steam meradang. Beberapa gamers juga protes karena beberapa game yang sudah pre-order di Steam malah pindah ke Epic Games.

Melihat itu, Epic Games Store pun mengirim ultimatum yang mungkin bisa mengakhiri perang asalkan Steam bersedia “tunduk” kepada mereka.

{Baca juga: Hore! Game Doraemon: Story of Seasons akan Hadir di Indonesia}

Dilansir dari Engadget, Minggu (28/04/2019), CEO Epic Games, Tim Sweeney memberikan prasayarat kepada Steam apabila ingin mengakhiri perang perebutan game eksklusif.

“Apabila Steam berkomitmen secara permanen memberikan pembagian hasil sebesar 88 persen kepada developer dan publisher tanpa syarat, Epic akan mundur dari lisensi eksklusif dengan tetap menghormati mitra sekaligus mempertimbangkan untuk menyediakan game di Steam,” tegas Sweeney lewat akun Twitter pribadinya.

Seperti diketahui, Sweeney menciptakan toko game sendiri di tahun lalu untuk memperbaiki bisnis developer dan publisher. Mereka menerapkan kebijakan pembagian hasil sebesar 88 persen untuk developer dan 12 persen.

{Baca juga: Epic Games “Didemo” Gamers China, Kenapa?}

Mereka memprotes Steam yang memberlakukan pembagian hasil 70 persen developer dan 30 persen untuk Steam. Sebelumnya, Epic juga memprotes kebijakan Google Play Store yang juga bersikap tidak pro developer seperti Steam.

Buntut dari perselisihan Epic dan Google Play Store adalah mereka tidak merilis Fortnite Mobile via Play Store, melainkan lewat toko aplikasi Epic Games sendiri.

Sejauh ini pihak Steam belum memberikan komentar atas ultimatum Epic Games Store. Namun, Epic Games Store bukan satu-satunya platform distribusi yang pro developer game. Discord Store juga memberlakukan pembagian hasil 80 persen untuk developer atau publisher game. (SN/FHP)

Sumber: Engadget

Gamers Jangan Kecewa, PlayStation 5 Masih Lama Dirilisnya

0

Telko.id, Jakarta – Para gamers dunia mungkin bakal kecewa mendengar berita terbaru dari Sony ini. Bagaimana tidak, Sony memastikan bahwa PlayStation 5 tidak akan diluncurkan pada tahun ini dan kecil kemungkinan bakal diluncurkan pada tahun depan.

Kepastian itu dibagikan oleh jurnalis dari Wall Street Journal, Takashi Mochizuki lewat akun Twitter pribadinya. Dalam kicauannya, ia mengatakan bahwa Sony menegaskan konsol suksesor PlayStation 4 itu tidak akan diluncurkan dalam waktu 12 bulan ke depan.

Itu artinya, Sony kemungkinan akan meluncurkan konsol barunya pada musim panas tahun depan atau pada musim gugur 2020.

{Baca juga: PlayStation 5 Dukung Resolusi 8K, 3D Audio dan SSD}

Jika Sony meluncurkan konsol terbarunya pada musim gugur, maka mereka merilis PlayStation 5 bertepatan dengan musim liburan. Selain itu, mereka akan punya kesempatan untuk memberikan informasi terkait konsol baru mereka pada ajang E3.

Tahun ini, menurut laporan The Verge, seperti dikutip Telko.id pada Minggu (28/04/2019), Sony tidak mengadakan konferensi pers di E3. Akan tetapi, Sony telah membocorkan sedikit spesifikasi dari PlayStation 5.

Nantinya konsol tersebut memiliki kemampuan untuk menayangkan game di kualitas 8K, memiliki teknologi audio 3D, punya memori penyimpanan berjenis SSD, dan dimungkinkan untuk memainkan game dari PlayStation 4.

Konsol tersebut juga akan ditenagai oleh CPU delapan core berbasis Ryzen generasi tiga dari AMD, yang dibuat dengan proses 7nm Zen.

{Baca juga: Panasaran Harga PlayStation 5? Ini Bocorannya}

Sebelumnya, muncul rumor soal harga PlayStation 5 muncul dari sumber anonim di situs Pastebin. Sumber itu mengklaim sebagai seorang developer asal Eropa yang sedang mengerjakan sebuah game yang bakal rilis bersamaan dengan PlayStation 5.

Sehubungan dengan pernyataannya, ia juga menyebutkan bahwa konsol tersebut bakal meluncur pada 2020 dan akan memiliki harga USD 100 lebih mahal ketimbang PlayStation 4 saat awal diluncurkan ke pasaran. (FHP)

Sumber: The Verge

Google Blokir Developer asal China di Play Store, Kenapa?

Telko.id, Jakarta – Google blokir developer asal China yang populer di Play Store. Google juga secara sistematis menghapus puluhan aplikasi setelah developer itu melakukan penipuan lewat iklan palsu dan menyalahgunakan izin pengguna.

DO Global, yang sebagian dimiliki Baidu, diketahui telah memproduksi klik iklan palsu untuk mendapatkan penghasilan. Google menyebut, pemblokiran itu sebagai tanggung jawab untuk melindungi para pengguna serta pengiklan.

Menurut Buzzfedd, seperti dikutip Telko.id, Minggu (28/04/2019), Google sudah berinvestasi alat dan sumber daya untuk memerangi penipuan dan penyalahgunaan secara global. Google mengklaim, sejauh ini upaya mereka berjalan efektif.

{Baca juga: Facebook Bersih-bersih Iklan Palsu}

“Kami aktif menyelidiki perilaku jahat. Kala menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan, termasuk menghapus kemampuan pengembang dalam memonetisasi aplikasi dengan AdMob atau menerbitkan di Play Store,” kata Google.

Berdasarkan laporan perusahaan, setidaknya enam aplikasi di Play Store ditemukan oleh para peneliti raksasa pencarian tersebut. Isinya berupa kode untuk mengklik iklan palsu yang berjalan di latar belakang, bahkan ketika pengguna telah menutup aplikasi.

DO Global sebelumnya memiliki sekitar 100 aplikasi di Play Store. Mayoritas terdaftar di bawah nama pengembang lain, seperti Pic Tools Group. BuzzFeed melaporkan bahwa 46 aplikasi di antaranya sudah dihapus dari Play Store.

{Baca juga: Google & Apple Didesak Hapus Aplikasi “Pengawas Wanita” Arab Saudi}

Sebelumnya, lebih dari 200 aplikasi di Play Store mengandung adware yang bisa membuat ponsel menampilkan iklan di luar aplikasi, mengarahkan pengguna ke situs dan tautan tertentu, bahkan mengunduh aplikasi yang sama sekali baru. (SN/FHP)

Sumber: Buzzfeed

Google Maps di Smartwatch Wear OS Tak Berfungsi, Kok Bisa?

0

Telko.id, Jakarta – Pelan tapi pasti, Google memperbaiki platform Wear OS dalam beberapa bulan terakhir. Namun, permasalahan justru muncul. Beberapa minggu terakhir, sebagian pengguna mengeluhkan fitur Google Maps yang tidak berfungsi di sistem operasi khusus perangkat wearable tersebut.

Dilansir GSMArena, sejumlah pengguna mengeluh tidak bisa memanfaatkan Maps di smartwatch Wear OS mereka. Pengguna hanya melihat layar polos berwarna putih dengan antarmuka Maps yang masih tampak.

Namun, Maps dilaporkan tidak mengalami permasalahan di Huawei Watch 2. Lain hal, smartwatch seperti TicWatch Pro, TicWatch S2, Fossil Q Explorist HR, Skagen Falster 2, Tag Heuer, serta Misfit mengalami problem itu.

{Baca juga: Smartwatch LV Tambour Horizon Gunakan Snapdragon Wear 3100}

Bahkan, sampai sekarang belum diketahui penyebab bug tersebut. Para pengguna mengaku mencoba memperbaikinya dengan cara membersihkan data aplikasi dampai mencopot serta memasangnya kembali di perangkat.

Akhir pekan lalu, A Mobovi Forums Admin menyebut bahwa permasalahan itu terjadi di versi terbaru aplikasi navigasi Google itu, yakni Google Maps v10.13.3. Sejumlah pengguna mengaku berhasil menggunakan aplikasi seperti biasa setelah kembali ke versi lama.

{Baca juga: Butuh 6 Tahun untuk Google “Tiru” Fitur Waze Ini}

Untuk melakukannya, pengguna perlu mencopot pembaruan aplikasi dan download versi 10.12.1 dari APK Mirror. Pada 13 April 2019, ahli produk Wear OS telah menyampaikan permasalahan tersebut kepada Google.

Sebelumnya, Google Maps telah menawarkan fitur berupa laporan lalu lintas. Gunanya untuk membantu pengguna menghindari kemacetan. Google juga menghadirkan fitur baru untuk kenyamanan pengguna kereta api. (SN/FHP)

Sumber: GSMArena

Asyik! Avatar Bitmoji Snapchat Bisa Dimainkan di Game SDK

Telko.id, Jakarta – Pengguna Snapchat, bersiap-siaplah karena sebentar lagi Anda bakal bisa bermain dengan avatar Bitmoji Snapchat di berbagai video game. Sebab belum lama ini, Snapchat meluncurkan Bitmoji untuk Game SDK.

Bitmoji untuk Game SDK memungkinkan para pengembang video game mengganti karakter permainan dengan avatar pengguna. Caranya, pemain hanya perlu memindai Snapcode mereka di layar untuk membuka kunci avatar di game.

“Kami ingin para pemain membuka game favorit secara mudah di perangkat apapun. Mereka bakal leluasa memindai untuk membawa Bitmoji langsung ke permainan,” kata juru bicara Snapchat.

{Baca juga: Snapchat Hadirkan Snap Games untuk Android dan iOS}

Di opsi untuk memilih avatar atau karakter, para pemain akan melihat Snapcode di layar. Mereka bisa langsung memindai kode melalui Snapchat untuk menautkan akun dan bermain Bitmoji.

Sayang, menurut Techcrunch, seperti dikutip Telko.id, Minggu (28/04/2019), tidak ada informasi di mana pengembang atau game yang akan mengintegrasikan avatar Bitmoji Snapchat untuk para pemain.

Yang jelas, saat ini terdapat dukungan untuk Unity, Unreal, dan startup game Virtual Reality Inggris PlayCanvas di dalam Snapchat. Hal itu tentu membuat pengalaman bermain lebih mengasyikkan.

{Baca juga: Akhirnya Jumlah Pengguna Snapchat Bertambah, Jadi Berapa?}

Di situs Bitmoji for Game, Snapchat memberitahu kepada para pemain untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru. Snapchat melakukannya untuk mengintegrasikan komunitas game.

Snapchat memang tengah berjuang meningkatkan pertumbuhan pengguna. Snapchat pun berupaya memanfaatkan game guna merealisasikan target tersebut untuk mendapatkan momentum. (SN/FHP)

Sumber: Techcrunch

Tahun Ini, iPhone XR Terbaru Punya Dua Kamera Canggih

0

Telko.id, Jakarta – Ada rumor anyar terkait iPhone XR keluaran terkini. Kabar yang baru saja beredar menyebut bahwa seri XR generasi selanjutnya bakal ditingkatkan kemampuan kameranya.

Menurut laporan Ubergizmo, dikutip Telko.id, Minggu (28/04/2019), Apple akan menyematkan dua kamera utama di iPhone XR teranyar. Modelnya seperti dual-camera milik iPhone X dan iPhone XS.

Satu kamera akan memiliki mode wide-angle, sedangkan satu lagi berfitur telephoto dengan optical-zoom 2x. Lensa telephoto pada iPhone tersebut nantinya akan menjadi kamera utama.

{Baca juga: iPhone XR Versi 2019 Punya Tiga Kamera Belakang?}

Selain itu, iPhone XR versi terbaru diklaim bakal punya kemampuan yang baik dalam hal foto portrait atau bokeh karena didukung sistem kamera iOS yang berkualitas.

Saat ini, kamera iPhone tersebut punya sistem algoritma khusus yang mampu menciptakan kualitas foto cukup baik. Meski demikian, kualitasnya tetap masih jauh berada di bawah kamera milik iPhone XS.

Selain didukung oleh Dual-Camera, bocoran terbaru mengungkapkan bahwa ada kemungkinan varian terbaru port USB-C dan dukungan fast charging 18W.

{Baca juga: Dua iPhone 2019 Bakal Lebih Tebal dan Berlayar Besar}

Sebelumnya, bocoran desain iPhone XR terbaru beredar di dunia maya. Desain anyar tersebut pun membuat banyak pihak kaget. Sebab, iPhone versi 2019 itu bakal mengalami banyak perubahan.

Yang menarik, smartphone tersebut akan memiliki tiga kamera belakang. Hal itu dibeberkan oleh Steve Hemmerstoffer alias OnLeaks via gambar render perangkat yang diduga adalah trio iPhone 2019. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Gak Cuma Fotografi, Oppo Reno Juga Jago di Audio

0

Telko.id, Jakarta – Smartphone terbaru Oppo, Oppo Reno dilaporkan menggunakan teknologi perekaman audio dari Nokia bernama OZO Audio. Hal itu terungkap lewat laporan kuartal I-2019 Nokia, seperti dikutip dari Nokiamob, Minggu (28/04/2019).

Dalam laporan tersebut, Nokia mengumumkan bahwa di awal kuartal II-2019, Oppo merilis smartphone flagship terbarunya, Oppo Reno yang menggunakan teknologi Nokia OZO Audio.

Nokia OZO Audio sendiri menggunakan beberapa mikrofon untuk menangkap audio berkualitas tinggi dari jauh, dan dalam radius 360 derajat.

{Baca juga: Bocoran Harga Oppo Reno, Lebih Murah dari Oppo R17 Pro?}

Dengan teknologi tersebut, tampaknya Oppo Reno tidak hanya memiliki kemampuan lebih di sisi fotografi, tapi juga dalam urusan rekaman audio juga.

Oppo sendiri meluncurkan dua seri dari Reno, yakni versi standar dan versi 10x Lossless Zoom. Reno standar mengusung layar berjenis OLED berukuran 6,4 inci beresolusi Full HD+ dengan dukungan sensor sidik jari di dalamnya.

Di dalamnya terdapat prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710, RAM 6GB/8GB, ROM 128GB/256GB, dan baterai berkapasitas 3,765 mAh yang didukung teknologi VOOC 3.0.

Smartphone ini hadir dengan kamera ganda dengan sensor 48MP sebagai lensa utama dan 5 MP. Sementara kamera depannya mengusung pivot rising camera 16 MP.

{Baca juga: Catat! Ini Tanggal Peluncuran Duo Oppo Reno di Indonesia}

Sedangkan Reno 10x Lossless Zoom, punya layar OLED 6,6 inci beresolusi Full HD+ dengan dukungan sensor sidik jari di dalam layarnya.

Digunakan prosesor flagship Qualcomm Snapdragon 855, RAM 6GB/8GB, ROM 128GB/256GB, serta baterai berkapasitas 4,065 mAh dengan VOOC 3.0.

Ada tiga kamera belakang di smartphone ini, masing-masing konfigurasinya adalah lensa utama 48MP Sony IMX586, lensa wide-angle 8MP, dan lensa telephoto 13MP yang bisa memperbesar gambar 5x optical-zoom dan 10x hybrid-zoom. (FHP)

Sumber: Nokiamob

AutoFull, Kursi Gaming Xiaomi Berdesain ala Kursi Sports Car

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi tampaknya melihat kesempatan besar di industri eSports yang diakui secara resmi oleh China sebagai sebuah profesi. Mereka baru saja meluncurkan kursi gaming bernama AutoFull dengan konsep desain ala sports car.

Menurut Gizmochina, seperti dikutip Telko.id pada Minggu (28/04/2019), Xiaomi terinspirasi oleh desain kursi mobil sport ketika merancang AutoFull.

Desainnya kursi gaming ini ergonomis, sehingga memberikan kenyamanan kepada para gamers yang duduk di sana.

{Baca juga: Seharga Mobil, Acer Yakin Kursi Gamingnya Laku di Indonesia}

Xiaomi menggunakan kulit sapi untuk melapisi seluruh kursi AutoFull, dan kapas 45D dengan kepadatan tinggi di dalamnya.

Terdapat juga sandaran kepala seperti lumbar pillow berukuran cukup besar untuk meningkatkan kenyamanan para gamers. Seperti kursi sports car, sandaran tangan kursi gaming ini juga dapat disesuaikan posisi dan ketinggiannya.

AutoFull dibanderol dengan harga USD 415 atau setara Rp 5,8 jutaan. Xiaomi menyediakan tiga opsi warna, yakni Yellow, Blue, dan Gray.

{Baca juga: Xiaomi Mi A3 Segera Diluncurkan dengan Snapdragon 730}

Xiaomi sendiri saat ini sedang mempersiapkan smartphone baru yang akan dirilis dalam waktu dekat. Smartphone itu disinyalir sebagai Xiaomi Mi A3, atau smartphone berbasis Android One dengan spesifikasi yang menggoda.

Smartphone itu diprediksi akan menggunakan prosesor Snapdragon 730 atau 730G dan baterai berkapasitas 4,000 mAh. Selain Mi A3, Xiaomi pun tengah mempersiapkan seri Redmi dengan prosesor Snapdragon 855 yang disinyalir bernama Redmi Pro 2. (FHP)

Sumber: Gizmochina

Hore! Mode Gaming Realme 3 Pro akan Hadir di Seri Lainnya

0

Telko.id, Jakarta – Mode gaming dari Realme 3 Pro, HyperBoost 2.0 dipastikan bakal dihadirkan juga pada smartphone Realme lainnya. Hal ini dipastikan langsung oleh CEO Realme India, Madhav Sheth lewat video terbaru di channel YouTube Realme India.

Perlu diketahui, HyperBoost 2.0 merupakan mode yang meningkatkan performa smartphone secara real-time.

Mode ini bakal meningkatkan waktu respon dari layar sentuh hingga 16,2% lewat fitur Touch Boost, dan meningkatkan frame rate hingga 38% menggunakan fitur Frame Boost.

{Baca juga: Samsung Galaxy M20 vs Realme 3: Duel Smartphone Harga Rp 2 Jutaan}

Sheth menyatakan, HyperBoost 2.0 akan hadir pada pembaruan ColorOS 6 berbasis Android Pie terbaru untuk Realme 1, Realme 2 Pro, dan Realme U1. Sementara untuk Realme 2 dan Realme C1, mereka masih mempertimbangkannya terlebih dahulu.

Realme 3 Pro sendiri merupakan smartphone menengah terbaru Realme yang pertama kali diluncurkan di New Delhi, India. Smartphone ini diklaim punya kemampuan gaming yang mumpuni berkat spesifikasi handal yang dibantu oleh adanya fitur HyperBoost 2.0.

{Baca juga: Realme 3 Pro Sanggup Main Fortnite 60fps, Pakai Spek Tinggi?}

Smartphone ini mengusung layar berukuran 6,3 inci beresolusi Full HD+ dan telah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 5. Realme menyematkan mesin utama berupa prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710 (10nm), RAM 4GB/6GB, ROM 64GB/128GB, dan baterai berkapasitas 4,045 mAh dengan VOOC 3.0.

Realme 3 Pro punya kamera ganda beresolusi masing-masing 16MP dan 5MP. Sementara kamera depannya beresolusi 25MP aperture f/2.0. Smartphone ini dibanderol dengan harga mulai USD 200 atau setara Rp 2,8 jutaan dan USD 245 atau Rp 3,4 jutaan untuk versi tertingginya. (FHP)