spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1233

Tegas! Instagram Serius Berantas Konten Hoaks Bareng Facebook

Telko.id, Jakarta – Instagram menyatakan keseriusannya untuk memberantas konten hoaks di platform mereka. Mereka bahkan menggandeng Facebook Fact-checkers untuk memberantas foto dan video hoaks, dan menjaga penyebarannya tidak meluas.

Dikutip dari Engadget, Selasa (07/05/2019), Instagram nantinya tidak akan menghapus konten hoaks. Namun, media sosial ini memilih untuk tidak memunculkannya di tab Explore atau di halaman hasil pencarian hashtag.

“Pendekatan kami terhadap informasi yang salah sama dengan Facebook. Ketika kami menemukan informasi yang salah, daripada menghapusnya, kami akan mengurangi distribusinya,” kata juru bicara Instagram.

Sebelumnya, sejak pemilihan jangka menengah Amerika Serikat, Instagram dilaporkan telah bekerja sama dengan tim News Feed Integrity Facebook. Ketika itu saat konten hoaks ditemukan di Facebook, mereka juga akan mencarinya di platform Instagram.

{Baca juga: Sambut Bulan Puasa, Instagram Rilis Filter dan Stiker Ramadhan}

Instagram juga mempertimbangkan untuk menambahkan pop-up yang muncul ketika orang mencari informasi yang salah, seperti konten anti-vaksin. Namun, ada yang mengatakan itu tidak cukup ampuh, dan seharusnya Instagram memberi peringatan kepada pengguna ketika ingin menyukai atau mengomentari konten hoaks tersebut.

Selain Facebook dan Instagram, pemerintah Indonesia juga terus memberantas konten hoaks. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengindentifikasi  hoaks sepanjang bulan April 2019. Hasilnya sebanyak 486 hoaks berhasil diidentifikasi sepanjang masa Pemilu 2019 tersebut.

{Baca juga: Kominfo Temukan 486 Konten Hoaks, Mayoritas Isu Politik}

Menurut Plt. Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu pihaknya menelusuri konten hoaks melalui mesin AIS. Dari hasil penelusuran mesin tersebut, tercatat jumlah hoaks, kabar bohong, berita palsu dan ujaran kebencian terus meningkat menjelang hari pencoblosan 17 April 2019.

Jumlah berita palsu ternyata jumlah semakin bertambah pasca pencoblosan, dengan mayoritas hoaks adalah terkait masalah politik. “Dari  486 hoaks selama April 2019 tersebut, terdapat 209 hoaks kategoti politik,” kata Ferdinandus Setu. (NM/FHP)

Sumber: Engadget

3 Aplikasi Kencan Ini Dihapus Apple dan Google, Apa Saja?

Telko.id, Jakarta – Apple dan Google baru-baru ini mengeluarkan kebijakan baru di platform mereka. Kedua raksasa teknologi ini sepakat untuk menghapus 3 aplikasi kencan online di platform App Store dan Google Play Store.

Kebijakan ini dikeluarkan setelah Federal Trade Commission (FTC) merilis kebijakan terkait batas umur pengguna.

Dikutip dari Engadget, Selasa (07/05/2019), ketiga aplikasi kencan itu adalah FastMeet, Meet24 dan Meet4U. Ketiga aplikasi ini dibuat oleh pengembang Wildec.

Dihapusnya ketiga aplikasi tersebut dilakukan setelah FTC menemukan bahwa ketiganya memungkinkan anak-anak dibawah 13 tahun untuk melakukan pendaftaran. Hal ini sontak melanggar Children’s Online Privacy Protection Rule (COPPA) Amerika Serikat.

Menurut FTC, pihak Wildec menyadari jika ada pengguna di bawah umur, dan ada beberapa orang yang menghadapi tuntutan pidana karena menghubungi anak-anak melalui aplikasi mereka.

{Baca juga: Aplikasi Kencan Facebook Berubah Nama Jadi Secret Crush}

Peringatan dari FTC mendesak Wildec untuk menghapus informasi pribadi untuk anak-anak, dan mewajibkan pengguna di bawah umur untuk meminta izin orang tua sebelum mengakses aplikasi, dan memastikan semua aplikasinya menghormati COPPA dan Undang-undang FTC.

Meski telah menghapusnya, namun Google dan Apple masih memberikan kesempatan bagi Wildec untuk memperbaiki aplikasinya. Ketiganya akan diizinkan kembali ke App Store dan Play Store jika ada perubahan.

Tidak pasti apakah Wildec akan mematuhinya. Tetapi ini adalah pengingat bahwa masalah dengan pengguna di bawah umur itu bisa menjadi masalah bagi pihak pengembang aplikasi. Syarat umur pengguna sendiri dibuat untuk mencegah perilaku pelecehan anak di aplikasi kencan online.

Pasalnya, pada awal Februari 2019 lalu isu tak sedap melanda aplikasi kencan Tinder dan Grindr. Betapa tidak, keduanya tersangkut masalah terkait pengawasan pengguna, menyusul laporan adanya pelecehan seksual terhadap anak-anak di aplikasi tersebut.

{Baca juga: Ada Kasus Pelecehan Anak di Aplikasi Kencan Tinder, Kok Bisa?}

Dilansir Telko.id dari The Verge, pada Selasa (12/02/2019), media Sunday Times Inggris menulis bahwa penegak hukum telah menyelidiki lebih dari 30 kasus anak-anak yang mengelabui persyaratan usia pada Tinder dan Grindr dan disana mereka terjerat ajakan pengguna lain sehingga mengalami kasus pemerkosaan. (NM/FHP)

Sumber: Engadget

Canggih! Kamera Oppo Reno 10x Zoom Bisa 60x Digital Zoom

0

Telko.id, Jakarta – Oppo Reno 10x Zoom baru saja membuat gebrakan di bidang kamera. Bagaimana tidak, ketika kamera smartphone flagship lain seperti Huawei P30 Pro hanya sanggup mencapai 50x digital-zoom, kamera Oppo Reno 10x Zoom sudah sanggup memperbesar gambar hingga 60x digital-zoom!

Hal ini pertama kali diungkapkan oleh Vice President Oppo, Brian Shen lewat halaman Weibo pribadinya.

Kemampuan 60x digital-zoom itu mampu menangkap bagian atas gedung yang lokasinya sangat jauh dari tempat Shen mengambil gambar.

{Baca juga: Hasil Potret Berkualitas Pakai Kamera Oppo Reno 10x Lossless Zoom}

Yang hebat, detail dari gedung itu tampak cukup bagus meski telah diperbesar hingga 60x secara digital. Asal tahu saja, perbesaran secara digital biasanya memiliki kualitas detail yang tidak lebih baik daripada perbesaran secara optical.

Teknologi ini alhasil menjadi inovasi baru lainnya yang dibawa Reno kepada para penggunanya. Setelah sebelumnya, smartphone ini membawa inovasi berupa teknologi 10x Lossless Zoom.

Oppo Reno 10x Zoom sendiri memiliki tiga kamera utama, dengan konfigurasi masing-masing sensor 48MP Sony IMX586 sebagai lensa utama, lensa wide-angle 8MP, dan lensa telephoto 13MP dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS).

{Baca juga: Bocoran Harga Oppo Reno, Lebih Murah dari Oppo R17 Pro?}

Sesuai namanya, teknologi 10x Lossless Zoom ini memanfaatkan struktur lensa periskop seperti yang terdapat pada kapal selam. Berkat teknologi itu, kamera dapat memperbesar gambar hingga 5x optical-zoom dan 10x hybrid-zoom.

Oppo Reno 10x Zoom diprediksi bakal diluncurkan pada akhir Mei atau Juni mendatang di Indonesia. Untuk harganya, kemungkinan smartphone tersebut dibanderol dengan harga antara Oppo R17 Pro yang dihargai Rp 9,9 jutaan dan Oppo Find X yang dibanderol Rp 13,4 jutaan. (FHP)

Google Pixel 3a XL

0

Google terus berinovasi dengan meluncurkan HPGoogle Pixel 3a XL, untuk menghadirkan teknologi terbaru ke dalam genggaman Anda. Diperkenalkan pada 07 May 2019, HP ini menawarkan kombinasi antara kinerja dan estetika. Google Pixel 3a XL menjanjikan pengalaman penggunaan yang tidak istimewa tapi masih bisa diandalkan melalui chipset Snapdragon 670 yang memiliki score Antutu 10 rata-rata di angka 248956 dan ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Spesifikasi tersebut jadi modal Google Pixel 3a XL untuk bersaing dengan Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL yang dilengkapi chipset Snapdragon 660 serta RAM 3-6 GB, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL yang dilengkapi chipset Snapdragon 632 serta RAM 3/4 GB. Google Pixel 3a XL sendiri, menurut data terakhir kami di bulan April 2026, belum ada informasi harga dan ketersediaannya di pasar Indonesia.

Selain harga, prosesor, dan memori, variabel penting yang juga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih sebuah HP adalah layar. Untuk itu Google menanamkan layar OLED berukuran 6.0 inches, 92.9 cm2 (~76.3% screen-to-body ratio) dengan resolusi 1080 x 2160 pixels, 18:9 ratio (~402 ppi density) dan dilindungi Asahi Dragontrail Glass. Pada sektor kamera, spesifikasi kamera utama 122 MP yang didukung perekaman video 4K@30fps, 1080p@30/60/120fps juga jadi andalan Google Pixel 3a XL. Dan semua fitur tersebut ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 3700 mAh yang didukung fitur pengisian 18W. Spesifikasi lainnya bisa Anda lihat pada tabel di bawah , atau cek ulasan lengkapnya dengan membaca artikel Google Pixel 3a XL: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui.

Harga dan Spesifikasi Google Pixel 3a XL

Spesifikasi Terbaru Google Pixel 3a XL

Spesifikasi Google Pixel 3a XL
KETERSEDIAN
Diperkenalkan 07 May 2019
Status Available. Released 2019, May 15
JARINGAN
Teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE
Jaringan 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
Jaringan 4G 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 14, 17, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 38, 40, 41, 66, 71
Kecepatan Akses HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat11 600/75 Mbps
BODI
Dimensi 160.1 x 76.1 x 8.2 mm
Build Glass front (Asahi Dragontrail), plastic back, plastic frame
SIM Nano-SIM and eSIM
Varian Warna Just Black, Clearly White, Purple-ish
LAYAR
Tipe Layar OLED
Ukuran Layar 6.0 inches, 92.9 cm2 (~76.3% screen-to-body ratio)
Resolusi Layar 1080 x 2160 pixels, 18:9 ratio (~402 ppi density)
Protection Asahi Dragontrail Glass
Always-on display
PLATFORM
Sistem Operasi Android 9.0 (Pie) -
Chipset Qualcomm SDM670 Snapdragon 670 (10 nm)
CPU / Prosesor Octa-core (2x2.0 GHz 360 Gold & 6x1.7 GHz Kryo 360 Silver)
GPU / Prosesor Grafis Adreno 615
MEMORI
Kartu Memori No
RAM 4 GB
ROM / Memori Internal 64GB 4GB RAM
KAMERA UTAMA
Sensor Kamera 12.2 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS
Fitur Kamera Dual-LED flash, Pixel Shift, HDR, panorama
Perekaman Video 4K@30fps, 1080p@30/60/120fps
KAMERA SELFIE
Sensor Kamera 8 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1/4", 1.12µm
Fitur Kamera Depan HDR
Perekaman Video 1080p@30fps
KONEKTIVITAS
WIFI Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX HD
GPS GPS, GLONASS, GALILEO
NFC Yes
Radio No
USB USB Type-C 2.0
Jack Audio 3.5mm Yes
FITUR LAIN
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
BATERAI
Tipe Baterai Li-Po
Kapasitas Baterai 3700 mAh
Li-Po 3700 mAh, non-removable
Battery life Endurance rating 98h
Charging 18W wired, PD2.0
TEST
Performance AnTuTu: 159110 (v7), 176612 (v8)
GeekBench: 5176 (v4.4), 1307 (v5.1)
GFXBench: 11fps (ES 3.1 onscreen)


FAQ

Berapa harga HP Google Pixel 3a XL?

Sampai saat ini, kami belum mendapatkan informasi harga Google Pixel 3a XL, tapi kami akan informasikan di laman ini begitu ada update harga untuk HP ini.

Berapakah RAM Google Pixel 3a XL?

Google Pixel 3a XL dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 64GB 4GB RAM.

Google Pixel 3a XL menggunakan chipset apa?

Google Pixel 3a XL menggunakan chipset Snapdragon 670 yang diatas kertas mencatatkan score Antutu 10 di angka rata-rata sekitar 248956.

Apakah Google Pixel 3a XL cocok untuk main game?

Untuk HP ini, sebaiknya jangan mainkan game kategori sedang hingga berat, game yang ringan ringan saja.

Apakah Google Pixel 3a XL memiliki sensor sidik jari? Dimana posisinya?

Ya, Google Pixel 3a XL sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari. Posisinya ada di bagian belakang.

Apakah Google Pixel 3a XL sudah fast charging?

HP ini support pengisian baterai 18W wired, PD2.0 .

Google Pixel 3a

0

Google terus berinovasi dengan meluncurkan HPGoogle Pixel 3a, untuk menghadirkan teknologi terbaru ke dalam genggaman Anda. Diperkenalkan pada 07 May 2019, HP ini menawarkan kombinasi antara kinerja dan estetika. Google Pixel 3a menjanjikan pengalaman penggunaan yang tidak istimewa tapi masih bisa diandalkan melalui chipset Snapdragon 670 yang memiliki score Antutu 10 rata-rata di angka 248956 dan ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Spesifikasi tersebut jadi modal Google Pixel 3a untuk bersaing dengan Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL yang dilengkapi chipset Snapdragon 660 serta RAM 3-6 GB, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL yang dilengkapi chipset Snapdragon 632 serta RAM 3/4 GB. Google Pixel 3a sendiri, menurut data terakhir kami di bulan April 2026, belum ada informasi harga dan ketersediaannya di pasar Indonesia.

Selain harga, prosesor, dan memori, variabel penting yang juga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih sebuah HP adalah layar. Untuk itu Google menanamkan layar OLED berukuran 5.6 inches, 79.6 cm2 (~75.0% screen-to-body ratio) dengan resolusi 1080 x 2220 pixels, 18.5:9 ratio (~441 ppi density) dan dilindungi Asahi Dragontrail Glass. Pada sektor kamera, spesifikasi kamera utama 122 MP yang didukung perekaman video 4K@30fps, 1080p@30/60/120fps juga jadi andalan Google Pixel 3a. Dan semua fitur tersebut ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 3000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W. Spesifikasi lainnya bisa Anda lihat pada tabel di bawah , atau cek ulasan lengkapnya dengan membaca artikel Google Pixel 3a: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui.

Harga dan Spesifikasi Google Pixel 3a

Spesifikasi Terbaru Google Pixel 3a

Spesifikasi Google Pixel 3a
KETERSEDIAN
Diperkenalkan 07 May 2019
Status Available. Released 2019, May 15
JARINGAN
Teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE
Jaringan 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
Jaringan 4G 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 20, 25, 26, 28, 32, 38, 40, 41, 66, 71
Kecepatan Akses HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat11 600/75 Mbps
BODI
Dimensi 151.3 x 70.1 x 8.2 mm
Build Glass front (Asahi Dragontrail), plastic back, plastic frame
SIM Nano-SIM and eSIM
Varian Warna Just Black, Clearly White, Purple-ish
LAYAR
Tipe Layar OLED
Ukuran Layar 5.6 inches, 79.6 cm2 (~75.0% screen-to-body ratio)
Resolusi Layar 1080 x 2220 pixels, 18.5:9 ratio (~441 ppi density)
Protection Asahi Dragontrail Glass
Always-on display
PLATFORM
Sistem Operasi Android 9.0 (Pie) -
Chipset Qualcomm SDM670 Snapdragon 670 (10 nm)
CPU / Prosesor Octa-core (2x2.0 GHz 360 Gold & 6x1.7 GHz Kryo 360 Silver)
GPU / Prosesor Grafis Adreno 615
MEMORI
Kartu Memori No
RAM 4 GB
ROM / Memori Internal 64GB 4GB RAM
KAMERA UTAMA
Sensor Kamera 12.2 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS
Fitur Kamera Dual-LED flash, Pixel Shift, HDR, panorama
Perekaman Video 4K@30fps, 1080p@30/60/120fps
KAMERA SELFIE
Sensor Kamera 8 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1/4", 1.12µm
Fitur Kamera Depan HDR
Perekaman Video 1080p@30fps
KONEKTIVITAS
WIFI Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX HD
GPS GPS, GLONASS, GALILEO
NFC Yes
Radio No
USB USB Type-C 2.0
Jack Audio 3.5mm Yes
FITUR LAIN
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
BATERAI
Tipe Baterai Li-Po
Kapasitas Baterai 3000 mAh
Li-Po 3000 mAh, non-removable
Charging 18W wired, PD2.0


FAQ

Berapa harga HP Google Pixel 3a?

Sampai saat ini, kami belum mendapatkan informasi harga Google Pixel 3a, tapi kami akan informasikan di laman ini begitu ada update harga untuk HP ini.

Berapakah RAM Google Pixel 3a?

Google Pixel 3a dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 64GB 4GB RAM.

Google Pixel 3a menggunakan chipset apa?

Google Pixel 3a menggunakan chipset Snapdragon 670 yang diatas kertas mencatatkan score Antutu 10 di angka rata-rata sekitar 248956.

Apakah Google Pixel 3a cocok untuk main game?

Untuk HP ini, sebaiknya jangan mainkan game kategori sedang hingga berat, game yang ringan ringan saja.

Apakah Google Pixel 3a memiliki sensor sidik jari? Dimana posisinya?

Ya, Google Pixel 3a sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari. Posisinya ada di bagian belakang.

Apakah Google Pixel 3a sudah fast charging?

HP ini support pengisian baterai 18W wired, PD2.0 .

Google Pixel 3a XL: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Dalam dunia HP yang terus berkembang, Google Pixel 3a XL menawarkan pendekatan yang berimbang antara fitur dan harga. Banyak pertanyaan muncul seputar spesifikasi kunci, seperti performa prosesor, kualitas kamera, dan daya tahan baterai. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 7 aspek penting dari Google Pixel 3a XL, memberikan pandangan lebih dekat tentang bagaimana perangkat ini mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari kemudahan penggunaan sehari-hari hingga kemampuan multimedia, temukan fakta-fakta esensial yang dapat membantu Anda memahami apa yang ditawarkan oleh Google Pixel 3a XL.

1. Layar OLED

Layar OLED adalah fitur yang istimewa untuk HP kategori menengah bawah seperti Google Pixel 3a XL.. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL memiliki layar IPS LCD, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL memiliki layar IPS LCD.

2. Chipset Grade C

Di atas kertas, chipset Snapdragon 670 yang dibawa Google Pixel 3a XL mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 248956. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Di level performa yang sama, ada Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL dengan chipset Snapdragon 660 - Antutu 226617 dan RAM 3-6 GB, dan ada Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL dengan chipset Snapdragon 632 - Antutu 201915 dan RAM 3/4 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Adreno 615 milik Google Pixel 3a XL kami nilai sesuai dengan harganya. Sebagai pembanding, GPU Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL punya rating , dan GPU Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL punya rating .

3. Mentok di GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL support GSM / HSPA / LTE, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 3700 mAh - charging 18W

Semua fitur yang ada di Google Pixel 3a XL ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 3700 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired dan PD2.0. Sementara pesaingnya, Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 10W, dan baterai 4000 mAh.

5. Dimensi 160.1 x 76.1 x 8.2 mm Frame Plastik

Google Pixel 3a XL memiliki detail bodi Glass front (Asahi Dragontrail), plastic back, plastic frame dengan dimensi 160.1 x 76.1 x 8.2 mm yang memiliki ketebalan 8.2 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bagian belakang. Adapun untuk variasi warna, Google Pixel 3a XL menyediakan opsi warna Just Black, Clearly White dan Purple-ish.

6. Kamera Utama 122 MP dengan OIS dan PDAF dual pixel

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Google Pixel 3a XL menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 12.2 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS. . Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1/4", 1.12µm.

Well, satu hal yang menarik dari kamera Google Pixel 3a XL adalah keberadaan fitur Optical Image Stabilization (OIS). Ini sedikit banyak menjawab pertanyaan tentang kuallitas jepretan. Karena sejatinya, keberadaan stabilisasi optik bisa mengurangi blur akibat gerakan pada saat memotret, membuat hasil rekaman video jadi lebih stabil dan bahkan memungkinkan kita untuk memaksimalkan teknik fotografi advance, seperti misal menggunakan long exposure tanpa menggunakan tripod. Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) dual pixel, menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Google Pixel 3a XL dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 64GB 4GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Google Pixel 3a XL.

Google Pixel 3a XL Versus Samsung Galaxy A05

Google Pixel 3a XLSamsung Galaxy A05
HargaBelum TersediaRp 1.699.000
CPUSnapdragon 670, dengan CPU rating 27Helio G85, dengan CPU rating 28
GPUAdreno 615Mali-G52 MC2, 119
LayarOLEDPLS LCD
Kamera12.2 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS50 MP, f/1.8, (wide), AF

2 MP, f/2.4, (depth)
Memori64GB 4GB RAM128GB 6GB RAM
BateraiLi-Po 3700 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging18W wired, PD2.025W wired

Google Pixel 3a: 7 Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Dalam dunia HP yang terus berkembang, Google Pixel 3a menawarkan pendekatan yang berimbang antara fitur dan harga. Banyak pertanyaan muncul seputar spesifikasi kunci, seperti performa prosesor, kualitas kamera, dan daya tahan baterai. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 7 aspek penting dari Google Pixel 3a, memberikan pandangan lebih dekat tentang bagaimana perangkat ini mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari kemudahan penggunaan sehari-hari hingga kemampuan multimedia, temukan fakta-fakta esensial yang dapat membantu Anda memahami apa yang ditawarkan oleh Google Pixel 3a.

1. Layar OLED

Layar OLED adalah fitur yang istimewa untuk HP kategori menengah bawah seperti Google Pixel 3a.. Dan sebagai perbandingan, pesaing lainnya seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL memiliki layar IPS LCD, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL memiliki layar IPS LCD.

2. Chipset Grade C

Di atas kertas, chipset Snapdragon 670 yang dibawa Google Pixel 3a mencatatkan score Antutu 10 rata-rata di angka 248956. Performanya ditopang oleh RAM berkapasitas 4 GB. Di level performa yang sama, ada Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL dengan chipset Snapdragon 660 - Antutu 226617 dan RAM 3-6 GB, dan ada Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL dengan chipset Snapdragon 632 - Antutu 201915 dan RAM 3/4 GB. Sementara untuk performa grafis, GPU Adreno 615 milik Google Pixel 3a kami nilai sesuai dengan harganya. Sebagai pembanding, GPU Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL punya rating , dan GPU Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL punya rating .

3. Mentok di GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE

Untuk akses data, Anda harus puas dengan teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE dan dukungan WiFi. Dimana HP di level yang sama seperti Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL support GSM / HSPA / LTE, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL support GSM / HSPA / LTE.

4. Baterai 3000 mAh - charging 18W

Semua fitur yang ada di Google Pixel 3a ditenagai oleh baterai Li-Po berkapasitas 3000 mAh yang didukung fitur pengisian 18W wired dan PD2.0. Sementara pesaingnya, Asus Zenfone Max Pro (M2) ZB631KL, dan Asus Zenfone Max (M2) ZB633KL, masing masing dilengkapi baterai 5000 mAh - charging 10W, dan baterai 4000 mAh.

5. Dimensi 151.3 x 70.1 x 8.2 mm Frame Plastik

Google Pixel 3a memiliki detail bodi Glass front (Asahi Dragontrail), plastic back, plastic frame dengan dimensi 151.3 x 70.1 x 8.2 mm yang memiliki ketebalan 8.2 mm. HP ini sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang posisinya ada di bagian belakang. Adapun untuk variasi warna, Google Pixel 3a menyediakan opsi warna Just Black, Clearly White dan Purple-ish.

6. Kamera Utama 122 MP dengan OIS dan PDAF dual pixel

Tak bisa dipungkiri, kamera jadi salah satu daya tarik utama dari sebuah HP. Untuk itulah Google Pixel 3a menanamkan kamera utama dengan spesifikasi 12.2 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS. . Sementara untuk kebutuhan selfie, HP ini menyediakan kamera dengan spesifikasi 8 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1/4", 1.12µm.

Well, satu hal yang menarik dari kamera Google Pixel 3a adalah keberadaan fitur Optical Image Stabilization (OIS). Ini sedikit banyak menjawab pertanyaan tentang kuallitas jepretan. Karena sejatinya, keberadaan stabilisasi optik bisa mengurangi blur akibat gerakan pada saat memotret, membuat hasil rekaman video jadi lebih stabil dan bahkan memungkinkan kita untuk memaksimalkan teknik fotografi advance, seperti misal menggunakan long exposure tanpa menggunakan tripod. Untuk autofokus, HP ini menggunakan Phase Detection Autofocus (PDAF) dual pixel, menawarkan kecepatan dan akurasi yang luar biasa dalam autofokus.

7. Opsi Memori

Last but not least, fakta yang tak kalah pentingnya adalah perihal opsi memori penyimpanan. Yup, HP Google Pixel 3a dilengkapi RAM berkapasitas 4 GB dengan opsi memori internal 64GB 4GB RAM.

Cek juga informasi lengkap terkait harga dan spesifikasi Google Pixel 3a.

Google Pixel 3a Versus Samsung Galaxy A05

Google Pixel 3aSamsung Galaxy A05
HargaBelum TersediaRp 1.699.000
CPUSnapdragon 670, dengan CPU rating 27Helio G85, dengan CPU rating 28
GPUAdreno 615Mali-G52 MC2, 119
LayarOLEDPLS LCD
Kamera12.2 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS50 MP, f/1.8, (wide), AF

2 MP, f/2.4, (depth)
Memori64GB 4GB RAM128GB 6GB RAM
BateraiLi-Po 3000 mAh, non-removableLi-Po 5000 mAh, non-removable
Charging18W wired, PD2.025W wired

Bos Respawn Konfirmasi “Star Wars: Jedi Fallen Order” Rilis November

Telko.id, Jakarta – CEO Respawn Entertainment, Vince Zampella, mencuit di Twitter mengenai kepastian game terbaru Star Wars: Jedi Fallen Order akan rilis tahun ini. Di Twitter, ia berterima kasih atas respons positif trailer game tersebut pada April 2019 lalu.

Zampella menyebut bahwa tim Respawn Entertainment masih menyempurnakan game tersebut sebelum rilis pada November 2019. Ia mengatakan, trailer yang berisi gameplay footage Star Wars: Jedi Fallen Order akan dipamerkan pada Juni 2019 nanti.

Bahkan, menurut laporan PC Gamer, Zampella memastikan bahwa para pemain bisa mencicipi langsung gameplay Star Wars: Jedi Fallen Order. Pemain bisa menjajalnya pada dua ajang, yakni gelaran E3 2019 dan EA Play 2019.

{Baca juga: Respawn Perbaiki Masalah Crash di Apex Legends}

Pertengahan April 2019, Respawn Entertainment di bawah naungan EA merilis cuplikan game terbarunya itu. Dalam cuplikan videonya diperlihatkan petualangan Padawan menjadi Jedi di game tersebut.

Dengan hak eksklusivitas yang dikantongi EA untuk durasi 10 tahun, mereka baru merilis dua game Star Wars. Dua seri Star Wars: Battlefront dianggap memiliki konten minim dan tidak autentik. Kasus lootbox EA di dalamnya juga jadi pembahasan internasional karena dianggap sebagai perjudian.

Namun, video trailer game ini tidak tampak seperti gameplay footage. Karakter protagonis utama di game ini adalah Padawan bernama Cal Kestis. Dari jalan cerita tersirat bahwa ia merupakan Padawan Jedi terakhir yang terus diburu usai diberlakukannya Order 66.

Beberapa sumber sejauh ini meyakini plot cerita game ini menyambung seri Star Wars: Revenge of the Sith. Karakter protagonis juga diperlihatkan belum sepenuhnya menguasai kemampuan ahli Jedi dan the Force.

{Baca juga: Anno 1880 Game Terlaris Ubisoft Sepanjang Sejarah}

Jalan cerita dari game ini terasa cukup menjanjikan. Gamer akan melakukan petualangan dari seorang Padawan menuju ahli Jedi. Game ini sendiri dikabarkan hanya menyediakan mode single player. [BA/HBS]

Sumber: PC Gamer

Dua Jebolan The NextDev Academy Dikirim ke Ajang Future Makers

0

Telko.id, Jakarta – Telkomsel mengumumkan dua startup dari The NextDev Academy yang akan mewakili Indonesia di kompetisi prestisius level regional Asia-Pasifik yang diadakan oleh Singtel Group, yaitu Future Makers.

Kedua startup tersebut adalah FishGo dan DiffaGo, yang terpilih melalui tahapan assessment dan bootcamp di program The NextDev Academy 2019.

FishGo berhasil mencuri perhatian dengan aplikasi yang mengkombinasikan teknologi penginderaan jauh dan sistem inovasi geografis sebagai penyedia sumber data bagi nelayan.

Startup ini membantu nelayan untuk mengetahui area mana yang memiliki lebih banyak ikan dan meningkatkan jumlah tangkapan mereka.

Sedangkan DiffaGo merupakan media crowdfunding yang dikembangkan untuk menjadi problem solver bagi masalah yang dialami penderita disabilitas, terutama dalam bidang mobilitas, pendidikan, dan kesempatan untuk bekerja.

{Baca juga: Jaring Startup Teknologi, Telkomsel Kembali Gelar ‘The NextDev 2019’}

Melalui Diffago, siapa pun bisa mendonasikan uangnya untuk membantu kaum disabilitas dalam berbagai proyek sosial, mulai dari pengadaan kaki palsu, hingga mendirikan sekolah khusus untuk anak dengan autism.

“Selamat kepada FishGo dan DiffaGo yang terpilih sebagai wakil Indonesia di Future Makers 2019. Semoga start-up terpilih ini dapat membuktikan karya anak bangsa memiliki potensi yang besar,” kata GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan,

Denny kemudian menambahkan bahwa dengan terpilih menjadi wakil Indonesia di Future Makers, kedua start-up tersebut memiliki kesempatan sangat berharga karena kompetisi regional ini dapat menjadi ajang untuk  memperluas network dan membuka peluang kolaborasi yang sangat luas.

“Bukan tak mungkin, mereka juga bisa mendapatkan peluang kolaborasi dengan start-up lain serta operator-operator yang tergabung dalam aliansi Singtel Group di Asia Pasifik,” ujarnya.

Singtel Group Future Makers 2019 akan dilaksanakan di Singapura pada 24-28 Juni 2019,  bersamaan dengan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) Conference 2019.

Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara, yang dipilih melalui kompetisi lokal yang diselenggarakan oleh seluruh operator telekomunikasi di bawah aliansi Singtel Group, yaitu Telkomsel (Indonesia), Optus (Australia), Singtel (Singapura), Globe (Filipina), AIS (Thailand), Airtel (India). Start-up terpilih akan mendapatkan dana pengembangan sebesar SGD 1.000.000.

Future Makers merupakan program dari Singtel Group yang telah diadakan sejak tahun 2017 untuk mengembangkan inovasi teknologi yang lebih jauh ke depan serta dapat turut menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan di Asia Pasifik.

{Baca juga: Telkomsel Umumkan 3 Aplikasi Pemenang The NextDev 2018}

Dalam perhelatan Future Makers 2018 tahun lalu di Sydney-Australia, start-up Indonesia yaitu Habibi Garden berhasil meraih penghargaan sebagai “Best of The Best Regional Future Makers” dan “People Choice Award” dalam Impact Investment Summit 2018.

Telkomsel sejak tahun lalu telah mengirimkan perwakilan Indonesia melalui ajang lokal Indonesia, The NextDev Academy. Adapun kegiatan The NextDev Academy tahun ini mengangkat tema ‘Towards an Impactful Digital Startup Ecosystem’ yang dijalankan secara intensif selama 6 bulan. [HBS]

 

Aturan Konsolidasi Diperlukan Demi Sehatkan Industri Telekomunikasi Indonesia

Telko.id – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendorong operator telekomunikasi seluler melakukan konsolidasi guna efisiensi mengantisipasi kompetisi antaroperator telekomunikasi seluler serta potensi penurunan pertumbuhan industri telekomunikasi.

Saat ini jumlah operator seluler yang beroperasi di Indonesia dinilai Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara terlalu banyak, oleh karena itu harus segera disikapi.

“Hal itu sudah mulai disadari oleh para pemegang saham antaroperator telekomunikasi. Konsolidasi itu corporate action, sehingga pemegang saham yang menentukan, tapi pemerintah yang memfasilitasi “ kata Menkominfo Rudiantara dalam Seminar Indonesia Technology Forum di Jakarta, Kamis (02/05/2019).

Menurut  Menteri Rudiantara, konsolidasi untuk menyehatkan industri sebetulnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya manage top line.

“Sebetulnya menyehatkan industri itu sederhana, bagaimana cara industri kita melihatnya jangan per operator, (tapi) manage top line,” kata Menteri Rudiantara.

Menteri Rudiantara menjelaskan, top line dari operator idealnya harus naik. Sebab, dirinya melihat top line di industri telekomunikasi ini masih dibawah angkah 1,5 persen.  Menurutnya, hal itu dapat dibuktikan dari beberapa tahun sebelumnya yang sudah menunjukkan angka-angka yang tidak sehat dari industri telekomunikasi.

“Top line ini harus bisa naik, dan saya yakin bisa naik. Sebetulnya kontribusi top line yang secara industri kita masih mungkin sekitar 1,2 persen dari GDP,” ucap Menteri Rudiantara.

GDP Indonesia dibandingkan dengan negara lain, Menteri Rudiantara kemudian mencontohkan GDP di negara-negara tetangga yang rata-rata 1,5 persen. Bahkan, menurutnya GDP di Filipina sampai mencapai 1,7 persen.

“Ruang untuk kesana ada, tapi kemauan untuk kesana yang repot. Jadi, pemerintah juga bisa bantu banyak di komponen biaya dengan membuat aturan-aturan atau regulasi,” kata Menteri Rudiantara.

Kondisi Industri Telekomunikasi

Industri telekomunikasi sepanjang tahun 2018 semakin terpuruk. Menurut  Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), untuk pertama kalinya dalam sejarah, industri telekomunikasi Indonesia mengalami pertumbuhan minus 6,4 persen pada 2018.

Dua tahun silam, industri telekomunikasi masih mampu mengantongi pendapatan mencapai sekitar Rp 158 triliun. Namun di 2018 nilainya turun menjadi Rp 148 triliun alias minus 6,4 persen.  Bisa dikatakan bahwa Industri telekomunikasi di tahun 2018 memang tidak begitu menggembirakan.

Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor penting yakni penurunan layanan voice/SMS yang telah digantikan oleh layanan baru dari penyelenggara Over the Top (OTT), perang tarif antar operator di layanan data, dan juga adanya regulasi registrasi SIM Card.

Indonesia merupakan salah satu pasar dengan tarif layanan data termurah. Sementara itu konsumsi layanan data per pengguna juga cukup rendah dibandingkan negara yang sebanding, seperti Malaysia, Filipina dan India yaitu sekitar 3,5GB per bulan.

Meski demikian, para pemain industry selular  optimis industri telekomunikasi di Indonesia masih memiliki peluang untuk tumbuh. Pemain di industri ini masih melihat potensi yang menjanjikan di pertumbuhan konsumsi layanan data, serta peningkatan penetrasi smartphone yang semakin besar, perbankan dan infrastruktur B2B.

Namun, untuk membuat industri ini memiliki keberlanjutan, inisiatif operator saja tidak cukup. Para pelaku industry  mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah. Dukungan yang diharapkan antara lain melalui kebijakan dan regulasi terkait OTT dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menyehatkan kompetisi, serta menjamin keberlangsungan bisnis telekomunikasi.

Selain itu, juga perlunya pemutakhiran regulasi untuk teknologi dan layanan baru seperti 5G, Fixed Wireless Access dan IoT, termasuk persiapan penyediaan frekuensi untuk memenuhi kebutuhan sumber daya.

Pemerintah juga perlu membuat aturan dan regulasi yang jelas untuk mempermudah apabila ada operator yang akan melakukan konsolidasi, serta perlu dilakukan simplifikasi perizinan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Rudiantara mengatakan kondisi industri telekomunikasi di Indonesia belum ideal karena terlalu banyak pemain. Sehingga terus mendorong adanya konsolidasi yang bisa menjadi salah satu faktor yang mampu membuat industri telekomunikasi menjadi lebih sehat dan bergairah.

“Konsolidasi perlu dilangsungkan dengan tujuan agar industri telekomunikasi akan menjadi efisien. Dan hal itu sudah mulai disadari oleh para pemegang saham antar operator telekomunikasi. Konsolidasi itu corporate action sehingga pemegang saham yang menentukan tapi pemerintah yang memfasilitasi,” kata Rudiantara.

Siapkan Aturan

Menurut Menteri Kominfo saat ini lembaganya tengah menyusun aturan merger dan akuisisi di sektor telekomunikasi yang intinya untuk keadilan bagi industri. Termasuk frekuensi, yang tidak akan diambil pemerintah jika ada aksi korporasi satu operator mengakuisisi operator lain.

“Aturan ini sedang dipersiapkan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Kendati demikian, konsolidasi bisa dilakukan tanpa perlu menunggu aturan keluar,” jelasnya.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail mengungkapkan industri telekomunikasi sepanjang 2018 semakin terpuruk. Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyebutkan pertama kalinya dalam sejarah, industri telekomunikasi Indonesia mengalami pertumbuhan minus 6,4 persen tahun lalu.

Penurunan disebabkan oleh beberapa faktor penting, yakni penurunan layanan voice/SMS yang telah digantikan oleh layanan baru dari penyelenggara Over the Top (OTT), perang tarif antar operator di layanan data, dan juga adanya regulasi registrasi SIM Card.

Menurut Dirjen Ismail, pemerintah perlu membuat aturan dan regulasi yang jelas untuk mempermudah apabila ada operator yang akan melakukan konsolidasi, serta perlu dilakukan simplifikasi perizinan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Selaku Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sekaligus Dirjen SDPPI, Ismail menyebutkan tigal hal penting terkait usaha konsolidasi. Pertama, tujuan dari konsolidasi adalah membuat sehat industri agar sustainability dari pembangunan infrastruktur terus berjalan.

Terjadinya konsolidasi pada segmen pasar yang tersedia itu cukup sehat untuk dibagi dengan jumlah operator yang tersedia. Saat ini, kondisi pasar terlalu ketat dengan jumlah operator yang sudah banyak. Hal ini membuat persaingan menjadi tidak sehat, sehingga keberlangsungan, salah satunya terkait pembangunan infrastruktur, menjadi berkurang.

Kedua, soal frekuensi. “Ini resource esensial yang sangat penting bagi kelanjutan dari merger itu, maka pihak operator menanyakan kepada regulator bagaimana policy dan regulasinya. Pada dasarnya, mengenai frekuensi akan dievaluasi oleh pemerintah kalau terjadi merger. Kemudian evaluasi yang paling pas untuk jumlah perusahaan baru itu frekuensi berapa itu akan kami terbitkan,” jelasnya.

Ketiga, isu soal pelanggan. Adanya merger, pelanggan akan diuntungkan, karena terjadi sebuah perusahaan yang sehat dalam memberikan layanan kepada publik. Perusahaan sehat yang dimaksud adalah korporasi yang secara berkelanjutan membangun dan memberikan kualitas layanan yang maksimal. Sebaliknya, ketika perusahaan tidak sehat, maka kualitas layanan pun tak akan bisa terjaga.

ITF adalah lembaga yang bergerak di bidang kajian, iskusi, seminar, riset yang terkait dengan isu dan perkembangan teknologi, regulasi dan trend yang sedang berkembang di masyarat. ITF berkomitmen mengawal persoalan bangsa yang berkenaan dengan ranah teknologi, telekomunikasi dan regulasi.

Seminar dan Talkshow yang diselenggarakan oleh Indonesia Technology Forum yang bertajuk Konsolidasi untuk Sehatkan Industri Telekomunikasi ini, juga dihadiri pejabat teras operator telekomunikasi, perusahaan, pengamat dan pekerja media media.

Dalam Seminar dan Talkshow, selain Dirjen SDPPI, ada tiga narasumber lain, yaitu Muhammad Buldansyah dari Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Raymond Kosasih dari Deutsche Bank, dan M Syarkawi Rauf dari Institute For Competition and Policy Analysis (ICPA). (Icha)