spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1246

Hasil RUPS 2019, Susunan Direksi Indosat Ooredoo Berubah

0

Telko.id – PT Indosat Tbk (“Indosat Ooredoo” atau “Perseroan”) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST” atau ”Rapat”) di Kantor Pusat Perseroan (03/05).

Dalam rapat tersebut ada beberapa agenda. Pertama, menyetujui laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Kedua, Menyetujui penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2019. Ketiga, menyetujui penunjukan Auditor Independen Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

Keempat, laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap III Tahun 2018, Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019. Kelima, menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan dan keenam, menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan mengenai perubahan Kegiatan Usaha Utama Perseroan.

Selain itu, RUPST juga menyetujui penunjukan Bapak Chrisna A. Wardhana sebagai akuntan publik Perseroan dan Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan/anggota jaringan kantor PwC (”PwC”) sebagai Kantor Akuntan Publik Perseroan untuk tahun 2019.

RUPST menetapkan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk periode sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2020 (sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan) adalah sebagai berikut:

  1. Bapak Waleed Mohamed Ebrahim Alsayed, Komisaris Utama
  2. Bapak Hans Anthony Kuropatwa, Komisaris
  3. Bapak Hilal Suleiman Malawi, Komisaris
  4. Bapak Heru Pambudi, Komisaris
  5. Bapak Afini Boer, Komisaris
  6. Bapak Andrew Tor Oddvar Kvålseth, Komisaris
  7. Bapak Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, Komisaris
  8. Bapak Syed Maqbul Quader, Komisaris Independen
  9. Bapak Elisa Lumbantoruan, Komisaris Independen
  10. Bapak Wijayanto Samirin, Komisaris Independen

Dan susunan anggota Direksi Perseroan untuk periode sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2020 (sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan) adalah sebagai berikut:

  1. Bapak Chris Kanter,  Direktur Utama
  2. Bapak Eyas Naif Saleh Assaf, Direktur
  3. Bapak Arief Musta’in, Direktur
  4. Bapak Vikram Sinha, Direktur
  5. Bapak Irsyad Sahroni,  Direktur Independen

Laporan Tahunan Perseroan tahun 2018 mengangkat tema “LEADing Through Trust”, dimana dalam menghadapi era industri telekomunikasi yang semakin kompetitif, perusahaan berkomitmen untuk memimpin dengan cara membangun kepercayaan pelanggan melalui perilaku terpercaya, transparan dan dapat diandalkan sehingga meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan kami menuju pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Sebagai informasi tambahan, PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo hanya mencatat pendapatan sebesar Rp23,14 triliun sepanjang 2018 anjlok 23% dibandingkan periode 2017 sebesar Rp29,92 triliun.

Dikutip dari laporan keuangan induk usahanya, Ooredoo, Indosat sepanjang 2018 memiliki Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) sebesar Rp7,67 triliun turun 43,9% dibandingkan periode 2017 sebesar Rp13,69 triliun.

EBITDA marjin sepanjang 2018 hanya 33% turun dibandingkan 2017 sebesar 46%.

Indosat sepanjang 2018 memiliki 58 juta pengguna dengan Average Revenue Per User (ARPU) campuran sekitar Rp23 ribuan.

Dalam rilisnya, Ooreddo menyatakan kinerja anak usahanya di Indonesia dipengaruhi oleh peraturan pemerintah tentang registrasi kartu perdana prabayar berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Ooredoo menegaskan anak usahanya akan meningkatkan investasi dalam pengembangan jaringan terutama di luar Jawa, pergeseran strategi penjualan dari push ke market pull, dan disiplin dalam pengeluaran.

Ooredoo Group memiliki 115 juta pelanggan dari semua wilayah operasinya dimana Indosat Ooredoo menyumbang 50% pengguna.(Icha)

 

 

Tokodistributor Hadirkan Solusi Bisnis Tanpa Modal Untuk Reseller

Telko.id, Jakarta – Tokodistributor, Sebuah B2B (business-to-business) marketplace. Sebagai solusi bisnis untuk para reseller online dan offline atau siapapun yang ingin memulai usaha menjadi seorang reseller. Tokodistributor hadir menjadi pelopor B2B marketplace yang berbeda dari B2B marketplace lainnya dengan berbagai fitur menarik untuk mempermudah user menggunakan nya.

Tony Kho selaku founder mengatakan,  saat membangun bisnisnya dari nol, Tokodistributor ingin memberikan peluang kepada semua orang untuk berbisnis. Hal tersebut seperti visi dan misi Tokodistributor yaitu menciptakan peluang dan kesempatan sukses yang sama besar untuk setiap orang yang ingin berusaha.

{Baca juga : MAXstream Tayang Serial ‘Negeri 5 Menara’ Selama Ramadhan}

Tony juga menjelaskan, hadirnya Tokodistributor pun menjadi sebuah solusi untuk membantu meningkatkan jumlah pengusaha baru di Indonesia yang masih jauh dari angka pengusaha di negara maju. “Dengan adanya Tokodistributor, akan ada jembatan yang menjadi solusi untuk membantu meningkatkan gairah masyarakat untuk menjadi pengusaha,” ungkapnya

Dengan begitu, kehadiran Tokodistributor akan memberikan peluang untuk para mahasiswa, ibu rumah tangga hingga para karyawan yang ingin menambah penghasilan mereka. Harga produk grosir dari supplier tangan pertama dari Tokodistributor tentu akan memudahkan reseller untuk menjual kembali produk tersebut secara online melalu social media, marketplace B2C maupun secara offline kepada teman, saudara, kerabat, dan lingkungannya.

{Baca juga : Siap-siap! Smartphone Berprosesor Helio P90 akan Dirilis Tahun Ini}

“Inilah kesempatan terbaik untuk semua orang yang ingin mengembangkan atau memulai bisnis sendiri. Segera manfaatkan kesempatan ini karena di Tokodistributor beli murah, jual mudah, untung melimpah,” tutup Tony. (MS)

Bocoran Spek Lengkap OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro

0

Telko.id, Jakarta – Kurang lebih 2 minggu lagi, OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro akan resmi diluncurkan. Meski belum diperkenalkan, tapi spesifikasi lengkap dari kedua smartphone ini sudah terungkap.

Dilansir dari GSMArena, Jumat (03/05/2019), kedua smartphone ini mengusung spesifikasi flagship.

Namun, ada sejumlah perbedaan antara OnePlus 7 dan versi Pro-nya, khususnya di sektor layar, konfigurasi RAM, dan teknologi kameranya.

{Baca juga: OnePlus akan Luncurkan Mobil Listrik, Cuma April Mop?}

OnePlus 7 mengusung layar berjenis AMOLED berukuran 6,2 inci dengan resolusi Full HD+. Smartphone ini memiliki notch atau poni di atasnya dengan bentuk waterdrop sebagai tempat bagi kamera depannya.

Sedangkan versi Pro, punya layar AMOLED berukuran 6,64 inci beresolusi QHD+ dengan refresh rate 90 Hz. Layar ini benar-benar fullscreen, karena mengadopsi desain kamera pop-up untuk menyimpan dan menyembunyikan kamera depannya.

Layar dari keduanya juga sudah mendukung teknologi on-screen fingerprint yang diklaim punya respon cukup cepat. Di sisi dapur pacu, terdapat prosesor Qualcomm Snapdragon 855 (7nm) sebagai mesin utamanya.

Didukung juga RAM 6GB dan baterai 4,150 mAh untuk OnePlus 7, serta RAM 10GB dan baterai 4,000 mAh untuk OnePlus 7 Pro. OnePlus pun menyematkan teknologi 30W Warp Charge untuk mempercepat pengisian baterai keduanya.

{Baca juga: Hore! Harga iPhone XR Dikorting Hingga Rp 3,6 Jutaan}

OnePlus 7 punya kamera ganda, dengan konfigurasi sensor 48MP sebagai lensa utama dan lensa telephoto yang belum diketahui resolusinya. Sementara versi Pro, punya tiga kamera utama, masing-masing punya sensor 48MP untuk lensa utama, lensa telephoto, dan lensa ultra-wide-angle.

Bocoran spek ini memang belum dikonfirmasi kebenarannya, karena disebarkan oleh seorang pengguna di situs Baidu. Jadi, kita tunggu saja kehadiran kedua smartphone ini pada acara peluncurannya pada 14 Mei mendatang ya! (FHP)

SUmber: GSMArena

Bingung Cari Travel Umrah? Pakai Satu Aplikasi Ini Bisa Langsung Cek 11 Travel

0

Telko.id – Anda cari travel umrah? Pasti bingung, karena begitu banyak. Bisanya, cari referensi dari temen-teman yang sudah pernah berangkat atau lihat iklan. Tapi untuk mnegkomparasi pasti tidak mudah juga. Sekarang ada aplikasi Safar. Aplikasi online marketplace untuk perjalanan umrah.

Perusahaan travel technology, Safar Anugerah Indonesia (Safar) ini dilakukan dengan dukungan dari salah satu anak perusahaan Telkom Group,  Metranet yang memiliki fokus bisnis monetisasi industri online seperti konten mobile, commerce, online ticketing, dan social network game.

Setyo Budianto Digital Consumer Director Metranet mengungkapkan,  Metranet memiliki komitmen besar untuk mengembangan industri digital di Indonesia. “Kami melihat Safar memiliki potensi growth yang cukup tinggi. Dalam kemitraan ini, Metranet berperan sebagai partner untuk pengembangan strategi pemasaran dan sosialisasi produk Safar ke berbagai calon mitra serta calon konsumen. Kami optimis melalui platform digital advertising andalan kami, pendistribusian iklan digital Safar dapat menyasar ke target audiens yang tepat sesuai dengan profil Safar.”

Bersama dengan  Metranet, Safar juga akan fokus melakukan pengembangan bisnis ke depannya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam lingkungan bisnis industri umrah yang nantinya akan meningkatkan value chain ke semua pelaku bisnis di industri ini.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tahun 2018, negara di Asia menempati posisi teratas dalam hal jumlah jemaah umrah. Pakistan menempati urutan pertama, disusul oleh Indonesia di urutan kedua.

Berdasarkan data dari World Travel and Tourism tentang bisnis wisata Islami, bisnis umrah di Indonesia sampai tahun 2018 bisa meraup keuntungan Rp 3,16 triliun. Angka ini didukung catatan Kementerian Agama Republik Indonesia tentang kenaikan jumlah jemaah umrah yang mencapai 1.100.000 orang di tahun 2018.

Aplikasi untuk perjalanan umrah ini dinilai Andang Sentanu CEO Safar sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk membantu para calon jemaah Indonesia yang hendak merencanakan perjalanan umrah dengan lebih gampang dan aman.

“Gampang, yakni pengguna dapat mencari paket umrah melalui langkah yang mudah, serta proses pembelian yang ringkas dan cepat. Aman, di mana dana dari jemaah akan tersimpan dengan aman di joint account dan hanya bisa dicairkan ketika mitra travel telah menyelesaikan tanggung jawabnya pada jemaah,” tutur Andang.

Safar berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada calon jemaah dan jemaah umrah melalui tiga jenis layanannya, yaitu online marketplace sebagai penyedia ragam biro perjalanan umrah secara online, travel management system yang mengelola data ketersediaan paket umrah secara lengkap, dan travel assistance yang merupakan pendampingan kepada calon jemaah selama proses perjalanan umrah.

Mengusung tagline “Satu aplikasi untuk perjalanan umrah Anda”, pengguna juga akan menikmati fitur-fitur berikut:

1.     Kepraktisan calon jemaah dalam mencari paket dan membeli paket umrah.

2.    Kemudahan submit dokumen calon jemaah kepada mitra travel untuk proses persiapan perjalanan umrah.

3. Keamanan dana jemaah dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi transaksi terkini.

4.     Kenyamanan bagi jemaah dengan informasi pendampingan langsung dari aplikasi selama ibadah umrah.

5.     Komunikasi dan update informasi antara jemaah, Safar, dan mitra travel melalui aplikasi.

6.     Pengembangan fitur aplikasi untuk meningkatkan kenyamanan calon jemaah dalam menjalankan ibadah umrah baik sebelum, selama perjalanan umrah dan hingga setelah kembali ke Tanah Air.

7.     Kerjasama intensif dengan mitra travel untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proses umrah.

“Sebagai penghubung antara mitra travel umrah dengan publik, kami ingin terus menjaga kualitas dan kontrol layanan agar benar-benar menghadirkan nilai tambah dari segi kemudahan dan keamanan bagi para peminat umrah. Terlebih umrah adalah perjalanan religius dimana kami ingin pengguna Safar bisa fokus beribadah tanpa memikirkan hal-hal teknis selama perjalanannya. Karenanya kami memiliki tiga fase pendampingan dan monitoring selama umrah,” tambah Andang.

Pada fase persiapan, Safar dan mitra travel umrah yang dipilih akan mendata kelengkapan berkas jemaah, seperti tiket, paspor, visa, vaksinasi dan lainnya. Fase keberangkatan, jemaah dapat menggunakan aplikasi Safar untuk memantau jarak dengan masjid, penginapan, dan pusat perbelanjaan. Fase kedatangan merupakan bagian terakhir dari perjalanan, Safar menyediakan opsi dokumentasi, memorabilia bahkan pencatatan alumni perjalanan untuk menjaga silaturahmi.

Semakin tinggi animo masyarakat muslim untuk beribadah ke tanah suci, semakin besar pula dampaknya pada kemunculan pelaku bisnis di industri ini. Terlebih di era digital, masyarakat akan semakin terdorong untuk membandingkan biro travel yang satu dengan yang lainnya melalui internet, selain tentu masih mengandalkan testimoni atau pengalaman dari kerabat atau teman.

Proses screening mitra travel Safar dilakukan secara internal mulai dari pengecekan data di Kementerian Agama, penetapan kandidat (shortlisting) dan pendekatan langsung ke mitra potensial. Sampai saat ini Safar sudah memiliki 11 mitra travel dan sampai akhir tahun 2019 perusahaan menargetkan untuk memiliki 50 mitra travel dari seluruh Indonesia.

“Kami menyadari industri ini sangat mengutamakan kepercayaan. Sebagai middle man, kami perlu menjaga kepercayaan dari sisi jemaah dan mitra travel. Karenanya, fokus kami saat ini adalah menjalin komunikasi personal kepada calon mitra-mitra travel dan masyarakat tentang layanan kami. Kedepan, Safar akan mengadakan roadshow ke kota-kota lain, baik dalam usaha untuk menjalin hubungan kerjasama dengan calon-calon mitra travel, dan sekaligus juga untuk memperkenalkan Safar secara langsung kepada pasar dan calon-calon jemaah,” tutup Andang. (Icha)

 

 

Bidik Kaum Milenial, Advance Digital Membuka Official Store Online

Telko.id, Jakarta – Sebagai perusahaan dalam negeri yang memproduksi piranti elektronik berbasis teknologi informasi dan komputasi, Advance Digital memiliki visi menjadi perusahaan nasional produk elektronik berbasis teknologi informasi terdepan.

Fokus produk yang dikembangkan Advance Digital adalah speaker aktif dan bluetooth, aksesoris handphone seperti powerbank, kabel data, car charger dan adaptor charger serta perangkat home appliance seperti rice cooker, blender, kipas angin dan juga termasuk produk aksesoris komputer.

{Baca juga : Menkominfo: Jaringan 5G Lebih Cocok untuk Industri }

Perusahaan ini memiliki dealer besar di setiap kota sampai pelosok yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami memiliki jaringan retail yang kuat karena produk kami sangat diminati konsumen tanah air. Produk kami banyak di minati di pasaran karena kami mengutamakan kualitas dengan terus melakukan inovasi produk dengan harga terjangkau,” ungkap Wijaya.

Memasuki era digital, Advance Digital perusahaan ini membuat terobosan dengan membuka official store di Shopee untuk memenuhi antusias konsumen online dengan kualitas dan kredibilitas Shopee sebagai marketplace terbaik, terbesar dengan traffic pengguna terbanyak di Indonesia.

“Untuk official store di Shopee dan Tokopedia, pengunjung bisa langsung mengujungi websitenya. Dalam waktu dekat kami juga akan membuka official store di marketplace lainnya. Sehingga penetrasi kami untuk menjaring pasar milenial lebih masif,” ungkap Wijaya.

{Baca juga : Ponsel “Batu Bata” Energizer Batal Dijual, Ini Alasannya}

Grab, Ovo & Tokopedia Kompak Kampanye “Patungan untuk Berbagi”

Telko.id, Jakarta – Menjelang bulan Ramadhan, Grab, Ovo dan Tokopedia kompak meluncurkan kampanye “Patungan untuk Berbagi”. Kampanye tersebut merupakan kolaborasi gerakan sosial untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia berdonasi melalui ketiga platform tersebut.

Menurut Direktur Ovo, Harianto Gunawan kampanye “Patungan untuk Berbagi” hadir secara khusus untuk mengunggah semangat berbagi melalui donasi berbasis digital yang dapat dilakukan aplikasi Ovo, Tokopedia dan Grab.

“Kami bertiga sebagai pelaku digital ekosistem terbesar melakukan kolaborasi dengan memberikan inovasi-inovasi yang baru dan membawa dampak besar bagi Indonesia,” kata Harianto di acara peluncuran kampanye “Patungan untuk Berbagi” di Jakarta, Kamis (02/04/2019).

{Baca juga: Cuma 29 Menit, GrabFood Tercepat Antar Pesan Makanan}

Hal yang sama juga dikatakan oleh President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.  Pihaknya ingin berkontribusi membantu para pengguna Grab menjadi lebih dekat dengan sesama yang membutuhkan.

Ridzki menilai jika kolaborasi ini sejalan dengan misi #TechForGood dari Grab yaitu untuk meningkatkan kontribusi sosial masyarakat Indonesia. “Sehingga inovasi teknologi Patungan untuk berbagi ini bisa melakukan donasi di 3 aplikasi ini,” tambah Ridzki.

Sedangkan terkait hasil donasi, nantinya akan disalurkan dalam bentuk paket Beasiswa dan Peralatan Sekolah. Pemerintah Indonesia pun menyambut baik kampanye ini.

Menurut Menkominfo Rudiantara pihaknya mengapresiasi dan mendukung kampanye ini. Gerakan sosial tersebut membuktikan ekosistem digital bisa menggerakan masyarakat Indonesia untuk berbagi keapda sesama yang membutuhkan.

“Memang berbagi di bulan puasa itu luar biasa dan ini sangat membanggakan karena semangat yang merupakan kearifan lokal ini tetap dilestarikan,” tutup Rudiantara.

{Baca juga: Tokopedia ByMe, Fitur Rekomendasi Produk Favorit Influencer}

Selain menggelar donasi online, mereka juga menggelar acara offline yakni Festival Patungan untuk Berbagi yang diadakan di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Medan dan Makassar yaitu tanggal 22 Mei sampai 26 Mei 2019.

Acara tersebut akan menampilkan ratusan merchants dari Ovo, Tokopedia dan GrabFood akan memanjakan pengunjung dengan banyaknya pilihan kegiatan. [NM/HBS]

 

Wizards Unite Bisa Dimainkan di Android

Telko.id, Jakarta – Gamers di Australia dan Selandia Baru berkesempatan untuk menjajal terbaru buatan Niantic, Harry Potter: Wizards Unite. Meski masih dalam tahap uji coba atau beta, Niantic selaku developer ingin mendapatkan masukan dari gamers untuk menyempurnakan game Harry Potter ini.

Dilaprkan CNET, seperti dikutip Telko.id pada Kamis (02/05/2019), Niantic telah menegaskan bahwa uji coba Harry Potter: Wizards Unite untuk gamers bertujuan untuk proses penyempurnaan dari game AR tersebut atau Augmented Reality.

Layaknya game Pokemon Go, para gamers wajib mencari makhluk dan artefak ajaib khas dunia Hogwarts via smartphone mereka.

{Baca juga: Game Mario Kart Tour Mulai Diuji Coba di Android}

“Fitur, bahasa yang tersedia, desain, dan tampilan keseluruhan belumlah final. Produk versi beta tersebut mungkin bermasalah dan kadang-kadang tidak stabil. Kami sedang dalam proses pengembangan,” ujar Niantic.

Sayang, Niantic tidak merinci tentang perluasan pengujian beta ke negara lain. Selain itu, mereka juga belum bisa memastikan kapan Harry Potter: Wizards Unite bakal resmi rilis ke pasaran.

“Pengguna bisa melakukan pendaftaran pengujian di Google Play Store. Untuk sementara, Harry Potter: Wizards Unite belum akan tersedia di perangkat bersistem operasi iOS,” papar Niantic.

{Baca juga: Angry Birds: Isle of Pig Tersedia Gratis di App Store}

Sebelumnya, Niantic mengumumkan bahwa serian Ingress: The Animation tayang di Netflix pada 30 April lalu. Serial animasi tersebut diadaptasi dari game berbasis AR bernama Ingress yang mulai populer berkat game Pokemon Go. (BA/FHP)

Sumber: CNET

MAXstream Tayang Serial ‘Negeri 5 Menara’ Selama Ramadhan

0

Telko.id, Jakarta – Menyambut datangnya bulan Ramadhan, Telkomsel melalui aplikasi video streaming MAXstream berkolaborasi dengan Melon dan rumah produksi E-Motion meluncurkan serial drama religi berjudul “Negeri 5 Menara”.

Serial yang dikemas dalam 30 episode ini mulai tayang perdana per episode-nya setiap hari selama bulan Ramadhan pada pukul 17:00 WIB.

Diangkat dari kisah novel dengan judul yang sama, alur cerita mengikuti perjalanan Alif dan lima sahabat masa kecilnya yang membentuk pertemanan di pesantren dan berjanji di bawah menara masjid pesantren bahwa suatu hari nanti ketika mereka sudah dewasa, mereka akan bertemu kembali di Trafalgar Square, London-Inggris.

Kisah Negeri 5 Menara merupakan hasil karya Sutradara Reka Wijaya (Bajaj Bajuri) dan Produser Avesina Soebli (Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku). Melalui serial ini, penonton diajak untuk merefleksikan tujuan hidup dan tetap memupuk semangat tabah mengejar mimpi.

{Baca juga: MAXstream Tayang Serial “Unscripted Man” di Hari Valentine}

Serial inspiratif Negeri 5 Menara dibungkus dengan konsep interaktif. Di setiap akhir episode, pelanggan Telkomsel dapat berpartisipasi pada kuis untuk menjawab pertanyaan seputar episode yang baru tayang dengan mengakses UMB Telkomsel Siaga *123# (bebas biaya pulsa).

Jawaban yang benar akan mendapatkan 5 kupon undian program Ramadhan & Idul Fitri Telkomsel. Pelanggan juga bisa mendapatkan konten behind the scene dengan menghubungi *500*175#.

“Kami sangat antusias menghadirkan konten bertema religi dalam MAXstream Original. Ini juga sebagai strategi kami untuk mengangkat konten lokal sesuai dengan visi kami,” kata Head of Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin Tristram di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

MAXstream sebelumnya telah menghadirkan serial MAXstream Original lainnya yaitu serial horror berjudul “Nawangsih” karya Melly Goeslaw yang ditonton lebih dari 2,3 juta kali.

Selain itu, serial lainnya yang mendapatkan perhatian cukup tinggi adalah Brata yang ber-genre action, Critical Eleven yang ber-genre drama dan Pulang Pulang Ganteng dengan genre komedi.

{Baca juga: Telkomsel MAXstream Hadirkan Web Series Horor “Nawangsih”}

Selain memproduksi serial orisinil dengan cita rasa lokal, MAXstream juga menyediakan konten lain seperti film, TV show, olahraga (English Premier League, Italian Serie A, France Ligue 1, Spanish La Liga, maupun kartun dari berbagai saluran TV lokal dan internasional, serta layanan video-on-demand.

Sejak diluncurkan di tahun 2018, MAXstream telah menjadi salah satu layanan video streaming yang paling diminati masyarakat Indonesia dengan lebih dari 14 juta unduhan. [HBS]

Ponsel “Batu Bata” Energizer Batal Dijual, Ini Alasannya

0

Telko.id, Jakarta – Ponsel Energizer Power Max P18K Pop diumumkan pada gelaran MWC pada Februari 2019 lalu. Ponsel itu diklaim mempunyai kapasitas baterai terbesar di dunia. Sayangnya menurut kabar terbaru menyebutkan ponsel “batu bata” itu batal diluncurkan.

Menurut laporan Phone Arena, dua bulan setelah diumumkan pada ajang MWC 2019, ponsel Energizer Power Max P18K Pop secara resmi dinyatakan batal meluncur ke pasaran. Avenir Telecom pun menjelaskan alasannya.

Avenir Telecom, perusahaan yang mengembangkan ponsel super awet ini mengalami kesulitan dalam hal penggalangan dana. Donasi melalui laman Indiegogo tak mencapai angka USD 1,2 juta sebagai syarat minimal.

Padahal, Avenir Telecom mensyaratkan dana terkumpul USD 1,2 juta untuk melego ponsel ini seharga USD 549 per unit. Dengan kata lain, ponsel tersebut harus terjual 2.200 unit.

{Baca juga: Energizer Rilis Smartphone dengan Baterai Terbesar di Dunia}

Namun, dikutip Telko.id, Kamis (2/5/2019), sampai akhir April 2019, angka tersebut belum tercapai. Menurut laporan terbaru Indiegogo, dana minimal yang terkumpul untuk produksi ponsel itu baru mencapai jumlah total USD 15.005.

Asal tahu saja, ponsel Energizer ini berkapasitas baterai 18.000 mAh, yang artinya bisa dipakai untuk melakukan panggilan telepon selama 90 jam dengan sekali pengisian daya. Hingga kini belum ada ponsel yang memiliki daya tahan sekuat itu.

Ponsel Energizer Power Max P18K Pop memiliki lima kamera. Dua di antaranya adalah kamera selfie yang muncul hanya saat dibutuhkan. Selebihnya, fitur di ponsel tebal dan seukuran batu bata itu sama persis dengan ponsel  lain. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena