spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1113

Solve, Logo Baru Gojek yang Tampil Lebih Segar

Telko.id, Jakarta Gojek meluncurkan logo baru yang tampil lebih segar. Logo Gojek terbaru ini bernama Solve, yang merupakan simbol evolusi dari perusahaan layanan ride-hailing tersebut sebagai perusahaan yang memecahkan masalah melalui teknologi.

Menurut CEO Gojek Group, Nadiem makarim, nama logo itu diambil dari kata dalam bahasa Inggris yang artinya “memecahkan”.

“Solve artinya memecahkan. Jadi kita ingin menjadi aplikasi yang memecahkan permasalahan. Logo baru ini melambangkan alasan utama hadirnya Gojek, yaitu memecahkan masalah melalui teknologi” kata Nadiem di Kantor Gojek, Jakarta pada Senin (22/07/2019).

Ia mengatakan, logo baru itu juga merepresentasikan banyaknya layanan yang tersedia di Gojek. Berbeda dengan logo sebelumnya yang kerap mendapatkan kritis dari mitra merchant dan mitra pengemudi Gocar.

“Banyak merchant yang menilai jika logo kami tidak merepresentasikan mereka. Kalau dilihat, Solve bisa menyerupai mapping point, search bar bahkan sosok pengemudi Gojek,” pungkas Nadiem.

Selain itu, kehadiran logo baru ini tidak bisa terlepas dari evolusi Gojek sejak tahun 2011. Gojek yang bermula dari layanan dengan media call center, berubah menjadi “Super App” dengan 20 layanan.

“Kehadiran logo baru Gojek diilhami oleh perjalanan perusahaan yang telah berhasil menjadi platform teknologi terdepan di Asia Tenggara,” ujar Nadiem.

Hal serupa juga dikatakan oleh Co-founder Gojek, Kevin Aluwi. Menurutnya, perubahan logo perusahaan merupakan tonggak sejarah baru yang menandai evolusi mereka dari layanan ride-hailing menjadi ekosistem yang terintegrasi yang menggerakan orang, barang dan uang.

“Kami tidak mungkin ada di sini tanpa dukungan jutaan mitra kami beserta keluarga mereka, sekaligus ratusan juta konsumen yang mempercayakan berbagai kebutuhan sehari-hari kepada layanan Gojek,” ucap Kevin.

Logo Solve sendiri telah mejeng di Google Play Store. Akan tetapi untuk platform App Store, logo terbaru itu belum tampil di toko aplikasi untuk sistem operasi iOS itu. (FHP)

Waspada! Ini Modus dari Sindikat Pencuri Apple ID

Telko.id, Jakarta – Kabar terbaru menyebut, di Singapura terjadi penipuan dan pencurian Apple ID. Modusnya berupa penawaran pekerjaan sebagai penguji permainan atau game tester untuk perangkat iOS.

Pencuri akun Apple ID memanfaatkan media sosial, khususnya Facebook untuk mencari mangsa. Ia mengincar pengguna perangkat iOS yang hobi main game. Karenanya, sang pencuri menawarkan pekerjaan game tester di iOS.

Dilansir Straits Times, seperti dikutip Telko.id, Senin (22/07/2019), pengguna yang menjadi korban rela menyerahkan akun Apple ID beserta password-nya. Pelaku lantas masuk ke iCloud dan mengunci perangkat yang terhubung.

Setelah mengunci perangkat menggunakan fitur iCloud Activation Lock, pelaku akan meminta tebusan kepada pemilik akun Apple ID. Kalau korban menyetor uang, akun Apple ID dikembalikan kepada korban.

Informasi menyebut, laporan mengenai kejadian tersebut sudah disampaikan ke pihak berwajib sejak dua minggu lalu. Namun, sampai kini belum ada kabar mengenai tindak lanjut penanganan oleh polisi.

Pengguna perangkat iOS diimbau untuk tidak melakukan proses login ke Apple ID lewat situs yang direkomendasikan oleh orang asing. Apabila pengguna sudah terlanjur melaksanakan proses login, mereka bisa melakukan pemulihan akun Apple ID yang dicuri bisa meminta bantuan Apple Support.

Oktober 2018, Asosiasi Konsumen China mendesak Apple agar memberi kompensasi kepada para pengguna yang kehilangan uang gara-gara menjadi korban peretasan akun Apple ID melalui metode penipuan phising.

Sumber: Straits Times

TikTok Bakal Terintegrasi dengan WhatsApp, Instagram dkk

Telko.id, Jakarta – Aplikasi TikTok akan memiliki fitur baru. Lewat fitur bernama Send To ini, aplikasi berbagi video itu akan terintegrasi dengan sejumlah media sosial populer seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook.

Fitur Send To memungkinkan pengguna untuk berbagi video TikTok ke kontak WhatsApp. Fitur anyar itu sedang diuji coba, dan diketahui melalui leakster kondang bernama Jane Manchun Wong.

Tak hanya WhatsApp, menurut laporan Business Today, seperti dikutip Telko.id, Senin (22/07/2019), fitur itu juga memungkinkan pengguna berbagi video ke teman melalui Instagram maupun Facebook.

Jane Manchun Wong membeberkan pula bahwa TikTok sekarang sedang menguji layanan Link Account. Layanan tersebut akan menghubungkan akun pengguna TikTok dengan Facebook maupun Google.

Tak cukup, melalui layanan Link Account, pengguna Tik Tok juga bisa beralih menggunakan akun Facebook maupun Google. Kabarnya, TikTok juga sedang menyiapkan tampilan antarmuka daftar video favorit.

Sekadar informasi, TikTok dinobatkan sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store selama lima kuartal berturut-turut. Hal itu terungkap dari hasi kajian lembaga riset Sensor Tower, baru-baru ini.

Menurut Sensor Tower, seperti dilansir laman TechCrunch, selama kuartal I-2019 lalu ada 33 juta unduhan TikTok di App Store. Berturut-turut, di bawah TikTok ada YouTube, Instagram, WhatsApp, dan Messenger.

Tak cuma di perangkat bersistem operasi Android, di gadget berbasis Android pun TikTok berhasil masuk tiga besar. Aplikasi paling banyak diunduh di Android ditempati oleh WhatsApp dengan 199 juta unduhan. (SN/FHP)

Sumber: Business Today

Catat! Tanggal Peluncuran Oppo Reno FC Barcelona Edition di Indonesia

Telko.id, Jakarta – Oppo akhirnya mengumumkan tanggal peluncuran dari Oppo Reno FC Barcelona Edition di Indonesia. Lewat undangan yang diterima tim Telko.idsmartphone edisi spesial tersebut bakal diboyong Oppo pada 25 Juli mendatang.

“Bersamaan dengan pengumuman tersebut, OPPO menghadirkan OPPO Reno FC Barcelona Limited Edition. Indonesia menjadi salah satu negara yang turut menghadirkan limited edition ini,” jelas Oppo Indonesia dalam keterangan resminya.

Hadirnya edisi spesial ini sebelumnya telah dikonfirmasi oleh PR Manager Oppo Indonesia, Aryo meidianto di acara “Oppo Reno 10x Zoom: Zoom-Indonesia, 10x Wonderful Journey” di Malang pada Rabu (17/07).

Ia mengatakan, edisi ini merupakan Oppo Reno 10x Zoom dengan balutan warna dan desain khas klub sepakbola asal Catalan. Warnanya perpaduan antara biru tua di kiri dan kanan, serta merah di bagian tengahnya.

Oppo Reno FC Barcelona Edition sendiri merupakan seri spesial ketiga hasil kerja sama Oppo dengan FC Barcelona. Sebelumnya, Oppo menghadirkan Oppo F1 Plus FC Barcelona Edition dan Oppo F3 FC Barcelona Edition pada tahun 2016 lalu.

Meski telah mengkonfirmasi kehadiran smartphone edisi FC Barcelona, tapi Oppo belum memberikan informasi soal harganya ketika smartphone tersebut diluncurkan nanti. Apabila melihat peluncuran perdananya di sejumlah negara Eropa, smartphone ini dijual dengan harga yang lebih mahal, tepatnya €899 atau Rp 14 jutaan. So, kita nantikan saja ya! (FHP)

Kuartal I, DANA Mampu Gaet Lebih Dari 15 Juta Pengguna

0

Telko.id – Espay Debit Indonesia Koe, sebagai penerbit dompet digital DANA mengaku perkembangan bisnisnya cukup baik. Perusahaan yang memiliki platform dompet digital DANA tersebut baru me-launching platformnya pada Oktober tahun lalu dan mendapat sambutan hangat.

Chrisma Albandjar, Chief Communications Officer DANA menyebut pertumbuhan pengguna sampai kuartal I bertumbuh cukup baik. Pasalnya, DANA merupakan pemain baru yang menyemarakkan industri keuangan digital nasional.

“Sampai kuartal I, kuartal II belum kami keluarin (datanya). Sampai kuartal I kami sudah di atas 15 juta user dengan 1,5 juta transaksi per harinya,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pertumbuhan terjadi seiring dengan ekspansi perusahaan untuk berkolaborasi dengan platform lain dan juga menambah merchant. Seperti diketahui, DANA berkolaborasi dengan Bukalapak yang membuat penetrasi pengguna semakin luas.

“Pertumbuhan merchant kami sudah banyak sekali, terutama para pengguna point of sale (POS). Beberapa POS kan sudah terima DANA, kemudian merchant-merchant besar maupun UMKM sudah pakai, kami punya untuk UMKM saja sudah ratusan ribu jadi sudah banyak,” lanjutnya.

Selain itu, cara yang dilakukan perusahaan untuk bisa meningkatkan jumlah pengguna adalah dengan memberikan promo yang relevan. Hal ini menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam upaya melakukan akuisisi pelanggan.

“Kami ingin orang mencoba untuk gunakan promo makan, karena mereka biasa makan sekali seminggu atau seminggu dua kali itu biasa. Kami punya promo juga untuk bayar tagihan sehingga terbiasa dengan (pembayaran) digital,” tutupnya. (Icha)

 

 

LinkAja Dukung Pemkab Bayuwangi Siap Go Digital!

0

Telko.id – untuk meningkatkan inklusi keuangan, pemerintah tidak bisa sendiri. Semua pihak terkait harus saling mendukung. LinkAja, sebagai produk uang elektronik pun turut mendukung upaya pemerintah tersebut. Kali ini, bekerjasama dengan pemeritah kabupaten Banyuwangi, siap mendigitalisasi wilayah ujung Jawa tersebut. Terumaya dalam pembayaran.

“Kerja sama digitalisasi pembayaran dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan bentuk nyata dari misi kami untuk memberikan akses layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan dan suksesnya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT),” ungkap Danu Wicaksana, Chief Executive Officer (CEO) LinkAja.

Dana menambahkan, “Harapannya, LinkAja dapat membantu mitra usaha untuk menerapkan inovasi ekonomi digital, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan preferensi masyarakat Banyuwangi untuk berpindah menggunakan layanan uang elektronik dalam bertransaksi sehari-hari”.

Kali ini dukungan untuk memperkenalkan pembayaran elektronik kepada masyarakat datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Bertepatan dengan acara penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Kabupaten Banyuwangi yang disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, LinkAja turut serta hadir dalam memberikan layanan pembayaran di usaha para debitur KUR.

Lebih jauh, LinkAja saat ini juga tengah menjajaki kerjasama strategis dengan pihak Pemkab Banyuwangi khususnya dalam bidang digitalisasi pembayaran pendapatan daerah dan juga pemasangan layanan pembayaran digital di beberapa ekosistem merchant di dalam wilayah Pemkab Banyuwangi.

Melalui insiatif ini, diharapkan LinkAja mampu membantu Pemkab Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik ke masyarakat Banyuwangi.

Selain digitalisasi pembayaran pendapatan daerah dan juga di sisi merchant ̧ ke depannya LinkAja yang saat ini sudah memiliki sekitar 100 agen pelayanan di Kabupaten banyuwangi dan sekitarnya juga akan membangun lebih banyak lagi agen pelayanan LinkAja dengan menggandeng berbagai UMKM lokal seperti pedagang kelontong, outlet pulsa, dsb. guna menunjang kebutuhan transaksi digital di wilayah ini.

Dalam acara penyaluran KUR Himbara, LinkAja berperan sebagai alat pembayaran di beragam booth Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersedia seperti booth kerajinan khas Banyuwangi hingga pembayaran retribusi menggunakan teknologi QR milik LinkAja.

Tak ketinggalan, LinkAja juga menghadirkan booth untuk memperkenalkan beragam fitur dan layanan LinkAja yang dapat digunakan untuk kebutuhan esensial masyarakat. Dengan adanya booth ini diharapkan masyarakat akan lebih memahami dan merasakan kemudahan bertransaksi menggunakan LinkAja. (Icha)

 

Robot Ciptaan IBM Bantu Pasien Uji Coba Obat

Telko.id, Jakarta – Saraf di tubuh membantu manusia dalam melakukan maupun merespons berbagai hal. Fungsi saraf-saraf itu membuat beberapa aktivitas manusia tidak bisa dicontek oleh robot.

Taruh kata merasakan atau mencicipi makanan serta minuman. Sampai sekarang, belum ada robot yang bisa melakukannya. Karena itulah, para peneliti mencoba berinovasi agar robot bisa meniru hal tersebut.

Menurut laporan Ubergizmo, sekarang tengah dikembangkan robot yang memiliki kemampuan sama persis seperti manusia. Para peneliti di IBM telah menciptakan perangkat prototipe bernama Hypertaste.

{Baca juga: Bikin Gemas, Konsep Robot Ini Mirip Baymax di Big Hero 6}

Robot dengan kemampuan merasakan memang bukan barang baru. Namun, biasanya, robot seperti itu memakai alat yang dikalibrasi untuk mendeteksi zat kimia tunggal sehingga indera perasanya kurang efisien.

Lain hal dengan robot lidah buatan para peneliti IBM. Seperti dikutip Telko.id, Minggu (21/7/2019), robot tersebut memakai kombinasi indera, serupa dengan cara lidah manusia dalam merasakan sesuatu.

Robot ciptaan para peneliti IBM mampu secara efektif mengenali berbagai cairan dan zat kimia berbeda. Dakam merasakan cairan serta zat kimia, robot itu tak bergantung kepada perangkat keras tertentu.

Para peneliti IBM menggunakan sensor elektrokimia dari sepasang elektroda. Sensor beraksi dalam kombinasi molekul saat dilewati aliran listrik. Sinyal menciptakan sidik jari yang akan mengidentifikasi cairan.

{Baca juga: Robot Daisy Preteli Komponen Produk Apple untuk Didaur Ulang}

Dengan sistem tersebut, Hypertaste bisa mengenalinya. Robot itu memiliki beberapa potensi penggunaan, semisal untuk mendiagnosa atau sebagai obat pencegahan atau bahkan untuk uji coba obat kepada pasien. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Khusus Pebisnis Muda, Ini Spesifikasi dan Harga ThinkBook 13s dan 14s

0

Telko.id, Jakarta – Lenovo baru saja memperkenalkan lini seri terbarunya bernama ThinkBook. Produk pertama di seri tersebut adalah Lenovo ThinkBook 13s dan Lenovo ThinkBook 14s.

Menurut Country GM Lenovo Indonesia, Budi Janto, laptop ini ditujukan bagi para generasi milenial dan Gen-Z yang aktif dalam berbisnis alias enterpreneur muda dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). 

“Laptop yang benar adalah stylish, berperforma dan bisa digunakan berkolaborasi bisa meningkatkan produktivitas,” katanya, di acara launching Lenovo ThinkBook S, di Jakarta, Senin (22/07/2019).

{Baca juga: Lenovo Boyong Laptop untuk Pebisnis Milenial, ThinkBook 13s dan 14s}

Dijelaskan Inti Harsono, 4P SMB Lenovo Indonesia, ThinkBook 13s dan 14s ditopang oleh spesifikasi yang mumpuni serta sistem keamanan yang fokus untuk melindungi privasi para penggunanya. 

Di sektor layar, 13s punya layar berukuran 13 inci dan 14s memiliki layar sebesar 14 inci. Layarnya beresolusi Full HD dan didukung oleh teknologi Dolby Vision.

Laptop ini ditopang oleh prosesor Intel Core i5-8265U / Intel Core i7-8565U, RAM 4GB/8GB/16GB, ROM SSD 128GB/256GB/512GB, serta baterai 45 Whrs dengan dukungan RapidCharge. Diklaim, baterainya bisa tahan hingga 11 jam untuk 13s dan 10 jam bagi 14s.

“ThinkBook ini untuk memenuhi kebutuhan milenial, yang punya standar bisnis tapi juga stylish,” ujarnya. 

Thinkbook 13s dan ThinkBook 14s punya sejumlah sistem keamanan. Misalnya saja, ThinkShutter yang memungkinkan pengguna untuk menutup webcam laptopnya untuk menjaga privasi mereka dari hacker

Lalu, chip keamanan bernama TPM 2.0 atau Trusted Platform Module. TPM 2.0 ini merupakan komponen yang dapat mengaktifkan beberapa fitur keamanan seperti, enkripsi data, otentikasi pengguna, dan lainnya. 

{Baca juga: Sebelum Dijual, Hapus Total Data di Smartphone dengan Cara Ini}

Kemudian, Smart Power On yang merupakan tombol Power sekaligus sensor sidik jari. Dikatakan Inti, Smart Power On punya respon pengenalan sidik jari yang bagus, dan bisa mengamankan ThinkBook ini.

“Sistem keamanan di dalamnya bisa mengamankan privasi pengguna dari hacker,” jelas Inti.

Lantas berapa Lenovo membanderol laptop khusus pebisnis milenial ini? Diungkapkan Inti, harga ThinkBook 13s mulai dari Rp 16 jutaan, dan bisa dipesan melalui skema pre-order di Blibli, JD.ID, Shopee, Bhinneka, dan Lazada. Sedangkan ThinkBook 14s, ia belum memberikan informasinya karena akan tersedia pada September mendatang. (FHP)

Karyawan Microsoft “Senam Jantung” Setiap Terima Email Bill Gates

Telko.id, Jakarta – CEO Microsoft, Satya Nadella, berbagi pengalaman tentang bagaimana rasanya bekerja di bawah sosok fenomenal seperti Bill Gates. Ia mengungkapkannya di sela pengenalan produk baru Microsoft di Las Vegas, Amerika Serikat.

“Bill Gates mengirim sesuatu lewat email kepada sebagian karyawan yang menggarap produk baru Microsoft. Kecenderungannya, jika menerima email dari Gates pada akhir pekan, karyawan harus senam jantung untuk membukanya atau tidak,” terang Nadella.

{Baca juga: Bill Gates: Kalau Mau Sukses Harus ‘Pede’}

Menurut laporan Business Insider, seperti dikutip Telko.id, Senin (22/7/2019), Nadella memutuskan untuk langsung membuka email tersebut. Ternyata, isinya cukup mengejutkan. “Gates memuji kinerja kami. Ia tampak begitu senang,” imbuhnya.

Meski demikian, Nadella melanjutkan, bosnya itu menyertakan penjelasan rigid mengenai hal-hal yang perlu dilakukan oleh karyawan guna penyempurnaan produk. Kebiasaan itu sudah dilakukan oleh  Gates dalam mengelola Microsoft sejak dulu.

Pada 2008, jurnalis Todd Bishop membeberkan isi lengkap email Gates yang dikirim kepada para karyawan. Email tersebut dikirim pada 2003. Email itu berisi ungkapan kemarahannya terkait fungsi aplikasi buatan Microsoft bernama Movie Maker.

Gates mengkritik situs Microsoft sangat lambat sehingga sama saja tidak berguna. Ketika berhasil membuka aplikasi, ia mendapati tombol untuk mengunduh lebih mirip seperti puzzle. Ia harus mengakses Windows Update dan melakukan banyak hal.

{Baca juga: Bill Gates dan Steve Jobs Tidak Suka Dikritik}

Beruntung, Nadella tidak syok membaca email yang dikirim oleh Bill Gates pada akhir pekan kemarin. Bahkan, ia merasa heran Bill Gates memberi pujian. Soal permintaan untuk memperbaiki produk, Nadella menganggapnya sebagai hal yang lumrah. [SN/HBS]

Sumber: Business Insider

Lenovo Boyong Laptop untuk Pebisnis Milenial, ThinkBook 13s dan 14s

0

Telko.id, Jakarta – Lenovo memperkenalkan lini seri laptop terbaru bernama ThinkBook. Seri ini dikhususkan Lenovo sebagai laptopnya enterpreneur muda dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Laptop pertama yang hadir di seri tersebut adalah ThinkBook 13s dan ThinkBook 14s.

Keduanya, disematkan berbagai fitur khas Lenovo yang berfokus pada sisi keamanan data, durabilitas, dan reliabilitas.

“Yang diinginkan para workforce milenial dan Gen-Z, yaitu laptop stylish dan berperforma, bisa diajak berkolaborasi,” kata Budi Janto, Country GM Lenovo Indonesia di acara launching Lenovo ThinkBook S, di Jakarta, Senin (22/07/2019).

{Baca juga: Sebelum Dijual, Hapus Total Data di Smartphone dengan Cara Ini}

ThinkBook 13s dan 14s dikemas dengan desain yang stylish, kuat, dan juga ringan. Maklum, laptop ini memang ditujukan bagi anak-anak muda yang aktif di bidang enterpreneur.

Body-nya berbahan dasar aluminium dan metal magnesium dengan balutan warna Mineral Grey. Bobotnya, hanya sekitar 1,34 kg untuk tipe 13s dan 1,5 kg untuk 14s. 

Seri 13s mengusung layar berukuran 13 inci, sementara 14s punya layar berukuran 14 inci. Layarnya beresolusi Full HD dan didukung dengan teknologi Dolby Vision.

Untuk dapur pacunya, digunakan prosesor Intel i5 atau i7 generasi 8, RAM 4GB/8GB/16GB, ROM SSD 128GB/256GB/512GB, serta baterai 45 Whrs.

{Baca juga: Speknya Mumpuni, Segini Harga Lenovo Ideapad Terbaru}

“ThinkBook ini untuk memenuhi kebutuhan milenial, yang punya standar bisnis tapi juga stylish,” jelas Inti Harsono, 4P SMB Lenovo Indonesia.

Ada juga berbagai fitur keamanan di dalamnya. Salah satunya adalah ThinkShutter yang memungkinkan pengguna menutup webcam untuk menjaga privasi mereka dari hacker. (FHP)