spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1219

Lewat Pixel 3a, Google Sindir Harga Selangit iPhone X

Telko.id, Jakarta Google baru-baru ini telah mengumumkan harga untuk smartphone buatannya, Google Pixel 3a dan Google Pixel 3a XL. Demi membuat khalayak semakin familiar dengan harga yang dibanderolnya untuk kedua perangkat, Google pun memasang sebuah iklan. Menariknya, raksasa teknologi ini membandingkan Google Pixel 3a dengan iPhone X, yang jauh lebih mahal.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (13/05/2019), dalam iklan yang terkesan mengejek itu, diketahui bahwa harga Google Pixel 3a adalah USD 399 atau sekitar Rp 5,7 jutaan.

Singkat kata, jauh lebih murah dibandingkan iPhone X yang dibandrol dengan harga USD 999 atau Rp 14,3 juta.

{Baca juga: Tampil Mewah, Ini Bocoran Tampang dari iPhone X Fold}

Kualitas kamera iPhone X juga menjadi bahan ejekan Google. Dalam iklan yang sama terlihat bahwa ada dua foto seorang perempuan yang sedang bermain ski es dengan kondisi cahaya yang rendah. Hasilnya, Google Pixel 3a mampu menangkap objek foto lebih jelas ketimbang iPhone X.

Iklan Google ini tampaknya sebagai bentuk sindiran untuk seri iPhone X yang harganya selangit. Selain itu, banyak pihak yang menganggap jika seri iPhone ini mendorong harga ponsel cerdas menjadi ribuan dollar. Sementara kualitas kameranya sendiri masih tertinggal, seperti pada iklan Google tersebut.

Sebelumnya Google telah memperkenalkan Google Pixel 3a dan Pixel 3a XL dalam gelaran Google I/O Developer Conference di California Amerika Serikat, Selasa (08/05/2019) lalu.

Kedua ponsel ini dipasarkan untuk menyasar segmen yang lebih murah ketimbang Pixel 3 versi reguler. Pixel 3a dan Pixel 3a XL membawa spesifikasi yang serupa. Keduanya dibekali dengan chipset Snapdragon 670 dengan RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB.

{Baca juga: 10 Smartphone Canggih yang Muncul di Film Avengers}

Di bagian kamera, keduanya dibekali dengan kamera depan beresolusi 12 megapiksel f/1.8 dan 8 megapiksel f/2.0 untuk kamera utama. Lengkap dengan Electronic Image Stabilization yang membuat gambar lebih stabil ketika diambil dalam keadaan bergerak.

Untuk harga, jika Pixel 3a dibanderol dengan harga USD 399 atau sekitar Rp 5,7 jutaan, Pixel 3a XL dibanderol dengan harga lebih mahal yakni USD 479 atau sekitar Rp 6,9 jutaan. Keduanya sudah dapat dipesan sejak Selasa lalu di beberapa negara tertentu. [NM/IF]

Bos Redmi “Ketakutan” Liat Skor AnTuTu Smartphone Ini

0

Telko.id, Jakarta –  Bos Redmi sekaligus VP of Xiaomi, Lu Weibing memberikan teaser soal smartphone flagship Redmi yang bakal meluncur. Lewat situs Weibo pribadinya, Weibing mengatakan soal skor AnTuTu Redmi dengan Snapdragon 855 telah “membuatnya takut”.

Melansir dari Gizchina, Senin (13/05/2019), Weibing mengaku bahwa ada seorang teman yang baru saja memberitahukan kepadanya soal skor AnTuTu dari Redmi bertenaga Snapdragon 855.

“Hanya seorang teman yang memberitahuku tentang poin Redmi terbaru, membuatku takut,” katanya.

{Baca juga: Bocoran Spek High-end dari Redmi Pro 2}

Meski demikian, ia tidak menyebutkan berapa skor AnTuTu dari smartphone flagship yang masih misterius tersebut. Sekadar informasi, dalam keadaan normal, smartphone dengan prosesor Snapdragon 855 sanggup mencetak skor 380 ribuan poin.

Apabila sistem smartphone dioptimalkan dengan baik, maka skornya bisa mencapai 400 ribuan poin. Bisa jadi, “hal menakutkan” menurut Weibing adalah skor Redmi yang mencapai 400 ribuan poin.

Smartphone Redmi dengan prosesor Snapdragon 855 sendiri diprediksi akan bernama Redmi Pro 2. Smartphone ini kabarnya bakal mengusung layar berukuran 6,39 inci dengan resolusi Full HD+ (2340 x 1080 piksel).

{Baca juga: Membongkar Bagian Dalam Redmi Note 7, Ini Penampakannya}

Selain Snapdragon 855, smartphone juga telah disematkan RAM 8GB, dan ROM 128GB. Di sektor kamera, Redmi menyematkan tiga kamera belakang untuk smartphone flagship-nya dengan konfigurasi 48MP + 8MP + 13MP. Sementara kamera depan, hanya beresolusi 32MP saja.

Sebelumnya, bocoran desain Redmi Pro 2 muncul dengan konsep yang “sedikit nyeleneh”. Bagaimana tidak, smartphone memiliki kamera berlubang yang ditempatkan di tengah-tengah layar mirip seperti notch atau poni berbentuk waterdrop. (FHP)

Mudik Lebaran 2019, Pemerintah Siapkan Infomudik.go.id

Telko.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia bersiap dalam memberikan Layanan Mudik Lebaran 2019. Sejumlah rapat dan pertemuan koordinasi pun terus dilakukan, hingg akhirnya menghasilkan sebuah portal interaktif www.infomudik.go.id.

Dilansir Telko.id dari Laman Resmi Kominfo pada Senin (13/04/2019), portal interaktif ini disiapkan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) bersama kementerian, lembaga dan BUMN terkait.

Portal infomudik.go.id dilengkapi tiga fitur utama, yakni akses jalan dan rute terbaik serta rest area. Selain itu, ada fitur terbaru mengenai klinik dan posko terdekat sepanjang jalur mudik. Masyarakat juga bisa memberikan informasi tempat kuliner dan wisata baru yang mereka temui.

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Darmawan Prasodjo mengharapkan keberadaan portal yang didukung oleh Google Indonesia ini, dapat menyempurnakan penyampaian informasi terkait kondisi arus mudik.

{Baca juga: Antisipasi Mudik Lebaran, Tri Siapkan 37 Mobile BTS}

“Sehingga portal ini tidak bersifat statis, tapi terus berkembang sejalan dengan waktu libur Lebaran 2019, baik arus mudik maupun arus balik,” papar Darmawan dalam Peluncuran Awal infomudik.go.id di Ruang Rapat Utama Kantor Staf Presiden, Jum’at (10/05/2019). 

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan yang mendapat tugas khusus dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk mengkoordinasikan dan mensinergikan pengelolaan pelayanan arus mudik Lebaran 2019, menyebut fasilitas sepanjang jalur mudik telah disiapkan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Mudik tahun ini menjadi istimewa, pembangunan infrastruktur sudah tercapai dengan adanya Tol Trans Jawa.  Persiapan tempat istirahat dan pelayanan atau rest area juga makin ditingkatkan, seperti halnya menyiapkan SPBU dan juga memastikan bergeraknya ekonomi lokal yang menyediakan aneka UMKM kuliner lokal sesuai arahan Presiden Jokowi,” ungkap Darmawan.

{Baca juga: 3 Aplikasi yang Penting Saat Perjalanan Mudik}

Lebih lanjut, Darmawan, menambahkan khusus tahun ini, ada tambahan satu portal baru, yakni turtransjawa.id sebagai panduan kepada publik bagaimana memanfaatkan berbagai lokasi wisata di sepanjang jalan tol dari Merak hingga Probolinggo.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Plt. Kabiro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengukuran kualitas jaringan untuk memastikan  kesiapan operator dalam mendukung penyelenggaan layanan mudik Tahun 2019. [NM/IF]

Sanggup Main Game Terberat Android

0

Telko.id, Jakarta – Meski tidak menyandang predikat nama “Pro”, tapi Oppo F11 tetap mempunyai kemampuan mumpuni untuk mendukung segala aktivitas para penggunanya. Smartphone ini ditopang oleh dapur pacu berperforma, seperti prosesor octa-core 2,1 GHz MediaTek Helio P70.

Ditambah juga dengan RAM 4GB, ROM 128GB, dan baterai berkapasitas 4,000 mAh yang didukung oleh teknologi VOOC Flash Charge 3.0. Dengan spesifikasi tersebut, Oppo F11 mampu mencetak skor 147.458 poin di AnTuTu Benchmark versi 7.

{Baca juga: 4 Cara Sederhana Memperpanjang Umur Baterai}

Pertanyaannya sekarang, sanggupkah Oppo F11 menjalankan pekerjaan yang super berat, let’s say memainkan sejumlah game terberat di Android?

Nah, untuk menjawabnya tentu dibutuhkan serangkaian tes yang valid. Oleh sebab itu, Tim Telko.id telah melakukan gaming test Oppo F11 untuk menjawab apakah Oppo F11 mampu memfasilitasi pengguna untuk bermain game berat atau tidak. Berikut hasil tesnya.

Dalam melakukan tes, kami memainkan 3 game, yakni PUBG Mobile, F1 Mobile, dan Need for Speed No Limits yang bakal ditampilkan dengan apik di layar 6,53 inci beresolusi Full HD+ beraspek rasio 19,5 : 9.

Sementara tools untuk pengujian, kami menggunakan GameBench yang dengan mudah bisa Anda download di Google Play Store, dan terhubung langsung via browser yang mudah untuk diakses.

{Baca juga: Traveling Lebih Menyenangkan dengan Oppo F11, Ini Alasannya!}

Game pertama yang kami coba adalah F1 Mobile. Berdasarkan hasil benchmark, F11 dapat dengan lancar menjalankan game yang berat ini.

Sebab, smartphone mampu dengan stabil menjalankan F1 Mobile di rata-rata 23 fps. Terlihat dari hasil benchmark, terdapat beberapa penurunan framerate pada game yang diakibatkan oleh banyaknya objek karakter lain pada satu waktu atau lokasi.

Hasil benchmark dari GameBench

Tapi, hal itu tidak mengganggu jalannya permainan. Dan, kendala seperti lag dan lainnya yang bisa menurunkan pengalaman saat bermain game pun tidak kami temui, meski memang jalannya game tidak semulus 50 fps sampai 60 fps.

Catatan framerate Oppo F11 saat menjalankan F1 Mobile

Game kedua adalah PUBG Mobile. Secara default, Oppo F11 sanggup menjalankan PUBG Mobile di kualitas Medium atau HD.

Rata-rata, PUBG Mobile dapat dimainkan di 26 – 30 fps. Seperti F1 2019, terjadi penurunan framerate juga pada PUBG Mobile. Tapi, penurunan ini malah terjadi pada saat bagian menunggu pemain atau sebelum permainan utama berlangsung.

Catatan framerate Oppo F11 saat menjalankan PUBG Mobile

Sehingga saat permainan berlangsung, kami tidak merasakan penurunan frame rate secara signifikan ataupun gangguan yang merusak mood bermain game kami. Well done!

Game terakhir adalah Need for Speed No Limits. Game ini punya grafis dan beban yang hampir sama beratnya dengan F1 2019. Game tersebut mampu dijalankan secara stabil di rata-rata 30fps tanpa penurunan frame rate yang signifikan saat permainan berlangsung.

Hasil benchmark dari GameBench
Catatan framerate Oppo F11 saat menjalankan Need for Speed No Limits

Apabila melihat dari hasil benchmark, smartphone ini memang sudah mumpuni untuk memainkan game berat. Tapi, pasti ada satu pertanyaan tambahan lain yang muncul setelah ini, yaitu “Apakah Oppo F11 panas saat bermain game?”

Well, kami akan menjawabnya. Berdasarkan GameBench, saat bermain 3 game berat tadi, Oppo F11 cukup stabil suhunya di 37° sampai 40° C. Suhu ini terbilang normal, dan tidak akan mengganggu pengalaman saat bermain game, karena rasa tidak nyaman saat memegang body smartphone.

{Baca juga: Hands-on Oppo F11: Menarik, But More Affordable}

Apabila ditarik satu kesimpulan, smartphone ini kami nilai sanggup bermain berbagai game Android dari ringan hingga berat, karena sukses menjalankan 3 game terberat yang kami berikan. Ini patut diapresiasi, karena pada faktanya Oppo tidak secara spesifik memberikan sebutan smartphone gaming pada Oppo F11.

Sanggupnya smartphone tersebut bermain 3 game berat karena smartphone ini mempunyai Hyperboost yang dapat meningkatkan kemampuan dapur pacu dan efisiensi baterai. Fitur ini mendukung 11 game populer termasuk PUBG Mobile yang masuk dalam tes kami.

Game Space juga turut andil dalam hal ini. Kami bisa mendapatkan performa hebat dari smartphone saat bermain game. Dan, proses benchmark juga tidak terganggu dengan adanya notifikasi, karena GameBench berhasil memblokirnya sementara. (FHP)

Awas! Belaja Sambil Main HP Bikin Kamu Boros

Telko.id, Jakarta – Percayakah bahwa ponsel merupakan biang keladi kenapa Anda jadi gila belanja? Sebuah penelitian mengungkapkan, berbelanja di mal sambil mengoperasikan ponsel membuat seseorang jadi boros.

Penelitian yang dipublikasikan di the Journal of the Academy of Marketing Science menyurvei 2.520 orang yang belanja di toko suvenir. Saat sambil menggunakan ponsel, mereka ternyata membeli barang lebih banyak.

Menurut laporan Ubergizmo, orang yang berbelanja sambil mengoperasikan ponsel berbelanja barang sembilan persen lebih banyak dari rencana. Usut punya usut, ponsel mengganggu konsentrasi seseorang.

{Baca juga: Asli, 10 Foto Ini Tunjukkan Belanja Online tak Selalu Berakhir Bahagia}

“Ponsel begitu cepat menyita perhatian konsumen.  Ponsel mengganggu fokus sehingga mengubah sikap seseorang,” demikian pernyataan seorang peneliti, Michael Sciandara, seperti dikutip Telko.id pada Minggu (12/5/2019).

Para peneliti lantas mengeluarkan rekomendasi. Mereka meminta kepada konsumen untuk menyimpan ponsel selama berbelanja. “Fokuslah membeli barang sesuai kebutuhan, terutama jika Anda ingin hemat,” imbuhnya.

Ponsel dan manusia memang tidak bisa dilepaskan. Hampir setiap jam, orang selalu membuka ponsel hanya untuk mengecek apakah ada pemberitahuan baru dari akun media sosial, memeriksa email, atau pesan masuk.

Beberapa waktu lalu, sebuah penelitian dari YouGov menyebut bahwa mayoritas orang Inggris tidak bisa bertahan tanpa memeriksa ponsel ketika sedang makan malam di rumah. Setengah lebih responden kecanduan ponsel.

{Baca juga: Ponsel Lebih Kotor dari Toilet, Begini Cara Bersihkannya}

Tak kurang dari 53 persen orang di Inggris melihat ponsel saat sedang makan di luar dengan teman atau keluarga. Sementara 54 persen responden mengaku tidak bisa jauh dari perangkat dalam waktu lebih dari dua hari. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Paket Komputer Kuno Apple-1 Dilelang Rp 8,6 Miliar

0

Telko.id, Jakarta – Komputer kuno Apple-1 bakal dilelang selama delapan hari, mulai 16 Mei sampai 23 Mei 2019 mendatang. Balai lelang Christie’s membuka harga mulai USD 600 ribu atau lebih kurang Rp 8,6 miliar.

Menurut laporan Geek, seperti dikutip Telko.id, Minggu (12/5/2019), komputer kuno Apple-1 tersebut masih berfungsi normal. Bahkan, sebagai paket penjualannya, terdapat beberapa memorabilia bersejarah.

Beberapa barang memorabilia itu meliputi salinan perjanjian personal antara Ronald G Wayne dengan Steve Jobs dan Steve Wozniak, salinan perjanjian pendanaan ketiganya, dan salinan kesepakatan penarikan.

Salinan kesepakatan penarikan tersebut ditandatangani langsung oleh Ronald G Wayne di Santa Clara County pada 12 April 1976. Menariknya lagi, paket juga memuat kartu nama alias business card pada penemu Apple.

{Baca juga: Komputer Bersejarah Apple-1 Terjual Rp 5,5 Miliar}

Tak cukup, paket menyertakan pula cetakan asli pernjajian kerja sama antara Ronald G Wayne, Steve Jobs, dan Steve Wozniak dengan tanda tangan lengkap. Tentu saja, banyak kolektor yang sangat meminati koleksi kuno itu.

Melihat keaslian serta nilai sejarah barang-barang tersebut, balai lelang Christie’s pun mengestimasikan komputer kuno Apple-1 akan laku terjual minimal seharga USD 630 ribu atau lebih kurang Rp 9 miliar.

Balai lelang Christie’s menjelaskan bahwa komputer kuno Apple-1 hanya diproduksi sebanyak 200 unit. Sekarang, komputer tersebut tinggal 80 unit di seluruh dunia. Bahkan, 15 di antaranya sudah masuk koleksi museum.

{Baca juga: Surat Lamaran Kerja Steve Jobs Laku Dilelang Rp 2,4 Miliar}

Seri komputer yang akan dilelang sebelumnya dimenangkan oleh kolektor bernama Rick Conte pada 1977. Ia lantas menyerahkannya ke sebuah organisasi non-profit pada 2009 dan sempat kembali ke pemilik aslinya pada 2014. [SN/HBS]

Sumber: Geek

 

Baikan dengan Apple, Bos-bos Qualcomm Panen Bonus

Telko.id, Jakarta – Pimpinan Qualcomm mendapat berkah melimpah dari kesepakatan damai antara perusahaan dengan Apple. CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf, menerima bonus 40.000 lembar saham perusahaan.

Menurut laporan CNBC, pada penutupan bursa perdagangan Jumat (10/5/2019) lalu, nilai saham Qualcomm mencapai USD 85,84. Dengan kata lain, Mollenkopf mendapat sekira USD 3,5 juta atau lebih dari Rp 50 miliar.

Qualcomm dilaporkan tak perlu pikir panjang untuk memberi bonus sebesar itu kepada Mollenkopf. Qualcomm menganggap bahwa kesepakatan damai dengan Apple benar-benar menguntungkan bagi masa depan perusahaan.

{Baca juga: Apple dan Qualcomm Damai, Intel “Ngambek” Bikin Modem 5G?}

Tak cuma Mollenkopf, dikutip Telko.id, Minggu (12/5/2019), pimpinan lain Qualcomm juga menerima bonus dengan nominal berbeda. Presiden Qualcomm, Christiano Amon, mendapat 25.000 saham atau USD 2,1 juta.

Pun demikian dengan CTO Qualcomm, James Thompson. Ia mendapat USD 1,65 juta. Kemudian, penasihat umum Donald Rosenberg menerima USD 1,2 juta dan CFO Qualcomm, David Wise, mengantongi USD 253 ribu.

Qualcomm menyebut, bonus yang dibagikan merupakan kompensasi. Sebab, mereka berhasil membuat kerja sama dengan pelanggan kakap. Sayang, Qualcomm bungkam apakah bonus masuk dalam poin kesepakatan.

{Baca juga: Qualcomm Bikin Sensor Fingerprint Dalam Layar untuk iPhone}

Seperti diketahui, setelah dua tahun saling serang di pengadilan terkait sengketa pembayaran lisensi teknologi, Apple dan Qualcomm memutuskan berdamai pada April 2019. Belum diketahui pasti kenapa mereka sepakat rujuk. [SN/HBS]

Sumber: CNBC

Bikin Canggung, Pose Dinosaurus di Legoland Malaysia Viral

Telko.id, Jakarta – Sebuah pose tak biasa ditunjukkan Dinosaurus di Legoland Malaysia. Sontak, foto Dinosaurus berwarna merah ini pun viral, dan mendapat lebih dari 10 ribu upvotes saat diposting di reddit. Lantas, apa sebenarnya yang dilakukan hewan purba ini?

Tidak banyak. Dinosaurus jenis T-rex ini hanya tampak sedang duduk, namun dengan posisi yang boleh dibilang, agak ‘canggung’.

{Baca juga: Pria Ini Tertangkap Kamera Curi Foto Wanita yang Tidur di MRT}

Tapi jangan salah, bayangkan saja Anda adalah seekor T-rex dengan ekor yang besar, hal yang sama  bukannya tidak mungkin akan Anda alami ketika duduk. Sama canggung, persis T-Rex berwarna merah ini. Yang ternyata, juga bukan bukan satu-satunya.

Ya, tidak hanya ada di Legoland Malaysia, seorang pengguna Reddit juga membagikan foto patung Dinosaurus serupa berada di Finlandia.

So, apapun itu yang sempat terlintas di kepala Anda, ketahuilah bahwa itu hanya ekor dari T-rex. Dia hanya duduk, tidak lebih. [BA/IF]

Semua iPhone Terbaru Berfitur Reverse Wireless Charging?

0

Telko.id, Jakarta – Apple meluncurkan iPhone X dengan teknologi Wireless Charging. Kebijakan tersebut dinilai terlambat, lantaran kalah mutakhir dibanding para pesaingnya. Huawei Mate 20 Pro, misalnya, telah hadir dengan fitur Reverse Wireless Charging.

Memiliki fitur itu, Huawei Mate 20 Pro bisa mengisi daya baterai ponsel lain secara nirkabel. Sadar bahwa kompetitor selangkah lebih maju, Apple ingin menyematkan teknologi serupa di ponsel keluaran terbaru, yakni iPhone 11 atau iPhone XI.

{Baca juga: Desain iPhone XI dengan Tiga Kamera Terungkap}

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Minggu (12/5/2019), iPhone 11 yang kemungkinan bakal rilis ke pasaran pada tahun ini akan mendukung fitur serupa. Pemberitaan terkait hal tersebut sudah terdengar sejak awal 2019.

Dengan fitur Reverse Wireless Charging, iPhone 11 akan seperti Huawei Mate 20 Pro, yakni bisa mengisi daya baterai ponsel lain yang mendukung Wireless Charging dan menggunakan Qi. Satu perangkat yang menggunakan Qi adalah AirPods.

Bahkan, teknologi Reverse Wireless Charging akan tersedia di semua model baru iPhone. Namun, beberapa pihak menganggap Apple tetap tertinggal dibanding pesaing. Selain Huawei Mate 20 Pro, ponsel lain yang berfitur sama adalah Samsung Galaxy S10.

{Baca juga: Fitur Andalan Mate 20 Pro dan Galaxy S10 “Ditiru” iPhone XI?}

Februari 2019 lalu, ada rumor bahwa iPhone 11 akan menerapkan fitur Reverse Wireless Charging. Untuk menggunakannya, pengguna hanya perlu meletakkan ponsel milik orang lain di belakang iPhone 11. Tak tunggu lama, pengisian daya pun aktif.

Apple bisa sedikit bernafas lega karena fitur serupa di Huawei Mate 20 Pro bisa dibilang sedikit mengecewakan. Dalam waktu satu jam, fitur hanya mengisi daya ponsel lain sebesar 10 persen dan menghabiskan sepertiga baterai selama proses pengisian. [SN/IF]

Bezos Pamer Blue Moon, Pengangkut Bahan Bangunan ke Bulan

Telko.id, Jakarta – Bos Amazon sekaligus Blue Origin, Jeff Bezos,  meluncurkan sebuah perangkat yang dipanggil Blue Moon. Ini adalah perangkat robotik yang akan mengangkut logistik dan bahan bangunan ke bulan. Barang-barang ini dibutuhkan untuk membangun pangkalan Bulan berawak pertama Amerika Serikat (AS).

Seperti dilaporkan IBTimes, dengan monitor berukuran besar yang menampilkan video animasi Blue Moon, Bezos menandai spesifikasi dan kemampuan sang robot lander. Ia menyatakan bahwa Blue Moon telah melakukan sesuatu di Bulan selama tiga tahun terakhir.

Dikutip Telko.id, Minggu (12/5/2019), Bezos menggambarkan Blue Moon seperti lander besar yang bisa mendarat di tanah secara tepat dengan estimasi 3,6 metrik ton di permukaan Bulan. Blue Moon bahkan bisa mendarat 6,5 metrik ton serta mengangkut berbagai muatan.

{Baca juga: Virgin Galactic Uji Coba Bawa Penumpang ke Luar Angkasa}

Blue Moon akan ditenagai mesin hidrogen cair berkinerja tinggi yang akan banyak membantu saat mendarat di Bulan. Menggunakan hidrogen cair sebagai bahan bakar akan memungkinkan Blue Moon mendapatkan hidrogen dari air di Bulan untuk mengisi bahan bakar.

Bezos menambahkan, Blue Moon akan menggunakan Lidar yang berfungsi mendeteksi fitur permukaan di Bulan agar mendarat secara aman. Sekadar informasi, misi tersebut bertujuan mendukung upaya pemerintah AS untuk kembali ke Bulan pada 2024 mendatang.

Beberapa waktu lalu, kapsul luar angksa milik Bezos, Blue Origin, lepas landas dari fasilitas peluncuran di Texas Barat, Kamis (1/5/2019) pagi waktu setempat. Blue Origin membawa 38 muatan sejauh lebih dari 62 mil atau 100 kilometer melewati garis Karman.

{Baca juga: Blue Origin Siap Lepas Landas Bawa 38 Muatan}

Muatan yang diangkut meliputi beberapa karya ilmiah, termasuk demonstrasi teknologi medis baru untuk mengobati paru-paru. Ada pula alat percobaan untuk menguji fluktuasi suhu dalam gaya berat mikro yang dirancang oleh siswa sekolah menengah Alabama.

Bezos telah menambah nilai investasi untuk proyek misi luar angkasa Blue Origin pada 2019. Ia rela merogoh kocek sebesar USD 1 miliar atau lebih kurang Rp 15,2 triliun untuk pengembangan perusahaan antariksa miliknya itu. Mereka akan mengeksplorasi luar angkasa. [SN/IF]